Category Archives: Corporate Communication Series

Opini Publik Politik Pemilihan

Diskripsi Konten Workshop

Pemahaman secara komprehensi Opini Publik bertumpu pada ilmu Public Relations sangat penting dikuasai bagi pimpinan dan manajemen partai juga para kadernya yang akan mendukung kampanye pemilihan. Opini Publik atau Public Opinion merupakan fenomena dalam kehidupan sosial dan politik dan dalam dua dekade terakhir menjadi sorotan pinting di Indonesia.

Mengelola Company Profil Berbasis Digital

Company Profile merupakan deskripsi ringkas dan lengkap tentang suatu perusahaan yang dijabarkan melalui beberapa informasi. Bentuknya kini semakin beragam, tidak hanya melalui media cetak, tapi juga melalui media elektronik. Apapun bentuknya, baik Public Relations maupun unit terkait dengan pekerjaan ini, dituntut memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik untuk mengelolanya. Tujuannya agar komunikasi yang disampaikan melalui media elektronik terkait perusahaan menjadi lebih efektif. Kondisi sebaliknya akan terjadi, bila praktisi terkait tidak memiliki keterbatasan untuk mengembangkan Company Profile berbasis digital.

Good Corporate Governance (GCG) Implementation

(Tata Kelola Perusahaan Yang Baik)

PENDAHULUAN

Indonesia terlambat dalam memahami dan implimentasi Good Corporate Governance (GCG). Konsep GCG diperkenalkan oleh International Monetary Fund (IMF) dalam rangka pemulihan ekonomi pasca krisis moneter tahun 1998. Pada tahun 2001 Komite Nasional Indonesia untuk Kebijakan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, mengeluarkan panduan dan arahan bagi perusahaan bisnis Indonesia yang antara lain berkaitan dengan: Pemegang Saham; Fungsi Dewan Komisaris; Fungsi Direksi; Sistem Audit; Sekretaris Perusahaan; Stakeholders;  Prinsip Transparansi; Prinsip Kerahasiaan; Etika Bisnis; Perlindungan Lingkungan Hidup.

Meng OPTIMALKAN Peran HUMAS

PENDAHULUAN

Permulaan bulan Oktober 2017 ini, Staf Khusus dan Juru Bicara Presiden, Johan Budi, ketika menjadi narasumber dalam Forum Merdeka Barat 9 di Bandung, menyatakan belum optimalnya peran hubungan masyarakat (humas). Banyak capaian Pemerintah kurang terekspos, menganjurkan Kementerian terkait bersama Pemda perlu mengoptimalkan peran humas. Informasi perlu dikemas dengan baik agar menarik bagi masyarakat. Ditambahkan bahwa humas sekarang juga harus mengikuti perkembangan media social.

Tujuan Workshop

  • Memahami dan melaksanakan Strategi Kehumasan yang tepat
  • Membina hubungan yang efektif dengan Media (Media Relations)
  • Menyiapkan Program-program kehumasan: penulisan Press Release, penulisan artikel, perencanaan dan mengadakan kunjugan ke tempat-tempat yang harus lebih diekspos (site visits), mengadakan Press Coference
  • Memahami Komunikasi Eksternal yang Efektif
  • Menyiapkan berita yang bermakna dan penting untuk disiarkan oleh Media (news worthy)
  • Membentuk tim Humas yang Percaya Diri dan Trampil
  • Memahami Media Konvensional dan Digital PR – termasuk Media Sosial
  • Mengevaluasi Program untuk Revisi dan Perbaikan

Berikut tinjaun ilmiah Strategi PR (Kehumasan) yang akan diperdalam untuk pemahaman dan pelaksanaan lapangan:

Proses PERENCANAAN STRATEGI PR

Langka Empat Langkah

  • MEndefinisikan Masalah
  • Perencanaan dan peograman
  • Mengambil tindakan dan komunikasi
  • Mengevaluasi program

Langkah Perencanaan Strategis dan Outline Program

  • Problem, perhatian atau peluang apa yang sedang terjadi
  • Analisis situasi (Internal dan Eksternal)
  • Tujuan Program
  • Publik Sasaran
  • Sasaran apa yang harus dicapai
  • Startegi aksi
  • Strategi komunikasi apa isi pesan yang harus di sampaikan
  • Rencana Implementasi
  • Rencana evaluasi
  • Umpan Balik dan Penyesuaian program

Yang Wajib Menhadiri Workshop

Kepala Divisi Humas (Komunikasi) dengan seluruh jajaran stafnya; Sekretaris Kementerian/Pemda/Instansi pemerintah; Bupati/Wakil Bupati; Walikota/Wakil Walikota; Wakil Gubernur.

Facilitator

Lead Trainer: Drs. Ludwig Suparmo, M.Si: praktisi Humas, Akademisi Ilmu Komunikasi selama 30 (tigapuluh tahun) lebih. Membaktikan  Pelatihan dan Penyertaan bagi perusahaan swasta dan instansi Pemerintah.

Good Corporate Governance – Best Practice (BUMN)

GCG atau Tata kelola Perusahaan yang Baik merupakan “Conditio sine Quanon” bagi perusahaan BUMN/organisasi bisnis, baik dibidang finansial/perbankan/asuransi maupun industri modern menghadapi globalisasi dan tuntutan masyarakat serta arahan pemerintah.

Out-Line Pelatihan

  1. Dari Visi, Misi dan Value ke Corporate Culture
  2. Pembinaan Corporate Culture ke Good Corporate Governance
  3. Studi Kasus perusahaan yang melaksanakan GCG dengan berhasil sangat baik
  4. Best Practice Code of Conduct sebagai pelaksanaan GCG

Lead Trainer:

Ludwig Suparmo

Ludwig mendapat undangan presentasi untuk BI Jawa Tengah di Magelang; membahas kasus Ibu Miranda Gultom sebagai imbas Issue komunikasi; turut serta sebagai pelatih berkomunikasi dengan baik bagi wajib pajak di Dirjen Pajak Pusat ketika sosialisasi kesadaran bagi wajib pajak. September 2017, memberikan problem solving dalam mengajag karyawan dalam pelaksaan Code of Conduct.