Managerial Skills Training

Hypno-Leadership: Leading with Calmness, Confidence & Influence

Latar Belakang Menjadi pemimpin bukan hanya soal jabatan, tetapi soal kemampuan mengelola diri, emosi, dan orang lain. Banyak pemimpin gagal bukan karena kurang pengetahuan teknis, tetapi karena: Tidak percaya diri (impostor syndrome) Sulit mengendalikan emosi saat tekanan Tidak memahami tipe kepribadian anggota tim Sulit mengambil keputusan tegas Kelelahan mental & burnout Pelatihan ini menggabungkan leadership skill + self-awareness + Personality Plus + soft hypno untuk membentuk pemimpin yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat secara mental & bawah sadar. Tujuan Pelatihan Peserta mengenali gaya kepemimpinan alaminya & tipe kepribadiannya. Peserta memahami cara memimpin tiap tipe Personality Plus (Koleris, Sanguinis, Melankolis, Plegmatis). Peserta menguasai keterampilan leadership: komunikasi, delegasi, coaching, decision making. Peserta mampu mengelola emosi & stres saat memimpin di bawah tekanan. Peserta mendapatkan penguatan bawah sadar (soft hypno) untuk menjadi pemimpin yang tenang, tegas & berpengaruh. Outline Training HARI 1 — SELF AWARENESS & FONDASI LEADERSHIP Sesi Materi Trainer Opening & Self-Awareness: Mengenali gaya kepemimpinan diri & hambatan mental Anda Personality Plus untuk Leader: 4 tipe kepribadian & karakteristik kepemimpinannya Anda Memimpin Tiap Tipe Anggota Tim: Strategi komunikasi & motivasi per tipe Anda Fondasi Leadership: Visi, integritas, ketegasan, empati Anda Soft Hypno Sesi 1 — Release Impostor Syndrome: Melepas keraguan diri & menanamkan “saya pemimpin yang layak” Partner Hypno HARI 2 — LEADERSHIP SKILL & SOFT HYPHNO PENGUATAN Sesi Materi Trainer Komunikasi Kepemimpinan: Memberi instruksi, feedback, & mendengar aktif Anda Delegasi & Coaching: Memberdayakan tim, bukan mengerjakan sendiri Anda Decision Making & Problem Solving: Mengambil keputusan tegas di bawah tekanan Anda Mengelola Emosi & Stres: Regulasi emosi & ketenangan di tengah krisis Anda Soft Hypno Sesi 2 — Anchoring Ketenangan & Ketegasan: Anchor “state tenang & tegas” saat memimpin & sugesti “saya pemimpin berpengaruh” Partner Hypno Action Plan & Komitmen: Rencana kepemimpinan 30 hari & penguatan komitmen Berdua Metode Pelatihan Ceramah interaktif & diskusi Self-assessment Personality Plus & gaya kepemimpinan Studi kasus kepemimpinan Roleplay & simulasi memimpin tim Soft hypno (relaksasi, anchoring, sugesti positif) Refleksi & action plan Facilitator Roy Avianto, ST Beliau Seorang Trainer dan Konsultan yang berpengalaman 25 Tahun sebagai Praktisi di bidang Sales & Marketing, Pengembangan, Internal Auditor, Operasional, dan HR. Serta 11 tahun sebagai Trainer dan Konsultan. Latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Teknik Elekro program studi Telekomunikasi dari Universitas Indonesia. Pengalaman sebagai Praktisi yaitu Direktur (Citra Prestasi Gemilang), Direktur (PT Hiro Sentra Global), GM Human Capital (PT Titan Sarana Niaga), Direktur (SIS Consulting), GM Marketing dan Operasional BBM Industri (PT Elnusa Petrofin), Manager Marketing dan Operasional (PT Sigma Cipta Utama), Account Manager Oil & Gas (PT Formis Solusi Indonesia), Supervisor Market & Project Development (PT Elnusa Petrofin), Marketing Execiutive (PT Elnusa Petrofin). Pengalaman sebagai Trainer dan Konsultan dalam bidang Leadership Skill, Effective Supervisory, Communication Skill, Coaching Skill, Training for Trainer, Problem Solving and Decision Making, Selling Skill, Service Excellence, Customer Relationship Management, Critical & Analytical Thinking, Time Management, dan lain sebagainya. Perusahaan yang telah dibantu adalah Kabel Metal Indonesia, Danareksa, Angkasa Pura Solusi Integrasi, Denso Indonesia Corporation, Uniplast Interbuana, Asahimas Chemical, Asahimas Flatt Glass, Inti Pantja Press Indonesia, Adis Dimension, Kao Indonesia, Barokah Perkasa Group, Hotel Pangeran Padang Group, Helutrans Group, Mulia Makmur, Citra Lian Mahakam, Bharaka Sarana Jaya, PT Artha Kreasi Utama, dan lain-lain.

Hypno-Speak: Speak with Confidence, Present with Impact

Latar Belakang Kemampuan berbicara di depan umum adalah salah satu soft skill paling penting di dunia kerja, namun juga paling ditakuti. Survei global menunjukkan rasa takut berbicara di depan umum seringkali melebihi rasa takut akan kematian. Gejalanya: gemetar, keringat dingin, blank, suara bergetar, hingga menghindari panggung sama sekali. Akar masalahnya bukan pada kurangnya teknik, tetapi pada pola pikir & ketakutan bawah sadar yang sudah tertanam lama. Pelatihan ini menggabungkan public speaking skill + self-awareness + Personality Plus + soft hypno untuk mengubah cara peserta merasa dan tampil di depan publik—bukan hanya tahu tekniknya. Tujuan Pelatihan 1. Peserta mengenali tipe kepribadiannya & gaya bicara alaminya. 2. Peserta memahami kekuatan & kelemahan komunikasi berdasarkan tipe Personality Plus. 3. Peserta menguasai teknik public speaking: struktur, suara, bahasa tubuh, kontak mata. 4. Peserta mampu mengelola demam panggung & kecemasan saat tampil. 5. Peserta mendapatkan penguatan bawah sadar (soft hypno) untuk tampil percaya diri & memukau. Outline Training HARI 1 — SELF AWARENESS & FONDASI PUBLIC SPEAKING Sesi Materi Trainer Opening & Self-Awareness: Mengenali gaya komunikasi diri & ketakutan saat bicara di depan umum Anda Personality Plus & Gaya Bicara: Karakteristik komunikasi tiap tipe (Koleris, Sanguinis, Melankolis, Plegmatis) Anda Menemukan Gaya Bicara Alami: Menyesuaikan gaya presentasi dengan kepribadian Anda Fondasi Public Speaking: Struktur pembukaan, isi, penutup yang memukau Anda Soft Hypno Sesi 1 — Release Glossophobia: Melepas ketakutan berbicara di depan umum Partner Hypno HARI 2 — TEKNIK & SOFT HYPHNO PENGUATAN Sesi Materi Trainer Vokal & Bahasa Tubuh: Intonasi, artikulasi, jeda, gestur, kontak mata Anda Storytelling & Humor: Membuat presentasi hidup & berkesan Anda Mengelola Kecemasan Saat Tampil: Teknik pernapasan & mindset Anda Praktik Tampil di Depan Kelas: Presentasi singkat & feedback Anda Soft Hypno Sesi 2 — Anchoring Kepercayaan Diri: Anchor “state percaya diri” sebelum tampil & sugesti “saya pembicara memukau” Partner Hypno Action Plan & Komitmen: Rencana latihan 30 hari & penguatan komitmen Berdua Metode Pelatihan Ceramah interaktif & diskusi Self-assessment Personality Plus Latihan vokal & bahasa tubuh Praktik presentasi dengan video feedback Soft hypno (relaksasi, anchoring, sugesti positif) Refleksi & action plan Facilitator Roy Avianto, ST Beliau Seorang Trainer dan Konsultan yang berpengalaman 25 Tahun sebagai Praktisi di bidang Sales & Marketing, Pengembangan, Internal Auditor, Operasional, dan HR. Serta 11 tahun sebagai Trainer dan Konsultan. Latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Teknik Elekro program studi Telekomunikasi dari Universitas Indonesia. Pengalaman sebagai Praktisi yaitu Direktur (Citra Prestasi Gemilang), Direktur (PT Hiro Sentra Global), GM Human Capital (PT Titan Sarana Niaga), Direktur (SIS Consulting), GM Marketing dan Operasional BBM Industri (PT Elnusa Petrofin), Manager Marketing dan Operasional (PT Sigma Cipta Utama), Account Manager Oil & Gas (PT Formis Solusi Indonesia), Supervisor Market & Project Development (PT Elnusa Petrofin), Marketing Execiutive (PT Elnusa Petrofin). Pengalaman sebagai Trainer dan Konsultan dalam bidang Leadership Skill, Effective Supervisory, Communication Skill, Coaching Skill, Training for Trainer, Problem Solving and Decision Making, Selling Skill, Service Excellence, Customer Relationship Management, Critical & Analytical Thinking, Time Management, dan lain sebagainya. Perusahaan yang telah dibantu adalah Kabel Metal Indonesia, Danareksa, Angkasa Pura Solusi Integrasi, Denso Indonesia Corporation, Uniplast Interbuana, Asahimas Chemical, Asahimas Flatt Glass, Inti Pantja Press Indonesia, Adis Dimension, Kao Indonesia, Barokah Perkasa Group, Hotel Pangeran Padang Group, Helutrans Group, Mulia Makmur, Citra Lian Mahakam, Bharaka Sarana Jaya, PT Artha Kreasi Utama, dan lain-lain.

Hypno-Selling: Mastering the Sales Mindset for Powerful Closing

Latar Belakang Dunia sales adalah dunia yang paling menuntut ketahanan mental. Banyak sales memiliki pengetahuan produk dan teknik closing yang baik, namun tetap gagal karena: Takut approach & takut ditolak (fear of rejection) Kurang percaya diri saat presentasi ke klien Mudah menyerah setelah beberapa kali penolakan Tidak mengenali tipe kepribadian klien maupun dirinya sendiri Pola pikir negatif yang berulang (self-sabotage) di level bawah sadar Pelatihan konvensional hanya menyentuh level pengetahuan & teknik, tetapi jarang menyentuh level pikiran bawah sadar tempat kepercayaan diri, keberanian, dan keyakinan diri bersemayam. Karena itu, program ini menggabungkan sales skill praktis + self-awareness + Personality Plus + soft hypno untuk menciptakan perubahan perilaku yang bertahan lama. Tujuan Peserta memahami tipe kepribadian dirinya & klien (Koleris, Sanguinis, Melankolis, Plegmatis) untuk strategi selling yang tepat. Peserta memiliki mental sales yang tangguh: berani approach, tahan rejection, pantang menyerah. Peserta menguasai teknik komunikasi persuasif & closing yang efektif. Peserta mampu mengelola emosi & stres saat menghadapi penolakan. Peserta mendapatkan penguatan bawah sadar (soft hypno) untuk menanamkan belief “saya sales yang layak closing.” Outline HARI 1 — SELF AWARENESS & SALES MINDSET Sesi Materi Trainer Opening & Self-Awareness: Mengenali diri sebagai sales—kekuatan, kelemahan, ketakutan terbesar Anda Personality Plus untuk Sales: 4 tipe (Koleris, Sanguinis, Melankolis, Plegmatis)—cara mengenali tipe diri & tipe klien Anda Strategi Selling per Tipe Kepribadian: Pendekatan & bahasa yang tepat untuk tiap tipe klien Anda Mindset Sales Tangguh: Rejection = redirection, growth mindset, tujuan hidup vs target Anda Soft Hypno Sesi 1 — Release Fear of Rejection: Melepas ketakutan & trauma penolakan Partner Hypno HARI 2 — SALES SKILL & SOFT HYPHNO PENGUATAN Sesi Materi Trainer Komunikasi Persuasif: Membangun rapport, mendengar aktif, bertanya efektif Anda Teknik Presentasi & Handling Objection: Menjawab keberatan tanpa defensif Anda Closing Techniques: Berbagai teknik closing & kapan menggunakannya Anda Roleplay & Simulasi: Praktik selling sesuai tipe kepribadian klien Anda Soft Hypno Sesi 2 — Anchoring & Sugesti Closing: Menanamkan keyakinan “saya layak closing” & anchor semangat sebelum meeting Partner Hypno Action Plan & Komitmen: Rencana 30 hari & penguatan komitmen bawah sadar Berdua Metode Pelatihan Ceramah interaktif & diskusi Self-assessment Personality Plus Studi kasus & roleplay selling Simulasi menghadapi klien sulit Soft hypno (relaksasi, anchoring, sugesti positif) Refleksi & action plan Facilitator Roy Avianto, ST Beliau Seorang Trainer dan Konsultan yang berpengalaman 25 Tahun sebagai Praktisi di bidang Sales & Marketing, Pengembangan, Internal Auditor, Operasional, dan HR. Serta 11 tahun sebagai Trainer dan Konsultan. Latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Teknik Elekro program studi Telekomunikasi dari Universitas Indonesia. Pengalaman sebagai Praktisi yaitu Direktur (Citra Prestasi Gemilang), Direktur (PT Hiro Sentra Global), GM Human Capital (PT Titan Sarana Niaga), Direktur (SIS Consulting), GM Marketing dan Operasional BBM Industri (PT Elnusa Petrofin), Manager Marketing dan Operasional (PT Sigma Cipta Utama), Account Manager Oil & Gas (PT Formis Solusi Indonesia), Supervisor Market & Project Development (PT Elnusa Petrofin), Marketing Execiutive (PT Elnusa Petrofin). Pengalaman sebagai Trainer dan Konsultan dalam bidang Leadership Skill, Effective Supervisory, Communication Skill, Coaching Skill, Training for Trainer, Problem Solving and Decision Making, Selling Skill, Service Excellence, Customer Relationship Management, Critical & Analytical Thinking, Time Management, dan lain sebagainya. Perusahaan yang telah dibantu adalah Kabel Metal Indonesia, Danareksa, Angkasa Pura Solusi Integrasi, Denso Indonesia Corporation, Uniplast Interbuana, Asahimas Chemical, Asahimas Flatt Glass, Inti Pantja Press Indonesia, Adis Dimension, Kao Indonesia, Barokah Perkasa Group, Hotel Pangeran Padang Group, Helutrans Group, Mulia Makmur, Citra Lian Mahakam, Bharaka Sarana Jaya, PT Artha Kreasi Utama, dan lain-lain.

Kesehatan Mental Karyawan

“Mental Sehat, Kerja Kuat: Kelola Stres, Jaga Batasan, Tetap Manusiawi” Latar Belakang Karyawan menghadapi tekanan dari berbagai arah: Rekan tim yang tidak berkontribusi (free rider) Target kerja & tenggat yang membuat seperti robot Jam lembur yang menyita waktu istirahat & kesehatan Perbedaan generasi dengan atasan atau kolega senior Beban dari rumah (harapan keluarga, masalah ekonomi) Perjalanan macet & transportasi umum berdesakan Sayangnya, perusahaan jarang membekali karyawan dengan keterampilan mengelola kesehatan mental secara praktis. Training ini dirancang untuk mengisi kekosongan tersebut. Tujuan Training Mengenali tanda-tanda stres kerja, burnout, dan kelelahan mental Menetapkan batasan sehat (boundaries) dengan atasan, rekan kerja, dan keluarga Menggunakan teknik komunikasi asertif dalam situasi sulit (rekan free rider) Melakukan pertolongan pertama pada rekan yang mengalami tekanan mental Mengetahui kapan dan bagaimana mengakses layanan konseling perusahaan Mengalami relaksasi mendalam melalui softhypno untuk melepas penat Agenda Training (1 Hari) Sesi Pagi – Self Management Ice Breaking Mengenal stres kerja & burnout (tanda-tanda fisik, emosi, perilaku + diskusi kasus) Membuat batasan sehat (boundaries) dengan rekan kerja, atasan, dan keluarga Komunikasi asertif menghadapi rekan free rider dan beban kerja berlebihan (role-play) Sesi Siang – Dukungan Sosial & Sistem Pertolongan pertama pada rekan kerja (mental health first aid) Manajemen energi saat tekanan dari rumah & perjalanan (ritual transisi, teknik napas) Sesi softhypno untuk relaksasi mendalam (melepas stres, mengembalikan energi positif) Membuat rencana darurat kesehatan mental pribadi (emergency mental health plan) Penutupan & komitmen bersama (review, info akses psikolog perusahaan, sertifikat) Metode Diskusi Interaktif Role-Play Studi Kasus Relaksasi & Softhypno Rencana Aksi Pribadi Sudah Termasuk Softcopy Materi Sertifikat Keunggulan Trainer Bersertifikat BNSP, Konselor, Hypnotherapist Bersertifikat Praktis & Aplikatif — Langsung bisa digunakan dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari Sertifikat diberikan kepada peserta yang mengikuti training penuh Facilitator Annisa Nurul Rahma Annisa Nurul Rahma adalah Trainer, Certified Hypnotist, Certified Hypnotherapist, dan Konselor dengan lebih dari 25 tahun pengalaman di bidang pengembangan diri, modeling, event organizing, dan terapi. Sejak 1998 hingga kini, ia menjabat sebagai Owner MD Star Modelling sekaligus Instruktur Model & Event Organizer. Ia juga pernah menjadi Trainer Kepribadian khusus sekretaris (1999–2004) untuk perusahaan seperti Unilever, Gudang Garam, Sophie Martin, Faber-Castell, dan Wall’s, serta aktif sebagai Counselor & Trainer sejak 1999 hingga sekarang. Pada 2024, Annisa meraih sertifikasi Certified Hypnotist dan Certified Hypnotherapist, memperkuat perannya dalam terapi dan pelatihan hipnoterapi serta soft hypnosis, baik individu maupun kelompok. Ia juga bersertifikat BNSP Competency Certified Trainer. Keahliannya mencakup modelling, hipnoterapi & soft hypnosis, penyembuhan diri & pelepasan emosi, public speaking & kepercayaan diri, pengembangan kepribadian, event organizing, serta coaching & konseling. Annisa telah dipercaya oleh berbagai institusi, di antaranya Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Indonesia (Vokasi UI), Ortholight Medika Rehabilitation Center, serta Saraswanti Indo Genetech (SIG), salah satu Founder gerakan AKSI (Arsitek Karir Siswa) untuk program kesehatan mental, soft hypnotherapy, public speaking, hingga leadership training — selain aktif menangani terapi privat dan pemulihan diri melalui Publik Training ANR. Dengan pendekatan praktis dan penuh empati, ia berkomitmen membantu setiap individu menemukan potensi terbaiknya dan hidup lebih bermakna.

Online Training : Coaching Skills for Effective Team Management

Pelatihan Coaching Skills for Effective Team Management dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai mindset coaching, teknik coaching yang efektif, serta penerapannya dalam situasi kerja nyata. Melalui kombinasi teori, studi kasus, roleplay, dan simulasi intensif, peserta akan mampu mengaplikasikan model coaching seperti GROW, melakukan monitoring kinerja berbasis data, serta menangani situasi coaching yang menantang. Hasil akhirnya, peserta diharapkan mampu meningkatkan performa tim secara berkelanjutan melalui pendekatan coaching yang sistematis dan terukur. Deskripsi Pelatihan Dalam lingkungan kerja yang semakin dinamis dan kompetitif, peran seorang leader tidak lagi sekadar sebagai pemberi instruksi, tetapi juga sebagai coach yang mampu mengembangkan potensi tim secara optimal. Banyak manajer menghadapi tantangan dalam meningkatkan kinerja tim, membangun engagement, serta menangani berbagai karakter individu yang beragam. Oleh karena itu, kemampuan coaching menjadi kompetensi kunci yang wajib dimiliki untuk menciptakan tim yang produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Pelatihan Coaching Skills for Effective Team Management dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai mindset coaching, teknik coaching yang efektif, serta penerapannya dalam situasi kerja nyata. Melalui kombinasi teori, studi kasus, roleplay, dan simulasi intensif, peserta akan mampu mengaplikasikan model coaching seperti GROW, melakukan monitoring kinerja berbasis data, serta menangani situasi coaching yang menantang. Hasil akhirnya, peserta diharapkan mampu meningkatkan performa tim secara berkelanjutan melalui pendekatan coaching yang sistematis dan terukur. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dasar coaching serta perbedaannya dengan mentoring, training, dan directing. Mengembangkan leadership mindset yang berorientasi pada coaching untuk meningkatkan kinerja tim. Mengidentifikasi profil dan karakter anggota tim sebagai dasar pendekatan coaching yang tepat. Mengumpulkan dan menganalisis data kinerja (performance evidence) sebagai bahan coaching. Menerapkan teknik coaching efektif menggunakan model GROW dalam berbagai situasi kerja. Melakukan monitoring kinerja tim secara sistematis dengan menggunakan tools yang relevan. Menerapkan pendekatan berbasis kepribadian dalam monitoring dan delegasi tugas. Menguasai teknik delegasi yang efektif untuk meningkatkan accountability dan produktivitas tim. Menangani situasi coaching yang sulit, termasuk resistensi, konflik, dan kinerja rendah. Mengintegrasikan seluruh keterampilan coaching dalam simulasi nyata untuk meningkatkan efektivitas manajemen tim. Outline Training WHAT WILL WE LEARN? HARI 1 – FONDASI COACHING Leadership & Coaching Mindset Profiling Tim Sebelum Coaching Collecting Performance Evidence Teknik Coaching Efektif + GROW Model Micro Roleplay & Reflection HARI 2 – APLIKASI & SIMULASI Monitoring & Performance Tools Personality-Based Monitoring & Delegation Delegation Mastery Handling Difficult Coaching Situations Grand Integration + Full Coaching Simulation Facilitator  Roy Avianto, ST Beliau Seorang Trainer dan Konsultan yang berpengalaman 25 Tahun sebagai Praktisi di bidang Sales & Marketing, Pengembangan, Internal Auditor, Operasional, dan HR. Serta 11 tahun sebagai Trainer dan Konsultan. Latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Teknik Elekro program studi Telekomunikasi dari Universitas Indonesia. Pengalaman sebagai Praktisi yaitu Direktur (Citra Prestasi Gemilang), Direktur (PT Hiro Sentra Global), GM Human Capital (PT Titan Sarana Niaga), Direktur (SIS Consulting), GM Marketing dan Operasional BBM Industri (PT Elnusa Petrofin), Manager Marketing dan Operasional (PT Sigma Cipta Utama), Account Manager Oil & Gas (PT Formis Solusi Indonesia), Supervisor Market & Project Development (PT Elnusa Petrofin), Marketing Execiutive (PT Elnusa Petrofin). Pengalaman sebagai Trainer dan Konsultan dalam bidang Leadership Skill, Effective Supervisory, Communication Skill, Coaching Skill, Training for Trainer, Problem Solving and Decision Making, Selling Skill, Service Excellence, Customer Relationship Management, Critical & Analytical Thinking, Time Management, dan lain sebagainya. Perusahaan yang telah dibantu adalah Kabel Metal Indonesia, Danareksa, Angkasa Pura Solusi Integrasi, Denso Indonesia Corporation, Uniplast Interbuana, Asahimas Chemical, Asahimas Flatt Glass, Inti Pantja Press Indonesia, Adis Dimension, Kao Indonesia, Barokah Perkasa Group, Hotel Pangeran Padang Group, Helutrans Group, Mulia Makmur, Citra Lian Mahakam, Bharaka Sarana Jaya, PT Artha Kreasi Utama, dan lain-lain.

Digital Leader: Optimizing Yourself & Commitment

Deskripsi Pelatihan Di era digital yang penuh dengan disrupsi, peran seorang pemimpin tidak lagi hanya berfokus pada pengelolaan operasional, tetapi juga dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, memahami dinamika lintas generasi di tempat kerja, serta membangun tim yang agile dan kompetitif. Tantangan seperti perubahan nilai kerja, keterbatasan talenta, hingga persaingan global menuntut pemimpin untuk memiliki perspektif baru dalam menjalankan kepemimpinan yang efektif dan relevan dengan perkembangan zaman. Pelatihan Digital Leader: Optimizing Yourself & Commitment ini dirancang untuk membantu peserta memahami konsep kepemimpinan di era digital sekaligus mengoptimalkan potensi diri dan tim. Peserta akan dibekali kemampuan untuk mengenali karakter individu, meningkatkan motivasi diri, serta membangun komitmen yang kuat terhadap organisasi. Dengan pendekatan praktis melalui diskusi dan latihan kelompok, pelatihan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan produktivitas kerja serta efektivitas kepemimpinan di lingkungan kerja. Sasaran Pelatihan (Kompetensi Peserta) Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dan tantangan kepemimpinan di era digital dan disrupsi. Mengidentifikasi karakter dan kebutuhan bawahan dari berbagai generasi di tempat kerja. Menganalisis tantangan kepemimpinan dalam 5–10 tahun ke depan serta menyiapkan strategi adaptif. Mengembangkan pola pikir dan perilaku sebagai digital leader yang kompetitif dan adaptif. Mengoptimalkan potensi diri melalui pemahaman diri dan peningkatan motivasi internal. Membangun dan memperkuat komitmen diri terhadap peran kepemimpinan dan organisasi. Menerapkan prinsip kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan produktivitas tim kerja. Tujuan Pelatihan Setelah menyelesaikan program ini, peserta diharapkan mampu: 1. Memahami dinamika kepemimpinan di era digital dan disrupsi. 2. Memetakan karakter bawahan serta menggunakannya untuk mengoptimalkan diri dan tim guna mencapai tujuan organisasi. 3. Memperkuat komitmen diri dalam menjalankan kepemimpinan secara optimal. Agenda Pelatihan Leader’s Vision Leadership in digital & disruption era 4 generasi di tempat kerja dan karakternya Group Exercise Leadership Challenge in 5–10 Years Technologies; Values; Lack of Personnel; Fluid Organization; International Competition Kebutuhan Digital Leader Competitive & Adaptive Human Capital Group Exercise Optimizing Yourself Identifying yourself and others How to motivate yourself Group Task Building Total Commitment 3 tipe komitmen organisasi Memperkuat total komitmen diri Penerapan Leadership dalam pekerjaan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan Closing Facilitator : Adi Wijaksana, Drs.Psi, CH, CHT Lebih  25 tahun pengalaman professional, dalam mengembangkan pendekatan membangun kepabilitas diri yang digunakan untuk membantu kliennya. Berlatar belakang pendidikan Psikologi – Universitas Indonesia, mengawali karir sebagai praktisioner selama lebih 12 tahun di bidang Human Resource. Adi mempunyai keterampilan yang baik dalam pengembangan HRD yang dimulai dengan proses identifikasi kebutuhan organisasi hingga mengevaluasi program pengembangan karyawan.  Kemudian menggeluti dunia konsultansi hingga saat ini untuk memberikan pengalamannya dalam membantu pengembangan karyawan di klien. Sebagai Konsultan HR, banyak membantu klien dari berbagai latar belakang industri dan jasa baik perusahaan nasional maupun multinational, dengan melakukan proses perbaikan dan penguatan organisasi dan performance individu melalui kegiatan konsultansi dan program training. Klien-Klien yang telah dibantu, antara lain : Bank Mandiri, BII-Maybank, BCA Learning Center, Yamaha Part Manufacturing Indonesia, MPM-Rent, Suzuki Finance, U-Finance, Changsin Indonesia, Harsono Strategic Consulting, Gramedia Printing, Sayap Mas Utama, Minamas, Sharprindo Dinamika Prima, MSIG, Sanofi-Aventis Indonesia, BPPT, Icon Plus, dll. Sertifikasi: Certified NLP Practitioner (Richard Bandler) Certified Hypnotist (IBH) Certified Hypnotherapist (CHT) – IBH Think on Your Feet Certification – SIM (SIN) Belbin Team Role Accreditation – Bernie (UK) Certified Targeted Selection – DDI

Presentasi bisnis Ala Generasi Z

Di dunia kerja hari ini, ide bagus saja tidak cukup. Banyak profesional muda punya gagasan cerdas, data kuat, dan solusi relevan—namun gagal mendapatkan perhatian karena cara menyampaikannya tidak jelas, terlalu panjang, atau tidak tepat sasaran. Generasi Z tumbuh di era visual, cepat, dan digital. Namun ironisnya, ketika masuk ke dunia bisnis, banyak yang masih terjebak pada presentasi penuh teks, slide ramai, dan penjelasan berputar-putar. Akibatnya, audiens bingung, atasan tidak menangkap inti pesan, dan ide yang sebenarnya bernilai justru terlewat. Training ini dirancang untuk membantu Anda menyampaikan ide bisnis dengan jelas, singkat, dan berdampak—tanpa harus menjadi pembicara yang kaku atau berpura-pura. Anda akan belajar bagaimana menyusun pesan yang mudah dipahami, memilih struktur presentasi yang tepat, dan membawakan presentasi secara percaya diri dengan gaya yang tetap autentik. Objektif : Menyusun presentasi bisnus yang ringkas, visual dan relevan Menyampaikan ide secara percaya diri, autentik dan persuasive Menyesuaikan gaya presentasi untuk audiens dengan bisnis berbeda. Outline : Mindser presentasi bisnus ala Gen Z Kesalahan umum Gen Z saat presentasi (overdesign, baca slide, kurang struktur) Prinsip “Clarity > Complexity” Struktur presentasi bisnis yang simpel & powerful Struktur 3–Act Business Presentation Context (Why it matters) Core Message (What you propose) Impact (So what & next step) Framework Gen Z-friendly: PREP (Point–Reason–Example–Point) SCQA versi ringkas Visual slide design yang disukai dunia bisnis Prinsip slide modern: 1 slide = 1 message Visual > text Kesalahan desain Gen Z (terlalu ramai, efek berlebihan) Penggunaan: PowerPoint modern Icon, chart sederhana, warna profesional AI sebagai asisten (bukan pengganti thinking) Delivery : cara bicara yang percaya diri. Gaya bicara profesional Teknik vokal: Volume, tempo, jeda Bahasa tubuh )- Eye contact untuk presentasi offline & online Mengatasi gugup khas Gen Z (overthinking, takut dinilai) Facilitator : Adi Wijaksana, Drs.Psi, CH, CHT Lebih  25 tahun pengalaman professional, dalam mengembangkan pendekatan membangun kepabilitas diri yang digunakan untuk membantu kliennya. Berlatar belakang pendidikan Psikologi – Universitas Indonesia, mengawali karir sebagai praktisioner selama lebih 12 tahun di bidang Human Resource. Adi mempunyai keterampilan yang baik dalam pengembangan HRD yang dimulai dengan proses identifikasi kebutuhan organisasi hingga mengevaluasi program pengembangan karyawan.  Kemudian menggeluti dunia konsultansi hingga saat ini untuk memberikan pengalamannya dalam membantu pengembangan karyawan di klien. Sebagai Konsultan HR, banyak membantu klien dari berbagai latar belakang industri dan jasa baik perusahaan nasional maupun multinational, dengan melakukan proses perbaikan dan penguatan organisasi dan performance individu melalui kegiatan konsultansi dan program training. Klien-Klien yang telah dibantu, antara lain : Bank Mandiri, BII-Maybank, BCA Learning Center, Yamaha Part Manufacturing Indonesia, MPM-Rent, Suzuki Finance, U-Finance, Changsin Indonesia, Harsono Strategic Consulting, Gramedia Printing, Sayap Mas Utama, Minamas, Sharprindo Dinamika Prima, MSIG, Sanofi-Aventis Indonesia, BPPT, Icon Plus, dll. Sertifikasi: Certified NLP Practitioner (Richard Bandler) Certified Hypnotist (IBH) Certified Hypnotherapist (CHT) – IBH Think on Your Feet Certification – SIM (SIN) Belbin Team Role Accreditation – Bernie (UK) Certified Targeted Selection – DDI

Coaching Skills for Effective Team Management

Pelatihan Coaching Skills for Effective Team Management dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai mindset coaching, teknik coaching yang efektif, serta penerapannya dalam situasi kerja nyata. Melalui kombinasi teori, studi kasus, roleplay, dan simulasi intensif, peserta akan mampu mengaplikasikan model coaching seperti GROW, melakukan monitoring kinerja berbasis data, serta menangani situasi coaching yang menantang. Hasil akhirnya, peserta diharapkan mampu meningkatkan performa tim secara berkelanjutan melalui pendekatan coaching yang sistematis dan terukur. Deskripsi Pelatihan Dalam lingkungan kerja yang semakin dinamis dan kompetitif, peran seorang leader tidak lagi sekadar sebagai pemberi instruksi, tetapi juga sebagai coach yang mampu mengembangkan potensi tim secara optimal. Banyak manajer menghadapi tantangan dalam meningkatkan kinerja tim, membangun engagement, serta menangani berbagai karakter individu yang beragam. Oleh karena itu, kemampuan coaching menjadi kompetensi kunci yang wajib dimiliki untuk menciptakan tim yang produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Pelatihan Coaching Skills for Effective Team Management dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai mindset coaching, teknik coaching yang efektif, serta penerapannya dalam situasi kerja nyata. Melalui kombinasi teori, studi kasus, roleplay, dan simulasi intensif, peserta akan mampu mengaplikasikan model coaching seperti GROW, melakukan monitoring kinerja berbasis data, serta menangani situasi coaching yang menantang. Hasil akhirnya, peserta diharapkan mampu meningkatkan performa tim secara berkelanjutan melalui pendekatan coaching yang sistematis dan terukur. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dasar coaching serta perbedaannya dengan mentoring, training, dan directing. Mengembangkan leadership mindset yang berorientasi pada coaching untuk meningkatkan kinerja tim. Mengidentifikasi profil dan karakter anggota tim sebagai dasar pendekatan coaching yang tepat. Mengumpulkan dan menganalisis data kinerja (performance evidence) sebagai bahan coaching. Menerapkan teknik coaching efektif menggunakan model GROW dalam berbagai situasi kerja. Melakukan monitoring kinerja tim secara sistematis dengan menggunakan tools yang relevan. Menerapkan pendekatan berbasis kepribadian dalam monitoring dan delegasi tugas. Menguasai teknik delegasi yang efektif untuk meningkatkan accountability dan produktivitas tim. Menangani situasi coaching yang sulit, termasuk resistensi, konflik, dan kinerja rendah. Mengintegrasikan seluruh keterampilan coaching dalam simulasi nyata untuk meningkatkan efektivitas manajemen tim. Outline Training WHAT WILL WE LEARN? HARI 1 – FONDASI COACHING Leadership & Coaching Mindset Profiling Tim Sebelum Coaching Collecting Performance Evidence Teknik Coaching Efektif + GROW Model Micro Roleplay & Reflection HARI 2 – APLIKASI & SIMULASI Monitoring & Performance Tools Personality-Based Monitoring & Delegation Delegation Mastery Handling Difficult Coaching Situations Grand Integration + Full Coaching Simulation Facilitator Roy Avianto, ST Seorang Trainer dan Konsultan yang berpengalaman 25 Tahun sebagai Praktisi di bidang Sales & Marketing, Pengembangan, Internal Auditor, Operasional, dan HR. Serta 11 tahun sebagai Trainer dan Konsultan. Latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Teknik Elekro program studi Telekomunikasi dari Universitas Indonesia. Pengalaman sebagai Praktisi yaitu Direktur (Citra Prestasi Gemilang), Direktur (PT Hiro Sentra Global), GM Human Capital (PT Titan Sarana Niaga), Direktur (SIS Consulting), GM Marketing dan Operasional BBM Industri (PT Elnusa Petrofin), Manager Marketing dan Operasional (PT Sigma Cipta Utama), Account Manager Oil & Gas (PT Formis Solusi Indonesia), Supervisor Market & Project Development (PT Elnusa Petrofin), Marketing Execiutive (PT Elnusa Petrofin). Pengalaman sebagai Trainer dan Konsultan dalam bidang Leadership Skill, Effective Supervisory, Communication Skill, Coaching Skill, Training for Trainer, Problem Solving and Decision Making, Selling Skill, Service Excellence, Customer Relationship Management, Critical & Analytical Thinking, Time Management, dan lain sebagainya. Perusahaan yang telah dibantu adalah Kabel Metal Indonesia, Danareksa, Angkasa Pura Solusi Integrasi, Denso Indonesia Corporation, Uniplast Interbuana, Asahimas Chemical, Asahimas Flatt Glass, Inti Pantja Press Indonesia, Adis Dimension, Kao Indonesia, Barokah Perkasa Group, Hotel Pangeran Padang Group, Helutrans Group, Mulia Makmur, Citra Lian Mahakam, Bharaka Sarana Jaya, PT Artha Kreasi Utama, dan lain-lain.

Future Leader as A Coach

Deskripsi Organisasi akan menentukan bagaimana Lembaga dapat berjalan efektif dan efisien. Dalam situasi yang tidak menentu , adanya perubahan secara cepat, maka dibutuhkan kepekaan perilaku organisasi yang memadai. Dibutuhkan system kepemimpinan dan pemimpin (leader yang efektif) untuk menanggapinya. Pola Komunikasi mengarahkan tim untuk mencapai tujuan organisasi merupakan penentu keberhasilan seorang pemimpin menghadapi situasi dimaksud. Organisasi bergerak maju membutuhkan pemimpin  efektif menjalankan fungsinya yang diawali dengan adanya kesadaran diri (leaders awareness), dimana setiap pemimpin organisasi lebih mengenal dirinya terkini hingga tim yang dihadapinya dapat meningkatkan kinerja. Program Pengembangan Pemimpin akan membuka jalan bagaimana membentuk model organisasi dalam operasional untuk memenuhi target yang berdampak profit. Melihat hal ini dapat diawali dengan menjalankan peran Leader as A Caoch. FUTURE LEADER Pemimpin kini sejatinya terampil sebagai Coach untuk organisasi. Yaitu untuk menciptakan rasa kepemilikan, akuntabilitas, dan komitmen dari individu serta tim yang memungkinkan kinerja dan prestasi yang lebih besar dalam pekerjaan maupun kehidupan. Coaching yang sukses membutuhkan keterampilan, pengetahuan dan kestabilan emosi untuk menghadapi berbagai tantangan. Pemimpin yang berorientasi ke masa depan,  memastikan prestasi dan performa tim yang berdampak pada profit ke masa yang akan datang. Untuk mewujudkan hal tersebut maka dibutuhkan kontribusi pemimpin untuk menentukan perilaku organisasi yang produktif yang dapat dijalankan melalui pola perilaku  focus kepada target (Clear Goal). Tujuan Membuka Pola Pikir (Leader Self Awareness) serta mengetahui fungsi dan perannya. Terampil berkomunikasi efektif, mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan. Mampu menyelesaikan persoalan melalui struktur terjadwal terencana dengan komunikasi berorientasi solusi sebagai teknik coaching. Manfaat Memberikan orientasi wawasan kepada para Leader bahwa sukses memimpin diawali dari focus kepada tugas yang dilakukan hingga dapat memberikan dampak pada produktivitas. Membangun budaya organisasi yang positif denganakan focus pengembangan dan akselerasi tim. Outline Materi 1.LEADERS SELF AWARENESS Membuka Pola Fikir dan kesadaran dalam fungsi dan peran pemimpin dalam bekerja secara profesional. PENGENALAN DIRI Mengetahui peta potensi fikir, kepribadian dan tingkat motivasi kerja serta bagaimana pengendalian diri serta memahami perilaku tim. COACHING FRAME WORK Cara menggerakkan kinerja, sebagai pendekatan untuk mengubah. Digunakan untuk meningkatkan kinerja coachee dalam organisasi melampaui impian mereka. Leader as A Coach Pemimpin mampu mencapai tujuan organisasi jangka pendek dan jangka panjang melalui pendekatan coaching yang dipersonalisasi, disesuaikan, biasanya dilakukan secara personal maupun grup untuk jangka waktu tertentu dan dengan tujuan bisnis yang spesifik maupun umum dan biasanya berfokus pada peningkatan kinerja tim. COACHING TECHNIQUE Teknik hadapi menyelesaikan persoalan melalui Coaching, Mentoring & Counselling. Yaitu keterampilan mengajukan pertanyaan sebagai bentuk layanan yang bertujuan untuk membantu individu menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi atau menuju suatu perubahan dengan cara mendampingi individu dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki (Muis Ismarly, 2022). Tahapan Individu dapat menyadari potensi dan mengetahui peningkatkan performa untuk dirinya dan organisasi. Coaching Technique dapat dilakukan sebagai kegiatan memaksimalkan potensi, pengalaman dan kebijaksanaan dari individu yang terlibat untuk mencapai tujuan individu atau organisasi. Metode Pelatihan DISKUSI & TANYA JAWAB Hubungan interaktif (two way communication), efektif dalam penyampaian konsep pemahaman kepada peserta didik. Diberikan secara lisan atas bahan pembelajaran kepada sekelompok peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dalam jumlah yang relatif besar. (Gage & Berliner, 2022) SIMULASI Model pembelajaran pembelajaran yang dilakukan dengan cara meniru atau merekayasa situasi sebenarnya untuk menggambarkan atau menunjukkan suatu proses, kondisi atau benda tertentu yang sedang dipelajari disertai dengan penjelasan lisan. Praktis untuk mengembangkan keterampilan peserta didik dengan cara memindahkan suatu situasi yang nyata ke dalam kegiatan atau ruang belajar karena adanya kesulitan atau keterbatasan untuk melakukan praktik di dalam situasi yang sesungguhnya. (Riadi, 2021). Facilitator Dra. Yunilia Juhana. MSi.Psikolog Beliau Psikolog yang lulus dari UI 1992 berprofesi sebagai Praktisi bidang spesialisasi Psikologi Industri dan Organisasi. Hingga kini secara kontinu berprofesi di lapangan menangani program-program pengembangan SDM dan Human Capital. Keahliannya dalam bidang Psikologi Industri dan Organisasi baik dijalankannay selama 30 tahun di Industri maupun di Lembaga Pemerintah memperkuat keahliannya untuk menekuni modifikasi perilaku manusia khusus di dalam industri dan organisasi. Berperan sebagai Tenaga Ahli di KEMDIKBUDRISTEK, KEMENAG, KEMENTERIAN PUPR, MAHKAMAH AGUNG, dan beberapa Lembaga Pemerintah , Pemerintah Provinsi dan Kementerian lainnya serta BUMN yaitu Biro Klasifikasi Indinesia, PLN, PEGADAIAN dan beberpa BUMN lainnya. Selain itu Pengalamannya duduk sebagai HR Manager pada Perusahaan manufaktur otomotif supplier (Astra) memperkuat keahliannya dalam program pengembangan SDM dan Human Capital di bidangnya. Menangani kasus kecelakaan kerja di pertambangan batubara PT. PAMAPERSADA Nusantara, BUMA dan PPA.  Juga untuk bidang service retail, mengembangkan SDM operasional pada PT., Supra Boga Lestari (Ranch Market) serta perusahaan kosmetik Pabrik MANDOM Indonesia. Selain itu peran sebagai Psikolog sekolah lebih dari 7 tahun hingga kini dan sempat sebagai Psikolog Klinik RS UIN Syarif Hidayatullah memperluas keterampilannya meningkatkan perilaku manusia sebagai SDM dan Human Capital lebih efektif dan sejahtera yang berimbas kepada keuntungan industri dan efektivitas organisasi. Pengalaman di bidang Psikologi Pendidikan sempat membawanya ke luar negeri bekerjasama dengan NESTLE Myanmar (Asia Tenggara) memberikan Psikologi Pendidikan untuk Keluarga dan para pendidik di Negara tersebut seama 2018 hingga 2019. Juga melakukan terobosan sebagai Psikolog menyusun alat ukur mendeteksi cepat perilaku manusia untuk kepentingan penyusunan program Pengembangan Human capital. Hingga saat ini efektif berperan sebagai Psikolog di Lembaga-lembaga BPPT (BRIN), Kontraktor Tambang Batubara PAMAPERSADA Nusantara, BUMA, MANDOM Indonesia, PLN Pulogadung dan Gandul, KEMDIKBUDRISTEK, Kementerian PUPR dan lembaga serta industry lainnya.

Business Presentation & Management Reporting Skills

LATAR BELAKANG Peran utama seorang Manager dalam organisasi adalah menerjemahkan Strategi Bisnis ke dalam Program Kerja, yang diwujudkan melalui Kebijakan, Sistem & Prosedur, serta Rencana Kerja dan Laporan Kinerja. Dalam proses Business Strategy into Action, seorang Manager tidak hanya dituntut mampu: Merancang program kerja Menyajikan program kerja dalam bentuk presentasi yang meyakinkan Menyusun Management Report yang akurat, ringkas, dan bernilai keputusan Agar suatu program memperoleh persetujuan (approval) Top Management, Manager wajib memiliki kemampuan untuk: Menyusun materi presentasi berbasis data Menyajikan laporan kinerja dan progres program Mempengaruhi dan meyakinkan audiens melalui teknik presentasi yang efektif Kemampuan ini tidak hanya dibutuhkan saat presentasi kepada atasan, tetapi juga ketika: Menyampaikan laporan dan arahan kepada tim operasional Memonitor implementasi program Melakukan evaluasi dan tindak lanjut berbasis laporan SASARAN PELATIHAN Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk: 1. Merancang Bahan Presentasi Peserta mampu menyusun: Draft Program Kerja Kebijakan, Sistem & Prosedur Management Report sebagai terjemahan dari Strategi Bisnis Perusahaan. 2. Menyusun Laporan Manajerial (Management Reporting) Peserta mampu menyusun laporan yang: Berbasis data dan fakta Relevan untuk pengambilan keputusan Ringkas, jelas, dan terstruktur 3. Menguasai Teknik Mempengaruhi Audiens Peserta mampu menguasai teknik presentasi dan pelaporan yang meliputi: Sikap dan komunikasi selama presentasi Teknik merangsang audiens bertanya dan memberi masukan Teknik menanggapi pertanyaan, komentar, usul, dan kritik Teknik menyikapi situasi sulit Teknik menyajikan data dan laporan secara persuasif Teknik melakukan follow up berbasis hasil presentasi dan laporan GARIS BESAR MATERI A. Konsep Dasar Presentasi & Reporting Manajerial Pengertian dan hakekat presentasi manajerial Pengertian dan fungsi management reporting Peran presentasi dan reporting dalam pengambilan keputusan Jenis-jenis presentasi dan laporan dalam organisasi B. Proses Perancangan Program Kerja & Laporan Alur aktivitas utama seorang Manager Proses merancang program kerja secara bertahap (step by step) Penetapan sasaran utama program Aspek utama dalam sebuah program kerja Format standar program kerja dan laporan manajerial C. Data, Fakta, dan Informasi dalam Presentasi & Reporting Peran data, fakta, dan informasi dalam perancangan program dan laporan Syarat data dan fakta yang layak disajikan Perbedaan antara data, informasi, dan opini Kesalahan umum dalam penyajian data dan laporan D. Struktur Materi Presentasi & Laporan Struktur dasar presentasi manajerial Struktur dasar management report Penyelarasan isi laporan dengan materi presentasi Hubungan antara materi, teknik presentasi, dan reporting E. Teknik Perencanaan Presentasi & Reporting Penggunaan checklist dalam perencanaan presentasi dan laporan Audience analysis: memahami kebutuhan Top Management dan stakeholder Penyesuaian gaya presentasi dan laporan dengan karakter audiens F. Teknik Penyampaian Presentasi yang Efektif Teknik menjelaskan materi presentasi Sikap profesional selama presentasi Teknik membangun kesan pertama (opening/intro) Komunikasi verbal dan non-verbal Teknik merangsang audiens untuk bertanya dan berdiskusi G. Teknik Mengelola Diskusi & Situasi Sulit Teknik menanggapi pertanyaan, komentar, usul, dan kritik Teknik menghadapi keberatan dan penolakan Teknik mengelola situasi sulit dalam presentasi dan pembahasan laporan H. Penutup, Peralatan, dan Tindak Lanjut Teknik menyampaikan rangkuman dan penutup presentasi Pemanfaatan alat bantu presentasi dan visualisasi data Teknik menindaklanjuti hasil presentasi dan laporan Penyusunan action plan dan monitoring berbasis reporting TARGET PESERTA Pelatihan ini ditujukan bagi: Manager Supervisor Project Leader Profesional yang bertugas untuk: Menerjemahkan strategi bisnis Menyusun program kerja Menyajikan presentasi Menyusun dan menyampaikan laporan kepada manajemen WAKTU PELATIHAN 2 (dua) hari @ 5 jam efektif per hari METODOLOGI BELAJAR – MENGAJAR Metode pembelajaran yang digunakan meliputi: Penjelasan konsep disertai contoh: Program kerja Presentasi manajerial Management report Latihan penyusunan materi presentasi dan laporan Role play presentasi dan pembahasan laporan Studi kasus berbasis situasi nyata di perusahaan

Online Training : Training Meeting Management Skills

Training Meeting Management Skills Dalam melaksanakan sebuah Meeting, hal-hal berikut ini masih sering ditemui,yaitu : Meeting terlalu sering diadakan sehingga bisa terjadi sudah harus menghadiri meeting yang lain sebelum sempat melaksanakan hasil meeting sebelumnya, atau sebaliknya meeting baru diadakan jika ada masalah. Meeting berlangsung berjam-jam, bertele-tele, serta melenceng dari sasaran yang telah ditetapkan Pemimpin meeting membiarkan predebatan silang di antara peserta, sehingga bukannya membuat suasana meeting hidup, tapi meeting menjadi ajang debat kusir. Meeting bukan menjaring saran dari peserta tapi hanya menyampaikan sikap yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh pemimpin meeting (Meeting berubah menjadi Briefing), terutama jika Pemimpin Meeting adalah atasan dari Peserta Meeting

Win-Win Negotiation Skills (SP)

Topik ini ditawarkan dengan Harga Spesial dari harga normal Rp5.150.000, khusus bagi instansi/perusahaan yang mendaftarkan minimal 3 peserta. Kelas akan diselenggarakan apabila jumlah pendaftar mencapai minimal 6 peserta. Ada satu hal yang sering dilupakan saat seorang karyawan dipromosikan. Umumnya saat promosi, hal yang dipersiapkan dengan baik adalah kompetensi teknis yang diperlukan, namun kemampuan bekomunikasi kurang begitu dipersiapkan. Padahal semakin tinggi posisi seseorang, kemampuan komunikasi yang dituntut semakin tinggi juga baik dalam hal konten yang lebih strategik maupun caranya yang lebih banyak unsur diplomatisnya. Salah satu bentuk komunikasi yang perlu dimilki oleh karyawan adalah melakukan negosiasi win-win. Kemampuan negosiasi adalah hal esensial yang perlu dimiliki oleh karyawan di setiap level dalam perusahaan karena dapat menentukan posisi keseteraan dalam berinteraksi dengan orang lain. Kesetaraan ini akan memposisikan kedua belah pihak dalam posisi win-win tidak win-loose bahkan loose-loose. Aplikasi negosiasi tidak hanya dalam bekerja sama bisnis perusahaan dengan eksternal perusahaan, melainkan di internal perusahaan juga perlu diaplikasikan seperti proaktif mencari informasi dari berbagai tipe karakter orang, bertukar informasi mengenai kebutuhan proses lain dan cara yang diperlukan untuk memenuhinya, dll. Negosiasi juga bukan hanya melibatkan komunikasi verbal,melainkan juga bahasa tubuh yang perannya sangat menentukan. Melalui program pelatihan, para peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai negosiasi, berbagai tipe karakter orang yang dihadapi dalam bernegosiasi, teknik meyakinkan lawan bicara. Kesemua pemahaman itu akan dibawakan secara : Practical karena dilengkapi dengan form yang langsung dapat digunakan dan contoh nyata kasus di pekerjaan Inspiring dimana cara penyampaian instruktur akan membuat peserta tergerak untuk menerapkannya di pekerjaan enjoyable dengan metode instruktur yang akan membuat pelatihan diselingi aktivitas yang sifatnya fun, sehingga peserta relaks dan antusias selama pelatihan Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu: Memahami esensi negosiasi Membedakan negosiasi yang win-win dengan negosiasi lainnya (win-loose atau loose-loose) Menggunakan bahasa tubuh dan bahasa verbal dalam mempengaruhi orang lain Peserta dapat melakukan teknik win-win negoasi dalam menyelesaikan permasalahan kerja Outline Materi Esensi komunikasi dan negosiasi Elemen negosiasi RADPAC Rapport, Analysis, Debate, Propose, Agreement, Close Identifikasi tipe orang yang dihadapi dalam bernegosiasi Driver, Influence, Steadiness, Compliance Self Assessment 5 Prinsip win-win negotiation skills NLP and Deep Structure Language untuk meyakinkan lawan bicara Penggunaanteknikchunking untukmempengaruhilawanbicara Chunking up, Chunking down, Chunking side Individual Skill Practice Peserta Para karyawan yang memerlukan win-win negotiation skill seperti bagian marketing, HRD, GA, dll.  Siapa saja yang ingin meningkatkan wawasan dan ketrampilan mengenai win-win negotiation skills  Metode Pelatihan Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur akan : Enhanced Lecture Group discussion Exercise Experiential simulation, such as : Role-play, games, and Skill practice Testimonial “Materi, metodwe & Hand out sudah OK.” “Semuanya sudah cukup baik, sangat bermanfaat” “Sudah sangat baik” “Good Training” “Over all baik, harus dilatih berulang-ulang” “Cukup Puas” “Sudah sangat baik” “The Best Trainer” “Sangat baik”  

Online Training : Effective Time Management & Delegation (SP)

Topik ini ditawarkan dengan Harga Spesial dari harga normal Rp. 3.500.000, khusus bagi instansi/perusahaan yang mendaftarkan minimal 3 peserta. Kelas akan diselenggarakan apabila jumlah pendaftar mencapai minimal 6 peserta. Dalam meningkatkan produktivitas kerja, Pemimpin perlu memiliki kemampuan untuk mengelola pekerjaan yang ada di area-nya sendiri dan melakukan pendelegasian dengan optimal.  Workshop ini menggabungkan kedua ketrampilan tersebut dalam satu pelatihan. Hari pertama akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan Manajemen Waktu dengan mengandalkan tidak hanya prinsip-prinsip umum yang ada mengenai Time Management, tetapi juga pendekatan modern yang terkait dengan topik tersebut. Pelatihan akan dimulai dengan sebuah asesmen sederhana mengenai sumber dari permasalahan Manajemen Waktu (MW) yang ada, apakah dari profile pekerjaan, relasi, support, beban kerja, interupsi ataupun diri sendiri.  Kemudian masuk kepada pembahasan berbagai tool yang biasa digunakan di pelatihan MW sebelumnya ataupun yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pekerjaan yang ada saat ini. Berbagai konsep terkait seperti Get Things Done dari David Allen ataupun manajemen enerji dari Tony Schwartz, juga akan dibahas sekilas di dalam pelatihan ini. Bagi seorang pemimpin salah satu tool yang diperlukan untuk dapat mengoptimalkan penggunaan waktunya adalah delegasi.  Hari kedua akan fokus pada prinsip dan ketrampilan dalam melakukan delegasi, monitoring dan pemberian umpan balik. Outline Hari Pertama: Modern Time Management Asesment sumber masalah dalam MW Analisis penggunaan waktu sehari-hari Diskusi sumber masalah dan tips mengatasinya Apa sumber penyebab dari beban kerja dan bagaimana mengatasinya. Apa sumber penyebab dari interupsi dan bagaimana mengatasinya. Bagaimana cara menentukan prioritas? Menghindari diri dari jebakan urgent-important Memahami aspek internal (diri sendiri) dan eksternal yang mempengaruhi MW Mengelola aspek diri dan aspek eksternal Mengelola enerji dan meningkatkan keterlibatan MW untuk hidup kita, meraih keseimbangan hidup. Hari Kedua (Effective Delegation, Monitoring & Feedback) Prinsip dalam memilah tugas yang didelegasikan Mengenal hambatan dalam proses delegasi Mengembangkan sudut pandang yang tepat dalam delegasi: investasi vs resiko Tipe Kepemimpinan dan kaitannya dengan tujuan dan pendekatan delegasi Tipe-tipe delegasi antara pekerjaan rutin dan non rutin Kemampuan komunikasi yang diperlukan untuk delegasi, monitoring dan feedback. Memotivasi tim untuk mengerjakan pekerjaan yang didelegasikan Point informasi yang perlu dimasukan dalam komunikasi delegasi dan umpan balik Mengembangkan indikator dan metode dalam proses monitoring Mengenali tipe staf dan pengaruhnya dalam pola delegasi, monitoring dan feedback Prinsip coaching dalam meningkatkan kompetensi tim untuk dapat menerima pekerjaan saat ini dan di masa yad (kaderisasi) Role play komunikasi delegasi, monitoring dan umpan balik.

Online Training : Comprehensive Managerial Skills & Leadership Training (SP)

Topik ini ditawarkan dengan Harga Spesial dari harga normal Rp. 3.500.000, khusus bagi instansi/perusahaan yang mendaftarkan minimal 3 peserta. Kelas akan diselenggarakan apabila jumlah pendaftar mencapai minimal 6 peserta. Posisi middle management, menuntut kemampuan memimpin yang lebih besar dari seorang leader, karena ia kini tidak hanya mengembangkan tim yang berupa pekerja, tetapi mengembangkan para leader yang memiliki tim di bawahnya.  Kematangan diri, kemampuan menjadi role model, menjadi sangat vital untuk dapat menjalankan peran ini dengan sangat baik. Di sisi lain, perkembangan konsep dan aplikasi kepemimpinan berkembang dengan pesat di jaman yang berubah dengan cepat ini.  Manajer dituntut untuk menangani tim yang sudah berbeda karakteristik dan tuntutannya dibanding beberapa tahun yang lalu.  Manajer yang masih mengikuti pola kepemimpinan dari atasan-nya sebelumnya, bisa jadi ditinggalkan oleh tim nya karena dianggap tidak mampu memberdayakan tim yang ada. Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan leadership secara integratif dengan meletakan prinsip-prinsip dasar-nya dan membawa peserta lebih siap untuk menjalani posisinya sebagai seorang manajer. Outline Materi Day 1 (09.00 – 15.00 WIB) Role of Manager Peran yang dimiliki seorang Manajer dalam manajemen madya Perubahan lingkungan dan tantangan baru seorang Manajer Basic Tools for Manager Self Leadership: dari role model ke efektif transformasi menjadi leader Manajemen Kinerja: Goal Setting, Coaching, Effective feedback Manajemen Tugas: Perencanaan, Monitoring dan Kontrol Manajemen Orang: Komunikasi, Motivasi dan Empowerment Day 2 (09.00 – 15.00 WIB) Overview on New Tools for Manager Meningkatkan self productivity: meningkatkan engagement dan mempercepat proses kerja (getting things done) Emotional & Adversity Intelligence From good to great manager: menjadi manajer yang inovatif dan mampu meng-handle perbedaan/konflik Overview on Leadership Antara managerial skills dan leadership Mengembangkan gaya kepempinan yang tepat: situational leadership Last trend on leadership: transformational leader

Effective Time Management & Delegation (SP)

Topik ini ditawarkan dengan Harga Spesial dari harga normal Rp5.150.000, khusus bagi instansi/perusahaan yang mendaftarkan minimal 3 peserta. Kelas akan diselenggarakan apabila jumlah pendaftar mencapai minimal 6 peserta. Dalam meningkatkan produktivitas kerja, Pemimpin perlu memiliki kemampuan untuk mengelola pekerjaan yang ada di area-nya sendiri dan melakukan pendelegasian dengan optimal.  Workshop ini menggabungkan kedua ketrampilan tersebut dalam satu pelatihan. Hari pertama akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan Manajemen Waktu dengan mengandalkan tidak hanya prinsip-prinsip umum yang ada mengenai Time Management, tetapi juga pendekatan modern yang terkait dengan topik tersebut. Pelatihan akan dimulai dengan sebuah asesmen sederhana mengenai sumber dari permasalahan Manajemen Waktu (MW) yang ada, apakah dari profile pekerjaan, relasi, support, beban kerja, interupsi ataupun diri sendiri.  Kemudian masuk kepada pembahasan berbagai tool yang biasa digunakan di pelatihan MW sebelumnya ataupun yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pekerjaan yang ada saat ini. Berbagai konsep terkait seperti Get Things Done dari David Allen ataupun manajemen enerji dari Tony Schwartz, juga akan dibahas sekilas di dalam pelatihan ini. Bagi seorang pemimpin salah satu tool yang diperlukan untuk dapat mengoptimalkan penggunaan waktunya adalah delegasi.  Hari kedua akan fokus pada prinsip dan ketrampilan dalam melakukan delegasi, monitoring dan pemberian umpan balik. Outline Hari Pertama: Modern Time Management Asesment sumber masalah dalam MW Analisis penggunaan waktu sehari-hari Diskusi sumber masalah dan tips mengatasinya Apa sumber penyebab dari beban kerja dan bagaimana mengatasinya. Apa sumber penyebab dari interupsi dan bagaimana mengatasinya. Bagaimana cara menentukan prioritas? Menghindari diri dari jebakan urgent-important Memahami aspek internal (diri sendiri) dan eksternal yang mempengaruhi MW Mengelola aspek diri dan aspek eksternal Mengelola enerji dan meningkatkan keterlibatan MW untuk hidup kita, meraih keseimbangan hidup. Hari Kedua (Effective Delegation, Monitoring & Feedback) Prinsip dalam memilah tugas yang didelegasikan Mengenal hambatan dalam proses delegasi Mengembangkan sudut pandang yang tepat dalam delegasi: investasi vs resiko Tipe Kepemimpinan dan kaitannya dengan tujuan dan pendekatan delegasi Tipe-tipe delegasi antara pekerjaan rutin dan non rutin Kemampuan komunikasi yang diperlukan untuk delegasi, monitoring dan feedback. Memotivasi tim untuk mengerjakan pekerjaan yang didelegasikan Point informasi yang perlu dimasukan dalam komunikasi delegasi dan umpan balik Mengembangkan indikator dan metode dalam proses monitoring Mengenali tipe staf dan pengaruhnya dalam pola delegasi, monitoring dan feedback Prinsip coaching dalam meningkatkan kompetensi tim untuk dapat menerima pekerjaan saat ini dan di masa yad (kaderisasi) Role play komunikasi delegasi, monitoring dan umpan balik.

Comprehensive Managerial Skills & Leadership Training (SP)

Topik ini ditawarkan dengan Harga Spesial dari harga normal Rp5.150.000, khusus bagi instansi/perusahaan yang mendaftarkan minimal 3 peserta. Kelas akan diselenggarakan apabila jumlah pendaftar mencapai minimal 6 peserta. Training Comprehensive Managerial Skills & Leadership bertujuan untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan leadership secara integratif dengan meletakan prinsip-prinsip dasar-nya dan membawa peserta lebih siap untuk menjalani posisinya sebagai seorang manajer. Deskripsi Posisi middle management, menuntut kemampuan memimpin yang lebih besar dari seorang leader, karena ia kini tidak hanya mengembangkan tim yang berupa pekerja, tetapi mengembangkan para leader yang memiliki tim di bawahnya.  Kematangan diri, kemampuan menjadi role model, menjadi sangat vital untuk dapat menjalankan peran ini dengan sangat baik. Di sisi lain, perkembangan konsep dan aplikasi kepemimpinan berkembang dengan pesat di jaman yang berubah dengan cepat ini.  Manajer dituntut untuk menangani tim yang sudah berbeda karakteristik dan tuntutannya dibanding beberapa tahun yang lalu.  Manajer yang masih mengikuti pola kepemimpinan dari atasan-nya sebelumnya, bisa jadi ditinggalkan oleh tim nya karena dianggap tidak mampu memberdayakan tim yang ada. Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan leadership secara integratif dengan meletakan prinsip-prinsip dasar-nya dan membawa peserta lebih siap untuk menjalani posisinya sebagai seorang manajer. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Comprehensive Managerial Skills & Leadership Training adalah : Role of Manager Peran yang dimiliki seorang Manajer dalam manajemen madya Perubahan lingkungan dan tantangan baru seorang Manajer Basic Tools for Manager Self Leadership: dari role model ke efektif transformasi menjadi leader Manajemen Kinerja: Goal Setting, Coaching, Effective feedback Manajemen Tugas: Perencanaan, Monitoring dan Kontrol Manajemen Orang: Komunikasi, Motivasi dan Empowerment Overview on New Tools for Manager Meningkatkan self productivity: meningkatkan engagement dan mempercepat proses kerja (getting things done) Emotional & Adversity Intelligence From good to great manager: menjadi manajer yang inovatif dan mampu meng-handle perbedaan/konflik Overview on Leadership Antara managerial skills dan leadership Mengembangkan gaya kepempinan yang tepat: situational leadership Last trend on leadership: transformational leader Fasilitator G. Suardhika, MBA. Telah memiliki banyak pengalaman sebagai HR Consultant dan pernah menempati posisi senior management di sebuah perusahaan penerbangan Indonesia. Salah satu topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya leadership, Supervisory, Performance Management dan Coaching. Sepanjang pengalamannya di dunia training, Beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: AQUA,ORIX Finance Indonesia, OPEL/General Motors, Garuda Indonesia, Bechtel International, Indomobil Suzuki International, Bredero Price, Telkom, Thames PAM Jaya, Asia Pulp and Paper dan Telkomsel.  Suardhika berlatar belakang pendidikan Psikologi dari UI dan MBA dari IPMI (Institut Pengembangan Manajemen Indonesia)

Service Excellence Skills (SP)

Topik ini ditawarkan dengan Harga Spesial dari harga normal Rp5.150.000, khusus bagi instansi/perusahaan yang mendaftarkan minimal 3 peserta. Kelas akan diselenggarakan apabila jumlah pendaftar mencapai minimal 6 peserta. Dalam Era Global sekarang persaingan menjadi sangat ketat dan kebutuhan peningkatan kualitas perusahaan atau organisasi semakin tinggi, sehingga setiap perusahaan atau organisasi harus memiliki nilai tambah. Pelayanan prima atau pelayanan yang terbaik adalah sebuah kualitas dalam wujud nyata yang harus dimiliki, apapun aktivitas perusahaan Anda. Untuk mewujudkan pelayanan prima diperlukan system, produk/jasa dan sumberdaya manusia yang memiliki kualitas layanan prima. Kualitas layanan prima sendiri ditandai dengan ciri kualitas diri meliputi Berkomunikasi dengan sopan, ramah dan menghargai orang lain Yakin dan percaya diri dalam berkomunikasi. Memiliki penampilan yang rapi dan murah senyum Mudah bergaul dengan siapa saja Perhatian dan mau mendengarkan Mau belajar terus mengembangkan diri Selalu berpikir positif Adapun beberapa komponen yang harus dipahami dan dikuasai setiap pribadi untuk memiliki kualitas layanan prima adalah Pentingnya Pelayanan Prima. Memahami dan mengerti  Pelayanan Prima . Tujuan dalam Pelayanan Prima. Membangun kepribadian yang mendukung. Mengenal dan menguasai berbagai tipe komunikasi Mengenal tipe-tipe karakter Keahlian menjalin komunikasi Keahlian dalam menangani keluhan Sikap dan karakter dalam Pelayanan Prima Untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia dengan kualitas pelayanan prima, setiap pribadi yang terlibat haruslah memiliki pemahaman dan penguasaan keahlian dalam layanan prima sesuai visi perusahaan atau organisasi. Untuk itu dibutuhkan workshop yang memiliki metode dan materi pelatihan tepat guna. Tujuan Pelatihan Tujuan dari pelatihan ini adalah membekali SDM agar memiliki kualitas karakter dan pekerjaan yang mampu menghasilkan kualitas pelayanan prima, dengan peningkatan kualitas secara terus-menerus dalam menghasilkan produk atau jasa. Sehingga apa yang dihasilkan memiliki kualitas diatas harapan pelanggan. Proses pelatihan ini sendiri mencakup perubahan paradigma, karakter dan keahlian para peserta. Sasaran Pelatihan Dalam peningkatan kualitas layanan prima, pelatihan ini memiliki sasaran untuk mencapai : Kualitas pelayanan berkaitan dengan waktu yang lebih tepat dan cepat dalam setiap proses. Kualitas pelayanan berkaitan dengan tepat sasaran dalam pemberian pelayanandan fasilitas. Kualitas pelayanan berkaitan dengan kesopanan dan keramahan yang dirasakan pelanggan. Kualitas pelayanan berkaitan dengan proses menangani keluhan pelanggan. Kualitas pelayanan berkaitan dengan sedikit banyaknya SDM yang diperlukan dalam setiap proses. Kualitas pelayanan berkaitan pemanfaatan fasilitas pendukung atau peralatan secara maksimal dan bertanggung jawab. Kualitas pelayanan berkaitan dengan lokasi, ruangan tempat pelayanan, tempat parkir, ketersediaan informasi, dan petunjuk/panduan lainnya. Kualitas pelayanan berhubungan pemeliharaan sarana prasarana yang diberikan. Detail Program Workshop Service Excellence Durasi 2 hari, 09.00 – 17.00. 30% Teori, 70% praktek. Metode pembelajaran : Teori, Role play, Simulation, Smart Game, dan Test Free handout untuk peserta Bonus Pre and Post Test Service Excellent, senilai IDR 150.000,- Facilitator

The Excellence Habit

Definisi The Excellence Habit adalah pelatihan yang dirancang untuk membantu peserta membangun kebiasaan unggul melalui perubahan mindset, disiplin, dan strategi praktis. Program ini fokus pada konsistensi dalam memberikan hasil terbaik, baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi, dengan pendekatan berbasis proses, bukan sekadar hasil. Tujuan Pelatihan Memahami konsep excellence dan perbedaannya dengan kesempurnaan (perfection). Mengembangkan kebiasaan unggul melalui prinsip disiplin, konsistensi, dan evaluasi. Mengidentifikasi dan mengatasi hambatan mental (prokrastinasi, takut gagal, kurang motivasi). Menerapkan excellence dalam kerja tim, kepemimpinan, dan kehidupan sehari-hari. Membangun rencana aksi konkret untuk transformasi kebiasaan. Outline Materi Membangun Mindset Excellence Konsep dasar excellence vs. perfection. Prinsip kebiasaan unggul (The Habit Loop). Mengatasi hambatan mental (growth mindset, manajemen waktu). Excellence dalam kolaborasi tim dan komunikasi efektif. Kepemimpinan berbasis excellence (lead by example, integritas). Keseimbangan excellence dalam kehidupan pribadi dan pengembangan diri. Target Peserta Profesional yang ingin meningkatkan kinerja dan produktivitas. Tim Leader/Manajer yang ingin membangun budaya unggul dalam tim. Entrepreneur yang ingin mengembangkan standar bisnis secara konsisten. Individu yang ingin mentransformasi kebiasaan sehari-hari menuju versi terbaik diri. Metode Pelatihan Interactive Workshop. Studi Kasus & Video Inspiratif Role-Play & Simulasi Tools Praktis Facilitator Okvianto Tri Prastomo Beliau adalah profesional HRD dengan lebih dari 15 tahun pengalaman di transportasi, manufaktur, dan konsultansi. Lulusan Psikologi Universitas Indonusa Esa Unggul ini memiliki keahlian dalam pengembangan organisasi, strategi bisnis, dan transformasi budaya. Dengan kepemimpinan visioner dan pemecahan masalah yang kuat, ia telah membangun tim kepemimpinan, mengurangi biaya operasional, serta meningkatkan keterlibatan karyawan. Sebagai trainer berpengalaman, ia aktif memberikan pelatihan korporasi untuk meningkatkan efektivitas strategi dan operasional HR. Sepanjang kariernya, ia telah menangani proyek pengembangan kompetensi, implementasi Kaizen, KPI, SOP, dan analisis beban kerja di perusahaan seperti Mitsui Leasing, PT Bojong Westplas, dan Indah Jaya Group. Keahliannya dalam 5S, HRIS, serta rekrutmen dan asesmen telah membantu berbagai organisasi meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Selain itu, Okvianto aktif dalam pelatihan etos kerja, komunikasi, pemecahan masalah, dan keterampilan presentasi, serta menyelenggarakan team building dan gathering. Dengan latar belakangnya, ia terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, efisien, dan strategis.

Design Thinking In Business Innovation

Deskripsi Pelatihan Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami dan mengaplikasikan konsep “Design Thinking” sebagai pendekatan inovatif berbasis pelanggan. Dalam era yang penuh tantangan, kemampuan untuk berpikir kreatif dan menciptakan solusi inovatif sangat penting bagi perusahaan untuk tetap kompetitif. Program ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis tetapi juga melibatkan peserta dalam diskusi interaktif dan praktik langsung. Dengan pelatihan ini, peserta akan mempelajari tahapan-tahapan kunci dari Design Thinking, mulai dari memahami kebutuhan pelanggan hingga menciptakan prototipe dan pengujian solusi. Melalui latihan praktis dan diskusi kelompok, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip inovasi yang relevan dengan kebutuhan organisasi mereka. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu: Memahami karakteristik perusahaan yang inovatif dan peran inovasi dalam bisnis. Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan melalui pendekatan empathy. Menghasilkan ide-ide kreatif dan mengembangkan solusi berbasis kebutuhan pelanggan. Membuat prototipe inovasi dan mengujinya untuk menghasilkan nilai bagi organisasi. Target Peserta Pelatihan ini ditujukan untuk: Profesional dari berbagai industri yang ingin meningkatkan kemampuan inovasi. Manajer dan staf yang bertanggung jawab atas pengembangan produk atau layanan. Individu yang tertarik mempelajari pendekatan inovasi berbasis pelanggan. Outline Materi Pelatihan Kreatif dan Inovatif: Pengantar Karakteristik perusahaan inovatif. Perbedaan antara kreatif, inventif, dan inovatif. Manfaat inovasi dalam bisnis. Inovasi Menggunakan Design Thinking Pengenalan 3 prinsip utama: Empathy (Empathize and Define). Expansive Thinking (Creative Ideas). Experiment (Prototype and Test). Latihan Praktis Latihan empati terhadap pelanggan. Teknik kreatif: SCAMPER & Random Word. Membuat dan Menguji Prototipe Membuat prototipe berdasarkan kebutuhan pelanggan. Pengujian dan perbaikan iteratif. Proyek Kolaborasi Diskusi kelompok dan presentasi. Analisis lesson learned dari prototipe. Strategi Implementasi Menerapkan hasil inovasi ke organisasi. Mengukur dampak inovasi terhadap efisiensi, produktivitas, dan pendapatan. Evaluasi Akhir dan Penutupan. Facilitator Adi Wijaksana, Drs.Psi, CH, CHT Lebih 20 tahun pengalaman professional, dalam mengembangkan pendekatan membangun kepabilitas diri yang digunakan untuk membantu kliennya. Berlatar belakang pendidikan Psikologi – Universitas Indonesia, mengawali karir sebagai praktisioner selama lebih 12 tahun di bidang Human Resource. Adi mempunyai keterampilan yang baik dalam pengembangan HRD yang dimulai dengan proses identifikasi kebutuhan organisasi hingga mengevaluasi program pengembangan karyawan. Kemudian menggeluti dunia konsultansi hingga saat ini untuk memberikan pengalamannya dalam membantu pengembangan karyawan di klien. Sebagai Konsultan HR, banyak membantu klien dari berbagai latar belakang industri dan jasa baik perusahaan nasional maupun multinational, dengan melakukan proses perbaikan dan penguatan organisasi dan performance individu melalui kegiatan konsultansi dan program training. Klien-Klien yang telah dibantu, antara lain : Bank Mandiri, BII-Maybank, BCA Learning Center, Yamaha Part Manufacturing Indonesia, MPM-Rent, Suzuki Finance, U-Finance, Changsin Indonesia, Harsono Strategic Consulting, Gramedia Printing, Sayap Mas Utama, Minamas, Sharprindo Dinamika Prima, MSIG, Sanofi-Aventis Indonesia, BPPT, Icon Plus, dll.

Enhancing Leadership Through Holistic Leadership

Di era globalisasi dan kompleksitas yang semakin meningkat, tantangan yang dihadapi oleh pemimpin organisasi tidak lagi terbatas pada kemampuan untuk mengelola tim dan mencapai target bisnis saja. Kepemimpinan modern menuntut lebih dari sekadar keterampilan manajerial konvensional, dan ia menekankan pentingnya adopsi pendekatan holistik yang memperhatikan berbagai aspek kehidupan dan bisnis secara menyeluruh. Kepemimpinan holistik mengintegrasikan dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam pengambilan keputusan strategis. Ini tidak hanya bertujuan untuk mencapai keunggulan kompetitif, tetapi juga untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan. Dalam konteks ini, pelatihan ini bertujuan untuk menyempurnakan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mempraktikkan kepemimpinan holistik. Melalui sesi-sesi yang terstruktur, kita akan mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan holistik dapat membantu menghadapi tantangan kompleks saat ini, membangun hubungan yang kuat dengan anggota tim, mempromosikan inovasi berkelanjutan, dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat secara luas. Dalam training ini, kita akan mengintegrasikan teori dan praktik yang relevan, mendiskusikan studi kasus dari berbagai sektor industri, dan mengembangkan strategi implementasi yang dapat diterapkan langsung dalam konteks kerja sehari-hari. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka untuk menanggapi dinamika yang cepat berubah dan menumbuhkan organisasi yang tangguh dan berkelanjutan. Outline Training : Pendahuluan Pengantar tentang tujuan dan manfaat dari training ini Mengapa kepemimpinan holistik sangat diperlukan saat ini Dasar-dasar Kepemimpinan Holistik Definisi dan konsep dasar kepemimpinan holistic Perbedaan antara kepemimpinan konvensional dan holistic Studi kasus tentang keberhasilan kepemimpinan holistic Mengelola Diri Sendiri (Self-Management) Pengembangan Diri Kesadaran Diri Manajemen Stres Mengelola Hubungan dan Komunikasi (Interpersonal Management) Komunikasi Efektif Empati dan Dukungan Resolusi Konflik Mengelola Tim (Team Management) Delegasi Motivasi dan Inspirasi Pengembangan Tim Mengelola Tugas dan Proyek (Task and Project Management) Perencanaan dan Pengorganisasian Pelaksanaan dan Monitoring Penilaian dan Evaluasi Mengelola Organisasi (Organizational Management) Visi dan Strategi Budaya Organisasi Inovasi dan Perubahan Kebijakan dan Prosedur Mengelola Lingkungan dan Eksternal (External and Environmental Management) Kepedulian Sosial dan Lingkungan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan Evaluasi dan Tindak Lanjut Mengevaluasi pembelajaran dan pencapaian setelah training. Mengidentifikasi langkah-langkah tindak lanjut untuk menerapkan konsep-konsep kepemimpinan holistik dalam praktik sehari-hari. Membuat Strategi Menyeluruh penerapan Holistic Leadership Facilitator : Roy Avianto Dengan Latar Belakang Pendidikan Sarjana Teknik Elektro, Universitas Indonesia dan Pengalaman Kerja selama 26 Tahun di bidang-bidang Marketing, Sales, Project Development, Audit Internal,  Operation, dan Human Resource. Serta Pengalaman mengajar selama 12 Tahun  dalam bidang kepemimpinan, soft skill, sales, marketing, dan human resource. Perusahaan-perusahaan yang pernah dibantu terdiri dari BUMN, Perusahaan-perusahaan Industri, Perbankan, Bank Perkreditan Rakyat, Hotel dan juga Perusahaan Tambang. Pengalaman bekerja diberbagai bidang tersebut mencapai puncaknya sebagai CEO dan juga komisaris perusahaan. Latar belakang Pendidikan, pengalaman kerja dan pengalaman mengajar tersebut juga dilengkapi dengan Sertifikat Kompetensi yang dikeluarkan oleh BNSP yaitu sebagai Trainer dan juga bidang Pengukuran Produktivitas..