Category Archives: Operation Series

Implementasi K3 Di Sektor Pertambangan

DESKRIPSI

Dinamika operasional di sektor pertambangan mempunyai pekerjaan yang berisiko tinggi. Adanya aktivitas drill & blasting, manuver alat berat, cuaca panas atau dingin, maupun medan geografis yang berat mempunyai risiko bahaya yang mengintai keselamatan para pekerjanya. Kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan dimana saja di sektor pertambangan. Skala kecelakaan nearmiss sampai dengan fatality dapat menghantui para pekerja di sektor pertambangan.
Oleh karena itulah, Pemerintah RI sudah mengeluarkan UU No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga sudah mengeluarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 555K/26/M.PE/1995 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan Umum.

Mastering Microsoft Excel 2007 Beyond

LATAR BELAKANG

Berdasarkan pengalaman mengisi training di sejumlah perusahaan dari tahun 2002 – sekarang, muncul banyak permintaan dari sejumlah karyawan  (accounting & finance, purchasing, production, sales, dll) akan adanya solusi yang efektif dan efisien untuk dapat melakukan otomatisasi pengolahan data dalam jumlah yang besar ( lebih dari 65.000 record ), yang sumber datanya dapat berupa file text atau format data dari hasil convert aplikasi program database lain.

Lean Manufacturing System – Operational Excellence to get maximum Profit

Lean Manufacturing System merupakan suatu sistem yang dikembangkan oleh Toyota Corporation untuk meningkatkan profit perusahaannya melalui penekanan biaya produksi dengan cara yang tepat sasaran.

Taiichi Ohno (founder of TPS, 1998) mengatakan: “Yang kita lakukan adalah memperhatikan rentang waktu dari saat pelanggan memberikan pesanan sampai saat kita menerima cash. Dan kita terus menerus memperpendek rentang waktu tersebut dengan menghilangkan non-value added wastes.”

ERM Konsep & Integrated Risk Management And Internal Control

Perubahan yang terjadi dengan cepat menghadapkan perusahaan  modern baik di industri keuangan maupun non-keuangan pada  berbagai ketidakpastian yang timbul dari lingkungan bisnisnya  maupun dari faktor- faktor internal. Risiko terkait dengan efek  ketidakpastian terhadap pencapaian sasaran-sasaran perusahaan.  Pendekatan modern terhadap risiko adalah bahwa risiko perlu  dikelola secara integratif dan menyeluruh oleh setiap unit kerja dan  personal dengan dipimpin langsung oleh pengurus perusahaan dan  manajemen puncak (enterprise risk management).

Effective Inventory Management

Pendahuluan

Setiap perusahaan niaga atau industri perlu memiliki persediaan untuk menjamin kelangsungannya. Hal itu perlu dilakukan dengan menginvestasikan sejumlah uang ke dalamnya. Mereka harus mampuh mempertahankan jumlah persediaan optimum untuk menjamin kebutuhan bagi kemajuan kegiatan perusahaan, baik secara kuantitas maupun kualitas. Inventory adalah merupakan salah satu jenis aktiva lancar yang jumlahnya cukup besar dalam suatu perusahaan. Hal ini mudah dipahami karena persediaan merupakan faktor penting dalam menentukan kelancaran operasi perusahaan. Persediaan merupakan bentuk investasi, dari mana keuntungan (laba) itu bisa diharapkan melalui penjualan di kemudian hari. Oleh sebab itu pada kebanyakan perusahaan sejumlah minimal persediaan harus dipertahankan untuk menjamin kontinuitas dan stabilitas penjualannya.