Continuous Improvement Training: Effective Small Group Activities (SGA)

LATAR BELAKANG

Salah satu faktor keberhasilan perusahaan kelas dunia adalah penerapan Total Quality Management (TQM) secara efektif dengan pembentukan Small Group Activity (SGA)  atau disebut juga Quality Circle (QC). Karena keberhasilan ini, sejumlah industri negara maju dan sedang berkembang termasuk Indonesia, menerapkan TQM dengan membentuk SGA untuk  meningkatkan mutu, produktivitas dan daya saing menuju World Class Manufacturing/Services.

Konsep dalam PDCA (Plan-Do-Check_-Act) melihat bahwa proses yang terjadi dalam suatu aktivitas yang bermutu, misalkan aktivitas bisnis merupakan suatu lingkaran yang terdiri dari empat buah langkah. Training ini akan membahas mengenai penggunaan metode PDCA pada suatu proses aktivitas di perusahaan, disertai dengan studi kasus di lapangan.

Small Group Activity  (SGA) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam perusahaan dengan goal untuk melakukan peningkatan yang berkelanjutan bagi perusahaan tersebut. Gugus Kendali Mutu merupakan salah satu sarana efektif perusahaan untuk mengikutsertakan seluruh staffnya dalam suatu kegiatan yang bertujuan meningkatkan kinerja Perusahaan pada umumnya.

Dalam prakteknya perusahaan sering lebih memperhatikan manajemen operasional saja namun kurang memperhatikan sumber daya manusia yang berada di lapangan. Padahal, SDM lapangan inilah yang banyak mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan dan bahkan mereka pula yang sering menyelesaikannya.

SASARAN PROGRAM

Peserta memahami tentang berbagai hal untuk merencanakan, mengoperasikan dan mengevaluasi SGA agar  kinerja perusahaan meningkat. Peserta diharapkan mampu untuk memahami proses Quality Control di perusahaan. Peserta dapat memahami bagaimana pengaplikasian metode PDCA dalam aktivitas bisnis.

Tujuan Akhir dari Implementasi SGA bukan untuk sekedar menambah pengetahuan dan ketrampilan tetapi untuk diterapkan hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas, kapasitas yang meningkat lingkungan kerja yang lebih bersih dan aman sehingga laba  perusahaan meningkat. Pada akhirnya penerapan SGA saat ini menjadi suatu kebutuhan penting dalam dunia meningkatkan strategy bisnis.

Setelah mengikuti pelatihan SGA diharapkan peserta Mampu :

  1. Memahami konsep SGA secara efektif
  2. Memahami Struktur SGA program
  3. Memahami dan mampu melaksanaakan SGA Meeting
  4. Mampu menggunakan Alat  dan Teknik  Pemecahan Masalah (Problem Solving Tools and Techniques Used by SGA)
  5. Memahami Hambatan SGA  dan cara mengatasinya
  6. Memahami Ruang Lingkup Gugus Kendali Mutu (GKM)
  7. Mampu melaksanakan Konsep Total Quality Management (TQM) & PDCA
  8. Mampu memecahkan masalah dan Continual Improvement
  9. Memahami Teknik Pembuatan GKM
  10. Mampu melakukan evaluasi, Monitoring dan Dokumentasi implementasi SGA
  11. Memahami peran dan Tugas Fasilitator
  12. Mampu membuat Langkah pembuatan presentasi yang menarik dan mudah dipahami
  13. Mampu melakukan teknik presentasi GKM
  14. Memahami Konsep metode PDCA
  15. Memahami Siklus PDCA

STRATEGI PROGRAM

Pelatihan dan konsultasi ini akan dibawakan dengan metode :

  • 50 % landasan teori
  • 50 % study kasus

OUTLINE PROGRAM

HARI KE 1

Problem Solving  Competitiveness 

  1. Study kasus pada sebuah perusahaan market leader belum tentu profit leader
  2. There is no a best way, there is always a better way”
  3. Mengapa kita perlu melakukan SGA
  4. It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change
  5. Rahasia kesuksesan Jepang
  6. Karakter komunikasi Jepang
  7. Sistematika SGA

SGA Fundaamental

  1. Pembagian tugas pada proses kerja
  2. Operator – Leader- Spv- Manager siapa yang menilai hasil kerja mereka
  3.  Customer & suplier relationship
  4. Apa itu PSG
  5. Pemberdayaan dengan PSG
  6. Konsep PSG
  7. Tugas dan tanggung jawab team leader
  8. Peran Coach PSG

SGA for Midle management

  1. Productivity Challenge
  2. Peran dan tanggung jawab terhadap SGA
  3. Struktur organisasi promosi SGA
  4. Managing SGA
  5. The SGA Manager and his Role
  6. Manajer bertanggung jawab atas ‘hidup-matinya’ SGA di bagiannya
  7. Komite SGA
  8. Hal- hal yang tidak bisa di SGA kan
  9. How to supervise SGA Project
  10. Appreciation of Problem Solving Tools and Methodology used by SGA
  11. How to evaluate QCC Activities
  12. Appreciation of Current issues of SGA
  13. Prinsip dasar perbaikan

Analisa situasi  Identifikasi masalah dalam SGA

  1. Kelompok perbaikan yang terdiri dari  team yang bertemu secara berkala untuk membahas dan memecahkan masalah pekerjaan dengan tujuan meningkatkan KUALITAS.
  2. Sipoc Diagram ( Latihan)
  3. SGA Servive Excellence
  4. Menentukan Value definition dalam proses ( Latihan )
  5. Identifikasi masalah potensial
  6. Seleksi masalah data kualitatif
  7. Seleksi masalah dan kualtitatif 
  8.  Latihan

HARI KE 2

Analisa situasi menetapkan target & Project charter

  1. Masalah yang sudah terumuskan dengan baik dan jelas, berarti sudah terselesaikan separuhnya
  2. Latihan perumusan masalah
  3. Batasan masalah
  4. Penetapan target ( Latihan )
  5. Project charter ( Latihan )Rencana pelaksanaan SGA,  membuat schedule ( Latihan )

Identifikasi kemungkinan dan sumber penyebab

  1. Memecahkan masalah tidak terlalu sulit, triknya adalah membuat masalah tetap terpecahkan ”
  2. Analisa persoalan
  3. Hubungan sebab akibat
  4. Jebakan analisa penyebab
  5. Analisa proses kritis
  6. Analisa CTQ
  7. Identifikasi penyebab potensial
  8. Cause efect matrik
  9. Menggali akar penyebab masalah
  10. Latihan

Analisa keputusan , Mencari ide & Melaksanakan perbaikan

  1. Keputusan terbaik adalah keputusan strategis yang operasional
  2. Fahami fakta dengan jelas
    • Kita memiliki data laporan. Analisa gejala yang sering muncul, Analisa masalah yang sering terjadi, Analisa bagian yang sering rusak, Turun ke lapangan
  3. Prinsip 3 Gen
  4. Mencari  ide perbaikan DLAA, Datang Lihat, Amati, Aksi
  5. Jangan menyibukan diri dengan penemuan , Kita terjebak dengan antusiasme penemuan ide brilian. Kita mengira penemuan kita inovasi. tapi sulit di implementasikan
  6. Analisa ide Solusi ( ide + Pelaksanaa )
  7. Latihan

Analisa peningkatan dan Evaluasi hasil perbaikan  & Standarisasi

  1. Benefits of Control & Monitoring Phase
  2. Memeriksa hasil perbaikan
  3. Hasil perbaikan tangible & Intangible Benefide
  4. Contoh kesimpulan perhitungan benefide
  5. Latihan
  6. Dampak yang timbul jika proses kerja tanpa standar
  7. Data Perubahan/Perbaikan Standar Hasil Perbaikan
  8. Contoh standarisasi hasil perbaikan
  9. Latihan

HARI KE 3

Strategy penerapan SGA

  1. Improvement adalah proses
  2. Improvement bukanlah sebuah target, melainkan sebuah perjalanan (proses)
    • Dalam implementasi : “Tidak ada yang terbaik, namun selalu ada yang lebih baik”
  3. Mutu adalah subuah pertandingan tanpa garis finish
  4. Maslah adalah peluang kemajuan
  5. Strategy melalui improvement
  6. 10 Filsafat dasar perbaikan
  7. Kurang dari 10% strategi bisnis berhasil diimplementasikan secara efektif : hal ini bukan disebabkan karena bad strategy, tetapi terutama karena bad execution.”

Mengelola penerapan dan peningkatan SGA

  1. 5 Pengelolaan dan peningkatan SGA
  2. Steering commite
  3. SGA Plan organization
  4. KPI Deployment
  5. Pit Stop meeting
  6. Visual  performance managemnet
  7. Video Benchmark penerapan SGA
  8. Coaching SGA
  9. Review sasaran kinerja KPI
  10. Coaching team AWG
  11. Lembar kemajuan kinerja
  12. Control Continuous Improvement

Audit SGA Project

  1. Jika ingin membangun motivasi dan improvement,bangunlah SGA …”
  2. Peran management dalam SGA
  3. Basic mentality Juri SGA
  4. 3 pilar dalam perusahaan
  5. Rinsip penjurian
  6. Sikap juri dan paradigma
  7. Tujuan peniaian
  8. Faktor2 penilaian
  9. Sistematika penilaian
  10. Langkah – langkah penjurian
  11. Latihan

Teknik menggelar konfrensi dan presentasi SGA

  1. Stategy presentasi
  2. Strategy presentasi kepada management
  3. Persiapan presentasi
  4. Pemberian penghargaan
  5. Persiapan  konvensi
  6. Formasi konvensi
  7. Susunan acara konvensi
  8. Pemberian penghargaan
  9. Latihan

FACILITATOR

Surachman. ST.,MT

Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7 tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja.
Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement

Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative pada sebuah perusahaan multinasional,

Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.

Form Registrasi

* Required information.

Topik

Tanggal
Tipe
Nama*
Job Title
Perusahaan

Alamat Perusahaan

Email*
Telepon Mobile*
Telepon/Ext
Pilihan Gift Training *Tergantung ketersediaan stock TasVoucher MatahariVoucher CarrefourVoucher MAP
Fax
Pesan
Close Menu