{"id":773,"date":"2022-07-06T07:11:18","date_gmt":"2022-07-06T07:11:18","guid":{"rendered":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/?p=773"},"modified":"2022-07-12T15:34:36","modified_gmt":"2022-07-12T15:34:36","slug":"praktik-melakukan-tna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/pengembangan-sdm\/praktik-melakukan-tna\/","title":{"rendered":"Praktik melakukan TNA"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\">Salah satu tujuan manajemen yang utama dalam setiap organisasi bisnis adalah untuk meningkatkan keterampilan karyawan dalam mengoptimalkan kinerja dan memperkuat kemampuan karyawan. Untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar atau adanya perubahan fungsi organisasi yang memerlukan staf untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan baru agar dapat memenuhi perubahan dan perkembangan tersebut. Berikut ini cara dalam Praktik melakukan Training Needs Analysis (TNA)<\/p>\n<ul>\n<li>Penilaian TNA dilakukan oleh konsultan manajemen CTPD yang memberikan informasi tentang:<\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li>Dimana anda sekarang? Ingin menjadi apa? Pendidikan atau training apa yang ingin anda dapatkan?<\/li>\n<li>Siapa di dalam organisasi yang membutuhkan training?<\/li>\n<li>Apakah training jawabannya? Atau ada hal lain yang perlu diperbaiki?<\/li>\n<li>Ilmu atau keterampilan apa yang kurang?<\/li>\n<li>Apa yang seharusnya menjadi isi dari training?<\/li>\n<li>Apa hasil pembelajaran yang diharapkan?<\/li>\n<li>Apakah waktu, <em>financial <\/em>dan sumber daya manusia perlu dipertimbangkan?<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Langkah-langkah yang digunakan untuk melakukan TNA<\/strong><\/h3>\n<p>Langkah 1 : mengidentifikasi prioritas dan kepentingan<br \/>\nLangkah 2: melakukan analisis \u201cGAP\u201d<br \/>\nLangkah 3 : mengidentifikasi penyebab masalah kinerja dan\/atau peluang<br \/>\nLangkah 4 : mengidentifikasi kemungkinan solusi dan peluang untuk tumbuh<br \/>\nLangkah 5 : menghasilkan dan mengkomunikasikan rekomendasi untuk training dan pengembangan, pengembangan organisasi, pengembangan karir, dan\/atau intervensi lain kepada otoritas terkait.<\/p>\n<h3><strong>Teknik dalam melakukan TNA<\/strong><\/h3>\n<p>Teknik TNA yang akan digunakan oleh konsultan manajemen CTPD adalah kombinasi dari beberapa hal berikut, digunakan sebagaimana mestinya:<\/p>\n<ol>\n<li>\u00a0Observasi langsung<\/li>\n<li>\u00a0Kuesioner<\/li>\n<li>\u00a0Konsultasi dengan orang di posisi penting, dan\/atau dengan keahlian khusus<\/li>\n<li>\u00a0Tinjauan literatur yang relevan<\/li>\n<li>\u00a0Wawancara<\/li>\n<li>\u00a0Focus groups<\/li>\n<li>\u00a0Tes<\/li>\n<li>\u00a0Catatan dan laporan studi<\/li>\n<li>\u00a0Work samples customer complaints<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu tujuan manajemen yang utama dalam setiap organisasi bisnis adalah untuk meningkatkan keterampilan karyawan dalam mengoptimalkan kinerja dan memperkuat kemampuan karyawan. Untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar atau adanya perubahan fungsi organisasi yang memerlukan staf untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan baru agar dapat memenuhi perubahan dan perkembangan tersebut. Berikut ini cara dalam Praktik &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/pengembangan-sdm\/praktik-melakukan-tna\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Praktik melakukan TNA<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":831,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-773","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengembangan-sdm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/773","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=773"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/773\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":816,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/773\/revisions\/816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=773"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=773"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=773"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}