{"id":778,"date":"2022-07-06T07:53:42","date_gmt":"2022-07-06T07:53:42","guid":{"rendered":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/?p=778"},"modified":"2022-07-13T04:49:31","modified_gmt":"2022-07-13T04:49:31","slug":"cara-melakukan-tna-dalam-8-langkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/pengembangan-sdm\/cara-melakukan-tna-dalam-8-langkah\/","title":{"rendered":"Cara melakukan TNA dalam 8 langkah"},"content":{"rendered":"<p>Anda ingin membuat program training yang berdampak dan dapat memperkuat kinerja karyawan. Untuk melakukan itu, anda perlu melakukan TNA (Training Needs Analysis) berdasarkan data historis, pengalaman secara langsung, dan tujuan dimasa mendatang.<br \/>\nBegini caranya:<\/p>\n<p><strong>1<\/strong>. <strong>Tentukan tujuan anda melakukan TNA<\/strong><br \/>\nTujuan organisasi anda akan terus bertumbuh dan berubah, begitu pula peran dan tanggung jawab karyawan anda. Bandingkan program dan training anda saat ini dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang perusahaan anda, untuk memastikan semuanya dapat selaras.<\/p>\n<p>Selanjutnya, tentukan tujuan spesifik yang ingin anda capai melalui training karyawan ini, dengan mempertimbangkan:<\/p>\n<ul>\n<li>Hasil dan peningkatan yang anda harapkan.<\/li>\n<li>Bagaimana anda mengukur perkembangan, keberhasilan atau kegagalan.<\/li>\n<li>Anda membutuhkan lebih dari sekedar training untuk mencapai tujuan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Anda juga harus menetapkan tingkat keahlian yang diharapkan untuk dicapai oleh karyawan dalam training:<\/p>\n<ul>\n<li>Topik: mereka memperoleh pengetahuan dasar tentang suatu topik.<\/li>\n<li>Aplikasi (penerapan) : mereka belajar bagaimana menyelesaikan tugas tertentu<\/li>\n<li>Penguasaan: mereka belajar bagaimana menyelesaikan tugas (atau menjadi mahir tentang suatu topik) sampai pada tingkat dimana mereka dapat mengajarkannya kepada orang lain sesudahnya.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>2. Menjalankan Analisa keuangan dalam melakukan TNA<\/strong><br \/>\nBagian dari perencanaan anda harus mencakup penghitungan biaya dan laba atas investasi yang anda harapkan dari mulai pembuatan, pelaksanaan dan analisa program training.<br \/>\nBiaya umum, termasuk waktu training, pengembangan konten training (baik internal atau outsourcing), waktu evaluasi training, pengiriman konten, produktivitas dan biaya perjalanan serta administrasi, jika berlaku.<\/p>\n<p><strong>3. Seleksi kandidat dalam melakukan TNA<\/strong><br \/>\nSelanjutnya, tentukan karyawan atau departemen mana yang membutuhkan training. Survey karyawan dilakukan untuk mendapatkan insights tentang tingkat keterampilan dan keinginan training mereka, meminta umpan balik dari manajer dan pemimpin, mengumpulkan ulasan dari manajer, rekan kerja dan customers untuk menentukan kesenjangan dari keterampilan dan kurangnya ilmu pengetahuan.<br \/>\nTinjau temuan anda untuk mengidentifikasi karyawan atau departemen yang paling di untungkan dari peningkatan training saat ini.<\/p>\n<p><strong>4. Identifikasi keterampilan yang diperlukan dalam melakukan TNA<\/strong><br \/>\nSetelah anda memilih kandidat anda, tinjau peran mereka dan identifikasi keterampilan yang dibutuhkan karyawan untuk melakukan pekerjaan dengan berhasil.<br \/>\nJika anda sudah menganalisis pekerjaan di perusahaan anda, lalu lihat dokumentasi sebagaimana dan yang seharusnya dalam menguraikan secara rinci keterampilan, tugas, tanggung jawab dan kualifikasi yang diperlukan untuk peran tersebut.<\/p>\n<p><strong>5. Menilai tingkat keterampilan dalam melakukan TNA<\/strong><br \/>\nSelanjutnya, ukur tingkat pengetahuan dan keterampilan karyawan saat ini melalui penilaian, kuis dan pengujian.<br \/>\nBandingkan hasilnya dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Dengan informasi ini- bersama dengan survey, penilaian, dan ulasan anda. Anda akan melihat kesenjangan antara keterampilan dan pengetahuan yang dapat menghambat peran atau departemen tersebut. Kemudian, anda dapat mulai merencanakan program training.<\/p>\n<p><strong>6. Temukan experts di perusahaan anda yang mengetahui seluk beluk topik training\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>rekrut mereka sesuai kebutuhan, untuk merencanakan program training anda dalam 8 langkah ini. Mereka dapat memberikan informasi yang terbaru dan berguna, yang dapat anda gunakan untuk merancang program anda dan membuatnya jadi lebih bermanfaat bagi karyawan.<\/p>\n<p><strong>7. Rancang dan sampaikan training anda<\/strong><br \/>\nSekarang, saatnya untuk membangun program training yang menjembatani kesenjangan pada keterampilan karyawan dan memperkuat kinerja mereka. Pendekatan training anda harus di sesuaikan dengan gaya belajar pilihan karyawan anda, tujuan mereka, tujuan bisnis, dan metode training yang anda tetapkan.<br \/>\nTraining anda dapat mencakup pembinaan atau pendampingan, pembelajaran online dengan komponen pengalaman, modul pembelajaran mikro dan games. Pembelajaran ditempat kerja, buku dan bahan bacaan atau konferensi.<\/p>\n<p><strong>8. Kelompokan kembali, tinjau dan perbaiki dalam melakukan TNA<\/strong><br \/>\nSeiring berkembangnya tujuan tim dan bisnis anda, training anda juga harus demikian. Setelah anda menyelesaikan training dan karyawan menyelesaikan program training mereka, tinjau hasilnya dan perbaiki pendekatan anda sesuai kebutuhan:<\/p>\n<ul>\n<li>Bagaimana TNA menginformasikan pengembangan program training anda?<\/li>\n<li>Bagaimana training meningkatkan kinerja karyawan?<\/li>\n<li>Bagaimana pengalaman pembelajar, dan bagaimana hal itu dapat ditingkatkan?<\/li>\n<li>Bagaimana training mendorong perusahaan untuk mencapai tujuan mereka?<\/li>\n<li>Berapa laba atas investasi, dan bagaimana cara meningkatkannya?<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda ingin membuat program training yang berdampak dan dapat memperkuat kinerja karyawan. Untuk melakukan itu, anda perlu melakukan TNA (Training Needs Analysis) berdasarkan data historis, pengalaman secara langsung, dan tujuan dimasa mendatang. Begini caranya: 1. Tentukan tujuan anda melakukan TNA Tujuan organisasi anda akan terus bertumbuh dan berubah, begitu pula peran dan tanggung jawab karyawan &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/pengembangan-sdm\/cara-melakukan-tna-dalam-8-langkah\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Cara melakukan TNA dalam 8 langkah<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-778","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengembangan-sdm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=778"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/778\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":848,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/778\/revisions\/848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}