{"id":945,"date":"2022-08-08T04:37:25","date_gmt":"2022-08-08T04:37:25","guid":{"rendered":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/?p=945"},"modified":"2022-08-08T04:37:25","modified_gmt":"2022-08-08T04:37:25","slug":"balanced-scorecard-mencapai-skor-kpi-yang-tepat-untuk-bisnis-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/pengembangan-sdm\/balanced-scorecard-mencapai-skor-kpi-yang-tepat-untuk-bisnis-anda\/","title":{"rendered":"Balanced Scorecard: Mencapai skor KPI yang tepat untuk bisnis anda"},"content":{"rendered":"<p>Bagaimana anda mengukur keberhasilan anda? Selanjutnya, bagaimana anda tahu jika bisnis sedang tren dari atas atau ke bawah? Bagaimana anda mengukur pertumbuhan? Jawabannya sederhana; mengukur skor KPI anda.<\/p>\n<p>Kartu skor berimbang dengan indikator kinerja utama dapat membantu anda \u201cmenjaga skor\u201d dari proses anda, terutama di departemen logistik anda. KPI ini menjadi cara yang jelas untuk menyelaraskan bisnis dengan visi kesuksesan bersama. Kartu skor membantu merencanakan masa depan secara strategis sambil mengelola dan menekankan hasil.<\/p>\n<p>Mari kita membahas secara spesifik KPI dan balanced scorecard dan bagaimana anda dapat memanfaatkannya untuk membawa bisnis anda ke tingkat berikutnya.<\/p>\n<h2>Apa itu KPI?<\/h2>\n<p>Indikator kinerja utama (KPI) adalah metrik khusus yang digunakan untuk menentukan efisiensi departemen, divisi atau bisnis secara keseluruhan. Mereka pada dasarnya adalah ukuran untuk menuju beberapa tujuan atau standar kinerja.<\/p>\n<p>Misalnya, departemen pemasaran ingin menciptakan hubungan yang lebih baik dengan klien mereka saat ini. Mereka mungkin melihat indikator kinerja utama dari nilai umur pelanggan, biaya akuisisi pelanggan, tingkat churn pelanggan, kepuasan pelanggan dan skor promotor. Ini semua secara langsung terkait dengan kemampuan mereka untuk terlibat dengan klien mereka saat ini.<\/p>\n<h2>Apa itu Balanced Scorecard?<\/h2>\n<p>Balanced Scorecard adalah dasbor yang melacak KPI. Mereka biasanya visual dengan grafik dan bagan sehingga mudah untuk melacak kemajuan yang sedang berlangsung dengan cepat dan efektif.<br \/>\nKartu skor dapat memiliki arti yang berbeda untuk bagian bisnis yang berbeda.<\/p>\n<p>Seorang CEO mungkin menjalankan kartu skor seimbang yang melacak keseluruhan strategi bisnis dengan metrik seperti keuntungan, nilai seumur hidup pelanggan, atau kepuasan karyawan. Manajer operasi mungkin memiliki kartu skor seimbang dengan KPI logistik pengiriman secara penuh, pembatalan pesanan dan harga pokok penjualan untuk proses produksi tertentu.<\/p>\n<p>Kartu skor seimbang memberi tahu anda kemana anda akan pergi versus dimana anda berada dan bagaimana anda akan sampai disana. Mereka dapat seluas atau se-spesifik tujuan bisnis.<\/p>\n<h2>Bagaimana anda membuat Balanced Scorecard?<\/h2>\n<p><strong>Tetapkan tujuan yang strategis<\/strong><br \/>\nUntuk mengukur kemajuan, anda perlu memahami seperti apa \u201ckemajuan\u201d yang dapat berhasil. Pertimbangkan tujuan secara spesifik bahwa anda akan meningkatkan ke tingkat berikutnya. Sasaran-sasaran ini dapat difokuskan secara internal dan di dorong oleh pelanggan secara eksternal.<\/p>\n<p>Misalnya, departemen produksi perusahaan anda mungkin ingin menciptakan peningkatan margin 5% pada kuartal keempat. Ini adalah tujuan spesifik dan terikat waktu yang memungkinkan divisi produk mengambil langkah secara maju yang dapat ditindaklanjuti.<\/p>\n<p>Saat membangun strategi, pastikan untuk meninjau pentingnya KPI dengan tim anda. Dapatkan semua orang bergabung dengan visi yang sama untuk departemen. Ciptakan proses komunikasi yang efektif mengenai tujuan dan strategi anda.<\/p>\n<p><strong>Tentukan tolok ukur KPI yang relevan dengan tujuan tersebut<\/strong><\/p>\n<p>Sekarang setelah ada sasaran, anda harus menentukan metrik mana yang akan membantu mengarahkan anda ke sasaran tersebut. Mereka bukan hanya metrik, tetapi juga pengukuran yang bergerak mendorong bisnis anda maju.<\/p>\n<p>Dalam contoh diatas, departemen produksi mungkin melihat harga pokok penjualan, pendapatan, margin kotor, margin bersih, jumlah produk, produk, overhead, gaji, kualitas control dan banyak lagi.<\/p>\n<p><strong>Contoh KPI operasional meliputi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Pengiriman penuh (DIF)<\/li>\n<li>Pembatalan pesanan<\/li>\n<li>Pengiriman tepat waktu (DOT)<\/li>\n<li>Perputaran stok inventaris<\/li>\n<li>Pengiriman penuh tepat waktu (DIFOT)<\/li>\n<li>COGS<\/li>\n<li>Persentase cacat produk<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Pilih kumpulan data KPI yang paling penting<\/strong><\/p>\n<p>Anda ingin fokus hanya pada indikator kinerja utama, bukan setiap indikator kinerja. Meskipun bisnis anda secara umum, kemungkinan akan memantau beragam KPI, masing-masing departemen harus memiliki papan skor seimbang sendiri dengan tujuan dan metrik tertentu. Satu departemen bahkan mungkin memiliki beberapa papan skor, masing-masing dengan tujuan dan rangkaian KPI yang berbeda.<\/p>\n<p>Setiap KPI harus secara langsung terkait dengan tujuan spesifik dari Balanced Scorecard. Misalnya, departemen produksi mungkin tidak perlu melihat kontrol kualitas KPI\u00a0 yang sangat ingin meningkatkan margin. Meskipun kontrol kualitas merupakan bagian penting dari produksi, mungkin tidak relevan pada balanced scorecard untuk peningkatan margin 5%.<\/p>\n<p><strong>Berikan konteks untuk pertunjukan<\/strong><\/p>\n<p>Anda juga ingin memberikan konteks seputar KPI. Misalnya, departemen produksi melacak HPP (harga pokok penjualan).<\/p>\n<h2>Apa yang dimaksud dengan biaya ini?<\/h2>\n<p>Anda mungkin ingin menyertakan perincian semua biaya yang berbeda dalam metrik ini untuk lebih memahami darimana pengukuran itu berasal. Konteks ini sangat penting untuk lebih memahami Tindakan apa yang diperlukan untuk meningkatkan metrik ke depan.<\/p>\n<h2>Buat dasbor menarik<\/h2>\n<p>Anda memiliki KPI yang paling penting, jadi anda ingin mengaturnya di dasbor anda. Dasbor memastikan KPI anda selalu di ingat, sehingga tim mendorong proses menuju hasil yang sama.<br \/>\nAnda ingin dasbor sederhana dan mudah ditafsirkan, sehingga tim anda dapat dengan cepat memeriksa kemajuan dan melanjutkan pekerjaan mereka. Visual biasanya bekerja paling baik, seperti bagan dan grafik yang konsisten.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana anda mengukur keberhasilan anda? Selanjutnya, bagaimana anda tahu jika bisnis sedang tren dari atas atau ke bawah? Bagaimana anda mengukur pertumbuhan? Jawabannya sederhana; mengukur skor KPI anda. Kartu skor berimbang dengan indikator kinerja utama dapat membantu anda \u201cmenjaga skor\u201d dari proses anda, terutama di departemen logistik anda. KPI ini menjadi cara yang jelas untuk &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/pengembangan-sdm\/balanced-scorecard-mencapai-skor-kpi-yang-tepat-untuk-bisnis-anda\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Balanced Scorecard: Mencapai skor KPI yang tepat untuk bisnis anda<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-945","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pengembangan-sdm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=945"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/945\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":946,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/945\/revisions\/946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/valueconsulttraining.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}