18 Jenis Interview Yang Sering Dipakai Oleh Perusahaan Untuk Menilai Kandidat Saat Membuka Lowongan Kerja

Ada berbagai metode dan teknik wawancara yang dapat digunakan organisasi untuk menilai kandidat untuk lowongan pekerjaan. Metode-metode ini memiliki tujuan yang berbeda dan memberikan wawasan tentang kualifikasi, keterampilan, kepribadian, dan kecocokan budaya kandidat.

Beberapa metode dan teknik wawancara yang umum meliputi:

1. Wawancara Tatap Muka Tradisional

Ini adalah bentuk wawancara kerja yang paling umum, di mana kandidat bertemu dengan satu atau lebih pewawancara secara langsung untuk mendiskusikan kualifikasi, pengalaman, dan kecocokan mereka untuk peran tersebut.

2. Wawancara Telepon

Wawancara telepon biasanya digunakan sebagai metode penyaringan awal untuk menilai kualifikasi dasar dan kemampuan komunikasi kandidat sebelum mengundang mereka untuk wawancara tatap muka.

3. Wawancara Video

Wawancara video, yang sering dilakukan melalui platform seperti Zoom atau Skype, digunakan untuk menilai kandidat dari jarak jauh. Wawancara ini bisa dilakukan secara langsung (sinkron) atau direkam sebelumnya (asinkron).

4. Wawancara Panel

Dalam wawancara panel, beberapa pewawancara dari departemen atau tim yang berbeda dalam organisasi mewawancarai kandidat secara bersamaan. Hal ini memungkinkan perspektif yang lebih luas tentang kecocokan kandidat untuk perusahaan.

5. Wawancara Kelompok

Dalam wawancara kelompok, beberapa kandidat diwawancarai secara bersamaan. Metode ini sering digunakan untuk menilai bagaimana kandidat berinteraksi dengan orang lain, seperti dalam peran berbasis tim.

6. Wawancara Perilaku

Wawancara perilaku berfokus pada perilaku dan pengalaman kandidat di masa lalu untuk memprediksi bagaimana kinerja mereka di masa depan. Kandidat diminta untuk memberikan contoh spesifik dari tindakan mereka di masa lalu.

7. Wawancara Berbasis Kompetensi

Mirip dengan wawancara perilaku, wawancara berbasis kompetensi mengevaluasi keterampilan dan kompetensi spesifik kandidat yang terkait dengan pekerjaan, dengan pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menilai hal ini.

8. Wawancara Teknis

Wawancara teknis biasanya digunakan untuk posisi-posisi di bidang-bidang seperti pengembangan perangkat lunak dan teknik. Kandidat diuji mengenai pengetahuan teknis dan kemampuan memecahkan masalah.

9. Wawancara Kasus

Wawancara kasus sering digunakan dalam peran konsultasi dan peran yang berhubungan dengan bisnis. Kandidat dihadapkan pada masalah bisnis yang nyata atau hipotesis dan diminta untuk memberikan solusi.

10. Pusat Penilaian

Pusat penilaian adalah metode evaluasi komprehensif yang sering kali berlangsung selama satu hari penuh. Kandidat berpartisipasi dalam berbagai latihan, simulasi, dan tugas yang dirancang untuk menilai berbagai keterampilan dan kemampuan.

11. Wawancara Terstruktur

Wawancara terstruktur menggunakan serangkaian pertanyaan dan kriteria evaluasi yang telah ditentukan sebelumnya, untuk memastikan bahwa semua kandidat dinilai secara konsisten.

12. Wawancara Tidak Terstruktur

Wawancara tidak terstruktur lebih bersifat percakapan dan memungkinkan diskusi terbuka. Wawancara ini dapat menghasilkan pertukaran yang lebih jujur dan personal.

13. Wawancara Stres

Wawancara stres sengaja menciptakan lingkungan yang menantang dan bertekanan tinggi untuk menilai bagaimana kandidat menangani stres dan tekanan.

14. Wawancara Berurutan

Wawancara berurutan melibatkan pertemuan kandidat dengan beberapa pewawancara atau panel satu demi satu, sering kali pada hari yang sama.

15. Wawancara Konferensi Skype/Video

Wawancara ini mirip dengan wawancara tradisional namun dilakukan melalui alat konferensi video. Wawancara ini sering digunakan untuk kandidat yang berada di luar negeri atau jarak jauh.

16. Wawancara Makan Siang/Makan Malam

Wawancara ini dilakukan dalam suasana yang lebih santai, seperti di restoran, untuk menilai kemampuan interpersonal dan perilaku kandidat dalam konteks sosial.

17. Tes Penilaian

Selain wawancara, pemberi kerja dapat menggunakan tes penilaian, seperti tes psikometri, penilaian kepribadian, atau tes keterampilan, untuk mengevaluasi kandidat.

18. Wawancara Lanjutan atau Wawancara Kedua

Setelah wawancara awal, beberapa kandidat diundang untuk wawancara lanjutan atau wawancara kedua untuk bertemu dengan pewawancara yang berbeda atau menggali lebih dalam aspek-aspek spesifik dari kualifikasi mereka.

Pilihan metode wawancara tergantung pada tujuan organisasi, persyaratan pekerjaan, dan kedalaman penilaian yang diinginkan. Banyak organisasi menggunakan kombinasi dari metode-metode ini untuk mengevaluasi kandidat secara menyeluruh sebelum membuat keputusan perekrutan.

Value Consult

Value Consult

× Ada yang bisa dibantu? Available from 06:00 to 23:00 Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday