Langkah-Langkah Yang Perlu Diperhatikan Pada Proses Onboarding Di Di Human Resources Management

Proses orientasi HRM (Manajemen Sumber Daya Manusia) adalah fase penting dalam mengintegrasikan karyawan baru ke dalam sebuah organisasi. Proses ini melibatkan serangkaian langkah yang dirancang untuk menyambut, mengintegrasikan, dan membiasakan karyawan baru dengan peran mereka, budaya perusahaan, kebijakan, dan lingkungan kerja secara keseluruhan. Proses orientasi yang terstruktur dengan baik tidak hanya memastikan transisi yang lancar bagi karyawan baru, namun juga berkontribusi pada keterlibatan, produktivitas, dan retensi mereka. Berikut adalah langkah-langkah utama yang terlibat dalam proses orientasi:

1. Pra-orientasi:

  • Penerimaan Penawaran: Mengonfirmasi penerimaan kandidat atas tawaran pekerjaan dan menetapkan tanggal mulai kerja.
  • Mempersiapkan Dokumentasi: Mengirimkan dokumen yang diperlukan (kontrak, formulir, informasi tunjangan) untuk diselesaikan sebelum tanggal mulai bekerja.

2. Sambutan dan Perkenalan:

  • Orientasi Hari Pertama: Menyambut karyawan baru di hari pertama mereka, memperkenalkan mereka kepada tim, memberikan tur kantor, dan menjelaskan prosedur dasar.
  • Pengenalan Kebijakan: Menjelaskan kebijakan perusahaan, termasuk kebijakan SDM, TI, keamanan, dan aturan departemen tertentu.

3. Pelatihan dan Pengembangan:

  • Pelatihan Kerja: Memberikan pelatihan khusus terkait pekerjaan untuk memastikan karyawan diperlengkapi untuk menjalankan perannya secara efektif.
  • Pengembangan Keterampilan: Menawarkan kesempatan untuk pengembangan keterampilan, baik melalui lokakarya, seminar, atau kursus online.

4. Dukungan dan Bimbingan:

  • Menugaskan seorang Mentor atau Teman: Memasangkan karyawan baru dengan mentor atau teman yang dapat membimbing dan mendukung mereka.
  • Pemeriksaan rutin: Melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan karyawan baru dapat menyesuaikan diri dan mengatasi masalah atau pertanyaan apa pun.

5. Integrasi dan Budaya:

  • Melebur ke dalam Budaya Perusahaan: Mendorong partisipasi dalam kegiatan tim, rapat, dan acara untuk memahami budaya perusahaan.
  • Komunikasi Nilai-nilai: Memperkuat misi, visi, dan nilai-nilai perusahaan untuk menanamkan rasa memiliki.

6. Umpan Balik dan Evaluasi:

  • Sesi Umpan Balik: Melakukan tinjauan berkala untuk memahami kemajuan karyawan baru dan mengatasi masalah atau kekhawatiran.
  • Evaluasi Kinerja: Menetapkan ekspektasi dan tujuan yang jelas, dan meninjau kinerja setelah periode tertentu.

7. Dukungan Berkelanjutan:

  • Pembelajaran Berkelanjutan: Menawarkan kesempatan belajar yang berkelanjutan dan program pengembangan profesional.
  • Integrasi Jangka Panjang: Memastikan karyawan baru merasa terintegrasi dan didukung setelah fase orientasi awal.

Proses orientasi yang sukses bukan hanya acara satu hari, melainkan serangkaian kegiatan yang berkelanjutan yang dapat berlangsung selama beberapa bulan. Hal ini memainkan peran penting dalam membentuk persepsi karyawan terhadap perusahaan, menumbuhkan keterlibatan, dan berkontribusi terhadap kesuksesan jangka panjang mereka dalam organisasi.

Value Consult

Value Consult

× Ada yang bisa dibantu? Available from 06:00 to 23:00 Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday