Pajak Penghasilan dan SPT WP-Badan

Print Outline

Deskripsi

Sebagai warga negera yang baik, harus ada dukungan untuk mendukung bangsa ini dengan cara membayar pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada dasarnya pajak merupakan iuran rakyat bagi negara yang menerapkannya dapat dipaksakan. Undang-Undang Perpajakan dan peraturan turunannya adalah instrumen pemerintah untuk membebaskan rakyat Indonesia membayar pajak.

Peraturan perpajakan yang dikeluarkan oleh pemerintah merupakan pedoman bagi wajib pajak dalam menunaikan kewajiban perpajakannya dan sekaligus sebagai dasar bagi pemerintah ( fiskus ) untuk memfasilitasi perundingan para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Wajib pajak yang mengubah peraturan perpajakan akan dikenakan sanksi persyaratan yang diatur dalam Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Perusahaan dalam hukum pajak Indonesia dikenal dengan istilah Wajib Pajak Badan atau disingkat dengan WP-Badan. Sumber utama menerima pajak saat ini sebagian besar diterima dari WP-Badan. WP-Badan yang terkait dengan penerimaan negara, pemerintah melakukan reformasi birokrasi dan pemberian remunerasi dengan standar yang tinggi terhadap pemerintah pajak yang meminta WP-Badan, sehingga melaksanakan kolusi terhadap wajib pajak dan aparat pajak yang selama ini sering digunakan secara bertahap bisa dihilangkan.

Untuk mengimbangi perubahan paradigma dan profesionalisme aparat pajak, fungsi / staf pajak di perusahaan-perusahaan mau tidak mau harus meningkatkan pengetahuan perpajakannya secara berkelanjutan. Berbekal pengetahuan dan regualsi yang terkini , fungsi / staf pajak perusahaan akan dapat mengatur perpajakan perusahaan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Dengan demikian, perusahaan otomatis akan terhindar dari potensi denda yang kapan saja siap untuk menggerus kas perusahaan. Selanjutnya dan yang lebih penting untuk dilaksanakan adalah membuat perencanaan pajak yang lebih lengkap dan mengoptimalkan penggunaan celah dan strategi-strategi perpajakan, sehingga beban pajak perusahaan tidak dibayar lebih.

Tujuan Pelatihan

Setelah menerima Pelatihan Pajak Penghasilan dan SPT WP-Badan ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk:

  1. Peserta dapat mempertimbangkan peraturan perpajakan dan perubahannya terkait dengan Pengelolaan Pajak Penghasilan WP-Badan.
  2. Peserta dapat mempelajari subjek dan objek pajak belajar WP-Badan.
  3. Peserta dapat mengetahui pengundian yang membahas tentang biaya 3 M (mendapatkan, menagih dan mendapatkan) Penghasilan.
  4. Dapat diakses untuk mengetahui biaya yang harus dikeluarkan.
  5. Peserta membayar akuntansi untuk masalah penyusutan tetap, amortisasi tidak berwujud dan persedian.
  6. Peserta dapat menyusun laporan keuangan atas laporan keuangan yang akan dibuat sebagai dasar untuk penghitungan pembayaran pajak.
  7. Peserta dapat menghitung pajak terutang dan pajak Penghasilan Pasal 25 tahun berikutnya.
  8. Peserta dapat menyusun SPT WP-Badan.
  9. Peserta dapat menyusun perencanaan pajak sebagai langkah antisipatif untuk menyelesaikan perencanaan perpajakan.
  10. Peserta dapat melakukan evalusi sendiri atas perusahaan pelaksana ( diagnosis diri ).

Target Peserta

Pelatihan Pajak Penghasilan dan SPT WP-Badan ini bertujuan untuk para:

Staf, Supervisor dan Manajer Pajak dan Manajemen Puncak.

Metode Pelatihan

Pelatihan Pajak Penghasilan dan SPT WP-Badan dilaksanakan dengan metode:

  1. Ceramah untuk membahas konsep dan peraturan perpajakan.
  2. Diskusi untuk mengelola praktik dan konsep pengelolaan pajak di perusahaan peserta pelatihan.
  3. Studi kasus untuk mengaplikasikan peraturan dan penghitungan pajak.

Outline Materi

Pelatihan materi yang akan membahas topik Penghasilan Pajak dan SPT WP-Badan adalah:

  1. Dasar Hukum dan Pengertian
  2. Subjek Pajak WP-Badan
  3. Biaya Penghasilan, Menagih dan Memelihara (3M) Penghasilan
  4. Biaya Yang Tidak Diperkirakan Mengurangi Penghasilan
  5. Akuntansi Penyusutan
  6. Amortisasi Akuntansi
  7. Akuntansi Persediaan
  8. Koreksi Fiskal atas Laporan Keuangan Komersil
  9. Penghasilan Kena Pajak
  10. Tarif Pajak
  11. Aspek Lain Yang Mempengaruhi Kewajiban Perpajakan:
    • Peraturan Khusus Kepada Perusahaan Terbuka (Tbk)
    • Aturan Khusus Kepada Perusahaan TETAPI
    • Hubungan Istimewa dan Penghidaran Pajak
    • Revaluasi Aktiva Tetap
    • Penjualan, Pertukaran dan Pengalihan Harta
    • Sewa Guna Usaha
  1. SPT 1771 Pajak Penghasilan WP-Badan

Fasilitator

Subur Harahap, SE, Ak, Dipl.FP, MM, CFP

Subur Harahap saat ini disetujui sebagai Manajer Keuangan & Akuntansi perusahaan meluncurkan charter nasional, Managing Partner SUHA Planner Konsultan Perencanaan & Manajemen Keuangan dan Ketua Koperasi Simpan Pinjam Karyawan Helikopter Derazona. Subur Harahap memiliki Lisensi Wakil Manajer Investasi Dari Bapepam-LK Departemen Keuangan Republik Indonesia, daftar akuntan gatra (Ak) Dan penunjukan Bersertifikat Financial Planner (CFP) Yang dikeluarkan Oleh Lembaga sertifikasi Internasional Perencanaan Keuangan Dewan Standar Indonesia Yang merupakan Cabang Dari Badan Perencanaan Standar Keuangan – Amerika Serikat. Subur Harahap mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) dan Magister Manajemen dari Institut Bisnis dan Informatika Indonesia – Jakarta.



Next Schedule

  • 11 Sep 2019 - 11 Sep 2019
  • 14 Nov 2019 - 14 Nov 2019


Topik ini kami jadwalkan di Four/Five Star Hotel. 
Informasi lebih lanjut klik di sini 

Topik ini kami jadwalkan juga di kota-kota lain. 
Informasi lebih lanjut klik link kota: BALI - YOGYAKARTA - BATAM - BANDUNG

 

Close Menu
×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to cs@valueconsulttraining.com

× Support Chat