How to Identify Training Need (TNA)

Pilihan Jadwal Training:

Jakarta, 07-08 Mar 2016
Jakarta, 12-13 Apr 2016
Jakarta, 10-11 May 2016

Fee:
Rp 3.850.000 - Group
Rp 4.050.000 - Early Bird
Rp 4.550.000 - On The Spot
Rp 4.925.000 - Full Fare
Tentative tempat training di Jakarta : The Parklane Hotel / Park Hotel Jakarta / Arion Swiss Belhotel

  • Masih kurangnya kesadaran bahwa proses training yang efektif bermula dari langkah profesional dalam memilih program yang tepat untuk orang yang tepat
  • Masih telihat gejala bahwa training diberikan tidak berdasarkan kebutuhan nyata dari seseorang atau sekelompok orang, sehingga training tersebut tidak memberi dampak terhadap  perubahan cara kerja karyawan, karena  pengetahuan & keterampilan yang diperoleh tidak relevan dengan peran, tugas, serta aktivitas karyawan sehari-hari
  • Training dianggap sebagai obat mujarab untuk semua penyakit sehingga selalu dijadikan pilihan untuk mengatasi kinerja perusahaan yang menurun, padahal kinerja yang menurun tersebut belum tentu disebabkan oleh faktor Manusia, tapi bisa saja karena faktor System Kerja dan Sarana Kerja yang tidak memenuhi standar 

Tujuan Pelatihan

Setelah selesai mengikuti  program ini  para  peserta akan memiliki :

  • Pemahaman tentang peran TNA sebagai tahap awal dalam menentukan keberhasilan Training
  • Kesadaran bahwa training yang efektif berawal dari bagaimana memilih Program yang tepat untuk Orang yang tepat
  • Pengetahuan dan keterampilan tentang tehnik dan metode dalam melakukan Proses Identifikasi dan Analisa kebutuhan training (Training Needs Assessment) tahap demi tahap

Outline Materi

How to Identify Training Need (TNA)

  1. Pengertian dan hakekat dari Training Needs Assessment (TNA
  2. Peran TNA dalam memperoleh Program Training yang efektif
  3. Latar belakang mengapa TNA diperlukan
  4. Knowledge, Skill, dan Attitude (KSA) sebagai target evaluasi dlm TNA
  5. Antara Analisa Masalah dengan Analisa Kebutuhan Training
  6. TNA dan “Performance Gap”
  7. Metode pengumpulan data dalam proses TNA
  8. Sumber data & informasi dalam proses TNA
  9. Siapa yang berkompeten melakukan TNA, dan Mengapa
  10. Hubungan peran antara Training Mgr  dan Line Mgr dalam proses TNA
  11. Mengenal tiga basis sebagai patokan dalam melakukan TNA
  12. TNA yang berbasiskan Kompetensi
  13. Proses menerjemahkan Job Discription ke Activities dan Competency
  14. Proses menetapkan Program yang tepat untuk Jabatan yang tepat
  15. Menjabarkan Program utk Kebutuhan Jabatan ke Kebutuhan Perorangan
  16. Memperoleh tingkat kemampuan perorangan dg  Survey & Proficiency Test
  17. Bagaimana merancang qoistionnaire dan bahan untuk Proficiency Test
  18. Proses TNA yang berbasiskan Program
  19. Menetapkan Sasaran dan Garis Besar Program yang ditawarkan
  20. Bagaimana menjabarkan Job Desc. ke dalam Daftar Aktivitas
  21. Proses menetapkan  orang yang tepat dalam mengikuti Program
  22. Proses TNA yang berbasiskan Kinerja
  23. Memahami System & Mekanisme Evaluasi, serta Key Indicator dan Standard
  24. Proses step by step dalam menentukan Program yang tepat untuk Orang yang tepat

Peserta

Siapa saja baik langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan fungsi Learning & Development, baik sebagai Manager / Supervisor, termasuk  personel yang menangani kegiatan Training, seperti Training Manager / Training Coordinator / Training Officer

Metode Pelatihan

How to Identify Training Need (TNA)

Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do)yaitu

  • Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing).
  • Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan
  • Selanjutnya meminta setiap peserta baik secara perorangan maupun grup melakukan Latihan dan Mempraktekkan keterampilan yang telah diajarkan, yang antara lain :
  • Membuat Daftar aktivitas yang diterjemahkan ke Daftar Kompetensi
  • Membuat Daftar Program Training yang diperlukan berdasarkan Kompetensi dari jabatan tertentu  (Training Matrix)
  • Latihan membuat system evaluasi untuk memperoleh Orang Yang Tepat untuk dikirim mengikuti Program tertentu
  • Membuat system dan mekanisme evaluasi untuk memnentukan Program yang tepat untuk orang yang tepat (Performance-Based Training)

Durasi Pelatihan

  • Jangka Waktu Program  adalah 2 (dua) hari @ 7 jam (efektif) per hari, atau berjumlah 14 jam  (efektif)).
  • Agenda harian dimulai Jam 08.30 pagi dan berakhir jam 17.00, dengan 1 jam makan siang dan 2 kali Coffee Break @ 15 menit.
  • Lebih dari 50% waktu digunakan untuk Latihan dan Praktek peserta
  • Sebagian besar waktu digunakan untuk Praktek Peserta, baik praktek merancang System Pelayanan maupun Role Play melakukan interaksi dengan Pelanggan seperti Handling Customer Complaint

Jadwal Pelatihan

How to Identify Training Need (TNA)

DAY 1

08.30 – 10.00

  • Pengertian dan hakekat dari Training Needs Assessment (TNA)
  • Peran TNA dalam memperoleh Program Training Yang Efektif
  • Latar belakang mengapa TNA diperlukan
  • Knowledge, Skills, dan Attitude (KSA)  sebagai target evaluasi dlm  TNA
  • Antara Analisa Masalah dengan Analisa Kebutuhan Training

10.15 – 12.00

  • TNA dan “Performance Gap”
  • Beberapa metode pengumpulan data dalam proses TNA
  • Sumber data & informasi dalam proses TNA
  • Siapa yang berkompeten melakukan TNA ?, Mengapa?
  • Hubungan peran antara Training Mgr. & Line Mgr  dalam TNA

13.00 – 15.00

  • Mengenal tiga basis sebagai patokan dalam melakukan TNA
  • TNA yang berbasiskan Kompetensi
  • Proses menerjemahkan JobDesc ke Activities dan Competency
  • Latihan : membuat Daftar Competency berdasarkan JobDesc.
  • Presentasi : setiap kelompok mempresentasikan hasil latihan

15.15 – 17.00

  • Proses menetapkan Program yg tepat untuk jabatan yg tepat
  • Latihan : Membuat Daftar Program Training yang  dibutuhkan oleh setiap Posisi, berdasarkan kompetensi yang harus dimiliki
  • Presentasi : Setiap kelompok mempresentasikan hasil latihan      

DAY 2

08.30 – 10.00

  • Menjabarkan Program utk Kebutuhan Jabatan ke Kebutuhan Perorangan
  • Memperoleh tingkat kemampuan perorangan dg Survey & Proficiency Test
  • Bagaimana merancang Qoistionnaire dan bahan Proficiecy Test
  • Latihan : Menjabarkan Program dari Keb. Jabatan ke Perorangan,
  • Presentasi : Setiap kelompok mempresentasikan hasil latihan

10.15 – 12.00

  • Proses TNA yang berbasiskan Program
  • Menetapkan Sasaran dan Garis Besar Program yang ditawarkan
  • Bagaimana menjabarkan Garis Besar Program ke Daftar  Keterampilan
  • Latihan : Menetapkan Program yg ditawarkan ke  dalam Daftar
  • Pengetahuan & Keterampilan yg akan diajarkan
  • Presentasi : Setiap kelompok mempresentasikan hasil latihan

13.00 – 15.00

  • Bagaimana menjabarkan Job Descriptions ke dalam Daftar Aktivitas
  • Daftar Aktivitas vs. Daftar Pengetahuan & Keterampilan yg akan dipelajari
  • Proses menetapkan orang yg tepat untuk mengikuti Program
  • Latihan : Membuat Daftar Aktivitas, kemudian cocokkan dengan Daftar
  • Pengetahuan &  Keterampilan, utk menetapkan peserta
  • Presentasi : Setiap kelompok mempresentasikan hasil latihan

15.15 – 17.00

  • Proses TNA yang berbasiskan Kinerja
  • Memahami System & Mekanisme evaluasi thdp proses kerja
  • Key Indicator, Standard, dan Formulir Evaluasi sebagai dasar TNA
  • Proses menetapkan Program yg tepat untuk Orang yang tepat
  • Latihan: Membuat System  Evaluasi

Persyaratan Peserta

Semua peserta DIWAJIBKAN membawa Laptop/Notebook

Facilitator

Semba Biawan

Semba Biawan yang terakhir bekerja dan mengakhiri masa tugasnya di Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Amatil Indonesia Kantor Pusat Jakarta,  – di mana ia bekerja selama hampir 10 tahun sebagai National Learning &Development Manager, memiliki pengalaman kerja lebih dari 35 tahun pada posisi manajerial di bidang Human Resources & Training di perusahaan Nasional dan Multinasional.

Ia memulai karir manajerialnya di thn 1976 sebagai Human Resources Manager di sebuah Industri Tekstil yang dikelola oleh Bancom dari Pilipina, kemudian bekerja di  Hotel berbintang yang bermata rantai internasional yaitu di Regent International, Beufort International, Mandarin Oriental, dan  Melia  Sol.

Ia belajar di National Hotel Institute (NHI) Bandung, lebih dari 36 tahun yang lalu (lulus dengan peringkat terbaik – best student), selanjutnya mengikuti berbagai Management Development Program dan Seminar baik di dalam maupun di luar negeri, antara lain :

  • Management Development Program, oleh Prof. Alejandro Reyes of Asian Institute of Management  (AIM),  Manila, Philippines
  • Train the Trainer Program, oleh Mr. Gianfranco Astory of Lausanne Hotel School, Switzerland – Best Student
  • Supervisory Development on Communication, oleh Mr. Sandy Strayer of Inter-Continental Hotels Corporation, Jakarta
  • Leadership and Influence, oleh DR. Roger Gill of Dimension Development International (DDI), Hongkong.
  • Negotiation & Sales Presentation, oleh Director of Customer Service of The Coca-Cola Company, Pacific Group, Kuala Lumpur
  • Dealing With Changes, a psychological training program, oleh Pacific Institute, Perth, Australia
  • Effective Way In Learning Process, oleh Mr. Rolando Alpe of Leading Consulting Network, Makati, Manila
  • OptimaLearning, oleh DR. Ivan Barzakov, specialist in research on the roles of music in learning process, Jakarta.
  • Subliminal Dynamic, learn about function of sub-conscious part of the brain in learning process, oleh Mr. Richards L. Welch, K Lumpur

Hampir di semua perusahaan di mana ia bekerja, selalu mulai dari periode pre-opening dan sebagai opening team terlibat dalam proses merancang dan setting up system & prosedur di bidang Human Resources & Training. Pada saat ia masih aktif di bidang perhotelan, ia berkesempatan memberi training selama 3 bulan  kepada para  Manager dari hotel di bawah PT. HII, dan ia terpilih sebagai Best Trainer  (berdasarkan penilaian peserta) di antara 10 trainer yang ada.

Setelah hampir 10 tahun bekerja di Coca-Cola, Semba Biawan kini memiliki aktivitas sebagai Independent Senior Consultant di bidang  Learning & People Development, yang hingga kini telah memberi training kepada ribuanorang dari ratusan perusahaan.

Selama bekerja di Coca-Cola, Semba biawan terlibat dalam peroses merencanakan, merancang, meluncurkan,dan memberikan Program Training untuk para karyawan Coca-Cola seluruh Indnesia terutama para staf di bidang Sales & Distribusi, yaitu Sales Center Manager, Sales Supervisor, dan Salesman, di samping ia juga terlibat dalam peroses merancang Coca-Cola National Learning Center.

Sampai dengan saat ini ada lebih dari 30 Program Training yang telah dirancang dan diberikan (baik secara In-House maupun Public) yang berkaitan dengan Leadership & Komunikasi, Sales & Distribusi, Customer Service, Human Resources Management & Training Management, Problem Solving &  Decision Making, dan soft skills lainnya  (lihat Daftar Klien untuk In-House Training, terlampir).

Di luar tugas pokoknya, Semba Biawan sejak masih di Coca-Cola hingga saat ini sering diminta untuk menjadi pembicara (speaker) di berbagai  seminar manajemen  yang diselenggarakan oleh Seminar Organizer, Educational Institutions dan  Professional Associations, di samping ia juga banyak menulis di majalah dan surat kabar antara lain di Suara Karya, Bali Post, Bulletin Ekonomi BAPINDO, Majalah Psikologi ANDA, dan Majalah
SWA, dan pada tahun 2007 ia menulis buku tentang Leadership & Komunikasi yang berjudul “Your Words Your Power” yang diterbitkan oleh Gramedia Group, diikuti oleh bukunya yang kedua yang diterbitkan oleh penerbityang sama (Gramedia Group) pada Maret 2013  yang berjudul : “Teknik Menjual Diri – Dalam Merebut Lowongan Kerja” .

Form Registrasi

* Required information.

Topik

Tanggal
Tipe
Nama*
Job Title
Perusahaan

Alamat Perusahaan

Email*
Telepon Mobile*
Telepon/Ext
Fax
Pilihan Souvenir  Tas Voucher MAP Voucher Matahari Voucher Carrefour
Pesan
captcha