Online Training : Reliability Engineer mempelajari mengenai bagaimana teknik penentuan tingkat keandalan peralatan secara individu, bagaimana caranya teknik penentuan MTTR (mean time to repair) atau menghitung tingkat reliabilitas dan availabilitas dari System, dan hal lainnya terkait Reliability Engineer.
Dunia Industri menghadapi persaingan global yang semakin tajam tuntutan untuk melakukan penekanan biaya produksi dan persyaratan kualitas mengarah sytem Preventive Maintenance. Tujuan melaksanakan Total productivity Maintenance untuk menghidari terjadinya mesin produksi berhenti beroprasi tanpa direncanakan atau rusak mendadak,u untuk itu Pentingnya Memahami dan menjaga Reliability (keandalan), Availability (kesiapan pakai) dan Maintainability (kesiapan Rawat) adalah suatu istilah yang sering dipakai dalam program pemeliharaan peralatan/system baik pada tahap perancangan maupun operasi Data keandalan (MTTF = mean time to failure, MTBF = mean time between failure) akan dievaluasi untuk setiap peralatan baik secara tersendiri maupun secara system. Keandalan dari system ditentukan dengan menggunakan block diagram yang memperlihatkan susunan peralatan yang membentuk system (parallel atau serial) Maintainability diasumsikan berdasarkan data masa lalu dari peralatan/system yang sejenis atau berdasarkan judgment. Analisis sensitivitas dibahas untuk berbagai kasus MTTR (mean time to repair) termasuk juga dukungan logistic (part dan material) untuk mengevaluasi factor yang menjadi penyebab utama maintainability (kesiapan rawat) dan availability (kesiapan pakai).
Sasaran Pelatihan
Training Reliability Engginer bukan sekedar teori tetapi dikembangkan dari best practices dan menjadi proven method yang dapat diterapkan, merupakan suatu system perawatan mesin yang melibatkan seluruh bagian dan anggota organisasi sehingga tercapainya Zero Breakdown, Zero defect dan zero accident dengan demikian memaksimalkan efektifitas penggunaan mesin, tercapainya Overall equipment effetiveness (OEE) & MTTR (mean time to repair). hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas, kapasitas yang meningkat lingkungan kerja yang lebih bersih dan aman sehingga laba perusahaan meningkat.
Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan Memahami & mampu :
- Definisi System
- Maintenance & Reliability Engineer
- Teknik penentuan Tingkat keandalan Peralatan secara individu.
- Teknik penentuan MTTR (mean time to repair) atau menghitung tingkat reliabilitas dan availabilitas dari System.
- Model analisis sensitivitas untuk beberapa kasus MTTR meliputi juga dukungan logistic (spare part dan material).
- Menentukan factor utama ketidak siapan pakai peralatan dan in effesiensi produksi dan usulan program pemeliharaan peralatan.
- Memahami strategipenyediaan spare part
- Mampu mengelola suku cadang dengan efisien
Outline Materi
09:00 – 15:00
- Maintenance & Reliability Engineer
- Preventive Maintenance System
- Penentuan MTTR (mean time to repair)
- Spare part management
- Kaizen Maintenance (Meningkatkan Kehandalan peralatan)
Metode Pelatihan
Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur membahas hal-hal yang bersifat praktis serta membahas permasalahan yang sering dihadapi para peserta dan Presentasi materi, diskusi, analisa kasus, presentasi kelompok, tugas latihan.
Facilitator
Surachman. ST.,MT
Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7 tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement
Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative pada sebuah perusahaan multinasional,
JakBerpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.