Pelatihan General Banking Knowledge ini memberikan pemahaman terhadap Perbankan dan Produk yang dikelola serta risiko yang melekat agar penawaran produk ke pelanggan sesuai dengan kebutuhan dan risk profile-nya. Pelatihan ini bisa diikuti oleh kalangan Perbankan maupun industri keuangan non bank, dibawakan oleh praktisi perbankan yang sudah berpengalaman lebih dari 30 tahun dan memiliki Sertifikasi Managemen Risiko.
Outline Program
- Overview Bank
- Produk dan Layanan Perbankan
- Divisi dalam Bank
- Laporan Keuangan Bank
- Pengukuran Kesehatan Bank
- Beberapa Peraturan Bank
Tujuan Pelatihan
Mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai:
- Bisnis Perbankan
- Laporan Keuangan Bank
- Pengukuran Kesehatan Bank
- Pengaturan umum bank sebagai dasar pengetahuan awal dalam rangka bekerja di industri perbankan
Facilitator
Sumyta Ester Mastrida
Beliau adalah seorang profesional dengan 30 tahun pengalaman di industri perbankan dengan keahlian kuat di bidang Audit, Credit Initiation & Legal Documentation, Fraud Detection, Quality Assurance, dan Business Development. Ia juga terlibat dalam berbagai task force strategis seperti Credit Acquisition System, SME Reentry, penyelesaian dokumen agunan bermasalah, serta Fraud Risk Assessment. Sumyta menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Akuntansi di Universitas HKBP Nommensen, Medan (1984–1989) dan memiliki berbagai sertifikasi, termasuk Bank Risk Management Level 1–3, Leadership for Middle Management, Advance Credit Analyst, Legal Documentation, Creative Problem Solving, dan Fraud Detection.
Dalam perjalanan kariernya, Sumyta memegang berbagai posisi penting. Pada 201–2021, ia berperan di ORM & QA SME & Consumer dengan fokus memastikan kualitas seluruh siklus kredit serta mengidentifikasi ketidaksesuaian proses dengan regulasi. Sebelumnya, periode 2016–2019 ia menangani Credit Process and Performance Control, termasuk percepatan persetujuan kredit, deteksi fraud melalui aplikasi Instinct, evaluasi Credit Authority Limit, standarisasi data valuasi agunan, dan percepatan penyelesaian dokumen pending di notaris dan BPN. Pada 2014–2016, ia mengembangkan bisnis melalui cross-selling produk Adira Finance serta pemanfaatan Branchless Banking (Laku Pandai).
Pengalaman awal kariernya dimulai dari Internal Audit/SKAI (1991–2004), termasuk sebagai Head of Division Audit Credit SME & Consumer, sebelum kemudian melanjutkan ke Quality Assurance Lending and Funding (2004–2014) dengan fokus mendeteksi fraud, memberikan rekomendasi sanksi, serta meningkatkan proses untuk mencegah potensi fraud dan keluhan nasabah.