Deskripsi Pelatihan
Pelatihan Stock Opname Asset dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, merekonsiliasi, mengevaluasi dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan fisik aset. Materi disesuaikan dengan karakteristik lingkungan manufaktur, khususnya aset produksi, testing/quality equipment, engineering & maintenance equipment, material handling, IT, kendaraan dan aset kantor. Seluruh angka, nomor aset, lokasi internal dan nama custodian dalam contoh kasus merupakan data simulasi untuk pelatihan, bukan data internal perusahaan.
Tujuan Pelatihan
- Memahami pengertian, tujuan, prinsip dan ruang lingkup Stock Opname Asset.
- Memahami hubungan Stock Opname dengan Asset Management, Asset Register dan Internal Control.
- Mengidentifikasi aset yang relevan di lingkungan manufaktur.
- Menyusun rencana, tim, area, jadwal dan dokumen Stock Opname.
- Melakukan physical verification dari register-to-floor dan floor-to-register.
- Memverifikasi Asset ID, serial number, lokasi, pihak yang bertanggung jawab/pengguna (custodian), kondisi dan status aset.
- Mengidentifikasi match, location difference, custodian difference, damaged, idle, missing, unrecorded, no tag dan duplicate asset.
- Melakukan rekonsiliasi, analisis selisih, risk assessment dan root cause analysis.
- Menyusun laporan hasil Stock Opname dan corrective action plan.
Kompetensi Akhir Peserta
Peserta diharapkan mampu menerapkan alur:
REGISTER -> PHYSICAL VERIFY -> RECONCILE -> ANALYZE -> REPORT -> ACTION
Struktur Silabus
| Modul | Topik Utama | Kompetensi |
|---|---|---|
| 1 | Pengertian Stock Opname | Memahami konsep, tujuan, prinsip, ruang lingkup dan objek Stock Opname Asset. |
| 2 | Persiapan Stock Opname | Mampu menyiapkan scope, population, tim, database, dokumen, tagging dan rencana kerja. |
| 3 | Pelaksanaan Stock Opname | Mampu melakukan verifikasi fisik, identifikasi, lokasi, custodian, kondisi dan dokumentasi. |
| 4 | Prosedur Stock Opname | Mampu menerapkan SOP, flow process, kontrol perpindahan aset dan prinsip four-eyes. |
| 5 | Evaluasi Hasil Stock Opname | Mampu melakukan reconciliation, exception analysis, risk assessment, root cause dan action plan. |
Modul Pelatihan
MODUL 1 – PENGERTIAN STOCK OPNAME
- Definisi dan tujuan Stock Opname Asset.
- Stock Opname sebagai bagian dari Asset Management dan Internal Control.
- Perbedaan Asset Register dengan Physical Asset.
- Prinsip existence, completeness, accuracy, validity, accountability dan traceability.
- Perbedaan Stock Opname Asset dan Stock Opname Inventory.
- Jenis aset dalam lingkungan manufaktur: production equipment, testing equipment, engineering/maintenance equipment, material handling, IT, office, electrical equipment dan kendaraan.
- Register-to-floor dan floor-to-register.
MODUL 2 – PERSIAPAN STOCK OPNAME
- Menentukan scope, periode, lokasi, jenis aset dan population.
- Membentuk Stock Opname Team dan menetapkan roles & responsibilities.
- Menyiapkan Asset Register: Asset ID, description, category, brand/model, serial number, acquisition date/cost, location, department, custodian, condition, status dan book value.
- Menyiapkan dokumen: mutasi, disposal, aset baru, maintenance, Stock Opname form, berita acara, denah dan asset tag.
- Asset tagging: Asset ID, barcode/QR code dan serial number.
- Menentukan full count atau sampling sesuai tujuan dan risiko.
- Asset movement control/freeze selama pelaksanaan.
- Briefing, keselamatan kerja dan pembagian area.
MODUL 3 – PELAKSANAAN STOCK OPNAME
Urutan Physical Verification:
- Cari Asset ID.
- Cocokkan Asset Tag.
- Cocokkan Serial Number.
- Cocokkan Description.
- Verifikasi Location.
- Verifikasi Custodian/Pihak yang Bertanggung Jawab.
- Verifikasi Condition.
- Dokumentasikan foto bila diperlukan.
- Tetapkan status hasil pemeriksaan.
MODUL 4 – PROSEDUR STOCK OPNAME
SOP end-to-end:
Planning -> Preparation -> Briefing -> Movement Control -> Physical Verification -> Recording -> Reconciliation -> Investigation -> Reporting -> Corrective Action
- Blind count bila dibutuhkan untuk mengurangi confirmation bias.
- Four-eyes principle untuk aset bernilai tinggi/berisiko tinggi.
- Pemisahan peran antara pemegang/pengguna aset dan verifikator.
- Dokumentasi exception dan bukti pendukung.
- Pengendalian akses dan keselamatan saat pemeriksaan area produksi.
MODUL 5 – EVALUASI HASIL STOCK OPNAME
- Rekonsiliasi Register vs Physical.
- Exception analysis.
- Accuracy rate, missing rate dan exception rate.
- Analisis Quantity + Value + Risk.
- Risk classification: Low, Medium, High/Critical.
- Root Cause Analysis dengan 5 Why.
- Corrective Action dan Preventive Action.
- Management reporting.
Facilitator
Natar Adri
Beliau berpengalaman di bidang Corporate Planning, Finance, Accounting, serta Office & Warehouse Management sejak karir pertamanya selama 7 tahun di Djajanti Group dengan posisi terakhir sebagai Accounting Manager, keterlibatan Adri juga sebagai Financial Restrukturing saat Djajanti Group masuk ke dalam BPPN, kemudian melanjutkan karirnya di perbankan selama 2 tahun di HSBC sebagai Business Banking Officer Corporate Specialist. Adri juga terlibat sebagai Financial Specialist dalam pembuatan Master Plan dan Bisnis Plan untuk BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang), serta menguasai model implementasi 5S System dan Production Management.
Adri memperoleh pasca sarjananya di bidang Manajemen dari Universitas Gadjah Mada. Beliau pernah turut serta mengembangkan sumber daya manusia dan membangun Departement Marketing Support & Training di Prudential BancBali. Natar Adri juga ikut membuat Master Plan & Business Plan, serta melakukan project promosi pariwisata untuk kawasan Sabang. Sebagai seorang konsultan, ia telah terlibat dalam berbagai proyek pengembangan keahlian SDM, antara lain pada topik-topik Accounting & Business Banking, Handling Customer & Complaints, Office & Filing Management, serta Financial Management & Retirement Planning. Adri juga menulis buku dengan judul ”Solusi Cerdas Mengatasi Hutang dan Kredit” , “Investasi Mudah dan Murah” dan “80 Bisnis Sampingan Modal < 5Juta”