Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU & PPT)

Objective

Pelatihan APU PPT ini memberikan pemahaman tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme. Materi pelatihan berdasarkan pada POJK terbaru No 12/POJK.01/2017, UU No 8 Tahun 2010 serta UU No 9 Tahun 2013.

Pelatihan ini bisa diikuti oleh kalangan perbankan maupun Industri Keuangan Non Bank (IKNB).  Dibawakan oleh praktisi keuangan yang sudah berpengalaman lebih dari 26 tahun dan memiliki sertifikasi internasional dalam GRC Professional.

  • Knowledge check
  • Budaya sadar risiko
  • Dampak Skandal keuangan global terhadap aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme di sektor jasa keuangan.
  • Peran dan fungsi petugas APU PPT
  • Prinsip Customer Due Dilligence (CDD)
    • Kewajiban mengimplementasikan prinsip CDD
    • Proses CDD dan Penerapannya
    • Hubungan antara CDD dan APU PPT
    • Pemantauan profil nasabah/transaksi
  • Pembuatan profil nasabah berdasarkan risiko
  • Penanganan customer berisiko tinggi (high risk customer)
  • Identifikasi aktifitas transaksi mencurigakan.
  • Teknik Anti Money Laundering (AML)
    • Teknik Penempatan (Placement)
    • Teknik Penyamaran (Layering)
    • Teknik Pengintegrasian (Integration)
  • Tinjauan UU No 8 Tahun 2010 (Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia)
  • Tinjauan UU No 9 Tahun 2013 (Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme)
  • POJK terbaru No 12/POJK.01/2017 (Program APU & PPT Sektor IKNB)
  • Studi kasus
  • Menumbuhkan budaya sadar risiko aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme pada setiap karyawan terutama petugas front liner.
  • Menguasai teknik mitigasi risiko-risiko yang mungkin timbul pada area yang rentan dengan pencucian uang dan pendanaan terorisme sesuai dengan POJK dan UU terkait.
  • Memberikan panduan pembuatan pedoman APU PPT sesuai POJK terbaru No.12/POJK.01/2017.
  •  
  • Karyawan front liner.
  • Middle management yang berhubungan dengan customer.
  • Unit kerja atau pejabat yang bertanggung jawab atas penerapan program APU PPT.
  • Divisi kepatuhan, dll.
  •  

Kurnia Hadi.

Kurnia Hadi seorang profesional trainer yang pernah berkarir di 3 bank multinasional yakni, Korea Exchange Bank Danamon, Indonesia Dai-Ichi Kangyo Bank, dan HSBC selama lebih dari 20 tahun. Latar pendidikan beliau manajemen keuangan dari Universitas Indonesia.

Beliau menjadi trainer profesional sejak tahun 2012 dan sejak itu telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 100 perusahaan. Bidang keahliannya antara lain retail banking and wealth management, trade & finance, sales & marketing, risk management, compliance, anti money laundering, quality assurance, dan micro banking.

Kurnia Hadi menyandang sertifikat internasional dalam bidang manajemen risiko dan kepatuhan yang dikeluarkan oleh Open Compliance and Ethics Group (OCEG), sebuah lembaga global asal Amerika Serikat yang berfokus pada peningkatan governance, risk management, dan compliance.  Beliau sekaligus mendapat lisensi dari OCEG untuk menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Governance Risk Compliance Professional (GRCP) dan Governance Risk Compliance Auditor (GRCA) di Indonesia.

Di level internasional, beliau pernah menjadi pembicara dalam berbagai konferensi. Salah satunya dalam konferensi internasional “Commodity Trade and Finance World Asia” pada tahun 2012 di Singapura.

Daftar klien yang pernah ditanganinya antara lain Bank Indonesia, Kementerian Keuangan RI, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BRI, Bank BNI, Bank Maybank Indonesia, Bank Woori, Bank CIMB Niaga, Bank Sahabat Sampoerna, Bank BTPN, Bank UOB Indonesia, BNI Life, Asia Finance, Sun Life Indonesia Services, Trihamas Finance, FIF Group, Maybank Kim Eng Securities, Mandiri Sekuritas, Astrido Pacific Finance, Intensif Multi Finance, PT Pos Indonesia, ndonesia Power, Mitra Energi Prima, Kalbe Internasional, Asahimas Chemical, Loreal Manufacturing Indonesia, KPEI, Telkomsigma, dll.

Kurnia Hadi aktif menulis buku, beberapa bukunya yang telah diterbitkan antara lain:

  • Menjaring Dolar Ala UKM (2016).
  • Handbook: Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (2017).
Close Menu
WhatsApp chat