Deskripsi Pelatihan
Pelatihan Public Relations (PR) merupakan program PR Training yang dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai peran, fungsi, konsep, dan teknik Public Relations dalam mendukung komunikasi serta pencapaian tujuan organisasi.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan semakin kompleksnya kehidupan organisasi, Public Relations telah menjadi bagian penting dalam aktivitas komunikasi organisasi. PR tidak hanya berkaitan dengan publisitas atau penyampaian informasi kepada publik, tetapi juga berperan dalam memahami pendapat, persepsi, dan pemikiran publik terhadap organisasi.
Dalam dunia usaha maupun organisasi lainnya, Public Relations memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek komunikasi seperti pemasaran, promosi, iklan, dan penjualan. Melalui kegiatan PR yang terencana, organisasi dapat membangun pengertian, memperoleh dukungan, membentuk citra, serta merespons berbagai situasi yang dapat memengaruhi hubungan dengan publik.
Melalui Training Public Relations, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai perencanaan kerja PR, psikologi public relations, manajemen dan kode etik PR, crisis management, corporate image identity, protokoler, public speaking, media relations, press release, pidato, hingga press conference.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti Pelatihan Public Relations, peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk:
- Mengkomunikasikan berbagai ide dan melaksanakan rancangan program kepada berbagai kelompok masyarakat sasaran organisasi.
- Membangun pengertian dan dukungan dari masyarakat terhadap organisasi.
- Mengevaluasi perilaku masyarakat sebagai bagian dari kegiatan Public Relations.
- Mengidentifikasikan kebijaksanaan dan prosedur organisasi sesuai dengan kepentingan masyarakat.
- Memahami fungsi dan peranan Public Relations dalam mendukung operasi perusahaan atau organisasi.
- Memahami perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Public Relations secara sistematis.
- Memahami pengelolaan komunikasi organisasi dalam menghadapi krisis dan membangun citra perusahaan, lembaga, atau institusi.
Peserta Pelatihan
Training Public Relations ini direkomendasikan untuk:
- Praktisi dan staf Public Relations.
- Corporate Secretary dan staf.
- Profesional yang bertanggung jawab dalam komunikasi perusahaan dan hubungan dengan publik.
- Profesional yang terlibat dalam kegiatan Media Relations dan komunikasi eksternal.
- Personel yang bertugas dalam kegiatan protokoler dan Master of Ceremony.
- Manager dan Supervisor yang membutuhkan kemampuan komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat.
- Profesional yang ingin meningkatkan keterampilan dalam Public Relations, komunikasi, dan pengelolaan citra organisasi.
Outline Materi
Materi Training Effective Public Relations yang akan dibahas adalah :
Hari Pertama
Sesi 1: Peranan Public Relations dalam operasi perusahaan
- Fungsi dan peranan PR
- Manfaat Public Relations
- Kedudukan PR dalam organisasi
: Psikologi Public relations
- Dua faktor karakteristik masyarakat sasaran
- Psikolosi pesan dan strukturnya
- Sistem komunikasi antar individu (interpersonal communications)
Sesi 2: Manajemen dan kode etik Public Relations
- Menyadari sasaran umum PR
- Tahap-tahap yang dibutuhkan
- Kode etik IPRA
- Kode etik Perilaku berdasarkan sidang IPRA
: Perencanaan Kerja PR
- Proses kegiatan PR
- Langlah-langkah kegiatan
- Hambatan – hambatan
Sesi 3: Management Crisis
- Apa itu krisis
- Katagori krisis dan bentuknya
- Manajemen Krisis dan Citra Perusahaan / Lembaga / Institusi
- Penanggulangan Krisis
- Pra, Masa dan setelah Krisis
Sesi 4: Corporate Image Identity
- Membentuk opini publik
- Hal membentuk citra perusahaan/ lembaga / institusi
- Sifat dari opini public
Hari Kedua
Sesi 5: Protokoler
- Pengertian Protokoler dan hubungan dengan kegiatan PR
- Pemahaman tentang tatatertib dan etiket ke-protokoler-an
- Ruang lingkup tugas kegiatan protokol.
- Tata krama Pergaulan Bisnis, dasar pelaksanaan protokol
- Persiapan-persiapan fisik
Sesi 6: Public Speaking and Master of Ceremony
- Thema acara: keperluan petugas Master of Ceremony
- Master of Ceremony dalam upacara
- Acara Resmi, Semi Resmi, Acara Hiburan
- Bahasa Protokoler – Resmi dan Bahasa Komunikatif
Sesi 7: Media Relations, Press Release dan Pidato
- Pengertian dan kegiatan
- Menulis Press Release
- Jenis-jenis pidato
- Pidato, format dasar – general model dan model rinci
Sesi 8: Press Conference – tindak lanjut Media Relations
- Mengapa Press Conference
- Beberapa ‘tipe’ penyelenggaraan
- Aktifitas yang terjadi
Metode Pelatihan
Metode pelatihan yang digunakan dalam Training Effective Public Relations meliputi:
- Penyampaian materi dan pembahasan konsep Public Relations.
- Diskusi mengenai fungsi, peranan, dan praktik Public Relations.
- Pembahasan mengenai Management Crisis dan Corporate Image Identity.
- Pembahasan praktik Protokoler, Public Speaking, dan Master of Ceremony.
- Pembahasan Media Relations, Press Release, dan Pidato.
- Pembahasan Press Conference sebagai tindak lanjut Media Relations.
Facilitator
Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom
Facilitator akan menyampaikan Training Effective Public Relations dengan pendekatan yang membahas konsep, fungsi, perencanaan, komunikasi, serta berbagai praktik Public Relations yang relevan dengan kebutuhan organisasi.
Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom, memiliki pengalaman lebih dari Delapan tahun dalam bidang Komunikasi Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan/CSR. Sebelumnya aktif sebagai praktisi CSR di PT Newmont Nusa Tenggara (2009), Bank Muamalat (2012), dan Sinarmas Pulp & Paper (2014). Selain itu, ia aktif sebagai staf ahli di PT Cinggarindo Galba (Konsultan Komunikasi dan CSR) dan Dosen di program studi Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina. Publikasi buku yang pernah ia tulis antara lain; Driver for Integrated Marketing Communication/IMC (2012), CSR Communication for PR Practitioners (2013), Cyber CSR (2014) dan Periklanan Korporat (2015).
Testimoni
“Saya Suka dengan metode penyampaian trainernya, dapat mencontohkan tentang materi yang diberikan”
“Trainer bersikap ramah”
“Baik”
“Sangat bagus & berpengalaman dalam bidang PR”
“Sangat memahami materi dapat dibuat lebih interaktif lagi.”
“Cukup Baik”
