Merancang Exit Strategy Program CSR for Keberlanjutan Perusahaan
Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami prinsip dasar exit strategy CSR sekaligus melatih kemampuan praktis dalam menyusun tahapan exit strategy yang terukur, realistis, dan sesuai dengan karakter program CSR perusahaan. Melalui pembelajaran berbasis studi kasus dan diskusi aplikatif, peserta akan memperoleh kerangka kerja sederhana yang dapat langsung diterapkan dalam perencanaan program CSR. DESKRIPSI PELATIHAN Keberhasilan program CSR tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi dari kemampuan program menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perusahaan. Karena itu, exit strategy perlu dirancang sejak awal agar program memiliki arah transisi yang jelas, mendorong kemandirian komunitas, serta tetap mendukung keberlanjutan operasional perusahaan dan kontribusi terhadap SDGs. Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami prinsip dasar exit strategy CSR sekaligus melatih kemampuan praktis dalam menyusun tahapan exit strategy yang terukur, realistis, dan sesuai dengan karakter program CSR perusahaan. Melalui pembelajaran berbasis studi kasus dan diskusi aplikatif, peserta akan memperoleh kerangka kerja sederhana yang dapat langsung diterapkan dalam perencanaan program CSR. SASARAN DAN TUJUAN Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu: Memahami urgensi exit strategy dalam keberlanjutan program CSR. Memahami konsep dan jenis exit strategy dalam program CSR. Mengidentifikasi indikator kesiapan komunitas dan waktu pelaksanaan exit strategy. Menyusun tahapan sederhana exit strategy program CSR. Mengukur tingkat kemandirian komunitas sebagai dasar transisi program. OUTLINE MATERI Waktu Materi Sub Materi 09.00 – 09.30 Pembukaan & Pre-Test Penyamaan persepsi dan ekspektasi peserta 09.30 – 10.30 Paradigma Exit Strategy dalam CSR – Mengapa exit strategy penting – Hubungan CSR, sustainability dan SDGs – Risiko program tanpa exit strategy 10.30 – 10.45 Coffee Break 10.45 – 12.00 Konsep Inti Exit Strategy – Definisi dan tujuan exit strategy – Jenis-jenis exit strategy – Kapan exit strategy dimulai – Indikator kesiapan komunitas 12.00 – 13.00 ISHOMA 13.00 – 14.15 Langkah Penyusunan Exit Strategy – Tahapan exit strategy – Pemetaan stakeholder dan komunitas – Matriks kemandirian komunitas 14.15 – 15.15 Workshop Studi Kasus Latihan penyusunan draft exit strategy program CSR 15.15 – 16.00 Diskusi Implementasi & Refleksi Pembahasan tantangan implementasi exit strategy dan penguatan lesson learned METODE PELATIHAN Presentasi interaktif Diskusi partisipatif Studi kasus Workshop penyusunan exit strategy Latihan kelompok Sharing pengalaman peserta OUTCOME PELATIHAN Peserta akan memperoleh: Pemahaman praktis mengenai exit strategy program CSR. Tools sederhana penyusunan exit strategy. Kemampuan dasar memetakan kesiapan komunitas. Draft awal exit strategy program CSR yang dapat diterapkan di perusahaan. Perspektif keberlanjutan program CSR yang lebih strategis dan terukur. Facilitator William E Aipipidely MA Beliau seorang profesional trainer yang memberikan pelatihan untuk topik topik peningkatan kualitas pekerja profesional berorientasi result yang berhubungan dengan manajemen strategis organisasi, organizational development, management project, program desain dengan model LFA/TOC/RBM/PCM untuk CSR, Monev/ MEL Program, General Management, Evaluasi Program, Leadership, HRM, Public Speaking, Strategi Komunikasi, Loby and Negosiasi, Coaching Skill, inclusive advocacy strategy, Stakeholders Engagement Strategy, Exit Strategy, Most Significant Change Story, Fundraising dan Diversifikasi pendanaan untuk keberlanjutan organisasi, Community development, CSR issues, Goverment and Community Relation, Report Writing dgn Pendekatan knowledge Management dan GEDSI utk program CSR. Ia juga berpengalaman memimpin perusahaan/organisasi profit, team leader CSR, non profit, dan lembaga international kurang lebih selama 20 tahun dari posisi Staf, Journalist, Project Ofiicer, Field Manajer, Manajer Program, direktur project, direktur program sampai direktur eksekutif dan konsultan profesional. Ia menyelesaikan Studi S1 Geologi UGM dan S2 Komunikasi di UGM, Non Gelar Filsafat-Agama dan Kursus Mini MBA. Dari jejak pekerjaan dan studi itulah, pengetahuan dan pengalaman yang berhubungan facility management (analisis kebutuhan, menyiapakan alat, fasilitas mobil, kamar, standart kebersihan, perlengkapan kerja, jadwal kerja shift, matriks program planning, penyiapan orang dan analisis budget, dll) dan general management, ia dapatkan dalam banyak dinamika kerja untuk memastikan elemen support menajemen memberikan dampak pada hasil yang rencanakan perusahaan/lembaga/organisasi. Dalam relasinya dengan jejak pekerjaan itu, ia menjadi Narasumber, Fasilitator dan Trainer dalam memberikan pelatihan, workshop dan taklshow di aneka lembaga, perusahan dan pemerintah serta publik seperti BI, BP, Exxon Mobil, DSNLG, Direktorat PTLK Kemendikbud RI, Kemendagri Direktorat Politik & Ormas, Pemprof DIY, Pemda Sleman, Sorong, Merauke, SBD, TVRI Jogja, KOMPAS TV, WLF, PT RMU, Perusahaan Sawit DSN Group, International NGO, USAID, UNDP, Miserior, dan Aneka NGOs, mitra CSR, CSR Bank Danamon, dan CSO Lokal di Indonesia, dll. Untuk menyalurkan hobby menulis, sebagai mantan journalis, ia juga menulis tujuh buku Sosial dan kepemimpinan, dua buku biografi pengusaha, journal manajement strategis, kolumnis di media nasional (Kompas, Jawa Pos Group, Media Indonesia, Koran Jakarta) dan Media Local (Harian Jogja, Kedaulatan Rakyat, Solo Pos, Tribun Jogja). Sekarang ini di sela- sela mempersiapak proposal doctoral, ia lebih banyak menjadi narasumber,trainer, menulis dan mengelola kebun Integrated farming di Cangkringan-Bimomartani Sleman Yogyakarta.


















