Assessment Disc & Doodle

Deskripsi

Assessment Using Expanded Disc (DISC) Profile & The Doodle Test

Pendahuluan

Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari 1 

Selama ini penggunaan penggunaan alat asesmen Expanded DiSC  (DISC) Profile dikenal adalah untuk keperluan rekrutmen, promosi, rotasi, mutasi (person job macth atau person job fit),  membangun tim (team building). Padahal banyak sekali aplikasinya, beberapa praktisi sudah mengembangkan untuk kepentingan komunikasi yakni penjualan / sales, blending. (Assessment Disc & Doodle)

Untuk kepentingan pengembangan budaya organisasi yakni untuk keperluan mapping, intervensi. Untuk kepentingan PHK secara halus yakni PHK supaya mengundurkan diri. Disamping itu untuk keperluan pembinaan (coaching), konseling yakni Atasan vs bawahan, HR vs karyawan, Suami vs Istri. Bahkan ada yang mengembangkan, mempraktekkan untuk menseting siapa yang harus menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi seperti ketua serikat pekerja atau serikat buruh, wakil, sekretaris.
(Assessment Disc & Doodle)

Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari 2

The Doodle Test, adalah ALAT TES yang RELATIF BARU DIKENAL DIINDONESIA
Karena itu bisa jadi alternatif pilihan dilapangan.(Assessment Disc & Doodle)

Dalam Doodle test akan diajarkan dan Studi Kasus
(Assessment Disc & Doodle)

  • Identifikasi job profile: profil Sales / marketing yang selalu mampu mencapai target, profil jabatan lainnya
  • Identifikasi person profile: profil orang-orang yang tidak mampu mencapai target kerja,  profil lainnya
  • Identifikasi profil atasan: manager yang mampu berkompetisi dipasar
  • Identifikasi profil bawahan: bawahan yang mendengarkan atasan atau bawahan yang bandel, ngeyel, mata duitan
  • Identifikasi profil bermasalah: maniak sex, gangguan sexual, pemberontak, perilaku kriminal pelanggar hukum
  • Studi kasus-studi kasus yang lainnya

Doodle Test adalah tes grafis yang bentuknya seperti tes Wartegg tapi berbasis grafologi yang diperkenalkan oleh Andrea Mcnichol. Untuk pemakaiannya anda bisa searching via google dengan mengetikkan Doodle test Andrea Mcnichol maka anda akan menemukan bahwa alat test ini telah banyak dipakai berbagai belahan dunia. Karena basisnya adalah grafologi, maka pemakaiannya tidak mensyaratkan harus lulusan Psikologi atau konseling sehingga sangat cocok bagi anda praktisi yang tidak mempunyai latar pendidikan tersebut.
(Assessment Disc & Doodle)

Tujuan Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari I

  1. Memahami Expanded DISC (DISC) profile cara cepat. (DISC)
  2. Mampu mengaplikasikan Expanded DISC (DISC) profile dilapangan sesuai dengan kebutuhan (DISC)

Tujuan Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari II

  1. Memahami Doodle Test cara cepat (Assessment Disc & Doodle)
  2. Mampu mengaplikasikan Doodle Test di lapangan (Assessment Disc & Doodle)

09.00 – 16.00 WIB
(Assessment Disc & Doodle)

Hari I: Expanded DISC Profile (DISC)

  1. Klasifikasi alat asesmen
  2. Penjelasan Expanded DISC (DISC)
  3. Administrasi Expanded DISC (DISC)
  4. Instruksi Expanded DISC (DISC)
  5. PERSON PROFILE
    • Simulasi penggunaan Expanded DISC (DISC)
    • Cara menulis profil dan  membaca Expanded DISC (DISC)
    • Profil valid & invalid
    • Profil normal
    • Profil tidak normal
    • Profil khusus
    • Interpretasi
    • Advance Expanded DISC (DISC) : Stres, produktivitas, kualitas, ontime, marah, emosi, daya kompetisi, daya juang dll
  6. PERSON VS JOB
    • Person and Job Match  (tingkat kecocokan)
    • Kriteria kecocokan
    • Recruit or fail, promote or not, rotation or not
  7. Membuat laporan asesmen
  8. Aplikasi Lain:
    • Konseling : suami vs istri, atasan vs bawahan, HR vs karyawan etc
    • Komunikasi

Hari II: The Doodle Test
09.00 – 13.00
(Assessment Disc & Doodle)

  1. Pendahuluan
  2. Basic graphology for doodle test
  3. Simulasi doodle test
  4. Menggunakan kunci alat test
  5. Interpretasi bagian I
  6. Interpretasi bagian II
  7. Interpretasi bagian III
  8. diskusi, pembuatan laporan

Alat ini bisa mendeteksi self imange, ekstrovet/introvert, kecepatan menjalin komunikasi / hubungan, pertemanan, sexual harassment, percaya diri, interest, sikap kepada atasan, perilaku berkompetisi, target focus / job focus, kedisplinan, kepatuhan, public image, dll, minimal ada 12 trait yang bisa dideteksi yang bisa jadi acuan pengambilan keputusan

(Assessment Disc & Doodle)

Ceramah, Diskusi dan simulasi (Assessment Disc & Doodle)

Sunawan SPt., MSi.

Pendiri HRM Club, Dewan Pendiri Human Capital International, Menjadi penasehat dibeberapa asosiasi HR di Indonesia. Beliau adalah Guru HR, dikarenakan kemampuannya yang mumpuni dibidang SDM. Berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia konsultasi dan training. Pernah menduduki Manager di HR dan GA. Beliau konsen sekali dengan produktivitas, dan pengelolaan organisasi berbasis kinerja, baginya sistem manajemen dalam organisasi itu harus sederhana, tapi mampu memacu produktivitas dan kinerja yang tinggi, organisasi tidak memerlukan sistem manajemen yang rumit, tapi bila hasilnya mengecewakan. Materi yang bisa beliau bawakan adalah Organization System (from Business strategy, Business Operational, people development sampai execution, lalu Business Process Mapping for Audit & Organization Efficiency, Job Analysis, Job Evaluation System, Grading System & Leveling Scheme, Salary Structure System, Compensation & Benefit Comprehensive (Fix, Variabel, Incentive, Bonus & Non Financial), Recruitment Design System, KPI System, Performance Management System, Career Development & Career Path System, Training System (TNA, Matrix, Evaluation & System), Assessment System (Job Macthing), Competency System, Employee Satisfaction Survey / Employee Opinion Survey, Employee engagement survey, HR Audit System, Merger & Akuisisi (aspek organisasi & HR), HR Policy & Employee Handbook, Policy Management System (Management Deployement Program from top to HR & Employee), Corporate Culture, SOP, Set up HR System & Reengineering, HR Scorecard System, Balanced Scorecard, Organizational Efficiency for Cost Operational Reduction, Organizational Assessment, Six sigma (Improvement System), Organization Structure Design, Survey, Workload Analysis dan lain-lain.

Sunawan adalah insiator dan pendiri dari HRM Club, yaitu sebuah lembaga yang bergerak dalam pelatihan dan konsultasi. Beliau mempunyai pengalaman yang kaya dalam memberikan publik training dan konsultasi sejak tahun 2006 dibidang pengembangan organisasi dan sumber daya manusia. Saat ini sedang menyelesaikan pendidikan tingkat Doktoral di bidang Sumber Daya Manusia pada Sekolah Manajemen Bisnis ITB di Bandung. Saat ini dalam proses penyusunan disertasi mengenai kepemimpinan dan pengembangan budaya organisasi.

Sunawan memulai karir dengan bekerja pada bebarapa perusahan jasa konsultasi bisnis dan pengembangan organisasi. Dunia praktik ke-HRD an juga sempat digeutinya. Ketertarikanya yang besar kepada pengembangan manajemen SDM membuatnya mulai tahun 2004 kerap menginisiasi pertemuan para pemerhati dan praktisi HR sampai akhirnya mendirikan HRM Club sebagai ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan organisasi dan manajemen SDM.

Memenuhi permintaan para anggota, HRM Club saat ini telah menjadi salah satu provider publik training dan in-house workshop disamping memberikan jasa konsultasi dan pendamping sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Training dan workshop yang biasa dibawakanya antara lain Setting Goal dan KPI, BSC, Job Analysis dan Job Desciption, Job Evaluation, Balanced Scorecard dan lain-lain.

Perusahaan dan lembaga yang sudah dibantu antara lain: Tiga Serangkai group, Daido Indonesia, Artajasa, Kementrian PU, BKKBN, Artagraha, Hyndai, Rekin, Wika, Pelindo, Sosro, Timur Raya, Astra Group, dll.

Close Menu