Conflict Resolution

Menyelesaikan Konflik Melalui Pendekatan “Interest-Based Relational”
Hubungan Relasi yang Saling Menguntungkan

PENDAHULUAN

Dalam organisasi perusahaan meskipun sudah diusahakan agar direksi/manajemen dan karyawan  mengikuti pandangan yang sama melalui acuan Visi dan Misi, setiap anggota organisasi bisa saja tetap memiliki pandangan berbeda atas suatu isu atau risiko. Belum lagi stakeholders, pemangku kepentingan perusahaan dari luar organisasi, sering mengajukan pendapat lain. Bila pendapat yang berbeda demikian menjadi parah maka terjadi clash, pertentangan hingga tuntuan hukum (letigasi). Kejadian demikian adalah konflik. (Conflict Resolution)

Usahakanlah menyelesaikan konflik secara efektif, bahkan lebih baik lagi direksi/manajemen sudah mendapatkan early warning signs, akan timbulnya konflik, dan dapat mencegahnya.
Interest-Based Relational Approach – merupakan pendekatan penyelesaian konflik berdasarkan pengertian pembinaan hubungan relasi dengan baik. Pada waktu konflik timbul maka mudah pihak-pihak yang bertentangan menjadi agresif,  tergugah amarah, berdemo dan melalukan tindakan yang merugikan. Marilah kita mendalami bagaimana para akhli resolusi konflik dan pengalaman fasilitator pelatihan ini dapat mengatasi keadaan merugikan demikian.(Conflict Resolution)

  1. Pemetaan Potensi Konflik. Buatkan peta konflik dengan permasalahannya yang jelas. (Conflict Resolution)
  2. Personality menyelesaikan konflik berbasis  Kecerdasan Emosi (EQ) atau Emotional Intelligence dan Spiritual Intelligence atau SQ serta Komunikasi Efektif. (Conflict Resolution)
  3. Prioritaskan hubungan relasi yang baik. (Conflict Resolution)
  4. Manjadi pendengar yang baik; baru memberikan pengarahan. (Conflict Resolution)
  5. Eksplorasi bersama mencari jalan keluar. (Conflict Resolution)
  6. Tingkatkan saling mengerti dan saling menghargai. (Conflict Resolution)
  7. Selesaikan isu dan krisis agar tidak menjadi permasalahan lain. (Conflict Resolution)
  8. Siapkan strategi implementasi penyelesaian konflik. (Conflict Resolution)
  9. Selain itu pengetahuan berbisnis secara etis yang menuntun agar perusahaan jujur dan mempunyai integritas merupakan pengetahuan pelengkap sangat penting. (Conflict Resolution)
  10. Tambahan Pengetahuan: Problem Solving & Decision Making. (Conflict Resolution)

Manfaat mengikuti pelatihan ini menyiapkan pucuk pimpinan dan jajaran manajer SIAP mengahadapi kemungkinan terjadinya KONFLIK; Bertanggung Jawab, bila terjadi konflik dan mengetahui tahapan peneyelesaiannya sebagai NEGOTIATOR ataupun MEDIATOR. Dalam pelatihan didiskusikan studi kasus yang sedang dialami peserta untuk mencapai resolusi, penyelesaian win-win.

  • Presentasi  interaktif melalui Power Point
  • Pembelajaran dari Makalah Akademik
  • Diskusi studi kasus lapangan
  • Pemilik dan founder perusahaan/Pucuk Pimpinan
  • Direksi/Management
  • External Relations Manager/ Public Relations Manager dengan team
  • Human Capital Manager (SDM) dengan team
  • Head of Legal Department (Divisi Hukum)

Drs. Ludwig Suparmo, M.Si

Drs. Ludwig Suparmo, M.Si, berpengalaman 36 tahun sebagai Field Manager dan General Manager perusahaan Multi National Company, yang pernah menghadapi konflik dengan pihak ke tiga maupun konflik internal. Menjadi Account Director Agency/ Consultant, memberikan pelatihan dan workshop dalam bidang Manajemen Isu, Risiko dan Krisis juga Manajemen Perusahaan, termasuk Manajemen Konflik.

JADWAL TRAINING

Tanggal
23-24 Aug 2021

Lokasi
Kuretakeso Hotel - Kemang / Blue Sky - Slipi/Best Western Premier - Cawang

Biaya
Rp 4.15jt - Group
Rp 4.65jt - Early Bird
Rp 4.95jt - On The Spot
Rp 5.225jt - Full Fare

-

Bagikan Outline :
Close Menu