Mengembangkan Strategi Government Relation & Public Policy Making (GRPP) untuk keberlanuutan operasional perusahaan adalah elemen penting dalam desain keberlanjutan operasional suatu perusahaan. Pemahaman yang mendalama tentang cara kerja biroakrasi dan kemampuan yang cukup dalam menafigasi agenda kerja birokrasi merupakan salah satu lemen utama dalam kerja membangun relasi dengan pemerintah. Di samping itu, pemahaman atas proses regulasi, kapasitas melakukan pemetaan pemangku kepentingan, serta menerapkan teknik lobi dan advokasi kebijakan publik secara etis dan strategis, sejatinya adalah langkah kesuksesan dalam mengembangkan strategi GRPP. Maka, dalam konteks itulah pelatihan atau webinar Mengembangkan Strategi Government Relation & Public Policy Making (GRPP) untuk Keberlanuutan Operasional Perusahaan, menjadi penting bagi professional di departemen atau direktorat yang mengelola isu GRPP ini perusahaan.
METODE TRAINING
Metode yang dipakai dalam pelatihan atau workshop ini adalah mengikuti pendidikan dan prinsip orang dewasa yakni, ceramah, tanya jawab, diskusi kelas, diskusi kelompok, tugas kelompok, presentasi kelompok, rule play dan studi kasus.
MATERI PELATIHAN
- Materi pelatihan ini terdiri atas:
- Konsep Dasar & Etika Hubungan Pemerintah
- Struktur & Dinamika Pemerintahan di Indonesia
- Analisis Kebijakan Publik (Public Policy Making)
- Pemetaan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Mapping)
- Teknik Lobi dan Advokasi Strategis untuk Public Policy
- Manajemen Krisis & Evaluasi Program GRPP
- Studi kasus nyata penerapan strategi GRPP di berbagai sektor industri.
FACILITATOR
William E Aipipidely MA
Beliau adalah seorang profesional trainer dengan spesialisasi pada peningkatan kualitas pekerja profesional berbasis hasil (result-oriented). Fokus pelatihannya meliputi manajemen strategis organisasi, organizational development, project management, desain program berbasis LFA/TOC/RBM/PCM untuk CSR, Monev/MEL Program, general management, evaluasi program, leadership, HRM, public speaking, strategi komunikasi, lobbying & negotiation, coaching skill, inclusive advocacy, stakeholders engagement, exit strategy, MSC story, fundraising & diversifikasi pendanaan, community development, CSR issues, government & community relations, serta report writing berbasis knowledge management dan GEDSI.
Ia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun memimpin perusahaan dan organisasi—profit, non-profit, CSR, hingga lembaga internasional—dari level staf, jurnalis, project officer, field manager, program manager, hingga direktur program, direktur proyek, dan direktur eksekutif. William merupakan lulusan S1 Geologi UGM dan S2 Komunikasi UGM, serta menempuh studi non-gelar Filsafat-Agama dan Mini MBA. Dari perjalanan akademik dan profesional tersebut, ia memiliki kompetensi kuat dalam facility management, general management, analisis kebutuhan, perencanaan program, pengelolaan fasilitas kerja, hingga manajemen anggaran.
Sebagai narasumber dan fasilitator, William telah memberikan pelatihan di lembaga nasional, perusahaan, pemerintah, dan mitra internasional seperti BI, BP, ExxonMobil, DSN-LG, Kemendikbud, Kemendagri, Pemprov DIY, USAID, UNDP, Miserior, perusahaan sawit, bank, NGO nasional, hingga CSO lokal. Selain itu, sebagai mantan jurnalis, ia telah menulis tujuh buku bertema sosial dan kepemimpinan, dua biografi pengusaha, jurnal manajemen strategis, serta menjadi kolumnis di berbagai media nasional dan lokal.
Saat ini, di sela penyusunan proposal doktoral, William aktif menjadi narasumber, trainer, penulis, dan mengelola kebun integrated farming di Cangkringan–Bimomartani, Sleman, Yogyakarta.