TUJUAN PELATIHAN
Pelatihan ini diharapkan peserta menyadari, memahami dan mengerti pentingnya manajemen fasilitias dalam memperkuat branding dan impact perusahaan bagi investor dan publik yang di dalamnya ada pemahaman tentang anilis kebutuahn fasilitas pendukung, model perencanaan, teknik controlling, evaluasi
MSC utk facility management, strategy keberlanjutan, penguatan citra, manajemen housekeeping, jenis-jenis analisis dalam perencanaan (SWOT, Kecenderungan, stakeholders), teknik Mind Map dalam facility management, office management dan pengelolaan asset berbasis hasil.
TARGET PESERTA
Pengelola manajemen fasilitas di perusahaan publik, perusahaan keluarga, local government, BUMD, lembaga pendidikan, dan organisasi non profit.
METODE PELATIHAN
Metode yang dipakai dalam pelatihan ini mengunakan beberapa metodik yaitu metode orang dewasa (andragogy dan pull learning) dengan variasi metode lainnya seperti diskusi, presentasi, sharing experience, diskusi kelompok, simulasi dan rule play, paper work, dan studi kasus.
OUTLINE MATERI
Materi pelatihan yang akan dibahas meliputi:
A. Aspek Value & Filosofi
- Mengapa pelatihan ini dibutuhkan dalam memperkuat kinerja, citra dan keberlanjutan perusahaan
B. Aspek Knowledge dan Konseptual
- konseptual yang berhubungan dengan analysis kebutuhan dan pengembangan fasilitas
- Model Perencanaan dgn RBM and TOC
- Teknik Monitoring/Controling
- Evaluasi Menggunakan Teknik Most Significant Changes
- Strategi Keberlanjutan
- Penguatan Citra
- Management Houskeeping
- Jenis-jenis analisa dalam perencanaan (SWOT, Kecenderungan, Stakeholders, dll)
- Teknik Mind Mapp, Chekin Tamu, Pengelolaan porter, MPP
- Pengelolaan Aset Berorientasi Result/Hasil dan keberlanjutan
- Office management yang mendukung citra perusahaan dan FMS berbasis ISO 41001;
C. Aspek Skill/ Ketrampilan
- Penggunaan Decicion Tree dan Gant Chart/time framework
- Membuat analis-analisis dalam kertas kerja dan
- membuat rencana berbasis hasil (TOC & RBM Tools) dan matriks FMS VS branding organisasi.
Fasilitator
William E Aipipidely MA
beliau seorang profesional trainer yang memberikan pelatihan untuk topik topik peningkatan kualitas hasil kerja organisasi dan kualitas pekerja profesional berorientasi result yang berhubungan dengan manajemen strategis organisasi, organizational development, management project, program desain dengan aneka model dan pendekatan seperti LFA/TOC/RBM/PCM untuk organisasi masyarakat sipil, privat sector atau CSR, Monev/ MEL Program, General Management, topik topik penguatan program CSR, Evaluasi Program, Leadership, public Speaking, Strategi Komunikasi Inklusi, Loby and Negosiasi, Coaching Skill, inclusive advocacy strategy, Stakeholders Engagement Strategy, Exit Strategy, Most Significant Change Story, Community Development, Goverment and Community Relation, Report Writing dengan Pendekatan knowledge Management dan GEDSI utk program CSR.
Berpengalaman menjadi Narasumber, Konsultan, dan Trainer dalam memberikan pelatihan di aneka lembaga seperti lembaga donor international, National CSOs, private sector/perusahan (BP, Exxon Mobil, DSNLG, PT RMU, DSN Group dll) Direktorat PTLK Kemendikbud RI, kemendagri Direktorat Politik & Ormas, Pemprof (DIY,Papua ACEH, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Sulawesi Utara, Lampung, Sumatera Utara, Maluku Utara, NTB, Sulsel, Jambi, Papua Barat), Pemda/Pemkab (Kabupten Sleman, Sorong, Merauke, SBD, Sumba Timur, Banyumas, Kubu Raya,Meulobah, Lombok Utara, Kulonprogo, Gunung Kidul, Kota meda, dll), TVRI Jogja, KOMPAS TV, Lembaga WLF, International NGO dan NGOs, mitra CSR, CSR Bank Danamon, dan CSO Lokal di Indonesia.
Ia juga berpengalaman memimpin organisasi profit, team leader CSR, dan non profit selama 20 tahun dari posisi staf, manajer lapangan, direktur project sampai direktur eksekutif dan konsultan professional. Ia juga menulis 7 buku sosial dan kepemimpinan, 2 buku Biografi pengusaha, journal manajement strategis, kolumnis di media nasional dan lokal. Ia menyelesaikan Studi S1 dan S2 di UGM, jika Semesta menghendaki sedang menulis proposal Disertasi S3. Sekarang, ia sedang mengembangkan dan mengelola integrated farming sistem (WF Farming) dan Komunitas Inovasi Sosial Mannadoa di rumahnya di pinggiran Kali Opak di Sleman, Yogyakarta, sambal mengisi waktu dengan menulis, menjadi narasumber, dan trainer professional.