Salesmanship Skills

5/5

Outline

Salah satu tujuan Training Salesmanship agar Kita  dapat berkomunikasi untuk menjelaskan product knowledge, dapat mengidentifikasi pelanggan yang potensial, dapat menciptakan ketergantungan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan, dan hal – hal lain terkait Salesmanship.

Description

Ujung tombak dari perusahaan atau organisasi terletak pada ketrampilan sales person dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, dalam membangun hubungan antara pelanggan dengan perusahaan atau organisasi yang menyediakan produk barang/jasa yang disebut sebagai “Penjual”.

Kurangnya ketrampilan sales person dalam bidang Salesmanship, akan berdampak kepada perusahaan atau organisasi secara luas, terutama pada penciptaan revenue perusahaan secara keseluruhan termasuk image yang tercipta dari pelanggan terhadap perusahaan (penjual).

Salesmanship adalah ketrampilan individu dalam menjual, negosiasi, menekankan atau mendorong calon pembeli untuk mengambil keputusan terhadap produk yang ditawarkan oleh penjual (salesman), atau suatu kegiatan yang merupakan upaya untuk mendorong orang lain (calon pembeli) untuk membeli barang yang ditawarkan, yang meliputi penawaran terhadap suatu prospek berharga untuk memenuhi kebutuhan pembeli dalam menciptakan kepuasan.

Salesmanship Skills

Program dengan tema, “Salesmanship Skills”, adalah suatu program untuk memberikan jawaban (solusi) terhadap kemampuan menjual dari sales person pada saat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga sales person dapat menciptakan penjualan, yang dimulai dari penawaran, menumbuhkan kebutuhan pelanggan, negosiasi,  terselenggaranya penjualan, pembayaran dan terkirimnya produk barang/jasa yang dibeli sampai dengan pelanggan merasakan kebutuhan atas produk barang/jasa yang diinginkan tercapai.

Peserta program akan mendapatkan ketrampilan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di dalam organisasi, sebagai bagian dari peningkatan kinerja organisasi dan individu yang berdampak pada terpeliharanya peningkatan revenue perusahaan secara berkesinambungan termasuk dan tidak terbatas pada menjadikan pemenang dalam persaingan dengan perusahaan lain yang menghasilkan produk sejenis, sampai dengan mendorong terciptanya kepuasan pelanggan.

Highlights

  1. Salesman behavior.
  2. Mindset people quality.
  3. Professional salesman.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti Pelatihan Salesmanship Skills ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk:

  1. Dapat menciptakan kebutuhan pelanggan.
  2. Dapat berkomunikasi untuk menjelaskan product knowledge.
  3. Dapat mengidentifikasi pelanggan yang potensial.
  4. Dapat menciptakan ketergantungan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
  5. Dapat menjelaskan keunggulan produk yang dijual dan menyisihkan/mengganti image pelanggan terhadap perusahaan competitor tanpa menjatuhkan nama baik competitor .

Outline Materi

Materi training yang akan di bahas topik Salesmanship Skills adalah :

  1. Pengertian dari Salesmanship.
  2. Konsep Salesman yang Profesional.
  3. Teknik sukses dalam menjual
  4. Perilaku sales profesional
  5. Identifikasi produk knowledge dan spesifikasi produk
  6. Riset untuk mendapatkan pelanggan yang potensial
  7. Evaluasi pada karakteristik calon pelanggan yang potensial
  8. Perilaku pelanggan
  9. Identifikasi kebutuhan pelanggan
  10. Menutup transaksi dalam penawaran yang diajukan
  11. Larangan bagi Sales Professional.
  12. Memotivasi sales.
  13. Evaluasi dan pengukuran kinerja sales.

Metode Pelatihan

Training Salesmanship Skills dilaksanakan dengan metode:

  1. Memberikan pemahaman yang mendalam disertai dengan implementasi studi kasus, sebagai gambaran di dalam praktek bisnis untuk memperluas wawasan dan mendapatkan umpan balik, dimana akan terjadinya evolusi pemikiran terhadap tugas dan tanggung jawab kepada organisasi, yang berakibat pada penguasaan tugas dan tanggung jawab untuk memberikan dukungan terhadap keberhasilan dalam melakukan penjualan.
  2. Melakukan sinkronisasi antara kompetensi yang dimiliki dengan kompetensi yang dibutuhkan pada bisnis dalam mencapai target peningkatan revenue secara berkesinambungan, dengan menjalani proses imitasi, sehingga peserta dapat memahami cara mendukung pertumbuhan revenue yang berkesinambungan.
  3. Memberikan penugasan (assignment) kepada peserta yang ditujukan untuk memberikan pengalaman di dalam kelas, untuk diimplementasikan di dalam lingkungan kerja, sebagaimana diharapkan oleh organisasi dalam meningkatkan revenue secara berkesinambungan.

Referensi Teori

  1. Kotler, Philip; Kevin Lane Keller (2009). “1”. A Framework for Marketing Management (4th ed.). Pearson Prentice Hall.ISBN 0-13-602660-5.
  2. Adcock, Dennis; Al HalborgCaroline Ross(2001). “Introduction”. Marketing: principles and practice (4th ed.). Xavier thomas. p. 15. ISBN 9780273646778. Retrieved 2009-10-23.
  3. Kotler, Philip & Keller, L. Kevin (2012). Marketing Management 14e. Pearson Education Limited 2012
  4. Adcock, Dennis; Al Halborg; Caroline Ross (2001). “Introduction”. Marketing: principles and practice. p. 16.ISBN 9780273646778. Retrieved 2009-10-23.
  5. “Marketing Management: Strategies and Programs”, Guiltinan et al., McGraw Hill/Irwin, 1996
  6. Dev, Chekitan S.; Don E. Schultz (January–February 2005). “In the Mix: A Customer-Focused Approach Can Bring the Current Marketing Mix into the 21st Century”. Marketing Management 14 (1).
  7. “Swarming the shelves: How shops can exploit people’s herd mentality to increase sales”. The Economist. 2006-11-11. p. 90.
  8. Kerin, Roger A. (2012). Marketing: The Core. McGaw-Hill Ryerson. p. 31.
  9. Kotler, Armstrong, Philip, Gary. Principles of Marketing. pearson education.
  10. D.S. Hochbaum, E. Moreno-Centeno, P. Yelland, and R.A. Catena. Rating Customers According to Their Promptness to Adopt New Products, Operations Research 59(5): 1171-1183, 2011
  11. “Segmentation, Targeting, and Positioning”. University of Southern California. Retrieved 21 May 2013.
  12. Stolley, Karl. “Primary Research”. Purdue Online Writing Lab. Retrieved 21 May 2013.
  13. Developing Business Strategies, David A. Acker, John Wiley and Sons, 1988
  14. “Chapter 6: Organizational markets and buyer behavior”. Rohan.sdsu.edu. Retrieved 2010-03-06.
  15. Goldstein, D.; Lee, Y. (2005). “The rise of right-time marketing”. The Journal of Database Marketing & Customer Strategy Management 12 (3): 212–225.doi:10.1057/palgrave.dbm.3240258.
  16. Dacko, Scott G. (2008). The advanced dictionary of marketing. pp. 377–378. ISBN 0-19-928600-0.

Facilitator

Team Trainer Value Consult

training-salesmanship-skills

Daftar Lengkap, klik di bawah ini:

Jadwal & Biaya

Rp 5.15jt - Group
Rp 5.65jt - Full Fare

*Harga belum termasuk pajak

Kelas ini akan dijalankan bila minimal ada 2 peserta yang mendaftar.

calendar_month 10-11 Jun 2024
schedule 09.00 - 17:00
location_on Kuretakeso Hotel - Kemang / Best Western Premier - Cawang / The Aryaduta Hotel Semanggi

*Untuk pelatihan inclass, hotel masih tentative

Fasilitas Training

Jadwal & Biaya

*Harga Tidak Termasuk Pajak

(Belum Ada Jadwal)
09:00 - 17:00
*Harga Tidak Termasuk Pajak

(Belum Ada Jadwal)
09:00 - 17:00
*Harga Tidak Termasuk Pajak

(Belum Ada Jadwal)
09:00 - 17:00
*Harga Tidak Termasuk Pajak

(Belum Ada Jadwal)
09:00 - 17:00

*Hotel masih tentative

Fasilitas Training
× Ada yang bisa dibantu? Available from 06:00 to 23:00 Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday