Pentingnya TNA bagi perusahaan

Dalam lingkungan kerja yang kompetitif saat ini, karyawan dituntut untuk terampil agar dapat melakukan tugas yang kompleks dengan cara yang lebih efisien, hemat biaya dan aman.

Training adalah bagian penting untuk karyawan ketika tidak mencapai standar kinerja tertentu. Tujuan akhir dari bisnis apapun yaitu menjadi lebih menguntungkan dan perusahaan yang berinvestasi dalam training telah mengalami keuntungan 24% lebih tinggi, menurut huffington post. Perbedaan antara tingkat prestasi kerja yang sebenarnya dan tingkat prestasi kerja yang diharapkan menunjukan perlunya training. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh g02HR menunjukan bahwa 40% karyawan yang tidak menerima pelatihan kerja dapat menjadi efektif dalam meninggalkan posisi mereka sebelumnya di tahun pertama, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Ini menyoroti betapa pentingnya pelatihan karyawan bagi perusahaan manapun untuk melakukan yang terbaik.

TNA adalah proses yang membantu perusahaan meninjau pelatihan mereka. Ini dapat membantu mereka untuk menentukan semua pelatihan yang perlu di selesaikan dalam periode tertentu agar tim mereka dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut seefektif mungkin.

Pentingnya Training Need Analysis (TNA) :

• Mengidentifikasi kompetensi
• Menempatkan sumber daya pelatihan untuk digunakan
• Hindari membuang – buang waktu untuk pelatihan yang tidak relevan
• Meninjau program pelatihan saat ini dan masa lampau
• Membantu memprioritaskan kebutuhan training

  1. Mengidentifikasi kompetensi
    Manfaat dari melakukan TNA adalah dapat membantu mengidentifikasi kesenjangan yang mungkin dimiliki karyawan, sebelum hal tersebut menjadi masalah.
    Lebih baik menyoroti masalah potensialnya dan menanganinya secara langsung, daripada menyadari kesenjangan tersebut saat masalah itu muncul atau sudah terjadi.
  2. Menempatkan sumber daya pelatihan untuk digunakan
    TNA yang berhasil akan mengidentifikasi siapa saja mereka yang membutuhkan training dan jenis training apa yang dibutuhkan. Ini sangatlah kontra-produktif dalam menawarkan training kepada individu yang tidak membutuhkannya atau menawarkan jenis training yang salah. TNA membantu menempatkan sumber daya pelatihan untuk digunakan.
  3. Hindari membuang-buang waktu untuk training yang tidak relevan
    Memberikan perusahaan pemahaman gambaran secara jelas. Dengan pemahaman ini, mereka akan dapat menentukan training yang tidak diperlukan, serta dapat menghemat waktu dan uang mereka.
  4. Tinjau program saat ini dan sebelumnya
    Sangat penting untuk memeriksa kegiatan TNA apa yang sedang dilaksanakan, agar memiliki koordinasi dan menghindari upaya beban kerja. Meninjau kinerja sebelumnya harus dilakukan untuk mempelajari kelebihan dan kekurangannya, agar program saat ini lebih efektif.
  5. Membantu memprioritaskan kebutuhan training
    Ketika merencanakan program pelatihan, mungkin sulit untuk memutuskan sesi pelatihan mana yang paling penting. Namun, TNA dapat membantu anda menentukan mana yang harus diselesaikan secepatnya dan pelatihan mana yang dapat dibiarkan sampai nanti.
    TNA memungkinkan perusahaan untuk mengeksplorasi kesenjangan secara kinerja, keterampilan dan kompetensi yang dapat mengurangi produktifitas karyawan. Dalam banyak kasus, kesimpulan harus disajikan dalam format yang tepat sehingga manajemen dapat lebih mudah memahami kebenaran dan kepentingannya. Ini penting agar program disetujui. TNA adalal langkah awal dalam memulai program pelatihan yang efektif.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *