HSE Series

Training Sertifikasi : HIPERKES dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis Perusahaan

Deskripsi Training Sertifikasi HIPERKES Sekilas mengenai Sertifikasi HIPERKES Dalam bidang kesehatan kerja kita mengenal suatu pendekatan pencegahan penyakit akibat kerja yang disebut hygiene industri atau Hiperkes (Hygiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja). Hiperkes adalah lapangan ilmu kesehatan dan keselamatan kerja yang mengurusi problematik kesehatan dan keselamatan pekerja secara menyeluruh. Menyeluruh memiliki maksud bahwa setiap perusahaan melalui organisasinya harus berperan proaktif dalam menyelenggarakan usaha-usaha preventif untuk menyelesaikan segala problema kesehatan dilingkungan kerja, mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya yang ada selain untuk mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK) serta memantau pelaksanaan program K3 lainnya. Pentingnya sertifikasi kesehatan kerja atau hiperkes bagi dokter dan perawat perusahaan diatur pemerintah melalui PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1976 tentang Wajib Latih Hiperkes bagi dokter perusahaan dan PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1979 tentang wajib Latih Hiperkes bagi paramedis perusahaan. Tujuan Pelatihan : Untuk mendapatkan sertifikasi sebagai Paramedis HIPERKES. Untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan dan sebagai pemenuhan peraturan perundangan. Outline Materi : Peraturan perundangan dan kebijakan di bidang K3 Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dan audit internal dan manajemen risiko di tempat kerja Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Program pelayanan kesehatan kerja Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan system pelaporan Promosi kesehatan kerja dan Pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja P3K di tempat kerja Ergonomi dan Fisiologi Kerja Program rehabilitasi di tempat Kerja Psikologi industry Pengelolaan Makanan di tempat kerja Program Keselamatan kerja dan alat pelindung diri Kecelakaan kerja dan system pelaporan Tanggap darurat kebakaran di tempat kerja Hygiene industry (factor fisik, factor kimia,factor biologi) BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan Walkthrough Survey dan Seminar Hasil survey SERTIFIKASI HIPERKES Sertifikat Hiperkes dikeluarkan oleh Pusat K3 (Depnakertrans) Jakarta akan diberikan kepada mereka yang lulus ujian dengan nilai minimal 60%, paling lambat 1 bulan setelah pelatihan. Organized by Value Consult

Training Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System

Training Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System salah satu tujuannya adalah memahami design proses awal dari WWT plant, memahami kelebihan dan kekurangan dari peralatan di WWT plant. Deskripsi Banyak dari kalangan industri, mendesign WWT plant dengan budget yang terbatas, sehingga banyak di temukan kondisi plant WWT saat ini sudah tidak sesuai dengan kapasitas produksi yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Kondisi ini menyebabkan kesulitan yang tidak berujung, pihak manajemen terus meminta kenaikan jumlah produksi, di satu sisi “enggan” untuk melakukan investasi di area WWT, karena menganggap area ini hanya sebagai cost center, bukan profit center. Namun demikian dari pihak pemerintah melalui kementrian lingkungan, telah melakukan program PROPER yaitu evaluasi setiap industri atas kinerja lingkungan yang menyangkut emisi udara, limbah B3 dan limbah cair. Masih banyak kalangan industri yang mengalami problems pada limbah cair, karena WWT plant yang tersedia sudah tidak bisa mencukupi lagi bagi limbah cair yang ada. Melalui workshop ini, evaluasi – the bottle necking – dari WWT plant menjadi sangat penting pada saat industri akan melakukan ekspansi dan juga peningkatan produksi. Dengan evaluasi satu per satu dari peralatan WWT menjadikan pimpinan mengetahui lebih detail tentang berbagai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing peralatan yang ada, sehingga jika ada investasi tambahan di bidang WWT maka akan menjadi lebih tepat sasaran. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Waste Water Treatment ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami design proses awal dari WWT plant Memahami kelebihan dan kekurangan dari peralatan di WWT plant Memahami cara melakukan assessment / evaluasi – the bottle necking – dari WWT Memahami cara ekspansi / perluasan dari WWT plant Metode Pelatihan Training Waste Water Treatment dilaksanakan dengan metode: Presentasi dari “best available technology” di bidang WWT, study kasus, sharing pengalaman. Peserta bisa membawa data lapangan apabila merencanakan melakukan ekspansi di bidang WWT plant. Perhitungan ekspansi WWT di lakukan di excel, sehingga bisa langsung di copy ke pada peserta. Outline Materi Materi Training Waste Water Treatment yang akan dibahas adalah : Design parameter dari WWT process di mulai dari F/M ratio, MCRT, Sludge age, SVI SSV, MLSS MLVSS, aeration timer, OUR SOUR, loading rate dll. Trouble shooting di bidang waste water treatment (WWT) plant Cara melakukan WWT assessment (evaluasi) proses, sehingga dapat di ketahui kelebihan dan kekurangan masing – masing WWT plant yang ada. Rule of thumb untuk menjalankan WWT plant. Melakukan perhitungan ekspansi / perluasan dari WWT plant. Detail aerobic & anaerobic system. PROPER limbah cair. Facilitator Ir. Dwi Handaya, MK3 Praktisi Industri berpengalaman lebih dari 20 tahun, baik di industri petrochemical, manufacturing, oil & gas, plantation, konsultasi dll. Mempunyai background pendidikan Teknik Kimia, Universitas Tirtayasa dan Magister K3, Universitas Indonesia, Jakarta. Menangani konsultasi dan training di berbagai perusahaan besar seperti BP, Cargill, Sinarmas group, Mayora, Indofood dan lain lain. Semenjak 2008 juga tercatat sebagai team instruktur EPCM Environmental Pollution Control Manager, sebagai salah satu program sertifikasi manager lingkungan, BPLHD Jawa Barat dan kementrian LH secara nasional.