Managerial Skills Training

Training Analytical Creative Thinking

Training Analytical Creative Thinking Training Analytical Creative Thinking dimaksudkan agar anda dapat membangun sikap, pola pikir positif yang terlatih dalam melakukan sintetis,  berimajinasi yang lebih kuat yang merupakan kombinasi kekuatan mental didukung kualitas pribadi yang membentuk creative thinking luar biasa. Perubahan yang terjadi begitu cepat dalam dunia usaha, kerumitan masalah terus bertambah, akhirnya manusia kerja dituntut menyesuaikan diri, membangun dirinya menghadapi rintangan, tantangan. Akibatnya semua orang harus creative thinking untuk mendukung kepercayaan diri yang lebih tinggi. Creative thinking akan membawa seorang menjadi penggagas, dengan creative akan mewujudkan gagasan ke dalam kenyataan creative merupakan kekuatan daya cipta yang mewujudkan karya, kerja yang bertumpu pada inovasi. Jalinan yang terjadi antara konsep creative kreatifitas dilakukan dengan dua tahap berbeda; berpikir lalu berbuat. Creative thinking adalah sebuah ‘petualangan’, tetapi harus menjadi dasar untuk berbuat. Walaupun ‘Petualangan’ berkonotasi coba-coba, dengan pencarian yang gigih, didukung pengalaman, creative thinking akan sangat berguna dalam peningkatan usaha mencapai tujuan perusahaan. Aspek-aspek pengelolaan aset perusahaan adalah yang paling penting, namun sulit. Dengan peningkatan creative thinking maka kreatifitas tidak akan berhenti. Pelatihan Analytical Creative Thinking dimaksudkan untuk memberikan pemahaman, pengetahuan tentang potensi diri individu. Pembahasan meliputi aplikasi tentang potensi diri manusia dalam kehidupan organisasi, secara efektif & efisien dalam praktek pengelolaan diri untuk pengembangan karir & organisasi. Pengetahuan tentang manusia dalam kehidupan organisasi, memberikan acuan bagi upaya pengembangan diri dalam implementasi keputusan strategi perusahaan. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Analytical Creative Thinking ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Meningkatkan keterampilan analytical yang akan berdampak kepada  creative thinking untuk membangun kreatifitas kerja sehingga terbentuk motivasi positif dalam bekerja. Membangun sikap, pola pikir positif yang terlatih dalam melakukan sintetis,  berimajinasi yang lebih kuat yang merupakan kombinasi kekuatan mental didukung kualitas pribadi yang membentuk creative thinking luar biasa. Target Peserta Training Analytical Creative Thinking ini ditujukan untuk para: Seluruh karyawan perusahaan/organisasi dan setiap orang yang perlu digerakkan dalam berpikir kreatif yang akan membawa menjadi penggagas, dan mewujudkan gagasan ke dalam kenyataan meningkatkan kerja. Outline Materi Materi Training Analytical Creative Thinking yang akan dibahas adalah : 1.  Meningkatkan Ketrampilan analytical Mengenal potensi diri Modal untuk sukses bekerja 2.  Breaking the limits Mengenal pembatas fisik Menghancurkan tembok pembatas prestasi 3.  Mengolah Kreatifitas Membuat permulaan dalam ‘perencanaan’ Melatih Kreatifitas 4.  Pengembangan Modal Dasar Meningkatkan kemampuan fisik Meningkatkan kemampuan intelektual Meningkatkan kemampuan mental Meningkatkan kemampuan pengendalian emosional Meningkatkan kemampuan spiritual. 5. Creative dalam Memikirkan Kehidupan dan Kerja Daya kreasi dan sikap kreatif sebagai kewajiban 6.  Membangun etos kerja yang tangguh Memahami kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Meningkatkan etos kerja. 7.  Menjaga dan memelihara perilaku kehidupan Memahami perilaku positif, produktif, dan kontributif Implementasi perilaku positif, produktif, dan kontributif. Testimoni “OK” Fasilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Training Adversity Quotient

Untuk bisa sukses menjadi seorang staf di perusahaan dituntut untuk memiliki kecerdasan diatas rata – rata kecerdasan manusia umumnya. Secara anekdot dinyatakan bahwa seorang staf di perusahaan dituntut mempunyai kecerdasan rata – rata 200 % atau 100 % diatas kecerdasan rata – rata manusia pada umumnya.  Untuk menjadi staf pemula di perusahaan, maka test IQ – test Kecerdasan Intelektual diperlukan agar memenuhi syarat minimum yaitu seorang yang cerdas. Jadi seorang staf di perusahaan  tidak mungkin dari kalangan idiot.

Achievement Motivation Training

Achievement Motivation Training bertujuan agar para peserta bisa mengidentifikasi motivasi pribadi. Peserta mengerti tentang hubungan antara motivasi dengan prestasi dan manfaatnya dalam kegiatan kerja. Sasaran Pelatihan Setelah Mengikuti Achievement Motivation Training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta yang terlatih untuk ter – motivasi Peserta mengerti tentang hubungan antara motivasi dengan prestasi dan manfaatnya dalam kegiatan kerja Peserta mampu mengembangkan motivasi diri dan mendorong diri agar lebih ter – motivasi dan  lebih siap, produktif dalam melakukan pekerjaannya Metode Pelatihan Achievement Motivation Training yang dilaksanakan dengan metode : Diskusi Kelas / Kelompok Permainan Latihan Outline Materi Pelatihan Materi yang akan di bahas topik Achievement Motivation Training adalah: DIRI ANALISIS Mengenali dan menantang kekuatan dan kelemahan diri,motivasi diri POLA KEBUTUHAN MANUSIA Kebutuhan fisik dan sosial Hierarki Kebutuhan MOTIVASI Motif dan motivasi Proses motivasi 3 Motif Sosial dari McClelland POLA BERPIKIRPRESTASI Penetapan tujuan Tanggung jawab pribadi Umpan balik Risiko sedang INTERELASI ANTAR INDIVIDU Mengenali pola hubungan dengan orang lain Hubungan baik melalui persetujuan konsep 3A MOTIF KEKUASAAN (POWER) Berbagai sumber kekuasaan Motif kekuasaan yang perlu dikembangkan Menerapkan kompetensi Kekuasaan PENGEMBANGAN MOTIVASI DIRI Analisis kerja Mengembangkan motivasi diri Pembuatan Rencana Penerapan di Tempat Kerja Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun berunding dengan pelatih, konsultan dan pelatih diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang: Pengembangan Pribadi, Mental Switching, Keterampilan Kepemimpinan, Manajemen Pengawasan, Pelatihan dan Konseling, Pelatihan Manajemen, Pemecahan Masalah Kreatif dan Pengambilan Keputusan, Keterampilan Komunikasi, Keterampilan Berbicara & Presentasi Publik, Keterampilan Negosiasi, Pelatihan Motivasi Berprestasi, Berurusan Dengan Orang Sulit, Membangun Tim, Pengembangan Orang. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Psikologi Klinis serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutan mengambil alih bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Training Achievement Motivation at Work

Untuk mendapatkan motivasi yang dapat bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama, diperlukan motivasi yang berasal darim dalam diri seseorang. Motivasi dari setiap individu dapat menjadikan mereka mampu berdiri sendiri sebagai unit kerja dan memberi kontribusi positif bagi perusahaan.