training hr

Transforming HR Mindset

Deskripsi Training Transforming HR Mindset – Peranan Human resources seharusnya dijadikan sesuatu yang penting apabila perusahaan berkeyakinan bahwa sumber daya manusia merupakan asset bagi perusahaan,namun masih banyak hal tsb hanya sebatas retorika ,wawasan ,tidak terimplementasikan. Cara pandang bahwa Human Resources hanya sebatas urusan administrasi personalia harus segera ditinggalkan,hal ini memerlukan perubahan mindset /cara pandang terhadap Human Resources di satu sisi, di sisi lain perlunya peningkatan kompetensi dari Human Resources sendiri agar dapat berperan dalam suatu organisasi, menjadi mitra sejajar,mitra strategis bagi bisnis di suatu organisasi/perusahaan. Sasaran Pelatihan Memahami transformasi peranan Human Resources Memahami pentingnya Human Resources  sebagai  mitra sejajar,mitra strategis dalam suatu organisasi/perusahaan Memahami  kemampuan yang perlu dimiliki sebagai Human Resources agar dapat berperan sebagai mitra sejajar. Memahami  pentingnya mengetahui kebutuhan dari bisnis yang merupakan customernya. Memahami bahwa komunikasi merupakan salah satu skill yang penting  harus dimiliki   dalam menjalankan perannya. Outline Pelatihan Perubahan peran Human Resources dalam suatu Organisasi/Perusahaan. Human Resources sebagai mitra sejajar,mitra strategis bagi bisnis dalam suatu organisasi/perusahaan. Kemampuan yang perlu dimiliki Human Resources dalam menjalankan perannya. Komunikasi salah satu skill yang perlu dimiliki Human Resources dalam menjalankan perannya Outcomes yang perlu ditetapkan sebagai Human Resources (aspek Finansial,aspek customer,aspek  interal proses,dan people) Facilitator Rheny Kartika Beliau sudah 25  tahun lebih berkecimpung dalam area Human Resources, Berbagai sertifikasi internasional dan nasional dapatkan untuk  menambah kemampuan maupun wawasan dalam men deliver suatu program pengembangan di perusahaan. Sertifikasi sebagai fasilitator training  yang Beliaumiliki sampai saat ini : 1. Leadership Development  Program (Organisation Tranformation  International) 2. Targeted Selection ( Dimension Development International )3. Behaviour based Interview ( Pasific Century  Consultan)4. Interaction Management (Dimension Development International )5. Service Excelent ( Dimension Development International )6. Service STAR  ( Achieve Global)7. Manager Development Program ( Gallup Int – Permata Bank)8. Strength Based Coach (Gallup Int – Standard Charterred Bank)9. dll Posisi yang pernahdiembannya sebagai training fasilitator untuk perusahaan ( al: Bank Permata, Lippo Bank/CMIB-Niaga, BTPN, Pertamina, Bank BTN ). Technical Advisor  Human Resources (Charoen Phokphan – Bank Agris ) Sebagai assessor  (competency based ) di Bank Agro. Sebagai Managing Partner Bina Talenta, Head of Leadership Development di Bank Permata, Head of  People Development di Bank Permata, Team Merger  “ change management “, Training Coordinator, Training and Rekruitment Manager, General Manager Training di Bank Baliserta Profesional Trainer di LPPM

Measuring Training Impact

Pelatihan Measuring Training Impact mempelajari mengenai mengapa penilaian kebutuhan pelatihan diperlukan, bagaimana mengidentifikasi elemen penilaian kebutuhan pelatihan perbedaan antara instruksi, bagaimana merencanakan  pelatihan dan penilaian kebutuhan pelatihan, bagaimana menghitung ROI dalam pelatihan ,dan hal – hal lain terkait Measuring Training Impact. PENGANTAR Training selalu dilakukan dengan tujuan tertentu. Dengan waktu dan biaya yang besar dalam menyusun dan melaksanakan program pelatihan, maka kita perlu meyakinkan akan keberhasilan dari pelaksanaan program pelatihan. Dengan demikian maka mengukur dampak keberhasilan pelatihan menjadi sangat penting untuk dilakukan. Ketika evaluasi training dilakukan, kita tidak bisa mengabaikan apakah peserta benar-benar mempelajari konsep yang disampaikan, merubah perilaku mereka, atau bahkan memperbaiki prestasi mereka dan perusahaan yang berarti hasil pelatihan telah diterapkan. (Measuring Training Impact)

Kaizen in HR

Deskripsi Fungsi HR dalam perusahaan sangatlah vital baik itu perusahaan besar ataupun kecil, semua perlu HR. Dalam perkembangan dasa warsa terakhir ini telah banyak muncul manajemen baru dalam pengelolaan HR, ada KPI, ada GRD bahkan yang terakhir dan terpopuler adalah Balance Score Card (BSC). Semua berlomba untuk menggunakan konsep terbaru dengan harapan kinerja HR menjadi lebih baik dan baik. Tetapi banyak yang lupa….., tentang operasional HR yang berdampak besar terhadap kenyamanan karyawan dalam bekerja. Sehingga tidak jarang, sistem HR yang bagus tidak dapat dijalankan karena masalah yang sepele.. yaitu tidak didukung oleh segenap karyawan karena karyawannya sudah apatis dulu dengan kinerja HR. Kaizen in HR adalah salah satu terobosan dalam sistem operasional HR. Di dalam training ini akan dikupas hal-hal yang menghambat kinerja operasional HR. Akan dipelajari Waste-waste apa saja yang terjadi dalam pengelolaan operasional HR. Dengan mengetahui Waste yang ada maka langkah berikutnya adalah melakukan 4 Langkah / Prinsip Kaizen sehingga kinerja operasional HR akan menjadi lebih praktis, cepat dan efisien. Training / Seminar ini bukan hanya sekedar teori, akan banyak case study – case study yang dibawa oleh masing-masing peserta dan akan secara LIVE di gali proses-proses mana sajakah yang termasuk Waste dan bagaimanakah KAIZEN nya. Selesai mengikuti training / seminar ini, peserta akan langsung dapat mengimplementasikannya di tempat kerja masing-masing Outline Materi Materi yang akan dibahas dalam Kaizen in HR : 5S / 5R sebagai pondasi pengelolaan proses yang cepat dan efisien Penerapan 5S/5R di area HR 7 Waste dalam operasional HR (+ Live Case Study) Penyebab timbulnya Waste dalam operasional HR Pemetaan Proses Bisnis SDM operasional (+ Studi Kasus Langsung) Value Stream Pemetaan SDM operasional (+ Studi Kasus Langsung) Nilai Tambah Vs Non Nilai Tambah di HR Konsep 4 Langkah / Prinsip Kaizen Penerapan Kaizen dalam operasional HR (+ Live Case Study) Metode Pelatihan Metode Pelatihan yang akan digunakan dalam Kaizen in HR : Dialog Interaktif / Sharing Diskusi Grup Latihan di Kelas Study Kasus Peserta Peserta yang wajib mengikuti Kaizen in HR : Staff / Officer, Supervisor sampai dengan Manager HRD dan person yang ingin mengembangkan kinerja di HR Penyedia Indro Agung Handoko, ST. Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya. Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan. Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005. Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain: Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%. Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%. Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005. Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA. Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan. Sekarang sudah bergabung dengan ISSI Training dan Selnajaya Training sebagai Ascociate Trainer dan Productivity Consultant.

HR Management Development Program

Salah satu tujuan pelatihan HR Management Development Program adalah bagaimana mengelola recruitment dalam HR Management, Sistem Penggajian, Industrial Relations. Deskripsi Untuk dapat sukses meniti karir dibidang HR, seorang HR professional tidak hanya dituntut menguasai area spesialisasinya dengan baik, tetapi juga mampu memahami konteks dari setiap kebijakan SDM yang terkait dengan area spesialisasinya. Bahkan semakin senior seorang HR professional maka tuntutan menguasai perspektif yang generalis dari HR semakin diperlukan. Hal tersebut diantaranya adalah pemahaman yang menyeluruh mengenai employee management dari mulai penerimaan sampai dengan berakhirnya hubungan kerja. Disisi lain, ia juga diharapkan untuk lebih memahami peran unit HR yang semakin berkembang yang mencakup tidak hanya pada tataran administratif tetapi juga benar-benar dapat menerapkan prinsip-prinsip kerja “the right man in the right place“; “developed employees are the companies most substantial capital“; mendorong perusahaan untuk menjadi preferred employer; serta menerapkan prinsip-prinsip keadilan bagi perusahaan maupun karyawan, bebas diskriminasi, independen. Lebih jauh lagi, para CEO dan Board of Directors sangat mengharapkan seorang HR dapat berperan sebagai partner stratejik mereka dalam mengelola perusahaan. Kompleksitas HR semakin ditambah dengan posisinya yang berada ditengah-tengah antara tuntutan manajemen & karyawan. Ia diharapkan dapat membuat kebijakan-kebijakan yang bisa ‘mempertemukan’ kepentingan manajemen & karyawan. Pelatihan HR Management dirancang untuk menjadi basic course bagi setiap profesional HR untuk dapat melihat keseluruhan fungsi HR yang utama secara singkat.  Dengan memahami keterkaitan dari orang, sistem, kebijakan HR maka diharapkan setiap profesional HR yang mengikuti Pelatihan HR Management akan lebih mengerti trik dan tips dalam menangani berbagai pekerjaan, menambah wawasan secara kontekstual yang ada di area HR. Sasaran Peserta beberapa sasaran peserta dari Pelatihan HR Management Development Program ini ; HR Manager, HR Supervisor ataupun HR Staf, Profesional atau Praktisi HR lainnya yang ingin mendapatkan gambaran yang integratif mengenai pengelolaan HR di dalam suatu perusahaan. Pelatihan HR Management juga diperuntukkan bagi setiap HR professional yang mulai dipersiapkan untuk menjadi seorang genaralis di bidang HR. Outline Materi Materi yang akan kita pelajari dalam Pelatihan HR Management Development Program : Pengantar HR Management Development Program HR, perkembangan perannya dari administrative ke strategic role Pengoptimalan fungsi HR: menentukan batas antara peran HR di manajemen lini, di unit HR From HR planing to HR Audit Lingkup, langkah-langkah HR planning Metodologi HR planning Overview workload analysis Mem-forecast jumlah kebutuhan karyawan Membuat target HR & meng auditnya Struktur organisasi dan Job Analysis Memahami link antara Manajemen Strategis, Struktur organisasi Mengenal berbagai bentuk struktur organisasi Pembuatan job description yang akurat Pengolahan job description untuk berbagai kepentingan lain (job evaluation, enrichment, etc) Mengelola Recruitment dalam HR Management Mengenal berbagai metode recruitment Menentukan proses recruitment yang paling efektif bagi kepentingan perusahaan Menggunakan data job desc ke dalam proses recruitment Berbagai pengukuran efektivitas recruitment Perkembangan metode, tools, pendekatan recruitment terakhir Mengelola Program Pengembangan karyawan dalam HR Management Mendapatkan input kebutuhan pengembangan karyawan melalui kuesionair TNA, hasil recruitment, career plan, dll Menentukan prioritas topik, target pelatihan Mengoptimalkan proses pengembangan karyawan ke arah learning organisation Mengoptimalkan metode pengembangan karyawan: coaching, assignment, pelatihan Mengoptimalkan OJT,  in class training Mengukur efektivitas pelatihan dan sebuah ‘departemen’ pelatihan Manajemen karir dalam HR Management Mencari format manajemen karir yang optimal Memahami berbagai metode pengembangan career path Mengelola kebijakan karir di suatu perusahaan Me-link sistem karir dengan sistem SDM lainnya, seperti planing, recruitment,  pengembangan karyawan Sistem Penggajian Memahami proses pengembangan sistem penggajian Mengenal berbagai metode sistem penggajian Memahami peran sistem penggajian terhadap motivasi kerja, manajemen kinerja Manajemen Kinerja dalam HR Management Me-link antara sasaran corporate dengan sasaran individu (cascading process) Mengelola keterkaitan performance plan, review dan reward secara integratif Mengenal berbagai macam format Performance Appraisal yang ada Industrial Relations Memahami format efektif IR Mendisain sasaran, program IR Hubungan karyawa,  KKB Community,  union relations Pembahasan Kasus Facilitator Drs. Adil Kurnia, M.Psi. MM. Psikolog dari UI serta mengikuti Program Magister bidang Manajemen SDM, Profesi Psikologi bidang Industri & Organisasi. Saat ini beliau mengelola Konsultan SDM sendiri sekaligus sebagai Associate Consultant pada beberapa Konsultan SDM & Manajemen. Selama pengalamannya lebih dari 15 tahun baik sebagai konsultan maupun praktisi, beliau banyak memberikan jasa konsultansi, pelatiha, rekrutmen untuk Departemen, BUMN maupun perusahaan swasta, antara lain Dephub, Depkeu, Deperindag, BPKP, Setjen DPR-RI, PT. Pelabuhan Indonesia, PT. Jasa Marga, PT. Asuransi Jasa Raharja, PT. Asuransi Ekspor Indonesia, PT. Telkom, Hotel Indonesia, Hotel Preanger, PT. Aerowisata, Bank Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, PT. Krakatau Steel, PT. Indonesia Power, PT. Pembangkitan Jawa Bali, PT. Kawasan Berikat Nusantara, PD. Pasar Jaya, PT. Matahari Putra Prima, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Secure Parking, RS. Muhammadiyah. Dengan pendidikan,  berbagai pengalaman yang dimiliki, beliau sangat kompeten dalam memberikan bagaimana mendisain, menuliskan job description yang tepat sesuai dengan jenis instansi/perusahaan, tujuan yang ingin dicapai dari penulisan job description.

HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization

Pelatihan HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization mempelajari  bagaimana memahami fungsi manajemen HR, bagaimana menyelaraskan visi misi perusahaan ke dalam praktek HR di bagian masing-masing, bagaimana memahami dasar-dasar rekrutmen, bagaimana memahami cara dan fungsi training dan pengembangan, bagaimana memahami manajemen OD, dan hal – hal lain terkait HR for Non HR Manager in Competitive Business. Deskripsi Every Manager are HR Manager. Hal tersebut tidak bisa dihindari karena hal yang penting, kalau tidak bisa dikatakan yang terpenting, ialah memanaj Sumber Daya Manusia. Dalam Manajemen HR modern, tanggung jawab memanaj manusia bukan hanya tanggung jawab Bagian HR, melainkan juga tanggung jawab masing-masing bagian, mengingat bagian masing-masing lah yang paling dekat sehingga seharusnya paling mengenal anggota timnya. Tujuan Pelatihan Melalui pelatihan HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization ini diharapkan: Memahami fungsi Manajemen HR di masing-masing bagian. Memahami Dasar-Dasar Rekrutmen, Pengembangan Kompetensi, OD, PA, Talent Management, Personnel Administration, Remuneration, Termination, dan Labor Law. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta memahami prinsip-prinsip Manajemen HR dan mampu menerapkannya di bagian masing-masing. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization adalah : Memahami Fungsi Manajemen HR. Menyelaraskan visi misi perusahaan ke dalam praktek HR di bagian masing-masing Memahami Dasar-Dasar Rekrutmen Memahami cara dan fungsi Training dan Pengembangan Memahami Manajemen  OD Memahami Performance Management Memahami Talent Management Personnel Administration Memahami Manajemen Remuneration Memahami Termination Corporate Culture & Values Memahami penanganan Employee Relation & Labor Union Disciplinary Action Labor Law & Code of Conduct Testimoni “Sangat baiik, tidak hanya teori tapi ada sharing practicalnya” “Trainer menguasai materi” “senang dalam 2 hari ada 2 trainer yg berbeda sehingga lebih banyak yg bisa diadop” Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan. Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama. Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll

Comprehensive Training Management System for Training Officer

Salah satu tujuan Comprehensive Training Management System for Training Officer adalah mengenai pemahaman tentang peran training, dan arti dari sebuah training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya. Deskripsi Masih dijumpai adanya persepsi yang keliru tentang Training, di mana  keberhasilan Training diukur dari proses penyelenggaraan atau tercapainya target ‘mandays”, padahal indikator utama keberhasilan Training adalah jika terjadi perubahan cara kerja karyawan di tempat kerja. (Training Management System) Guna mengetahui adanya perubahan cara kerja di tempat kerja, maka monitoring & evaluasi di tempat kerja (setelah Training diberikan) mutlak perlu dilakukan secara berkesinambungan (Measuring Training Impact at work – MTI). (Training Management System) Kesadaran bahwa proses training yang efektif bermula dari bagaimana memilih program yang tepat untuk orang yang tepat (Training Needs Assessment – TNA).(Training Management System) Dua aspek utama yaitu Identifikasi Kebutuhan Training (TNA) dan Evaluasi Dampak Training di tempat kerja (MTI) merupakan inti dari proses Training Management, selain aspek aspek Penyelenggaraan, Rancangan Materi, dan Mengajarkan Materi.(Training Management System) Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Management System for Training Officer ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Pemahaman tentang peran training, dan arti dari sebuah training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya Pengetahuan tentang cara memilih program yang tepat untuk orang yang tepat, yaitu pengetahuan & keterampilan tentang tehnik & metode  identifikasi dan analisa kebutuhan training (Training Needs Assessment) Pengetahuan tentang cara menerjemahkan hasil TNA ke dalam Perencanaan yang matang & realsitik, dan menerjemahkan Training Plan ke dalam Action Plan untuk Penyelenggaraan Program, termasuk pengetahuan & keterampilan tentang cara Merancang Materi Training.(Training Management System) Pengetahuan tentang berbagai Tehnik & Metode Memberi Training sesuai dengan jenis dan materi yang diberikan.(Training Management System) Mengenal hal-hal yang menjadi hambatan yang membuat tidak berhasilnya Program Training, dan bagaimana cara mengantisipasi dan mengatasinya.(Training Management System) Pengetahuan tentang cara Merancang System dan Mekanisme Monitoring & Evaluasi hasil Training di tempat kerja. (Training Management System) Target Peserta Pelatihan Comprehensive Training Management System for Training Officer ini ditujukan untuk para: Siapa saja baik langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan fungsi Learning & Development, baik sebagai Manager / Supervisor, termasuk  personel yang menangani kegiatan Training, seperi Training Manager / Training Coordinator / Training Officer Metode Pelatihan Training Management System for Training Officer dilaksanakan dengan metode: Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu : Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan Selanjutnya meminta setiap peserta baik secara perorangan maupun grup melakukan Latihan dan Mempraktekkan keterampilan yang telah diajarkan, yang antara lain : Membuat Training Matrix / Competency Based Training Membuat Action Plan sebagai pedoman penyelenggaraan Training Merancang Training Material Praktek melakukan INTRO dalam memberi Training Melakukan Evaluasi peserta selama training di kelas Membuat Key Indicator dan Standar (SOP) Merancang Rencana Pola Evaluasi di tempat kerja Outline Materi Materi yang akan dibahas adalah : Peran Training dalam Pengembanngan Sumber Daya Manusia Apa yang disebut Training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya Persepsi yang keliru (miss concept) tentang Training Pengertian, hakekat , dan sasaran utama dari Training Needs Assessment (TNA) Mengenal 3 jenis TNA Proses TNA yang berbasiskan Kompetensi, Kinerja, dan Program Bagaimana merancang Action Plan sebagai pedoman penyelenggaraan Training Bagaimana membuat Check List untuk proses penyelenggaraan Training Mengenal jenis-jenis bentuk ruangan dan peralatan Training Mengenal unsur-unsur yang termasuk katagori sebagai Training Material Standar Struktur Design dari sebuah Training Material Bagaimana merancang Training Material step by step Tehnik dan Metode Dasar dalam Memberi Training Penerapan Metode INTRO untuk merangsang peserta tertarik pada program sejak awal Sikap selama memberi Training serta tehnik  membuat peserta mudah mengerti i Tehnik mengajukan  dan menanggapi pertanyaan, jawaban,  dan komentar,   peserta Apa sebenarnya sasaran Akhir dari sebuah Training? Mengapa Training tidak berhasil Mengenal hambatan-hambatan penerapan hasil Training di tempat kerja Langkah-langkah yg perlu dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan Bagaimana merancang System & Mekanisme evaluasi hasil training Aspek-aspek yang perlu dievaluasi dalam proses Training Korelasi antara Training Mgr, Line Mgr, Trainer,dan Organizer, dlm system evaluasi System evaluasi di kelas dan system evaluasi di tempat kerja Monitoring & Evaluasi training di tempat kerja, pengertian dan sasaran Proses tahap demi tahap dalam melakukan evaluasi hasil training di tempat kerja Memahami arti Key Indicators dan Standards dalam melakukan Evaluasi Bagaimana merancang Pola Dasar Evaluasi On-The-Job Training sebagai salah tindak lanjut  hasil evaluasi Durasi Jangka waktu program adalah 2 (dua) hari @7 (tujuh) jam efektif per hari,  atau seluruhnya menjadi 14 (empat belas) jam efektif Agenda harian dimulai Jam 08.30 pagi dan berakhir jam 17.00,  dengan 1 jam makan siang dan 2 kali Coffee Break @ 15 menit. Lebih dari 50% waktu digunakan untuk Latihandan Praktek peserta (Lihat Agenda Program) Sebagian besar waktu digunakan untuk Praktek Peserta, baik praktek merancang System Pelayanan maupun Role Play melakukan interaksi dengan Pelanggan seperti Handling Customer Complaint Agenda DAY 1 08.30 – 10.00 Sambutan Selamat Datang oleh Organizer Pendahuluan Program (Latar Belakang & Sasaran) Peran Training dalam Pengembanngan Sumber Daya Manusia Apa yang disebut Training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya Persepsi yang keliru (miss concept) tentang Training 10.15 – 12.00 Pengertian, hakekat , dan sasaran utama dari Training Needs Assessment (TNA) Mengenal 3 jenis TNA Proses TNA yang berbasiskan Kompetensi, Kinerja, dan Program Latihan 1 : Membuat Training Matrix Bagaimana menerjemahkan TNA ke dalam Perencanaan Training Bagaimana merancang Action Plan sebagai pedoman penyelenggaraan Training Bagaimana membuat Check List dalam proses penyelenggaraan Training 13.00 – 15.00 Mengenal jenis-jenis Peralatan Training serta cara menggunakannya Mengenal berbagai bentuk set up ruangan serta penggunaannya Latihan 2 : Membuat Action Plan untuk penyelenggaraan Training Mengenal unsur-unsur yang termasuk katagori sebagai Training Material Standar Struktur Design dari sebuah Training Material Bagaimana merancang Training Material step by step Latihan 3 : Merancang materi Training 15.15 – 17.00 Tehnik dan Metode Dasar dalam Memberi Training Penerapan Metode INTRO untuk merangsang peserta tertarik pada program sejak awal Latihan 4 : Praktek melakukan INTRO Sikap selama memberi Training serta Ttehnik  membuat peserta mudah menerima dan memahami materi DAY 2 08.30 – 10.00 Apa sebenarnya sasaran Akhir dari sebuah Training? Mengapa Training tidak berhasil Mengenal hambatan-hambatan penerapan hasil Training di tempat kerja Langkah-langkah yg perlu dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan Bagaimana merancang System & Mekanisme evaluasi hasil training

Training Performance Management

Salah satu tujuan Training Performance Management adalah agar Kita mampu dalam mengembangkan Perencanaan Kinerja, men-set Sasaran Kerja, mengorganisasikan Performance Coaching,  Performance Appraisals. Proses rekruitmen yang baik akan menyebabkan organisasi memiliki talent-talent yang tepat, tetapi bagaimana mengoptimalkan kinerja memerlukan suatu sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System) yang dikelola dengan baik.

Training Manpower Planning Specialist

Free cd : berbagai form Manpower Planning dalam excel dan soft material Program ini akan memberikan wawasan strategis dan teknis dari Manpower Planning & Placement (MPP) metodologi di dalam organisasi perusahaan. Dengan pendekatan yang komprehensif diharapkan program ini dapat memberikan bantuan kepada para MPP professionals dengan berbagai kemampuan dan pertimbangan yang dibutuhkan dalam mengembangkan MPP.  Workshop ini juga akan memperjelas aspek kualitatif dan kuantitatif dari proses staffing di dalam organisasi.

Learning & Development Specialist

Deskripsi Learning & Development faces an increasing challenge to justify its effectiveness in the face of rapid changes in business organization and advances in technology. Money spent in learning and development also increases considerably. How can we be assured the quality of learning and development program worth the cost and how can we asses and measure it. The big issue today is how to manage learning& development program effectively so that it would lead to better performance at an individual, work and organizational level. Program Description Learning & Development Specialist Programis a professional development program designed to equip professional HR, trainers, team leaders & business facilitators with the knowledge & skills they need to analyze, plan, conduct, and evaluate dynamic & strategically linked high-impact learning & development programs. Learning Objectives Managing overall A to Z of Learning and Development program. Interpret and deliver right-on-time the strategic people competency requirements of the organization. Demonstrate high-level knowledge of learning principles & mechanisms applied to designing & facilitating high-performance learning solutions. Determine the value-added of learning in relation to its contribution to the organization’s total competency. Workplace Application Learning of participants will equip them with competency to interpret and anticipate the learning and development requirements of the organization relative to its strategic directions. A distinction between training and learning development interventions will be used to determine the most appropriate interventions according to the individual needs of participants and their stakeholders.  Thus Programs designed will bridge trainees’ actual performance gaps and expectations to enable them to deliver standards of exemplar behavior. Program Topics Strategic Partnering with Operations and Line Managers Identifying the Learning& Development Gaps &  Interventions that Will Produce the Organizational Results Designing the High Impact Learning and Development Programs Transfer of Learning: Bridging the Knowing-Doing Gap Who May Join Human Resource and Line Staff/Supervisors/Managers who are responsible for either or both management & development functions of HR. Executives and managers of strategic business units, organization functions, and human resource development professionals and champions. Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Training BHRM Specialist

Deskripsi Kompetensi manajemen sudah merupakan salah satu core aktivitas yang ‘mutlak’ dilakukan oleh manajemen SDM modern.  Terlepas dari belum siapnya suatu Perusahaan untuk masuk ke dalam proses manajemen kompetensi, pemahaman mengenai kompetensi2 penting yang ada di suatu Perusahaan merupakan ‘sarana’ untuk melakukan micro managed terhadap keunggulan kompetitive yang ingin dibangun Perusahaan tersebut.  Dengan demikian ia merupakan salah satu link penting antara praktis pengelolaan SDM dengan arah strategis Perusahaan.  (BHRM Specialist) Definisi kompetensi yang tepat yang dibangun di dalam competency dictionary Perusahaan juga sangat menentukan seberapa jauh aplikasi kompetensi bisa dilakukan dalam kaitan dengan proses asesment untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan mempromosikannya serta proses development untuk mengembangkan karyawan tersebut untuk kebutuhan saat ini ataupun di masa yang akan datang. (BHRM Specialist) Salah satu tahap awal yang penting untuk manajemen kompetensi adalah keberhasilan Tim SDM men-desian kompetensi model-nya.  Workshop ini tidak hanya akan membawa pada proses mendesain kompetensi secara setahap demi setahap tetapi juga memberikan tools yang Anda butuhkan untuk melakukannya dan memastikan bahwa disain kompetensi yang Anda bangun sudah sesuai dengan kebutuhan, arah strategis dan ‘lingkungan’ Perusahaan. (BHRM Specialist) Pungki Purnadi tidak saja menguasai aspek teori dari HR action ini, tetapi juga telah terlibat secara intens melakukan hal tersebut di suatu perusahaan multy national di Indoenesia, bahkan menjadi salah satu motor pengembangan manajemen kompetensi Perusahaan tersebut di lingkup regional yang dia lakukan ketika dia ditempatkan di salah satu headquarter Perusahaan tersebut di luar Indonesia.  Hal ini menjamin proses workshop ini akan banyak berisi sharing praktis pengalamannya dalam mengembangkan dan menerapkan kompetensi untuk beragam posisi. (BHRM Specialist) Tujuan Pelatihan Memahami konsep kompetensi Mengembangkan ketrampilan dalam merumuskan core dan generic competencies Mengaplikasikan kompetensi untuk proses seleksi dan people development Outline Materi Bagaimana menentukan job yang akan menjadi sample dalam mendefinisikan model kompetensi Mendefinisikan isue dan challange yang dihadapi oleh jabatan tersebut dan kontribusinya bagi pencapaian sasaran Perusahaan. Mengembangkan core dan generik kompetensi Mendefiniskan level kompetensi secara praktis Mengembangkan metode yang tepat dalam pengumpulan data Tool statistik dasar yang diperlukan untuk melakukan validasi Aplikasi penerapan kompetensi ke dalam recruitment, training, performance management & career management Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, role play, sharing pengalaman, presentasi kelompok, uji Kompetensi dll. (BHRM Specialist) Untuk lebih efektifnya workshop ini diharapkan partisipan membawa contoh komptensi yang ada di Perusahaan atau deskripsi dari suatu jabatan (BHRM Specialist) Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).