ISO Training

Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011

Training Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011 mempelajari mengenai bagaimana memahami langkah pembentukan dan penerapan sistem manajemen terintegrasi dengan ISO 19011:2011, bagaimana memahami pendekatan audit sesuai dengan ISO 19011:2011, mampu mengidentifikasi kebutuhan Kompetensi Auditor dan hal lainnya terkait Training Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011. Deskripsi Dalam periode beberapa tahun terakhir ini paling tidak sepertiga sertifikasi sistem manajemen yang dilakukan di seluruh dunia telah mengintegrasikan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen lingkungan. Volume sertifikasi sistem terintegrasi ini diperkirakan akan terus meningkat, terutama karena semakin koherennya standar sistem manajemen yang ada di dunia, termasuk Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2015) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (ISO 45001:2018). Audit Internal sebagai salah satu persyaratan sistem manajemen (ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, ISO 45001:2018) merupakan motor penggerak untuk melakukan percepatan bagi para pelaku organisasi atau usaha dalam menghadapi tantangan usaha yang makin kompetitif dari waktu ke waktu. Audit Internal adalah tahapan penting dari Siklus Sistem Manajemen integrasi yang meng-evaluasi tahapan siklus sebelumnya dan menjadi fondasi tahapan siklus berikutnya sehinggga proses “Continual Improvement”  terhadap Sistem Manajemen integrasi yang ada berlangsung dengan sempurna. Pelatihan ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan program audit  internal beserta sumber daya dan materi kegiatan-kegiatan pelaksanaan audit yang tepat sehingga mampu terealisasi kegiatan audit yang memecahkan permasalahan dalam penerapan Sistem Manajemen integrasi serta mewujudkan proses “Continual Improvement”. Tujuan Pelatihan  Tujuan Pelatihan Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011 : memahami prinsip-prinsip dasar pembentukan sistem manajemen terintegrasi dengan ISO 19011:2011. memahami kesamaan persyaratan yang ada dalam Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001:2018. memahami langkah pembentukan dan penerapan sistem manajemen terintegrasi dengan ISO 19011:2011. Memahami pendekatan audit sesuai dengan ISO 19011:2011 Mampu mengidentifikasi kebutuhan Kompetensi Auditor Mampu menyusun rencana dan Program Audit Internal dengan ISO 19011:2011 Mampu melakukan Audit Internal dengan pendekatan proses ISO 19011:2011 Mampu menyusun Laporan Audit terhadap sistem manajemen integrasi dan kinerja bisnis Mampu mengidentifikasi potensi improvement dari hasil Audit Internal Sasaran Pelatihan Diharapkan setelah mengikuti training Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011, peserta : Mampu menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen integrasi SMM ISO 9001:2015, SML ISO 14001:2015 & SMK3/ISO 45001:2018 Mampu bekerjasama dan mendukung Wakil Manajemen Mampu merencanakan program audit internal Mampu mengidentifikasi dokumen dan sumber daya dalam melaksanakan audit internal Mampu melakukan persiapan audit internal Mampu melakukan audit internal di semua unit Mampu melaporkan pelaksanaan audit internal Mampu bekerjasama dan mendukung Kepala Auditor/ Wakil Manajemen Target Peserta Peserta yang wajib mengikuti Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011 : Kandidat Wakil Manajemen, Tim Implementasi ISO, Manager, Supervisor, Engineer dari perusahaan yang telah menerapkan salah satu diantara Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2015), atau Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (ISO 45001:2018) Metode Pelatihan Pelatihan Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011 menekankan penggunaan Diskusi, Simulasi, Game Interaktif, Kasus-kasus dan Latihan. Outline Materi Materi yang akan dibahas dalam Pelatihan Internal Audit Integrated QHSE Management System Based on ISO 19011:2011 : Pemahaman persyaratan sistem manajemen mutu (ISO 9001:2015), lingkungan (ISO 14001:2015), serta keselamatan dan kesehatan kerja (ISO 45001:2018) Sistem Manajemen Terintegrasi : Elemen sistem manajemen terintegrasi Pembentukan sistem manajemen terintegrasi Penerapan sistem manajemen terintegrasi Model penerapan sistem manajemen terintegrasi (PDCA) : Pendekatan proses Keinginan stakeholder Siklus PDCA Persyaratan sistem manajemen terintegrasi bekerja baik : Persyaratan Audit pada ISO 19011:2011 Pengertian Audit Internal Persyaratan Mengenai Audit Internal Siklus audit : mengorganisasi program audit internal Tanggung jawab orang-orang yang terlibat dalam program audit internal Persiapan audit Persiapan checklist Rapat Pembukaan Penyelenggaraan audit Sampling dalam audit Teknik wawancara Bukti obyektif  dan ketidaksesuaian Rapat Penutup Tindakan perbaikan dan verifikasi lanjutan Pelaporan audit Dokumentasi audit Seleksi, training dan kualifikasi dari Auditor Internal Rapat Tinjauan Manajemen Audit peran-main Kompetensi dan kriteria pemilihan Auditor Internal : Facilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Management System Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank, Project Manager yang membawahi lebih dari 20 konsultan. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit, Interpreting and Documenting of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/OHSAS 18000, SMK3/ISO 27000/ISO 13485/ ISO 26000, Implementation of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/ISO 45000/SMK3, dan Integrated Management System of ISO 9000, ISO 14000 and ISO 45000/SMK3. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ ISO 45000/ SMK3/ ISO 17025/ ISO 13485/ ISO 27000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Pernah mengikuti berbagai Short Courses di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spain dan Toronto-Canada. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa Security Services company, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap E.P, PT. Expans Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI,  BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), USDRP (Kementerian Pekerjaan Umum & World Bank Project), PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), PT. Smart Tbk, Dale Carnegie Indonesia, PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia, PT. Schneider Electric Batam, PT. Gunung Madu Plantation, Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Telkom Fakultas Rekayasa Industri, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), PT Pertamina EP Field Rantau, PT Pertamina EP Field Cepu, PT Pertamina Refinery Project, PT Pertamina EP Asset 2 Unit Prabumulih-Adera-Limau-Pendopo, PT Pertagas Unit Prabumulih, PT. Wastec International, PT Pertamina Hulu Energi- ONWJ (Offshore-Onshore),   Ericsson Academy, PT Grapari Telkomsel, PT. Tripatra, PT Perkebunan Nusantara VI Unit Kayuaro-Pangkalan Lima Puluh Kota-Rimbo Duo-Batanghari, PT. DNX Indonesia, dan

Understanding & Implementing Of HSE (Health, Safety & Environment) Management Systems

Deskripsi Setiap bisnis perlu mengelola kesehatan dan keselamatan kerja serta lindung lingkungan, mengapa demikian? Bukan saja karena sebagai pemenuhan perundang-undangan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan Hidup, tapi bisnis yang sehat tentunya harus mengelola risiko kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan-nya. Penerapan standar ISO 45001:2018 dan ISO 14001:2015 yang sistematis akan membantu bisnis Anda dalam mencapai kesuksesan menyangkut hal ini. Jika bisnis Anda sudah memiliki Sistem Manajemen HSE maka sebaiknya membandingkannya dengan standar ini dan melihat apakah ISO 45001:2018 dan ISO 14001:2015 akan berkontribusi dalam menambah nilai bisnis. ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja)  kompatibel dengan ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan),  sehingga setiap bisnis  dapat mengintegrasikan pengelolaan lingkungan serta  keselamatan dan kesehatan kerja (Sistem Manajemen HSE), jika diperlukan. Tujuan utama dari Sistem Manajemen HSE adalah untuk memungkinkan bisnis mengontrol risiko aspek keselamatan kesehatan kerja dan lingkungannya untuk selanjutnya meningkatkan kinerja  HSE-nya. Bisa dikatakan bahwa adalah hal yang penting bagi suatu perusahaan untuk dapat menerapkan Sistem Manajemen HSE bukan sekedar untuk mendapatkan sertifikasinya. Pelatihan ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan sumber daya dan materi kegiatan-kegiatan yang tepat sehingga dokumentasi dan implementasi Sistem Manajemen HSE mampu terealisasi. Tujuan Pelatihan Memahami secara benar, konseptual, dan komprehensif tentang persyaratan Sistem Manajemen HSE Memahami kebijakan-kebijakan perusahaan/ institusi yang perlu dituangkan dalam dokumen Sistem Manajemen HSE Memahami pelaksanaan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) dan menyusun Tujuan dan Program untuk menerapkan ISO 45001:2018 Memahami pelaksanaan Aspek dan Dampak Lingkungan dan menyusun Tujuan, Sasaran dan Program untuk menerapkan ISO 14001:2015 Memahami kebutuhan sumber daya untuk menerapkan Sistem Manajemen HSE Memahami “Continuous Improvement” dalam implementasi Sistem Manajemen HSE pada perusahaan/ institusi Memahami proses sertifikasi dan lembaga sertifikasi Sistem Manajemen HSE  di Indonesia & Internasional Sasaran Pelatihan Memahami secara benar, konseptual, dan komprehensif tentang persyaratan Sistem Manajemen HSE Mampu mengusulkan kebijakan-kebijakan perusahaan/ institusi yang perlu dituangkan dalam dokumen Sistem Manajemen HSE Mampu melaksanakan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) dan Aspek Dampak Lingkungan Mampu menyusun Tujuan dan Program untuk menerapkan Sistem Manajemen HSE Mampu bekerjasama dan mendukung Kepala Auditor/ Wakil Manajemen Target Peserta Manajer Pelatihan dan Pengembangan, Manajer HSE, Manajer Teknis, Teknisi Penguji dan Teknisi Kalibrasi, Penyelia Laboratorium, Wakil Manajemen (Management Representative), Semua yang terkait dalam pengembangan Sistem Manajemen HSE di perusahaan/ organisasi/ unit usaha. Outline Materi Prinsip-prinsip Sistem Manajemen HSE Pemahaman Persyaratan Sistem Manajemen HSE Pemahaman persyaratan Konteks Organisasi/Perusahaan Pemahaman persyaratan Kepemimpinan Pemahaman persyaratan Perencanaan Sistem Manajemen HSE Pelaksanaan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) Pelaksanaan Aspek dan Dampak Lingkungan Penyusunan Tujuan dan Program Perencanaan Penerapan Sistem Manajemen HSE Pemahaman persyaratan Pendukung Pemahaman persyaratan Operasional Pemahaman persyaratan Evaluasi Kinerja Pemahaman persyaratan Peningkatan Kiat-kiat dalam menerapkan Sistem Manajemen HSE Transisi Sertifikasi Sistem Manajemen HSE Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Management System Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank, Project Manager yang membawahi lebih dari 20 konsultan. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit, Interpreting and Documenting of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/OHSAS 18000, SMK3/ISO 27000/ISO 13485/ ISO 26000, Implementation of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/ISO 45000/SMK3, dan Integrated Management System of ISO 9000, ISO 14000 and ISO 45000/SMK3. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ ISO 45000/ SMK3/ ISO 17025/ ISO 13485/ ISO 27000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Pernah mengikuti berbagai Short Courses di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spain dan Toronto-Canada. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa Security Services company, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap E.P, PT. Expans Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI,  BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), USDRP (Kementerian Pekerjaan Umum & World Bank Project), PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), PT. Smart Tbk, Dale Carnegie Indonesia, PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia, PT. Schneider Electric Batam, PT. Gunung Madu Plantation, Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Telkom Fakultas Rekayasa Industri, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), PT Pertamina EP Field Rantau, PT Pertamina EP Field Cepu, PT Pertamina Refinery Project, PT Pertamina EP Asset 2 Unit Prabumulih-Adera-Limau-Pendopo, PT Pertagas Unit Prabumulih, PT. Wastec International, PT Pertamina Hulu Energi- ONWJ (Offshore-Onshore),   Ericsson Academy, PT Grapari Telkomsel, PT. Tripatra, PT Perkebunan Nusantara VI Unit Kayuaro-Pangkalan Lima Puluh Kota-Rimbo Duo-Batanghari, PT. DNX Indonesia, dan sebagainya. Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta  Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000/ ISO 17024.

HSE Internal Audit Based on ISO 19011:2011

Deskripsi Audit Internal sebagai salah satu persyaratan ISO 14001:2015 maupun ISO 45001:2018 merupakan motor penggerak untuk melakukan percepatan bagi para pelaku organisasi atau usaha dalam menghadapi tantangan usaha yang makin kompetitif dari waktu ke waktu. Audit  Internal adalah tahapan penting dari Siklus Sistem Manajemen HSE yang  meng-evaluasi tahapan siklus sebelumnya serta memberikan gambaran untuk pengambilan langkah-langkah yang tepat bagi tahapan siklus berikutnya sehinggga proses “Continuous Improvement”terhadap Sistem Manajemen HSE yang ada berlangsung dengan sempurna. Dengan penerapan standar yang baru, maka orientasi penerapan Sistem Manajemen berdasar “Leadership, Risk Based Processed and Performance” Pelatihan ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan program audit mutu internal beserta sumber daya dan materi kegiatan-kegiatan pelaksanaan audit yang tepat sehingga mampu terealisasi kegiatan audit yang memecahkan permasalahan dalam penerapan Sistem Manajemen HSE serta mewujudkan proses “Continuous Improvement”. Tujuan Pelatihan Memahami persyaratan ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018 tentang pelaksanaan Audit  Internal Memahami pendekatan audit sesuai dengan ISO 19011:2011 Mampu mengidentifikasi kebutuhan Kompetensi Auditor Mampu menyusun rencana dan Program Audit Internal Mampu melakukan Audit Internal dengan pendekatan proses Mampu menyusun Laporan Audit terhadap Sistem Manajemen HSE dan kinerja bisnis Mampu mengidentifikasi potensi improvement dari hasil Audit Internal Sasaran Pelatihan Diharapkan setelah mengikuti training, peserta : Mampu merencanakan program audit internal SMHSE Mampu mengidentifikasi dokumen dan sumber daya dalam melaksanakan audit internal HSE Mampu melakukan persiapan audit internal HSE Mampu melakukan audit internal HSE di semua unit Mampu melaporkan pelaksanaan audit internal HSE Mampu bekerjasama dan mendukung Kepala Auditor/ Wakil Manajemen Target Peserta Kandidat Wakil Manajemen, Tim Implementasi HSE, Manager, Supervisor, Engineer, Praktisi di bidang continuous improvement produksi & operasi dan semua pihak yang terkait dengan proses improvement. Outline Materi Review persyaratan standar ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018 dan dokumentasi Sistem Manajemen HSE Persyaratan Audit Sistem Manajemen pada ISO 19011:2011 Kompetensi dan kriteria pemilihan Auditor Internal Pengertian Audit Internal Persyaratan Mengenai Audit Internal Siklus audit : mengorganisasi program audit internal Tanggung jawab orang-orang yang terlibat dalam program audit internal Persiapan audit Persiapan checklist Rapat Pembukaan Penyelenggaraan audit Sampling dalam audit Teknik wawancara Bukti obyektif  dan ketidaksesuaian Rapat Penutup Tindakan perbaikan dan verifikasi lanjutan Pelaporan audit Dokumentasi audit Seleksi, training dan kualifikasi dari Internal Auditor Rapat Tinjauan Manajemen Role-play Audit Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Management System Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank, Project Manager yang membawahi lebih dari 20 konsultan. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit, Interpreting and Documenting of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/OHSAS 18000, SMK3/ISO 27000/ISO 13485/ ISO 26000, Implementation of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/ISO 45000/SMK3, dan Integrated Management System of ISO 9000, ISO 14000 and ISO 45000/SMK3. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ ISO 45000/ SMK3/ ISO 17025/ ISO 13485/ ISO 27000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Pernah mengikuti berbagai Short Courses di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spain dan Toronto-Canada. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa Security Services company, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap E.P, PT. Expans Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI,  BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), USDRP (Kementerian Pekerjaan Umum & World Bank Project), PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), PT. Smart Tbk, Dale Carnegie Indonesia, PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia, PT. Schneider Electric Batam, PT. Gunung Madu Plantation, Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Telkom Fakultas Rekayasa Industri, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), PT Pertamina EP Field Rantau, PT Pertamina EP Field Cepu, PT Pertamina Refinery Project, PT Pertamina EP Asset 2 Unit Prabumulih-Adera-Limau-Pendopo, PT Pertagas Unit Prabumulih, PT. Wastec International, PT Pertamina Hulu Energi- ONWJ (Offshore-Onshore),   Ericsson Academy, PT Grapari Telkomsel, PT. Tripatra, PT Perkebunan Nusantara VI Unit Kayuaro-Pangkalan Lima Puluh Kota-Rimbo Duo-Batanghari, PT. DNX Indonesia, dan sebagainya. Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta  Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000/ ISO 17024.

Sistem Manajemen Mutu Berdasarkan ISO 9001: 2008

Berdasarkan peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. 04/MEN/1987 Tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Tata Cara Penunjukkan Ahli Keselamatan Kerja, pasal 2 menyebutkan bahwa pengusaha wajib membentuk P2K3 dimana keanggotaannya terdiri dari unsur pengusaha dan pekerja yang susunannya terdiri dari ketua, sekretaris dan anggota. Potensi-potensi bahaya di area kerja yang dapat menyebabkan pekerja terkena kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja bahkan terjadinya  kebakaran, peledakan maupun pencemaran lingkungan.

Training K3 Rumah Sakit

Deskripsi Kasus kecelakaan kerja dirumah sakit akhir-akhir ini cukup heboh menjadi pembicaraan public. Berbagai faktor dan sebab dari kurang pengetahuannya sumber daya rumah sakit terhadap keselamatan, juga disebabkan karena kurangnya fasilitas safety yang memadai. Oleh karena itu K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) bagi pekerja di rumah sakit dan fasilitas medis lainnya perlu diperhatikan sedemikian rupa begitu pula penanganan faktor potensi berbahaya yang ada di rumah sakit serta metode pengembangan program K3 disana perlu dilaksanakan, seperti misalnya perlindungan baik terhadap penyakit infeksi maupun non-infeksi, penanganan limbah medis, penggunaan alat pelindung diri dan lain sebagainya. Sosialisasi pentingnya K3 di rumah sakit salah satunya bisa dilakukan dengan mengikutsertakan seluruh sumber daya manusia yang ada untuk mengikuti Training K3 Rumah Sakit. Untuk terlaksananya program K3 dan dapat dilaksanakan dengan baik, maka pihak manajemen rumah sakit perlu memahami berbagai hal yang terkait dengan K3. Menindaklanjuti kebutuhan pemahaman terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit tersebut, dalam training ini akan menjawab permasalahan-permasalahan yang terkait K3 di rumah sakit, tidak hanya dari aspek pengelolaannya saja, akan tetapi lebih meningkatkan profesionalisme SDM yang ada di rumah sakit, sehingga diharapkan para SDM RS tersebut lebih peka dan kreatif dalam implementasi K3 di rumah sakit. Dengan penerapan K3 rumah sakit yang baik dan benar tersebut maka berbagai kasus-kasus kecelakaan kerja dapat diminimalisasi, produktivitas pekerja dapat ditingkatkan dan pada akhirnya dapat meningkatkan profit bagi rumah sakit Tujuan Pelatihan : Peserta mampu melakukan identifikasi risiko seperti faktor fisik, kimiawi serta biologis, bekerja di rumah sakit serta fasilitas medis lainnya. Peserta mampu mengembangkan upaya kontrol terhadap faktor risiko yang teridentifikasi di Rumah Sakit. Peserta mampu mengembangkan program pencegahan seperti menetapkan alat pelindung diri yang diperlukan. Peserta mampu mengembangkan program pemeriksaan kesehatan yang sesuai dengan jenis pekerjaan (“job-related”) Peserta mampu untuk mengelola Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit Peserta mampu membuat, mendokumentasikan serta merencanakan program-program K3 untuk disosialisasikan di masing-masing instansi demi meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan Peserta mampu merencanakan dan melakukan perbaikan terkait dengan sarana dan prasarana safety di rumah sakit serta mampu mengefektifkan kegunaanya semaksimal mungkin dalam menangani sekaligus mencegah timbulnya kecelakaan kerja di rumah sakit Outline Materi Materi Training K3 Rumah Sakit yang akan dibahas adalah : Peraturan dan perundang-undangan K3 Rumah Sakit Dasar-dasar dan prinsip K3 Pengenalan Sistem K3 Rumah Sakit Penyusunan programK3 Rumah Sakit Identifikasi dan penilaian serta pengendalian resiko bahaya di Rumah Sakit meliputi: Bahaya Fisik, bahaya kimia, bahaya biologi, bahaya fisiologi, bahaya psikologi dan lain sebagainya. Penanganan dan perawatan medis terkait dengan resiko bahaya yang ditimbulkan (Tabung Gas Bertekanan, Jarum Suntik, Panel Listrik etc) Penggunaan alat pelindung diri (APD ) terkait dengan bidang medis (Masker, Sarung Tangan, Kaca mata, etc Laboratory safety Penanganan bahan-bahan kimia (cair/padat) yang mudah terbakar dan meledak Penanganan dan pengolahan limbah Rumah Sakit Fasilitator Linda Saraswati, ST, MM Berpengalaman 13 tahun dalam bidang Food Safety, Quality & HSE Management System di berbagai Industri baik  Food & Bevarage, Manufacturing, Consultancy Services serta Oil & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspection. Chemical Engineer dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Internation Registered Certified Auditor). Aktif memberikan training dan konsultasi di bidang Sistem Manajemen Keselamatan Pangan ISO 22000, & HACCP, Sistem Manajemen QHSE (ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO TS 16469, ISO TS 29001), CSMS Oil & Gas, Environmental (Waste Management),  Auditing Skill,  Productivity & Human Resource Development di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Training Awarness K3 Migas

Training Awarness K3 Migas bertujuan untuk mengenalkan prinsip-prinsip K3, menumbuhkan kesadaran terhadap kepentingan K3 dalam proses kerja, meningkatkan partisipasi pekerja aktif dalam program kerja dan K3, guna meningkatkan tingkat implemantasi program K3 di perusahaan serta turut mendukung keberhasilan program pemerintah Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015. Deskripsi Dalam Era pasar bebas, persaingan di sektor Migas akan semakin ketat. Untuk itu diperlukan tenaga ahli profesional yang dapat memenuhi kualifikasi nasional dan internasional. (K3 Migas) Pelatihan tentang prinsip dasar manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Industri Migas ini bertujuan untuk mengenalkan prinsip-prinsip K3, menumbuhkan kesadaran terhadap kepentingan K3 dalam proses kerja, meningkatkan partisipasi pekerja aktif dalam program kerja dan K3, guna meningkatkan tingkat implemantasi program K3 di perusahaan serta turut mendukung keberhasilan program pemerintah Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015. (K3 Migas) Tujuan Pelatihan : Peserta mampu membahas prinsip-prinsip dasar K3 di Industri MIGAS. (K3 Migas) Peserta memiliki kepedulian terhadap penerapan K3 di tempat kerja. (K3 Migas) Peserta mengetahu proses penanganan bahaya dan penanganan di Industri Migas. (K3 Migas) Peserta mempertimbangkan cara menggunakan dan menggunakan APD yang tepat. (K3 Migas) Peserta memahami konsep Kebakaran & jenis Pemadaman Kebakaran . (K3 Migas) Peserta perdebatan Konsep Pertolongan Pertama pada kecelakaan. (K3 Migas) Target peserta : Direktur / Supervisor / Insinyur, Perwakilan Manajemen (MR) / Wakil Manajemen SMK3 di Industri MIGAS. Auditor Internal SMK3 / Personil yang terlibat dalam Pelaksanaan SMK3. Akademisi / Mahasiswa / Lulusan Baru yang ingin mendalami Manajemen Risiko K3. Metode Pelatihan Training Awarness K3 Migas menggunakan sistem pembelajaran partisipatif dan metode pembelajaran dengan cara atraktif dan interaktif dengan metode: Pemaparan materi Film Tayangan K3 Pemecah es Tes Pra & Pasca Kuis dengan cinderamata yang menarik Outline Materi : Dasar K3 MIGAS. Alat Pelindung Diri. Konsep Segitiga Api, Peralatan dan Teknik Pemadam Kebakaran. Kecelakaan Kerja, Penyakit Akibat Kerja & Insiden K3. Investigasi Kecelakaan Kerja, Penyakit Akibat Kerja & Insiden K3. Izin Kerja & Inspeksi Keselamatan Kerja. Perusahaan Hygine. Facilitator Linda Saraswati, ST, MM Berpengalaman 13 tahun di bidang Keamanan Pangan, Kualitas & Sistem Manajemen HSE di berbagai Industri baik Makanan & Bevarage, Pabrikan, Layanan Konsultasi serta Minyak & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspeksi. Insinyur Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Auditor Bersertifikat Internasional). Aktif memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Sistem Manajemen Keselamatan Pangan ISO 22000, & HACCP, Sistem Manajemen QHSE (ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO TS 16469, ISO TS 29001), CSMS Minyak & Gas, Lingkungan (Keselamatan Limbah), Keterampilan Audit, Produktivitas & Pengembangan Sumber Daya Manusia di berbagai perusahaan baik publik maupun publik.

Training Food Safety

Deskripsi Telah kita ketahui pada dasarnya setiap manusia tentunya ingin hidup sehat, hidup yang sehat salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, sehat dan aman di konsumsi. Makanan yang sehat akan berpengaruh terhadap kinerja tubuh dan otak manusia. Dalam perindustrian pangan, produk makanan yang akan diproduksi tidak boleh membahayakan konsumennya serta harus memberi jaminan terhadap keamanan pangan yang dipasarkan. Oleh karena itu penerapan food safety dan kualitas yang dikontrol, akan menjamin didapatkannya makanan yang aman, baik melalui seluruh siklus pembuatannya, seperti produksi makan, penangannnya, proses, pengemasan, penyiapannya maupun pada saat penyajiannya. Pelatihan ini sangat erat kaitannya dengan kegiatan pengolahan produk pangan, dimana dalam pelatihan food safety ini akan dibahas secara mendetail aspek-aspek pencegahan kecelakaan pangan dan berbagai macam faktor penyebab penyakit yang berasal dari pengolahan pangan. Tujuan Training Food Safety ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terhadap produk hasil industri pangan (pengolahan makanan) yang aman dan sehat di konsumsi secara benar dan tepat, dimana dalam training ini akan dibahas bagaimana penanganan yang benar untuk pengolahan produk pangan dimulai dari awal proses persiapan bahan baku sampai dengan proses pengolahan dan penyajiannya hasil produk siap untuk dikonsumsi. Tujuan Pelatihan Seletelah Training Food Safety diharapkan  : Peserta mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan penanganan makanan secara benar, mulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajian. Peserta mampu memahami faktor penyebab terjadinya keracunan makanan, serta menghindari potensi terjadinya hal tersebut. Peserta mampu memahami bagaimana menghasilkan makanan yang aman serta terhindar dari outbreak keracunan makanan. Target Peserta : Pimpinan (Top Management). Para GM, Manager, Supervisor. Management Representative (MR) / Wakil  Manajemen ISO 22000. Kandidat Management Perusahaan Wakil  Manajemen /  MR. Auditor  Internal / Calon Auditor Internal Sistem Manajemen Keamanan Pangan (FSMS). Personil   yang   terlibat   dalam   Pelaksanaan   dan Pemeliharaan Sistem Manajemen  Keamanan Pangan (FSMS). Metode Pelatihan Pelatihan menggunakan sistem pembelajaran partisipatif dan metode pengajaran  dengan cara yang atraktif dan interaktif dengan metode: Pemaparan materi / Presentasi. Ice breaking. Pre & post Test. Outline Materi Materi Training Food Safety yang akan dibahas adalah : Proses produksi makan, meliputi Aspek bangunan dan fasilitas: Suplai air, penanganan limbah domestik, fasilitas ganti dan toilet, fasilitas cuci tangan, fasilitas disinfeksi, pencahayaan, ventilasi, dsb). Food handling : Thawing, pendinginan, proses memasak, pemanasan ulang, penyajian, mencegah kontaminasi silang, dsb; Peralatan, Utensil dan Transportasi. Persyaratan Hygiene dan sanitasi, meliputi : Cleaning & disinfection, Hygiene control, Penampungan & pembuangan limbah dan Pest control & domestic animals. Personal Hygiene & Aspek Kesehatan, mencakup : Pelatihan mengenai higiene, Pemeriksaan kesehatan & Penanganan Aspek Medis lainnya, Kebersihan dan kebiasan perorangan, Penggunaan sarung tangan, Supervisi, dsb. Quality Control, mencakup :Labeling, HACCP dan Safety samples dan Outbreak Investigation. Fasilitator Linda Saraswati, ST, MM Berpengalaman 13 tahun dalam bidang Food Safety, Quality & HSE Management System di berbagai Industri baik  Food & Bevarage, Manufacturing, Consultancy Services serta Oil & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspection. Chemical Engineer dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Internation Registered Certified Auditor).

OHSAS 18001 : 2007 Made Simple

Pada jenis usaha apa saja, kita tidak dapat lepas dari tuntutan untuk menjaga kegiatan kerja, keselamatan dan kesehatan pekerja, menjaga mutu jasa/ produk serta konsistensinya dan menjaga kelestarian lingkungan. Seri pelatihan standard-based ini didisain untuk memenuhi kebutuhan akan informasi, pengetahuan dan ketrampilan dalam memenuhi standar-standar diatas.

Interpreting & Documenting of ISO 9001: 2008

Deskripsi Draf Standar Internasional (DIS) ISO 9001: 2008 telah disetujui pada rapat administrasi teknik ISO TC-176 tanggal 19-23 Mei 2008 di Novi Sad-Serbia. Direncanakan pada periode 7 Agustus hingga dengan 7 Oktober 2008 dilakukan proses pengambilan suara (pemungutan suara) terhadap Final Draft Standar Internasional (FDIS) ISO 9001: 2008 sebagai dasar dikeluarkan dikeluarkannya Standar Internasional yang baru, ISO 9001: 2008. Pada Bulan November 2008, Standar Internasional ISO 9001: 2008 akan ditetapkan dan disetujui Standar Internasional ISO 9001: 2000. Standar Internasional ISO 9001: 2008 memenuhi persyaratan sistem manajemen mutu yang mengarahkan organisasi untuk mengendalikan proses-prosesnya menuju pencapaian sasaran-sasarannya termasuk memenuhi kepuasan pelanggan, kesesuaian dengan peraturan dan perndang-undangan serta peningkatan berkelanjutan. Dalam penerapan sistem manajemen mutu ini, organisasi dapat mendukung proses sertifikasi dari Lembaga yang independen atas dasar kesesuaiannya dengan berbagai persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001: 2008 sehingga lebih meningkatkan kepercayaan mitra bisnisnya / pemegang saham. Training ISO 9001: 2008 Saat ini penerapan sistem manajemen ISO 9001 sedang dilakukan di berbagai sektor bisnis komersil manufaktur tanpa jasa serta organisasi nirlaba dan pengelolaan pemerintahan di 170 negara. Menurut standar seri ISO 9000, Dokumentasi merupakan sesuatu yang jauh lebih luas dari pada arsip, catatan, ( dan tentu saja saja foto-foto yang mungkin perlu Anda pertimbangkan ). Dan kompilasi perusahaan / organisasi yang disetujui untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008, maka perusahaan / organisasi perlu mengatur Dokumentasi Sistem Manajemen Mutunya sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam implementasi dan peningkatan mutu yang berkelanjutan. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 sebagai Standar yang diperlukan sesuai dengan persyaratan yang sesuai bidang industri maupun layanannya serta penerapannya memerlukan strategi agar diterima dan dijalankan oleh semua karyawan. Pelatihan ini akan mengarahkan dan memberikan kepahaman kepada peserta dalam mengumpulkan dan menyusun dokumentasi yang teruji sebagai dasar penerapan dan evaluasi, serta strategi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 untuk perusahaan yang mengembangkan produk dan layanan yang menghasilkan kualitas tinggi. Tujuan Pelatihan Melalui pelatihan Menafsirkan & Mendokumentasikan ISO 9001: 2008 ini diharapkan: Memahami sepenuhnya, konseptual, dan disetujui tentang persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Memahami kebijakan-kebijakan perusahaan / kebijakan yang perlu dituangkan dalam dokumen SMM ISO 9001: 2008 Memahami langkah-langkah untuk menciptakan dan mengembangkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Memahami kebutuhan sumber daya untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Memahami  “Peningkatan Kualitas Berkelanjutan”  dalam implementasi SMM ISO 9001: 2008 pada perusahaan / lembaga Memahami proses sertifikasi dan lembaga sertifikasi Sistem Manajemen Mutu di Indonesia & Internasional Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Mengartikan & Mendokumentasikan ISO 9001: 2008 ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Mampu menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen SMM ISO 9001: 2008 Mampu merencanakan langkah-langkah pengembangan sistem manajemen persyaratan berdasarkan ISO 9001: 2008 Mampu mengakses sumber daya & kemampuan yang diperlukan sistem manajemen mutu ISO 9001: 2008 Dukungan dan Dukungan Wakil Manajemen Mampu memberi saran / pilihan sumber daya dalam menerapkan ISO 9001: 2008 di perusahaan / implementasi Mampu memberi saran / pilihan Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu untuk perusahaan Target Peserta Pelatihan Interpreting & Dokumentasi ISO 9001: 2008 ini ditujukan untuk para: Kandidat Wakil Manajemen, Tim Implementasi ISO 9000, Manajer, Supervisor, Insinyur, Praktisi di bidang  peningkatan berkelanjutan / produksi & operasi dan semua pihak yang terkait dengan proses peningkatan. Metode Pelatihan Pelatihan Menafsirkan & Mendokumentasikan ISO 9001: 2008 dilaksanakan dengan metode: Pelatihan ini membahas penggunaan Diskusi, Simulasi, Kasus-kasus dan Latihan. Outline Materi Materi pelatihan yang akan di bahas topik Menafsirkan & Mendokumentasikan ISO 9001: 2008 adalah: Prinsip-Prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 Pemahaman Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Penyusunan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu Penyusunan Dokumen Persyaratan Sistem Manajemen Mutu Penyusunan Dokumen Kebutuhan Tanggung Jawab Manajemen Penyusunan Dokumen Kebutuhan Manajemen Sumber Daya Penyusunan Dokumen Kebutuhan Realisasi Produk dan Layanan Penyusunan Dokumen Kebutuhan Analisis, Pengukuran dan Peningkatan Perencanaan Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Organisasi Komite Penerapan SMM ISO 9001: 2008 Kiat-kiat dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Konsultan Manajemen Mutu sejak 1996 dan pernah menduduki posisi Manajer Pelatihan   di salah satu proyek Bank Dunia . Beberapa topik yang menjadi unggulannya di dunia pelatihan Audit Internal, Menafsirkan dan Mendokumentasikan ISO 9000 / ISO14000 / ISO 17025 / OHSAS 18000 , Penerapan ISO 9000 / ISO14000 / ISO 17025 / OHSAS 18000 , dan Sistem Manajemen Terpadu ISO 9000, ISO 14000 dan OHSAS 18000 . Ruang kontribusi pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam penerapan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000 / ISO 14000 / OHSAS 18000 / ISO 17025 selain itu ia adalah ahli teknisdari Singapore Accreditation Council (SAC) -Badan Akreditasi Nasional Singapura . Pernah mengikuti berbagai Kursus Singkat di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spanyol dan Toronto-Kanada. Sepanjang pengalamannya di dunia pelatihan & konsultan, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Grup Panasia, Grup Argo Pantes, Grup Salim, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa perusahaan Layanan Keamanan, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap EP, PT. Mengembangkan Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI, PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT / STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta Ketua Auditor ISO 9000 / ISO 14000 / OHSAS 18000.

Internal Quality audit Based on ISO 9001:2008

Deskripsi Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 di berbagai belahan dunia semakin meluas di semua sektor baik manufaktur maupun jasa, termasuk juga di unit / lembaga pemerintahan atau organisasi nir-laba, hal yang terkait pun terjadi di berbagai perusahaan maupun lembaga yang ada di Indonesia. Sesuai dengan standar perkembangan ISO 9000, saat ini referensi yang digunakan dalam melakukan Internal Quality Audit adalah ISO 19011: 2002, Pedoman untuk kualitas dan / atau audit sistem manajemen lingkungan. Dengan melakukan Internal Quality Audit berdasarkan ISO 19011: 2002, Internal Quality Audit bukan dilakukan untuk menentukan penyimpangan terhadap kebijakan yang sudah didokumentasikan, tetapi untuk meningkatkan perencanaan sistem manajemen mutu yang ada. Bagi perusahaan dan lembaga yang telah mendapatkan sertifikat penerapan SMM ISO 9000, pelaksanaan Internal Quality Audit yang berkaitan dengan bagian dari siklus Peningkatan Kualitas Berkelanjutan. Selain itu, melalui Internal Quality Audit yang akan membuat perusahaan dapat mengetahui lebih awal setiap penyimpangan yang terjadi dalam penerapan SMM ISO 9000, sehingga upaya untuk meningkatkan dapat dilakukan. Pelaksanaan Internal Quality Audit ISO 9001: 2008 yang efektif, hanya dapat dilakukan jika Tim Audit Internal perusahaan memahami materi dan teknik dengan baik. Pelatihan Internal Quality Audit merupakan persyaratan bagi Tim Auditor Internal ISO 9001: 2008. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Internal Quality Audit Berdasarkan ISO 9001: 2008 ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami persyaratan ISO 9001: 2008 tentang pelaksanaan Internal Quality Audit Memahami mengakses audit sesuai dengan ISO 19011: 2002 Mampu meningkatkan kebutuhan Kompetensi Auditor Mampu menyusun rencana dan Program Internal Quality Audit Mampu melakukan Internal Quality Audit dengan melakukan proses Mampu menyusun Laporan Audit terhadap sistem manajemen mutu dan kinerja bisnis Mampu meningkatkan potensi peningkatan dari hasil Internal Quality Audit Metode Pelatihan Pelatihan Internal Quality Audit Berdasarkan ISO 9001: 2008 dilaksanakan dengan metode: Pelatihan Internal Quality Audit membahas penggunaan Diskusi, Simulasi / RPG, Kasus-kasus dan Latihan.  Outline Materi Materi pelatihan yang akan di bahas topik Internal Quality Audit based on ISO 9001: 2008 adalah: Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 dan Pelaksanaan Internal Quality Audit Persyaratan Internal Quality Audit pada ISO 19011: 2002 Kompetensi dan kriteria pemilihan Internal Quality Audit Prinsip Dasar Audit Perencanaan Internal Quality Audit Audit Program dan Rencana Audit Pelaksanaan Internal Quality Audit Perlengkapan Audit Teknik-teknik dalam meng-audit Sikap dalam meng-audit Audit Pelaporan dan Audit Tindak Lanjut Peningkatan Potensi Peran-main Internal Quality Audit Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Konsultan Manajemen Mutu sejak 1996 dan pernah menduduki posisi Manajer Pelatihan   di salah satu proyek Bank Dunia . Beberapa topik yang menjadi unggulannya di dunia pelatihan Audit Internal, Menafsirkan dan Mendokumentasikan ISO 9000 / ISO14000 / ISO 17025 / OHSAS 18000 , Penerapan ISO 9000 / ISO14000 / ISO 17025 / OHSAS 18000 , dan Sistem Manajemen Terpadu ISO 9000, ISO 14000 dan OHSAS 18000 . Ruang kontribusi pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam penerapan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000 / ISO 14000 / OHSAS 18000 / ISO 17025 selain itu ia adalah ahli teknisdari Singapore Accreditation Council (SAC) -Badan Akreditasi Nasional Singapura . Pernah mengikuti berbagai Kursus Singkat di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spanyol dan Toronto-Kanada. Sepanjang pengalamannya di dunia pelatihan & konsultan, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Grup Panasia, Grup Argo Pantes, Grup Salim, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa perusahaan Layanan Keamanan, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap EP, PT. Mengembangkan Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI, PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT / STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta Ketua Auditor ISO 9000 / ISO 14000 / OHSAS 18000.

Guidelines for The Application of QMS ISO 9001 in Education

Pengantar   Apa yang terpikirkan dalam benak Anda, jika ada yang bertanya, “Apa itu dokumentasi?“ Secara umum pikiran kita lantas tertuju pada tumpukan arsip, catatan-catatan, lembaran-lembaran bahkan terkadang foto-foto atau gambar-gambar. Bukankah Anda memikirkan hal demikian?

Food Safety Management System (ISO 22000)*

Training Food Safety Management System (FSMS) mempelajari mengenai bagaimana peserta mampu menjelaskan FSMS, bagaimana peserta mampu menjelaskan konsep manajemen resiko keselamatan makanan dan hal lainnya terkait FSMS. Deskripsi Secara umum seluruh tindakan operasional yang berhubungan dengan konsumsi manusia mempunyai standard yang secara sadar ditempatkan diatas standard-standard yang lain. Akan halnya dengan makanan (food) dan rantai pasokannya (supply chain), mempunyai standard yang sangat ketat dimulai dari pemilahan bahan baku sampai kepada pelanggan/consumer-nya. (Food Safety) Sampai sekarang kita sering mendengar tentang HACCP, FDA atau sertifikat lain yang berhubungan dengan makanan dan obat-obatan. Jaminan mutu makanan dan obat-obatan ini mempunyai standard mutu yang spesifik, sehingga bila diikuti semuanya, maka kita akan berhadapan dengan berbagai jenis parameter ukur. Oleh karena itu, untuk mengakomodir seluruh standard produk ini, maka lahirlah standard manajamen kesalamatan bahan makanan (food safety management system), ISO 22000. Training Food Safety bertujuan untuk menyegarkan dan melatih para peserta agar mampu mengidentifikasi bahaya-bahaya yang akan timbul dari operasioanl penyiapan bahan makanan sampai kepada consumer-nya dan mencarikan solusi permasalahan yang dihadapinya. Training Food Safety juga akan memberikan input, bagaimana menghindari terjadinya bahaya yang sudah timbul sehingga calon consumer serta usaha makanan dan rantai supplynya tetap mempunyai image yang baik selama produk makanan terebut tersedia. Training Food Safety diperuntukkan bagi mereka yang akan mengusahakan industri makanan, serta sudah cukup lama terlibat dalam implementasi system manajemen misalnya ISO 9001, ISO 14001, HACCP, dll. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Food Safety Management System (ISO 22000)* ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta mampu menjelaskan FSMS Mampu menjelaskan konsep manajemen resiko keselamatan makanan Mampu menjelaskan bahaya-bahaya yang spesifik akan terjadi dari penyediaan makanan hingga kepada konsumennya Mampu menggambarkan prinsip-prinsip aplikasi FSMS dan teknik penerapannya Target Peserta Food Safety Management System (ISO 22000)*: Operator produksi makananan dan rantai supplynya, Pengelolah sumber makanan dan olahannya, Industri/retailer makanan,  PR, dll.  Outline Food Safety Management System (ISO 22000)* Pengenalan ISO 22000-FSMS Food Safety Hazard and Control Measure Process based FSMS Facilitator Adrianus Tanari, ST Adalah praktisi lingkungan, SMK3 dan Social Responsibility. Bekerja sebagai perencana dan perancang penerapan AMDAL, SMK3, ISO 14001:2004 dan CSR-ISO 26000 diberbagai jenis operasional industri.  Saat ini sebagai Environment Manager di sebuah perusahaan pulp dan kertas terbesar di Asia yang menangani lebih dari 8 perusahaan di Indonesia. Memperoleh gelar Sarjana Teknik dibidang Teknik Kimia dari ITS Surabaya, beliau mempunyai pengalaman yang spesifik di bidang pengelolaan lingkungan. Saat ini beliau sedang membangun system ISO 26000 di tiga tempat berbeda dalam suatu korporasi besar yang diharapkan akan membantu peserta dalam memperoleh nilai banding yang cukup dalam mempersiapkan pengelolaan CSR.