ISO Training

Training Inspeksi Higiene Sanitasi Makanan Sertifikasi BNSP

Training Inspeksi Higiene Sanitasi Makanan Sertifikasi BNSP Higiene sanitasi merupakan prasyarat dasar penerapan keamanan pangan pada organisasi rantai pangan yang bergerak di bidang jasa usaha makanan, meliputi: rumah makan, restoran, hotel, jasa boga, instalasi gizi rumah sakit, salad bar pada ritel pangan, kantin/pujasera, dan bentuk jasa usaha makanan lainnya. Penerapan higiene sanitasi dilaksanakan untuk memastikan penyediaan makanan yang aman untuk dikonsumsi oleh konsumen, tidak menyebabkan gangguan atau bahaya terhadap kesehatan konsumen. Skema sertifikasi ini difokuskan pada kompetensi Pengelola Jasa Usaha Makanan dalam mengelola higiene sanitasinya untuk memastikan keamanan makanan yang disediakan. Skema sertifikasi ini mengadopsi unit kompetensi yang sesuai dengan kurikulum pelatihan Pengelola Higiene Sanitasi/Penanggung Jawab yang ditetapkan dalam regulasi higiene sanitasi. Tujuan Training Inspeksi Higiene Sanitasi Makanan Sertifikasi BNSP : Memastikan dan memelihara kompetensi personel yang melaksanakan pengelolaan higiene sanitasi dalam rangka mendukung penerapan keamanan pangan yang efektif di jasa usaha makanan. Menyediakan acuan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja klaster pengelolaan higiene sanitasi makanan yang dilaksanakan oleh LSP JMKP. UNIT KOMPETENSI INSPEKSI HIGIENE SANITASI MAKANAN SERTIFIKASI BNSP Unit kompetensi yang diujikan mengacu pada SKKNI No. 618 Tahun 2016 tentang penetapan SKKNI Kategori Industri Pengolahan Golongan Pokok Industri Makanan Bidang Keamanan Pangan mencangkup : Melakukan Praktek Penanganan Pangan Yang Aman Melaksanakan Audit/Inspeksi/Asesmen Keamanan Pangan Menganalisis Bahaya Keamanan Pangan PERSYARATAN PESERTA TRAINING INSPEKSI HIGIENE SANITASI MAKANAN SERTIFIKASI BNSP : Telah mengikuti dan lulus metodologi pelatihan dengan unit-unit kompetensi seperti tercantum dalam skema yg ada Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar Foto Copy Ijazah terakhir Foto Copy KTP Bukti-bukti rekaman hasil produk kerja dalam porto folio.

Internal Auditor ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001

Deskripsi Dalam penerapan Sistem Manajemen Terpadu QHSE (ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018) organisasi akan melaksanakannya berdasarkan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Action). Audit Internal merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh organisasi dalam tahapan siklus “Check”. dimana organisasi menilai efektifitas dari pelaksanaan Sistem Manajemen Terpadu QHSE Audit merupakan salah satu hal terpenting dalam Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT). Audit merupakan alat untuk mengetahui apakah sistem manajemen yang di bentuk dan diterapkan perusahaan sudah memenuhi standar yang diacu. Disamping itu audit bertujuan untuk mengetahui apakah sistem manajemen perusahaan telah berjalan secara efektif dan mampu memenuhi persyaratan dalam peraturan dan standar internal perusahaan. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan yang terpadu tentang Teknik Audit Integrasi Sistem ISO 9001, ISO 14001 & ISO 45001 (Based on ISO 19011) sesuai dengan persyaratan standar pedoman audit integrasi dan melatih calon auditor mempunyai sense of auditing dan sense of analytical sehingga mampu mengontrol, mengevaluasi dan mengukur tingkat keberhasilan peningkatan kinerja perusahaan. Sasaran Pelatihan : Peserta pelatihan Internal Auditor ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 dapat merencanakan, menyiapkan, melakukan dan membuat laporan audit. Peserta pelatihan Internal Auditor ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 memperoleh gambaran penerapan sistem manajemen terintegrasi di dalam operasi perusahaan sehari – hari Peserta pelatihan Internal Auditor ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 mampu menguasai teknik observasi, sampling dan interview saat audit serta memiliki kemampuan untuk dapat mengidentifikasi ketidaksesuaian Peserta pelatihan Internal Auditor ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 dapat melakukan tindakan pasca audit. Target Peserta : Management Representative Sistem Manajemen Terintegrasi QHSE ( ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, ISO 45001:2018) Calon Auditor Internal Sistem Manajemen Terintegrasi QHSE ( ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, ISO 45001:2018) Auditor Internal Sistem Manajemen Terintegrasi QHSE ( ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, ISO 45001:2018) Metode Pelatihan  Metode yang akan digunakan dalam pelatihanInternal Auditor ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 : Presentasi Diskusi Studi Kasus Simulasi / Praktek Outline Materi Materi yang akan dibahas dalam pelatihan Internal Auditor ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 : Interpretasi ISO 19011. Review ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001 (Based on ISO 19011). Pengukuran terhadap tingkat keberhasilan implementasi sistem. Teknik dan metoda audit: persiapan, pelaksanaan dan proses follow up. Pembuatan checklist sesuai target kinerja perusahaan. Teknik dan Keterampilan Audit Audit Dokumentasi Penulisan Temuan dan Laporan Audit Tindak Lanjut Audit Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi selama lebih dari 15 tahun di berbagai industri seperti manufacturing, fabrication, petrochemical dan dengan posisi terakhir sebagai praktisi HSE di Chevron Geothermal Indonesia. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera, Gold Mining, Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN Cilegon, Commonwealth Steel, VICO dan lain-lain. Beliau pernah berhasil membawa Amoco meraih rating Green (kriteria Health, Safety, dan Environment) dalam program PROPER KLH Tahun 2011.

Shifting From ISO 31000 : 2009 to ISO 31000 : 2018

Shifting From ISO 31000 : 2009 to ISO 31000 : 2018 Training tujuannya salah satunya adalah memahami Perubahan Prinsip (RM Principles), memahami bagaimana Perbandingan Kerangka Kerja (RM Framrwork) dan Perbandingan Proses (RM Process) Deskripsi Audit internal merupakan salah satu hal terpenting dalam sistem manajemen ISO terintegrasi. Audit internal bertujuan untuk mengetahui sejauh mana sistem manajemen yang diterapkan perusahaan sudah memenuhi standar yang diacu. Pelatihan Internal Auditor ISO 9001, ISO 14001 & ISO 45001 ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan terpadu tentang teknik audit integrasi sistem ISO 9001, ISO 14001 & ISO 45001, berbasis ISO 19011. Peserta akan dilatih menjadi auditor internal yang mempunyai sense of auditing dan sense of analytical. Target Peserta Risk Management Team | Strategic planning team |Project Team (Capital Expenditure) | Finance and Accounting Officers | Quality Assurance and Quality Control Officers | Human Capital Development Team | Internal Auditors | Operational Managers | Products/Service Owners | Organizational Development Team | Operational Management team in charge of organizational processes: front-liners, back-officers, core process owners Outline Materi Hari Pertama Persamaan dan Perbedaan ISO 31000 : 2018 vs ISO 31000 : 2009 : Risiko dan Arti Penting Manajemen Risiko bagi Perusahaan Memahami Perubahan Prinsip (RM Principles) Perbandingan Kerangka Kerja (RM Framrwork) Perbandingan Proses (RM Process) Hari Kedua Program Kerja Migrasi ISO 31000:2009 ke ISO 31000:2018 : ERM Maturity Self Assessment Organizational Context Assessment Program Kerja Migrasi Membangun Komitmen dan Mengelola Perubahan Fasilitator Drs. Deddy Jacobus MBA, CIR, CCSA, ERMCP, CRMA Senior Partner, Risk Workshop International (JPM & Partners),Jakarta. Secretary General, the  Association of Risk Management  Practitioners (ARMP), Jakarta. Member of the Steering         Committee, Professional Risk Managers International Association (PRMIA), Chicago, US. Certified Member of the Lembaga Komisaris dan Direktur Indonesia (LKDI), Jakarta. Certified in Risk and Control Self-Assessment (CCSA), IIA, Florida, USA. Certified Risk Management Assurance (CRMA), IIA, Florida, USA. Certified Enterprise Risk Management Professional (ERMCP), ERMA, Singapore. MBA, Risk Management, Universitas Gajah Mada. Pengalaman lebih dari 18 tahun di  Governance Risk & Compliance (GRC), Enterprise Risk Management (ERM), dan Business Continuity Management (BCM).

Training Inspeksi Cara Ritel Pangan yang Baik (SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP

Deskripsi Unit Kompetensi Training Inspeksi Cara Ritel Pangan yang Baik (SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP Melaksanakan Audit/Inspeksi/Asesmen Keamanan Pangan Menganalisis Bahaya Keamanan Pangan Mengelola Penerapan Cara Ritel Pangan Yang Baik Menangani Keamanan Produk di Ritel Pangan Persyaratan peserta training Training Inspeksi Cara Ritel Pangan yang Baik (SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP Telah mengikuti dan lulus metodologi pelatihan dengan unit-unit kompetensi seperti tercantum dalam skema yg ada Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar Foto Copy Ijazah terakhir Foto Copy KTP Bukti-bukti rekaman hasil produk kerja dalam porto folio. Organized by Value Consult

Training HACCP Sertifikasi BNSP (Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP)

Training HACCP Sertifikasi BNSP (Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP) mempelajari bagaimana menyediakan acuan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja klaster pengelolaan higiene sanitasi makanan yang dilaksanakan oleh LSP JMKP, dan hal – hal lain terkait HACCP Sertifikasi BNSP (Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP). Deskripsi Pelaksanaan program penjaminan keamanan pangan di setiap organisasi rantai pangan perlu dilakukan oleh personel yang kompeten. Saat ini, kebutuhan terhadap personel yang mampu mengelola sistem Hazard Anaysis Critical Control Point (HACCP) terus meningkat seiring dengan terus bertambahnya organisasi rantai pangan, sehingga perlu diselaraskan dengan sistem penjaminan kualitas kinerja personel penyusun dokumen sistem HACCP. Value Consult bermaksud menyelenggarakan Training HACCP sertifikasi BNSP (Kluster Pengelolaan Keamanan Pangan berbasis Hazard Analysus Critical Control Point, HACCP), dimana ujian kompetensi sertifikasi tersebut akan dilaksanakan melalui LSP JMKP (Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan). Skema sertifikasi ini mengadopsi unit kompetensi dari SKKNI Nomor 618 Tahun 2016 Tujuan Training HACCP Sertifikasi BNSP (Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP) Memastikan dan memelihara kompetensi personel yang melaksanakan pengelolaan higiene sanitasi dalam rangka mendukung penerapan keamanan pangan yang efektif di jasa usaha makanan. Menyediakan acuan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja klaster pengelolaan higiene sanitasi makanan yang dilaksanakan oleh LSP JMKP. Unit Kompetensi Training HACCP Unit kompetensi yang diujikan mengacu pada SKKNI No. 618 Tahun 2016 tentang penetapan SKKNI Kategori Industri Pengolahan Golongan Pokok Industri Makanan Bidang Keamanan Pangan mencangkup : Melaksanakan Program dan Prosedur Keamanan Pangan Mengelola Program Audit/Inspeksi/Asesmen Keamanan Pangan Melakukan Pelatihan Keamanan Pangan Memantau Pelaksanaan Program Mutu dan Keamanan Pangan Mensupervisi Rencana Keamanan Pangan Melakukan Verifikasi Program Pendukung Keamanan Pangan Mengembangkan Rencana Keamanan Pangan Berbasis HACCP dan berpartisipas dalam Tim HACCP Persyaratan Peserta Training HACCP Sertifikasi BNSP Telah mengikuti dan lulus metodologi pelatihan dengan unit-unit kompetensi seperti tercantum dalam skema yg ada Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar Foto Copy Ijazah terakhir Foto Copy KTP Bukti-bukti rekaman hasil produk kerja dalam porto folio. Organized by Value Consult

Training Pengelolaan Cara Ritel Pangan yang Baik (SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP

Deskripsi Unit Kompetensi Training Pengelolaan Cara Ritel Pangan yang Baik (SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP ? Melaksanakan Program dan Prosedur Keamanan Pangan ? Melakukan Pelatihan Keamanan Pangan ? Mengaplikasikan Praktek Keamanan Pangan di Retail ? Mengelola Penerapan Cara Ritel Pangan Yang Baik ? Menangani Keamanan Produk di Ritel Pangan ? Memantau Penerapan Cara Ritel Pangan Yang Baik Persyaratan peserta training Training Pengelolaan Cara Ritel Pangan yang Baik (SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP Telah mengikuti dan lulus metodologi pelatihan dengan unit-unit kompetensi seperti tercantum dalam skema yg ada Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar Foto Copy Ijazah terakhir Foto Copy KTP Bukti-bukti rekaman hasil produk kerja dalam porto folio. Organized by Value Consult

Mikrobiologi Total Coli / Coliform

Tujuan Pelatihan : Menjadikan para praktikan mikrobiologi dapat dengan kompeten dalam mengerjakan analisa mikrobiologi disetiap parameter check terutama total coli, tidak melakukan kesalahan dalam melakukan persiapan sampling, sampling, pembuatan media dan persiapan alat untuk proses analisa. Dapat  menentukan jenis bakteri dengan benar. Dapat menentukan parameter check untuk mempersiapkan penentuan hygiene (GMP), analisis bahaya (HIRA) dan sertifikasi : ISO 22000, 9001. Outline Materi : Ruang lingkup bakteri coliform. Pengenalan jenis, fungsi dan teknik pembuatan media Teknik sterilisasi dan pemastian keseterilan media, Persiapan media, dan peralatan lain sebelum analisa Pengenalan cara preparasi sample, pembuatan seri MPN coliform dan total coli Analisa mikrobiologi coliform dengan berbagai jenis metode Proses inkubasi yang benar Identifikasi coli, coliform dengan berbagai macam metode. Analisa parameter lain untuk produk pangan Perhitungan  dan counting Standar Kompetensi : Peserta paham dan kompeten dalam melaksanakan analisa ditempat kerjanya dengan baik. Fasilitator Encep Heryani, M.Si Encep Heryani adalah lulusan dari Universitas Pakuan Bogor Jurusan biologi dan AKTA IV Jakarta dan menyandang gelar terakhir Magister Sains (M.Si). Berangkat karir dari bawah mulai tahun 1986 sebagai analis mikrobilogi selama 17 tahun di perusahaan baby milk formula yang ada di Citeureup Bogor, kemudian bekerja di perusahaan susu infant formula lisensi Jepang menjabat Supervisor Quality Assurance selama 3 tahun dan lanjut memimpin Quality selama 8 tahun dan terakhir Memimpin Produksi di perusahaan makanan kesehatan untuk orang diabet sampai tahun 2018. Di Perusahaanya menjadi karyawan teladan dan fasilitator terbaik continuos improvement, meraih prestasi terbaik dalam kontes practical problem solving, the best trainer and author education and training. Dan sebagai anggota PERMI (Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia) Encep Heryani, dari tahun 1986 sampai dengan sekarang adalah sebagai praktisi di perusahaan, hampir 100 training pernah diikuti baik training dalam negeri maupun di luar negeri (Singapura dan Japan), sebagai Auditor TPM Autonomous Maintenance juga Auditor 5S/5R, SJH, GM5P, ISO 9001 dan 22000, SMK3 dll. Sebagai Trainer dari tahun 2015 dengan materi Trainer  kurang lebih 41 judul yang berkaitan dengan Pengendalian dan pengawasan Mutu Pangan, Analisis data Lab, Pengendalian dan persyaratan dokumen, Penanganan limbah, Validasi, Safety/K3 laboratorium, TPM, Halal, analisis mikrobiologi, kaizen, dll.

Teknik Analisis Data Laboratorium

Deskripsi Topik Bahasa : Klasifikasi Data & beberapa Definisi dalam Statistika. Prinsip Umum dalam Pengumpulan Data: Data Sampling, Data Repeatability (r), Data Reproducability (R). Analisa untuk Data Sekunder Laboratorium. Teknik-teknik menyeleksi Data: Extreme value & Outliezr Data, Uji Dixon, Uji grubbs. Pengujian hipotesa antar Data – termasuk Verifikasi & Validasi Metoda): Uji variasi data (uji presisi, uji barlet, uji F), Uji nilai sentral data (uji Z, uji T). Evaluasi kelompok data: Perhitungan Korelasi, Perhitungan Regresi Linier, Analisa data kualitatif: Uji chocran, Uji chi square. Analisa data validasi kimia dan mikrobiologi Statistik proses kontrol Metode Bahasa : Presentasi & Tanya jawab, Pembahasan Studi Kasus, Latihan simulasi. Fasilitator Encep Heryani, M.Si Encep Heryani adalah lulusan dari Universitas Pakuan Bogor Jurusan biologi dan AKTA IV Jakarta dan menyandang gelar terakhir Magister Sains (M.Si). Berangkat karir dari bawah mulai tahun 1986 sebagai analis mikrobilogi selama 17 tahun di perusahaan baby milk formula yang ada di Citeureup Bogor, kemudian bekerja di perusahaan susu infant formula lisensi Jepang menjabat Supervisor Quality Assurance selama 3 tahun dan lanjut memimpin Quality selama 8 tahun dan terakhir Memimpin Produksi di perusahaan makanan kesehatan untuk orang diabet sampai tahun 2018. Di Perusahaanya menjadi karyawan teladan dan fasilitator terbaik continuos improvement, meraih prestasi terbaik dalam kontes practical problem solving, the best trainer and author education and training. Dan sebagai anggota PERMI (Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia) Encep Heryani, dari tahun 1986 sampai dengan sekarang adalah sebagai praktisi di perusahaan, hampir 100 training pernah diikuti baik training dalam negeri maupun di luar negeri (Singapura dan Japan), sebagai Auditor TPM Autonomous Maintenance juga Auditor 5S/5R, SJH, GM5P, ISO 9001 dan 22000, SMK3 dll. Sebagai Trainer dari tahun 2015 dengan materi Trainer  kurang lebih 41 judul yang berkaitan dengan Pengendalian dan pengawasan Mutu Pangan, Analisis data Lab, Pengendalian dan persyaratan dokumen, Penanganan limbah, Validasi, Safety/K3 laboratorium, TPM, Halal, analisis mikrobiologi, kaizen, dll.

Media Dan Alat Yang Benar Untuk Uji Mikrobiologi

Deskripsi Keakurasian hasil pengujian mikrobiologi ditentukan oleh cara persiapan media dan alat analisa serta penanganan yang baik setelah steril. Oleh sebab itu, dalam penjaminan mutu hasil pengujian analisa mikro harus mengacu kepada standard ISO/IEC 17025:2015. Untuk mengacu kepada hal tersebut maka persiapan dan penanganan uji parameter mikrobiologi, diperlukan cara khusus yang lebih aseptis, agar hasil pengujian sample tidak menjadi positif salah atau false negative, karena karaktristik media atau alat merupakan faktor penentu  untuk keberhasilan data yang akurat dan presisi terutama bagaimana persiapan media dan alat yang baik untuk validasi pada uji mikrobiologi. Analis selain dituntut untuk menguasai teknik pengambilan contoh, proses analisa, juga dituntut untuk memahami sifat-sifat media mikrobiologi, yang menuntut kondisi aseptis dan perlu penanganan yang baik agar hasil analisa benar-benar valid. Tujuan Pelatihan Peserta diharapkan setelah pelatihan Media Dan Alat Yang Benar Untuk Uji Mikrobiologi ini dapat : Memahami teknik persiapan media yang benar. Mengetahui dasar-dasar dan karakteristik media  mikrobiologi Memahami prinsip-prinsip penanganan untuk uji mikrobiologi. Dapat memahami handling media yang benar Dapat mengetahui apakah di alat gelas petri disk ada zat penghambat (toxicity recidu) Outline Materi Outline Materi Pelatihan Media Dan Alat Yang Benar Untuk Uji Mikrobiologi : Ruang lingkup Media mikrobiologi. Pengertian hygiene dan steril Penanganan pH media Pengenalan jenis, fungsi dan teknik pembuatan media Sifat dan karakteristik media Teknik sterilisasi dan pemastian keseterilan media, Persiapan media, dan peralatan lain sebelum analisa 7 kesalahan dalam pembuatan media Proses penyimpanan yang benar Proses pencucian alat yang benar Uji toxicitas recidu pada alal gelas Media handling Fasilitator Encep Heryani, M.Si Encep Heryani adalah lulusan dari Universitas Pakuan Bogor Jurusan biologi dan AKTA IV Jakarta dan menyandang gelar terakhir Magister Sains (M.Si). Berangkat karir dari bawah mulai tahun 1986 sebagai analis mikrobilogi selama 17 tahun di perusahaan baby milk formula yang ada di Citeureup Bogor, kemudian bekerja di perusahaan susu infant formula lisensi Jepang menjabat Supervisor Quality Assurance selama 3 tahun dan lanjut memimpin Quality selama 8 tahun dan terakhir Memimpin Produksi di perusahaan makanan kesehatan untuk orang diabet sampai tahun 2018. Di Perusahaanya menjadi karyawan teladan dan fasilitator terbaik continuos improvement, meraih prestasi terbaik dalam kontes practical problem solving, the best trainer and author education and training. Dan sebagai anggota PERMI (Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia) Encep Heryani, dari tahun 1986 sampai dengan sekarang adalah sebagai praktisi di perusahaan, hampir 100 training pernah diikuti baik training dalam negeri maupun di luar negeri (Singapura dan Japan), sebagai Auditor TPM Autonomous Maintenance juga Auditor 5S/5R, SJH, GM5P, ISO 9001 dan 22000, SMK3 dll. Sebagai Trainer dari tahun 2015 dengan materi Trainer  kurang lebih 41 judul yang berkaitan dengan Pengendalian dan pengawasan Mutu Pangan, Analisis data Lab, Pengendalian dan persyaratan dokumen, Penanganan limbah, Validasi, Safety/K3 laboratorium, TPM, Halal, analisis mikrobiologi, kaizen, dll.

Training Pest Control

Training Pest Control salah satu tujuan nya adalah memahami metode yang efektif dan efisien dalam melakukan pengendalian serangga dan tikus, mengetahui bagaimana melakukan evaluasi dan tindak lanjut terkait analisa hasil pengendalaian hama. Deskripsi Pengelolaan spesies yang dikategorikan sebagai hama/ insect/ pest, umumnya spesies tersebut dirasakan merugikan bagi kesehatan seseorang, lingkungan atau merugikan secara perhitungan ekonomi. Pengendalian hama harus dilakukan dengan pertimbangan hati-hati, karena dengan teknik yang salah tidak hanya saja dapat menyebabkan populasi hama semakin berkembang juga perlu memperhatikan untuk meminimalkan resiko bagi kesehatan manusia & lingkungan. Petugas pengelola pest control haruslah profesional yang terlatih & kompeten karena dengan menggunakan pestisida maka orang tersebut memiliki kewajiban hukum untuk mentaati aturan kontrol pestisida. Oleh karena itu operator bagaimana mengendalikan hama dengan aman, legal & efektif. Untuk melaksanakan Pest Control Management, diperlukan langkah-langkah awal seperti Inspeksi hama, Indentifikasi hama, Seleksi cara-cara pengendalian hama, Pelaksanaan pengendalian hama serta evaluasi, & konsep Pest Control Management. Tujuan Pelatihan : Memahami metode yang efektif & efisien dalam melakukan pengendalian serangga & tikus Mengetahui bagaimana melakukan evaluasi & tindak lanjut terkait analisa hasil pengendalaian hama Mengetahui perbedaan yang mendasar tentang pest prevention serta penerapannya. Mengetahui bagaimana menyelaraskan dengan sistem pelaporan ISO sehingga menjadikan sistem dokumentasi lebih efektif & sesuai. Mampu mengevaluasi kefektifan sistem pengendalian hama, & menerapkan pengembangan metode yang terarah dalam mencapai kesuksen penerapan sistem manajemen keamanan pangan (SMKP) Outline Materi : Ruang lingkup pestisida Persyaratan Good Manufacturing Practices terkait dengan sistem pengendalian hama (pest control) Pencemaran & pencegahan terhadap bahan makanan Pengendalian pest/ serangga, hama tikus dalam industri pangan dan industri pendukung serta penggangu lainnya Program sanitasi, hygiene & pengawasan dalam pest control Toksin yang ditimbulkan oleh pest Peranan pest control terhadap mutu & jaminan mutu keamanan pangan Cara pengendalian dan treatment; Pemilihan alat, teknologi, pestisida dan yang tepat, efektif & efisien dalam program pest control Penyusunan program &  implementasi pest control yang efektif sesuai dengan ISO Teknik Inspeksi, monitoring & evaluasi program pest control Fasilitator Encep Heryani, M.Si Encep Heryani adalah lulusan dari Universitas Pakuan Bogor Jurusan biologi dan AKTA IV Jakarta dan menyandang gelar terakhir Magister Sains (M.Si). Berangkat karir dari bawah mulai tahun 1986 sebagai analis mikrobilogi selama 17 tahun di perusahaan baby milk formula yang ada di Citeureup Bogor, kemudian bekerja di perusahaan susu infant formula lisensi Jepang menjabat Supervisor Quality Assurance selama 3 tahun dan lanjut memimpin Quality selama 8 tahun dan terakhir Memimpin Produksi di perusahaan makanan kesehatan untuk orang diabet sampai tahun 2018. Di Perusahaanya menjadi karyawan teladan dan fasilitator terbaik continuos improvement, meraih prestasi terbaik dalam kontes practical problem solving, the best trainer and author education and training. Dan sebagai anggota PERMI (Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia) Encep Heryani, dari tahun 1986 sampai dengan sekarang adalah sebagai praktisi di perusahaan, hampir 100 training pernah diikuti baik training dalam negeri maupun di luar negeri (Singapura dan Japan), sebagai Auditor TPM Autonomous Maintenance juga Auditor 5S/5R, SJH, GM5P, ISO 9001 dan 22000, SMK3 dll. Sebagai Trainer dari tahun 2015 dengan materi Trainer  kurang lebih 41 judul yang berkaitan dengan Pengendalian dan pengawasan Mutu Pangan, Analisis data Lab, Pengendalian dan persyaratan dokumen, Penanganan limbah, Validasi, Safety/K3 laboratorium, TPM, Halal, analisis mikrobiologi, kaizen, dll.

Pengendalian Dan Jaminan Mutu Analisis Mikrobiologi

Training Pengendalian dan Jaminan Mutu Hasil Pengujian/ Analisis Mikrobiologi mempelajari mengenai apa saja ruang lingkup pengendalian mutu laboratorium pengujian, bagaimana sampling dan jaminan mutu sampling acuan acceptance sampling, bagaimana penyiapan media dan peralatan yang baik dan hal lainnya terkait Analisis Mikrobiologi. Deskripsi Pengendalian dan Jaminan Mutu Hasil Pengujian/ Analisis Mikrobiologi, merupakan salah satu satu program pelatihan yang disajikan secara interaktif dalam membahas tentang ruang lingkup pelaksanaan pengendalian mutu secara mikrobiologi terutama yang berkaitan mutu pangan. Quality Control merupakan garis depan dalam mengawasi mutu mulai dari proses pemilihan bahan/ raw material, persiapan proses produksi, pengawasan selama proses, produk akhir hingga customer complaint. Quality control wajib melakukan hal ini mengingat persyaratan dalam standar ISO/IEC 17025 (SNI/IEC 17025:2008), ISO 9001, ISO 22000 kegiatan ini harus dilakukan oleh perusahaan/ institusi pengembang laboratorium untuk menjamin kualitas dari hasil uji sebuah laboratorium, sebagai persyaratan untuk mendapatkan akreditasi. Tujuan Pelatihan : Untuk meningkatan kapasitas sumber daya manusia terkait dengan pengendalian mutu, jaminan mutu (Quality Control & Quality assurance) laboratorium pengujian. Memberikan kepercayaan terhadap kualitas produk yang diharapkan. Target Peserta  Analis laboratorium Mikrobiologi, Manajer Quality Assurance, Manajer Mutu, Team Pengendalian Mutu Laboratorium. Metode Pelatihan : Presentation Discussion Case Study Evaluation Outline Materi : Ruang Lingkup Pengendalian Mutu Laboratorium Pengujian Sampling, jaminan mutu sampling acuan acceptance sampling Penyiapan media, peralatan yang baik Hygine raung analisa mikrobiologi (standar eksposure, parameter mikro) Ruang lingkup kalibrasi peralatan Certified Reference Materials,  Ketelusuran Pengukuran Validitas metode mikrobiologi (kuantitatif dan kualitatif), penentuan metode valid atau tidak valid Analisis data pengujian secara kuantitatif, kualitatif Akurasi hasil pengujian Presisi hasil pengujian, linearitas Limit of quantity and detection sample Homogenitas, stability sample Statistic proses kontrol, Control Chart Linearitas kurva kalibrasi Verifikasi, validasi data Uji profisiensi Pengawasan titik kritis, PRP, OPRP Plan Facilitator Encep Heryani, M.Si Encep Heryani adalah lulusan dari Universitas Pakuan Bogor Jurusan biologi dan AKTA IV Jakarta dan menyandang gelar terakhir Magister Sains (M.Si). Berangkat karir dari bawah mulai tahun 1986 sebagai analis mikrobilogi selama 17 tahun di perusahaan baby milk formula yang ada di Citeureup Bogor, kemudian bekerja di perusahaan susu infant formula lisensi Jepang menjabat Supervisor Quality Assurance selama 3 tahun dan lanjut memimpin Quality selama 8 tahun dan terakhir Memimpin Produksi di perusahaan makanan kesehatan untuk orang diabet sampai tahun 2018. Di Perusahaanya menjadi karyawan teladan dan fasilitator terbaik continuos improvement, meraih prestasi terbaik dalam kontes practical problem solving, the best trainer and author education and training. Dan sebagai anggota PERMI (Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia) Encep Heryani, dari tahun 1986 sampai dengan sekarang adalah sebagai praktisi di perusahaan, hampir 100 training pernah diikuti baik training dalam negeri maupun di luar negeri (Singapura dan Japan), sebagai Auditor TPM Autonomous Maintenance juga Auditor 5S/5R, SJH, GM5P, ISO 9001 dan 22000, SMK3 dll. Sebagai Trainer dari tahun 2015 dengan materi Trainer  kurang lebih 41 judul yang berkaitan dengan Pengendalian dan pengawasan Mutu Pangan, Analisis data Lab, Pengendalian dan persyaratan dokumen, Penanganan limbah, Validasi, Safety/K3 laboratorium, TPM, Halal, analisis mikrobiologi, kaizen, dll.

Training Penanganan Makanan Secara Aman (SKKNI KEP.217/MEN/VII/2009 & SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP

Deskripsi Unit Kompetensi  Training Penanganan Makanan Secara Aman (SKKNI KEP.217/MEN/VII/2009 & SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP ? Melaksanakan Program dan Prosedur Keamanan Pangan ? Melakukan Praktek Penanganan Pangan Yang Aman ? Melakukan Kebersihan Diri dan Lingkungan dalam Pengelolaan Jasa Usaha Makanan Berdasarkan Prinsip Hygiene Sanitasi Persyaratan peserta training Training Penanganan Makanan Secara Aman (SKKNI KEP.217/MEN/VII/2009 & SKKNI No 618 Tahun 2016) – Sertifikasi BNSP Telah mengikuti dan lulus metodologi pelatihan dengan unit-unit kompetensi seperti tercantum dalam skema yg ada Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar Foto Copy Ijazah terakhir Foto Copy KTP Bukti-bukti rekaman hasil produk kerja dalam porto folio. Organized by Value Consult

Training Penyusunan Dokumen Sistem HACCP (SKKNI No 618 Tahun 2016) Sertifikasi BNSP

Deskripsi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) adalah sebuah sistem pencegahan dalam dunia Food Safety untuk memastikan bahwa suatu proses terbebas dari resiko kontaminasi. Kontaminasi yang dapat dikendalikan HACCP adalah : Fisik (metal, kaca, kayu dll) Kimia (ozon, chlorine, lubricant, dll) Biologi (bakteri) HACCP dengan mudah membantu anda mengidentifikasi segala resiko kontaminasi dalam proses produksi dan kemudian menentukan mekanisme kontrolnya. HACCP membuat anda dengan mudah meyakinkan konsumen bahwa produk yang anda buat adalah produk yang aman untuk dikonsumsi. Training HACCP ini akan membantu tim anda memahami konsep dan implementasi HACCP dalam proses produksi pada perusahaan anda dengan mudah dan menyenangkan karena didukung oleh tim professional kami yang berkompeten dibidangnya. Sasaran Pelatihan Manfaat Secara UMUM untuk menjaga serta meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pencegahan secara dini atau mengurangi kasus keracunan di masyarakat dan timbulnya penyakit yang disebabkan oleh makanan/pangan. Manfaat secara KHUSUS Peserta mampu menganalisa serta mampu mengevaluasi proses produksi makanan/bahan pangan sehingga bisa diketahui potensi bahaya yang ditimbulkan Peserta mampu melakukan Perbaikan secara terus menerus terhadap proses produksi makanan/bahan pangan dengan menitikberatkan kepada tahap-tahap proses tertentu atau mata rantai proses produksi yang dianggap kritis dan rawa bahaya Peserta mampu memonitoring dan mengevaluasi penanganan cara dan proses pengolahan makanan serta menerapkan sistem sanitasi dalam memproduksi makanan yang benar dan Meningkatkan kepedulian seluruh kompenen yang terlibat baik bagi regulasi (pemerintah nasional/internasional), perusahaan produksi pangan/pengelolahan hasil pangan secara terintegrasi maupun mandiri terhadap keamanan pangan akan hasil pangan yang beredar dimasyarakat. Metode Pelatihan Pelatihan menggunakan sistem pembelajaran partisipatif dan metode pengajaran  dengan cara yang atraktif dan interaktif dengan metode: Pemaparan materi Ice breaking Pre & post Test Outline Materi Prinsip dasar HACCP-Hazard Analysis Critical Control Points Persyaratan Sistem Kemanan Pangan (HACCP & ISO 22000:2005) Aspek-aspek Kelayakan dasar dan penerapan sistem keamanan pangan Analisa Bahaya dan proses pengendalian bahaya Penentuan CCP (critical control points) Proses penetapkan critical limit Membuat Dokumen dan Prosedur monitoring keamanan pangan Melakukan Serta melakukan langkah penetapan corrective action Proses verifikasi sistem keamanan pangan dan dokumentasi HACCP Tips dan triks penerapan sistem keamanan pangan Proses sertifikasi keamanan pangan (HACCP & ISO 22000) dan lembaga-lembaga seritifikasinya Unit Kompetensi Mendesain Langkah Persiapan HACCP Mendesain dan Mendokumentasikan 7 Prinsip HACCP Persyaratan Dasar Mengikuti pelatihan keamanan pangan berbasis HACCP Memiliki bukti keikutsertaan pendidikan HACCP Fasilitator Linda Saraswati, ST, MM Berpengalaman 13 tahun dalam bidang Food Safety, Quality & HSE Management System di berbagai Industri baik  Food & Bevarage, Manufacturing, Consultancy Services serta Oil & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspection. Chemical Engineer dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Internation Registered Certified Auditor). Aktif memberikan training dan konsultasi di bidang Sistem Manajemen Keselamatan Pangan ISO 22000, & HACCP, Sistem Manajemen QHSE (ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO TS 16469, ISO TS 29001), CSMS Oil & Gas, Environmental (Waste Management),  Auditing Skill,  Productivity & Human Resource Development di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Training Audit Internal Keamanan Pangan (Food Safety) Sertifikasi BNSP

Training Audit Internal Keamanan Pangan (Food Safety) Sertifikasi BNSP salah satu tujuannya adalah memastikan dan memelihara kompetensi personel yang melaksanakan desain sistem HACCP dalam rangka memastikan penyediaan sistem HACCP yang efektif di organisasi pangan. Deskripsi Audit Internal Keamanan Pangan (SKKNI No 618 Tahun 2016) Penjaminan mutu dan food safety dapat terselenggara secara efektif apabila Organisasi rantai pangan menerapkan sistem keamanan pangan dan pengawasan internal keamanan pangan secara kompeten dan independen. Pengawasan internal biasanya dilaksanakan melalui kegiatan audit internal food safety. Untuk memastikan audit internal dilaksanakan secara efektif maka diperlukan personel pelaksana audit internal food safety yang kompeten dalam teknik audit dan sistem food safety. Melalui penjaminan mutu dan food safety, diharapkan organisasi rantai pangan mampu menghadapi dan memenangkan persaingan di era pasar global. Selain itu, diharapkan pula personel pelaksana audit internal keamanan pangan atau dikenal sebagai Auditor Internal Keamanan Pangan mampu bersaing dan memenangkan kompetisi pada globalisasi pasar tenaga kerja dan diakui kompetensinya secara nasional dan internasional. Skema sertifikasi ini difokuskan untuk personel yang melakukan audit internal food safety di seluruh organisasi rantai pangan, dalam rangka memastikan dan memelihara kompetensi pada kegiatan tersebut. Skema sertifikasi ini mengadopsi unit kompetensi dari SKKNI Nomor 618 Tahun 2016 Skema Training Audit Internal Keamanan Pangan (Food Safety) Sertifikasi BNSP : Unit kompetensi yang diujikan mengacu pada SKKNI No. 618 Tahun 2016 tentang penetapan SKKNI Kategori Industri Pengolahan Golongan Pokok Industri Makanan Bidang Keamanan Pangan mencangkup: Mengelola Program Audit/Inspeksi/Asesmen Food Safety Melaksanakan Audit/Inspeksi/Asesmen Keamanan Pangan Melakukan Validasi Penerapan Program Keamanan Pangan Melakukan Verifikasi Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) Tujuan Pelatihan : Memastikan dan memelihara kompetensi personel yang melaksanakan desain sistem HACCP dalam rangka memastikan penyediaan sistem HACCP yang efektif di organisasi pangan. Menyediakan acuan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja klaster desain sistem HACCP yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan (LSP JMKP). Menyediakan acuan pengembangan perangkat asesmen, perencanaan asesmen, dan pelaksanaan asesmen bagi Asesor Kompetensi LSP JMKP Persyaratan Dasar (berlaku salah satu) : Memiliki pengalaman audit keamanan pangan (internal/eksternal) selama 2 tahun atau 4 audit Memiliki pengalaman kerja di organisasi rantai pangan minimal 2 tahun dan mengikuti pelatihan teknik audit berbasis ISO 19011 Durasi : 3 Hari (2 hari training + 1 hari ujian Kompetensi) Fasilitator Linda Saraswati, ST, MM Berpengalaman 13 tahun dalam bidang Food Safety, Quality & HSE Management System di berbagai Industri baik  Food & Bevarage, Manufacturing, Consultancy Services serta Oil & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspection. Chemical Engineer dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Internation Registered Certified Auditor). Aktif memberikan training dan konsultasi di bidang Sistem Manajemen Keselamatan Pangan ISO 22000, & HACCP, Sistem Manajemen QHSE (ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO TS 16469, ISO TS 29001), CSMS Oil & Gas, Environmental (Waste Management),  Auditing Skill,  Productivity & Human Resource Development di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Pengendalian Bahan Kimia Terhadap Bahaya Kebakaran & Peledakan

Deskripsi Dalam kehidupan modern saat ini manusia tidak terlepas dari penggunaan bahan kimia, baik bahan kimia padat, cair maupun gas. Karena itu Bahan kimia selalu digunakan teruma dalam dunia industri. Dampak yang dihasilkan dari penggunaan bahan kimia tersebut juga bermacam-macam, baik dampak terhadap kesehatan, kebakaran bahkan peledakan. Pelaku industri yang menggunakan bahan kimia harus mengetahui dampak dari setiap bahan kimia dan bagaimana cara pengendaliannya agar dapat terciptanya lingkungan kerja yang aman. Agar dapat mengendalikan potensi bahaya kebakaran dan peledakan yang ditimbulkan oleh bahan kimia ini, maka diperlukan pengetahuan yang mendalam terkait dengan penangan bahan kimia tersebut. Tujuan Pelatihan Pelatihan pengendalian bahan kimia terhadap bahaya kebakaran dan peledakan yang diselenggarakan selama 2 hari ini secara umum bertujuan memberikan pemahaman dan keahlian bagi peserta untuk mengetahui seberapa besar potensi kebakaran dan peledakan yang ditombulkan oleh bahan kimia, serta bagaimana cara pengendaliannya. Sasaran Pelatihan : Peserta memahami pengklasifikasian bahan kimia Peserta memahami potensi kebakaran dan peledakan bahan kimia Peserta mampu mengendalikan petensi kebakaran dan peledakan yang timbul akibat bahan kimia tersebut Target Peserta : Mahasiswa tingkat akhir keselamatan kerja, fire safety eng dan jurusan lainnya. SHE Officer, SHE Staff, Safety Man, Fire Staff, Engeenering Staff, Engineering Manager Anggota P2K3 Semua karyawan Metode Pelatihan : Pesentasi Diskusi konsultatif Sharing pengalaman Aplikasi langsung penggunaan software FDS Outline Materi : Chemical classification Solid Chemical Liquid and Gas chemical Chemical hazard communication  Chemical hazard Fire Dust Explossion BLEVE Chemical usage classification (Class, Devision and Zone classification requirement for gases, vapor, mist and dust) Fire and Expossion causes Electro Static Electical installation Electrical Appliace (Equipment Categories and Zones, and Selection Criteria) Open flame Hot Work Using flammable liquid Sprying Mixing Decanting Penyimpanan bahan kimia cair (Flammable Liquid) Transporting bahan kimia cair (Flammable liquid) Risk Assessing for chemical Fasilitator Adhi Saputra, ST, MT FPE Latar belakang beliau adalah magister Fire Protection Engineering (S2). Beliau profesional trainer dan konsultan dibidang Fire dan SHE, yang telah memberikan pelatihan di bidang fire and safety dibanyak pelatihan, seperti basic fire fighting, advance fire fighting, pelatihan ahli kebakaran kelas D, C, B dan A dan melakukan Fire risk assessment secara menyeluruh untuk berbagai jenis industri di tanah air. Beliau telah berpengalaman selama belasan tahun di departemen SHE dalam industri pertambangan dan juga berpengalaman dalam membangun sistem SHE untuk berbagai jenis industri. Saat ini selain aktif dalam bidang training dan konsultan, beliau juga aktif mengajar di program studi Fire Safety Engeneering Universitas Negri Jakarta dan mengampu beberapa matakuliah inti fire safety engineering.

Understanding & Implementing ISO 45001:2015

Deskripsi Tidak diragukan lagi dan semua negara telah aklamasi dengan keberadaan Standar Internasional ISO 45001:2018 sebagai satu-satunya pilihan Standar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi semua bisnis dan semua negara. Setiap bisnis perlu mengelola kesehatan dan keselamatan kerja-nya, mengapa demikian? Bukan saja karena sebagai pemenuhan perundang-undangan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, tapi bisnis yang sehat tentunya harus mengelola risiko kesehatan dan keselamatan kerjanya. Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja/ ISO 45001:2018 yang sistematis akan membantu bisnis Anda dalam mencapai kesuksesan mencapai semua target. Dan lagi Standar Internasional ini menawarkan hal-hal updated, terkait Kinerja Tinggi K3 yang berkelanjutan serta sesuai kebutuhan “zaman Now”. Pelatihan ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan sumber daya dan materi kegiatan-kegiatan yang tepat sehingga dokumentasi dan implementasi sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja/ SMK3  mampu terealisasi dengan baik. Tujuan Pelatihan Diharapkan setelah mengikuti training, peserta : Memahami secara benar, konseptual, dan komprehensif tentang persyaratan sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja ISO 45001:2018 Mampu mengusulkan kebijakan-kebijakan perusahaan/ institusi yang perlu dituangkan dalam dokumen ISO 45001:2018 Mampu menyusun Tujuan dan Program untuk menerapkan ISO 45001:2018 Mampu bekerjasama dan mendukung penerapan ISO 45001:2018 Memahami secara benar, konseptual, dan komprehensif tentang persyaratan ISO 45001:2018, Memahami kebijakan-kebijakan perusahaan/ institusi yang perlu dituangkan dalam dokumen ISO 45001:2018, Memahami pelaksanaan Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Risiko (IBPPR) dan menyusun Tujuan dan Program untuk menerapkan ISO 45001:2018, Memahami kebutuhan sumber daya untuk menerapkan ISO 45001:2018, Memahami “Continuous Improvement” dalam implementasi ISO 45001:2018 pada perusahaan/ institusi, dan Memahami proses sertifikasi/ Re-sertifikasi dan lembaga sertifikasi ISO 45001:2018. Target Peserta Manajer Pelatihan dan Pengembangan, Manajer K3/ HSE, Manajer Teknis, Teknisi, Supervisor, Wakil Manajemen (Management Representative), Semua yang terkait dalam pengembangan Sistem Manajemen ISO 45001:2018 di perusahaan/ organisasi/ unit usaha. Outline Materi : Prinsip-prinsip Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Persyaratan SMK3 ISO 45001:2018, Interpretasi Persyaratan Konteks Organisasi Interpretasi Persyaratan Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja Interpretasi Persyaratan Perencanaan Interpretasi Persyaratan Dukungan Interpretasi Persyaratan Operasional Interpretasi Persyaratan Evaluasi Kinerja Interpretasi Persyaratan Peningkatan Penerapan “ Hazards Identification and Assessment of Risk & Opportunities” Penerapan ”Eliminating hazards and reducing OH&S risks” Penerapan “ Leadership & Engagement” Penerapan “ Management of change” Penerapan “ Procurement, Contractor & Outsourcing” Penerapan “Plan-Do-Check-Act” Penyusunan Tujuan dan Program ISO 45001:2018 Persiapan Sertifikasi/ Upgrade/ Re-Sertifikasi ISO 45001:2018 Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Management System Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank, Project Manager yang membawahi lebih dari 20 konsultan. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit, Interpreting and Documenting of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/OHSAS 18000, SMK3/ISO 27000/ISO 13485/ ISO 26000, Implementation of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/ISO 45000/SMK3, dan Integrated Management System of ISO 9000, ISO 14000 and ISO 45000/SMK3. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ ISO 45000/ SMK3/ ISO 17025/ ISO 13485/ ISO 27000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Pernah mengikuti berbagai Short Courses di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spain dan Toronto-Canada. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa Security Services company, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap E.P, PT. Expans Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI,  BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), USDRP (Kementerian Pekerjaan Umum & World Bank Project), PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), PT. Smart Tbk, Dale Carnegie Indonesia, PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia, PT. Schneider Electric Batam, PT. Gunung Madu Plantation, Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Telkom Fakultas Rekayasa Industri, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), PT Pertamina EP Field Rantau, PT Pertamina EP Field Cepu, PT Pertamina Refinery Project, PT Pertamina EP Asset 2 Unit Prabumulih-Adera-Limau-Pendopo, PT Pertagas Unit Prabumulih, PT. Wastec International, PT Pertamina Hulu Energi- ONWJ (Offshore-Onshore),   Ericsson Academy, PT Grapari Telkomsel, PT. Tripatra, PT Perkebunan Nusantara VI Unit Kayuaro-Pangkalan Lima Puluh Kota-Rimbo Duo-Batanghari, PT. DNX Indonesia, dan sebagainya. Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta  Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000/ ISO 17024.

Corporate Social Responsibility (CSR) Based on ISO 26000:2010

Deskripsi Standar Internasional dkeluarkan untuk memenuhi kebutuhan global, salah satunya adalah ISO 26000:2010 : Panduan Kepedulian Sosial. Bagi setiap perusahaan, baik itu perusahaan besar yang berskala multi nasional, nasional maupun lokal tentunya memiliki Pemangku Kepentingan (Stakeholder/ Interested Parties). Para Pemangku Kepentingan ini merupakan lingkungan terdekat yang langsung berkaitan dengan perusahaan  dalam hal  Corporate Social Responsibility (CSR). Saat ini berkaitan dengan Kepedulian Sosial perusahaan (CSR) menjadi isu utama yang akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan. Adanya hal ini melatarbelakangi kemunculan ISO 26000 sebagai alternatif panduan dalam membangun dan menyalurkan kepedulian sosial semua jenis perusahaan agar penerapan hal ini bisa lebih efektif dan tercapai tujuan sebagaimana harapan awalnya. CSR bukan hanya berarti melakukan hal-hal benar yang dapat membentuk reputasi baik dan kepercayaan para Pemangku Kepentingan; melainkan terkait sesuatu yang dapat menjaga kelestarian planet bumi beserta semua mahluknya di masa yang akan datang. Di Indonesia, masalah kepedulian sosial menjadi isu yang belum terselesaikan dengan baik. Sebenarnya dalam UU No 40 Tahun 2007, tentang Perseroan Terbatas telah dinyatakan bahwa Kepedulian  Sosial merupakan tugas perseroan, oleh karena itu setiap perseroan harus menyisihkan dana untu penerapan CSR ini. Dengan kata lain, komponen biaya Kepedulian Sosial Perusahaan bukan lagi didasarkan kepada skema apabila perusahaan memiliki dana, melainkan hal yang dari sejak awal oleh perusahaan telah dicantumkan sebagai dana kepedulian sosial.  Konsep ini menjustifikasi anggaran di tingkat Manajemen Puncak yang belum tentu mendapat pengesahan. Lebih dari itu, perseroan diharuskan menyampaikan laporan. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai Kepedulian Sosial serta mengoptimalkan kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan dalam Kepedulian Sosial (CSR) berdasarkan ISO 26000:2010. Tujuan Pelatihan Memahami konsep Pemangku Kepentingan dan Corporate Social Responsibility; memahami poin-poin dalam Sistem Manajemen  ISO 26000:2010. Memberikan laporan CSR dengan baik bagi perusahaan dan masyarakat; Menyadari pentingnya CSR bagi kemajuan perusahaan Metode Pelatihan Pelatihan ini menekankan penggunaan Diskusi, Simulasi, Game Interaktif, Kasus-kasus dan Latihan. Siapa yang harus ikut ? Kandidat Tim Implementasi ISO 26000, Manager, Supervisor dari berbagai bagian yang ada di perusahaan. Outline Materi Konsep Stakeholder and Social Responsibility Macam-macam CSR Pentingnya CSR bagi perkembangan perusahaan Tata cara pelaksanaan CSR Tahap-tahap pembuatan laporan CSR Kendala-kendala dalam CSR Manfaat adanya CSR Studi Kasus dan Diskusi Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Management System Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank, Project Manager yang membawahi lebih dari 20 konsultan. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit, Interpreting and Documenting of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/OHSAS 18000, SMK3/ISO 27000/ISO 13485/ ISO 26000, Implementation of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/ISO 45000/SMK3, dan Integrated Management System of ISO 9000, ISO 14000 and ISO 45000/SMK3. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ ISO 45000/ SMK3/ ISO 17025/ ISO 13485/ ISO 27000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Pernah mengikuti berbagai Short Courses di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spain dan Toronto-Canada. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa Security Services company, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap E.P, PT. Expans Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI,  BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), USDRP (Kementerian Pekerjaan Umum & World Bank Project), PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), PT. Smart Tbk, Dale Carnegie Indonesia, PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia, PT. Schneider Electric Batam, PT. Gunung Madu Plantation, Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Telkom Fakultas Rekayasa Industri, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), PT Pertamina EP Field Rantau, PT Pertamina EP Field Cepu, PT Pertamina Refinery Project, PT Pertamina EP Asset 2 Unit Prabumulih-Adera-Limau-Pendopo, PT Pertagas Unit Prabumulih, PT. Wastec International, PT Pertamina Hulu Energi- ONWJ (Offshore-Onshore),   Ericsson Academy, PT Grapari Telkomsel, PT. Tripatra, PT Perkebunan Nusantara VI Unit Kayuaro-Pangkalan Lima Puluh Kota-Rimbo Duo-Batanghari, PT. DNX Indonesia, dan sebagainya. Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta  Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000/ ISO 17024.

Integrated QHSE Management System-New Version

Pelatihan Integrated QHSE Management System-New Version adalah pelatihan yang salah satu nya membahas mengenai bagaimana seseorang mampu merencanakan langkah-langkah pengembangan dokumen integrasi SMM ISO 9001:2015, SML ISO 14001:2015 & SMK3 ISO 45001:2018. (QHSE Management) Deskripsi Seiring dengan telah keluarnya standar-satandar versi terbaru, volume sertifikasi sistem terintegrasi saat ini diperkirakan akan terus meningkat, terutama karena semakin koherennya standar sistem manajemen yang ada di dunia, termasuk Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2015) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (ISO 45001:2018). Pendapat lain mengatakan bahwa banyak manfaat telah dirasakan dengan melakukan integrasi sistem manajemen, diantaranya: Peta bisnis yang terkait aspek mutu, lingkungan dan K3 lebih simpel Potensi penghematan biaya karena penggunaan sumber daya yang lebih efisien Hilangnya duplikasi dokumentasi Mengurangi jumlah audit Peningkatan produktivitas sistem, dsb Selain itu, tanpa sistem manajemen yang terintegrasi, potensi terjadinya konflik dalam penerapan sistem dapat muncul kapan saja.(QHSE Management) Pelatihan Integrated QHSE Management System-New Version akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan dan menyusun dokumentasi yang teruji sebagai dasar penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi yaitu: Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2015) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (ISO 45001:2018).(QHSE Management) Tujuan Pelatihan Tujuan pelatihan Integrated QHSE Management System-New Version : memahami prinsip-prinsip dasar pembentukan sistem manajemen terintegrasi. (QHSE Management) memahami kesamaan persyaratan yang ada dalam Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001:2018.(QHSE Management) memahami langkah pembentukan dan penerapan sistem manajemen terintegrasi.(QHSE Management) Sasaran Pelatihan Diharapkan setelah mengikuti training Integrated QHSE Management System-New Version : 3 Day, peserta : Mampu menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen integrasi SMM ISO 9001:2015, SML ISO 14001:2015 & SMK3 ISO 45001:2018 Mampu merencanakan langkah-langkah pengembangan dokumen integrasi SMM ISO 9001:2015, SML ISO 14001:2015 & SMK3 ISO 45001:2018 Mampu mengidentifikasi sumber daya & kemampuan yang dibutuhkan sistem  integrasi SMM ISO 9001:2015, SML ISO 14001:2015 & SMK3 ISO 45001:2018 Mampu memberi saran/ pilihan sumber daya dalam menerapkan SMM ISO 9001:2015, SML ISO 14001:2015 & SMK3 ISO 45001:2018  di perusahaan/ institusi Mampu bekerjasama dan mendukung Wakil Manajemen Mampu memberi saran/ pilihan Lembaga Sertifikasi bagi perusahaan Target Peserta Peserta yang wajib mengikuti Pelatihan Integrated QHSE Management System-New Version : Kandidat Wakil Manajemen, Tim Implementasi ISO, Manager, Supervisor, Engineer, QA Metode Pelatihan Pelatihan Integrated QHSE Management System-New Version menekankan penggunaan Diskusi, Simulasi, Game Interaktif, Kasus-kasus dan Latihan.(QHSE Management) Outline Materi Materi yang akan dibahas dalam pelatihan Integrated QHSE Management System-New Version :  Prinsip-prinsip dan Pemahaman Sistem Manajemen. (QHSE Management) : Keterkaitan standar sistem manajemen Pengembangan sistem manajemen Pemahaman persyaratan sistem manajemen mutu (ISO 9001:2015), lingkungan (ISO 14001:2015), serta keselamatan dan kesehatan kerja (ISO 45001:2018). (QHSE Management) Sistem Manajemen Terintegrasi.(QHSE Management) : Elemen sistem manajemen terintegrasi Pembentukan sistem manajemen terintegrasi Penerapan sistem manajemen terintegrasi Model penerapan sistem manajemen terintegrasi (PDCA) Pendekatan Kaji Resiko Manajemen Pengetahuan Manajemen Perubahan Pendekatan proses Keinginan dan harapan stakeholder Siklus PDCA Persyaratan sistem manajemen terintegrasi bekerja baik Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Management System Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank, Project Manager yang membawahi lebih dari 20 konsultan. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit, Interpreting and Documenting of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/OHSAS 18000, SMK3/ISO 27000/ISO 13485/ ISO 26000, Implementation of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/ISO 45000/SMK3, dan Integrated Management System of ISO 9000, ISO 14000 and ISO 45000/SMK3. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ ISO 45000/ SMK3/ ISO 17025/ ISO 13485/ ISO 27000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Pernah mengikuti berbagai Short Courses di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spain dan Toronto-Canada. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa Security Services company, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap E.P, PT. Expans Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI,  BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), USDRP (Kementerian Pekerjaan Umum & World Bank Project), PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), PT. Smart Tbk, Dale Carnegie Indonesia, PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia, PT. Schneider Electric Batam, PT. Gunung Madu Plantation, Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Telkom Fakultas Rekayasa Industri, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), PT Pertamina EP Field Rantau, PT Pertamina EP Field Cepu, PT Pertamina Refinery Project, PT Pertamina EP Asset 2 Unit Prabumulih-Adera-Limau-Pendopo, PT Pertagas Unit Prabumulih, PT. Wastec International, PT Pertamina Hulu Energi- ONWJ (Offshore-Onshore),   Ericsson Academy, PT Grapari Telkomsel, PT. Tripatra, PT Perkebunan Nusantara VI Unit Kayuaro-Pangkalan Lima Puluh Kota-Rimbo Duo-Batanghari, PT. DNX Indonesia, dan sebagainya. Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta  Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000/ ISO 17024.  

Internal Audit ISO 45001:2018 Based on ISO 19011:2011

Deskripsi Audit Internal sebagai salah satu persyaratan ISO 45001:2018 merupakan motor penggerak untuk melakukan percepatan bagi para pelaku organisasi atau usaha dalam menghadapi tantangan usaha yang makin kompetitif dari waktu ke waktu. Audit  Internal adalah tahapan penting dari Siklus Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang  meng-evaluasi tahapan siklus sebelumnya serta memberikan gambaran untuk pengambilan langkah-langkah yang tepat bagi tahapan siklus berikutnya sehinggga proses “Continuous Improvement”terhadap Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang ada berlangsung dengan sempurna. Dengan penerapan standar yang baru, maka orientasi penerapan Sistem Manajemen berdasar “Leadership, Risk Based Processed and Performance” Pelatihan Internal Audit ISO 45001:2018 Based on ISO 19011:2011 akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan program audit mutu internal beserta sumber daya dan materi kegiatan-kegiatan pelaksanaan audit yang tepat sehingga mampu terealisasi kegiatan audit yang memecahkan permasalahan dalam penerapan Sistem Manajemen HSE serta mewujudkan proses “Continuous Improvement”. Tujuan Pelatihan Tujuan Pelatihan Internal Audit ISO 45001:2018 Based on ISO 19011:2011 : Memahami persyaratan ISO 45001:2018 tentang pelaksanaan Audit  Internal Memahami pendekatan audit sesuai dengan ISO 19011:2011 Mampu mengidentifikasi kebutuhan Kompetensi Auditor Mampu menyusun rencana dan Program Audit Internal Mampu melakukan Audit Internal dengan pendekatan proses Mampu menyusun Laporan Audit terhadap Sistem Manajemen Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Mampu mengidentifikasi potensi improvement dari hasil Audit Internal Sasaran Pelatihan Diharapkan setelah mengikuti training Internal Audit ISO 45001:2018 Based on ISO 19011:2011, peserta :  Mampu merencanakan program audit internal SMK3 Mampu mengidentifikasi dokumen dan sumber daya dalam melaksanakan audit internal K3 Mampu melakukan persiapan audit internal K3 Mampu melakukan audit internal K3 di semua unit Mampu melaporkan pelaksanaan audit internal K3 Mampu bekerjasama dan mendukung Kepala Auditor/ Wakil Manajemen Outline Materi Materi yang akan dibahas pada pelatihan Internal Audit ISO 45001:2018 Based on ISO 19011:2011 : Review persyaratan standar ISO 45001:2018 dan dokumentasi Sistem Manajemen K3 Persyaratan Audit Sistem Manajemen pada ISO 19011:2011 Kompetensi dan kriteria pemilihan Auditor Internal : Pengertian Audit Internal Persyaratan Mengenai Audit Internal Siklus audit : mengorganisasi program audit internal Tanggung jawab orang-orang yang terlibat dalam program audit internal Persiapan audit Persiapan checklist Rapat Pembukaan Penyelenggaraan audit Sampling dalam audit Teknik wawancara Bukti obyektif  dan ketidaksesuaian Rapat Penutup Tindakan perbaikan dan verifikasi lanjutan Pelaporan audit Dokumentasi audit Seleksi, training dan kualifikasi dari Internal Auditor Rapat Tinjauan Manajemen Role-play Audit Target Peserta Peserta yang wajib mengikuti Pelatihan Internal Audit ISO 45001:2018 Based on ISO 19011:2011 : Kandidat Wakil Manajemen, Tim Implementasi K3/HSE, Manager, Supervisor, Engineer, Praktisi di bidang continuous improvement produksi & operasi dan semua pihak yang terkait dengan proses improvement. Fasilitator Yuwono D. Sucipto Memiliki pengalaman sebagai Management System Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank, Project Manager yang membawahi lebih dari 20 konsultan. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit, Interpreting and Documenting of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/OHSAS 18000, SMK3/ISO 27000/ISO 13485/ ISO 26000, Implementation of ISO 9000/ISO14000/ISO 17025/ISO 45000/SMK3, dan Integrated Management System of ISO 9000, ISO 14000 and ISO 45000/SMK3. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ ISO 45000/ SMK3/ ISO 17025/ ISO 13485/ ISO 27000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Pernah mengikuti berbagai Short Courses di mancanegara antara lain: Sydney-Australia, Grand Canary-Spain dan Toronto-Canada. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Direktorat TK SD-SMP-SMA-SMK, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, beberapa Security Services company, PT. Altrak 1978, LPSE Provinsi Jawa Barat, PT. Antam (Persero) Tbk, Timor Gap E.P, PT. Expans Petrogas Intranusa. PT. Wastec International, Bank BNI,  BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), USDRP (Kementerian Pekerjaan Umum & World Bank Project), PT. Mesin Isuzu Indonesia, PT. Semen Tonasa, PT. Varia Usaha (Grup Semen Gresik), PT. Smart Tbk, Dale Carnegie Indonesia, PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia, PT. Schneider Electric Batam, PT. Gunung Madu Plantation, Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Telkom Fakultas Rekayasa Industri, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), PT Pertamina EP Field Rantau, PT Pertamina EP Field Cepu, PT Pertamina Refinery Project, PT Pertamina EP Asset 2 Unit Prabumulih-Adera-Limau-Pendopo, PT Pertagas Unit Prabumulih, PT. Wastec International, PT Pertamina Hulu Energi- ONWJ (Offshore-Onshore),   Ericsson Academy, PT Grapari Telkomsel, PT. Tripatra, PT Perkebunan Nusantara VI Unit Kayuaro-Pangkalan Lima Puluh Kota-Rimbo Duo-Batanghari, PT. DNX Indonesia, dan sebagainya. Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT, Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta  Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000/ ISO 17024.