Managerial Skills Training

Powerful Business Presentation Skill And Techniques

Pendahuluan Presentasi merupakan kegiatan berbicara/berkomunikasi di depan orang banyak, bertujuan untuk membujuk, menginformasikan, atau meyakinkan. Ketrampilan presentasi di depan orang menjadi sangat penting dan sentral bagi siapa pun yang ingin maju di zaman now – era millennia ini. Sudah banyak contoh seorang professional – manajer, tenaga penjualan, dan lainnya menjadi terkenal dan sukses melalui keterampilan yang memukau dan inspiratif dalam setiap presentasinya. Semisal Steve Jobb, pendiri Apple. Teknik presentasi efektif boleh jadi selalu dicari-cari oleh presenter atau orang-orang yang sering berbicara di depan orang lain. Karena presentasi bukan sekadar bicara, ada tujuan tertentu yang harus dicapai. Oleh karena itu, diperlukan teknik atau cara tersendiri agar tujuan kita melakukan presentasi bisa tercapai. Beberapa masalah sering timbul dalam presentasi, semisal pesan yang ingin disampaikan  tidak tertangkap dengan baik oleh audiens, kurangnya perhatian audiens terhadap presentasi yang disampaikan. Ada yang sibuk dengan gadgetnya bahkan ada yang tertidur. Ini adalah contoh presentasi yang tidak efektif. Untuk menjadikan presentasi menjadi efektif. Sebuah presentasi dikatakan efektif jika tujuan diadakannya dapat dicapai, atau pesan yang ingin disampaikan ke audiens bisa diterima dengan baik. Untuk mencapainya diperlukan proses yang saling mendukung mulai dari persiapan hingga penyampaian presentasi. Apa, kenapa, dan bagaimana teknik presentasi yang powerful, jitu dan inspiratif?temukan jawaban dan solusinya dalam breakthrough workshop ini. Program ini akan memfasilitasi para profesional untuk memahami secara komprehensif tentang presentasi yang efektif sehingga mampu mengatasi masalah-masalah di atas dan berhasil mengimplementasikannya dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Dengan mengikuti workshop ini, peserta diharapkan akan memiliki kapabilitas menghadirkan dan menyajikan presentasi efektif sehingga mampu memberikan kontribusi dan nilai terbaik bagi perusahaan, insya Allah. Tujuan : Memahami pentingnya presentasi Memahami prinsip, ciri, dan langkah-langkah membuat presentasi yang efektif Memahami ciri presenter yang efektif Memahami elemen kunci presentasi inspiratif Memahami Slide-ology Memahami dan menguasai Excell Praktek presentasi individual Silabus Workshop : Konsep Powerful Presentation Pentingnya Presentasi Prinsip dan Langkah Membuat Presentasi yang Efektif Ciri presenter yang efektif Elemen Kunci Presentasi inspiratif Slide-ology Tutorial Excell Latihan dan Praktek Presentasi individual Metode : presentasi, diskusi, study case & latihan. Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video. Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh kasus  nyata, dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani. Breakthrough Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable – agar memberi makna dan manfaat bagi peserta dan mampu  menerapkan ilmu yang dipelajari dalam aktivitas nyata dan bisnis. Facilitator Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA, CISI Praktisi perbankan yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan dan bancaassurance selama lebih dari 28 tahun dengan penuh integritas dan sarat dengan pengalaman. Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah (amal jariah), Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki. Menjadi trainer sudah menjadi passion-nya sejak duduk dibangku kuliah. Indra memulai karirnya di Lembaga Oseanologi Nasional (LON) – LIPI,  1988-1989; dilanjutkan di BankExim, 1990 – 1999 (Section Head); dan Bank Mandiri, 1999 – June 2018. Karir di Bank Mandiri dimulai dari: Section Head, Senior Product Manager, Area Sales Manager (ASM), Regional Sales Manager (RSM), Senior Relationship Manager (SRM), Head of Sales Department dan Professional Trainer. Selain itu pernah ditugaskan di AXA Mandiri Financial Services (AMFS) sebagai  RSM dan Counterpart Consultant KPMG – Organization Restructuring Project serta Counterpart Consultant BCG – Value Chain Project. Mengasah pengalaman sebagai trainer dimulai Indra dengan menjadi Asisten Dosen sejak di bangku kuliah untuk mahasiswa S1, S2 dan S3 di IPB Bogor. Selain itu pernah  menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma untuk beberapa mata kuliah.dan  menjadi Executive Trainer bidang Sales and Marketing di MarkPlus Institute of Marketing (MIM)/MarkPlus Inc. Sebagai seorang pembelajar, Indra terus mengasah diri dan senantiasa terus berbagi, menjadi Professional Trainer di berbagai bidang seperti sales/marketing/produk lebih dari 15 tahun. Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people,. MarkPlus Inc. & Co dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia. Tahun 2016, 2017 dan 2018 Indra memperoleh penghargaan “Trainer Gold Recognition” dari Mandiri University, Bank Mandiri. Selain itu, Indra juga adalah Founder & General Secretary of Mandiri Club (MC) (2 times) dan  salah satu Founder Koperasi Mandiri Sepanjang pengalamannya di dunia sales, Indra mengelola/mensuvervisi team sales dan  provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people – memberi contoh/teladan. Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) – Bogor dan Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, bancassurance, organization, leadership, culture,  research & development, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Business School, Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Mandiri Financial Services, MarkPlus Inc./MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  Top Coach Indonesia (TCI), ESQ Executive Class, Asia Works dan lembaga lain yang terkait.

How to Boost Employee Engagement

Pendahuluan Pada sekitar tahun 2004 sebuah tim dari Gallup Consulting memperkenalkan sebuah konsep dalam bidang SDM, yang disebut dengan Employee Engagement. Sejak saat itu, hampir seluruh perusahaan-perusahaan terkemuka di tanah air mulai menaruh perhatian pada employee engagement. Dalam pengertiannya, employee engagement adalah keterikatan pegawai kepada organisasinya secara kuat tidak hanya sebatas keterikatan fisik tetapi juga melibatkan segenap pikiran dan perasaannya. Pegawai yang memiliki tingkat engagement yang tinggi akan bekerja dengan penuh kegembiraan, penuh inisiatif, bersemangat, dan senantiasa termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik. Namun berdasarkan hasil sebuah survey internasional didapatkan fakta, bahwa pegawai yang engage di sebuah organisasi hanya sekitar 30%, sisanya tidak engage (52%) dan sangat tidak engage (18%). Kondisi seperti ini jelas tidak menguntungkan, di mana pegawai yang engage hanya sebagian kecil saja. Tentu saja setiap manajemen organisasi akan tertantang untuk mencari solusi, bagaimana meningkatkan engagement pagawai, sehingga sebagian besar pegawai akan memberikan kontribusi terbaiknya bagi organisasi. Tujuan Tujuan Pelatihan ini untuk memberikan bekal kepada peserta perihal employee engagement dan program-program untuk meningkatkannya. Manfaatnya akan mampu melakukan penkatan engagement pegawai, sehingga pegawai dapat memberikan kontribusi maksimal bagi organisasinya. Silabus Workshop : Pemahaman pengertian employee engagemet, Hubungan Atasan – Bawahan, Peran Leadership Skill Membangun Tempat Kerja yang Menyenangkan, Program Peningkatan Employee Engagement Diskusi dan Studi Kasus Metode Workshop  Presentasi, diskusi, brainstorming, case study & exercise/latihan),  video, song, ice breaking, games, motivation and inspiration story Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video. Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh kasus  nyata, dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable. Facilitator Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA, CISI Praktisi perbankan yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan dan bancaassurance selama lebih dari 28 tahun dengan penuh integritas dan sarat dengan pengalaman. Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah (amal jariah), Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki. Menjadi trainer sudah menjadi passion-nya sejak duduk dibangku kuliah. Indra memulai karirnya di Lembaga Oseanologi Nasional (LON) – LIPI,  1988-1989; dilanjutkan di BankExim, 1990 – 1999 (Section Head); dan Bank Mandiri, 1999 – June 2018. Karir di Bank Mandiri dimulai dari: Section Head, Senior Product Manager, Area Sales Manager (ASM), Regional Sales Manager (RSM), Senior Relationship Manager (SRM), Head of Sales Department dan Professional Trainer. Selain itu pernah ditugaskan di AXA Mandiri Financial Services (AMFS) sebagai  RSM dan Counterpart Consultant KPMG – Organization Restructuring Project serta Counterpart Consultant BCG – Value Chain Project. Mengasah pengalaman sebagai trainer dimulai Indra dengan menjadi Asisten Dosen sejak di bangku kuliah untuk mahasiswa S1, S2 dan S3 di IPB Bogor. Selain itu pernah  menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma untuk beberapa mata kuliah.dan  menjadi Executive Trainer bidang Sales and Marketing di MarkPlus Institute of Marketing (MIM)/MarkPlus Inc. Sebagai seorang pembelajar, Indra terus mengasah diri dan senantiasa terus berbagi, menjadi Professional Trainer di berbagai bidang seperti sales/marketing/produk lebih dari 15 tahun. Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people,. MarkPlus Inc. & Co dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia. Tahun 2016, 2017 dan 2018 Indra memperoleh penghargaan “Trainer Gold Recognition” dari Mandiri University, Bank Mandiri. Selain itu, Indra juga adalah Founder & General Secretary of Mandiri Club (MC) (2 times) dan  salah satu Founder Koperasi Mandiri Sepanjang pengalamannya di dunia sales, Indra mengelola/mensuvervisi team sales dan  provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people – memberi contoh/teladan. Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) – Bogor dan Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, bancassurance, organization, leadership, culture,  research & development, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Business School, Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Mandiri Financial Services, MarkPlus Inc./MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  Top Coach Indonesia (TCI), ESQ Executive Class, Asia Works dan lembaga lain yang terkait.

Creative Problem Solving & Decision Making

Training Creative Problem Solving & Decision Making mempelajari mengenai hubungan antara problem, problem solving , dan decision making, Creative Problem Solving, bagaimana metoda Pemecahan Masalah (mindstorming, brainstorming, ishikawa fishbone, etc) dan hal lainnya terkait Creative Problem Solving & Decision. Deskripsi Memecahkan masalah, mengambil keputusan merupakan tugas,  tanggung jawab utama dari seorang pemimpin. Pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang senantiasa mampu memecahkan masalah secara kreatif,  mengambil keputusan yang tepat. Pemecahan masalah secara kreatif, pengambilan keputusan yang tepat bukanlah perkara mudah, sederhana, Untuk mampu memecakan masalah secara kreatif,  mengambil keputusan yang tepat diperlukan bekal pengetahuan dan skill yang memadai, utamanya pengetahuan,  skill mengenai teknik dan metode dari pemecahan masalah, pengambilan keputusan. Selain juga faktor-faktor penting lainnya yang menentukan. (Problem Solving) Tujuan Pelatihan Tujuan dari training ini adalah memberikan pemahaman pengetahuan, ketrampilan kepada para pemimpin dalam hal pemecahan masalah yang kreatif, pengambilan keputusan yang tepat dengan berbagai teknik dan pendekatan.(Problem Solving) Manfaat dari training ini, meningkatkan pengetahuan,  kemampuan pemimpin dalam hal pemecahan masalah secara kreatif , pengambilan keputusan yang tepat. (Problem Solving) Outline Materi Day 1 Introduction, Hubungan antara problem, problem solving , dan decision making Creative Problem Solving Metoda Pemecahan Masalah (mindstorming, brainstorming, ishikawa fishbone, etc) Studi kasus pemecahan masalah yang real dihadapi menggunakan Ishikawa Fishbone Day 2 Decision Making Tahap pengambilan keputusan Dua teknik pengambilan keputusan Laporan bencana Membuat standar keberhasilan Bantulah staf Anda dalam mengambil kep;utusan Studi kasus “Umar Amir” Metode Pelatihan Presentasi, diskusi, brainstorming, case study & exercise/latihan),  video, song, ice breaking, games, motivation and inspiration story. (Problem Solving) Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video.(Problem Solving) Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif”  contoh kasus  nyata, dengan joke/canda ,  games (ice breaker) yang menyentuh ,  menggugah nurani. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable.(Problem Solving) Facilitator Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA, CISI Praktisi perbankan yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan dan bancaassurance selama lebih dari 28 tahun dengan penuh integritas dan sarat dengan pengalaman. Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah (amal jariah), Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki. Menjadi trainer sudah menjadi passion-nya sejak duduk dibangku kuliah. Indra memulai karirnya di Lembaga Oseanologi Nasional (LON) – LIPI,  1988-1989; dilanjutkan di BankExim, 1990 – 1999 (Section Head); dan Bank Mandiri, 1999 – June 2018. Karir di Bank Mandiri dimulai dari: Section Head, Senior Product Manager, Area Sales Manager (ASM), Regional Sales Manager (RSM), Senior Relationship Manager (SRM), Head of Sales Department dan Professional Trainer. Selain itu pernah ditugaskan di AXA Mandiri Financial Services (AMFS) sebagai  RSM dan Counterpart Consultant KPMG – Organization Restructuring Project serta Counterpart Consultant BCG – Value Chain Project. Mengasah pengalaman sebagai trainer dimulai Indra dengan menjadi Asisten Dosen sejak di bangku kuliah untuk mahasiswa S1, S2 dan S3 di IPB Bogor. Selain itu pernah  menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma untuk beberapa mata kuliah.dan  menjadi Executive Trainer bidang Sales and Marketing di MarkPlus Institute of Marketing (MIM)/MarkPlus Inc. Sebagai seorang pembelajar, Indra terus mengasah diri dan senantiasa terus berbagi, menjadi Professional Trainer di berbagai bidang seperti sales/marketing/produk lebih dari 15 tahun. Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people,. MarkPlus Inc. & Co dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia. Tahun 2016, 2017 dan 2018 Indra memperoleh penghargaan “Trainer Gold Recognition” dari Mandiri University, Bank Mandiri. Selain itu, Indra juga adalah Founder & General Secretary of Mandiri Club (MC) (2 times) dan  salah satu Founder Koperasi Mandiri Sepanjang pengalamannya di dunia sales, Indra mengelola/mensuvervisi team sales dan  provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people – memberi contoh/teladan. Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) – Bogor dan Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, bancassurance, organization, leadership, culture,  research & development, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Business School, Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Mandiri Financial Services, MarkPlus Inc./MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  Top Coach Indonesia (TCI), ESQ Executive Class, Asia Works dan lembaga lain yang terkait.

Communication Skill, Customer Retention, Complain Handling, and Service Recovery

Pendahuluan Tidak berlebihan jika dikatakan, bahwa kemempuan berkomunikasi sangat menentukan keberhasilan melakukan customer retention (mempertahankan nasabah), menangani komplain pelanggan, dan memberikan service recovery. Kemampuan berkomunikasi tidak hanya sekedar menyampaikan pesan, tetapi lebih dari itu, pesan yang disampaikan harus benar-benar dipahami oleh si penerima pesan sesuai yang dimaksud si pengirim pesan. Mempertahankan nasabah merupakan hal yang patut mendapatkan perhatian lebih, karena berdasarkan hasil riset, mendapatkan pelanggan baru membutuhkan biaya 6 – 7 kali lebih mahal dibandingkan biaya mempertahankan pelanggan yang sudah ada (existing customer) Adapun penanganan komplain dan pemberian service recovery yang baik dapat meningkatkan kesetiaan pelanggan hingga berlipat kali, bahkan tingkat kesetiaannya itu lebih tinggi dibanding pelanggan yang tidak pernah mengalami masalah. Semuanya akan bermuara pada ketrampilan berkomunikasi, karena tanpa ketrampilan berkomunikasi yang baik dan memadai, tidak akan tercapai customer retention¸complain handling, dan service recovery yang baik dan efektif Tujuan Tujuan training, untuk memberikan pemahaman dan ketrampilan kepada peserta dalam hal berkomunikasi, melakukan customer retention, complain handling, dan memberikan service recovery Silabus Workshop Hari pertama : Konsep dan Pemahaman Komunikasi Bagaimana menjadi komunkator yang baik Perangkap komunikasi Struktur Berpikir Struktur berbicara Komunikasi lintas budaya Roleplay Communication Skill World class customer retention Lima alasan mengapa customer retention penting Hari kedua : Pemahaman Customer Complain 9 kunci menangani komplain Dampak penanganan komplain yang tidak efektif Word of mouth (getok tular). Service Recovery Contoh-contoh service recovery kelas dunia Customer Loyalty (kesetiaan pelanggan) 5 Prinsip Pemasaran yang Berfokus Pada Pelanggan Customer Retention Program Metode Workshop  Presentasi, diskusi, brainstorming, case study & exercise/latihan),  video, song, ice breaking, games, motivation and inspiration story Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video. Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh kasus  nyata, dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable. Facilitator Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA, CISI Praktisi perbankan yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan dan bancaassurance selama lebih dari 28 tahun dengan penuh integritas dan sarat dengan pengalaman. Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah (amal jariah), Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki. Menjadi trainer sudah menjadi passion-nya sejak duduk dibangku kuliah. Indra memulai karirnya di Lembaga Oseanologi Nasional (LON) – LIPI,  1988-1989; dilanjutkan di BankExim, 1990 – 1999 (Section Head); dan Bank Mandiri, 1999 – June 2018. Karir di Bank Mandiri dimulai dari: Section Head, Senior Product Manager, Area Sales Manager (ASM), Regional Sales Manager (RSM), Senior Relationship Manager (SRM), Head of Sales Department dan Professional Trainer. Selain itu pernah ditugaskan di AXA Mandiri Financial Services (AMFS) sebagai  RSM dan Counterpart Consultant KPMG – Organization Restructuring Project serta Counterpart Consultant BCG – Value Chain Project. Mengasah pengalaman sebagai trainer dimulai Indra dengan menjadi Asisten Dosen sejak di bangku kuliah untuk mahasiswa S1, S2 dan S3 di IPB Bogor. Selain itu pernah  menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma untuk beberapa mata kuliah.dan  menjadi Executive Trainer bidang Sales and Marketing di MarkPlus Institute of Marketing (MIM)/MarkPlus Inc. Sebagai seorang pembelajar, Indra terus mengasah diri dan senantiasa terus berbagi, menjadi Professional Trainer di berbagai bidang seperti sales/marketing/produk lebih dari 15 tahun. Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people,. MarkPlus Inc. & Co dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia. Tahun 2016, 2017 dan 2018 Indra memperoleh penghargaan “Trainer Gold Recognition” dari Mandiri University, Bank Mandiri. Selain itu, Indra juga adalah Founder & General Secretary of Mandiri Club (MC) (2 times) dan  salah satu Founder Koperasi Mandiri Sepanjang pengalamannya di dunia sales, Indra mengelola/mensuvervisi team sales dan  provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people – memberi contoh/teladan. Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) – Bogor dan Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, bancassurance, organization, leadership, culture,  research & development, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Business School, Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Mandiri Financial Services, MarkPlus Inc./MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  Top Coach Indonesia (TCI), ESQ Executive Class, Asia Works dan lembaga lain yang terkait.

Coaching, Counseling and Mentoring

Pendahuluan Coaching merupakan alat yang sangat efektif bagi seorang Leader untuk meningkatkan kinerja dan menggali potensi terbaik yang dimiliki anak buah/bawahan. Coaching pada era sekarang ini ditujukan untuk semua orang yang berkeinginan untuk maju menjadi lebih baik. Jadi bukan hanya untuk orang-orang yang bermasalah. Teknik atau metoda yang digunakan dalam coaching paradigma baru lebih ke menggali dengan pertanyaan-pertanyaan yang powerful dan menggugah, sehingga bawahan bisa terbuka awarenessnya, terinspirasi, hingga akhirnya mampu menemukan solusi terbaik atas permasalahan, isu, atau keinginannya. Ketika proses coaching berlangsung, posisi atasan dan bawahan dibuat setara (partnership), jabatan atasan dan bawahan dikesampingkan dulu. Hal ini penting untuk memberikan kenyamanan, keleluasaan, keterbukaan, dan tumbuhnya rasa percaya dari si bawahan. Namun coaching saja tidak cukup, masih diperlukan counseling untuk menangani pegawai yang mengalami pengalaman traumatis di masa lalu, sehingga mengganggu kinerjanya saat ini dan mentoring untuk mengembangkan pegawai yang belum mengusai teknis pekerjaannya. Tujuan Tujuan dari training ini adalah memberikan pemahaman atas pengertian, konsep, dan proses coaching paradigma baru, counseling, dan mentoring, kepada para para pegawai dan pemimpin di instansi/perusahaan, sekaligus meningkatkan ketrampilan melaksanakan coaching yang efisien dan efektif. Silabus Workshop Hari pertama : Introduction Coaching concept Role play old and new paradigm of coaching Tujuan dan manfaat coaching Coaching process & tips GROW Model Role play coaching menggunakan GROW model (Round Robin Coaching) 11 kompetensi yang harus dimiliki seorang Coach Coaching practise in triads Hari kedua : Pemahaman tentang counseling Peruntukkan counseling dan manfaatnya Proses counseling Round Robin counseling Pemahaman tentang mentoring Peruntukkan mentoring dan manfaatnya Proses mentoring Round Robin mentoring Metode Workshop  Presentasi, diskusi, brainstorming, case study & exercise/latihan),  video, song, ice breaking, games, motivation and inspiration story Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video. Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh kasus  nyata, dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable. Facilitator Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA, CISI Praktisi perbankan yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan dan bancaassurance selama lebih dari 28 tahun dengan penuh integritas dan sarat dengan pengalaman. Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah (amal jariah), Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki. Menjadi trainer sudah menjadi passion-nya sejak duduk dibangku kuliah. Indra memulai karirnya di Lembaga Oseanologi Nasional (LON) – LIPI,  1988-1989; dilanjutkan di BankExim, 1990 – 1999 (Section Head); dan Bank Mandiri, 1999 – June 2018. Karir di Bank Mandiri dimulai dari: Section Head, Senior Product Manager, Area Sales Manager (ASM), Regional Sales Manager (RSM), Senior Relationship Manager (SRM), Head of Sales Department dan Professional Trainer. Selain itu pernah ditugaskan di AXA Mandiri Financial Services (AMFS) sebagai  RSM dan Counterpart Consultant KPMG – Organization Restructuring Project serta Counterpart Consultant BCG – Value Chain Project. Mengasah pengalaman sebagai trainer dimulai Indra dengan menjadi Asisten Dosen sejak di bangku kuliah untuk mahasiswa S1, S2 dan S3 di IPB Bogor. Selain itu pernah  menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma untuk beberapa mata kuliah.dan  menjadi Executive Trainer bidang Sales and Marketing di MarkPlus Institute of Marketing (MIM)/MarkPlus Inc. Sebagai seorang pembelajar, Indra terus mengasah diri dan senantiasa terus berbagi, menjadi Professional Trainer di berbagai bidang seperti sales/marketing/produk lebih dari 15 tahun. Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people,. MarkPlus Inc. & Co dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia. Tahun 2016, 2017 dan 2018 Indra memperoleh penghargaan “Trainer Gold Recognition” dari Mandiri University, Bank Mandiri. Selain itu, Indra juga adalah Founder & General Secretary of Mandiri Club (MC) (2 times) dan  salah satu Founder Koperasi Mandiri Sepanjang pengalamannya di dunia sales, Indra mengelola/mensuvervisi team sales dan  provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people – memberi contoh/teladan. Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) – Bogor dan Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, bancassurance, organization, leadership, culture,  research & development, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Business School, Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Mandiri Financial Services, MarkPlus Inc./MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  Top Coach Indonesia (TCI), ESQ Executive Class, Asia Works dan lembaga lain yang terkait.

Stress Management at Workplace

Pendahuluan Setiap pegawai yang berkerja dalam sebuah perusahaan, terlebih perusahaan perbankan yang memiliki beban target bisnis yang harus dicapai, seringkali menghadapi berbagai tekanan dalam melaksanakan pekerjaannya, utamanya adalah beban tugas dan tanggung jawab, target yang harus dicapai, deadline pekerjaan, hubungan dengan atasan dan sesama rekan pegawai. Tekanan-tekanan itu, jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak negatif, sehingga menimbulkan stres, yang dapat berakibat pegawai menjadi tidak produktif, tidak bersemangat, dan tidak termotivasi. Dengan demikian, mengelola stres menjadi sebuah keharusan supaya pegawai dapat mengubah perasaan stresnya menjadi positif dan konstruktif, sehingga mereka menjadi lebih produktif, antusias, dan termotivasi. Mengelola stres menjadi positif diperlukan langkah-langkah dan teknik yang efektif. Tujuan Memberikan pemahaman kepada peserta tentang pengertian stres dan bagaimana cara mengelolanya supaya menjadi positif dan konstruktif. Manfaat bagi pegawai yang mampu mengelola stresnya akan meningkatkan produktivitas, semanagat, dan motivasinya. Silabus Workshop Hari pertama : Konsep dan pemahaman tentang stres Stres di tempat kerja Strategi mengatasi stres Identifikasi masalah Diskusi dan sutdi kasus Hari kedua : Teknik mengelola stres Mengubah pola pikir Mengubah perilaku Mengubah gaya hidup Memperbaiki hubungan atasan bawahan Metode Workshop  Presentasi, diskusi, brainstorming, case study & exercise/latihan),  video, song, ice breaking, games, motivation and inspiration story Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video. Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh kasus  nyata, dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable. Facilitator Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA, CISI Praktisi perbankan yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan dan bancaassurance selama lebih dari 28 tahun dengan penuh integritas dan sarat dengan pengalaman. Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah (amal jariah), Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki. Menjadi trainer sudah menjadi passion-nya sejak duduk dibangku kuliah. Indra memulai karirnya di Lembaga Oseanologi Nasional (LON) – LIPI,  1988-1989; dilanjutkan di BankExim, 1990 – 1999 (Section Head); dan Bank Mandiri, 1999 – June 2018. Karir di Bank Mandiri dimulai dari: Section Head, Senior Product Manager, Area Sales Manager (ASM), Regional Sales Manager (RSM), Senior Relationship Manager (SRM), Head of Sales Department dan Professional Trainer. Selain itu pernah ditugaskan di AXA Mandiri Financial Services (AMFS) sebagai  RSM dan Counterpart Consultant KPMG – Organization Restructuring Project serta Counterpart Consultant BCG – Value Chain Project. Mengasah pengalaman sebagai trainer dimulai Indra dengan menjadi Asisten Dosen sejak di bangku kuliah untuk mahasiswa S1, S2 dan S3 di IPB Bogor. Selain itu pernah  menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma untuk beberapa mata kuliah.dan  menjadi Executive Trainer bidang Sales and Marketing di MarkPlus Institute of Marketing (MIM)/MarkPlus Inc. Sebagai seorang pembelajar, Indra terus mengasah diri dan senantiasa terus berbagi, menjadi Professional Trainer di berbagai bidang seperti sales/marketing/produk lebih dari 15 tahun. Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people,. MarkPlus Inc. & Co dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia. Tahun 2016, 2017 dan 2018 Indra memperoleh penghargaan “Trainer Gold Recognition” dari Mandiri University, Bank Mandiri. Selain itu, Indra juga adalah Founder & General Secretary of Mandiri Club (MC) (2 times) dan  salah satu Founder Koperasi Mandiri Sepanjang pengalamannya di dunia sales, Indra mengelola/mensuvervisi team sales dan  provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people – memberi contoh/teladan. Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) – Bogor dan Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, bancassurance, organization, leadership, culture,  research & development, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Business School, Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Mandiri Financial Services, MarkPlus Inc./MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  Top Coach Indonesia (TCI), ESQ Executive Class, Asia Works dan lembaga lain yang terkait.

Selling and Negotiation Skills for MICE Business

Deskripsi MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) di Indonesia kian maju seiring dengan perkembangan industri pameran dan pariwisata Nusantara yang tidak hanya isapan jempol semata. Peluang  besar bagi para Professional Conference Organizer di tanah air menjadi kekuatan untuk menang di kancah bisnis MICE beskala Asia Pasific hingga internasional. Hal ini tidak luput dari fasilitas serta promosi besar-besaran atas nama republik Indonesia dimana banyak daerah menawarkan diri sebagai tuan rumah untuk kunjungan wisata diikuti dengan fasilitas konvensi yang representatif. Mengutip pernyataan Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Pemerintah telah menempatkan MICE sebagai produk unggulan pariwisata nasional sebagai daya tarik wisatawan mancanegara. Hal tersebut memberikan pengaruh nyata dalam pertumbuhan bisnis MICE. Terlebih lagi masuk dalam kancah MEA dan dinamika perekonomian internasional menjadikan para pelaku bisnis MICE semakin bersaing ketat. Salah satu ujung tombak keberhasilan bisnis MICE tentu saja adalah “The Power of SALES” Sebagai ujung tombah Perusahaan dalam dunia MICE, Para Team Sales di tuntut untuk memiliki kemampuan negosiasi sebagai modal dasar yang perlu dikuasai. Kemampuan untuk bernegosiasi akan memposisikan kita sebagai sales dengan klien dalam posisi win-win tidak win-loose bahkan loose-loose. Guna memfasilitasi kebutuhan diatas, maka Workshop ini akan memberikan pelatihan negosiasi berbasis NLP guna meningkatkan efektivitas negosiasi dan keberhasilan. Selain hal tersebut, melalui workshop ini, peserta juga diajak untuk mempersiapkan proses negosiasi secara strategis hingga keahlian untuk membangun hubungan dengan pelanggan yang dikenal dengan istilah “relationship selling”. Tujuan Pelatihan Peserta memahami proses negosiasi secara keseluruhan Mampu mempraktekkan negosiasi yang persuasif dan efektif Kemampuan dalam mempengaruhi dan mengarahkan lawan bicara memahami prinsip-prinsip win-win solution dalam negosiasi Peserta mampu menggunakan prinsip komunikasi efektif dalam negosiasi ataupun melobi pihak lain. Kemampuan mempersiapkan negosiasi Kemampuan membina hubungan pelanggan Metode Pelatihan 20% teori dan 80% praktek. Durasi 2 hari, 09.00 – 17.00 setiap harinya. Materi dibawakan dalam suasana santai dan fun. System pembelajaran efektif dengan roleplay dan simulasi Outline Materi AIDA presentation technique Pemahaman konsep dan proses negosiasi Prinsip dasar NLP dalam negosiasi Membangun mindset negosiator Mengkalibrasikan diri dengan lawan bicara Strategi Negosiasi BATNA, Reservation Price, ZOPA, Value Creation Through Trades Four Ears of Listening Skills Efektif negosiasi dengan bahasa tubuh yang mempengaruhi persepsi lawan bicara Efektif negosiasi persuasif melalui kata-kata Strategi menerapkan win-win solution Teknik mengatasi kebaratan dengan Chunking up, Chunking down, Chunking side Simple SWOT and TOWS strategy for preparing in MICE Business Negotiaton Effective closing technique Visual Thinking skills for Customize SCAMPER method for creative idea Customer Data Management Strategy and tips to building relationship with customer Relationship selling Facilitator Mr. Agus Gunawan Mr.Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer, Konsultan dan Coach, mengkhususkan dirinya dalam memberikan berbagai pelatihan untuk keperluan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk kepentingan organisasi, perusahaan, pemerintahan maupun individu. Mr. Agus Gunawan telah berpengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti : BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (France), CUBIC, Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garment, Dosen, Trainer, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Sekretariat Wakil Presiden, BNN, DPR RI, Bapertarum, MLM Company, SCTV, O-Channel, METRO TV, FX Group, Frisian Flag dan lain-lainnya. Mr. Agus Gunawan telah mendesain berbagai program antara lain dalam bidang SALES, LEADERSHIP, TEAM WORK, MOTIVATION, PUBLIC SPEAKING, PRESENTATION SKILLS, COMMUNICATION SKILL, MANAGEMENT dan lain sebagainya. Selama 15 tahun terakhir telah berbicara kepada Ratusan Ribu orang dalam bidang Soft skill, Kepemimpinan, Sales, Komunikasi dan Motivasi. 20 tahun lebih telah mengenal dunia Seni Peran, MC, hingga Training dan motivasi. Pembelajar otodidak untuk seni peran, teknik vokal dan teknik presentasi yang digunakan untuk berbicara didepan ribuan orang hingga bidang management Teknik-teknik komunikasi dari berbagai Guru telah dipelajari 8 tahun terakhir. Para peserta yang pernah mengikuti pelatihan mulai dari Trainer, Pebisnis, Direktur, CEO, Leader, Supervisor, Manager, Sales, Dozen S1&S2, pelaku bisnis MLM, Asuransi, kabag Operasional, Kabag Teknik, Aparatur Negara, Pejabat, TV Swasta, Gereja, Mahasiswa, dan Pelajar. 20 thn terakhir memiliki pengalaman dalam mengemas, mendesign, mengepalai projek berbagai acara hingga berskala Nasional, seperti beberapa Event Mega Seminar, bersama para Pembicara Besar Indonesia.

Coaching & Counseling for Manager in Modern Era

Coaching & Counseling for Manager in Modern Era Training salah satunya adalah memberikan ketrampilan dasar yang dibutuhkan agar partisipan dapat selalu menjaga kinerja dari staf nya sesuai target perusahaan. Deskripsi Salah satu ketrampilan penting yang perlu dimiliki oleh supervisor atau manajer adalah kemampuan melakukan coaching. Secara sederhana hambatan yang dihadapi staf dalam mengembangkan diri terdiri atas 3 aspek, yaitu apakah ia tahu apa yang perlu ia kembangkan, apakah ia mampu melakukannya, dan apakah ia mau mengembangkan dirinya.(Coaching & Counseling) Pada tahap awal karyawan baru bekerja, maka aspek ‘tahu’ dan ‘mampu’ bisa menjadi focus dari coaching. Tetapi setelah beberapa lama ia bekerja, seorang atasan harus mengatasi bagaimana agar seorang staf ‘mau’ untuk tetap berkinerja pada level yang diharapkan.(Coaching & Counseling) Kami berkeyakinan inilah bagian dari coaching skill yang paling sulit, namun juga paling penting untuk dikuasai oleh seorang atasan. Workshop ini memberikan wawasan mengenai hal tersebut sekaligus memberikan ketrampilan dasar yang dibutuhkan agar partisipan dapat selalu menjaga kinerja dari staf nya sesuai target perusahaan.(Coaching & Counseling) Outline Materi Hari Pertama Apa itu coaching? Kenapa coaching adalah tugas dari setiap manajer? Proses Coaching: preparation-coaching discussion-follow up Apa KPI yang kita gunakan, bagaimana mempersiapkan skenario coaching berdasarkan KPI tersebut Framework untuk menganalisa masalah kinerja Mengembangkan coaching style yang efektif Skill yang dibutuhkan good coach: active listening, assertive communication, dll Kenapa staf mengalami burn out setelah sekian lama kerja? Bagaimana mengatasi motivasi yang turun dan burn out yang dihadapi staf? Bagaimana membantu staf mengatasi stres kerja yang diantaranya diakibatkan oleh kejenuhan. Video: contoh coaching yang baik Hari Kedua Prinsip pengelolaan dan pendekatan. (Coaching & Counseling) Menghitung modal kita: kredibilitas, trust sebelum intervensi(Coaching & Counseling) Beda antara pendekatan konseling dan pendisiplinan(Coaching & Counseling) Mengenal diri kita dan staf kita melalui MBTI(Coaching & Counseling) Prinsip dalam kepemimpinan yang terkait(Coaching & Counseling) Membedakan permasalahan perilaku staf yang masih berada di area kemampuan kita dan yang sudah perlu di-refer ke proffesional counselor(Coaching & Counseling) Menggali dan mengenali akar masalah. (Coaching & Counseling) Menemukan sumber masalah yang ada Identifikasi Interaksi antara faktor internal dan lingkungan Beberapa tipe karyawan bermasalah dari alasannya dan jenis pelanggarannya Pendekatan konseling. (Coaching & Counseling) Prinsip dan proses konseling Berangkat dari kinerja dan konsekuensi Mendorong munculnya rasa tanggung jawab Menyepakati dead line untuk perubahan Pendekatan pendisiplinan. (Coaching & Counseling) Menemukan pola perilaku yang ingin diubah Membentuk kebiasaan yang baru secara bertahap Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Saat ini Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id. Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com.  Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/

Continuous Improvement Training: Effective Small Group Activities (SGA)

Continuous Improvement Training mempelajari bagaimana peserta memahami tentang berbagai hal untuk merencanakan, mengoperasikan dan mengevaluasi SGA agar  kinerja perusahaan meningkat dan hal lainnya terkait Continous Improvement. Deskripsi Salah satu faktor keberhasilan perusahaan kelas dunia adalah penerapan Total Quality Management (TQM) secara efektif dengan pembentukan Small Group Activity (SGA)  atau disebut juga Quality Circle (QC). (Continuous Improvement) Karena keberhasilan ini, sejumlah industri negara maju dan sedang berkembang termasuk Indonesia, menerapkan TQM dengan membentuk SGA untuk  meningkatkan mutu, produktivitas dan daya saing menuju World Class Manufacturing/Services. (Continuous Improvement) Konsep dalam PDCA (Plan-Do-Check_-Act) melihat bahwa proses yang terjadi dalam suatu aktivitas yang bermutu, misalkan aktivitas bisnis merupakan suatu lingkaran yang terdiri dari empat buah langkah. (Continuous Improvement) Training ini akan membahas mengenai penggunaan metode PDCA pada suatu proses aktivitas di perusahaan, disertai dengan studi kasus di lapangan. (Continuous Improvement) Small Group Activity  (SGA) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam perusahaan dengan goal untuk melakukan peningkatan yang berkelanjutan bagi perusahaan tersebut. (Continuous Improvement) Gugus Kendali Mutu merupakan salah satu sarana efektif perusahaan untuk mengikutsertakan seluruh staffnya dalam suatu kegiatan yang bertujuan meningkatkan kinerja Perusahaan pada umumnya. (Continuous Improvement) Dalam prakteknya perusahaan sering lebih memperhatikan manajemen operasional saja namun kurang memperhatikan sumber daya manusia yang berada di lapangan. Padahal, SDM lapangan inilah yang banyak mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan dan bahkan mereka pula yang sering menyelesaikannya. (Continuous Improvement) Sasaran Pelatihan Peserta memahami tentang berbagai hal untuk merencanakan, mengoperasikan dan mengevaluasi SGA agar  kinerja perusahaan meningkat. (Continuous Improvement) Peserta diharapkan mampu untuk memahami proses Quality Control di perusahaan. Peserta dapat memahami bagaimana pengaplikasian metode PDCA dalam aktivitas bisnis. (Continuous Improvement) Tujuan Akhir dari Implementasi SGA bukan untuk sekedar menambah pengetahuan dan ketrampilan tetapi untuk diterapkan hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas, kapasitas yang meningkat lingkungan kerja yang lebih bersih dan aman sehingga laba  perusahaan meningkat.(Continuous Improvement) Pada akhirnya penerapan SGA saat ini menjadi suatu kebutuhan penting dalam dunia meningkatkan strategy bisnis. (Continuous Improvement) Setelah mengikuti pelatihan SGA diharapkan peserta Mampu : Memahami konsep SGA secara efektif. (Continuous Improvement) Memahami Struktur SGA program. (Continuous Improvement) Memahami dan mampu melaksanaakan SGA Meeting. (Continuous Improvement) Mampu menggunakan Alat  dan Teknik  Pemecahan Masalah (Problem Solving Tools and Techniques Used by SGA) Memahami Hambatan SGA  dan cara mengatasinya. (Continuous Improvement) Memahami Ruang Lingkup Gugus Kendali Mutu (GKM). (Continuous Improvement) Mampu melaksanakan Konsep Total Quality Management (TQM) & PDCA. (Continuous Improvement) Mampu memecahkan masalah dan Continual Improvement. (Continuous Improvement) Memahami Teknik Pembuatan GKM. (Continuous Improvement) Mampu melakukan evaluasi, Monitoring dan Dokumentasi implementasi SGA. (Continuous Improvement) Memahami peran dan Tugas Fasilitator. (Continuous Improvement) Mampu membuat Langkah pembuatan presentasi yang menarik dan mudah dipahami. (Continuous Improvement) Mampu melakukan teknik presentasi GKM. (Continuous Improvement) Memahami Konsep metode PDCA. (Continuous Improvement) Memahami Siklus PDCA. (Continuous Improvement) STRATEGI PROGRAM (Continuous Improvement) Pelatihan dan konsultasi (Continuous Improvement) akan dibawakan dengan metode : 50 % landasan teori 50 % study kasus Outline Materi Continuous Improvement Day 1 Problem Solving  Competitiveness : Study kasus pada sebuah perusahaan market leader belum tentu profit leader There is no a best way, there is always a better way” Mengapa kita perlu melakukan SGA It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change Rahasia kesuksesan Jepang Karakter komunikasi Jepang Sistematika SGA SGA Fundaamental : Pembagian tugas pada proses kerja Operator – Leader- Spv- Manager siapa yang menilai hasil kerja mereka  Customer & suplier relationship Apa itu PSG Pemberdayaan dengan PSG Konsep PSG Tugas dan tanggung jawab team leader Peran Coach PSG SGA for Midle management : Productivity Challenge Peran dan tanggung jawab terhadap SGA Struktur organisasi promosi SGA Managing SGA The SGA Manager and his Role Manajer bertanggung jawab atas ‘hidup-matinya’ SGA di bagiannya Komite SGA Hal- hal yang tidak bisa di SGA kan How to supervise SGA Project Appreciation of Problem Solving Tools and Methodology used by SGA How to evaluate QCC Activities Appreciation of Current issues of SGA Prinsip dasar perbaikan Analisa situasi  Identifikasi masalah dalam SGA : Kelompok perbaikan yang terdiri dari  team yang bertemu secara berkala untuk membahas dan memecahkan masalah pekerjaan dengan tujuan meningkatkan KUALITAS. Sipoc Diagram ( Latihan) SGA Servive Excellence Menentukan Value definition dalam proses ( Latihan ) Identifikasi masalah potensial Seleksi masalah data kualitatif Seleksi masalah dan kualtitatif  Latihan Day 2 Analisa situasi menetapkan target & Project charter : Masalah yang sudah terumuskan dengan baik dan jelas, berarti sudah terselesaikan separuhnya Latihan perumusan masalah Batasan masalah Penetapan target ( Latihan ) Project charter ( Latihan )Rencana pelaksanaan SGA,  membuat schedule ( Latihan ) Identifikasi kemungkinan dan sumber penyebab : Memecahkan masalah tidak terlalu sulit, triknya adalah membuat masalah tetap terpecahkan ” Analisa persoalan Hubungan sebab akibat Jebakan analisa penyebab Analisa proses kritis Analisa CTQ Identifikasi penyebab potensial Cause efect matrik Menggali akar penyebab masalah Latihan Analisa keputusan , Mencari ide & Melaksanakan perbaikan : Keputusan terbaik adalah keputusan strategis yang operasional Fahami fakta dengan jelas Kita memiliki data laporan. Analisa gejala yang sering muncul, Analisa masalah yang sering terjadi, Analisa bagian yang sering rusak, Turun ke lapangan Prinsip 3 Gen Mencari  ide perbaikan DLAA, Datang Lihat, Amati, Aksi Jangan menyibukan diri dengan penemuan , Kita terjebak dengan antusiasme penemuan ide brilian. Kita mengira penemuan kita inovasi. tapi sulit di implementasikan Analisa ide Solusi ( ide + Pelaksanaa ) Latihan Analisa peningkatan dan Evaluasi hasil perbaikan  & Standarisasi : Benefits of Control & Monitoring Phase Memeriksa hasil perbaikan Hasil perbaikan tangible & Intangible Benefide Contoh kesimpulan perhitungan benefide Latihan Dampak yang timbul jika proses kerja tanpa standar Data Perubahan/Perbaikan Standar Hasil Perbaikan Contoh standarisasi hasil perbaikan Latihan Day 3 Strategy penerapan SGA : Improvement adalah proses Improvement bukanlah sebuah target, melainkan sebuah perjalanan (proses) Dalam implementasi : “Tidak ada yang terbaik, namun selalu ada yang lebih baik” Mutu adalah subuah pertandingan tanpa garis finish Maslah adalah peluang kemajuan Strategy melalui improvement 10 Filsafat dasar perbaikan “Kurang dari 10% strategi bisnis berhasil diimplementasikan secara efektif : hal ini bukan disebabkan karena bad strategy, tetapi

Problem Solving Decision Making

Problem Solving Decision Making

LATAR BELAKANG Problem Solving Decision Making – Dapatkah Anda bayangkan berapa banyaknya permasalahan yang terjadi di tempat kerja setiap harinya? Belum lagi ditambah dengan upaya-upaya perbaikan yang harus terus dilakukan untuk mencapai rencana strategy menjadi aksi. pemecahan dan pengambilan keputusan penting untuk tindakan terbaik, berharap untuk hasil yang positif. Firasat, insting, dan intuisi murni kadang-kadang menjadi inspirasi, tetapi lebih sering menimbulkan kesulitan tak terduga. Problem Solving and Decision Making (PSDM) adalah proses langkah-demi-langkah yang dapat membantu dengan cepat dan akurat menyelesaikan berbagai masalah dalam organisasi di seluruh dunia, PSDM membantu pada semua tingkatan dalam organisasi secara efisien dalam mengatur dan menganalisa informasi dan mengambil tindakan yang tepat. PSDM membantu menemukan know-how, membangun konsensus, dan memperoleh komitmen serta memecahkan masalah dengan efektif dan efisien. Proses PSDM menyediakan kerangka kerja untuk memecahkan masalah dan pengambilan keputusan dengan mudah yang dapat diintegrasikan ke dalam standar operasional prosedur.

Comprehensive Managerial Skills & Leadership Training

Topik ini termasuk dalam program Special Price dengan syarat dan ketentuan terbatas. Segera manfaatkan kesempatan ini! Informasi lebih lanjut, [klik di sini]. Training Comprehensive Managerial Skills & Leadership bertujuan untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan leadership secara integratif dengan meletakan prinsip-prinsip dasar-nya dan membawa peserta lebih siap untuk menjalani posisinya sebagai seorang manajer. Deskripsi Posisi middle management, menuntut kemampuan memimpin yang lebih besar dari seorang leader, karena ia kini tidak hanya mengembangkan tim yang berupa pekerja, tetapi mengembangkan para leader yang memiliki tim di bawahnya.  Kematangan diri, kemampuan menjadi role model, menjadi sangat vital untuk dapat menjalankan peran ini dengan sangat baik. Di sisi lain, perkembangan konsep dan aplikasi kepemimpinan berkembang dengan pesat di jaman yang berubah dengan cepat ini.  Manajer dituntut untuk menangani tim yang sudah berbeda karakteristik dan tuntutannya dibanding beberapa tahun yang lalu.  Manajer yang masih mengikuti pola kepemimpinan dari atasan-nya sebelumnya, bisa jadi ditinggalkan oleh tim nya karena dianggap tidak mampu memberdayakan tim yang ada. Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan leadership secara integratif dengan meletakan prinsip-prinsip dasar-nya dan membawa peserta lebih siap untuk menjalani posisinya sebagai seorang manajer. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Comprehensive Managerial Skills & Leadership Training adalah : Role of Manager Peran yang dimiliki seorang Manajer dalam manajemen madya Perubahan lingkungan dan tantangan baru seorang Manajer Basic Tools for Manager Self Leadership: dari role model ke efektif transformasi menjadi leader Manajemen Kinerja: Goal Setting, Coaching, Effective feedback Manajemen Tugas: Perencanaan, Monitoring dan Kontrol Manajemen Orang: Komunikasi, Motivasi dan Empowerment Overview on New Tools for Manager Meningkatkan self productivity: meningkatkan engagement dan mempercepat proses kerja (getting things done) Emotional & Adversity Intelligence From good to great manager: menjadi manajer yang inovatif dan mampu meng-handle perbedaan/konflik Overview on Leadership Antara managerial skills dan leadership Mengembangkan gaya kepempinan yang tepat: situational leadership Last trend on leadership: transformational leader Fasilitator G. Suardhika, MBA. Telah memiliki banyak pengalaman sebagai HR Consultant dan pernah menempati posisi senior management di sebuah perusahaan penerbangan Indonesia. Salah satu topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya leadership, Supervisory, Performance Management dan Coaching. Sepanjang pengalamannya di dunia training, Beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: AQUA,ORIX Finance Indonesia, OPEL/General Motors, Garuda Indonesia, Bechtel International, Indomobil Suzuki International, Bredero Price, Telkom, Thames PAM Jaya, Asia Pulp and Paper dan Telkomsel.  Suardhika berlatar belakang pendidikan Psikologi dari UI dan MBA dari IPMI (Institut Pengembangan Manajemen Indonesia) TRAINING EXPERIENCE Supervisory Skills Training: Aqua, Tugu Pratama, Bredero Price Batam, LG Electronics, Rekayasa Indonesia Leadership: BPD Sumsel, BPPN, Telkom Ujung Pandang, Litbang Pertanian, Indah Kiat Pulp & Paper. Customer Service: Telkom Surabaya, Balikpapan Team Building: Indomobil, Nisan, Telkomsel, 3M. Performance Management: Amoco Mitsui, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper Training for Trainer for BPPN Testimoni “Sangat baik” “Materi sangat membantu Saya untuk pengembangan diri Saya pribadi & tentunya dalam Organisasi” “OK” “Trainer sangat memahami & mudah dimengerti dalam menjelaskan materi” “Lebih Komunikatif” “Sangat baik & beberapa topiknya terupdate & sesuai aplikasi”

Training Effective Report Writing

effective-report-writing

Training Effective Report Writing mempelajari bagaimana komunikasi non verbal, proses komunikasi efektif, prosedur, aliran, bagaimana komunikasi terkait laporan bisnis, bagaimana memahami khalayak pembaca, fokus masalah, bagaimana menetapkan fokus tulisan, teknik pengemasan pesan dan hal – hal lain terkait Effective Report Writing. Deskripsi Sebagai pekerja profesional, sudah selayaknya seseorang memiliki keterampilan berkomunikasi, tidak hanya kemampuan berkomunikasi secara lisan, tetapi juga mampu berkomunikasi melalui tulisan. Salah satu keterampilan yang perlu dimiliki tersebut adalah kemampuan menulis laporan. (Effective Report Writing) Meski menulis laporan kerap dianggap pekerjaan mudah, namun masih ada dijumpai rancangan laporan  yang baik dari segi isi maupun susunannya, tidak mengikuti pola yang standar, seperti substansi Laporan yang tidak berdasarkan data & fakta yang akurat, relevan, lengkap, bisa dipercaya. (Effective Report Writing) Kedua, laporan tidak menggunakan istilah, ungkapan,  bahasa Indonesia sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (YED) sehingga Laporan tersebut tidak mudah dibaca, dipahami, atau tidak menggunakan ungkapan / idiom bahasa Inggeris yang benar (jika Laporan dibuat dalam bahasa Inggris). (Effective Report Writing) Persoalan lain, susunan Laporan yang tidak sistematis atau memasukkan data apa adanya tanpa  diikuti oleh proses analisa data, proses pengambilan kesimpulan (seperi menganalisa penyebab timbulnya deviasi atau gap antara Rencana, Realisasi), termasuk tidak memberikan Rekomendasi jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Beberapa persoalan ini, jika tidak diatasi dengan baik, maka akan mengganggu keefektifan dalam presentasi laporan. Mengingat bahwa penulisan laporan mempunyai andil yang penting dalam efektif atau tidaknya laporan yang disajikan, maka dengan mengikuti pelatihan Effective Report Writing peserta diharapkan mampu untuk memahami teknik penulisan laporan serta mampu menyiapkan laporan bisnis yang dibutuhkan dalam kegiatan kerja perusahaannya. (Effective Report Writing) Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Effective Report Writing, peserta diharapkan : Memiliki pemahaman tentang pengertian dari “Effective Laporan” serta jenis-jenis Laporan  menurut Latar Belakang & Sasarannya Memiliki pemahaman tentang syarat data & fakta yang digunakan dalam sebuah Laporan, serta keterampilan tentang tehnik pengumpulan, pengolahan, serta analisa data, yang digunakan sebagai dasar dalam membuat kesimpulan, rekomendasi jalan keluar masalah (jika ada gap antara “Target & Actual”). Memiliki keterampilan tentang cara menyusun format atau  lay out  Laporan,  dengan bahasa, ungkapan yang baik dan benar (baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggeris),  yang menarik, mudah dibaca dan dipahami, baik dalam bentuk Reading Material (berupa proposal yang dikirim kepada atasan untuk dibaca), maupun dalam bentuk Presentation Material (yang dipresentasikan di depan atasan), guna memeroleh persetujuan. Metode Pelatihan Presentasi Diskusi Praktik Studi kasus Persyaratan Peserta Peserta di WAJIBKAN membawa LAPTOP Outline Materi Materi Training Effective Report Writing yang akan dibahas adalah Komunikasi Non Verbal,  proses komunikasi efektif Prosedur,  Aliran Komunikasi terkait laporan bisnis Memahami khalayak pembaca,  fokus masalah Menetapkan fokus tulisan,  teknik pengemasan pesan Kemampuan dasar menulis, pengembangan ide,  proses editing tulisan Konseptual Effective Laporan Hakekat Laporan Substansi Jenis,  Format laporan Aspek-aspek sebuah laporan Memahami Fakta, Data, Informasi,  Opini Cara memperoleh Data (Fact Finding), penyaringan data Memilih tipe laporan yang sesuai Teknik penyajian laporan (pemilihan kata, grafik, font, warna, dll) Memahami syarat Data sebagai dasar  membuat kesimpulan, penulisannya Proses membuat Rekomendasi kepada atasan sebagai proposal solusi masalah Mencari penyebab (gap) dan menemukan jalan keluar Presentasi laporan Testimoni “Cukup baik” “Sudah cukup baik penyampaiannya, sesuai kebutuhan kami” Facilitator Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom, memiliki pengalaman lebih dari lima tahun dalam bidang Komunikasi Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan/CSR. Sebelumnya aktif sebagai praktisi CSR di PT Newmont Nusa Tenggara (2009), Bank Muamalat (2012), dan Sinarmas Pulp & Paper (2014). Selain itu, ia aktif sebagai staf ahli di PT Cinggarindo Galba (Konsultan Komunikasi dan CSR) dan Dosen di program studi Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina. Publikasi buku yang pernah ia tulis antara lain; Driver for Integrated Marketing Communication/IMC (2012), CSR Communication for PR Practitioners (2013), Cyber CSR (2014) dan Periklanan Korporat (2015).

Modern MICE (Meetings, Incentives, Conference and Exhibition)

Deskripsi Keberhasilan mengelola sebuah event membutuhkan persiapan matang dan manajemen yang efektif dalam mengatur acara, termasuk mengelola  sumberdaya yang ada, administrasi, dan seluruh pihak yang terlibat. Pengelolaan event yang professional membutuhkan kejelian, kreativitas dan kemampuan manajemen dasar. Pengelolaan yang terorganisir akan meminimalkan risiko yang dapat terjadi pada semua pihak yang terlibat. Dalam Era Globalisasi, dimana semakin maraknya kegiatan bisnis yang mendatangkan banyaknya kunjungan dari dalam hingga luar negeri. Maka industri pariwisata di suatu daerah perlu dikembangkan dengna professional. Penerapan prinsip MICE dalam kegiatan organiasi pariwisata pada suatu daerah menjadi alternative utama. MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) adalah jenis kegiatan yang terdapat dalam industri pariwisata, yang di rencakanan secara profesional oleh suatu organisasi / kelompok.  Kementerian Pariwisata bahkan menargetkan MICE sebagai sasaran untuk dapat mengelola area Pariwisata dengan lebih professional, khususnya di Era Globalisasi ini. Pelatihan ini akan mengajak peserta mempelajari dan mengupas mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi sebuah event. Dalam pelatihan ini peserta juga belajar mengatasi berbagai hambatan yang ditemui serta cara mengatasinya. Tujuan Pelatihan Peserta dapat berpikir kreatif dan inovatif dalam mempersiapkan event. Peserta mampu memahami dan menerapkan fungsi manajemen dasar dalam mengelola event. Peserta mengetahui tips untuk berkomunikasi dan berhubungan dengan berbagai pihak dan mengatasi kesulitan dilapangan. Peserta dapat mengelola event secara professional dan bekerja dengan efektif. Peserta mampu membangun team yang solid, berkualitas dan mampu berkoordinasi dengan efektif. Peserta mampu menyelenggarakan acara yang sukses dengan efisien Kemampuan menghadirkan acara yang memukau dan targeting Metode Pelatihan Sharing, discussion, simulation 20% theory, 80% practice Outline Materi Latar belakang MICE dan pentingnya di Era Globalisasi Memahami Pengorganisasian MICE Teknik merancang sebuah event dari awal dengan kreatif dan inovatif. Tools dalam mengelola event. Teknik mengelola event secara professional. Teknik berkomunikasi dengan team dan pihak lain. Persiapan acara, menyusun jadwal dan melakukan gladi resik. Menyusun anggaran acara. Memahami layout tempat acara dan penataan panggung. Memahami Multi media dasar. Menyiapkan konsep acara Manajemen panggung dan belakang panggung Keahlian sebagai time keeper. Melakukan evaluasi kerja. Mempersiapkan keamanan event. Strategi komunikasi dengan media dan Social Media Manajemen sponsorship Strategi menyiapkan artis / band Analisa kebutuhan acara dan rasionalisasi budget Strategi analisa artis sesuai kebutuhan dan budget Tahapan dalam mengundang artis / band Strategi komunikasi terhadap manajemen artis / artis Mengakomodir dan memfasilitasi kebutuhan artis Strategi mendapatkan harga termurah Daftar manajemen artis dan perkiraan biaya Jenis dan macam layout panggung sesuai konsep acara Strategi penjualan tiket dan promosi Facilitator Mr. Agus Gunawan Mr.Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer, Konsultan dan Coach, mengkhususkan dirinya dalam memberikan berbagai pelatihan untuk keperluan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk kepentingan organisasi, perusahaan, pemerintahan maupun individu. Mr. Agus Gunawan telah berpengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti : BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (France), CUBIC, Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garment, Dosen, Trainer, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Sekretariat Wakil Presiden, BNN, DPR RI, Bapertarum, MLM Company, SCTV, O-Channel, METRO TV, FX Group, Frisian Flag dan lain-lainnya. Mr. Agus Gunawan telah mendesain berbagai program antara lain dalam bidang SALES, LEADERSHIP, TEAM WORK, MOTIVATION, PUBLIC SPEAKING, PRESENTATION SKILLS, COMMUNICATION SKILL, MANAGEMENT dan lain sebagainya. Selama 15 tahun terakhir telah berbicara kepada Ratusan Ribu orang dalam bidang Soft skill, Kepemimpinan, Sales, Komunikasi dan Motivasi. 20 tahun lebih telah mengenal dunia Seni Peran, MC, hingga Training dan motivasi. Pembelajar otodidak untuk seni peran, teknik vokal dan teknik presentasi yang digunakan untuk berbicara didepan ribuan orang hingga bidang management Teknik-teknik komunikasi dari berbagai Guru telah dipelajari 8 tahun terakhir. Para peserta yang pernah mengikuti pelatihan mulai dari Trainer, Pebisnis, Direktur, CEO, Leader, Supervisor, Manager, Sales, Dozen S1&S2, pelaku bisnis MLM, Asuransi, kabag Operasional, Kabag Teknik, Aparatur Negara, Pejabat, TV Swasta, Gereja, Mahasiswa, dan Pelajar. 20 thn terakhir memiliki pengalaman dalam mengemas, mendesign, mengepalai projek berbagai acara hingga berskala Nasional, seperti beberapa Event Mega Seminar, bersama para Pembicara Besar Indonesia.

Hospitality Training

Salah satu tujuan Hospitality Training mempelajari dasar-dasar customer service, bagaimana standar pelayanan tamu dalam pelayanan perusahaan berbasis jasa, apa tiga pilar dalam menjalankan bisnis yang efektif, dan hal lain terkait Hospitality Training Deskripsi Hospitality Training – Di satu sisi Pelatihan Bidang jasa menjadi sangat penting dewasa ini karena selalu berkaitan erat dengan keramahtamahan, karena kualitas, ketahanan suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa sangat ditentukan oleh keramahan lini terdepannya. Sedangkan disisi lain sering dijumpai keluhan di konsumen mengenai kurangnya keramahan, empati yang diberikan oleh lini terdepan pelayanan. Padahal dengan memberikan keramahan, empati, setiap klien akan merasa dihargai, memiliki keinginan untuk kembali dan belanja lagi (ber-ulang). Selain itu, keluhan yang diberikan oleh customer juga membuat perusahaan mengalami kerugian, baik secara langsung maupun tidak. Kerugian secara langsung, misalnya, adalah buruknya nama perusahaan di mata masyarakat serta ketidak inginan masyarakat untuk kembali. Hal ini kemudian berefek pada kerugian tidak langsung, yaitu turunnya minat masyarakat baik untuk menjadi konsumen maupun karyawan yang berakibat terhadap produktivitas perusahaan. Value Consult menyajikan modul Hospitality Training ini untuk membantu memenuhi kebutuhan anda akan pelayanan lini terdepan yang berkualitas dan berintegritas, pelatihan Hospitality Training didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan anda mengenai berbagai aspek yang menciptakan sebuah pelayanan luar biasa yang melibatkan unsur manusia pelaku pelayanan dalam memahami pola pikir, tuntutan pelanggan serta tolok ukur pelayanan yang memuaskan, sehingga dapat membantu perusahaan anda untuk menjadi selangkah lebih maju di bidang pelayanan. Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan mengenai cara penyusunan standar terbaik yang terkustomisasi bagi setiap perusahaan. Memberikan bimbingan mengenai pentingnya memberikan pelayanan prima terhadap pelanggan. Memberikan panduan mengenai cara berpenampilan yang baik. Memberikan berbagai wawasan mengenai cara menyapa pelanggan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Memberikan pendidikan mengenai body language dan pemanfaatannya terhadap kebutuhan perusahaan. Mengkaji kembali mengenai kebijakan terkait pelayanan keramahtamahan perusahaan yang telah dijalankan selama ini. Sasaran Pelatihan Peserta akan mampu memberikan deskripsi mengenai servis terbaik melalui pemahaman tentang pentingnya servis terbaik tersebut. Peserta mampu mengidentifikasi keuntungan, pemanfaatan terbaik dari berbagai teknik yang diajarkan. Peserta mampu mengidentifikasi mengenai tingkat kepuasan konsumen dan menjalankan aksi-aksi yang diperlukan untuk memperbaiki tingkat tersebut apabila dirasa perlu. Peserta memahami bagaimana menempatkan integritas pelayanan terhadap pelanggan, serta menyesuaikan diri dengan atribut masing-masing pelanggan. Mengidentifikasi ,mengimplementasikan teknik-teknik dalam mengatasi pelanggan yang kurang puas. Target Peserta Seluruh lini terdepan pelayanan dan Guest Contact Staff Front Office, Customer Service, Bartender, staff Restaurant, Marketing Metode Pelatihan Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu : Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan Memperagakan apa yang dipelajari Outline Materi Dasar-dasar customer service Standar Pelayanan Tamu dalam Pelayanan Perusahaan Berbasis Jasa Tiga Pilar dalam menjalankan bisnis yang Efektif Peran dasar petugas pelayanan tamu Sudut Pandang Pelanggan mengenai Pelayanan Prima Lima Aksi Penting dalam Pelayanan Tujuh Rahasia Pelayanan Keramahtamahan Teknik komunikasi efektif dengan pelanggan Mengatasi hambatan dalam pelayanan berintegritas Mempelajari tingkat kepuasan pelanggan Mengatasi Pelanggan yang marah Manajemen Stress dalam Pelayanan Keramahtamahan Perbaikan diri dan kaitannya dengan pelayanan keramahtamahan Khusus Hotel Pengantar Pengetahuan Hotel dan Penginapan Standar Operasional Penyelenggaraan Hotel dan Penginapan Pembagian Tugas dan Fungsi Pada Organisasi Hotel dan Penginapan Komunikasi dan koordinasi Rantai komando & Struktur jenjang karir Control Systems (Pembuatan dan pengelolaan sistem control) Front Desk Management (Reception) Grooming&Personal Hygiene Communication Skill Servicing Rooms and General Cleaning Building and Facility Management Observasi/Praktik Memandu Food Service (Hygiene Sanitasi, Metode Pengolahan Makanan, Table Manner Facilitator Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto, MM,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Anwar Haliyanto pernah menjabat sebagai Manager yang bertanggung jawab mengani program pemeriksaan Kadar Gula Darah Sewaktu untuk 1 juta orang di seluruh wilayah Indonesia bersama Kementrian Kesehatan, PERKENI, DEG Germany dan PT. Merck Indonesia yang melibatkan 50 dokter spesialis, 500 dokter umum, 1,000 perawat dan 1,000,000 subjek. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Farmasi Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan trainer, dengan banyak memberikan pelatihan komunikasi efektif di Rumah sakit, Apotek, Klinik serta layanan kesehatan yang lainnya. Sebagai PEMERHATI FARMASI dan LAYANAN KESEHATAN Anwar Haliyanto banyak memberikan kontribusi melalui Seminar Membangun Klinik Dokter Umum di Jakarta, Gathering Apotek di Medan, Pk Baru, Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogya, Surabaya, Malang, Bali dan Makssar, Gathering Perawat di JABODETABEK. Sampai saat ini sudah lebih dari 20 Program Training yang dirancang dan di berikan terkait Layanan Kesehatan dan Farmasi termasuk diantaranya : Komunikasi efektif PERAWAT-PASIEN, Selling Skill untuk Apotek, Service Excellent untuk Apotek dan Klinik, Service Excellent untuk Rumah Sakit, Coaching untuk PERAWAT, Capsule Selling Skill untuk Medical Reps, 7 Langkah Penjualan yang efektif, Merangcang Strategy Marketing Layanan Kesehatan, Mentoring dalam berkarir di Industri Farmasi. Anwar Haliyanto juga sudah diminta oleh beberpa Apotek dan Rumah sakit untuk membantu dengan program “PENDAMPINGAN” dimana Apotek dan Rumah Sakit di damping selama 12 bulan dalam meng-implementasikan program – program dalam rangka menaikkan penjualan dan memperbaiki kualitas layanan.

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) salah satu tujuannya adalah adalah untuk membantu rumah sakit dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku pasien RS. Deskripsi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Berbasis Akreditasi Rumah Sakit merupakan hal yang penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kemampuan SDM dalam menjalankan program PKRS. (PKRS) PKRS adalah upaya memberdayakan individu, kelompok dan masyarakat untuk memelihara, meningkatkan dan memahami kesehatan melalui pengetahuan, kemauan dan kemampuan, serta mengembangkan suasana yang mendukung, yang dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat, sesusai dengan social budaya dan kondisi setempat (Depkes RI, 1999). (PKRS). Kegiatan ini dulunya disebut Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS) sekarang disebut dengan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) adalah penyuluhan kesehatan yang khusus dikembangkan untuk membantu pasien dan keluarganya untuk bisa menangani kesehatannya.(PKRS) Hal ini merupakan tanggung jawab bersama yang berkesinambungan antara dokter dan pasien atau petugas kesehatan dengan pasien dan keluarganya. Selain itu efektivitas suatu pengobatan dipengaruhi juga oleh pola pelayanan masyarakat yang ada, sikap dan keterampilan para pelaksananya serta lingkungan, sikap, dan pola hidup pasien serta keluarganya. (PKRS) PKRS dimulai sejak pasien masuk Rumah Sakit atau sejak ia berinteraksi dengan tenaga kesehatan, pengalaman pertama pasien tersebut sangat mempengaruhi kesuksesan Program Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit. Penyuluhan kesehatan di Rumah Sakit berusaha menggugah kesadaran dan minat pasien serta keluarganya untuk berperan serta secara positif dalam usaha penyembuhan dan pencegahan penyakit. Karena itu, penyuluhan kesehatan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari program pelayanan Rumah Sakit.(PKRS) PKRS di beberapa Rumah Sakit memang sudah dilaksanakan sejak lama, namun dalam pelaksanaannya tidak sistematik dan tidak terorganisir secara terarah melainkan hanya berdasarkan minat dan kesempatan yang dimiliki oleh beberapa petugas tertentu saja. (PKRS) Berbagai reaksi baik pro maupun kontra muncul terhadap penyuluhan kesehatan Rumah Sakit antara lain kegiatan pelayanan demikian padat sehingga tidak ada waktu, tidak ada biaya. Namun pendapat positif menyatakan bahwa upaya PKRS dapat berkembang di Rumah Sakit asal ada pengertian dan kemauan pengelola dan penyelenggaranya. (PKRS) Tujuan Pelatihan Maksud dan tujuan dari PelatihanPKRS ini adalah untuk membantu rumah sakit dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku pasien RS serta keuarganya termasuk bagaimana memelihara lingkungan RS serta bagaimana memanfaatkan semua fasilitas/pelayanan yang disediakan RS. (PKRS) Target Peserta Setiap orang yang tertarik dengan permasalahan Promosi Kesehatan Rumah Sakit, dapat mengikuti training Promosi Kesehatan Rumah Sakit seperti : Direktur/Pimpinan RS(PKRS) Managers dan supervisors(PKRS) Dokter(PKRS) Perawat dan Petugas medis lainnya.(PKRS) Human resources managers(PKRS) Indvidu yang bertanggung jawab dalam Promosi Kesehatan di Rumah Sakit. (PKRS) Metode Pelatihan Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu :(PKRS) Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing).(PKRS) Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan melalui Video dan Role Play.(PKRS) Game yang menarik agar peserta tetap bersemangat.(PKRS) Outline Materi Standar promosi kesehatan Rumah Sakit Strategi penyuluhan kesehatan Peran pimpinan/direktur rumah sakit Kajian kebutuhan masyarakat rumah sakit Pemberdayaan masayarakat.(PKRS) Kebijakan RS dalam Pelaksanaan Promosi Kesehatan di RS.(PKRS) Metode dan Teknik Penyuluhan dalam PKRS.(PKRS) Pastoral Care.(PKRS) Penyakit tidak menular (PTM).(PKRS) Pengelolaan PKRS.(PKRS) Kemitraan dalam PKRS. (PKRS) Perencanaan Media. (PKRS) Durasi • Jangka waktu program adalah 2 (dua) hari @7 (tujuh) jam efektif per hari, atau seluruhnya menjadi 14 (empat belas) jam efektif(PKRS) • Agenda harian dimulai Jam 08.30 pagi dan berakhir jam 17.00, dengan 1 jam makan siang dan 2 kali Coffee Break @ 15 menit.(PKRS) • Lebih dari 50% waktu digunakan untuk Latiha dan Praktek peserta.(PKRS) • Sebagian besar waktu digunakan untuk Praktek Peserta / Role Play, baik praktek antar peserta maupun dengan pasien secara langsung. (PKRS) Facilitator Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto, MM,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Anwar Haliyanto pernah menjabat sebagai Manager yang bertanggung jawab mengani program pemeriksaan Kadar Gula Darah Sewaktu untuk 1 juta orang di seluruh wilayah Indonesia bersama Kementrian Kesehatan, PERKENI, DEG Germany dan PT. Merck Indonesia yang melibatkan 50 dokter spesialis, 500 dokter umum, 1,000 perawat dan 1,000,000 subjek. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Farmasi Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan trainer, dengan banyak memberikan pelatihan komunikasi efektif di Rumah sakit, Apotek, Klinik serta layanan kesehatan yang lainnya. Sebagai PEMERHATI FARMASI dan LAYANAN KESEHATAN Anwar Haliyanto banyak memberikan kontribusi melalui Seminar Membangun Klinik Dokter Umum di Jakarta, Gathering Apotek di Medan, Pk Baru, Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogya, Surabaya, Malang, Bali dan Makssar, Gathering Perawat di JABODETABEK. Sampai saat ini sudah lebih dari 20 Program Training yang dirancang dan di berikan terkait Layanan Kesehatan dan Farmasi termasuk diantaranya : Komunikasi efektif PERAWAT-PASIEN, Selling Skill untuk Apotek, Service Excellent untuk Apotek dan Klinik, Service Excellent untuk Rumah Sakit, Coaching untuk PERAWAT, Capsule Selling Skill untuk Medical Reps, 7 Langkah Penjualan yang efektif, Merangcang Strategy Marketing Layanan Kesehatan, Mentoring dalam berkarir di Industri Farmasi. Anwar Haliyanto juga sudah diminta oleh beberpa Apotek dan Rumah sakit untuk membantu dengan program “PENDAMPINGAN” dimana Apotek dan Rumah Sakit di damping selama 12 bulan dalam meng-implementasikan program – program dalam rangka menaikkan penjualan dan memperbaiki kualitas layanan.

Self Management & Career Development for Leader

Deskripsi Efektivitas seorang Pemimpin, salah satunya ditentukan oleh kematangan dirinya.  Pemimpin adalah role model bagi tim nya, tanpa kematangan diri maka setiap instruksi dan dorongan yang ia lakukan menjadi tidak efektif karena minimnya kredibilitas yang dimilikinya. Disamping itu seorang leader juga perlu memikirkan mengenai pengembangan karirnya di dalam organisasi, sehingga ia siap untuk mengkader tim dan dirinya ke posisi berikutnya. Dalam pelatihan singkat ini akan diberikan prinsip-prinsip dalam pengelolaan diri dan karir dari seorang pemimpin sehingga ia menjadi lebih efektif dalam memimpin tim nya dan menjadi future leader bagi organisasi. Outline Materi Membedakan mature leader dan tidak Beberapa aspek yang mempengaruhi maturity: kepercayaan diri, emotional management, manajemen relasi dan kejelasan purpose Pengenalan diri dengan MBTI dan asesmen lainnya Menemukan sweet spot antara purpose, kompetensi dan kesempatan. Memahami manajemen karir bagi leader Aspek-aspek penting dalam mempersiapan karir masa depan Simulasi perencanaan karir Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Saat ini Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id.  Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com.  Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/

Mastering & Designing Effective Motivation

Deskripsi Motivasi bisa diaplikasikan secara luas dalam bidang apa pun, salah satunya adalah untuk perusahaan atau organisasi. Tanpa motivasi, seseorang akan kesulitan mencapai target yang diinginkan. Motivasi memungkinkan seorang karyawan/tim/sales untuk mencapai target dengan lebih cepat, lebih bersemangat dan produktif saat bekerja, lebih berenergik saat beraktivitas, mampu menghadapi tekanan dengan lebih baik serta memaksimalkan performa dan kinerjanya. Keberhasilan sebuah perusahaan dan organisasi tidak lepas dari peran orang-orang yang berada di dalamnya. Era yang semakin kompetitif seperti sekarang ini mengharuskan mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya agar keunggulan bisa dipertahankan. Pelatihan Mastering & Designing Effective Motivation  ini akan membekali peserta dengan konsep motivasi diri yang diformulasikan sehingga menjadi tools yang siap dipakai kapan pun dan di mana pun bila diperlukan. Ingat, pelatihan ini bukan seperti seminar motivasi di mana peserta mendengarkan cerita manis berisi kisah inspiratif dan kata-kata pendorong semangat lalu beberapa waktu kemudian semangat pun luntur. Dan seminar seperti itu hanya secuil dari apa yang akan peserta pelajari pada pelatihan ini. Pelatihan Mastering & Designing Effective Motivation ini sangat berbeda karena peserta akan diajarkan formula dan konsep motivasi yang efektif dan dapat diaplikasikan secara nyata. Bayangkan apa yang bisa dicapai perusahaan atau organisasi bila semua orang yang terlibat di dalamnya memiliki motivasi yang kuat dan masing-masing mampu memotivasi dirinya sendiri? Jawabannya hanya satu: perusahaan/organisasi semakin maju, berkembang dan sukses. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan Mastering & Designing Effective Motivation ini, diharapkan: Karyawan mampu memotivasi diri sendiri untuk mencapai kesuksesan dalam karir dan membantu memajukan perusahaan/organisasi. Bagi yang berada di level sales atau marketing dapat memformulasikan motivasi untuk mencapai target penjualan atau bahkan melampauinya. Para leader atau pimpinan perusahaan mampu memformulasikan motivasi yang cocok untuk para bawahannya. Peserta mampu mengenali motivasi seperti apa yang cocok untuknya sehingga motivasi tersebut lebih terasa efeknya. Peserta bukan hanya mampu memotivasi diri sendiri, tapi juga mampu memotivasi orang lain dengan menggunakan formula dan konsep yang dipelajari dari pelatihan ini. Peserta mampu membangkitkan motivasi dalam dirinya kapan pun dan di mana pun ia mau karena sudah tahu formula dan konsepnya. Target Peserta Peserta Pelatihan Mastering & Designing Effective Motivation Sales atau marketing yang rentan menerima penolakan dan tekanan dalam mencapai target. Supervisor, manager, direktur perusahaan atau pemilik bisnis yang ingin memotivasi bawahannya agar mencapai tujuan, target, goal, visi atau misi perusahaan. Karyawan atau siapa saja yang ingin meraih keunggulan dan prestasi dalam bidang yang ditekuninya. Outline Materi Materi Pelatihan Mastering & Designing Effective Motivation Part 1: Basic foundation of motivation Pengertian dan pengetahuan dasar motivasi Darimana datangnya motivasi Tujuan dan pentingnya motivasi Formula/rumus motivasi (3 prinsip pokok) Part 2: Motivation tools Cara membangkitkan motivasi 2 tools pembangkit motivasi dan penjelasannya secara ilmiah Faktor-faktor yang mempengaruhi 2 tools motivasi Part 3: Chanelling motivation Memahami mengapa banyak orang kesulitan termotivasi meraih tujuan Memahami mengapa banyak orang memiliki motivasi tapi kesulitan mengambil tindakan. Cara menyalurkan motivasi ke tujuan atau target yang ingin dicapai Motivaction (Motivated Action): tindakan yang didasari motivasi. Part 4: Motivation maintenance Tips mempertahankan motivasi supaya tidak turun atau hilang Konsep The Flow untuk mengatasi hilangnya motivasi 2 faktor utama pembentuk The Flow Memahami cara kerja The Flow untuk meraih prestasi tanpa batas dan mengembangkan diri secara terus-menerus Part 5: Motivation types Mengenal jenis-jenis motivasi Motivasi internal vs motivasi eksternal Motivasi mengejar kesenangan vs motivasi menjauhi rasa sakit Motivasi positif vs motivasi negatif Motivasi dini vs motivasi terlambat Motivasi dari diri sendiri vs motivasi dari orang lain Motivasi statis vs motivasi dinamis Merancang motivasi yang efektif berdasarkan karakter individu. Metode Pelatihan Metode Pelatihan Mastering & Designing Effective Motivation Teori, Praktek, Diskusi, Kuis dan Games Facilitator Suhardi, S.Kom Suhardi adalah seorang penulis, pembicara, trainer dan dikenal sebagai pakar motivasi (Motivation Expert) yang berfokus pada pencapaian melaui peningkatan motivasi (Motivation Tune-up). Berawal dari perkenalannya dengan network marketing dan menjalani bisnisnya di salah satu perusahaan terbesar Indonesia, beliau mengenal yang namanya pengembangan diri. Dengan pengalamannya menjalani bisnis tersebut ditambah dengan pendidikan, pengajaran serta melalui uji coba dan penyempurnaan, beliau berhasil memformulasikan sebuah konsep pelatihan yang dapat dijelaskan secara ilmiah, efektif dan dapat diaplikasikan langsung. Buku yang telah ditulisnya antara lain: Patterns of Success, The Science of Motivation, The Life’s Gold dan Ironman. Topik lainnya yang biasa dibawakan antara lain: Building Super Team, Smart Thinking for Decision Making & Problem Solving, Five-star Customer Service, On Fire Motivation Camp dan lainnya.

Managing Team, People and Relationship

Training Managing Team, People and Relationship mempelajari mengenai peran sebagai atasan, bagaimana memadukan peran sebagai atasan dan peran organisasi lainnya, bagaimana menggunakan MBTI untuk mengenal tim, bagaimana memotivasi, memonitoring, mengenai managing your Boz dan hal – hal lain terkait Managing Team, People and Relationship. Deskripsi Faktor manusia seringkali menjadi masalah terberat bagi seorang leader.  Mengelola dan mengarahkan sumber daya terpenting ini untuk mencapai tujuan organisasi merupakan penentu keberhasilan seorang leader.  Tantangan yang berbeda akan dihadapi leader ketika ia mengelola manusia di tim,  struktur dan sebagai stake holder yang se-level ataupun di atas mereka (pimpinan).  Pelatihan Managing Team, People and Relationship ini akan membahas pengelolaan aspek manusia di  berbagai seting yang berbeda tersebut.(Managing Team, People and Relationship) Dimulai dengan pengenalan tim melalui MBTI, dan berbagai asesmen lainnya, maka peserta Pelatihan Managing Team, People and Relationship diharapkan lebih mengenal tipe anggota tim yang dihadapinya serta implikasinya di pengelolaan tim. (Managing Team, People and Relationship) Mapping dari anggota tim juga dapat dilihat dari profile kemampuannya, motivasinya, komitmennya, dan lain-lain yang bisa menjadi salah satu dasar mengalokasi resource SDM yang ada dan melakukan pendekatan yang personal pada saat mengelola tim.(Managing Team, People and Relationship) Sementara itu, bila yang dihadapi adalah team di sebuah proyek maka memimpin sebuah projek atau tim pada umumnya jauh lebih sulit daripada memimpin sebuah departemen atau bagian di Perusahaan.  Beberapa kesulitan yang ada diantaranya ditimbulkan karena sifat keanggotaannya yang cross functional, jangka waktu yang pendek dan garis komando yang kadang tidak terlalu jelas.  Karenanya seorang pemimpin projek/tim di satu sisi perlu dapat mempengaruhi orang lain dengan pola hubungan yang lebih bersifat personal daripada otoritatif (karena anggota tim nya, tidak secara struktural berada di bawah dia).(Managing Team, People and Relationship) Kemampuan utama dalam pengelolaan orang juga akan diuraikan prinsip-prinsipnya.  Seperti kemampuan  memberikan instruksi, memotivasi, memberi teguran.  Kelompok kemampuan mengelola orang berikutnya yang akan diberikan dalam pelatihan Managing Team, People and Relationship ini adalah: coaching, konseling masalah ringan, serta memberikan evaluasi melalui diskusi Performance Appraisal.(Managing Team, People and Relationship) Sepanjang waktunya tersedia, sebanyak mungkin skill yang ada di materi pelatihan Managing Team, People and Relationship ini akan dilatihkan melalui role playing.(Managing Team, People and Relationship) Outline Materi Peran Pemimpin dalam Manajemen Orang Peran sebagai Atasan.(Managing Team) Memadukan peran sebagai atasan dan peran organisasi lainnya Menjalankan peran sebagai trainer, coach, mediator, fasilitator, dll. Mapping anggota tim Menggunakan MBTI untuk mengenal tim Membuat profile kemampuan, motivasi, kepribadiaan tim Orang di dalam proyek atau kelompok Mengenal 6 Fase pembentukan kelompok: Forming, Storming, Norming, Performing, Learning, Adjourning dan peran Leader dalam mengelolanya. Mengenal berbagai tipe orang dan dinamikanya di dalam kelompok Mengenal permasalahan dalam Manajemen Orang Permasalahan yang ada dalam Manajemen Orang Keterkaitan permasalahan orang dan organisasi Memisahkan masalah personal dan masalah kinerja Skills utama pengelolaan orang Memberikan instruksi Delegasi Memotivasi Monitoring Memberi teguran Group skills lainnya Coaching Konseling masalah ringan (yang masih bisa ditangani seorang Pemimpin) Memberikan evaluasi/feedback pada saat diskusi Performance Appraisal Mengevaluasi efektivitas pengelolaan orang Mengevaluasi dan menjaga kinerja optimum tim Mengelola Relasi Mengelola kolega Managing your Boz Testimoni “Training ok” “Materinya pas dgn posisi saya” “penyampaian jelas, tidak hanya terbatas jadi materi tapi banyak sharing dan diskusi” “sangat menguasai dengan menarik dalam penyampaian” Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Saat ini Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id.  Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com.  Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/

Managing Performance for Leaders

Training Managing Performance for Leaders mempelajari mengenai bagaimana pengenalan organisasi, fungsi & peran serta bagaimana meng-allign hal tersebut dengan aktivitas sehari-hari, bagaimana prinsip pengembangan fokus dalam pengelolaan kinerja, bagaimana kemampuan manajer dalam mengembangkan sasaran yang allign dengan sasaran organisasi, bagaimana prinsip dan latihan dalam Goal Setting, bagaimana memahami tuntutan baru dalam pengelolaan manusia di era millenium, bagaimana prinsip dasar coaching & tahap-tahap coaching (video showing) dan hal – hal lainnya terkait Managing Performance for Leaders. Deskripsi Managing Performance (Mengelola Kinerja) adalah salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki seorang manajer selain managing self, managing task dan managing people.  Managing Performance memberikan fokus bagi manajer dalam kerjanya dan memberikan tool bagi manajer untuk memberdayakan resource yang dimilikinya agar dapat ‘seirama’ dalam mencapai fokus tersebut.  Tanpa kemampuan ini, kita akan menemui manajer yang sibuk tetapi tidak ‘menghasilkan’. Managing Performance dimulai dari pemahaman akan fungsi dan peran, serta kemampuan mengembangkan fokus dan target dari pemahaman tersebut.  Setelah itu, Manajer perlu diberi kemampuan untuk meng-orkestra resource yang ada: subordinate-nya, kolega-nya, serta resource yang lain melalui penataan sasaran kerja agar meningkatkan kemungkinan pencapaian sasaran kerja tersebut. Pengembangan tim (coaching) juga merupakan bagian penting karena hanya dengan cara tersebut para Manajer/Supervisor mempunyai tim yang solid untuk selalu mendukung upayanya dalam mencapai kinerja yang diharapkan.  Untuk itu, tidak hanya skill dalam mengembangkan tim yang diperlukan tetapi juga skill dalam memberikan umpan balik dan mengevaluasi kinerja dari tim, melalui proses Performance Appraisal. Metode Pelatihan Metode yang digunakan: games, simulasi, video training, diskusi dan ceramah. Outline Materi Pengenalan Organisasi, Fungsi & Peran serta bagaimana meng-allign hal tersebut dengan aktivitas sehari-hari Prinsip pengembangan fokus dalam pengelolaan kinerja Kemampuan Manajer dalam mengembangkan sasaran yang allign dengan sasaran organisasi Prinsip dan latihan dalam Goal Setting Memahami tuntutan baru dalam pengelolaan manusia di era millenium Prinsip dasar Coaching & Tahap-tahap Coaching (video showing) Bagaimana memberikan feed back secara efektif Sistematika memahami permasalahan manusia, sistem dan budaya di dalam organisasi Proses evaluasi kinerja sehari-hari atapun tahunan (PA) Berbagai latihan dalam tahap-tahap managing performance. Testimoni “Baik” “Pertahankan” “Bagus, kedepannya ditambahka cara menghadapi bawahan sesuai profiling masing2” “Sudah baik” “Luar biasa” Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Saat ini Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id.  Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com.  Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/

Training Customer Loyalty Management

Training Customer Loyalty Management bertujuan untuk membuat Customer Puas,sehingga diharapkan Customer Loyal terhadap Produk atau Jasa yang dibeli/diperoleh. Deskripsi Salah satu kunci sukses dari keberhasilan dalam meningkatkan penjualan adalah dengan berinteraksi dan menjalin hubungan baik dengan customer, dengan cara memberikan pelayanan yang memuaskan. Dengan berinteraksi dapat membangun kesempatan untuk mempromosikan produk, layanan dan perusahaan. Namun tidak mudah bagi pihak perusahaan untuk menjalankannya. Sukses dalam menciptakan kepuasan pelanggan sangat tergantung dari tingkat keahlian customer service. Tujuan Customer Service adalah membuat Customer Puas,sehingga diharapkan Customer Loyal terhadap Produk atau Jasa yang dibeli/diperoleh. Untuk membuat Customer Puas ada 3 Pilar yang menentukan yang saling terkait yaitu Product, People dan Delivery System. Membuat Customer Loyal tidak bisa dibentuk dalam hitungan hari maupun minggu, dibutuhkan Komitmen dan Konsistensi dari pihak Perusahan beserta Orang-orang yg terlibat didalamnya, mulai dari posisi yang paling Atas sampai Pelaksana yang paling bawah. Training ini mengupas tuntas Customer Loyalty Management yang diawali dari Customer Service Mindset hingga “How to build Customer Loyalty”. Training ini akan memberikan peningkatan pemahaman dan ketrampilan Peserta dalam memberikan Pelayanan yang memuaskan Customer dengan segala tantangannya sehingga Customer diharapkan Loyal. Training ini juga memberikan Wawasan dan Apa yang harus dilakukan Perusahaan agar Customer Loyal. Training ini disertai Latihan-latihan yang yang menarik melalui Diskusi Kelompok dan Games.Dengan mengikuti Program Training ini diharapkan segala permasalahan dalam Pelayanan kepada Customer terjawab dengan tujuan akhir Customer Loyal. Tujuan Pelatihan Menyadari tanggungjawab peran dalam memberikan pelayanan yang prima Mengasah ketrampilan untuk memahami dan menanggapi kebutuhan pelanggan. Mengembangkan keterampilan pelayanan untuk meningkatkan hubungan profesional dengan customers Meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan berkualitas tinggi kepada pelanggan. Mengasah ketrampilan komunikasi yang efektif agar bisa memberikan solusi pemecahan masalah Memberikan kemampuan untuk untuk menyusun Survey Kepuasan Customer Memberikan kemampuan untuk melakukan mengukur  Kepuasan Customer dan Improvement yang tepat. Menyadari pentinganya membangun sikap positif agar dapat membina hubungan efektif dengan pelanggan. Memahami dan mampu membangun Customer Loyalty Mengembangkan Ide-ide kreatif untuk membuat Customer Loyal Metode Pelatihan Self Learning Social Learning Practical Learning Outline Materi Customer  Service Mindset Basics Service Goal of Customer Satisfaction Who is the Customer 3 Pilars Service Perception dan Expectation Cyclus Service Customer Loyalty Retention What is Customer Loyalty Hierarchy of Customer Need Climbing The Ladder of Customer Loyalty The Pyramid of Customer Loyalty 7 Step to Build Customer Loyalty Select The Right People Sensationalize The Experience for Your Cuatomer v  The Right Communication v  Communication Face to Face v  Communication by Phone Set Performance Standards v  Customer Service Standard v  UkurandariLayananterhadap Customer v  The Five Service Gaps v  The Five Dimensions of Service Quality v  How to make Service Standard? v  Who does make Service Standard? Sustain On Going Training and Reinforcement v  Training by Topic v  Training by Activity v  Training by needed v  Training Project/Year Specify Incentives for Good Behavior v  Award Program v  Reward Program Survey Your Customers and Reduce Your Defection Rate v  Effectively Measuring Service Performance Seek Customer Complaints with Enthusiasm v  How to Handle Complaints Professionally Customer Loyalty Implementation Model 5 Tips Keeping Customers Managing Customer Service Performance Proactive Management Reactive Management  Durasi 2 x 6 Jam (2 hari) Facilitator Ir. Renardhy H. Lumelle, Mkom Sepanjang karirnya sarat dengan dunia Pendidikan dan Pelatihan (Education & Training). Lebihdari 9 tahun memimpin (Direktur) berbagai Lembaga Pelatihan. Lebihdari 7 tahunsebagai  Kepala  Divisi  (General Manager) Pelatihan dan Perpustakaan   (Kepala    Pusat   Pelatihan Indomobil   Group) di PT. Indomobil     Sukses  Internasional Tbk. Lebih dari 2 tahun sebagaiKepalaDivisi  Marketing Research & Analysis (Indomobil Group) di   PT    Indomobil Sukses Internasional Tbk., Jakarta Hampir 8 tahun SebagaiKepalaDivisiIndomobil For You (Customer Relation) di PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk. (Nissan) Topik Training lainnya Beliau bawakan meliputi bidang : Selling Customer Service & Customer Satisfaction (Training, System, Survey) Communication Skill Personal Development Basic Supervisory Leadership. Team Building. Time Management Conflict Management NegotiationSkill Training Within Industry How to Handle Difficult People Dll