Managerial Skills Training

Be Happy Be Productive

Deskripsi ‘ Bagi karyawan PNS/BUMN kesempatan untuk mengabdi kepada Negara dan bagaimana mereka diperlakukan atau seberapa besar kolega menghargai mereka sungguh sangat berharga. Namun seringnya miskomunikasi dan konflik internal menjadikan suasana kerja tidak kondusif. Apabila kedua hal tersebut mereka dapatkan, mereka akan cenderung loyal dan mampu menyelesaikan segala masalah yang mungkin terjadi. Kondisi ini sangat ditentukan oleh sikap jajaran pimpinan. Survey majalah Fortune beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa 75% karyawan menderita karena berada di bawah atasan yang menyebalkan. Bekerja dengan atasan yang berperilaku buruk sering dialami oleh para karyawan yang bekerja dengan baik. (Be Happy Be Productive) Peran pemerintah sebagai stabilisator, innovator, moderniator, pelopor dan pelaksana dari pembangunan itu sendiri membutuhkan SDM yang ‘Tahan Uji’. Berbagai konflik yang tidak perlu terjadi, bukan saja merugikan organisasi, tapi juga memperpendek usia, sering merasakan gejala psikosomatis, seperti jenis-jenis penyakit tertentu yang tidak berkaitan dengan kerusakan atau gangguan pada organ-organ tubuh kita. Jika diperiksa, fungsi tubuh kita berjalan normal, tetapi, orang ‘merasa’ sakit dengan keluhan: Nyeri punggung Perubahan dalam selera atau nafsu makan. Nyeri dada Diare atau Konstipasi Mulut kering Kelelahan berat/ekstrem Nyeri dan sakit secara umum Sakit Kepala Naiknya tekanan darah/hipertensi Dan lain lain Pada Kondisi tersebut diatas Kesehatan emosional anda keluar dari batas keseimbangan yang berwujud: Rasa sakit yang sesungguhnya disebabkan oleh kondisi mental. para ahli occupational health meyakini bahwa hal itu sangat erat kaitannya dengan sikap seseorang terhadap pekerjaannya. Kajian Stanford University juga mengungkapkan bahwa  lebih dari 95% penyakit disebabkan oleh stress. Ketika sikap mengalami perbaikan, maka rasa sakit tersebut perlahan reda dan hilang. (Be Happy Be Productive) Perjalanan untuk sampai pada “Be Happy Be Productive” memerlukan pendekatan olah sikap yang konsisten, persisten dan terus menerus layaknya olah raga. Dengan membaiknya sikap maka Dimensi tingkat pengetahuan  dan  Dimensi keterampilan akan mengikuti dengan sendirinya. (Be Happy Be Productive) Hasilnya terbukti ampuh. Sejumlah instansi yang sudah mendapatkan materi ini. Antara lain Kemenkau Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE) (Be Happy Be Productive) Sasaran Pelatihan Anda terhindar dari ribuan beban pikiran yang tidak perlu yang terus menyerang anda setiap saat. Emosi negative, merasa bersalah, pola hidup bermasalah, perselingkuhan adalah sebagian kecil sumber masalah yang harus anda tanggulangi dengan komitmen olah sikap (bukan Motivasi, bukan manipulasi hipnotis) (Be Happy Be Productive) Pendekatan ini, mudah dipahami oleh banyak industri sebagai cara efektif memperbaiki produktivitas dalam berkerja, secara intangible, manfaat dapat terlihat dengan adanya budaya kerja kondusif sebagai hasil nyata komitmen olah sikap hari ke hari. Secara tangible manfaatnya: Kehadiran membaik Angka complain menurun. Miskomunikasi berkurang Biaya operasional menurun drastis. Tingkat kontribusi lebih tinggi Target Peserta Golongan Pembina/penata Direktur, Manager, Supervisor. Pengurus organisasi/serikat/ bipartite Umum, SDM dan pengamat yang berkepentingan Outline Materi Hari Pertama Training Be Happy Be Productive:   Pembukaan (Be Happy Be Productive) Sikap prediktor utama Embrio sukses Pre Test Sikap penentu sukses (Be Happy Be Productive) Dasar pemikiran. Konsep Olah Sikap (Be Happy Be Productive) Penempatan sikap Percepatan sukses Objek Sikap (Be Happy Be Productive) Merancang Mahakarya (objek sikap efektif) Hari Kedua Training Be Happy Be Productive:  Kegiatan simulasi; be happy be productive Prakondisi Promotif Kuratif, Preventif Rehabilitatif Aktivitas  olah sikap Aktivitas olah sikap Harian, Mingguan, Bulanan, Tahunan Latihan latihan Simulasi individu, keluarga dan organisasi Kunci sukses mentoring Janji olah sikap Mentoring lanjutan Fasilitator Hendri Gemilang, MBA. Hendri Gemilang lulusan Universitas Andalas Padang jurusan bahasa dan satra Inggris dan Singapure Institute Management program Management Business Administration, membangun karir dan berbisnis di kawasan Batam, Singapure, Malaysia selama 15 tahun terakhir. Berbagai posisi penting yang pernah di tempati; Konsultan hubungan industrial, Assistant manager Corporate Service, Manager personalia dan Administrasi. Perjalanan tugas membawanya berinteraksi luas dengan Praktisi dan pelaku-pelaku bisnis berkelas di kawasan industri industri investasi strategis itu.  Saat ini Hendri Gemilang adalah konsultan hubungan industri, Hrmatters21, Singapore. Memberikan advise profesional pada klien adalah hal yang selalu dilakukan semua konsultan. Tetapi secara terpisah Hendri Gemilang menawarkan paket lokakarya olah sikap bagi perusahaan klien. Pelatihan olah sikap ternyata diterima sebagai ibu segala pelatihan karena sangat ampun mempertajam berbagai bidang pekerjaan seperti; pra emplyoment, problem solving, teamwork, service exellence, happy worker produktive worker, stay young stay productive, dll. Olah sikap sudah diminati oleh perusahaan perusahaan singapore dan malaysia karena memastikan perusahaan menjadi kuat, sehat dan, produktif. Inilah keunggulan Hendri Gemilang sebagai konsultan dan juga mentor olah sikap.

Public Speaking dan Presentation Skills

Deskripsi Pelatihan ini akan memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya mengembangkan keterampilan berkomunikasi, khususnya Public Speaking dan Presentation Skill. Karena inilah salah satu FAKTOR TERPENTING dalam menunjang keberhasilan bisnis. Profesional yang mampu mengungkapkan ide/gagasannya dalam komunikasi verbal adalah asset terpenting yang harus dimiliki setiap perusahaan. Tujuan Pelatihan Membangun pemahaman peserta tentang urgensi pengembangan keterampilan Public Speaking dan Presentation Skill. Setiap peserta mengetahui dan mengerti prinsip-prinsip dasar menjadi pembicara yang percaya diri dan mengesankan, Peserta dapat langsung melatih teknik-teknik yang paling efektif untuk menarik perhatian audiens. Peserta mampu menyusun presentasi yang terstruktur dan menarik. Training Strategy Presentasi fasilitator Latihan praktek Video tutorial Games Outline Materi Day 1 : Memahami 3 (tiga) prinsip utama dalam Public Speaking Penguasaan pesan Teknik penyampaian pesan Pemahaman tentang audiens Tiga pilar kekuatan pesan Apa yang kita katakan (content value) Bagaimana mengatakannya (intonation, speed, clarity) Bahasa tubuh (body language) Struktur presentasi (Presentation Structure) Kreatifitas pembicara (Creativity of the speaker) Analogy Story telling Melibatkan audiens (Involve the Audiens) Day 2 : Praktek penggunaan intonasi. Jenis penggunaan intonasi. Dampak kualitas pesan terhadap penggunaa intonasi. Contoh penggunaan intonasi oleh para pembicara profesional. Penerapan variasi kecepatan dan artikulasi dalam presentasi. Mengenali 3 jenis kecepatan dalam public speaking. Mengenali kekuatan pengaruh kecepatan. Membiasakan penggunaan artikulasi yang tepat saat berbicara Karakter pembicara profesional Integrity Responsibility Like ability Facilitator Muchlis Anwar, CPM. Bapak dari dua orang anak ini memulai kariernya sebagai penyiar radio di Surabaya selama 6 tahun. Kemudian hijrah keJakarta dan melanjutkan studinya di The London School of Public Relation. Setelah menyelesaikan studinya dibidang Public Relation,  MuchlisAnwar memulai karier baru dengan bekerja sebagai reporter di LOOK magazine. Sempat juga menjadi reporter untuk sebuah acara music di ANTV,  sebelum bergabung menjadi reporter di beritajakarta.com Pengalaman sebagai penyiar radio dan reporter inilah yang mendorongnya untuk menjadi motivator dan mengajarkan Public  Speaking sejak tahun 2003. Penulis Buku : The Art of Communication. The Happiness Mindset. Raih Kebahagiaan & Kesuksesan dengan BICARA Penulis Ebook : Rahasia Sukses Komunikasi. Menjadi Pribadi Unggul dan Mengagumkan Enaknya jadi Orang Beruntung 

Managing Self for Improved Performance

Deskripsi Orientasi pada kinerja pada level staf kadang memerlukan waktu yang cukup panjang untuk bisa membangunnya. Pelatihan ini mempersingkat proses tersebut dengan meningkatkan awareness peserta akan pentingnya berkinerja di dalam organisasi. Outline Materi Apa arti kinerja? Kenapa kinerja penting bagi saya? Bagaimana menentukan kinerja yang dibutuhkan organisasi? Apa sumber penentuan kinerja? Memahami posisi, peran, job desc dan target Menentukan prioritas Mengenal hambatan berkinerja Mengenal diri dan hambatan diri dalam mencapai kinerja Mengatasi perbedaan pandangan atasan bawahan dalam menentukan kinerja Mengelola karir di dalam organisasi Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Saat ini Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id.  Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com.  Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/

Smart Communication and Relationship Building

Deskripsi Komunikasi secara umum merupakan suatu proses penyampaian – penerimaan pesan antar dua orang atau lebih. Pesan yang disampaikan dapat berupa komunikasi lisan, komunukasi tulisan, komunikasi verbal, komunikasi non verbal. Komunikasi tulisan suatu proses penyampaian pesan komunikasi dengan menggunakan kata-kata dalam bentuk tulisan yang memilki makna tertentu. Jadi dapat dikatakan bahwa komunikasi tulisan adalah kegiatan komunikasi yang menggunakan sarana tulisan yang dapat menggambarkan atau mewakili komunikasi lisan termasuk kedalamnya adalah menulis dan membaca. Sebagian besar masalah dalam organisasi adalah lemahnya koordinasi dan ketidakefektifan dalam berkomunikasi.Kurangnya ‘TRUST’ yang disebabkan oleh manajemen komunikasi yang kurang baik & ketidakpahaman karakter rekan kerja, atasan-bawahan & customer, menjadi titik mula masalah komunikasi dalam koordinasi. Mentalitas “BEJAT”(abreviasi untuk penyakit koordinasi)  pun akhirnya menjadi momok dalam hubungan kerja di perusahaan. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan pada ini, peserta diharapkan: Training ini akan membekali para peserta dengan pengetahuan akan pemahaman diri dan orang lain Memiliki keterampilan praktis berkomunikasi secara efektif untuk beragam situasi pekerjaan sehari-hari. Mengetahui teknik komunikasi verbal & non verbal (bahasa tubuh & voice tone) akan dibahas tuntas sehingga peserta mampu ‘menampilkan’ kesan & pesan yang sesuai untuk tujuan komunikasinya. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Smart Communication and Relationship Building adalah : Good Communication skills are essential Verbal and Non Verbal Communication Communication Cycle Understanding communication barriers Change your self to change others Effective listening, responding and questioning Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Presentation Skill Training

Deskripsi Presentasi yang baik adalah kemampuan untuk menyampaikan pesan dengan menarik, dan membuat audience selalu antusias untuk menyimaknya. Seorang presenter harus mampu menciptakan suasana presentasi yang aktif, semua audience mau berpartisipasi dengan sepenuh hati, termasuk materi yang disampaikan dapat dengan mudah dipahami oleh audience. Presenter yang baik pasti menyatukan persepsi dan cara berpikir dengan audience di sepanjang sesi-sesi presentasi. Untuk itu, diperlukan karakter, wawasan, pengetahuan, kualitas, dan kompetensi yang unggul dari seorang presenter agar dia dapat memberikan presentasi yang menarik, mempengaruhi, efektif, dan mudah diingat oleh audience. Seorang presenter yang berkualitas pasti menyiapkan diri agar dapat menjadi energi positif di sepanjang sesi-sesi presentasi. Dalam hal ini, selain secara teknis menyiapkan materi presentasi yang menarik sesuai tujuan; presenter juga wajib menyiapkan mental, karakter yang melayani, kepribadian yang penuh empati dan toleransi, dan jalan cerita yang sudah difilmkan di dalam pikiran; sehingga materi presentasi benar-benar dapat menjadi kisah yang hebat untuk menarik perhatian audience. Tujuan Pelatihan Mengajarkan peserta tentang cara mengumpulkan ide, membuat slide yang menarik, menyampaikan presentasi, dan menjadikan presenter tampil lebih menonjol di tengah-tengah audience. Menguatkan presenter dari sisi mental, emosi, karakter, pikiran baik, kepribadian, dan kemampuan untuk selalu cerdas sosial. Mengajarkan teknik penampilan dengan karakter diri yang unik bersama bahasa tubuh, para bahasa, dan bahasa verbal yang menarik. Menguasai pengetahuan tentang alat-alat presentasi dan tetap melakukan presentasi dengan penuh semangat, walau dalam keadaan tanpa alat dan kelengkapan materi presentasi. Outline Materi Memahami jenis presentasi dan memahami perbedaannya Memahami keragaman audiens dan cara melayaninya Cara untuk melibatkan audiens di dalam aliran presentasi Komponen yang mempengaruhi penyampaian pesan Menyiapkan bahasa tubuh, para bahasa, dan bahasa verbal yang unggul Berkomunikasi, berinteraksi, berkolaborasi, menjadi presenter yang penuh empati Menjadi cerdas sosial dan mampu mengalirkan pengaruh positif ke hati audiens Menangani pertanyaan dengan bijak dan memberikan jawaban yang masuk akal Menguasai dan menyatukan energi dengan lingkungan audiens Menjaga suasana hati audiens selalu tenang, damai, bahagia, dan antusias Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Kebiasaan Efektif Untuk Menjadi Pemenang

Kebiasaan Efektif Untuk Menjadi Pemenang salah satu tujuannya adalah agar kita bisa  memiliki jiwa dan kinerja lebih kokoh sebagai asset penting perusahaan dalam membangun serta mencerminkan betapa kokohnya bisnis atau perusahaan tersebut. Deskripsi Beberapa kebiasaan manusia yang paling efektif. Kebiasaan akan membangun kesuksesan. Sukses dibangun dari kebiasaaan, begitu pula gagal juga dibangun dari kebiasaan. Kebiasaan itu yang akan menentukan siapa Anda 5 – 10 tahun ke depan ( masa depan Anda tergantung dari kebiasaan yang Anda lakukan setiap harinya). Hal ini berkaitan erat juga dengan psikologis setiap orang termasuk SDM di sebuah perusahaan. Bagi para pimpinan atau atasan di dalam sebuah perusahaan, memberikan pelatihan atau Training Kebiasaan Efektif Untuk Menjadi Pemenang kepada SDM atau karyawannya bisa memberikan dampak yang begitu besar bagi perusahaan. Tujuan Pelatihan Pelatihan ini akan melahirkan SDM atau karyawan perusahaan yang lebih profokatif, memiliki visi dalam pekerjaannya, memiliki time management untuk kinerja yang semakin efektif, membangun jiwa kerjasama tim, kreatif dan lebih cepat dalam mengambil keputusan, serta kehidupannya lebih balance dibandingkan yang sebelumnya. Pelatihan ini akan mewujudkan mimpi perusahaan memiliki sumber daya manusia yang memiliki jiwa dan kinerja lebih kokoh sebagai asset penting perusahaan dalam membangun serta mencerminkan betapa kokohnya bisnis atau perusahaan tersebut. Outline Materi Hari Pertama : Bagaimana menjadi seorang yang bersikap Proaktif Menciptakan Visi Mendahulukan yang Utama Menang Menang ( Win Win Solution ) Hari Kedua : Berusaha Memahami Untuk Dipahami (Kebiasaan Efektif) Sinergi (Kebiasaan Efektif) Memperbaharui Diri (Kebiasaan Efektif) Praktek & Diskusi (Kebiasaan Efektif) Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Stress Management Skills

Deskripsi Pengalaman stress dapat dialami oleh setiap orang, baik stress kehidupan secara umum (life stress) maupun stress yang diakibatkan oleh pekerjaan ( work stress). Pada masa sekarang dimana setiap individu harus bertahan menghadapi kerasnya persaingan kehidupan sehari hari maupun tuntutan pekerjaan di kantor, pengalaman stress yang dirasakan bisa semakin meningkat. Apabila stress ini dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik, maka akan dapat membahayakan tidak saja kesehatan fisik namun juga kesehatan mental setiap individu yang mengalaminya. Pembahasan difokuskan untuk memanejemeni stress di tempat kerja karena stress dapat menurunkan tingkat produktivitas individu, yang apabila dibiarkan tidak ditangani dengan baik akan dapat berpengaruh negative terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh sebab itu sangat penting untuk dapat mengelola stress dengan baik, pada tingkat organisasional maupun pada tingkat individu. Tujuan Pelatihan Memahami pengertian Stress Management Memahami pemicu stress dan pengaruh negatif di tempat kerja Memahami teknik mengelola stress secara efektif Memahami cara menggunakan “eustress” untuk meningkatkan kinerja Mengetahui cara meningkatkan komunikasi untuk mengatasi stress di tempat kerja Memahami cara mengelola waktu, mengunakan matriks prioritas, berpikir positif dan menjaga kesehatan Menjaga kehidupan yang seimbang dalam setiap area kehidupan Outline Materi Respon terhadap suatu situasi ( mindset ) Pemicu & Pengaruh negative dari stress manajemen Cara mengatasi stress Manfaat manajemen stress Tekhnik mengelola stress Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Building Corporate Culture

Building Corporate Culture mempelajari mengenai dampaknya terhadap organisasi dan sumber daya manusia, bagaimana nilai-nilai dan kepercayaan organisasi, bagaimana mengelola Corporate Culture, dan hal lainnya terkait materi ini. Deskripsi Corporate Culture yang efektif dapat menyatukan cara berpikir, berperilaku dan bertindak seluruh komponen perusahaan. Dengan Corporate Culture yang baik dan efektif dapat memudahkan penetapan dan implementasi visi, misi dan strategi dalam perusahaan. Corporate Culture yang efektif mampu mempererat kerjasama dalam tim serta menghilangkan gep-gep internal yang timbul. Pembentukan Corporate Culture yang baik, yang paling menentukan adalah orang-orang didalamnya. Sebaik apapun aturan atau sistem di buat, tanpa ada keinginan dari manusia untuk berubah ke arah yang lebih baik, semuanya menjadi sia-sia. Tujuan Pelatihan Memahami peran Corporate Culture dalam meningkatkan kinerja organisasi. Memahami cara mengelola Corporate Culture untuk mengoptimalkan sumber daya perusahaan. Memahami cara perusahaan mengelola Corporate Culture secara efektif dan efisien. Mampu mengimplementasikan perilaku organisasi dengan efektif Outline Materi Corporate Culture dampaknya terhadap organisasi dan sumber daya manusia Nilai-nilai dan kepercayaan organisasi. Mengelola Corporate Culture. Etika dan Corporate Culturen. Integritas dan loyalitas untuk merawat budaya organisasi Komponen–komponen penting untuk membangun  fondasibudaya perusahaan yang kuat Visi mengarahkan dan membimbing perusahaan/karyawan untuk mengejar misi, tujuan, dan target Corporate Culture untuk pencapaian kinerja yang tinggi Corporate Culture kuat dengan lingkungan kerja yang unggul Kompetensi Corporate Culture untuk penguatan perilaku kerja Bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Empowering People to Change

Deskripsi Untuk mencapai tujuan dengan hasil  lebih baik terkadang seseorang dituntut untuk melakukan perubahan, baik itu dalam skala besar maupun kecil, tak terkecuali sebuah organisasi atau perusahaan. Namun, terkadang pula banyak yang tidak mau menerima perubahan tersebut karena mereka sudah merasa nyaman berada di posisinya saat ini. Disinilah peran seorang pemimpin untuk memfasilitasi perubahan yang sewaktu-waktu perlu dilakukan. (Empowering People to Change) Seorang pemimpin tidak boleh alergi dengan perubahan. Karena banyak sekali pemimpin yang cenderung pada status quo atau percaya pada suatu hal yang sudah berjalan, percaya bahwa apa yang dia lakukan selama ini sudah benar, sehingga ia takut dengan perubahan. Jadi, hal yang harus dilakukan pertama kali adalah menciptakan suasana tim yang tidak takut terhadap perubahan. Setelah itu baru kita bisa menyampaikan hal-hal yang perlu diubah kepada tim. Jika suasana tim seperti ini belum muncul, maka biasanya organisasi tersebut juga tidak bersedia untuk berubah. (Empowering People to Change) Tujuan Pelatihan Mengetahui dan dapat mengidentifikasi adanya perubahan serta meningkatkan kesadaran terhadap perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan di perusahaan. (Empowering People to Change) Mengetahui pentingnya mengenali diri sendiri dalam proses perubahan. (Empowering People to Change) Memiliki sikap dan siap dalam berinteraksi dengan lingkungan yang cenderung selalu berubah sehingga perusahaan akan memiliki individu-individu yang handal, yaitu : Peka terhadap situasi, bersikap proaktif, mengenal kelebihan dan kekurangan serta berfikir positif dan bersikap antisipatif. (Empowering People to Change) Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Empowering People to Change adalah HARI 1 : Element dalam organisasi yang mempengaruhi perubahan. (Empowering People to Change) Identifikasi Perubahan. (Empowering People to Change) Melibatkan Team. (Empowering People to Change) Mengimplementasikan perubahan. (Empowering People to Change) People First. (Empowering People to Change) HARI 2 : Pentingnya fleksibilitas dalam perubahan. (Empowering People to Change) Kekuatan kebiasaan yang lentur dan beradaptasi. (Empowering People to Change) Menghargai perbedaan dan yang lain. (Empowering People to Change) Bekerja dalam sumber yang tidak terbatas. (Empowering People to Change) Menyatu dan tumbuh bersama tim. (Empowering People to Change) Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Effective Handling Complaint & Problem Solving

Training Effective Handling Complaint & Problem Solving bertujuan untuk mengatasi komplain dari nasabah merupakan hal penting, serta bagaimana agar selalu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Deskripsi Bagi orang yang bekerja di suatu perusahaan, maka menjaga kepuasan nasabah adalah nomor satu.Oleh karena itu, mengatasi komplain dari nasabah merupakan hal penting, serta bagaimana agar selalu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Komplain merupakan suatu wujud rasa ketidakpuasan pelanggan dalam hal ini sangat berpengaruh besar dalam kemajuan sebuah perusahaan.Komplain yang terselesaikan dengan baik dan profesional akan berdampak positif nantinya bagi perusahaan tersebut,karena dengan begitu tamu tersebut merasa sangat di hargai pendapatnya. Hal itu merupakan hak bagi para pelanggan untuk menyampaikan rasa ketidak puasannya. Tapi alangkah baiknya kalau kita bias mencegah komplain itu terjadi dengan memperhatikan hal-hal yang sedetail mungkin,dan mengetahui apa yang di butuhkan oleh pelanggan kita sebelum mereka sendiri yang meminta. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan Handling Complaint & Problem Solving peserta diharapkan: Mengembangkan paradigma, sikap positif dan kepercayaan diri dalam menangani  Customer Complaints / Feedbacks. Mengidentifikasi Jenis, Sifat Dasar Komplain Nasabah dan tipe nasabah yang ‘marah’ dan ‘kecewa’. Menguasai teknik Penanganan Komplain / Feedbacks dan Pemberian Solusi Tepat  bagi Nasabah. Mengembangkan ketrampilan menjalin hubungan baik dengan nasabah untuk  ‘service recovery’  dan peluang ‘cross sell’. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik  Effective Handling Complaint & Problem Solving adalah : Hari Pertama : Memahami dasar-dasar pelayanan Mengenali Harapan  dan Emosi Pelanggan Pemahaman tentang Komplain dan dampak kegagalan menangani komplain Mengenali Penyebab-Penyebab Komplain Langkah-Langkah Penanganan Komplain Membangun Sistem Penanganan Keluhan Pelanggan Communication & Interpersonal Skill Dalam Menghadapi komplain Studi kasus Hari Kedua : Definisi masalah Analisis penyebab potensial timbulnya masalah Mengenali sensitifitas problem Identifikasi pemecahan masalah Mencari berbagai alternative penyelesaian masalah Pemilihan solusi yang terbaik Mengenali resiko Membuat perencanaan Pengembang rencana tindak lanjut Pengimplementasian solusi yang dipilih serta pengevaluasian perkembangan Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Selling Skill for Front Liner

Deskripsi Tenaga Pemasaran merupakan orang-orang pilihan yang menjalankan peran mereka demi keberlangsungan perusahaan dan menjadi tiangnya perusahaan saat ini dan yang akan datang.Tenaga Pemasaran dalam hal ini dianggap sebagai front-liner-nya perusahaan.Dan jika berada dalam perang, mereka adalah pasukan yang pertama menghadapi musuh dan menang kalah ditentukan salah satunya oleh kinerja para front-liner. Maka dari itu, memilih tenaga pemasaran sama pentingnya dengan memilih para karyawan lain di bidang lain yang membutuhkan keahlian tertentu terutama keahlian dalam menjual produk sehingga tenaga pemasaran dapat dijadikan sebagai pembawa pesan yang baik terhadap apa yang dimaksudkan terhadap produk yang dibuat suatu perusahaan. Jika salah dalam memilih tenaga pemasar, maka jangan heran ketika apa yang dimaksud untuk disampaikan oleh perusahaan tidak diterima dengan baik oleh konsumen dan malah menghasilkan kesan buruk yang akan berakibat sangat buruk bagi perusahaan.Selain keahlian dalam menjual, tenaga penjual dengan attitude yang baik akan memberikan kesan nyaman terhadap konsumen. Pengetahuan yang banyak terutama tentang produk yang dijual juga sangat penting akan membuat konsumen percaya terhadapnya, terlebih percaya kepada produk yang dijualnya. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan pada ini, peserta diharapkan: Memastikan para frontliner dapat menemukan peluang penjualan disetiap saat. Memastikan para frontliner kompeten dalam mengolah peluang kedalam penjualan yang paling sesuai Memastikan frontliner dapat melakukan percakapan cross selling & up selling. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Selling Skill for Front Liner adalah : Hari Pertama : Succesful Sales Officer Mindset Apa itu Penjualan dan Peluang dalam Penjualan Bagaimana Mengolah Peluang Penjualan Hari Kedua : Tele-Appointment Tekhnik Tekhnik Penjualan Opening Investigating Demo Product Handling Objection Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Creative & Innovative Thinking

Creative and Innovative Thinking Training mempelajari  bagaimana memahami dan apa manfaat dari kreatifitas dan innovasi,apa prinsip prinsip kreativitas agar bekerja lebih produktif, bagaimana memahami proses kreatifitas sehingga menimbulkan ide ide yang positif dan innovative, bagaimana tehnik agar dapat berpikir kreatif dan selalu innovatif yang akan menciptakan kekuatan berpikir yang sistematis yang melampaui zona aman seseorang. Deskripsi Kompetisi bisnis di dunia globalisasi seperti sekarang ini sedang mengharuskan setiap karyawan dan pimpinan, apapun fungsi dan peran mereka, untuk menjadi energi kreatif yang bekerja dengan kompetitif, dan memenangkan persaingan bisnis dengan risiko yang terhitung. Dalam hal ini, setiap orang di dalam perusahaan tidak hanya bergantung kepada pengetahuan praktis dan rutinitas yang monoton, tetapi sudah wajib menggunakan kreativitas dalam peran dan fungsi kerja masing-masing, serta cerdas berinovasi supaya dapat menggunakan sumber daya perusahaan secara lebih efektif, produktif, dan efisien. Perubahan dan tantangan membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, untuk membuat perusahaan menjadi lebih kompetitif. Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Sebab, pengetahuan hanya mampu mendefinisikan semua yang diketahui dan dimengerti saat ini, sedangkan imajinasi memungkinkan pikiran kreatif untuk menemukan atau menciptakan sesuatu yang belum pernah diketahui ataupun dimengerti selama ini. Perusahaan atau organisasi bisnis yang inovatif sangat tergantung kepada energi kreatif dari seluruh karyawan dan pimpinannya. Oleh karena itu, bila perusahaan Anda ingin menjadi yang terbaik di dalam kompetisi bisnis, maka siapkan setiap orang di dalam perusahaan Anda untuk menjadi energi kreatif, yang cerdas membuat keputusan dan juga kreatif dalam menyelesaikan semua masalah. Tujuan Pelatihan Memahami bahwa kreativitas dapat dipelajari dan dilatih, walau merasa tidak memiliki bakat atau potensi. Langkah-langkah yang harus diambil setiap karyawan untuk menjadi energi kreatif perusahaan. Meningkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih kreatif. Mampu membebaskan diri dari persepsi yang keliru tentang kreativitas dan inovasi. Berani mengambil keputusan dan cerdas menyelesaikan masalah. Menjadikan energi kreatif sebagai etos kerja. Outline Materi Memahami dan apa manfaat dari kreatifitas dan innovasi. Prinsip Prinsip kreativitas agar bekerja lebih produktif. Memahami proses kreatifitas sehingga menimbulkan ide ide yang positif dan innovative. Tehnik agar dapat berpikir kreatif dan selalu innovatif yang akan menciptakan kekuatan berpikir yang sistematis yang melampaui zona aman seseorang. Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Melatih Gaya Kepemimpinan Yang Siap Menghadapi Era Disruption

Hampir semua industri tersentuh oleh digital disruption, sehingga semakin banyak pelaku industri yang ketar-ketir. Bahkan diperkirakan pada 2025, separuh dari jenis profesi yang ada saat ini akan punah. Teknologi informasi dan komunikasi akan menggilas perusahaan yang enggan berbenah mengikuti perkembangan zaman. Untuk bisa bertahan di tengah era digital, perusahaan harus mampu menghadapi arus perubahan melalui strategi khusus. Perusahaan yang mekanisme otak para pemimpinnya mampu menyikapi dengan positif akan bertahan atau bahkan semakin melesat. Sementara perusahaan yang kolaps adalah yang dipimpin oleh para eksekutif yang tidak sanggup menjinakkan respons negatif otak mereka. Disruption setidaknya memiliki dua makna di otak kita, yaitu alert (siaga) atau overwhelmed (kewalahan). Keduanya akan direspons secara berbeda oleh otak kita, sehingga menghasilkan sikap dan tindakan yang berbeda pula. Disruption adalah sebuah momentum. Kita hanya akan mampu menangkap peluang dari momentum manakala kita melatih muscle. Melatih muscle (otot) dalam menghadapi era disruptif berarti melatih otak untuk tahan banting menghadapi perubahan. Setidaknya terdapat tiga cara untuk melatih otak agar tahan banting menghadapi disruption. Setiap keputusan yang lahir dari tangan seorang pemimpin adalah hasil dari kerja otaknya, sehingga bagaimana mekanisme otak pemimpinnya begitu pula hasil kinerja organisasinya. Karena itu pengukuran kinerja berlandaskan cara kerja lama tidak mungkin dipertahankan. Karena perubahan begitu cepat, maka akan lebih memberdayakan manakala kemajuan diukur dari progress perkembangannya. Kemajuan apa yang berhasil diwujudkan, bukan semata hasil akhir yang bisa saja kelak tidak relevan lagi. Karakteristik itu sudah terbangun di dalam diri pemimpin di seluruh jenjang organisasi, inilah yang disebut agile organization. Pendampingan para eksekutif dan manajer oleh coach yang memahami bagaimana mengoptimalkan kinerja otak manusia menjadi sangat kritikal. Untuk itu diperlukan training bagi para pemimpin untuk menghadapi Era Disruption dengan durasi 2 hari OUTLINE Hari 1 : Mengenal apa itu Kepemimpinan Paradigma Kepemimpinan Prinsip Kepemimpinan Gaya Kepemimpinan Hari 2 : Mengenali potensi diri dan breaking your limits Mengenali proses kreatif, gaya berpikir kreatif dan hambatan kreatifitas Mengenali proses pengembangan pemimpin dengan ide baru dan original, proses evaluasi ide serta pemilihan solusi dan ide yang optimal Mengenali aplikasi berpikir seorang pemimpin yang kreatif di lingkungan kerja FACILITATOR Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Leadership Communication

Sebagai seorang pemimpin harus mengetahui cara mempimpin yang baik, bagaimana harus bersikap, berperilaku dan berkomunikasi dengan baik sehingga pencapaian tujuan organisasi berjalan dengan efektif dan efisien. Pelatihan kepemimpinan atau leadership training kini sudah menjadi sebuah kebutuhan dalam pengembangan sumber daya manusia. Perusahaan harus mampu memberdayakan kompetensi dan skill karyawannya dengan menerapkan program pengembangan SDM dan pelatihan karyawan. Melalui sebuah pelatihan kepemimpinan, para pemimpin perusahaan akan lebih menguasai apa yang menjadi tanggung jawabnya, mengatur strategi dan kebijakan yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas perusahaan. Pelatihan kepemimpinan tidak hanya melahirkan sosok pemimpin yang baik, namun juga menemukan potensi karyawan yang selama ini terkungkung di balik meja kerja mereka. Jika mereka tidak mengikuti pelatihan kepemimpinan, kemungkinan besar mereka tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk dapat menunjukkan kompetensi dan skill yang tersembunyi. Pemimpin juga harus melakukan komunikasi yang baik buat semua bawahannya. Selama ini banyak pemimpin yang tidak leluasa berkomunikasi dengan bawahannya dikarenakan sang bawahan merasa kurang nyaman dan tidak percaya diri saat berhadapan langsung dengan atasan mereka. Pemimpin pun menjadi sulit memahami kendala internal dan eksternal yang terjadi sehingga lebih sering mengalami miscommunication dan bad communications. Training Leadership Communication ini akan membantu Anda sebagai pemimpin yang berkomunikasi dengan nyaman dan terbuka dengan orang-orang di sekitar Anda dan mengubah suasana kerja menjadi menyenangkan dalam waktu singkat. Pelatihan ini juga akan melatih Anda agar mampu memberikan feedback secara positif dan konstruktif serta mampu menginspirasi tim Anda agar memiliki inisiatif dan kepedulian yang tinggi. Hasilnya, produktivitas tim Anda serta merta akan meningkat dan impact dahsyat bagi perusahaan sudah menanti di depan mata. TUJUAN PELATIHAN : Mempelajari prinsip-prinsip komunikasi yang mendorong semua interaksi bisnis Meningkatkan kemampuan pemimpin untuk mempengaruhi dan mengarahkan bawahan dan kelompok lain dalam organisasi Meningkatkan kemampuan pemimpin untuk bekerja dalam teamwork Meningkatkan motivasi dan keyakinan pemimpin akan kemampuan diri serta kemampuan berfikir kreatif dan inovatif. Meningkatkan kebersamaan dan rasa saling percaya. Penyegaran dan memecahkan adanya kekakuan di dalam birokrasi. Komunikasi yang efektif seorang pemimpin bisa menjembatani kesulitan-kesulitan yang muncul dalam mewujudkan kerjasama yang efektif di dalam organisasi atau perusahaan. Komunikasi yang efektif seorang pemimpin bisa menularkan energi positifnya kepada rekan-rekan kerja sehingga menjadikan tim yang positif dan solid. OUTLINE TRAINING Hari 1 : Leadership Paradigm The Role of Leadership The Role of Leadership ( continue ) Tehnik Communication Hari 2 : Get To Know The Human Characters Managing Performance Trough Coaching Managing Performance Trough Coaching ( Continue ) Roleplay FACILITATOR Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Transformasi Karakter ( Menuju Kepada Pribadi Yang Unggul )

Walaupun organisasi Anda mungkin sudah sangat luar biasa, tapi pendidikan karakter unggul kepada seluruh karyawan dan pimpinan tetap diperlukan, agar semua hal yang sudah luar biasa itu bisa tetap menjadi sangat luar biasa di sepanjang kehidupan organisasi. Pendidikan karakter dalam organisasi atau perusahaan bertujuan membangun kualitas pribadi yang mampu berkontribusi secara luar biasa untuk kepentingan organisasi dan stakeholder. Dan Umumnya, kualitas karakter yang dibutuhkan meliputi kejujuran, menghormati, tanggung jawab, keadilan, kewajaran, kebenaran, melayani, merawat, integritas, disiplin, keberanian, bergaul, kebajikan, pengasih, sopan-santun, terpercaya, dan patuh pada etika dan standar moral positif. Materi untuk pengembangan karakter ini dirancang untuk tujuan membawa karyawan dan pimpinan bersama-sama kepada perilaku kerja yang penuh integritas, etis, dan loyal kepada organisasi. Materi ini akan menyentuh sifat, perilaku, kebiasaan-kebiasaan, dan moralitas peserta. Hal ini akan menciptakan kesadaran moral dalam pengembangan karakter, menghasilkan sumber daya manusia yang sensitif terhadap nilai-nilai integritas, loyalitas, etis, dan moralitas. Kondisi ini akan menjadi hal ideal untuk membangun fondasi organisasi yang kredibel dan berkualitas tinggi. Pelatihan ini mempersiapkan karyawan dan pimpinan untuk menjadi profesional dengan karakter pekerja keras, proaktif, jujur, tekun, ramah, memberikan dan melayani, pencari solusi untuk menuntaskan masalah, berjiwa besar, tidak suka mengeluh, setia, bertatakrama, dan selalu belajar untuk hal-hal baru. TUJUAN PELATIHAN Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan melakukan perbaikan pandangan, sikap, dan perilaku terhadap diri sendiri dan pekerjaan di kantor. Kemudian peserta dapat mengenal semua kekuatan diri sendiri secara positif; menerima diri sendiri apa adanya, lalu mau berdamai, puas, bersyukur, dan bangga dengan diri sendiri; mengembangkan diri dengan pikiran positif untuk mengoptimalisasikan semua potensi dan bakat terpendam di dalam diri; dan memotivasi diri untuk menjadi seorang pribadi yang sukses dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi. OUTLINE TRAINING Hari 1 : Membentuk dan Memelihara Karakter Diri Yang berorientasi Kinerja Model Karakter Yang Berpedoman Pada Budaya Kerja Membangun Karakter Integritas Untuk Menjadi Pribadi Yang Terpercaya Proses Transformasi Karakter Hari 2 : Metode Pembentukan Karakter Tahapan Pembentukan Karakter Pembentukan Karakter Yag Terintegral Membangun Karakter “LEBAH” dalam Team FACILITATOR Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Coaching For Performance

Pelatihan ini ditujukan untuk Para Manager/Supervisor yang memiliki Anak Buah/Bawahan di dalam Perusahaan agar Mampu Membimbing dan Mengarahkan Bawahannya tersebut menjadi Bawahan yang Mampu dan Efektif dalam mencapai Tujuan Perusahaan/Organisasi di bidang apapun mereka ditugaskan. TUJUAN PELATIHAN Setelah Mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta mampu: Mengatasi semua kesulitan yang dihadapi staff dalam mengerjakan tugas atau performance yang tidak tercapai Memberikan masukan mengenai strategi dan target yang harus dilakukan agar yang bersangkutan dapat menyelesaikan dengan tepa waktu Memahami masalah yang dihadapi staff dan mampu memecahkan atau mengatasinya secara tepat sehingga masalah itu tidak menjadi hambatan atau halangan yang akan akan menganggu kinerja Memahami dan menerapkan prosedur dan peraturan yang berlaku sehingga mengetahui apa tugas, fungsi dan tanggung jawabnya. OUTLINE : Hari Pertama : Apa yang dimaksud dengan Coaching Apa yang dimaksud dengan Counseling Langkah Langkah dalam Coaching Apa yang dilakukan atasan terhadap bawahan Hari Kedua : Kepribadian apa yang harus dimiliki oleh atasan sebagai seorang coach Manfaat Manfaat dari adanya Coaching Unsur Unsur Coaching yang Efektif Roleplay FACILITATOR : Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Leadership (Kepemimpinan Yang Efektif Dalam Organisasi)

Kepemimpinan merupakan faktor yang paling krusial dalam membentuk kerja tim yang hebat dan solid. Tanpa kepemimpinan yang efektif, akan sangat sulit untuk mencapai apa yang menjadi tujuan dari sebuah organisasi. Namun, yang menjadi pertanyaan, apakah kepemimpinan itu dilahirkan atau dibentuk? Dan mampukah seorang pemimpin yang efektif dalam satu organisasi mampu menerapkan hal serupa di organisasi yang lain? Training kepemimpinan dapat menjadi jawaban dari kedua pertanyaan tersebut. Sama halnya seperti skill yang lain, bakat menjadi pemimpin juga secara genetika dapat dimiliki seseorang sejak lahir. Seiring berjalannya waktu, bakat tersebut dapat diasah melalui kesempatan untuk menduduki jabatan tertentu. Meskipun demikian, untuk menjadi pemimpin yang efektif, ia tetap harus mengikuti training kepemimpinan untuk mendapatkan pengetahuan teoritikal terkait dengan leadership skill. Setiap pemimpin pasti memiliki pola dan gaya kepemimpinan masing-masing. Untuk mencapai kepemimpinan yang efektif, gaya kepemimpinan tersebut hendaknya juga disesuaikan dengan kondisi di dalam organisasi. Karena tidak semua organisasi cocok dengan gaya kepemimpinan yang serupa. Training kepemimpinan dalam hal ini akan membantu menemukan gaya kepemimpinan yang tepat untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Seorang pemimpin harus mampu membangun kepercayaan antara dia dengan anggota timnya agar mereka menjalankan instruksi dengan baik dan seorang pemimpin hendaknya meminta pertanggungjawaban kepada setiap anggota tim terhadap kinerja mereka agar mereka terpacu untuk memberikan hasil yang terbaik. TUJUAN PELATIHAN : Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi. Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi. Membangun kepemimpinan yang unggul dalam budaya kolaborasi di semua aspek kerja kepemimpinan. Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu. Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan. DURASI : 1 hari Leadership Paradigm The Role of Leadership Managing Performance Through Coaching Role Play FACILITATOR Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Business Etiquette & Professional Grooming

Tujuan Training Business Etiquette & Professional Grooming salah satunya adalah memahami bagaimana pemahaman dasar etika, nilai – nilai moral dan norma – norma yang mendorong kualitas etika, mengenai pentingnya etika & etiket di dalam bekerja,  bagaimana pentingnya penampilan yang professional dalam bekerja, apa saja faktor yang menunjang penampilan,  yang perlu diperhatikan untuk memperindah penampilan, dan ha- hal lainnya terkait Business Etiquette & Professional Grooming. Kepribadian dalam integritas dan etika adalah pengertian dari keutuhan kualitas diri untuk berperilaku dengan karakter moral yang konsisten terhadap kejujuran dan etika. Termasuk, kemampuan untuk membentengi diri dari segala macam godaan yang berpotensi mendorong diri pada tingkah laku tidak terpuji. Kepribadian yang selalu patuh untuk menjalankan peraturan, kebijakan, standar, sistem, dan etika organisasi secara profesional adalah awal untuk membentuk identitas diri demi masa depan organisasi yang profesional. Seseorang yang sifatnya baik tanpa memiliki integritas dan etika kemungkinan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, belum bisa mendatangkan manfaat positif buat sesamanya. Nilai-nilai kejujuran, kepercayaan, pengabdian, kontribusi, dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai dasar untuk menciptakan integritas dan etika. Kepribadian yang berintegritas dan beretika pasti akan memahami dan mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, serta selalu menjadi pribadi yang jujur kepada diri sendiri untuk melayani tugas dan tanggung jawab sesuai aturan dan nilai-nilai positif. Penampilan diri (grooming) merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang tentu saja ingin selalu tampil serasi dan menarik agar disukai oleh orang lain. Penampilan menarik mencerminkan kepribadian seseorang. Orang  berpenampilan menarik akan dinilai sebagai orang yang berkepribadian baik. Sebaliknya, orang kurang memperhatikan penampilannya dinilai sebagai orang yang berkepribadian kurang menarik. Penampilan yang menarik akan memberikan kesan yang positif bagi orang lain. Oleh karena itu, penampilan diri perlu diperhatikan agar sedapat mungkin selaras dengan nilai-nilai keindahan dan tata krama yang berlaku dalam kehidupan masyarakat. Tujuan Pelatihan Membangun kepribadian dengan moral, kepercayaan diri untuk mempraktikkan etika dalam wujud perilaku berintegritas, serta menyiapkan kepribadian siap menjaga daya tahan organisasi dalam menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu yang berasal dari internal maupun dari eksternal organisasi. Membangun kualitas pribadi dengan sopan santun tinggi dalam hubungan dengan pimpinan, rekan kerja, staf, mitra kerja atau pelanggan, prospek, stakeholder lainnya dalam hubungan bisnis, hubungan kerja. Menciptakan kualitas pribadi dengan keterampilan sosial, keterampilan pribadi, keterampilan orang  mudah beradaptasi dalam beragam budaya atau multicultural. Mampu bekerja, membangun kualitas diri lebih baik, lebih kuat, hubungan lebih sukses, memperoleh keunggulan kompetitif. Outline Materi Day 1 Pemahaman Dasar Etika. Nilai Nilai moral, norma norma yang mendorong kualitas etika. Pentingnya Etika & Etiket di dalam bekerja. Cara Mengekspresikan Etika dalam hubungan sehari hari. Dasar Dasar Etiket. Apa saja Etiket Profesional didalam bekerja. Day 2 Pentingnya penampilan yang professional dalam bekerja. Faktor yang menunjang penampilan. Hal Hal yang perlu diperhatikan untuk memperindah penampilan. Bagaimana Beretika dalam bertelepon. Praktek. FACILITATOR Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Working With Other

Setiap pekerjaan besar dihasilkan oleh tim yang produktif dan berkualitas. Bekerja dalam tim berarti melibatkan berbagai potensi, pengetahuan, kemampuan, pengalaman, sifat, sikap, karakter, emosi, pikiran, dan kebiasaan. Untuk itu, diperlukan atmosfer kerja yang ikhlas dalam komunikasi, pelayanan, kontribusi, kolaborasi, koordinasi, dan sinergi; agar kerja sama tim dapat mencapai sukses dan kebahagiaan bersama di tempat kerja. Kecerdasan untuk bekerja sama dalam organisasi akan memudahkan setiap orang, untuk mencapai hasil yang lebih besar dan lebih solid dalam kebersamaan yang efektif dan produktif. Bekerja sebagai bagian dari tim yang efektif dan produktif, haruslah menjadi motivasi yang kuat dari setiap individu dan organisasi. TUJUAN PELATIHAN : Membangun tim yang solid dan memotivasi peserta untuk berinteraksi satu sama lain Menunjukkan kekuatan kerja sama dalam menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi Mengajarkan teori dan konsep kerja sama tim melalui role play, latihan, dan praktek Meningkatkan ikatan toleransi dan empati antara anggota tim melalui pengalaman bersama atau pemecahan masalah kolektif OUTLINE MATERI : Mendefinisikan peran individu dalam kerjasama Kepribadian yang ideal untuk melakukan kerjasama Membuat orang mendengarkan Anda Bekerjasama dalam soliditas bersama Berpartisipasi dan memelihara peningkatan hubungan kerja Berkomunikasi untuk membuat orang setuju dengan Anda Menyatu dalam keutuhan struktur dan bekerja ke arah tujuan bersama Kerjasama dalam wujud kolaborasi, sinergi, koordinasi, dan komunikasi Berkontribusi pada proses pemecahan masalah secara kreatif Bekerjasama dalam kepercayaan dan persepsi bersama Bekerjasama dengan solusi dan tindakan bersama Menghindari sikap saling menyalahkan dengan akuntabilitas Menciptakan keyakinan dan pengalaman bersama dengan kekuatan pikiran positif Membangun hubungan kerja yang mengoptimalkan kinerja tim Menjaga disiplin untuk kemajuan tim dari waktu ke waktu Kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal Manfaat dan keuntungan kerjasama untuk individu dan organisasi FACILITATOR : Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Good Communication and Service Excellence

Training Good Communication and Service Excellence mempelajari bagaimana memahami konsep dasar Service Excellence, memahami konsep dasar komunikasi, bagaimana membangun mental yang positif dalam komunikasi layanan prima,  bagaimana membuat strategi Service Excellence terhadap Internal dan External Customer, apa moment of Truth dalam aktivitas internal, bagaimana cara influence communication technique dalam komunikasi verbal dan hal lainnya seputar good communication. Deskripsi Sumber daya perusahaan adalah semua faktor baik sumber daya yang berwujud (tangible asset) maupun yang tidak berwujud (intangible asset). Human capital merupakan salah satu komponen utama dari intangible asset yang dimiliki perusahaan. Namun selama ini biasanya penilaian terhadap kinerja perusahaan lebih banyak menggunakan sumber daya yang bersifat tangible asset.(Good Communication) Dengan demikian human capital bukanlah memposisikan manusia sebagai modal layaknya mesin sehingga seolah-olah manusia sama dengan mesin. Namun human capital justru bisa membantu pengambil keputusan untuk memfokuskan pembangunan manusia dalam rangka peningkatan mutu organisasi. Oleh karena itu perusahaan harus dapat melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan, juga untuk mencapai visi, misi perusahaan.(Good Communication) Human capital lahir didasari oleh fenomena bahwa pada abad 21 ini kesadaran manajemen perusahaan dalam pengelolaan SDM semakin tinggi. Perusahaan mulai menyadari bahwa kinerja perusahaan bukan hanya ditentukan oleh capital yang berupa finansial, mesin, teknologi,  modal tetap, melainkan terutama dipengaruhi oleh intangible capital, yaitu Sumber Daya Manusia. Ciri human capital yang sangat penting bagi kinerja perusahaan adalah keluwesan, kreativitas individu, kemampuan mereka untuk mengembangkan keterampilan seumur hidup, merespons berbagai konteks situasi.(Good Communication) Dalam bukunya “Industrial Revolution 4.0”, Klaus Webb menyampaikan bahwa komunikasi adalah salah satu keahlian utama yang dibutuhkan setiap personal dalam menghadapi kompetisi di era digital. Keahlian Komunikasi yang baik, profesional merupakan salah satu modal dasar untuk mencapai target kerja individu atau organisasi secara efektif. Dalam perusahaan, kemampuan komunikasi akan berpengaruh pada semua bagian. Produksi, management, keuangan, operasional, pelayanan, penjualan, pembelian, humas, tentunya layanan pelanggan, semua bagian tersebut terkait satu sama lain melalui komunikasi. Jadi komunikasi akan berpengaruh pada output yang dihasilkan masing-masing bagian atau perusahaan secara keseluruhan. Selain itu komunikasi yang tidak baik, akan menjadi pemicu munculnya konflik yang berkepanjangan, sulit di selesaikan dalam organisasi.(Good Communication) Sasaran Pelatihan Memahami komunikasi, cara kerjanya dalam kerangka ”Service Excellence”.(Good Communication) Menghilangkan hambatan / mental blok dalam komunikasi.(Good Communication) Memahami berbagai tipe komunikasi dengan cepat, berikut cara menghadapi masing-masing tipe.(Good Communication) Meningkatkan kapabilitas kemampuan komunikasi secara professional melalui simulasi roleplay.(Good Communication) Menerapkan pola komunikasi profesional dalam pekerjaan.(Good Communication) Metode Pelatihan 20% teori dan 80% praktek.(Good Communication) Durasi 2 hari, 09.00 – 17.00.(Good Communication) Materi dibawakan dalam suasana santai dan fun.(Good Communication) System pembelajaran efektif dengan roleplay dan simulasi.(Good Communication) Outline Materi Memahami konsep dasar Service Excellence Memahami konsep dasar komunikasi Membangun mental yang positif dalam komunikasi layanan prima Strategi Service Excellence terhadap Internal dan External Customer Moment of Truth dalam aktivitas internal Influence Communication technique dalam komunikasi verbal. Menguasai teknik bahasa tubuh  dan polanya untuk komunikasi. Effective Listening Skills Teknik merespon sesuai kondisi emosi lawan bicara Handling objection Handling difficult people Communication by phone 5 tahap membangun percakapan professional dengan pelanggan internal Handling complaint Emotional release technique with Sedona and Reframing How to win friends and influence people principles Communication strategy based on character (DISC) Menyampaikan Solusi dengan Teknik DESC Teknik memberikan umpan balik yang membangun Teknik Presentasi Bisnis Facilitator Mr. Agus Gunawan Mr.Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer, Konsultan dan Coach, mengkhususkan dirinya dalam memberikan berbagai pelatihan untuk keperluan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk kepentingan organisasi, perusahaan, pemerintahan maupun individu. Mr. Agus Gunawan telah berpengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti : BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (France), CUBIC, Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garment, Dosen, Trainer, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Sekretariat Wakil Presiden, BNN, DPR RI, Bapertarum, MLM Company, SCTV, O-Channel, METRO TV, FX Group, Frisian Flag dan lain-lainnya. Mr. Agus Gunawan telah mendesain berbagai program antara lain dalam bidang SALES, LEADERSHIP, TEAM WORK, MOTIVATION, PUBLIC SPEAKING, PRESENTATION SKILLS, COMMUNICATION SKILL, MANAGEMENT dan lain sebagainya. Selama 15 tahun terakhir telah berbicara kepada Ratusan Ribu orang dalam bidang Soft skill, Kepemimpinan, Sales, Komunikasi dan Motivasi. 20 tahun lebih telah mengenal dunia Seni Peran, MC, hingga Training dan motivasi. Pembelajar otodidak untuk seni peran, teknik vokal dan teknik presentasi yang digunakan untuk berbicara didepan ribuan orang hingga bidang management Teknik-teknik komunikasi dari berbagai Guru telah dipelajari 8 tahun terakhir. Para peserta yang pernah mengikuti pelatihan mulai dari Trainer, Pebisnis, Direktur, CEO, Leader, Supervisor, Manager, Sales, Dozen S1&S2, pelaku bisnis MLM, Asuransi, kabag Operasional, Kabag Teknik, Aparatur Negara, Pejabat, TV Swasta, Gereja, Mahasiswa, dan Pelajar. 20 thn terakhir memiliki pengalaman dalam mengemas, mendesign, mengepalai projek berbagai acara hingga berskala Nasional, seperti beberapa Event Mega Seminar, bersama para Pembicara Besar Indonesia.