personal development

Online Training : Training Sustainability Reporting Specialist

Dalam pelatihan Training Sustainability Reporting Specialist ini  kita akan pelajari kenapa menilai tanggung jawab sosial (social responsibility) suatu perusahaan diperlukan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report). Para top management perusahaan-perusahaan kini semakin menyadari bahwa laporan yang lebih komprehensif (tidak hanya sekedar laporan keuangan) akan mendukung strategi perusahaan dan dapat menunjukkan komitmen mereka terhadap pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Pembekalan ini akan membekali peserta dengan keterampilan untuk menyusun best practice-sustainability report, dengan menggunakan acuan dari Global Reporting Initiative (GRI). Setelah pelatihan, peserta diharapkan akan memahami hubungan antara praktek bisnis dan pengaruhnya pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Peserta dipandu dengan metode workshop dengan menggunakan contoh-contoh terbaik sustainability reporting yang ada di Indonesia maupun dunia. Materi Pelatihan Hari I 09.00 – 15.00 WIB Basic Concepts and Principles, mencakup: Big Pictures on our Planet & Basic Concept of Sustainable. GRI Reporting Cycle, Standard Disclosures and Management Approach Reporting on Economic Performance and Case Study Reporting on Environmental Performance and Case Study Hari II 09.00 – 15.00 WIB Reporting on Product Responsibility and Labor & Decent Work Performance and Case Study Reporting on Human Right and Society Performance and Case Study Industry Sector Supplement; Oil & Gas, Mining & Metals, Financial Services, Telecommunication, etc Writing and Managing Sustainability Reporting Project Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro, MM., MBA., memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun sebagai konsultan dan trainer. Pemilik master dari Universitas Indonesia dan Monash University ini memiliki kepakaran dalam manajemen perubahan dan transformasi bisnis. Daniel pernah menjadi konsultan bagi banyak perusahaan nasional maupun global. Beberapa diantaranya adalah Indocement, Bosowa, Darya Varia, Prafa, Acer, Infomedia, Chevron, Astra, Commonwealth Bank, Total, Holcim dan banyak lainnya. Beberapa instansi pemerintah dan BUMN juga pernah ditanganinya, seperti Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma, Kementerian Keuangan, Pertamina, BTN. Selain mengajar Daniel juga aktif menulis soal-soal bisnis dan manajemen di tabloid Kontan, majalah SWA, dan Jakarta Post.

Public Speaking Training – 1 Day

Tujuan Pelatihan Menyampaikan kepada peserta manfaat penguasaan Public Speaking Menggunakan keahlian Public Speaking untuk mencapai tujuan Menggunakan Public Speaking sebagai sarana aktualisasi diri Jembatan untuk menggali potensi diri Menyampaikan kepada peserta kiat-kiat yang dapat secara praktis dilakukan Mengenali dan mengatasi kendala lapangan Mengenali dan mengatasi kendala teknis Peserta Training Peserta Training di WAJIBKAN membawa LAPTOP. Outline Materi Persiapan: –     Tujuan pembicaraan –     Apa yang patut dan sesuai disampaikan –     Mengenali hadirin: latar belakang, tren, minat, tata cara, bahasa   Perencanaan: –     Pengenalan lokasi dan  peralatan –     Pemilihan dan pemanfaatan waktu yang tepat –     Skenario Pengorganisasian : –     Introduksi –     Isi pembicaraan –     Membuat ringkasan presentasi –     Isi presentasi: Berdasarkan topik, Kronologis, Masalah dan pemecahan, Sebab akibat Alat bantu visual –     Mempersiapkan presentasi –     Menggunakan visualisasi Teknik presentasi –     Percaya diri dan semangat –     Penampilan, –     Postur –     Suara dan intonasi –     Bahasa non verbal –     Blocking Latihan: –     Membuat presentasi –     Melakukan latihan –     Sesi umpan balik Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun bertindak sepagai trainer, konsultan dan coach diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang : Personal Development, Mental Switching, Leadership Skills, Supervisory Management, Coaching and Counseling, Management Training, Creative Problem Solving and Decision Making, Communication Skills, Public Speaking & Presentation Skills, Negotiation Skills, Achievement Motivation Training, Dealing With Difficult People, Team Building, People Development. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Clinical Psychology serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutannya mengambil pendalaman bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua nya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Self Management & Career Development for Leader

Deskripsi Efektivitas seorang Pemimpin, salah satunya ditentukan oleh kematangan dirinya.  Pemimpin adalah role model bagi tim nya, tanpa kematangan diri maka setiap instruksi dan dorongan yang ia lakukan menjadi tidak efektif karena minimnya kredibilitas yang dimilikinya. Disamping itu seorang leader juga perlu memikirkan mengenai pengembangan karirnya di dalam organisasi, sehingga ia siap untuk mengkader tim dan dirinya ke posisi berikutnya. Dalam pelatihan singkat ini akan diberikan prinsip-prinsip dalam pengelolaan diri dan karir dari seorang pemimpin sehingga ia menjadi lebih efektif dalam memimpin tim nya dan menjadi future leader bagi organisasi. Outline Materi Membedakan mature leader dan tidak Beberapa aspek yang mempengaruhi maturity: kepercayaan diri, emotional management, manajemen relasi dan kejelasan purpose Pengenalan diri dengan MBTI dan asesmen lainnya Menemukan sweet spot antara purpose, kompetensi dan kesempatan. Memahami manajemen karir bagi leader Aspek-aspek penting dalam mempersiapan karir masa depan Simulasi perencanaan karir Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Saat ini Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id.  Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com.  Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/

Career & Talent Management Specialist – 1 day

Career & Talent Management Specialist tujuan salah satunya adalah bagaimana kita bisa  menset suatu kondisi yang dapat memberdayakan setiap orang di dalam organisasi untuk merencanakan karir yang realistik dengan bantuan manajer dan support dari organisasi. Deskripsi Untuk me retain executive yang tepat yang dibutuhkan organisasi, sebuah organisasi perlu memiliki sistem pengelolaan karir yang baik.  Sistem pengelolaan karir yang baik akan membuat setiap karyawan yang ada di Perusahaan mempunyai kejelasan mengenai apa yang akan ia peroleh di dalam karir nya di Perusahaan tersebut.  Dengan adanya trend organisasi ke lean & flat organization maka para profesional SDM lebih ditantang lagi untuk dapat mengembangkan sebuah sistem pengembangan karir yang inovatif sehingga tidak membuat para star meninggalkan Perusahaan, sementara para deadwood justru yang tinggal. (Career & Talent) Menjaga objektivitas dari sistem adalah suatu challange tersendiri di dalam proses pengelolaan karir.  Salah satu aspek pentingnya adalah memadukannya dengan proses pengelolaan para star, talented people yang diperlukan untuk memimpin Perusahaan di masa yang akan datang.  Karenanya pengelolaan sistem karir dan talent menjadi crucial bagi kepentingan jangka panjang organisasi. (Career & Talent) Di sini lah pentingnya peran seorang Career & Talent Management Specialist, untuk memastikan terbentuknya suatu Career & Talent Management System yang dapat men support sasaran strategis Perusahaan. (Career & Talent) Tujuan Pelatihan Me link antara Strategi Perusahaan dengan Individual Career Development Plan (Career & Talent) Meng ases bagaimana kondisi struktur dan kebijakan SDM saat ini dapat di aliansikan dengan praktek2 pengembangan karir. (Career & Talent) Bagaimana men set suatu kondisi yang dapat memberdayakan setiap orang di dalam organisasi untuk merencanakan karir yang realistik dengan bantuan manajer dan support dari organisasi (Career & Talent) Melakukan self-assessment sebagai sarana mengikuti perubahan yang terjadi di lingkungan kerja.(Career & Talent) mengidentifikasikan talented people di dalam organisasi dan mempertahankan serta mengembangkan kinerja mereka tanpa mengabaikan team work yang dibutuhkan organisasi. (Career & Talent) Mengembangkan framework yang sesuai untuk masing2 organisasi dalam pengelolaan talent people. (Career & Talent) Outline Materi Menentukan jangkar organisasi yang akan digunakan dalam mengembangkan karir Strategi organisasi, tools, teknik di dalam mengelola dan mengembangkan karir Mengimplementasikan dan meng-institutionalisasi-kan pengelolaan dan pengembangan karir Sinkronisasi sasaran individu dan organisasi: bagaimana cara menghubungkan sasaran pengembangan individu dengan arah dan kebutuhan Perusahaan Metode dalam meng identifikasi talented people  Prinsip dalam pengelolaan talent: alterting, enabling dan inspiring talent Share praktis dalam pengelolaan talented people Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, role play, sharing pengalaman, presentasi kelompok, dan uji kompetensi . Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Communication & Interpersonal Skills

Communication & Interpersonal Skills mempelajari mengenai bagaimana keterampilan komunikasi yang baik sangat penting, bagaimana komunikasi verbal dan non verbal dan hal lainnya terkait Communication & Interpersonal Skills. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Communication & Interpersonal Skills adalah : Day 1 (Communication & Interpersonal) Good Communication skills are essential (Communication & Interpersonal) Verbal and Non Verbal Communication (Communication & Interpersonal) Communication Cycle (Communication & Interpersonal) Understanding communication barriers (Communication & Interpersonal) Change your self to change others Effective listening, responding and questioning (Communication & Interpersonal) Day 2 (Communication & Interpersonal) Communication Style & Strenghts Assertiveness Strategies to Redirect Staff Towards The Behavior Techniques for dealing with workplace anger and moving collagues from “no” to “yes” How to receive and deliver feedback with confidence Testimoni “Terima kasih atas penjelasan materi yg membuat saya lebih bisa memahami kondisi2 dalam berkomunikasi” “Materi menambah pengetahuan” “Terima kasih Bu Endang trainingnya seru & memuaskan” “Tenang dalam menjelaskan dengan bahasa yang ringan (mudah dimengerti)” Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Training Sustainability Reporting Specialist

Deskripsi Latar Belakang  Dalam menilai tanggung jawab sosial (social responsibility) suatu perusahaan diperlukan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report). Para top management perusahaan-perusahaan kini semakin menyadari bahwa laporan yang lebih komprehensif (tidak hanya sekedar laporan keuangan) akan mendukung strategi perusahaan dan dapat menunjukkan komitmen mereka terhadap pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Pembekalan ini akan membekali peserta dengan keterampilan untuk menyusun best practice-sustainability report, dengan menggunakan acuan dari Global Reporting Initiative (GRI). Setelah pelatihan, peserta diharapkan akan memahami hubungan antara praktek bisnis dan pengaruhnya pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Peserta dipandu dengan metode workshop dengan menggunakan contoh-contoh terbaik sustainability reporting yang ada di Indonesia maupun dunia. Materi Pelatihan Hari I Basic Concepts and Principles, mencakup: Big Pictures on our Planet & Basic Concept of Sustainable. GRI Reporting Cycle, Standard Disclosures and Management Approach Reporting on Economic Performance and Case Study Reporting on Environmental Performance and Case Study Hari II Reporting on Product Responsibility and Labor & Decent Work Performance and Case Study Reporting on Human Right and Society Performance and Case Study Industry Sector Supplement; Oil & Gas, Mining & Metals, Financial Services, Telecommunication, etc Writing and Managing Sustainability Reporting Project Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Efektif Komunikasi Pribadi – Berkomunikasi demi Citra Positif

Deskripsi Keberhasilan dalam berkomunikasi, bukan hanya terletak pada penguasaan materi pembicaraan, tetapi juga perlunya memafami beberapa faktor yang menjadi kunci komunikasi, yaitu harmonisasi antara verbal, vocal, visual, image.(Efektif Komunikasi Pribadi) Konsep 3V + 1I: Tiga ve plus Satu i Verbal Mencakup kemampuan seseorang dalam memilih kata, menentukan bahasa, membuat kalimat yang ingin disampaikan sesuai, tepat dengan audience atau lawan bicara. Tentu saja, terlebih dahulu kita harus mengetahui spesifikasiaudience atau lawan bicara. Meskipun kita sudah sangat menguasai materi, tapi tampaknya kita perlu mengenal siapa yang akan menjadi lawan bicara kita, sehingga kita mampu memilih kata-kata dengan tepat.(Efektif Komunikasi Pribadi) Vocal Penyampaian pesan akan lebih dipahami apabila tiap kata yang kita lisankan terdengar jelas, berkarakter. Selain hendaknya mengatur tinggi rendahnya nada suara agar tidak terkesan datar. Juga harus tepat dalam penekanan kata atau kalimat penting, agar mudah dipahami audience atau lawan bicara. Yang tidak kalah pentingya adalah, sebagai pembicara harus tahu pasti kapan kita jeda sejenak untuk melanjutkan pembicaraan, tahu pasti kapan kita berhenti berbicara untuk memberikan kesempatan lawan bicara kita bergantian berbicara.(Efektif Komunikasi Pribadi) Visual Meliputi performance pembicara. Tidak sekedar bagaimana mengatur ekspresi wajah, menjaga sikap dan bahasa tubuh, tapi juga harus memahami persiapan sebagai pembicara, etiket berbicara, sikap positif pembicara.(Efektif Komunikasi Pribadi) Image Image atau citra merupakan kesan yang tampil bagi meraka yang berhadapan dengan pembicara (yang berkominikasi). Citra dapat merupakan cermin yang jika tidak dicermati dapat menampilkan gambaran yang berbeda bagi yang tidak mengerti. Bagaimana menampilkan citra yang diinginkan? Bagaimana dapat membawakan citra diri perbadi, sekaligus citra bagi reputasi perusahaan yang baik?.(Efektif Komunikasi Pribadi) Target Peserta Pelatihan Efektif Komunikasi Pribadi – Berkomunikasi demi Citra Positif ini ditujukan untuk para: Kita yang perlu selalu berkomunkasi secara efektif: Direksi, Manager, Supervisor – Juru Bicara, Public Relations Officer, Presenter, Pembawa Acara,  Public Speaker, Protokol, Master of Ceremony, Pemimpin dan Juru Kampanye, Dosen, Pengajar. (Efektif Komunikasi Pribadi) Metode Pelatihan Training Efektif Komunikasi Pribadi – Berkomunikasi demi Citra Positif dilaksanakan dengan metode: Interaktif: memntingkan penyerapan ilmu secara praktis dengan analisis, pemecahan perosalan yang dihadapi oleh para peserta. Studi kasus, “scenario stting” berupa “roll play” dengan bimbingan perbaikan, petunjuk praktis agar komunikasi pribadi berjalan secara efektif. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Efektif Komunikasi Pribadi – Berkomunikasi demi Citra Positif adalah : Teori Ilmu Komunikasi Praktis Analisis Target Audience (lawan bicara) Menyusun bahasa dan penyampaian verbal yang efektif Penyampaian pesan/instruksi/kehendak secara jelas Perlu mendengarkan lawan bicara dan memaknainya Bagaimana “performance” kita sebagai yang berbicara? Pentingnya “image” citra diri pribadi demi reputasi institusi/perusahaan. Facilitator Dhonie Imansari & Ludwig Suparmo Pelatih 1: Dhonie Imansari, sejak 1988 sebagai Penyiar dan Pembawa Acara beberapa program acara di TVRI.Menyelesaikan pendidikan Business Administration di Atma Jaya Jakarta, dan mengikuti pendidikan Broadcasting di TVRI. Sering diundang sebagai pembicara Publik Speaking, atau MC dan Protokoler di beberapa instansi, antara lain di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LIPI, BSN, PIA Ardya Garini AU, Seskoad.Sejak 2007 mengajar mata kuliah Public Speaking di STIKOM InterStudi jurusan Broadcasting, Publik Relation dan Komunikasi Bisnis.Juga mengajar dalam program Pembimbingan Karier Mahasiswa di Universitas Katholik Atma Jaya Jakarta, dan menjadi dosen tamu di FISIP UI dan Universitas Esa Unggul.Sekarang menjadi tahun ke empat sebagai Ketua LSK-MC (Lembaga Sertifikasi Kompetensi Master of Ceremony) yang bernaung dibawah direktorat pembinaan kursus dan latihan (Dirbinsuslat) Kementerian Pendidikaan dan Kebudayaan.Sejak 2012 menjadi salah satu Penguji Uji Kompetensi Penyiar Nasional. Pelatih 2: Ludwig Suparmo, 30 tahun bekerja di perusahaan Multi Nasional dan perusahaan Komunikasi Nasional yang ternama. Berpengalaman dalam In-house Training maupun Public training dalam topik-topik ilmu komunkasi praktis. Keahliannya yang mendapat pengakuan antara lain adalah dalam pelatihan Manajemen Isu dan Krisis, Budaya Perusahaan dan Efektif Public Relations.

Komunikasi Internal : Strategi Menuju Reputasi

Deskripsi Terminologi “reputasi” menjadi populer dan reputasi konteksnya adalah reputasi yang baik. Dalam pelatihan ini yang dimaksud reputasi yang baik adalah reputasi yang harus dibangun dan dipertahankan bagi suatu organisasi/perusahaan atau institusi. Reputasi tidak dapat muncul secara instan, memerlukan proses, tetapi harus dimulai dan harus ada komitmen dari dalam organisasi perusahaan/korporasi. Bagaimana membangun atau memperbaiki ataupun merubah dari reputasi kurang baik, bahkan dari reputasi buruk menuju reputasi prima? Tentu lebih baik lagi bagi suatu organisasi/korporasi yang baru didirikan untuk langsung memikirkan mengetrapan strategi komunikasi internal. Komunikasi internal bisa direncanakan oleh pendiri atau investor perusahaan, dimulai dari pucuk pimpinan; namun strategi komunikasi harus juga ditanamkan dari para peserta modal, para pelaksana dan karyawan industri keatas, yaitu kepada pucuk pimpinan dan investor atau pendiri perusahaan. Bahkan komunikasi internal akan dirasakan juga dampaknya sebagai harmonisasi kesamping antar karyawan. Setelah pucuk pimpinan menentukan strategi komunikasi internal, perlu dilibatkan para pemeran, yaitu seluruh jajaran manajemen yang kemudian melibatkan seluruh karyawan. Strategi merupakan rancang bangun utama jangka menengah atau lebih baik lagi jangka panjang yang akan lebih menjamin keberlangsungan bisnis industri. Dari pokok strategi dijabarkan berbagai taktik, yaitu pelaksanaan program-program komunikasi internal. Berbagai program komunikasi internal konvensional yang masih memberi manfaat akan dipresentasikan; namun program komunikasi internal yang lebih canggih menggunakan perangkat teknologi informasi terkini juga akan dibahas lebih mendalam. Strategi komunikasi internal menyiapkan juga audit komunikasi, dari monitoring hingga evaluasi untuk revisi perbaikan tindakan. Pelatihan ini tidak hanya memaparkan teori ilmu komunikasi; namun lebih banyak implimentasi teori kedalam praktek nyata yang membawa keberhasilan, termasuk transformasi budaya perusahaan melalui komunikasi internal. Untuk itu akan di-diskusikan studi kasus suksesnya perusahaan/korporasi di Indonesia menjalani komunikasi internal berdasarkan mutual respect communication, sehingga reputasi baik mereka menjadi terkenal dan diakui masyarakat luas. Bahasan teori praktis membicarakan juga nilai komunikasi dan komunikasi berbasis kepemimpinan. Juga tips bagaimana menciptakan komunikasi internal yang harmonis. Pada setiap sesi para peserta diberikan kesempatan mendiskusikan kasus internal perusahaam, menganalisanya serta menngusulkan strategi perbaikan dan jika mungkin memberikan jalan keluarnya (problem solving). Karena cukup banyak materi yang dibahas secara interaktif maka peserta perlu mendalaminya selama 2 hari (8 sesi). Target Peserta Pelatihan Komunikasi Internal : Strategi  Menuju Reputasi ini ditujukan untuk para: Investor – Pemodal – Pendiri/Pemilik Perusahaan – Pucuk Pimpinan – PresDir/CEO/GM – Direktur – Manajer Senior/Junior – Kepala Divisi – Calon Pimpinan – Karyawan setingkat Penyelia. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Komunikasi Internal : Strategi  Menuju Reputasi adalah : Sesi 1: Teori Komunikasi Utama – Manajemen Pemberdayaan Karyawan (sekilas) – Trknik Komunikasi Internal – Tugas dan Objektif Komunikasi Internal – Strategi Komunikasi Internal Sesi 2: Berbagai Program Komunikasi Internal (Presentasi – diskusi interaktif – studi kasus) Sesi 3: Pembentukan Nilai Komunikasi menuju Reputasi Korporasi (yang prima) Sesi 4: Pembentukan Komunikasi Internal berbasis Kepemimpinan yang handal Sesi 5: Komunikasi Internal dalam Transformasi Budaya (studi kasus perusahaan terkenal dalam negeri) Sesi 6: Komunikasi Pribadi menuju Komunikasi Internal Sesi 7: Komunikasi Internal menuju Komunikasi Organisasi Sesi 8: Monitoring, Audit dan Evaluasi Komunikasi Internal Facilitator Drs. Ludwig Suparmo, M.Si Ludwig Suparmo: Menyelesaikan studi S 2 Manajemen Ilmu Komunikasi dalam waktu singkat dengan kelulusan cum laud setelah bekerja selama 30 tahun dimulai dari Sales Promotion Rep., menaiki jenjang Supervisor, Manajer Lapangan, Direktur Agency, hingga ke GM dan Konsultan di berbagai perusahaan ternama internasional maupun perusahaan  nasional.  Sejak 30 tahun lalu diundang menjadi pembicara/trainer dan memberi kuliah di berbagai institusi dan perusahaan ternama. Mendapat pelatihan dan pendidikan manajemen di Manila, Filipina dan London, UK.

Practical Assertive Communication

Practical-Assertive-Communication

Training Practical Assertive Communication mempelajari mengenai bagaimana  ketrampilan mengirim, menerima pesan, ketrampilan berkomunikasi yang komunikatif, apa manfaat ketrampilan Assertive Communication , bagaimana melatih penggunaan teknik Assertive Communication, bagaimana caranya melatih cara berbicara bahasa verbal dan non verbal yang sesuai. Deskripsi Kesuksesan dan kegagalan seorang profesional jika diundang ke runut adalah kepiawaian atau pun hukuman individu tersebut dalam percakapan. Komunikasi adalah infrastruktur bagi seseorang untuk menyampaikan buah pikiran, bantahan atau dukungan bagi para pemangku kepentingan. Setiap orang membutuhkan bantuan khusus dan baik agar setiap orang dapat memanfaatkan orang lain dan terutama juga termasuk yang terlibat dalam pengembangan karir seseorang. Pihak-pihak dalam bidang komunikasi. Solusi yang produktif baru akan disetujui jika pihak-pihak yang terlibat menggunakan kiat-kiat efektif sehingga dapat berbicara dan akurat Assertive Communication akan sangat meningkatkan efisiensi dan dapat diharapkan berdampak positif terhadap hasil komunikasi itu sendiri. Diperlukan ketrampilan khusus agar seseorang dapat melakukan Assertive Communication pada saat yang tepat. Untuk meminta bantuan disimak / mendengarkan aktif yang mencukupi sebagai bagian dari Assertive Communication. Outline Materi Materi pelatihan yang akan dibahas di bahas topik Praktis Assertive Communication adalah: Memahami ketrampilan mengirim dan menerima pesan Ketrampilan berkomunikasi yang komunikatif Manfaat ketrampilan berkomunikasi asertif Melatih penggunaan teknik komunikasi asertif Melatih cara berbicara bahasa verbal dan non verbal yang sesuai Ketrampilan mendengar empatik / menyimak Ketrampilan berkomunikasi efektif dengan atasan Ketrampilan memberikan instruksi dan umpan balik Testimoni “OK” “Baik” “Sudah baik & tepat sasaran” “Bagus, materi yg dibawakan Fun mudah dipahami & Implementatif” “Sudah ramah, sabar dalam menjelaskan, mungkin di next training dapat menggunakan Games / ice breaking” Facilitator Dianti Arudi, MBA. Komunikasi tidak hanya untuk karir profesional Dianti juga menjadi minat pribadi yang dimiliki. Memulai pengalamannya di bidang komunikasi sebagai Wartawan di Nihon Keizai Shimbun, surat kabar ekonomi Jepang, Dianti kemudian melanjutkan karirnya di daerah yang membutuhkan komunikasi intens Pendidikan S1 di Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan pendidikan lanjutan, Magister Administrasi Bisnis, di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI)

Measuring Training Impacts At Work

Deskripsi Masih ada kita temui pemahaman yang keliru tentang training yang berhasil, di mana keberhasilan yang dimaksud ternyata didasarkan pada keberhasilan penyelenggaran, padahal keberhasilan sebuah Program Training, dilihat dari seberapa jauh ex-peserta Training menerapkan pengetahuan & keterampilan yang telah dipelajri, di tempat kerja Tujuan Training tidak berhenti pada membuat peserta menjadi mampu, tapi bagaimana membuat peserta menerapkan kemampuannya itu di tempat kerja. Oleh karena itu monitoring & evaluasi hasil Training di tempat kerja adalah merupakan salah satu tahap yang sangat penting, bahkan 70% keberhasilan Training tergantung pada tahap ini Program Measuring Training Impacts At Work ini akan banyak memberikan pengetahuan & keterampilan tentang bagaimana cara melakukan monitoring dan evaluasi terhadap ex-peserta sebuah Training setelah mereka kembali ke tempat kerja (Measuring Training Impact At Work). Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Measuring Training Impacts At Work ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memiliki pemahaman yang benar tentang Training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya Mengenal hal-hal yang menjadi hambatan yang membuat tidak berhasilnya Program Training selama ini Memiliki kemampuan dalam mengantisipasi dan mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi sehingga Program Training menjadi efektif dan berhasil Memiliki pengetahuan & keterampilan tentang cara merancang System & Mekanisme Monitoring dan Evaluasi hasil Training ditempat kerja, termasuk merencanakan, melaksanakan, serta menindaklanjuti hasilnya. Target Peserta Pelatihan Measuring Training Impacts At Work ini ditujukan untuk para: Line Manager (yang sangat berkompeten melakukan monitoring & evaluasi terhadap anak buahnya di tempat kerja), karena mereka berkepentingan untuk memperoleh ana buah yang well-trained dan well-motivated. Juga tentunya personel di Bagian Training, termasuk Internal Trainer untuk Bagian-bagian tertentu. Metode Pelatihan Training Measuring Training Impacts At Work dilaksanakan dengan metode: Menerangkan konsep, diikuti dengan memberikan contoh, yang selanjutnya setiap peserta diminta latihan merancang System & Mekanisme Monitoring dan Evaluasi, serta role play bagaimana melakukan evaluasi langsung dan memberi feedback pada saat anakbuahnya bekerja – di tempat kerja Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Measuring Training Impacts At Work adalah : Pengertian Training sebagai salah satu metode Belajar (Learning) yang efektif Mengapa dan bilamana Training dibutuhkan Apa yang disebut dengan Training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya Persepsi yang keliru (miss-concept) tentang Training Saling keterkaitan antara pihak-pihak yang berkepentingan dalam membuat Training berhasil Peran Monitoring & Evaluasi hasil Training di tempat kerja terhadap keberhasilan Training Apa sebenarnya Sasaran Akhir sebuah Training Mengapa Training tidak berhasil Mengenal hambatan-hambatan penerapan hasil Training di tempat kerja Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi hambatan Bagaimana merancang System Monitoring & Evaluasi hasil Training Aspek-aspek yang perlu dievaluasi dalam proses Training Korelasi antara Training Manager, Line Manager, Trainer, Organizer, dan Peserta dalam proses Evaluasi System Evaluasi di Kelas, dan system evaluasi di tempat kerja Monitoring & Evaluasi hasil Training di tempat kerja, pengertian dan sasaran Proses tahap demi tahap dalam melakukan evaluasi hasil Training di tempat kerja Memahami arti Key Indicator dan Standards dalam melakukan evaluasi Bagaimana merancang Pola Dasar Evaluasi Mekanisme monitoring & evaluasi Obyek atau sasaran evaluasi Ketentuan-ketentuan tentang hasil evaluasi Dua cara dalam melakukan follo up hasil evaluasi On-the-Job Training sebagai salah satu tindaklanjut hasil evaluasi Post-Training Evaluation Handbook sebagai pedoman evaluasi Peran Line Manager dalam proses Staff Training & Development  Persyaratan Peserta Semua peserta Measuring Training Impacts At Work DIWAJIBKAN membawa Laptop/Notebook Durasi Durasi Pelatihan Measuring Training Impacts At Work 2 (dua) hari @ 7 (tujuh) jam efektif per hari, atau 14 (empatbelas) jam efektif. Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Make New Employee Orientation A Success

Who Should Attend Who should attend on Make New Employee Orientation A Success Training : Personnel managers and specialists, trainers, instructors and course designers responsible for preparing and conducting new employee orientation will benefit from this unique, active day of learning. The workshop is based on original research of many successful companies. Can new employee  orientation reduce turnover by 30%? Learn how! Learning Objectives Objectives of Make New Employee Orientation A Success : Identify bottom-line benefits of successful orientation programs Select critical information employee s need to be effective and successful Measure the content of your orientation against some of the most successful orientation programs Set objectives appropriate for your organization Limit content to what is important Eliminate boredom and keep the pace alive Use techniques to involve new employee s Avoid pitfalls of ineffective orientation programs Apply orientation design techniques to all new employee  situations Methodology Methodology of Make New Employee Orientation A Success Training Lecturettes Discussions Action Plans Workshop Content Workshop Content of Make New Employee Orientation A Success Training : 1. Workshop Overview Orientation: process  over time vs. one-day training program Benefits of successful programs HR’s role and the supervisor’s role How to evaluate your current orientation during the workshop Examples from successful companies 2. How To Plan for Orientation Who is your typical new employee ? What is realistic and achievable? Benefits of including skill objectives Who should be involved and how to gain their cooperation Techniques to identify your organization’s needs Safety first: avoid expensive mistakes and accidents How to get supervisors involved in the NEO process 3. Selecting Content and Methods What new employee s need: enough vs. too much Select appropriate methods to deliver timely orientation Review schedules and checklists First day do’s and don’ts How to eliminate boredom and other pitfalls How to create opening activities for group orientations 5 key tips on taking plant tours Inviting and guiding guest speakers What audio-visual support is best? Using “self-discovery” orientation and buddy systems How to communicate corporate culture Salaried, hourly, staff and supervisory orientation How to make orientation more self-directed 4. Evaluate Yuor Orientation New hire reaction Were learning objectives reached? Does knowledge transfer to the job? How to show cost benefits 5. Special Considerations  New company start-up orientation Mergers, acquisitions and reorientation New departments, branches, stores, classifications, etc. Orienting management families–corporate welcome wagon Multi-location and intranet delivery ideas Facilitator Drs. Bambang Haryanto, M.Ed Bambang Haryanto ialah instruktur dan konsultan independen pada berbagai Training Center, organisasi bisnis dan lembaga, antara lain pernah untuk BCA Group, Salim Group, Bank Tamara, Gajah Tunggal Group, Dharmala Group, Sampoerna Group, Tiga Raksa Group, Modern Group, Napan Group, Lippo Bank, BDNI, dan Bank Artha Graha. Ia memulai karirnya dengan bekerja di berbagai hotel internasional selama empat setengah tahun, bidang sales dan pariwisata selama dua tahun sebelum menjadi dosen di Universitas Terbuka selama enam tahun. Selain menjadi dosen, ia juga bertanggung-jawab serta memimpin banyak satuan tugas untuk menyelesaikan berbagai tugas manajerial dan pengembangan dalam bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi. Tahun 1989, ia memulai bekerja di Divisi HRD dan Training Center BCA sebagai instruktur program-program manajemen dan pengembangan diri. Ia pernah menjadi Kepala Pelaksana Harian BCA Training Center selain menjadi Koordinator Program Pengembangan Manajemen. Ia juga telah berhasil menyusun, mengembangkan dan menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk BCA Training Center. Tahun 1993, ia memulai karir sebagai instruktur dan konsultan yang bekerja secara mandiri untuk berbagai organisasi bisnis dan lembaga. Hingga saat ini ia telah menyelesaikan dengan baik lebih dari seribu kali berbagai jenis program pelatihan dan konsultasi. Bambang mempunyai ijasah Master of Education dari Simon Fraser University Canada (1989), Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (1983), dan Diploma III Perhotelan (1978).  Selain itu ia juga sangat berminat dan sering mengikuti berbagai seminar dan pelatihan yang berkaitan dengan manajemen umum, manajemen strategik, manajemen operasional, kepemimpinan, penjualan, pemasaran, UKM, dan pelayanan prima.

Pelatihan Komunikasi Perubahan

Deskripsi Proses perubahan yang efektif bergantung pada banyak faktor, salah satunya adalah komunikasi. Banyak proyek atau program perubahan gagal karena tidak didukung oleh program komunikasi yang efektif. Program komunikasi yang baik memuat hal-hal yang berkaitan dengan alasan perubahan, strategi dan kebijakan komunikasi yang jelas. Program pelatihan komunikasi perubahan ini dibuat untuk membantu pimpinan menyukseskan proyek/program perubahan guna meningkatkan daya saing organisasi atau perusahaan menjadi organisasi yang efektif dan perusahaan kelas dunia. Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang komunikasi perubahan kepada peserta pelatihan Memberikan solusi mengenai strategi, kebijakan dan pemecahan masalah yang berkaitan dengan pengelolaan komunikasi yang efektif. Outline Materi Manajemen Perubahan Mempersiapkan Diri Menghadapi Perubahan Pentingnya Komunikasi Perubahan Organisasi Pengelola Komunikasi Perubahan Project Communication Plan Identifikasi dan Analisis Kelompok yang Perlu Berubah Pengembangan Rencana Komunikasi Uji – Coba Komunikasi Perubahan Praktek Komunikasi Perubahan Metode Pelatihan Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Peserta Untuk dapat menerapkan program komunikasi secara efektif, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan organisasi dan perusahaan dan tim manajemen perubahan. Namun pelatihan ini juga dapat diikuti oleh konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Disciplining, Motivating & Developing People

Disciplining, Motivating & Developing People salah satu tujuannya adalah mempelajari bagaimana mendisiplinkan staf, memotivasi staf, mengembangkan staf. Deskripsi Paling tidak ada 3 jenis staf yang Pemimpin hadapi sehari-hari.  Mereka yang ‘melawan’ dan sulit diatur sehingga perlu didisiplinkan.  Mereka yang perlu dimotivasi untuk bisa memenuhi target perusahaan.  Serta mereka yang merupakan ‘star performer’ yang perlu terus dikembangkan dan menjadi kader untuk menggantikan Pemimpin. (Disciplining, Motivating & Developing) Ketiga kelompok ini memerlukan pendekatan dan skill yang berbeda untuk mengelolanya.  Pelatihan ini mengembangkan ketrampilan managing people dengan fokus pada ketiga ketrampilan tersebut: mendisiplinkan, memotivasi dan mengembangkan. (Disciplining, Motivating & Developing) Metode Pelatihan Training Disciplining, Motivating & Developing People dilaksanakan dengan metode: Pelatihan ini akan menggunakan metode video training (film coaching), role play, diskusi dan latihan. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Disciplining, Motivating & Developing People adalah : Mendisiplinkan Staf Memahami penyebab karyawan bermasalah Bagaimana mendekati dan menegakan aturan Pentingnya role model dan konsistensi dalam mendisiplinkan Bagaimana mendisiplinkan sebagai konsekuensi bukan hukuman Mempersiapkan karyawan untuk menerima pendisiplinan secara positif Memotivasi Staf Menemukan apa yang membuat staf anda termotivasi Menggunakan MBTI untuk mengenali berbagai tipe staf Anda Mengenali staf Anda dengan asesmen empat jenis motivasi kerja Menelaah kaitan antara motivasi dan kinerja Memformulasikan sasaran kerja dan expectacy yang jelas untuk mendorong motivasi Mengelola masalah burn out (kejenuhan kerja) karena lamanya bekerja di posisi tertentu Mengembangkan Staf Mengidentifikasi star performer Mengembangkan ketrampilan mentoring Mengidentifikasi dan mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk future career staf Anda Mengembangkan aspek kreativitas dan komitmen pada staf Testimoni “Sesuai dengan yg dihadapi didunia kerja” “Sudah baik, pertahankan” “Baik, berpengalaman, menguasai materi, good job pak.” “Baik, noce Trainer” Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah memiliki banyak pengalaman sebagai HR Consultant dan pernah menempati posisi senior management di sebuah perusahaan penerbangan Indonesia. Salah satu topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya leadership, Supervisory, Performance Management dan Coaching. Sepanjang pengalamannya di dunia training, Beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: AQUA,ORIX Finance Indonesia, OPEL/General Motors, Garuda Indonesia, Bechtel International, Indomobil Suzuki International, Bredero Price, Telkom, Thames PAM Jaya, Asia Pulp and Paper dan Telkomsel.  Suardhika berlatar belakang pendidikan Psikologi dari UI dan MBA dari IPMI (Institut Pengembangan Manajemen Indonesia) TRAINING EXPERIENCE Supervisory Skills Training: Aqua, Tugu Pratama, Bredero Price Batam, LG Electronics, Rekayasa Indonesia Leadership: BPD Sumsel, BPPN, Telkom Ujung Pandang, Litbang Pertanian, Indah Kiat Pulp & Paper. Customer Service: Telkom Surabaya, Balikpapan Team Building: Indomobil, Nisan, Telkomsel, 3M. Performance Management: Amoco Mitsui, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper Training for Trainer for BPPN