Finance Training

Operational Risk Management for Financial Industry

Financial-Planning2

Mengapa pelatihan ini penting? Pelatihan Operational Risk Management for Financial Industry merupakan program pelatihan  yang diberikan kepada para karyawan yang bekerja di industry keuangan seperti Multi Finance, Bank, Asuransi, Sekuritas, Modal Ventura, Manajemen Investasi, Dana Pensiun, Koperasi,dll  untuk belajar bagaimana mengetahui dan menghadapi resiko operasional yang mungkin timbul dalam industri keuangan dan pekerjaannya sehari-hari  serta bagaimana menghadapinya. Resiko tidak untuk dihindari dan selalu ada TETAPI resiko harus dikelola.

Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan RKAP

Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan RKAP mempelajari bagaimana perencanaan dalam perspektif manajemen risiko. Tujuan strategis, inisiatif strategis, indicator kinerja utama dan analisis risiko, bagamana menganalisis risiko terhadap asumsi internal dan eksternal: keandalan data, probabilitas dan alternatif optimal; Analisa PESTEL – TOWS – IKSF – 5 Forces – VRIN – Core Competence, Competitive Benchmark, dan hal – hal lain terkait menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan RKAP. Deskripsi Jika gagal menyusun perencanaan berarti merencanakan untuk gagal . Perubahan bisnis yang cepat juga mengandung risiko sehingga menuntut organisasi untuk membuat PERENCANAAN YANG BERBASIS RISIKO. Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur dalam mengelola ketidakpastian… RJP sangat membantu memotivasi karyawan karena mengetahui tujuan organisasi 5-10 tahun mendatang. RKAP yang detail akan membantu pencapaian target tahun ini karena menunjukkan  peta strategy dan KPI. Audit strategic planning anda agar berbasis manajemen risiko. Ajak 2-3 orang agar mempunyai mindset yang sama. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Menyusun Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan RKAP ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Perencanaan dalam perspektif manajemen risiko. Tujuan strategis, inisiatif strategis, indicator kinerja utama,  analisis risiko; Analisis risiko terhadap asumsi internal,  eksternal: keandalan data, probabilitas, alternatif optimal; Analisa PESTEL – TOWS – IKSF – 5 Forces – VRIN – Core Competence, Competitive Benchmark. Anggaran Perusahaan dengan analisis risiko;  Analisis risiko terkait dengan Core Business & persaingan usaha dalam industry sejenis; Proyeksi Sumber Dana; Memanfaatkan Risk Register, Profil Risiko dalam perencanaan;  Peringatan dini adanya kelemahan rencana Anda; Mengintegrasikan mitigasi risiko, contingency plan; CONTOH KASUS yang attractive, gampang diaplikasikan. Workshop ini akan menggunakan metode video, role play, diskusi, latihan. Target Peserta Pelatihan Menyusun Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan RKAP ini ditujukan untuk para: Para Leader, Manager, Supervisor yang ingin meningkatkan produktifitas kerja. Para Leader, Manager,  Supervisor yang ingin bekerja dengan system bisnis yang baik dan mengarah ke AutoPilot  Management System. Siapa saja yang ingin mengembangkan diri dengan belajar topic yang aplikatif dan cepat. Metode Pelatihan Training Menyusun Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan RKAP dilaksanakan dengan metode: 20% teori dan 80% praktek. Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Pelatihan juga bersifat private (peserta dibatasi agar lebih mendalam). Juga diberikan konsultasi gratis setelah workshop (via video call). Testimoni “Sangat menyenangkan & mudah diimplementasikan” “Bersahabat jelas & penyabar” “5 Bintang untuk pak Daniel” Fasilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro & tim Business Buddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map)  – People Development  – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania),  Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja, BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya),  Acer (Jakarta) , Infomedia, Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa,  Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi,  transformasi menuju  perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI  berbasis balanced Scorecard.

Membangun Hubungan Harmonis Antara Manajemen dan Auditor Independen

Training Membangun Hubungan Harmonis antara manajemen dan Auditor Independen mempelajari mengenai definisi dan tujuan audit atas laporan keuangan, tanggungjawab auditor independen, mengenai tanggungjawab  penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan, mengenai kewajiban audit atas Laporan Keuangan, dan hal – hal lain terkait membangun Hubungan Harmonis antara manajemen dan Auditor Independen. Deskripsi Audit atas laporan keuangan merupakan suatu kebutuhan untuk meningkat kualitas atas laporan keuangan. Peningkatan kualitas atas laporan keuangan ini merupakan isu yang kritikan mengingan adalah salah satu bentuk komunikasi bisnis yang disusun dan disajikan bagi para penggunanya sebagai salah satu sarana di dalam mengambil keputusan bisnis yang disusun berdasarkan  pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Di dalam proses  audit tersebut, seringkali timbul miskomunikasi antara auditor independen dan manajemen berkaitan dengan tanggungjawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan dan tanggungjawab atas pemberian pendapat kewajaran. Proses audit yang kadang-kadang kurang mulus seringkali disebabkan oleh kurang pahamnya manajemen terhadap proses audit dan proses pengumpulan kecukupan data audit yang dihimpun dan dianalisis oleh auditor independen yang nantinya merupakan dasar pemberian opini kewajaran. Selain itu, ada beberapa jasa yang diberikan oleh profesi auditor independen yang seringkali membingungkan manajemen sehingga beberapa kali terjadi perdebatan terkait dengan output yang diberikan dan yang diharapkan. Diskusi sehari mengenai  MEMBANGUN HUBUNGAN HARMONIS ANTARA MANAJEMEN DAN AUDITOR INDEPENDEN ini merupakan suatu upaya untuk menjembatani komunikasi dan pemahaman tangungjawab masing-masing pihak terkait dengan data manajemen dan jenis-jenis penugasan yang dilakukan oleh auditor independen beserta output yang dihasilkan oleh kedua pihak. Kesenjangan akan harapan dan hasil yang disumbangkan oleh masing-masing pihak diharapkan makin kecil, sehingga masing-masing pihak terkait dapat memperoleh hasil yang optimal. Sasaran Pelatihan Peserta diharapkan memperoleh awareness  terhadap peran manajemen dan profesi auditor independen terhadap jasa yang diharapkan dan diberikan. Outline Materi Fungsi dan peran General Affairs di organisasi dalam mendukung sasaran dan pelaksanaan strategi organsiasi Fungsi dan peran General Affairs dilihat dari sisi proses dan sistem Memahami arti layanan serta menetapkan kunci keberhasilan dari General Affairs dalam melayani organsisasi maupun operasional fungsi lain. Mencari penyebab masalah yang sering timbul dalam Penanganan kepentingan perusahaan yang berhubungan dengan masalah perijinan Penanganan berbagai Akomodasi Karyawan dan Tamu Perusahaan Penanganan Fasilitas dan Jaminan Sosial Pengelolaan fasiitas perusahaan Menetapkan area manajerial internal GA yang masih perlu ditingkatkan Menetapkan kompetensi yang diperlukan oleh profesional GA Peserta Direksi, Manajer Akuntansi dan Keuangan, Auditor Internal, Komite Audit, Dosen, Mahasiswa dan siapapun yang berminat di dalam dunia akuntansi dan keuangan. Outline Materi Diskusi ini akan mencakup beberapa topik diantaranya: Auditor Independen Definisi dan Tujuan Audit atas Laporan Keuangan Tanggungjawab Auditor Independen Tanggungjawab  Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Kewajiban Audit Atas Laporan Keuangan Jasa Assurance, Jasa Atestasi, dan Jasa Non Assurance Auditor Independen vs Auditor Intern Standar Auditing Asersi Manajemen dan Tujuan Audit Bukti Audit Pengendalian Intern Kecurangan Penggunaan Pekerjaan Spesialis Komunikasi dengan Manajemen Representasi Manajemen Komunikasi dengan Komite Audit Kode Etik Profesi Akuntan Publik Laporan Auditor Independen Metode Pelatihan Diskusi ini dilakukan dengan sistem presentasi disertai tanya jawab dan sharing pengalaman terkait dengan persoalan laporan keuangan dan peran auditor independen terhadap asersi manajemen yang dituangkan di dalam laporan keuangan. Facilitator Wishnu Kameshwara Armand Adalah Technical Advisor dan Training Manager pada sebuah kantor akuntan publik afiliasi asing di Jakarta. Meraih gelar sarjana ekonomi jurusan akuntansi dari Universitas Trisakti, gelar Magister Sains dari Universitas Indonesia, dan menyelesaikan Pendidikan Profesional Akuntansi di Universitas Indonesia dengan register negara D – 41500. Sempat beberapa kali terlibat sebagai technical advisor di dalam penugasan khusus pemeriksaan beberapa projek yang didanai oleh berbagai lembaga internasional dan penugasan khusus berkenaan dengan standar akuntansi internasional dan sempat terlibat di dalam projek-projek asosiasi profesi dengan lembaga pemerintah di dalam penyusunan standar akuntnasi dan auditing. Beberapa artikel yang ditulis, pernah dimuat di dalam majalah profesi Media Akuntansi dan jurnal Economic Business & Accounting Review (eBAR) yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Manajemen Resiko Operasional Untuk Lembaga Keuangan

Mengapa pelatihan ini penting? Pelatihan Manajemen Resiko Operasional untuk Lembaga Keuangan merupakan program pelatihan yang diberikan kepada para karyawan yang bekerja di industri keuangan seperti Multi Keuangan, Bank, Asuransi, Sekuritas, Modal Ventura, Manajemen Investasi, Dana Pensiun, Koperasi, dll. yang mungkin timbul dalam industri keuangan dan pekerjaannya sehari-hari dan juga menghadapinya. Resiko operasional tidak perlu dihindari dan selalu ada TETAPI risiko operasional harus dikelola.

Letter of Credit and Trade Finance

Introduction The trade finance business in Indonesia has given a lot of opportunities for many businesses such as banks, shipping companies, insurance companies, multi finance companies, manufacturers, trading companies. The need to enhance the quality of trade finance staff is a must in order to compete with competitors and gain trade finance business more.

Letter of Credit and International Trade

Letter of Credit and International Trade mempelajari mengenai tren, situasi dan kondisi kejahatan dunia maya, mengenai masalah, sebab dan dampaknya secara bisnis, mengenai kondisi keamanan saat ini di berbagai organisasi dan pemerintahan, dan hal lainnya terkait Letter of Credit and International Trade. Deskripsi Krisis ekonomi dunia sangat berdampak terhadap kinerja bisnis ekspor impor di Indonesia.  Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam bisnis ekspor impor juga merasakan makin ketatnya dan mahalnya pembiayaan ekspor impor dari perbankan di Indonesia.  Oleh karena itu diperlukan pemahaman yang dalam dan menyeluruh mengenai international trade  dan peraturan-peraturan dari pihak-pihak pendukung seperti bank, shipping company, asuransi, ICC (International Chamber of Commerce), agar bisnis tetap dapat berkembang sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Pelatihan akan diberikan secara efektif dengan membahas kasus-kasus yang terjadi baik di tanah air maupun di dunia internasional Target Peserta Pelatihan Letter of Credit and International Trade ini ditujukan untuk para: Staf dan Manajer bank, perusahaan – perusahaan yang melakukan ekspor impor, pelayaran, asuransi Metode Pelatihan Training Letter of Credit and International Trade dilaksanakan dengan metode: 1. Lecturing 2. Workshop 3. Individual and group exercise  Outline Materi Tren, Situasi dan Kondisi Kejahatan Dunia Maya. Masalah, Sebab dan Dampaknya Secara Bisnis. Kondisi Keamanan Saat Ini di berbagai Organisasi dan Pemerintahan. Berbagai Jenis Resiko dan Ancaman (Threat) Kejahatan Dunia Maya. Berbagai Jenis Kerentanan dan Kelemahan (Vulnerabilities). Perencanaan dan Strategi Cyber Resilience Pemahaman atas Standar ISO 27000 untuk Cyber Resilience dan Cyber Security Pemahaman atas Framework NIST untuk Cyber Resilience dan Cyber Security Tool dan Teknik sebagai Countermeasure terhadap Cyber Crime. Materi training yang akan di bahas topik Letter of Credit and International Trade adalah : Day 1 A. THE CORE OF INTERNATIONAL TRADE FINANCE Trade Financing Aspect Movement of Goods, and Need of Trade Finance Background and Need Trade Finance: Seller Market & Buyer Market Purpose  from Letter of Credit: L/C as  Financing Instruments, Aspect financing in Letter of Credit: Aspect Credit In Sight  L/C  and Aspect Credit In Usance L/C, Aspect Credit in UPAS Incoterms 2010 B.TRADE FINANCING (STRUCTURING AND CHARACTERISTICS) IMPORT FINANCING Structuring Facility and Financing Scheme Products: Issuance of LC, Trust Receipt (T/R), Refinancing L/C (UPAS LC), Import B/A Financing, Clean  Bills Purchase. EXPORT FINANCING Structuring Facility and Financing Scheme Products: Pre shipment Financing (on shore and off  shore financing) Post   shipment   Financing   (Bills   Discounting,   Negotiation, Forfeiting, Without Recourse Financing) C.   RISKS IN INTERNATIONAL TRADE D.   PAYMENT METHODS Payment, deffered payment, acceptance, negotiation credit Confirmation – open and silent Bank, country, documentary risk covered by confirmation Installment & revolving credit Back to back Letter of credit transactions Reimbursement structures E.   TRANSPORT DOCUMENTS Documents of title Document representing goods Title, negotiability and endorsement Day 2 F.   PRE-EXPORT FINANCE AND OTHER STRUCTURES  Purchased finished goods for current of future exports Pendanaan untuk membayar bahan baku, tenaga kerja, dan overhead untuk menghasilkan barang dan / atau menyediakan layanan untuk ekspor  Obligasi penawaran, obligasi kinerja, obligasi pembayaran di muka untuk pembeli asing G. PEMBIAYAAN UNTUK KONSOLIDASI DAN DISTRIBUSI KARGO Keuangan resi gudang Perjanjian manajemen agunan H. STRUKTUR LAINNYA   Tanpa Recourse Financing untuk transaksi non L / C I. STUDI KASUS Testimoni “Sudah bagus” Facilitator Kurnia Hadi Berlatar belakang ilmu perbankan dari Politeknik Universitas Indonesia dan ilmu manajemen dari FEUI. Memiliki pengalaman kerja di 3 bank multinasional (Bank Korea, Danamon, Indonesia Dai-Ichi Kangyo Bank, HSBC) lebih dari 19 tahun dengan spesialisasi Keuangan Perdagangan, Perbankan Korporat & Institusional, Manajemen Kekayaan, Layanan Keuangan Pribadi, Penggajian, Jaminan Kualitas, dan Mikro Perbankan. Menjadi salah satu pembicara dalam konferensi tingkat internasional “Perdagangan Komoditas dan Keuangan Dunia Asia 2012 di Marina Bay Sand hotel di Singapura pada tanggal 28-29 Maret 2012. Fasilitator Publik dan In House Training untuk berbagai topik manajemen, perbankan & keuangan, penjualan / pemasaran, operasi, risiko, dan manajemen yang telah membawa lebih dari 70 kelas publik dan in house training untuk perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia di berbagai sektor usaha. Konsultan bisnis, keuangan, dan manajemen

Kupas Tuntas e-Faktur Dan Permasalahan Praktis Faktur Pajak

Direktorat Jenderal Pajak telah mencanangkan pemberlakuan Faktur Pajak berbentuk elektronik (e-Faktur) mulai 1 Juli 2015 untuk PKP yang terdaftar di Jawa dan Bali. Diperkirakan akan banyak permasalahan yang timbul akibat penerapan e-Faktur ini. Pada sisi lain, masih terdapat banyak permasalahan yang perlu diketahui oleh PKP tentang ketentuan Faktur Pajak dan pelaksanaan peraturannya.

Konvergensi (SAK) dengan (IFRS) / (IAS)

Training Konvergensi (SAK) dengan (IFRS) / (IAS)  mempelajari mengenai  PSAK 1 Penyajian Atas Laporan Keuangan,PSAK 2  Laporan Arus Kas, PSAK 3 Laporan Keuangan Interim, PSAK 4 Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri, dan hal lainnya terkait Training Konvergensi (SAK) dengan (IFRS) / (IAS). Deskripsi Dewasa ini, profesi akuntan dan profesi maupun lembaga terkait lainnya di Indonesia berada dalam tahap pemrosesan konvergensi IFRS/ IAS (International Financial Reporting Standards/ International Accounting Standards) terhadap  Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) secara bertahap. Di tahun 2012, Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) bertekad untuk menghilankang segala perbedaan signifikan antara PSAK dengan IFRS/IAS. Sepanjang rentang tahun 2009 – 2011, DSAK-IAI telah berupaya penuh untuk merevisi sejumlah PSAK dan menetapkan berbagai Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang berlaku efektif pada tahun 2011 dan 2012 serta mencabut berbagai PSAK yang tidak taat kepada IFRS/ IAS. Indonesia, khususnya profesi akuntan dan profesi terkait lainnya telah berkomitmen untuk segera memutakhirkan standar-standar akuntansi  dan interpretasi terkait yang dapat sangat mempengaruhi pelaporan keuangan di dalam dunia bisnis. Diskusi mengenai Konvergensi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dengan  International Financial Reporting Standards (IFRS)/  International Accounting Standards (IAS) akan berfokus perkembangan terkini standar-standar akuntansi di Indonesia disertai pembahasan soal sederhana untuk membangun pemahaman terhadap topik terkait dan untuk membangun awareness para pemangku kepentingan yang berminat terhadap pelaporan keuangan yang merupakan salah satu dasar di dalam pengambilan keputusan bisnis. Diskusi dua hari ini akan mencoba menjawab beberapa pertanyaan seperti ‘Apa saja yang disyaratkan terhadap standar akuntansi terkini?’, ‘Kapan standar baru tersebut berlaku efektif?’, ‘Apa saja dampaknyua terhadap proses penyajian dan penyusunan laporan keuangan?’, dan lain sebagainya. Sasaran Pelatihan Peserta Konvergensi (SAK) dengan (IFRS) / (IAS) diharapkan memperoleh awareness  terhadap perubahan fundamental standar-standar akuntansi serta dampaknya terhadap pelaporan keuangan serta memperoleh pemahaman terhadap standar-standar akuntansi terkini tersebut. Peserta Peserta yang wajib mengikuti Pelatihan Konvergensi (SAK) dengan (IFRS) / (IAS) : Direksi, Manajer Akuntansi dan Keuangan, Auditor Internal, Komite Audit, Dosen, dan siapapun yang berminat di dalam dunia akuntansi dan keuangan. Outline Materi Diskusi Konvergensi (SAK) dengan (IFRS) / (IAS) ini akan mencakup beberapa topik diantaranya: Tinjauan Sekilas IFRS/ IAS : Latar Belakang dan Progres Pembahasan-pembahasan PSAK diantaranya PSAK 1             Penyajian Atas Laporan Keuangan PSAK 2             Laporan Arus Kas PSAK 3             Laporan Keuangan Interim PSAK 4             Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri PSAK 5             Segmen Operasi PSAK 7             Pengungkapan Pihak-pihak yang Berelasi PSAK 12           Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK 15           Investasi Pada Entitas Asosiasi PSAK 19           Aset Takberwujud PSAK 22           Kombinasi Bisis PSAK 23           Pendapatan PSAK 25           Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, Kesalahan PSAK 48           Penurunan Nilai Aset PSAK 57           Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi PSAK 58           Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan Beberapa pembahasan soal terkait PSAK di atas Metode Pelatihan Diskusi Konvergensi (SAK) dengan (IFRS) / (IAS) ini dilakukan dengan sistem presentasi disertai tanya jawab dan sharing pengalaman terkait dengan persoalan laporan keuangan dan peran auditor independen terhadap asersi manajemen yang dituangkan di dalam laporan keuangan. Facilitator Wishnu Kameshwara Armand Adalah Technical Advisor dan Training Manager pada sebuah kantor akuntan publik afiliasi asing di Jakarta. Meraih gelar sarjana ekonomi jurusan akuntansi dari Universitas Trisakti, gelar Magister Sains dari Universitas Indonesia, dan menyelesaikan Pendidikan Profesional Akuntansi di Universitas Indonesia dengan register negara D – 41500. Sempat beberapa kali terlibat sebagai technical advisor di dalam penugasan khusus pemeriksaan beberapa projek yang didanai oleh berbagai lembaga internasional dan penugasan khusus berkenaan dengan standar akuntansi internasional dan sempat terlibat di dalam projek-projek asosiasi profesi dengan lembaga pemerintah di dalam penyusunan standar akuntnasi dan auditing. Beberapa artikel yang ditulis, pernah dimuat di dalam majalah profesi Media Akuntansi dan jurnal Economic Business & Accounting Review (eBAR) yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Kewajiban Keuangan dan Perpajakan untuk Tambang Minerbajib

Pada saat investor mau berinvestasi harus sudah tahu apa saja kewajiban keuangan yang harus dibayarkan ke Pemerintah juga harus tahu ijin penambangan yang dikelola termasuk ijin generasi lama atau yang sudah menggunakan ijin IUP.  Ada kewajiban keuangan dan perpajakan yang harus diketahui supaya bisa dihindari kesalahan yang fatal dan mengakibatkan denda bahkan pencabutan atau penghentian ijin.

Kajian Perbandingan IFRS dengan PSAK Lama Terkait

Deskripsi Laporan keuangan adalah salah satu bentuk komunikasi bisnis yang disusun dan disajikan bagi para penggunanya sebagai salah satu sarana di dalam mengambil keputusan bisnis. Dasar pelaporan keuangan berupa pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah melalui beberapa fase yang dimulai dengan lahirnya Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) 1973, PAI 1984, dan dimulainya Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 1994 yang beberapa kali mengalami revisi sampai detik ini sebagai komitmen profesi akuntansi Indonesia (IAI) yang telah bergabung dengan International Federation of Accountants (IFAC). Salah satu konsekuensi IAI sebagai anggota IFAC adalah memenuhi beberapa ketentuan SMO (Statement of Membership Obligations) yang salah satunya adalah mengkonvergensi PSAK dengan International Financial Reporting Standards/ International Accounting Standards (IFRS/ IAS). Dampak konvergensi membawa suatu perubahan paradigma penyusunan laporan keuangan secara fundamental dengan bergesernya pola pikir profesi akuntan yang berorientasi pada rule based accounting menuju pola pikir principle/ transactional based accounting dengan konsep nilai wajar (fair value) yang menjiwai setiap nilai transaksi di dalamnya, yang dahulu lebih didominasi oleh konsep nilai historis (historical method). Diskusi sehari mengenai  Kajian Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Baru (IFRS/ IAS Converged) dengan PSAK Lama Terkait ini merupakan suatu gerbang pergeseran paradigm dan konsep di atas yang tentunya akan membuka cakrawala/ khasanah baru bagi profesi akuntan dan profesi terkait lainnya. Manajemen dan profesi akuntan diharapkan dengan segera untuk beradaptasi dengan revolusi profesi ini. Sasaran Pelatihan Peserta  diharapkan memperoleh awareness  terhadap perubahan fundamental standar-standar akuntansi serta dampaknya terhadap pelaporan keuangan. Siapa saja yang PERLU hadir di dalam acara Kajian Perbandingan IFRS dengan PSAK Lama Terkait ini? Direksi, Manajer Akuntansi dan Keuangan, Auditor Internal, Komite Audit, Dosen, Mahasiswa dan siapapun yang berminat di dalam dunia akuntansi dan keuangan. Outline Materi Diskusi Kajian Perbandingan IFRS dengan PSAK Lama Terkait akan mencakup beberapa topik diantaranya: 1. Pembahasan-pembahasan perbandingan PSAK diantaranya PSAK 1        Penyajian Atas Laporan Keuangan PSAK 2        Laporan Arus Kas PSAK 3        Laporan Keuangan Interim PSAK 4        Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri PSAK 5        Segmen Operasi PSAK 8        Peristiwa Setelah Periode Pelaporan PSAK 12      Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK 15      Investasi Pada Entitas Asosiasi PSAK 25      Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, Kesalahan PSAK 48      Penurunan Nilai Aset PSAK 57      Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi PSAK 58      Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan 2. Beberapa pencabutan PSAK-PSAK terkait Metode Pelatihan Diskusi ini dilakukan dengan sistem presentasi disertai tanya jawab dan sharing pengalaman terkait dengan persoalan laporan keuangan dan peran auditor independen terhadap asersi manajemen yang dituangkan di dalam laporan keuangan. Facilitator Wishnu Kameshwara Armand Adalah Technical Advisor dan Training Manager pada sebuah kantor akuntan publik afiliasi asing di Jakarta. Meraih gelar sarjana ekonomi jurusan akuntansi dari Universitas Trisakti, gelar Magister Sains dari Universitas Indonesia, dan menyelesaikan Pendidikan Profesional Akuntansi di Universitas Indonesia dengan register negara D – 41500. Sempat beberapa kali terlibat sebagai technical advisor di dalam penugasan khusus pemeriksaan beberapa projek yang didanai oleh berbagai lembaga internasional dan penugasan khusus berkenaan dengan standar akuntansi internasional dan sempat terlibat di dalam projek-projek asosiasi profesi dengan lembaga pemerintah di dalam penyusunan standar akuntnasi dan auditing. Beberapa artikel yang ditulis, pernah dimuat di dalam majalah profesi Media Akuntansi dan jurnal Economic Business & Accounting Review (eBAR) yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Implementasi PSAK 50 DAN PSAK 55

Training Implementasi PSAK 50 DAN PSAK 55 mempelajari bagaimana pengakuan, klasifikasi & pengukuran PSAK 50 DAN PSAK 55, apa definisi dan pengakuan aset keuangan, kewajibanya, bagaimana kKlasifikasi aset keuangan, kewajiban, dan hal lainnya terkait Implementasi PSAK 50 DAN PSAK 55. Deskripsi Dengan semakin berkembangnya zaman, semakin ketatnya persaingan, maka berbagai organisasi atau perusahaan semakin berusaha untuk meningkatkan kinerjanya melalui berbagai macam hal. Dengan demikian semakin banyak pula transaksi-transaksi baru yang dilakukan suatu perusahaan yang sebelumnya mungkin belum pernah dilakukan.

IFRS for Internal Auditor

LATAR BELAKANG Pelatihan International Financial Reporting Standards (IFRS) sangat penting terkait rencana Indonesia untuk convergence terhadap International Financial Reporting Standards (IFRS) dalam pengaturan standar akuntansi keuangan. Pengaturan perlakuan akuntansi yang convergen dengan IFRS, lanjutnya, akan diterapkan untuk penyusunan laporan keuangan entitas yang dimulai per 1 Januari 2012. Compliance terhadap IFRS memberikan manfaat terhadap keterbandingan laporan keuangan dan peningkatan transparansi.

Training Financial Statements Analysis for Valuation

Training Financial Statements Analysis for Valuation salah satu tujuannya adalah untuk memahami cara menganalisis, menginterprestasi, menggunakan laporan keuangan, mampu mengunakan teknik analisa keuangan untuk bisa menilai perusahaan. Deskripsi Pelatihan Financial Statement Analysis for Valuation ini akan membekali para peserta dalam menyajikan informasi keuangan dalam  bentuk Neraca (Balansheet ), Perhitungan Laba –Rugi (Income Statement) yang sangat berharga mengenai kesehatan suatu perusahaan yang juga bermanfaat bagi pengambilan keputusan investasi, yang tidak kalah penting dapat  memberikan petunjuk dalam menetapkan kebijakan perusahaan dimasa mendatang. Berdasarkan rasio-rasio akan diketahui apakah perusahaan dalam keadaan liquid atau tidak, solvent atau tidak dan dianalisis sejauhmana profit atau loss yang dihasilkan serta perputaran arus kas,  modal kerja. Laporan keuangan akan dibahas secara mendasar untuk mengawali proses valuasi. Valuasi dilakukan dengan menggunakan discounted cash flow, baik dengan  free cash flow maupun EVA. Valuasi ini hanyalah awal untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi besarnya value. Pelatihan Financial Statements Analysis ini sangat disarankan bagi mereka yang ingin memahami Manajemen Keuangan secara strategis, komprehensif. Dalam dua hari pelatihan diharapkan para peserta mampu melakukan perhitungan praktis dan lengkap dengan isu strategis. Seperti halnya bagaimana perusahaan melakukan expansi bisnisnya pada  IRR dan ROI dari investasi  yang jauh dibawah bunga deposito atau  juga ketika perusahaan memutuskan untuk membeli saham  di pasar modal padahal ROE dari PER perusahaan tersebut jauh dibawah bunga Deposito. para peserta akan mendapatkan sharing  untuk  memahami, melakukan interprestasi,   menganalisis laporan keuangan dengan benar, sehingga mampu untuk melakukan penilaian (valuasi) perusahaan bila ingin melakukan merger atau akuisis serta keputusan bisnis lainnya. Manfaat Pelatihan Memahami cara menganalisis, menginterprestasi, menggunakan laporan keuangan. Mampu mengunakan teknik analisa keuangan untuk bisa menilai perusahaan . Memahami Free Cash Flows, Balansheet dan Income Statement. Mampu mengaplikasikan instrument, teknik dalam proses penilaian FCFF & FCFE. Mengetahui posisi perusahaan dalam industrinya. Mampu menyusun,  membuat proyeksi laporan keuangan. Sasaran Pelatihan Para praktisi dan exekutif perusahaan ( finance, treasurer, planning and budgeting analyst, tax, accounting, credit analyst, bankers, investment analyst ) , dewan komisaris perusahaan, public yang berminat sharing dalam mendalami analisa laporan keuangan . Outline Materi HARI   I 1. INTRODUCTION  KONSEP DASAR MANAJEMEN KEUANGAN PENGENALAN MANAJEMEN KEUANGAN PIHAK YANG MEMERLUKAN LAP. KEUANGAN MASA LALU VS SEKARANG JENIS LAPORAN KEUANGAN DAN CARA CEPAT MENGANALISANYA 2. BASIC FINANCIAL STATEMENTS  NERACA ( BALANCE SHEET )  PERHITUNGAN RUGI-LABA ( INCOME STATEMENT )  LAPORAN LABA DITAHAN ( STATEMENT OF RETAINED EARNINGS ) LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA HARI  II  1. ANALISA  RATIO KEUANGAN ANALISA LIKUIDITAS ANALISA  SOLVABILITAS ANALISA RENTABILITAS ANALISA PROFITABILITAS ANALISA  AKTIVITAS 2. PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KEUANGAN ANALISA PULANG POKOK ( BREAK EVEN ANALYSIS ) ANALISA LEVERAGE OPERASI ANALISIS IMPAS UNTUK KAS ANALISA KEUANGAN SISTEM DU PONT 3. PERKIRAAN KEUANGAN UNTUK VALUASI SIKLUS ARUS KAS ( CASH FLOW CYCLE ) VS FREE CASHFLOW PENGARUH SIKLUS ARUS KAS TERHADAP NERACA DAN EBITDA CASH FLOW EKUITAS DAN HUTANG BAGI PIHAK TERKAIT 4. ANALISA ARUS KAS DAN MODAL KERJA KEGUNAAN LAPORAN ARUS KAS JENIS LAPORAN ARUS KAS TEKNIK ANALISA ARUS KAS NOTE :   DISARANKAN PESERTA MEMBAWA LAP TOP UNTUK SIMULASI ANALISA  RATIO DAN VALUASI KEUANGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MS  EXCEL Facilitator Ghani Basyar, SE, MM. Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri, pendidikan kurang lebih 17 tahun. Manajemen/Bisnis,  Keuangan, 2 hal yang sangat berkaitan, saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang saling terpadu dalam suatu sistem perusahaan. Sejak tahun 1999 telah mempelajari, mengetrapkan Konsep modeling Keuangan, Manajemen/bisnis di dalam suatu industry keuangan. Kelebihan, kekurangan dari implementasi ini telah dikenali, diketemukan solusinya. Awal tahun 2004, bergabung dengan LPPM lembaga manajemen tertua di Indonesia dan di perusahaan telah mencapai posisi top Manager. Perpaduan antara teori dan praktek telah memperkaya kemampuannya dalam mengimplementasikan suatu konsep. Tidak ketinggalan juga, gelar academic telah diperoleh dengan predikat sangat memuaskan. Berbekal pengalaman yang mendalam,  sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan,  berhasil dengan sukses.

Training Financial Statement Analysis

Latar Belakang Training Financial Statement Analysis – Laporan keuangan ( Financial Statements ) dalam bentuk Neraca ( Balansheet ) dan Perhitungan Laba –Rugi ( Income Statement ) yang pada umumnya diterbitkan secara periodik ( triwulan, smester dan tahunan ) merupakan media penting dalam proses pengambilan keputusan perusahaan,  karena disamping merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang berisi informasi tentang prestasi perusahaan dimasa lampau, namun juga  dapat memberikan petunjuk dalam menetapkan kebijakan perusahaan dimasa mendatang.

Training Financial Reporting Skill

Financial-reporting

Latar Belakang Pendidikan dirancang untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam bidang akuntansi dan keuangan terkait pelaporan keuangan (financial reporting). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang akuntansi dan keuangan khususnya mengenai Financial Reporting Skills, bagaimana membuat laporan keuangan. Selain itu, pelatihan ini juga bermanfaat untuk Pelatihan Penyiapan Laporan Keuangan dalam Rangka Audit Keuangan.

Finance For Non Finance

Training Finance For Non Finance salah satu tujuannya adalah bagaimana kita mengenal  mengenai  fungsi dari financial management, cash flow and the cost classification in a company, financial statements, ratio analysis, cash flow analysis dan hal – hal lain terkait Finance For Non Finance. Fakta di banyak perusahaan membuktikan bahwa pemahaman atas liku-liku fundamental keuangan di kalangan eksekutif dari bidang non-keuangan telah menjadi salah satu kunci sukses. Pelatihan Finance for Non Finance membantu memberikan pemahaman mengenai finance kepada orang-orang non finance dengan cara yang mudah. Menghasilkan laba, tumbuh berkembang merupakan tujuan perusahaan yang sangat mendasar. Kinerja ini merupakan hasil kerjasama prima dari seluruh eksekutif dan karyawan. Eksekutif atau Manajer yang memahami liku-liku keuangan pasti akan menghasilkan keputusan bisnis yang lebih lengkap dan lebih matang. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Finance For Non Finance ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Understand 10 Aksioma Keuangan sebagai the meaning and the function of corporate finance as one of the important aspects in a corporate system. Memahami balance sheet and the income statement. Mampu mengunakan 7 keputusan Keuangan financial sebagai analysis tool. Pemahaman akan pentingnya  liquidity planning. Pengertian akan process of profit planning. Kemampuan untuk analyze investment. Memahami budgeting process. Kriteria dalam pembuatan SOP Keuangan Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Finance For Non Finance adalah : Fungsi dari financial management. Cash flow and the cost classification in a company. Financial statements. Ratio analysis. Cash flow analysis The fund needed planning. The profit planning with the break-even point approach. Different method of investment analysis. Budgeting process. Sesi Training Introduction To fundamentals of finance a.   Finance and Accounting Manager: Role and Functions b.   An Overview of Financial Statement c.   What is Accounting Profit Interpreting Financial Statements a.    The cash-flow cycle b.    The balance sheet c.    The Income Statement d.    Sources and uses of funds statements e.    Financial statements and the value problem Market value versus book value Accounting income versus economic income Evaluating Financial Performance a.   Profitability ratios b.   Liquidity ratios c.   Leverage ratios Time Value of Money a.   Future Value b.   Present Value c.   Valuing annuities Capital Budgeting: Decision Criteria a. Net Present Value (NPV) b. Internal Rate of Return (IRR) c. Economic Value Added (EVA) Cost Analysis and Profit Planning Fixed and Variable Costs Break-even Analysis Contribution        Margin Analysis Traditional Cost Accounting and Its Limitations Metode Pelatihan Program ini mengkombinasikan berbagai latihan praktis dan menyenangkan dilengkapi dengan berbagai tips/teknik praktis untuk memahami, mengelola, menganalisis informasi keuangan secara efektif dan efisien untuk mengingkatkan kualitas penyelesian masalah dan pengambilan keputusan. Berbagai aktivitas dalam program akan memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi ide dan pembelajaran dari pengalaman mengelola keuangan pribadi maupun profesional. Contoh kasus yang dipakai akan menyesuaikan dengan keadaan perusahaan di Indonesia ataupun bidang perusahaan anda. Target Peserta Executive Perusahaan Terkait General Manager dan Manager fungsi-fungsi non Keuangan/Akuntansi dan yang terkait. Para Staf fungsi non Keuangan/Akuntansi Manajer dan Staf profesional (key staff) lainnya yang terlibat dalam perencanaan usaha, dan peningkatan kinerja perusahaan Facilitator Ghani Basyar, SE, MM. Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri dan pendidikan kurang lebih 17 tahun. Manajemen/Bisnis dan Keuangan, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang saling terpadu dalam suatu sistem perusahaan. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep modeling Keuangan dan Manajemen/bisnis di dalam suatu industry keuangan. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi ini telah dikenali dan diketemukan solusinya. Awal tahun 2004, bergabung dengan LPPM lembaga manajemen tertua di Indonesia dan di perusahaan telah mencapai posisi top Manager. Perpaduan antara teori dan praktek telah memperkaya kemampuannya dalam mengimplementasikan suatu konsep. Tidak ketinggalan juga, gelar academic telah diperoleh dengan predikat sangat memuaskan. Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses.

Online Training : Effective Finance for non Finance

Salah satu tujuan training Effective Finance for non Finance agar manajemen keuangan bisa berjalan baik, memahami laporan keuangan, bisa menganalisa biaya, semua itu akan kita kupas sampai tuntas dalam pelatihan Effective Finance for non Finance ini. Manajemen Keuangan (Financial Management) adalah satu pengetahuan (knowledge) yang sangat penting dalam kegiatan di perusahaan. Oleh karena itu setiap orang yang kegiatannya memiliki hubungan erat dengan proses keuangan perusahaan perlu memiliki pemahaman tentang manajemen keuangan. Para pebisnis non keuangan – sering mengalami kesulitan dalam memahami istilah-istilah teknis keuangan. Padahal, darahnya perusahaan adalah keuangan. Karenanya workshop ini bertujuan agar peserta mampu memanfaatkan informasi keuangan untuk keputusan manajerial, serta memiliki kesatuan bahasa dalam konteks keuangan sebagai bahasa perusahaan. Outline Materi Training Effective Finance for non Finance : MANAJEMEN  KEUANGAN (FINANCIAL MANAGEMENT) Ruang lingkup Manajemen Keuangan Tugas dan Fungsi Manager Keuangan. Arus Keuangan sebagai urat nadi perusahaan Karakteristik Pendapatan & Biaya, Penerimaan & Pengeluaran, Investasi & Biaya Operasional MEMAHAMI LAPORAN  KEUANGAN: Laporan Keuangan sebagai end. Laporan Laba Rugi , Posisi Keuangan  , Arus Kas , Perubahan Ekuita. Penilaian Kinerja Keuangan (Evaluating Financial Performance) Provitability Ratio. Liquidity Ratio. Leverage Ratio. MENGANALISA BIAYA (COST ANALYSIS): Fixed VS Variable Cost, Break Event Point (BEP) Analysis, Contribution Margin Analysis, Traditional Cost Accounting, Activity Based Costing. Studi kasus: UNTR – BCA –Bank BNI – Astra dan lainnya Target Peserta Target Peserta Training Effective Finance for non Finance : Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin meningkatkan produktifitas kerja Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin bekerja dengan system bisnis yang baik dan mengarah ke AutoPilot  Management System Siapa saja yang ingin mengembangkan diri dengan belajar topic yang aplikatif dan cepat Metode Pelatihan Metode Training Effective Finance for non Finance : 20% teori dan 80% praktek. Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Pelatihan juga bersifat private (peserta dibatasi agar lebih mendalam). Juga diberikan konsultasi gratis setelah workshop (via video call). Metoda kami sangat praktis dan tidak bertele-tele. Buat apa ikut yang mahal 2 hari namun hasilnya sama. Waktu: 8.30 – 16.30  atau hari lain (bisa dibuat kelas khusus jika jumlah peserta sudah mencapai kuota minimal). Testimonial Peserta Yang Pernah Ikut Komentar Peserta di batch Sebelumnya Training  Training Effective Finance for non Finance : To the point dan tidak bertele-tele. Langsung dapat intisarinya… Penyampainya  tidak membosankan. Saya yang biasanya suka tidur, kali ini tetap semangat sampai jam terakhir Banyak contoh dan simulasi sehingga mudah diaplikasikan di tempat kerja Sering ada diskusi kelompok, sehingga saya dapat langsung pakai dan juga dapat teman baru. Trainernya berwawasan luas dan berpengalaman. Saya bisa Tanya banyak hal. Lebih Value for Money. Dapat lebih banyak dengan harga lebih terjangkau Wow…puas. Banyak hal baru yang saya dapat. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro, MM., MBA., memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun sebagai konsultan dan trainer. Pemilik master dari Universitas Indonesia dan Monash University ini memiliki kepakaran dalam manajemen perubahan dan transformasi bisnis. Daniel pernah menjadi konsultan bagi banyak perusahaan nasional maupun global. Beberapa diantaranya adalah Indocement, Bosowa, Darya Varia, Prafa, Acer, Infomedia, Chevron, Astra, Commonwealth Bank, Total, Holcim dan banyak lainnya. Beberapa instansi pemerintah dan BUMN juga pernah ditanganinya, seperti Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma, Kementerian Keuangan, Pertamina, BTN. Selain mengajar Daniel juga aktif menulis soal-soal bisnis dan manajemen di tabloid Kontan, majalah SWA, dan Jakarta Post.

Training Due Diligent

Deskripsi Pada saat seorang investor akan mengambil alih suatu perusahaan tentunya berkepentingan mengetahui dapurnya perusahaan agar jangan sampai ibarat beli kucing dalam karung, harus diketahui apa ada permasalahan pajak, keuangan, karyawan atau bahkan punya permasalahan hukum atau sedang bersengketa dengan pihak lain. Untuk tidak mengecewakan dikemudian hari harusnya semua isi dapur dari perusahaan harus diketahui dan dianalisa dampaknya di kemudian hari, misalnya ternyata karyawannya sudah menjelang pensiun semua dengan etos kerja yang sudah loyo dan malas, tentunya ini juga harus menjadi bahan pertimbangan untuk menghitung berapa uang pesangon yang harus dibayar kalau akan di PHK, atau barangkali perusahaan sedang dituntut oleh pihak lain yang berpotensi dikalahkan dengan tuntutan yang sangat besar, atau mungkin punya tunggakan pajak yang tidak dibayar sehingga harus membayar bunga keterlambatan 2% per bulan atau bagaimana kalau legal dokumennya palsu atau menyalahi aturan? Inilah pentingnya due diligent supaya tidak menyesal nantinya. Sasaran Pelatihan Peserta memahami tentang due diligent. Peserta dapat mengetahui siapa saja yang harus terlibat dalam due diligent Peserta dapat memahami prosedur due diligent. Peserta dapat memahami bagaimana menyikapi bila ada temuan atau kewajiban yang belum diselesaikan. Outline Materi Apa itu due diligent dan mengapa diperlukan? Siapa saja yang terlibat dalam proses due diligent. Bagaimana prosedur melakukan due diligent. Hal-hal apa saja yang harus dilihat dalam due diligent. Bagaimana menyikapi bila ada temuan yang nantinya akan berpengaruh terhadap masa depan perusahaan. Metode Pelatihan Pelatihan ini disampaikan dengan penggunaan metode pemaparan, Diskusi, tanya jawab, dan studi kasus. Facilitator M. Zeti Arina, MM,BKP Adalah pendiri Artha Raya Consultant, sebuah konsultan yang bervisi menjadi konsultan pajak kelas dunia. Saat ini Artha Raya Consultant mempunyai 3 (tiga) kantor yaitu di Surabaya, Jakarta dan Banyuwangi, untuk  lebih detailnya bisa dilihat di webnya : www.artharayaconsult.com Beliau adalah konsultan pajak terdaftar bersertifkasi Brevet C dengan kewenangan memberikan konsultasi sampai dengan perusahaan multinasional, bahkan boleh dibilang spesialisasinya lebih banyak di perusahaan asing.  Beliau juga pemegang ijin Konsultan Kepabeanan dan pemegang ijin Kuasa Hukum Pengadilan Pajak untuk Sengketa Perpajakan maupun Kepabeanan. Gelar Magister Management diperoleh dari  Universitas Airlangga, Kuliah S-3 nya tertunda karena saai ini harus segera menyelesaikan kuliah S-1 Hukum untuk melengkapi pengetahuannya selain perpajakan, akuntansi, audit, kepabeanan dan keuangan. Sebagai praktisi yang cukup padat jadwalnya masih berusaha menyempatkan diri untuk mengajar di Universitas Airlangga, memberi kuliah tamu di berbagai Universitas, mengajar Brevet maupun mengasuh rubrik konsultasi di tabloid. Beliau juga aktif sebagai pembicara seminar di berbagai forum. Judul Buku Karangannya : Student Enterprise Kini, World Class Company Kemudian,yang ditulis bersama rekannya Iman Supriono dan Niken Hapsari. Kunsultan Pajak = Pencuri Pajak ? (Panduan Untuk Menjadi Klien Yang cerdas dan Mengetahui Seluk Beluk Konsultan Pajak)

Developing Accounts Receivable Management Model

Training Developing Accounts Receivable Management Model mempelajari bagaimana memahami pentingnya penjualan secara kredit, memperkuat kesadaran kredit,  mengenai  definisi strategi kredit, bagaimana pemahaman tentang pentingnya kebijakan kredit, pemahaman dan pengertian perlunya fasilitas kredit, dan hal lainnya terkait Developing Accounts Receivable Management Model. Deskripsi Ini merupakan, workshop mengenai Account Receivable management yang cangih, sebagaimana perusahaan modern pada umumnya dimana sebagian besar omsetnya diperoleh dari penjualan kredit, sehingga diperlukan model untuk menjaga agar Account minimal terhadap kerugian karena Bad Debt. Di pelatihan Developing Accounts Receivable peserta juga dibekali bagaimana mendesign strategi Kredit, menerapkan kebijakan Kredit, mengerti serta mampu mengelolah data menjadi informasi terkait financial statemet secara fundamental. Memonitor A/R yang outstanding sehingga mampu memperbaiki collection secara lebih effektif. (Developing Accounts Receivable) Tujuan Pelatihan Mampu mendefinisikan & menjalankan strategi kredit secara benar.(Account receivable) Mampu menerapkan kredit policy yang effektif.(Account receivable) Mamahami, dapat meng-interprestasikan secara fundamental infromasi yang terkait dengan financial statement.(Account receivable) Know How to Monitoring Account Receivable yang outstanding.(Account receivable) Melakukan improvement secara effective dalam mengelola collection  dari Account receivable.(Account receivable) Memahami bagaimana menggunakan fasilitas Excel dalam melakukan “What If Analysis”.(Account receivable) Peserta Finance Manager, Senior Manager, Pemilik yang mengelola sendiri perusahaannya, Staf Professional Bidang Keuangan, Eksekutif perusahaan yang terlibat dalam pendanaan, pengembangan perusahaan secara umum. Metode Pelatihan Pelatihan menggunakan metode ceramah dalam memahami konsep,latihan/studi kasus dalam mendalami teknik aplikasinya. Action Plan: diakhir session para peserta akan membuat action plan untuk menentukan rencana yang akan diterapkan setelah kembali ke dunia kerja Outline Materi Memahami pentingnya penjualan secara kredit Memperkuat kesadaran kredit Definisi Strategi Kredit Pemahama tentang pentingnya kebijakan kredit Pemahaman, pengertian perlunya fasilitas kredit Mencari factor-factor yang mempengaruhi kebijakan kredit Penerapan kebijakan kredit Mengumpulkan data, informasi kredit Pemahaman Financial statement Monitoring Account Receivable Mengetahui dampak dari melambatnya usia Piutang Identifikasi awal konsumen yang akan terlambat bayar Kumpulan cerita cirri-ciri konsumen yang akan menjadi Bad debt Case study & practical exercise Facilitator Ghani Basyar, SE, MM. Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri dan pendidikan kurang lebih 17 tahun. Manajemen/Bisnis dan Keuangan, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang saling terpadu dalam suatu sistem perusahaan. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep modeling Keuangan dan Manajemen/bisnis di dalam suatu industry keuangan. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi ini telah dikenali dan diketemukan solusinya. Awal tahun 2004, bergabung dengan LPPM lembaga manajemen tertua di Indonesia dan di perusahaan telah mencapai posisi top Manager. Perpaduan antara teori dan praktek telah memperkaya kemampuannya dalam mengimplementasikan suatu konsep. Tidak ketinggalan juga, gelar academic telah diperoleh dengan predikat sangat memuaskan. Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses.