Managerial Skills Training

Online Training : Smart Communication and Relationship Building

Deskripsi Komunikasi secara umum merupakan suatu proses penyampaian – penerimaan pesan antar dua orang atau lebih. Pesan yang disampaikan dapat berupa komunikasi lisan, komunukasi tulisan, komunikasi verbal, komunikasi non verbal. Komunikasi tulisan suatu proses penyampaian pesan komunikasi dengan menggunakan kata-kata dalam bentuk tulisan yang memilki makna tertentu. Jadi dapat dikatakan bahwa komunikasi tulisan adalah kegiatan komunikasi yang menggunakan sarana tulisan yang dapat menggambarkan atau mewakili komunikasi lisan termasuk kedalamnya adalah menulis dan membaca. Sebagian besar masalah dalam organisasi adalah lemahnya koordinasi dan ketidakefektifan dalam berkomunikasi.Kurangnya ‘TRUST’ yang disebabkan oleh manajemen komunikasi yang kurang baik & ketidakpahaman karakter rekan kerja, atasan-bawahan & customer, menjadi titik mula masalah komunikasi dalam koordinasi. Mentalitas “BEJAT”(abreviasi untuk penyakit koordinasi)  pun akhirnya menjadi momok dalam hubungan kerja di perusahaan. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan pada ini, peserta diharapkan: Training ini akan membekali para peserta dengan pengetahuan akan pemahaman diri dan orang lain Memiliki keterampilan praktis berkomunikasi secara efektif untuk beragam situasi pekerjaan sehari-hari. Mengetahui teknik komunikasi verbal & non verbal (bahasa tubuh & voice tone) akan dibahas tuntas sehingga peserta mampu ‘menampilkan’ kesan & pesan yang sesuai untuk tujuan komunikasinya. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Smart Communication and Relationship Building adalah : Good Communication skills are essential Verbal and Non Verbal Communication Communication Cycle Understanding communication barriers Change your self to change others Effective listening, responding and questioning Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Online Training : Leadership (Kepemimpinan Yang Efektif Dalam Organisasi)

Kepemimpinan merupakan faktor yang paling krusial dalam membentuk kerja tim yang hebat dan solid. Tanpa kepemimpinan yang efektif, akan sangat sulit untuk mencapai apa yang menjadi tujuan dari sebuah organisasi. Namun, yang menjadi pertanyaan, apakah kepemimpinan itu dilahirkan atau dibentuk? Dan mampukah seorang pemimpin yang efektif dalam satu organisasi mampu menerapkan hal serupa di organisasi yang lain? Training kepemimpinan dapat menjadi jawaban dari kedua pertanyaan tersebut. Sama halnya seperti skill yang lain, bakat menjadi pemimpin juga secara genetika dapat dimiliki seseorang sejak lahir. Seiring berjalannya waktu, bakat tersebut dapat diasah melalui kesempatan untuk menduduki jabatan tertentu. Meskipun demikian, untuk menjadi pemimpin yang efektif, ia tetap harus mengikuti training kepemimpinan untuk mendapatkan pengetahuan teoritikal terkait dengan leadership skill. Setiap pemimpin pasti memiliki pola dan gaya kepemimpinan masing-masing. Untuk mencapai kepemimpinan yang efektif, gaya kepemimpinan tersebut hendaknya juga disesuaikan dengan kondisi di dalam organisasi. Karena tidak semua organisasi cocok dengan gaya kepemimpinan yang serupa. Training kepemimpinan dalam hal ini akan membantu menemukan gaya kepemimpinan yang tepat untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Seorang pemimpin harus mampu membangun kepercayaan antara dia dengan anggota timnya agar mereka menjalankan instruksi dengan baik dan seorang pemimpin hendaknya meminta pertanggungjawaban kepada setiap anggota tim terhadap kinerja mereka agar mereka terpacu untuk memberikan hasil yang terbaik. TUJUAN PELATIHAN : Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi. Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi. Membangun kepemimpinan yang unggul dalam budaya kolaborasi di semua aspek kerja kepemimpinan. Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu. Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan. DURASI : 1 Hari Leadership Paradigm The Role of Leadership Managing Performance Through Coaching Role Play FACILITATOR Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Online Training : Leadership and Public Speaking

Leadership and Public Speaking salah satu tujuannya adalah menyampaikan kepada peserta manfaat penguasaan Public Speaking, menggunakan keahlian Public Speaking untuk mencapai tujuan. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Leadership and Public Speaking ini, peserta Leadership and Public Speaking diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Managing Yourself: pengembangan kemampuan untuk mengelola diri sendiri agar bisa melakukan introspeksi dan pengembangan diri untuk berperan efektif sebagai leader Managing People: kemampuan untuk mengelola tim dengan keberagaman karakteristik orang yang ada di dalamnya Managing Task: kemampuan untuk membuat prioritas dan mengelola tugas, mulai dari perencanaan sampai dengan kontrol. Menggunakan Public Speaking sebagai sarana aktualisasi diri Jembatan untuk menggali potensi diri Menyampaikan kepada peserta kiat-kiat yang dapat secara praktis dilakukan Mengenali dan mengatasi kendala lapangan Mengenali dan mengatasi kendala teknis Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Leadership and Public Speaking adalah : Hari Pertama Pengenalan Organisasi, Peran, Tugas, Otoritas dan Tanggung Jawab Mengelola proses transisi menjadi leader yang efektif Mengenali managerial career dan apa yang diperlukan untuk berhasil dalam karir tersebut pada saat ini Prinsip dan latihan dalam Goal Setting Memahami dan mengembangkan proses-proses kerja yang ada di bawah kendalinya Membuat list aktivitas diri, mengatur prioritas dan waktu dalam melakukan pekerjaan.(Public Speaking) Mengenali dan mengatasi hambatan-hambatan kinerja, dari diri sendiri ataupun tim. (Public Speaking) Mengembangkan ketrampilan delegasi, monitoring dan umpan balik Mengatasi penolakan tim, mengembangkan motivasi dan mengatasi karyawan bermasalah (Public Speaking) Menangani berbagai macam tipe staf (film coaching) Berbagai assessment: influence profile dan motivasi. (Public Speaking) Hari Kedua Persiapan: –     Tujuan pembicaraan –     Apa yang patut dan sesuai disampaikan –     Mengenali hadirin: latar belakang, tren, minat, tata cara, bahasa Perencanaan: –     Pengenalan lokasi dan  peralatan –     Pemilihan dan pemanfaatan waktu yang tepat –     Skenario Pengorganisasian : –     Introduksi –     Isi pembicaraan –     Membuat ringkasan presentasi –     Isi presentasi: Berdasarkan topik, Kronologis, Masalah dan pemecahan, Sebab akibat Alat bantu visual –     Mempersiapkan presentasi –     Menggunakan visualisasi Teknik presentasi –     Percaya diri dan semangat –     Penampilan, –     Postur –     Suara dan intonasi –     Bahasa non verbal –     Blocking Latihan: –     Membuat presentasi –     Melakukan latihan –     Sesi umpan balik Facilitator Dianti Arudi & G. Suardhika Dianti Arudi, SS, MBA Mengawali karir sebagai seorang journalist pada the Nihon Keizai Shimbun, Dian mengalami langsung, belajar dan berubah, serta mendapat manfaat dari ketrampilan komunikasi. Karir selanjutnya sebagai marketing professional sekaligus trainer dan konsultan pada beberapa institusi jasa semakin memperluas pengalamannya khususnya dalam bisnis jasa. Sebagai trainer, Dian berkesempatan melakukan training baik public classes maupun in-house di berbagai industri mulai dari manufaktur elektronika hingga jasa catering, dari percetakan hingga shipping. Dian memperoleh Master in Business Administration dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI), Jakarta – Monash University, Australia. G. Suardhika,MBA Memiliki banyak pengalaman sebagai HR Consultant dan pernah menempati posisi senior management di sebuah perusahaan penerbangan Indonesia . Salah satu topik unggulan pelatihan yang biasa dibawakan diantaranya leadership, Supervisory, Performance Management dan Coaching.  Beberapa klien yang pernah ditanganinya: AQUA,OPEL/General Motors, Garuda Indonesia, Indomobil Suzuki International, Bredero Price, Telkom, Thames PAM Jaya, Asia Pulp and Paper dan Telkomsel.  Suardhika berlatar belakang pendidikan Psikologi dari UI dan MBA dari IPMI (Institut Pengembangan Manajemen Indonesia.

Online Training : Becoming Professional Secretary

Deskripsi Sekretaris adalah eksekutif perusahaan yang sangat strategis fungsinya. Merekalah yang berinteraksi langsung dengan Top Management dan Key Share Holders sehari-hari secara lebih intensif dibanding karyawan lainnya. Karena itu seorang sekretaris dituntut bukan hanya menguasai keterampilan teknis perkantoran, tetapi juga keterampilan hubungan antar manusia. Training Becoming Professional Secretary akan membekali para sekretaris pengetahuan dan keterampilan untuk menjalankan tugas tanggung jawabnya secara efektif, handal, dan optimal Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan Becoming Professional Secretary peserta diharapkan akan mampu untuk: Menjadi sekretaris yang efektif, produktif, berkinerja tinggi, dan melayani dengan hati Mengelola citra diri yang positif dan profesional sebagai sekretaris Menyampaikan ide dan gagasan dengan sangat baik kepada manajemen puncak Memiliki kepercayaan diri (self confidence), rasa berharga (self esteem), dan pengendalian diri (self control) Target Peserta Para Sekretaris, Personal Assistant, Customer Service, Admin, siapapun yang ingin mengembangkan keterampilan professional perkantoran (Becoming Professional Secretary) Metode Pelatihan 70% Praktek & 30% Teori (Presentasi, Simulasi, Role Play, Diskusi Kelompok, Games, Multimedia). (Becoming Professional Secretary) Outline Materi Mengelola Sikap Positif, Proaktif, dan Asertif (Becoming Professional Secretary) Grooming, Business Etiquette, & Telephone Courtesy (Becoming Professional Secretary) Menyiapkan Notulensi & Bahan Presentasi (Becoming Professional Secretary) Mengelola Events: Gathering, Meeting, Launching, Press Conference, dll. (Becoming Professional Secretary) Komunikasi & Negosiasi Efektif: Direksi/Top Management, Kolega, Pejabat Pemerintah, Wartawan (Becoming Professional Secretary) Aplikasi Pengarsipan 5 R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) & Time Management (Becoming Professional Secretary) Facilitator Dedy Irawan Berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, memiliki pengalaman profesional lebih dari 15 Tahun dalam bidang Penjualan, Pelatihan, SDM, dan Konsultasi Manajemen di berbagai industri dan perusahaan. Terakhir berprofesi sebagai Head of Learning & Development di Frank & co Jewellery, setelah sebelumnya berkarir di The Jakarta Consulting Group, Accor, Arbe Styrindo, dan Astra Zeneca Indonesia. Banyak memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Communication, Soft Skills, HR, dan Strategic Management. Menjadi finalis dalam ajang Indonesia Future HR Leader oleh Majalah SWA pada 2011. Saat ini aktif mengembangkan Dilantern, perusahaan konsultasi manajemen yang didirikannya serta sebagai anggota Forum Psikologi Sosial Budaya UII, Jakarta. Berbagai topik unggulan pelatihan yang sering diberikan diantaranya Leadership, Adversity Quotient, Assertiveness, Supervisory Management, Performance Management, Talent Management, dan semua fungsi Human Resources Management. Beberapa perusahaan manufaktur, industri  pertambangan, perbankan, BUMN, dan Kementerian/Lembaga menjadi klien yang pernah ditangani.

Online Training : Analytical Creative Thinking

Deskripsi Training Analytical Creative Thinking dimaksudkan agar anda dapat membangun sikap, pola pikir positif yang terlatih dalam melakukan sintetis,  berimajinasi yang lebih kuat yang merupakan kombinasi kekuatan mental didukung kualitas pribadi yang membentuk creative thinking luar biasa. Perubahan yang terjadi begitu cepat dalam dunia usaha, kerumitan masalah terus bertambah, akhirnya manusia kerja dituntut menyesuaikan diri, membangun dirinya menghadapi rintangan, tantangan. Akibatnya semua orang harus creative thinking untuk mendukung kepercayaan diri yang lebih tinggi. Creative thinking akan membawa seorang menjadi penggagas, dengan creative akan mewujudkan gagasan ke dalam kenyataan creative merupakan kekuatan daya cipta yang mewujudkan karya, kerja yang bertumpu pada inovasi. Jalinan yang terjadi antara konsep creative kreatifitas dilakukan dengan dua tahap berbeda; berpikir lalu berbuat. Creative thinking adalah sebuah ‘petualangan’, tetapi harus menjadi dasar untuk berbuat. Walaupun ‘Petualangan’ berkonotasi coba-coba, dengan pencarian yang gigih, didukung pengalaman, creative thinking akan sangat berguna dalam peningkatan usaha mencapai tujuan perusahaan. Aspek-aspek pengelolaan aset perusahaan adalah yang paling penting, namun sulit. Dengan peningkatan creative thinking maka kreatifitas tidak akan berhenti. Pelatihan Analytical Creative Thinking dimaksudkan untuk memberikan pemahaman, pengetahuan tentang potensi diri individu. Pembahasan meliputi aplikasi tentang potensi diri manusia dalam kehidupan organisasi, secara efektif & efisien dalam praktek pengelolaan diri untuk pengembangan karir & organisasi. Pengetahuan tentang manusia dalam kehidupan organisasi, memberikan acuan bagi upaya pengembangan diri dalam implementasi keputusan strategi perusahaan. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Analytical Creative Thinking ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Meningkatkan keterampilan analytical yang akan berdampak kepada  creative thinking untuk membangun kreatifitas kerja sehingga terbentuk motivasi positif dalam bekerja. Membangun sikap, pola pikir positif yang terlatih dalam melakukan sintetis,  berimajinasi yang lebih kuat yang merupakan kombinasi kekuatan mental didukung kualitas pribadi yang membentuk creative thinking luar biasa. Target Peserta Training Analytical Creative Thinking ini ditujukan untuk para: Seluruh karyawan perusahaan/organisasi dan setiap orang yang perlu digerakkan dalam berpikir kreatif yang akan membawa menjadi penggagas, dan mewujudkan gagasan ke dalam kenyataan meningkatkan kerja. Outline Materi Materi Training Analytical Creative Thinking yang akan dibahas adalah : 1.  Meningkatkan Ketrampilan analytical Mengenal potensi diri Modal untuk sukses bekerja 2.  Breaking the limits Mengenal pembatas fisik Menghancurkan tembok pembatas prestasi 3.  Mengolah Kreatifitas Membuat permulaan dalam ‘perencanaan’ Melatih Kreatifitas 4.  Pengembangan Modal Dasar Meningkatkan kemampuan fisik Meningkatkan kemampuan intelektual Meningkatkan kemampuan mental Meningkatkan kemampuan pengendalian emosional Meningkatkan kemampuan spiritual. 5. Creative dalam Memikirkan Kehidupan dan Kerja Daya kreasi dan sikap kreatif sebagai kewajiban 6.  Membangun etos kerja yang tangguh Memahami kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Meningkatkan etos kerja. 7.  Menjaga dan memelihara perilaku kehidupan Memahami perilaku positif, produktif, dan kontributif Implementasi perilaku positif, produktif, dan kontributif. Testimoni “OK” Fasilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Online Training : Customer Service Excellence

Training Customer Service Excellence bertujuan agar peserta mampu melakukan penanganan dan keluhan pelanggan pada level sedini mungkin dengan memberikan respon dan tanggapan yang tuntas dan memuaskan, sehingga pelanggan justru menjadi lebih loyal. Deskripsi Pelayanan pelanggan adalah pondasi dibangunnya suatu keberhasilan perusahaan dalam menjaga loyalitas pelanggan. Keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki tanggung jawab dan kepekaan terhadap pelayanan pelanggan membuat perlunya keterampilan bagaimana melayani dan menanggani keluhan pelanggan. Pelanggantidak hanya konsumen tetapi juga rekan kerja termasuk atasan dan bawahan. (Customer Service Excellence) Tujuan Pelatihan Setelah Training Customer Service Excellence peserta diharapkan : Peserta mampu melakukan penanganan dan keluhan pelanggan pada level sedini mungkin dengan memberikan respon dan tanggapan yang tuntas dan memuaskan, sehingga pelanggan justru menjadi lebih loyal. (Customer Service Excellence) Outline Materi Materi Training Customer Service Excellence yang akan disampaikan : Lingkup dan mengapa perlu penangganan pelanggan. Siapa Pelanggan itu ?. Keterampilan hubungan antar orang berdasarakan karakternya. Identifikasi kebutuhan pelanggan. Jebakan dalam jaminan kepuasan pelanggan. Prinsip-prinsip kepuasan pelanggan. Target Peserta Direktur/Manajer Supervisor Marketing/Staf Operasional HRD/Front Desk/Receptionist Customer Service Public Relation Metode Pelatihan Presentasi. Diskusi. Latihan Soal/Kasus. DISC Profiling. Simulasi. Fasilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Online Training : Kepemimpinan Situasional Untuk Sales Leader

Definisi Setiap perusahaan yang mempunyai tujuan untuk terus tumbuh dan berkembang, menyadari bahwa “Frontliners Supervisor/Manager”  memegang peran yang sangat  penting dan merupakan bagian dari perusahaan yang bernilai strategis. Memastikan adanya pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang tepat bagi para Leaders adalah jawaban Perusahaan terhadap kebutuhan strategis tersebut. Kepemimpinan (leadership) adalah suatu proses mempengaruhi orang lain atau  bekerja dengan orang lain untuk mencapai Targetmereka dan perusahaan (organisasi). Ada variabel yang harus diperhitungkan dalam menjalankan fungsi kepemimpinan. Di dalam Team Sales, situasi atau kondisi kerja, perbedaan individu anggota tim, dan lain-lain, membuat seorang pemimpin/ supervisor/ manager tidak bisa mengandalkan satu pendekatan saja dalam memimpin. Seorang pemimpin yang memahami dan menerapkan “Kepemimpinan Situasional” akan cepat menyesuaikan dan mengubah gaya kepemimpinannya berdasarkan perubahan situasi dan kondisi yang terjadi di Team Salesnya. Bukan sesuatu yang Anda lakukan kepada Team , tetapi sesuatu yang Anda lakukan bersama Team. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman lebih mengenai kepemimpinan situasionaldan akan meningkatkan pengetahuan serta kemampuan memimpin Anda. Tujuan Pelatihan Peserta mengetahui konsep Kepemimpinan Situasional. Mampu menentukan level pengembangan bagi setiap anggota di Team Salesnya. Mengetahui gaya kepemimpinan yang efektif (effective leadership) untuk di setiap level pengembangan. Mempunyai kemampuan di dalam mengembangkan dan memimpin Team Salesnya. Program Pelatihan Program pelatihan ini mengadopsi salah satu dari teori kepemimpinan paling popular yaitu Situational Leadership dari Hersey & Blanchard. Setiap materi dan teori akan dibawa secara interaktif dengan pendekatan belajar experiential learning. Tujuannya adalah agar partisipan dapat mempelajari seluruh materi dan mengaplikasikan keterampilan yang ada sambil merasakan dalam suasana yang lebih nyata. Untuk itu, partisipan akan mengikuti seluruh proses belajar melalui aktivitas sbb: Pre-class Activity In-class Training Pre Test Role play Games Group Discussion Post Test Post-class Activity Leadership Development Assignment (optional) Outline Materi Day 1 – Understanding the Theory What Is Leader ? Menggali pemahaman tentang kepemimpinan , menjelaskan tentang filosofi kepemimpinan Leadership Attributes Hal-hal apa sajakah yang melekat di diri seorang Leader. Type Of Leadership Mengetahui pola-pola kepemimpinan secara pribadi untuk mendapatkan mendapatkan style/gaya kepemimpinan yang sesuai dengan dirinya dan mampu diaplikasikan kedalam ruang lingkup organisasi dengan efektif. Situational Leadership Apa yang di maksud dengan “kepemimpinan berdasarkan situasi, bagaimana melakukan mapping dan menentukan gaya kepemimpinan yang sesuai. Inti dari program ini adalah tiga modul kepemimpinan dasar: Modul 1 : Dimulai dengan mendefinisikan apa kepemimpinan : ” Kepemimpinan adalah upaya untuk mempengaruhi , dan kepemimpinan yang efektif beradaptasi perilaku Anda dengan kebutuhan kinerja individu atau kelompok . ” Tiga komponen utama dari kepemimpinan : mendiagnosis , beradaptasi dan menentukan cara berkomunikasinya . Mampu mengidentifikasi tugas , dalam setiap situasi , adalah langkah pertama menuju menjadi seorang pemimpin yang efektif . Modul 2 : Menilai Kinerja seorang individu berdasarkan kriteria yang sudah ada, atau melakukan diagnosis , menentukan kebutuhan individu atau kelompok untuk langkah berikutnya . Bagaimana tingkat kesiapan  seseorang di dalam hubungannya dengan kemampuan dan kemauan mereka untuk menerima tugas yang diberikan . Modul 3 : Pemimpin Perilaku – Modul ini berfokus pada dua komponen gaya kepemimpinan : tugas dan perilaku hubungan . Penggunaan beberapa tools akan membantu peserta dalam memahami gaya kepemimpinan utama mereka dan berbagai perilaku mereka. Day 2 –Leadership in Action Berlatih dengan 3 keterampilan penting : Diagnose skills Flexibility management Partnering for performance Sharing Best Practise Peserta Para Sales Leader, Sales Supervisor, Area Sales Manager, District Sales Manager, Sales Manager. Evaluasi Pelatihan Untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pelatihan ini, dilakukan evaluasi/review yang berupa: Tahap L1 (kuesioner penilaian dari peserta) dan pre test untuk mengetahui pemahaman dasar  materi pelatihan setiap peserta Tahap L2 post test untuk mengetahui penyerapan peserta terhadap pelatihan Kepemimpinan SITUASIONAL Tahap L3 pemberian “Field Assignment Program” (FAP) yang berupa penugasan lapangan terkait dengan Tugas seorang Leader dan pelaksanaan pendampingan (coaching) dengan melalui telp (skype) atau “face to face presentation” selama 2 bulan (optional). Facilitator Widijatmoko Core Competencies : Deep expertise and experience in sales and marketing for medical products Excellent interpersonal communication skill Deep knowledge and excellent trainer for Training & Development National Training Manager, PT. Fonterra Brand Indonesia (2011, March – 2014, April) National Sales Training Manager, PT. Abbott Nutrition International Indonesia (2010, February – 2011, March). National Sales Training Manager, PT Unilever Foodsolutions (2008, October – 2010, January) Training Manager, PT. Dua Berlian (National Dist. for SC JOHNSON), 2007, September – 2008, October. Training Manager, PT. Actavis Indonesia (2006, October – 2007, September). Training Manager, PT. Sanofi-Aventis Group (2005 – 2006). Product Specialist, PT. Aventis Pharma (2001 – 2005) Hospital Medical Representative, PT Rhone Poulenc Rorer, (1997 – 2001) Medical Representative PT Pradja Pharin (1996 – 1997) Entertainment Manager PT Oasik Produktama, (1995 – 1996).

Online Training : Hospitality Training

Salah satu tujuan Hospitality Training mempelajari dasar-dasar customer service, bagaimana standar pelayanan tamu dalam pelayanan perusahaan berbasis jasa, apa tiga pilar dalam menjalankan bisnis yang efektif, dan hal lain terkait Hospitality Training Deskripsi Di satu sisi Pelatihan Bidang jasa menjadi sangat penting dewasa ini karena selalu berkaitan erat dengan keramahtamahan, karena kualitas, ketahanan suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa sangat ditentukan oleh keramahan lini terdepannya.(Hospitality Training) Sedangkan disisi lain sering dijumpai keluhan di konsumen mengenai kurangnya keramahan, empati yang diberikan oleh lini terdepan pelayanan. Padahal dengan memberikan keramahan, empati, setiap klien akan merasa dihargai, memiliki keinginan untuk kembali dan belanja lagi (ber-ulang). Selain itu, keluhan yang diberikan oleh customer juga membuat perusahaan mengalami kerugian, baik secara langsung maupun tidak. Kerugian secara langsung, misalnya, adalah buruknya nama perusahaan di mata masyarakat serta ketidak inginan masyarakat untuk kembali. Hal ini kemudian berefek pada kerugian tidak langsung, yaitu turunnya minat masyarakat baik untuk menjadi konsumen maupun karyawan yang berakibat terhadap produktivitas perusahaan.(Hospitality Training) Value Consult menyajikan modul ini untuk membantu memenuhi kebutuhan anda akan pelayanan lini terdepan yang berkualitas dan berintegritas, pelatihan Hospitality Training didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan anda mengenai berbagai aspek yang menciptakan sebuah pelayanan luar biasa yang melibatkan unsur manusia pelaku pelayanan dalam memahami pola pikir, tuntutan pelanggan serta tolok ukur pelayanan yang memuaskan, sehingga dapat membantu perusahaan anda untuk menjadi selangkah lebih maju di bidang pelayanan. (Hospitality Training) Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan mengenai cara penyusunan standar terbaik yang terkustomisasi bagi setiap perusahaan.(Hospitality Training) Memberikan bimbingan mengenai pentingnya memberikan pelayanan prima terhadap pelanggan.(Hospitality Training) Memberikan panduan mengenai cara berpenampilan yang baik.(Hospitality Training) Memberikan berbagai wawasan mengenai cara menyapa pelanggan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.(Hospitality Training) Memberikan pendidikan mengenai body language dan pemanfaatannya terhadap kebutuhan perusahaan.(Hospitality Training) Mengkaji kembali mengenai kebijakan terkait pelayanan keramahtamahan perusahaan yang telah dijalankan selama ini.(Hospitality Training) Sasaran Pelatihan Peserta akan mampu memberikan deskripsi mengenai servis terbaik melalui pemahaman tentang pentingnya servis terbaik tersebut.(Hospitality Training) Peserta mampu mengidentifikasi keuntungan, pemanfaatan terbaik dari berbagai teknik yang diajarkan.(Hospitality Training) Peserta mampu mengidentifikasi mengenai tingkat kepuasan konsumen dan menjalankan aksi-aksi yang diperlukan untuk memperbaiki tingkat tersebut apabila dirasa perlu.(Hospitality Training) Peserta memahami bagaimana menempatkan integritas pelayanan terhadap pelanggan, serta menyesuaikan diri dengan atribut masing-masing pelanggan.(Hospitality Training) Mengidentifikasi ,mengimplementasikan teknik-teknik dalam mengatasi pelanggan yang kurang puas.(Hospitality Training) Target Peserta Seluruh lini terdepan pelayanan dan Guest Contact Staff Front Office, Customer Service, Bartender, staff Restaurant, Marketing Metode Pelatihan Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu : Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan Memperagakan apa yang dipelajari Outline Materi Dasar-dasar customer service Standar Pelayanan Tamu dalam Pelayanan Perusahaan Berbasis Jasa Tiga Pilar dalam menjalankan bisnis yang Efektif Peran dasar petugas pelayanan tamu Sudut Pandang Pelanggan mengenai Pelayanan Prima Lima Aksi Penting dalam Pelayanan Tujuh Rahasia Pelayanan Keramahtamahan Teknik komunikasi efektif dengan pelanggan Mengatasi hambatan dalam pelayanan berintegritas Mempelajari tingkat kepuasan pelanggan Mengatasi Pelanggan yang marah Manajemen Stress dalam Pelayanan Keramahtamahan Perbaikan diri dan kaitannya dengan pelayanan keramahtamahan Khusus Hotel Pengantar Pengetahuan Hotel dan Penginapan Standar Operasional Penyelenggaraan Hotel dan Penginapan Pembagian Tugas dan Fungsi Pada Organisasi Hotel dan Penginapan Komunikasi dan koordinasi Rantai komando & Struktur jenjang karir Control Systems (Pembuatan dan pengelolaan sistem control) Front Desk Management (Reception) Grooming&Personal Hygiene Communication Skill Servicing Rooms and General Cleaning Building and Facility Management Observasi/Praktik Memandu Food Service (Hygiene Sanitasi, Metode Pengolahan Makanan, Table Manner Facilitator Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto, MM,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Anwar Haliyanto pernah menjabat sebagai Manager yang bertanggung jawab mengani program pemeriksaan Kadar Gula Darah Sewaktu untuk 1 juta orang di seluruh wilayah Indonesia bersama Kementrian Kesehatan, PERKENI, DEG Germany dan PT. Merck Indonesia yang melibatkan 50 dokter spesialis, 500 dokter umum, 1,000 perawat dan 1,000,000 subjek. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Farmasi Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan trainer, dengan banyak memberikan pelatihan komunikasi efektif di Rumah sakit, Apotek, Klinik serta layanan kesehatan yang lainnya. Sebagai PEMERHATI FARMASI dan LAYANAN KESEHATAN Anwar Haliyanto banyak memberikan kontribusi melalui Seminar Membangun Klinik Dokter Umum di Jakarta, Gathering Apotek di Medan, Pk Baru, Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogya, Surabaya, Malang, Bali dan Makssar, Gathering Perawat di JABODETABEK. Sampai saat ini sudah lebih dari 20 Program Training yang dirancang dan di berikan terkait Layanan Kesehatan dan Farmasi termasuk diantaranya : Komunikasi efektif PERAWAT-PASIEN, Selling Skill untuk Apotek, Service Excellent untuk Apotek dan Klinik, Service Excellent untuk Rumah Sakit, Coaching untuk PERAWAT, Capsule Selling Skill untuk Medical Reps, 7 Langkah Penjualan yang efektif, Merangcang Strategy Marketing Layanan Kesehatan, Mentoring dalam berkarir di Industri Farmasi. Anwar Haliyanto juga sudah diminta oleh beberpa Apotek dan Rumah sakit untuk membantu dengan program “PENDAMPINGAN” dimana Apotek dan Rumah Sakit di damping selama 12 bulan dalam meng-implementasikan program – program dalam rangka menaikkan penjualan dan memperbaiki kualitas layanan.

Online Training : Creative Problem Solving

Dalam keseharian, manusia tidak dapat lepas dari permasalahan yang dihadapi di pekerjaan. Umumnya dalam menghadapi permasalahan tersebut, maka ia cenderung mencari referensi dari penyelesaian masalah masa lalu yang mirip dengan permasalahan yang dihadapi saat ini. Yang terjadi adalah masalah saat ini tidak dapat diselesaikan dengan mengandalkan cara lama tersebut, karena banyak faktor, seperti :tingkat urgensi , pihak yang terlibat, kedalaman masalah, dan lain-lain. Beberapa factor tersebut, menuntut solusi setiap masalah untuk dibuat spesifik agar dapat diselesaikan secara tepat. Oleh karena itu dalam perumusan solusi diperlukan proses analisa yang detail melalui berbagai teknik. Salah satu teknik dimana unsure kreatif sangat ditekankan yaitu penggunaan Creative System dari Osborne Panes. Metode ini sangat praktis dengan penggunaan 6 langkah. Pelatihan ini akan mengajak para pesertanya untuk dilatih membuka cara pandang atau pola pikirannya dari pola piker konvergen (konvensional) menjadi pola pikir yang divergen (lateral thinking), yang mengaktifkan penggunaan otak kanan. Proses ini diperlukan karena berpikir kreatif sangat bergantung pada keterampilan menggunakan otak kanan. Setelah membiasakan diri untuk menggunakan otak kanan, peserta akan dilengkapi dengan beberapa ketrampilan teknik berpikir kreatif yang memudahkan peserta memunculkan gagasan kreatifnya antara lain :Brainstorming, Attribute Listing, Check Listing dan lain-lain. Aplikasi dalam pekerjaan nantinya, peserta dapat fleksibel memilih alternative teknik yang dia kuasai jika dihadapkan pada masalah yang harus diselesaikan secara kreatif. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan : Memahami konsep dasar kreativitas, dan mengenali tingkat kreativitas masing-masing. Mengembangkan pola piker analitis, kreatif, rasional, sistematis dan pragmatis Mengenali berbagai hambatan yang menghalangi kreativitas. Memecahkan masalah secara kreatif Outline Materi Analytical Thinking vs Creative Thinking Membuka blocking pikiran : menjadi individu kreatif 5 langkah merencanakan ide kreatif : Identification, Concentration, Incubation, Ilumination, Evaluation Teknik-teknik berpikir kreatif : Brainstorming, SCAMPER Teknik 6 langkah pemecahan masalah : Mess Finding, Fact Finding, Problem Finding, Solution Finding, Acceptance Finding Aplikasi kreativitas dalam pekerjaan Peserta Para pimpinan yang dituntut untuk selalu berpikir kreatif mencari solusi permasalahan pekerjaan  Para staff yang bidang pekerjaannya menuntut improvement  Siapa saja yang ingin meningkatkan wawasan dan ketrampilan berpikir kreatif untuk pemecahan masalah Metode Pelatihan Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur akan : Diajak bermain kreatif untuk membuka pikiran Dilengkapi dengan kegiatan dan diskusi kelompok untuk menambah wawasan diantara peserta, Adanya pembahasan masalah nyata di pekerjaan agar ketrampilan berpikir kreatif yang didapatkan terhubung dengan aplikasi pekerjaan. Facilitator

Design Thinking

Deskripsi Tuntutan bisnis saat ini menuntut adanya perubahan yang dinamis, terutama untuk terus beradaptasi dengan dinamisnya perubahan ekspektasi pelanggan. Untuk menjawab tuntutan tersebut, organisasi bisnis perlu memunculkan inovasi-inovasi yang lingkupnya dapat saja meliputi proses, produk, pelayanan atau bahkan model bisnis baru. Hal tersebut didukung oleh hasil survey MoSTI yang menunjukkan bahwa pada abad 21, perusahaan yang sukses dalam bisnis apabila bisnisnya berbasiskan inovasi, seperti Apple, Microsoft, 3M, dll. Inovasi adalah proses berpikir sistemik yang menggunakan design thinking, mulai dari Pola Berpikir Kreatif sampai dengan proses menerjemahkan gagasan-gagasan kreatif menjadi suatu bentuk inovasi yang bermanfaat. Proses berpikir inovasi umumnya mengalami banyak hambatan, baik yang dating dalam diri dan kebiasaan berpikir individu maupun lingkungan organisasi. Oleh sebab itu, para pelaku organisasi dan karyawan harus memahami hambatan-hambatan tersebut untuk kemudian menguasai pola pikir baru yang kreatif dan inovatif. Pelatihan ini akan mengajak peserta untuk memahami :pola piker kreatif, teknik merangsang munculnya ide-ide kreatif, penggunaan teknik-teknik berpikir kreatif, dan langkah-langkah terapan untuk memonitor pelaksanaan proses inovasi ditempat kerja. Selain itu para peserta akan diajak untuk mampu berpikir kreatif dan menerapkannya melalui pelatihan yang sifatnya: Practical karena dilengkapi dengan form yang langsung dapat digunakan dan contohnya kasus di pekerjaan. Inspiring dimana cara penyampaian instruktur akan membuat peserta tergerak untuk menerapkannya di pekerjaan. Enjoyable dengan metode instruktur yang akan membuat pelatihan diselingi aktivitas yang sifatnya fun, sehingga peserta relaks dan antusias selama pelatihan Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu: Memahami perbedaan keguanaan otak kiri dan otak kanan Memahami kekuatan diri untuk menjadi orang kreatif Merencanakan pemunculan ide kreatif secara terstruktur Mengidentifikasi masalah ditempat kerja dan diselesaikan secara kreatif Metode Pelatihan Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur akan : Enhanced Lecture Group discussion Exercise Experiential simulation, such as : Role-play, games, and Skill practice Outline Materi Latar belakang di perlukan nya design thinking Design thinkingyang kreatif dan inovatif Kombinasi otak kiri dan kanan untuk memunculkan ide kreatif Mental blocks and Self Limiting habits Tahap pemunculan design thinking : Identification, Exploring (Out of the box thinking), Incubation, Illumination, Evaluation Disertai latihan Model teknik Design thinking : Brainstorming, Attribute Listing, Force Relationship, Scamper, Random words Disertai latihan 4 Tahap proses inovasi (Michael Steinlegh) : Begin the Design thinking, Develop a business effective strategy, Apply the business development, Decline Individual skill practice : mangambil satu permasalahan pekerjaan untuk diselesaikan dengan pemikiran kreatif dan inovatif Rundown Pelatihan Jangka waktu program adalah 2 (dua) hari @7 (tujuh) jam efektif per hari, atau seluruhnya menjadi 14 (empat belas) jam efektif Agenda harian dimulai Jam 08.30 pagi dan berakhir jam 17.00, dengan 1 jam makan siang dan 2 kali Coffee Break @ 15 menit. Lebih dari 50% waktu digunakan untuk Latiha dan Praktek peserta (Lihat Agenda Program) Sebagian besar waktu digunakan untuk Praktek Peserta / Role Play, baik praktek antar peserta maupun dengan pasien secara langsung.   Peserta Para karyawan dengan posisi yang memerlukan keterampilan berpikir kreatif dan inovatif Siapa saja yang ingin meningkatkan wawasan dan keterampilan berpikir kreatif dan inovatif Workshop Leader Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan. Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Problem Solving & Communication Training

Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan (prosdem) adalah sesuatu yang perlu dilakukan setiap professional sehari-hari, baik dia dalam posisi staf ataupun leader.  Permasalahan muncul karena adanya gap, baik itu dalam sistem ataupun tim.  Professional perlu memahami penyebab dan menjalani proses prosdem dengan optimal sehingga tidak menghambat pencapaian kinerja dalam organisasi. Pelatihan ini melihat Prosdem sebagai sebuah aktivitas sehari-hari dan melatih peserta untuk bisa mengelola dengan optimal, serta mengkomunikasikannya dengan baik pada para stake holder. Outline Problem Solving & Decision Making Memahami gap di sistem dan tim sebagai penyebab munculnya prosdem Memahami efek buruk inoptimasi prosdem Menganalisis dan menemukan akar penyebab Mengoptimalkan mekanisme logic dengan tool nya seperti Kepner Tregoe, dll, dan mekanisme intuitive Intuitive dan expert prosdem (ex: blink) Menentukan prioritas prosdem Membangun kebiasaan prosdem Membangun sistem dan tim untuk mengurangi munculnya masalah di masa depan Latihan prosdem sesuai dengan kasus yang sehari-hari dihadapi Komunikasi Esensi dan pentingnya komunikasi Memahami jenis komunikasi (memberikan insturksi, rapat, coaching, dll) Memahami pendekatan komunikasi (pasif, agresif, asertif) Membangun fondasi komunikasi: trust Mengelola aspek diri yang akan mempengaruhi komunikasi Memahami tool dan mengembangkan keterampilan komunikasi Latihan komunikasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Lulus pada August 1992. MBA dengan Distinction, rangking 2 dari 20 siswa, Penerima British Petroleum Scholarship & Quantitative Analysis Award. Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Bebeberapa topik yang biasa dibawakan diantaranya: Kepemimpinan, Manajemen Waktu, Motivasi dan Manajemen Kinerja.  Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id. Dalam 5 tahun terakhir ini ia tertarik untuk mendalami mengenai Psikologi Positif dan pengembangan organisasi untuk masa depan dengan mengikuti Conference Happiness & Its Causes, Melbourne (2013) dan Sydney (2014), Wellbeing & Public Policy (Wellington, 2018), Holacracy (Bungalore, 2019) dan World Congress of Positive Psychology VI (Melbourne, 2019).  Emotional Intelligence ( 6th second), NLP (dari TCI), Money Mastery di Kuala Lumpur, Serta Seminar Robert Kiyosaki di Singapore, Suardhika adalah founder dari  Indonesia Wellbeing Project. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com. Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/

Deskripsi Pelatihan Pelatihan “Olah Sikap, Ibu Segala Pelatihan” adalah program yang bertujuan untuk memperbaiki sikap individu terhadap profesi dan perusahaan, sehingga setiap pelatihan berikutnya memberikan manfaat maksimal. Berdasarkan konsep yang dikembangkan selama 17 tahun, pelatihan ini menekankan pentingnya sikap sebagai fondasi keberhasilan dalam pengembangan kompetensi. Sasaran Pelatihan Membentuk sikap profesional yang mendukung totalitas kinerja. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya sikap dalam menentukan keberhasilan individu dan organisasi. Mengoptimalkan investasi pelatihan perusahaan dengan hasil yang lebih signifikan. Target Peserta Karyawan baru maupun senior yang membutuhkan penyelarasan sikap. Pemimpin tim atau supervisor yang bertugas meningkatkan kinerja bawahannya. Profesional di berbagai bidang yang ingin memperbaiki fondasi sikap kerja. Outline Materi Pelatihan Hari 1: Konsep dan Pemahaman Dasar Pengantar Data dan fakta tentang sikap dalam keberhasilan usaha. Hubungan antara sikap dan visi/misi perusahaan. Pre-test Lembar Periksa Roda Cermin Pengukuran sikap menggunakan skala Likert. Evaluasi kondisi fisik dan mental peserta. Pemahaman Sikap Sikap terhadap pilihan karir melalui role play dan studi kasus. Diskusi interaktif tentang pengaruh sikap terhadap kinerja. Konsep Olah Sikap Definisi, manfaat, dan langkah-langkah pelaksanaan. Penjelasan flow chart Olah Sikap. Objek Sikap Penggunaan alat intervensi dalam kegiatan Olah Sikap. Demonstrasi aplikasi harian, mingguan, hingga tahunan. Hari 2: Simulasi dan Implementasi Simulasi Penempatan Sikap Diskusi kelompok untuk membangun pemahaman penempatan sikap. Teknik percepatan sukses melalui orientasi ulang. Super Energy Activation Teknik stimulus menggunakan “Objek Super” untuk membangun fokus dan produktivitas. Diskusi siklus kegiatan dan algoritma otak. Evolusi dan Evaluasi Sukses Tahap pengembangan dari unskilled menjadi role model. Pembahasan tuntutan profesi dan kesimpulan evaluasi. Penutup Diskusi lintas generasi untuk berbagi pengalaman. Kesimpulan akhir dan pengembangan program mentoring lanjutan (online dan offline). Facilitator : Hendri Gemilang lulusan Universitas Andalas Padang jurusan bahasa dan satra Inggris dan Singapure Institute Management program Management Business Administration, membangun karir dan berbisnis di kawasan Batam, Singapure, Malaysia selama 15 tahun terakhir. Berbagai posisi penting yang pernah di tempati; Konsultan hubungan industrial, Assistant manager Corporate Service, Manager personalia dan Administrasi. Perjalanan tugas membawanya berinteraksi luas dengan Praktisi dan pelaku-pelaku bisnis berkelas di kawasan industri industri investasi strategis itu.  Saat ini Hendri Gemilang adalah konsultan hubungan industri, Hrmatters21, Singapore. Memberikan advise profesional pada klien adalah hal yang selalu dilakukan semua konsultan. Tetapi secara terpisah Hendri Gemilang menawarkan paket lokakarya olah sikap bagi perusahaan klien. Pelatihan olah sikap ternyata diterima sebagai ibu segala pelatihan karena sangat ampun mempertajam berbagai bidang pekerjaan seperti; pra emplyoment, problem solving, teamwork, service exellence, happy worker produktive worker, stay young stay productive, dll. Olah sikap sudah diminati oleh perusahaan perusahaan singapore dan malaysia karena memastikan perusahaan menjadi kuat, sehat dan, produktif. Inilah keunggulan Hendri Gemilang sebagai konsultan dan juga mentor olah sikap.

Online Training : General Affairs Management Development Program

Fungsi General Affairs ( GA ) di Organisasi merupakan fungsi yang sibuk dengan tugas tugas yang kompleks karena memberikan layanan baik untuk organisasi maupun untuk mendukung operasional fungsi lain. Namun dibanyak perusahaan fungsi GA sering dianggap remeh dan kurang dihargai, kenapa hal ini bisa terjadi? Apa yang salah?. Apa yang harus dilakukan oleh General Affairs sebagai fungsi dengan peran sebagai supporting function? Dalam pelatihan dua hari ini peserta akan diajak bersama sama melihat lebih dalam lagi fungsi dan peran manajerial dari GA dalam mendukung sasaran dan strategi organisasi. Apa yang harus dilakukan agar fungsi GA lebih diakui perannya dalam mendukung sasaran organisasi? Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan : Memahami fungsi dan peran  manajerial GA di dalam organisasi dalam mencapai sasaran serta melaksanakan strategi organisasi yang telah ditetapkan. Lebih memahami arti layanan yang diharapkan oleh organisasi ( service excellence ) dari General Affairs. Mampu menganalisa kinerja GA serta menetapkan area yang masih memerlukan peningkatan dengan cara menganalisa masalah yang sering dihadapi General Affairs. Mampu menetapkan kompetensi standar yang harus dimiliki oleh profesional  General Affairs Outline Materi Fungsi dan peran General Affairs di organisasi dalam mendukung sasaran dan pelaksanaan strategi organsiasi Fungsi dan peran General Affairs dilihat dari sisi proses dan sistem Memahami arti layanan serta menetapkan kunci keberhasilan dari General Affairs dalam melayani organsisasi maupun operasional fungsi lain. Mencari penyebab masalah yang sering timbul dalam Penanganan kepentingan perusahaan yang berhubungan dengan masalah perijinan Penanganan berbagai Akomodasi Karyawan dan Tamu Perusahaan Penanganan Fasilitas dan Jaminan Sosial Pengelolaan fasiitas perusahaan Menetapkan area manajerial internal GA yang masih perlu ditingkatkan Menetapkan kompetensi yang diperlukan oleh profesional GA Peserta Profesional General Affairs Facilitator

Online Training : Handling Customer Complaint

Memahami Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction) memiliki arti penting terhadap perkembangan perusahaan.  Oleh karena itu untuk sadar akan perannya sebagai ujung tombak perusahaan sangatlah diperlukan sehingga dapat lebih bertanggung jawab terhadap peningkatan mutu pelayanan. Untuk itu, para front-liners ataupun mereka yang berperan sebagai ujung tombak untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan, memerlukan keterampilan  dalam menerapkan tehnik-tehnik interaksi dan komunikasi efektif dalam proses memberi pelayanan kepada pelanggan, termasuk tehnik menangani keluhan (Customer Complaint) Outline : Menelusuri Data Statistik tentang kepuasan pelanggan Pengertian dari kata “Customer” (Pelanggan) Bagaimana membentuk paradigma “melayani” Pengertian Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction) Pengertian Harapan Pelanggan (Customer Expectations) Hal-hal mendasar yang menjadi harapan pelanggan Bukan  “Company Driven” tapi “Customers Driven” Pemanfaatan Sumber Daya dalam memberi kepuasan kepada pelanggan Hubungan antara Organisasi, System, Sarana serta Faktor Manusia terhadap mutu pelayanan Contoh kombinasi aspek System dan aspek Sarana dalam proses memberi pelayanan Contoh kombinasi aspek Sytem dan aspek Manusia dalam proses memberi pelayanan Proses merancang Organisasi dan System Kerja dalam memenuhi Harapan Pelanggan Proses menyiapkan Manusia dan Sarana Kerja dalam  memenuhi Harapan Pelanggan Peran faktor Manusia dalam proses Interaksi & Komunkasi Prinsip Dasar Komunikasi Efektif Mengenal Sifat Dasar Manusia dalam berkomuniasi,sebagai dasar dalam memberi pelayanan Pengertian “Personalized Service” Peran aspek Manusia dalam mengantisipasi ketidakpuasan dan keluhan (complaint) Pengertian  “Moment Of Truth” dan hubungannya dengan : Mouth To Mouth Promotion” Harapan pelanggan terhadap aspek Manusia dalam memberi pelayanan Bagaimana harus bersikap dalam memberi pelayanana kepada pelanggan Contoh kalimat yang digunakan dalam memberi pelayanan kepada pelanggan Data statistik tentang mengapa pelanggan lari Penggunaan “LAER Process” dalam menangani complaint Pengertian “Mendengar Aktif” Tehnik menyatakan sikap “Empathy”  terhadap kekecewaan pelanggan Mengenal Jenis Pertanyaan serta tehnik Megajukan Pertanyaan dalam menggali akar masalah Bagaimana melakukan respons dengan saran jalan keluar yang memuaskan pelanggan Tindak lanjut dan Cek Pelaksanaan sebagai kunci keberhasilan ‘Handling Complaint” Agenda Program : 1.      08.30 – 10.00  : Sambutan Selamat Datang oleh Organizer Pendahuluan (latar belakang & sasaran program) Menelusuri Data Statistik tentang kepuasan pelanggan Pengertian dari kata “Customer” (Pelanggan) Bagaimana membentuk paradigma “melayani” Latihan 1 : Membuat daftar jenis pelanggan serta jenis pelayanan yang diberikan 2.      10.15 – 12.00  : – Pengertian Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction) – Pengertian Harapan Pelanggan (Customer Expectations) – Hal-hal mendasar yang menjadi harapan pelanggan – Bukan sekedar memenuhi harapan, tapi melampaui harapan (pelayanan ekstra) – Bukan  “Company Driven” tapi “Customers Driven” – Latihan 2 : Hal-hal yg menjadi harapan Pelanggan anda, dan apa yg telah dilakukan utk memenuhinya 3.      13.00 – 15.00  : Sumber daya yang diperlukan dalam memberi kepuasan kepada pelanggan Hubungan antara Organisasi dan Kebijakan Perusahaan terhadap mutu pelayanan Peran System Kerja dalam memberi kemudahan kepada pelanggan Hubungan antara dan Sarana Kerja dan Kepuasan Pelanggan Peran Faktor Manusia sebagai pemberi pelayanan dalam memenuhi Harapan Pelanggan Latihan 3 : Identifikasi: Kebijakan, System, Sarana, dan Mutu Manusia, yg perlu dikembangkan di tempat anda 4.      15.15 – 17.00  : Contoh kombinasi aspek System dan aspek Sarana dalam proses memberi pelayanan Contoh kombinasi aspek Sytem dan aspek Manusia dalam proses memberi pelayanan Proses merancang Organisasi dan System Kerja dalam memenuhi Harapan Pelanggan Proses menyiapkan Manusia dan Sarana Kerja dalam  memenuhi Harapan Pelanggan Latihan 4 : Rancang Organisasi, System, serta faktor manusia dan Sarana yg diperlukan (Lihat Latihan 3) 5.      08.30 – 10.00  : Peran faktor Manusia dalam proses Interaksi & Komunkasi Prinsip Dasar Komunikasi Efektif Mengenal Sifat Dasar Manusia dalam berkomuniasi,sebagai dasar dalam memberi  pelayanan Pengertian “Personalized Service” Peran aspek Manusia dalam mengantisipasi ketidakpuasan dan keluhan (complaint) Pengertian  “Moment Of Truth” dan hubungannya dengan : Mouth To Mouth Promotion” 6.      10.15 – 12.00  : Harapan pelanggan terhadap aspek Manusia dalam memberi pelayanan Bagaimana harus bersikap dalam memberi pelayanana kepada pelanggan Contoh kalimat yang digunalkan dalam memberi pelayanan kepada pelanggan Mengapa pelanggan menyampaikan ketidakpuasannya (complaint) Data statistik tentang mengapa pelanggan lari Latihan  5 : Membuat Jenis ketidakpuasan (keluhan/complaint) pelanggan terhadap   Perusahaan anda            7.      13.00 – 15.00  : Penggunaan “LAER Process” dalam menangani complaint Pengertian “Mendengar Aktif” Tehnik menyatakan sikap “Empathy”  terhadap kekecewaan pelanggan Mengenal Jenis Pertanyaan serta tehnik Megajukan Pertanyaan dalam menggali akar masalah Bagaimana melakukan respons dengan saran jalan keluar yang memuaskan pelanggan Tidak lanjut dan Cek Pelaksanaan sebagai kunci keberhasilan ‘Handling Complaint” 8.      15.15 – 17.00  : Latihan 6 : – Sepasang  peserta menyiapkan Rencana Handling Complaint Kemudian Role Play di depan kelas, satu sebagai Pelanggan, dan satu sebagai Petugas Peran masing-masing kemudian dibalik. Yg pelanggan menjadi Petugas dan sebaliknya Peserta lain melakukan evaluasi dengan menggunakan form evaluasi terlampir Persyaratan Peserta : Semua peserta DIWAJIBKAN membawa Laptop/Notebook

Online Training : Innovative Thinking dan DMAIC Problem Solving

Deskripsi Salah satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh leader dan manager bagi organsisasi yang ingin tumbuh dengan cepat namun kokoh adalah: kemampuan berpikir inovatif dan ketrampilan menyelesaikan masalah. Kemampuan berpikir inovatif akan membantu perusahaan untuk menemukan terobosan baru dalam bisnis proses ataupun dalam penciptaan produk / servis baru yang diinginkan oleh konsumen, sehingga organisasi dapat menuju level target yang lebih tinggi. Ketrampilan menyelesaikan masalah akan membantu organisasi menemukan solusi dengan lebih cepat, sehingga proses pelayanan ke konsumen bisa berjalan lebih efisien dan efektif. Juga atasannya akan bisa lebih berpikir strategic karena tidak diganggu oleh problema yang dibawakan oleh bawahannya. Para bawahan juga akan lebih produktif karena mampu meyelesaikan   masalah operasional . Metoda yang digunakan dalam workshop ini sudah dipakai oleh banyak perusahaan Indonesia dan Jepang dengan omzet mencapai Rp 500 Triliun. Jadi sudah terbukti berhasil. Untuk masa depan perusahaan, buat apa coba-coba ! Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Innovative Thinking dan DMAIC Problem Solving ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Mampu meilhat tantangan sebagai peluang. Bisa membedakan problem dan upgrading Mampu berpikir dari 6 sudut pandang yang berbeda Menjadi kreatif dan innovatif sehingga mampu mengejar target baru Menyelesaikan masalah dengan konsep DMAIC Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Innovative Thinking dan DMAIC Problem Solving adalah : Perubahan pola pikir dari melihat masalah menjadi melihat peluang Cara berpikir mulai dari proses, analitikal dan lainnya sampai berpikir kreatif Perilaku kreatif dari bentuk DiSC 5 cara menjadi innovatif Mnedefinisikan masalah Mengukur dan memprioritaskan masalah apa yang seharusnya dikerjakan lebih dahulu Analisa akar penyebab masalah Mengambil keputusan yang berdampak Mencegah potensi masalah dan menghindari agar tidak terjadi lagi Facilitator Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map)  – People Development  – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju  perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI  berbasis balanced Scorecard.

Online Training : Professional Secretary

Deskripsi Saat ini seorang sekretaris professional, tidak hanya menampilkan diri secara professional, tetapi harus juga mengetahui aktivitas kantor modern & computerize. Sekretaris professional harus tahu juga fungsi – fungsi dan kegiatan kantor modern, mampu melakukan filing secara baik, conventional maupun electronic. Mampu mengambil keputusan dengan tepat dan juga bisa mengelola waktu kerja dengan baik. Workshop ini mencoba memberi jawaban atas tuntutan – tuntan bagi seorang sekretaris professional untuk dapat berfungis di kantor pada era modern dan kompetitif. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Sekretaris Profesional ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami pentingnya membangun Citra Diri yang Positif dari seorang sekretaris Memahami proses komunikasi dalam organisasi Meningkatkan keterampilan mengelola pertemuan Bisnis Mampu mengelola waktu secara efektif Target Peserta Sekretaris Junior Staf Administrasi Metode Pelatihan Pelatihan Administrasi Kantor Modern Untuk Sekretaris Eksekutif dan Administrasi Eksekutif dilaksanakan dengan metode: Pelatihan diskusi Kasus dan analisis kuesioner Game dan latihan Outline Materi TOTAL IMAGE  UNTUK SEKRETARIS Pentingnya Kepercayaan Diri Totalitas Diri dalam Berperilaku Membangun Citra Diri KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI Fungsi Komunikasi dalam Organisasi Peran sekretaris dalam komunikasi Organisasi Memilih media yang tepat dalam komunikasi organisasi Komunikasi antar pribadi TEKNIK MENGELOLA WAKTU SECARA EFFEKTIF Stres Waktu Analisis Kegiatan Kerja Meningkatkan Efektivitas penggunaan waktu kerja TEKNIK MENGELOLA PERTEMUAN BISNIS Macam-macam Pertemuan Bisnis Mempersiapkan Pertemuan Bisnis Pelaksanaan dan Tindak Lanjut dan Pertemuan Bisnis

Online Training : Comprehensive People Management Training

Mengelola orang biasanya merupakan salah satu tantangan terbesar dari seorang Pemimpin.  Karena terbiasa dengan pekerjaan teknis ataupun pekerjaan yang bisa ditangani sendiri, maka seorang Pemimpin, apa itu Supervisor ataupun Manajer mengalami ke-kikuk-an ketika harus mengelola tim. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai hal tersebut. Dimulai dengan pengenalan tim melalui MBTI, salah satu metode asesmen untuk pengembangan manusia, maka peserta diharapkan lebih mengenal tipe anggota tim yang dihadapinya serta implikasinya dalam pengelolaan tim. Mapping dari anggota tim juga dapat dilihat dari profile kemampuannya, motivasinya, komitmennya, dan lain-lain yang bisa menjadi salah satu dasar dalam mengalokasi resource SDM yang ada dan melakukan pendekatan yang personal dalam mengelola tim. Kemampuan utama dalam pengelolaan orang juga akan diuraikan prinsip-prinsipnya.  Seperti kemampuan dalam memberikan instruksi, memotivasi, memberi teguran.  Kelompok kemampuan mengelola orang berikutnya yang akan diberikan dalam pelatihan ini adalah: coaching, konseling masalah ringan, serta memberikan evaluasi melalui diskusi Performance Appraisal. Sepanjang waktunya tersedia, sebanyak mungkin skill yang ada dalam materi ini akan dilatihkan melalui role playing. Outline Materi Peran Pemimpin dalam Manajemen Orang Peran sebagai Atasan Memadukan peran sebagai atasan dan peran organisasi lainnya Menjalankan peran sebagai trainer, coach, mediator, fasilitator, dll. Mapping anggota tim Menggunakan MBTI untuk mengenal tim Membuat profile kemampuan, motivasi, kepribadiaan tim Prinsip dasar dalam mengelola orang Menggunakan prinsip dasar MENDUKUNG Menjaga Harga Diri Empati No judgement Dorong keterlibatan Urun rembuk Kejelasan Upaya kesamaan No take over Giring ke tindak lanjut Contoh penerapan prinsip dasar pada interaksi atasan dan bawahan (video) Mengenal permasalahan dalam Manajemen Orang Permasalahan yang ada dalam Manajemen Orang Keterkaitan permasalahan orang dan organisasi Memisahkan masalah personal dan masalah kinerja Skills utama pengelolaan orang Memberikan instruksi Delegasi Memotivasi Monitoring Memberi teguran Group skills lainnya Coaching Konseling masalah ringan (yang masih bisa ditangani seorang Pemimpin) Memberikan evaluasi/feedback pada saat diskusi Performance Appraisal Mengevaluasi efektivitas pengelolaan orang Mengevaluasi dan menjaga kinerja optimum tim Facilitator

Online Training : Effective Presentation Skills – 1 Day

Pelatihan Effective Presentation Skills mempelajari bagaimana para karyawan dengan posisi yang memerlukan ketrampilan presentasi efektif seperti middle level manager, sales, dll dan hal – hal lain terkait Presentation Skills. Deskripsi Ada satu hal yang sering dilupakan saat seorang karyawan dipromosikan. Umumnya saat promosi, hal yang dipersiapkan dengan baik adalah kompetensi teknis yang diperlukan, namun kemampuan bekomunikasi kurang begitu dipersiapkan. Padahal semakin tinggi posisi seseorang, kemampuan komunikasi yang dituntut semakin tinggi juga baik dalam hal konten yang lebih strategik maupun caranya yang lebih banyak unsur diplomatisnya. Salah satu bentuk komunikasi yang perlu dimilki oleh karyawan adalah melakukan presentasi efektif. Presentasi efektif akan membuat seseorang mampu menyampaikan informasi secara sistematis, singkat dan jelas. Tujuannya beragam dari mulai yang sifatnya informatif (pesan) sampai dengan persuasif (pesan dan kesan). Presentasi efektif dimulai dari menyusun materi presentasinya, penggunaan media atau aplikasi program untuk membuat penampilan presentasi atraktif, cara menyampaikan presentasi, dan menanggapi audience presentasi. Umumnya seseorang belajar hal tersebut secara otodidak karena tuntutan keadaan atau pekerjaan. Pelatihan Effective Presentation Skills ini akan memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai keseluruhan presentasi efektif. Selain itu para peserta akan dilatih sampai mampu melakukan presentasi yang efektif dari mulai penyiapan materi pelatihan sampai kepada melakukan presentasi dan mempenngaruhi audience. Untuk melengkapi pesertanya mengenai Pemahaman dan ketrampilan instruktur akan menyampaikan pelatihan secara : Practical karena dilengkapi dengan form yang langsung dapat digunakan dan contoh nyata kasus di pekerjaan Inspiring dimana cara penyampaian instruktur akan membuat peserta tergerak untuk menerapkannya di pekerjaan enjoyable dengan metode instruktur yang akan membuat pelatihan diselingi aktivitas yang sifatnya fun, sehingga peserta relaks dan antusias selama pelatihan Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Effective Presentation Skills ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Merancang sebuah presentasi efektif Teknik penggunaan media presentasi yang berbasis aplikasi komputer Teknik menyampaikan presentasi efektif Trik mengatasi audience dengan beragam karakter Target Peserta Pelatihan Effective Presentation Skills ini ditujukan untuk para Para karyawan dengan posisi yang memerlukan ketrampilan presentasi efektif seperti middle level manager, sales, dll. Siapa saja yang ingin meningkatkan wawasan dan ketrampilan presentasi efektif Metode Pelatihan Pelatihan Effective Presentation Skills dilaksanakan dengan metode Enhanced Lecture Group discussion Exercise Experiential simulation, such as : Role-play, games, and Skill practice Outline Materi Materi Pelatihan Effective Presentation Skills yang akan dibahas adalah Prinsip-prinsip komunikasi persuasive dan informatif Dinamika presentasi : an overview Managing Yourself : body language, handling stress Managing the Material of your presentation : shock opening, body, and closing Managing the Audience Latihan : Individual Presentation Skill Testimoni “Excellent” “Sangat Exspert” “Materi dan metode yg diberikan cukup menarik” “Materi yang diberikan baik & mudah dipahami” “Pelatihan menarik” “Trainer menyampaikan dengan baik & dapat memberikan contoh & kasus relevan” “Trainer menguasai materi & pendekatannya bagus ke peserta” “Sudah cukup baik” “sudah baik, sudah banyak prakteknya” “Pembawaan materi Bagus” “Cukup Aktraktif & komunikatif” Facilitator

Online Training : Lobbying & Negotiation Skills For Managers

Salah satu tugas penting manajer adalah mencapai kesepakatan dengan berbagai pemegang kepentingan (stake holder) yang terkait dengannya, khususnya pihak2 di luar organisasi.  Baik dalam kaitan dengan penjualan, perijinan ataupun kesepakatan2 bisnis lainnya. Untuk dapat mengoptimalkan posisi Perusahaan di dalam transaksi tersebut, maka tidak cukup seorang manajer hanya mempersiapkan diri di dalam proses formal nya (negosiasi), ia juga perlu menguasai prinsip2 dan ketrampilan dalam melakukan lobbying.  Sehingga proses transaksi dapat diarahkan se awal mungkin. Workshop ini memberian wawasan, prinsip2 dasar dan ketrampilan utama dalam melakukan lobi dan negosiasi.  Walaupun materi yang diberikan cukup padat, namun tetap disediakan cukup kesempatan untuk role playing agar peserta dapat merasakan aplikasi dari berbagai konsep yang didiskusikan. Sasaran Pelatihan Peserta paham prinsip-prinsip lobbying & negosiasi yang saling menguntungkan bagi pihak-pihak yang terlibat Peserta menguasai dan mampu mengembangkan teknik-teknik negosiasi secara efektif. Peserta mampu menggunakan prinsip komunikasi yang tepat dalam bernegosiasi. Outline Materi LOBBYING & NEGOSIASI  DALAM BISNIS     Masalah dan tantangan dalam lobbyingh & negosiasi Kompetisi vs integrasi Tiga unsur pokok negosiasi 2. PERSIAPAN LOBBYING NEGOSIASI Kriteria sukses lobby & negosiasi Identifikasi kekuatan dan kelemahan Aspek budaya 3. ASPEK KOMUNIKASI Mendengarkan aktif dalam lobbying & negosiasi Mengatasi hambatan komunikasi dalam lobby & negosiasi 4.  TEKNIK NEGOSIASI Lima strategi pokok Sepuluh teknik dasar Teknik konsesi 5. PRAKTEK NEGOSIASI Persiapan negosiasi Proses negosiasi Evaluasi hasil Facilitator Drs. Elyus Lanin, M. Si. Alumnus Universitas Indonesia, yang mendalami Ilmu Komunikasi di Pasca Sarjana UI ini tertarik dan terjun di bidang Manajemen sebagai Konsultan / Fasilitator Training sejak tahun 1984.Beberapa perusahaan yang pernah dan masihmenggunakan jasanya antara lain adalah Bank Indonesia, BCA, PT. Indosat Tbk, Pertamina, PT.SMART Tbk, PT. Freeport, PT. HM Sampoerna , Indomobil, Pt Kertas Karft Aceh, PT. Unilever Indonesia, PT. Timah Tbk, RCTI, PT. Samudra Indonesia, BAPPENAS, Bank Mandiri dan lain-lain.

Online Training : Powerful Presentation & Communication Skill

Topic Pembicaraan Dasar Pemikiran Public speaking sebagai sarana ekspresi Upaya meningkatkan efektifitas untuk mencapai tujuan Persiapan Pengolahan topik pembicaraan Pengenalan audiens Penguasaan lapangan Ketrampilan Teknik presentasi Pemanfaatan alat bantu Outline Materi Dasar Pemikiran Public speaking sebagai sarana ekspresi Upaya meningkatkan efektifitas untuk mencapai tujuan Persiapan Pengolahan topik pembicaraan Pengenalan audiens Penguasaan lapangan Ketrampilan Teknik presentasi Pemanfaatan alat bantu Alat bantu visual Mempersiapkan presentasi Menggunakan visualisasi ¨Teknik presentasi Percaya diri dan semangat Penampilan, Postur Suara dan intonasi Bahasa non verbal Blocking Latihan: Membuat presentasi Melakukan latihan Sesi umpan balik Facilitator