Managerial Skills Training

Online Training : Business Writing Skills

Walau terlihat sederhana proses menuliskan surat-surat bisnis memerlukan pengalaman dan keahlian tertentu.  Kegagalan dalam melakukan hal tersebut dengan baik akan bisa menunjukan ketidakprofesionalan bahkan lebih jauh lagi bisa menimbulkan mis-komunikasi. Training 1 hari ini akan memberikan overview mengenai dasar2 dalam pembuatan surat2 bisnis. Sasaran Peserta Paham dan mampu menyiapkan surat-surat bisnis yang dibutuhkan dalam kegiatan kerja. Outline Materi 09.00 – 15.00 WIB 1.     PROSES KOMUNIKASI Jenis-jenis komunikasi tertulis Karakteristik Komunikasi Hambatan-hambatan 2.     PROSES PENULISAN (WRITING PROCESS) Rencana Penulisan Organisasi Penulisan Gaya Penulisan Target Pembaca 3.     TEKNIK PENULISAN SURAT-SURAT BISNIS Jenis dan karakteristik surat bisnis Anatomi surat bisnis Teknik penulisan surat-surat bisnis Memo dan email dalam kegiatan bisnis

Online Training : Enhancing Personal Effectiveness

Kita sudah beberapa tahun belakangan masuk di Era Revolusi Industri 4.0 dan ditandai dengan hadirnya ‘Internet of Things’ yang juga mengubah perilaku serta gaya hidup masyarakat. Bahkan hadirnya konsep ‘Society 5.0’ makin membuat dunia sadar akan kebutuhan perubahan dalam kegiatan sehari-hari dan kerja. Pandemi di awal 2020, telah memaksa para professional untuk segera menyesuaikan diri dengan pola kerja dan tantangan saat ini. Eksekusi pekerjaan yang disertai koordinasi jarak jauh (Remote Working) telah menghadapkan kita pada dunia baru yang secara drastic berubah dan membuthkan penyesuaian yang cepat. Kondisi ini menuntut perusahaan untuk dapat memiliki Karyawan yang mampu beradaptasi terhadap pola kerja dan tantangan saat ini. Untuk itu melalui workshop ini, kami mendukung untuk memfasilitasi peserta untuk mampu mempelajari dan membangun diri menjadi pribadi unggul dan efektif di New Normal Era. Manfaat & Tujuan Memberikan dukungan langsung berupa keahlian yang dibutuhkan Karyawan saat ‘Remote Working’ Teknik praktis mengelola stress, relaksasi dan menyelaraskan pikiran Kemampuan mengelola pekerjaan dengan pola dan lingkungan yang baru Kemampuan meningkatkan produktivitas dalam mengatur pekerjaan Keahlian dalam memanfaatkan alat penunjang produktivitas secara Visual Outline Materi Recognize your Potential Strength & Weakness Managing Stress and building positive mentality Mindfulness Understand your Time Wasters Overcome Procrastination SMART Goal setting New Ways of Communication New Ways of Working & Managing Working environment Leading Your Virtual Team (Remote Working) The Focus Funnel (time management at Digital Era) The basics of good time management Use ‘to do’ lists Establish priorities Do one thing at a time (perfect execution) Delegation Control Information Overload and Disrupting Introduce Productivity App Building Your Productivity Muscle from Atomic Habit

Online Training : Comprehensive Supervisory & Problem Solving

Supervisor adalah jabatan pertama manajerial.  Ia menandakan sebuah proses transformasi dari seorang pekerja menjadi seorang pemimpin.   Disinilah ‘jebakan-jebakan’ pertama muncul, yaitu Sang Pemimpin masih terpaku pada aktivitas sebelumnya sebagai pekerja, atau tidak siap menunjukan keteladanan dan kemampuannya meng handle beragam anggota tim yang ada di bawahnya, atau ketidakmampuan untuk mengatur waktunya dengan baik sehingga banyak pekerjaannya yang tertunda. Comprehensive Supervisory Skills Training merupakan suatu program training komprehensif yang terutama ditujukan kepada mereka yang telah menjabat posisi supervisor selama beberapa saat sehingga telah lebih mengenal tantangan-tantangan yang dihadapinya. Workshop ini akan menekankan pada overview 4 aspek yang perlu dikuasai seorang supervisor: Managing Performance: pengembangkan kemampuan supervisor dalam mengelola kinerja dirinya dan tim nya sesuai dengan arah dan target Perusahaan. Managing Yourself: pengembangan kemampuan untuk mengelola diri sendiri agar bisa melakukan introspeksi dan pengembangan diri untuk berperan efektif sebagai supervisor Managing People: kemampuan untuk mengelola tim dengan keberagaman karakteristik orang yang ada di dalamnya Managing Task: kemampuan untuk membuat prioritas dan mengelola tugas, mulai dari perencanaan sampai dengan kontrol. Perbedaan modul ini dengan modul Basic Supervisory adalah pada penambahan penekanan pada Managing performance, penggunaan MBTI untuk pengenalan diri, serta berbagai latihan dalam role play supervisory sehingga diharapkan pemahaman konsep yang ada sudah lebih dalam karena disertai skill practicing. Workshop ini tidak akan menawarkan teori2 yang complicated hanya berupa prinsip2 dasar yang perlu dipahami seorang supervisor dalam ke-4 aspek di atas. Outline Pengenalan Organisasi, Peran, Tugas, Otoritas dan Tanggung Jawab Mengelola proses transisi menjadi supervisor yang efektif Mengenali managerial career dan apa yang diperlukan untuk berhasil dalam karir tersebut pada saat ini Memahami prinsip dasar Manajemen Kinerja: Goal Setting, Coaching dan Performance Evaluation Prinsip dan latihan dalam Goal Setting Memahami dan mengembangkan proses-proses kerja yang ada di bawah kendalinya Membuat list aktivitas diri, mengatur prioritas dan waktu dalam melakukan pekerjaan. Mengenali dan mengatasi hambatan-hambatan kinerja, dari diri sendiri ataupun tim dan organisasi. Mengidentifikasi permasalahan riil dan menemukan akar masalah Mengenal berbagai metode dan teknik memecahkan masalah Mengembangkan alternatif pemecahan masalah, memilih dan mengawal implementasinya. Pengenalan diri dengan menggunakan MBTI Proses transformasi diri menjadi Pemimpin yang efektif. Mengembangkan ketrampilan delegasi, monitoring dan umpan balik Mengatasi penolakan tim, mengembangkan motivasi dan mengatasi karyawan bermasalah Mengenali dan mengelola berbagai macam tipe staf (film coaching) Berbagai assessment: MBTI, influence profile dan motivasi. role play supervisory: memberikan instruksi, mengatasi penolakan, mengatasi karyawan bermasalah Latihan memecahkan masalah

Turning Service Excellence into Sales

Dalam Era Digital sekarang persaingan menjadi sangat ketat dan kebutuhan peningkatan kualitas perusahaan atau organisasi semakin tinggi, sehingga setiap perusahaan atau organisasi harus memiliki nilai tambah. Pelayanan prima atau pelayanan yang terbaik adalah sebuah kualitas dalam wujud nyata yang harus diterapkan dalam berbagai segmen pekerjaan, apapun aktivitas perusahaan Anda. Para pemain besar telah membuktikan dalam beberapa waktu terakhir bahwa peningkatan kualitas layanan searah dengan peningkatan penjualan. Kondisi seperti ini menjadi lebih efektif saat penyampaian layanan oleh Customer Service atau pun divisi lain dapat mengemasnya dengan penawaran ‘terselubung’ yang membuat pelanggan tetap nyaman. Untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia dengan kualitas pelayanan prima sekaligus mampu berkontribus meningkatkan penjualan, maka setiap pribadi yang terlibat haruslah memiliki pemahaman dan penguasaan keahlian pendukung untuk menghasilkan kualitas layanan prima sesuai visi perusahaan atau organisasi sekaligus keahlian menjual persuasif. Oleh karena itu, dalam workshop ini kami mengedepankan pembelajaran ‘fun’ dan interaktif dengan simulasi dan roleplay yang memiliki porsi lebih besar daripada teori. Dengan demikian peserta akan belajar dengan efektif dan mampu mempraktekkan di pekerjaan dengan lebih lancar. Tujuan Pelatihan : Pemahaman konsep ‘Service Excellence’ dan ‘Sales’ Pembaruan mindset ‘Service Excellence & Persuasive Selling’ Memiliki kualitas kepedulian dalam komunikasi Memahami penerapan pilar Layanan Prima di pekerjaan Kemampuan mengemas penjualan yang persuasif didalam layanan yang memuaskan pelanggan Kemampuan efektif dalam menanggapi keberatan, complain pelanggan dan follow up. Materi Pelatihan : Memahami dan mengerti Pelayanan Prima dan Penjualan. Mengatasi mental block dalam Layanan Prima dan Penjualan Persuasif. Membangun kepribadian yang mendukung dan percaya diri Effective Persuasive Communication Skills for Service and Selling Effective listening Skills Communication Strategy with different personality Handling difficult people and Complaint Assertive communication and message Service Excellence Character and Behavior Customer behavior and Customer Needs on 4.0 into 5.0 Era 5 element of Service Excellence Strategy and practice Strategy for Strengthening Service Chain Service Excellence in Digital Era 4 Key Elements of Customer Service Excellence 7 Customer Service Technique to Increase Sales Selling Technique in Customer Service The New ‘7P’ for Customer Service Excellence in New Era Metode Pelatihan : Durasi 3 hari. 09.00 – 17.00 Metode pembelajaran : Teori, Role play, Simulation, Smart Game, dan Test 20% sharing dan 80% praktek Pembelajaran efektif dengan smart game.

Online Training : Strategi Leader dalam Pengawasan dan Pengendalian Resiko Soft Competency

Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan akan mampu untuk: •Memahami pengawasan dan pengendalian resiko soft competency •Membuat rencana pengawasan dan pengendalian resiko •Menyusun mitigasi resiko yang dibutuhkan •Membangun tim yang efektif, produktif, solid, dan profesional •Menjadi eksekutor perubahan yang handal   Outline Materi •Bagaimana cara melakukan pengawasan dan pengendalian secara efektif •Bagaimana cara menyusun rencana pengawasan dan pengendalian resiko •Bagaimana cara mengembangkan kompetensi sadar resiko •Bagaimana cara merumuskan mitigasi resiko •Bagaimana cara mengatur insentif, penilaian kinerja, evaluasi target pencapaian •Bagaimana cara menggulirkan perubahan dan mengelola dampak yang ditimbulkan •Bagaimana cara menumbuhkan budaya kerja dan memimpin generasi milenial

Online Training : Business Ethics for Secretary

Pada saat ini dunia sedang didera oleh berbagai persoalan mulai dari krisis ekonomi dan keuangan sampai ancaman terhadap kinerja karena persoalan internal. Hal ini membuat pemain bisnis mengalami pusing tujuh keliling. Untuk mengatasinya salah satu hal yang diperlukan adalah kesiapan sang pemimpin dalam mengelola organisasi dengan baik dan benar. Mereka bukan saja berhadapan dengan pemerintah apabila itu organisasi pemerintahan, pemegang saham bagi organisasi bisnis (perusahaan) tetapi juga stakeholder lainnya. Untuk itu mereka memerlukan orang yang mampu mengatur agenda baik untuk pertemuan/rapat, negosiasi dan sebagainya. Agar upaya mereka sukses dibuthkan sekretaris yang handal yang tidak saja cakap secara teknis tapi juga mampu membuat para stakeholder merasa senang karena semua kebutuhannya dapat dipenuhi. Para pemimpin dunia itu menyadari bahwa memiliki seorang sekretaris yang kompeten dan memahami nilai-nilai organisasi/perusahaan dan etika bisnis adalah suatu hal yang ideal yang dapat membantu keberhasilan organisasi/bisnis di masa depan. Untuk itu dalam rangka membantu para pimpinan tersebut kami mencoba menyediakan jasa pelatihan Business Ethics for Secretary yang berdampak para perubahan cara berpikir dan berperilaku para sekretaris sehingga mampu menciptakan sekretaris kelas dunia yang kompeten guna mendorong pencapaian visi para pemimpin bisnis. Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep etika bisnis yang berlaku di dunia bisnis kepara peserta pelatihan Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan implementasi pekerjaan di bidang sekretaris sehingga mampu membantu atasannya mencapai visi organisasi/perusahaan Outline Materi Etika Bisnis di Era Globalisasi Optimasi Fungsi dan Peran Sekretaris Etiket Profesional Memahami Karakter Pemimpin Membangun Kompetensi Sekretaris Membangun Kepribadian  Mempesona Strategi Pelayanan Pelanggan Diskusi Metode Pelatihan Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Peserta Setiap tenaga calon dan sekretaris baik di lingkungan pemerintah, BUMN maupun perusahaan swasta layak mengikuti pelatihan ini. Demikian pula para konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan.

Online Training : Comprehensive Supervisory Skills

Online-Comprehensive Supervisory Skills

Supervisor adalah jabatan pertama manajerial.  Ia menandakan sebuah proses transformasi dari seorang pekerja menjadi seorang pemimpin.   Disinilah ‘jebakan-jebakan’ pertama muncul, yaitu Sang Pemimpin masih terpaku pada aktivitas sebelumnya sebagai pekerja, atau tidak siap menunjukan keteladanan dan kemampuannya meng handle beragam anggota tim yang ada di bawahnya, atau ketidakmampuan untuk mengatur waktunya dengan baik sehingga banyak pekerjaannya yang tertunda. Comprehensive Supervisory Skills Training merupakan suatu program training komprehensif yang terutama ditujukan kepada mereka yang telah menjabat posisi supervisor selama beberapa saat sehingga telah lebih mengenal tantangan-tantangan yang dihadapinya. Workshop ini akan menekankan pada overview 4 aspek yang perlu dikuasai seorang supervisor: Managing Performance: pengembangkan kemampuan supervisor dalam mengelola kinerja dirinya dan tim nya sesuai dengan arah dan target Perusahaan. Managing Yourself: pengembangan kemampuan untuk mengelola diri sendiri agar bisa melakukan introspeksi dan pengembangan diri untuk berperan efektif sebagai supervisor Managing People: kemampuan untuk mengelola tim dengan keberagaman karakteristik orang yang ada di dalamnya Managing Task: kemampuan untuk membuat prioritas dan mengelola tugas, mulai dari perencanaan sampai dengan kontrol. Perbedaan modul ini dengan modul Basic Supervisory adalah pada penambahan penekanan pada Managing performance, penggunaan MBTI untuk pengenalan diri, serta berbagai latihan dalam role play supervisory sehingga diharapkan pemahaman konsep yang ada sudah lebih dalam karena disertai skill practicing. Workshop ini tidak akan menawarkan teori2 yang complicated hanya berupa prinsip2 dasar yang perlu dipahami seorang supervisor dalam ke-4 aspek di atas. Outline Pengenalan Organisasi, Peran, Tugas, Otoritas dan Tanggung Jawab Mengelola proses transisi menjadi supervisor yang efektif Mengenali managerial career dan apa yang diperlukan untuk berhasil dalam karir tersebut pada saat ini Memahami prinsip dasar Manajemen Kinerja: Goal Setting, Coaching dan Performance Evaluation Prinsip dan latihan dalam Goal Setting Memahami dan mengembangkan proses-proses kerja yang ada di bawah kendalinya Membuat list aktivitas diri, mengatur prioritas dan waktu dalam melakukan pekerjaan. Mengenali dan mengatasi hambatan-hambatan kinerja, dari diri sendiri ataupun tim dan organisasi. Mengidentifikasi permasalahan riil dan menemukan akar masalah Mengenal berbagai metode dan teknik memecahkan masalah Mengembangkan alternatif pemecahan masalah, memilih dan mengawal implementasinya. Pengenalan diri dengan menggunakan MBTI Proses transformasi diri menjadi Pemimpin yang efektif. Mengembangkan ketrampilan delegasi, monitoring dan umpan balik Mengatasi penolakan tim, mengembangkan motivasi dan mengatasi karyawan bermasalah Mengenali dan mengelola berbagai macam tipe staf (film coaching) Berbagai assessment: MBTI, influence profile dan motivasi. role play supervisory: memberikan instruksi, mengatasi penolakan, mengatasi karyawan bermasalah Latihan memecahkan masalah

Teamwork

Deskripsi Cara membantun Tin Kerja yang mampu berkolaborasi di Era Digital, sehingga perusahaan lebih “agile” menghadapi berbagai “Disruption” Program : Collaborative Teams Tujuan :  Memiliki kemampuan praktis dalam membangun kolaborasi Dapat menjalankan budaya kerja dan komitmen yang secara bertahap meningkatkan kolaborasi tim kerja Memiliki kemampuan komunikasi strategis dalam menghadapi anggota tim satu persatu, maupun secara keseluruhan Outline : 6 Strategy of Collaborative Team & be a Collaborative Leader 5 Step to Optimizing Team Work & 5 of Dysfunction Team Competency Analysis Communicating Strategy with Team

Online Training : Effective Team Briefing

How to conduct briefings to the team effectively   Salah satu penyebab gagalnya tim dalam merealisasikan target atau tidak mencapai apa yang sudah direncanakan, dikarenakan oleh tidak adanya koordinasi yang dilakukan oleh team leader kepada anggotanya, sehingga menimbulkan kebingungan selama proses menjalankan pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa Sebelum memulai pekerjaan apalagi pekerjaan yang menuntut koordinasi anggota tim, harus melakukan satu proses awal yang disebut dengan Team Briefing. Beberapa ada yang sudah menjalankan proses ini, namun tetap kurang efektif. Kenapa ? Proses menjalankan briefing untuk tim juga perlu persiapan, sistematika dan cara penyampaian yang efektif juga. Untuk itu, melalui program 1 hari ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan sekaligus melakukan Latihan praktis bagaimana menjalankan team briefing dengan terstruktur dan efektif. Sasaran Pelatihan Setelah workshop ini , peserta akan mampu : Mengkomunikasikan informasi yang kepada tim dengan Bahasa VAK Memahami prinsip dasar team briefing Menjalankan 4 content team briefing dengan efektif Kreativitas dalam menjalankan briefing Langkah-langkah menjalankan team briefing Outline Materi : Sesi 1 : What makes a good brief? (Clarity-Simplicity-Accuracy-Creativity) Benefit team briefing Sesi 2 : Practical Communicationin briefing session Using VAK to understand others       Sesi 3 : Team briefing Guideline Core Brief & Local Brief Stages to conduct team briefing Briefing – Debriefing cycle Sesi 4 : Are You Creative Person ? Tips & Trick to conduct brief with fun Sesi 5 : Role Play : Conducting team briefing Peserta All Empoyees (from Team Leader to Manager) Metode Pelatihan Pendekatan Pelatihan ini sangat interaktif dan inspiratif seperti : Individual assignment Diskusi kelompok Exercise

Building Self Motivation & Commitment

“Pak.., Saya sering buat pernyataan tentang motivasi diri namun kok gak bisa-bisa jadi kenyataan ya?”. Seringkali kita terjebak dengan pernyataan bahwa kita telah menyatakan motivasi diri untuk melakukan sesuatu lebih baik daripada sebelumnya. Namun, ternyata eksekusi dari motivasi ini seringkali tidak terealisir atau menghadapi kendala, yang Sebagian besar datangnya dari diri sendiri juga. Perlu memahami terlebih dahulu bagaimana sumber motivasi dari diri dan kemudian bagaimana membuat total komitmen diri sehingga bisa dijalankan secara sungguh-sungguh. Training ini akan membantu peserta untuk mulai belajar merubah mindset diri dari orang yang cepat menyerah menjadi petarung, memperkuat motivasi diri serta memetakan aspekaspek penting untuk membangun total komitmen diri.. Dalam program ini, peserta akan banyak melakukan kegiatan (skills practice) untuk membangun dan memperkuat kemampuan diri. Sasaran Pelatihan Setelah workshop ini , peserta akan mampu : Merubah mindset diri kearah positif. Memetakan sumber motivasi diri Mengidentifikasi 3 aspek untuk membangun total komitmen Garis Besar Pelatihan : Sesi 1 The current situation and demotivation Faktor yang menyebabkan demotivasi Aktivitas Pengelolaan diri Sesi 2 Develop and strengthen a growth mindset Mengubah mindset diri Strategi merubah mindset negatif menajdi positif Sesi 3 Build self confidence and encourages motivation Meningkatkan kepercayaan diri Komponen penting dalam membangun kpercayaan diri Tinggi Sesi 4 Self Motivation 2 dimensi utama untuk identifikasi motivasi diri Langkah-langkah membangun motivasi diri Sesi 5 Building Total Self Commitment Tahapan memperkuat enegri produktif 3 aspek utama dalam membangun Komitmen diri secara Total Peserta All Empoyees (from staff to Sr.Manager) Metode Pelatihan Pendekatan Pelatihan ini sangat interaktif dan inspiratif seperti :  Individual assignment  Diskusi kelompok  Exercise Facilitator :

Online Training : Pendekatan Komunikasi Persuasif

Berkomunikasi bagi kita semua adalah hal yang sudah dilakukan sehari-hari. Baik dalam konteks informal maupun dalam hubungannya dengan organisasi. Dalam kaitan ini, kita cenderung berusaha meyakinkan pihak lain bahwa apa yang kita sampaikan bisa mempengaruhi keputusan orang lain tersebut. Namun kenyataannya tidak selalu mudah untuk mengubah cara pikir, hingga perilaku pihak lain sehubungan pendekatan komunikasi yang dilakukan. Dengan kata lain, kita perlu mengerti dan mendalami bahwa ada cara atau Teknik tertentu dalam berkomunikasi sehingga dapat mempengaruhi / mempersuasi orang lain agar mengikuti apa yang kita samapikan. Melalui program ini, peserta akan diajak menambah pengetahuan tentang komunikasi sekaligus melakukan kegiatan praktis selama di kelas sebagai Latihan untuk membantu peserta agar mampu menggunakan beberapa tools pendukung komunikasi dalam upaya mempersuasi orang lain. Objektif : Mengidentifikasi karakter lawan bicara Melakukan pendekatan sistimatis dan terstruktur dalam menggali informasi dari lawan bicara Menggunakan Teknik komunikasi persuasive dalam lingkup kegiatan organisasi dan personal Agenda Pertemuan : 1 day Program , sbb : Sesi 1 : Pk. 09.30– 12.00 WIB Sesi 2 : Pk. 13.00 – 15.30 WIB Agenda Sesi 1 : Persuasive Communication : an overview Esensi komunikasi persuasive Kedalaman Sasaran komunikasi Komponen Komunikasi Persuasif Sesi 2 : Tools for support persuasive communication Mirroring & matching Chunking system Identifikasi karakter individu Latihan menggunakan tools Penerapan komunikasi persuasif di Coaching, Negosiasi, hubungan interpersonal, dll Catatan : Harap menyiapkan kertas dan pulpen/pensil untuk alat bantu latihan anda. Program ini interaktif meski online, sehingga peserta dapat berlatih langsung secara bertahap hingga bisa mengeluarkan ide-ide kreatif dengan lancar

Comprehensive Leadership Program – Group Coaching

Event ini bertujuan me-refresh pemahaman peserta terkait dengan berbagai aspek kepemimpinan, dengan memberikan kesempatan melakukan group coaching dalam berbagai area kepemimpinan. Peserta dari program ini akan diminta untuk menyiapkan berbagai hal yang ingin ditanyakan terkait topik.  Pemberian materi hanya memakan kurang lebih sekitar 45 menit dari program, sisa waktu akan digunakan untuk memberikan kesempatan mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi di tempat kerja, bagaimana framework yang pas untuk memahaminya dan mencari alternatif solusi. Karenanya kelas dibatasi maksimal 12 orang, untuk memperbesar kemungkinan setiap permasalahan unik yang dihadapi peserta dapat didiskusikan. Sesi 1,  9:30 sd 12:00 Menjadi Pemimpin Profesional Outline: Memahami Peran dan Fungsi saya sebagai Pemimpin Apa itu karir manajerial? Apa yang dibutuhkan untuk seseorang bisa sukses dalam karir manajerial? Apa yang perlu dikembangkan untuk menjalani jalur karir tersebut dengan sukses? Pada aspek mana kelemahan saya?  Kemampuan Relasi, Perencanaan, Pengambilan Keputusan, ataupun lainnya?  Dan bagaimana cara saya mengatasi kelemahan tersebut? Sesi 2, 13:00 sd 15:30 Task & Time Management Outline: Mengelola sistem: proses informasi, proses pengambilan keputusan Menentukan prioritas pekerjaan, dan mengoptimalkan delegasi Memahami impact dan bagaimana meningkatkan impact bagi organisasi. Mengelola Flow Pekerjaan dan Daftar Aktivitas Mengembangkan kebiasaan efektif Ses 3, 09:30 sd 12:00 Performance Management Outline: Apa itu manajemen kinerja? Apa tahapannya? Apa saja yang perlu dilakukan Leader dalam mengelola kinerja? Apa hambatan umum dalam pengelolaan kinerja? Refresh pemahaman mengenai goal setting, coaching dan diskusi kinerja. Sesi 4, 13:00 sd 15:30 People Management Outline Keterkaitan manajemen kinerja, diri dan manajemen tim Kenapa staf yang baik menjadi bermasalah? Bagaimana Leader bisa menjaga budaya baik di dalam unit? Memahami tipe staf dan bagaimana mengelolanya? Mengatasi kekurangpercayaan diri dalam berurusan dengan tim Mengelola pembicaraan yang sulit dengan tim: menegur, mendisiplinkan, berbeda pendapat, dan seterusnya.

Effective Report Writing – 1 Day

Sebagai pekerja profesional, sudah selayaknya seseorang memiliki keterampilan berkomunikasi, tidak hanya kemampuan berkomunikasi secara lisan, tetapi juga mampu berkomunikasi melalui tulisan. Salah satu keterampilan yang perlu dimiliki tersebut adalah kemampuan menulis laporan. Meski menulis laporan kerap dianggap pekerjaan mudah, namun masih ada dijumpai rancangan laporan  yang baik dari segi isi maupun susunannya, tidak mengikuti pola yang standar, seperti substansi Laporan yang tidak berdasarkan data & fakta yang akurat, relevan, lengkap, dan bisa dipercaya. Kedua, laporan tidak menggunakan istilah, ungkapan, dan bahasa Indonesia sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (YED) sehingga Laporan tersebut tidak mudah dibaca dan dipahami, atau tidak menggunakan ungkapan / idiom bahasa Inggeris yang benar (jika Laporan dibuat dalam bahasa Inggris). Persoalan lain, susunan Laporan yang tidak sistematis atau memasukkan data apa adanya tanpa  diikuti oleh proses analisa data dan proses pengambilan kesimpulan (seperi menganalisa penyebab timbulnya deviasi atau gap antara Rencana dan Realisasi), termasuk tidak memberikan Rekomendasi jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Beberapa persoalan ini, jika tidak diatasi dengan baik, maka akan mengganggu keefektifan dalam presentasi laporan. Mengingat bahwa penulisan laporan mempunyai andil yang penting dalam efektif atau tidaknya laporan yang disajikan, maka dengan mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk memahami teknik penulisan laporan serta mampu menyiapkan laporan bisnis yang dibutuhkan dalam kegiatan kerja perusahaannya. OBJEKTIF PELATIHAN Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan : Memiliki pemahaman tentang pengertian dari “Effective Laporan” serta jenis-jenis Laporan  menurut Latar Belakang & Sasarannya Memiliki pemahaman tentang syarat data & fakta yang digunakan dalam sebuah Laporan, serta keterampilan tentang tehnik pengumpulan, pengolahan, serta analisa data, yang digunakan sebagai dasar dalam membuat kesimpulan dan rekomendasi jalan keluar masalah (jika ada gap antara “Target & Actual”). Memiliki keterampilan tentang cara menyusun format atau  lay out  Laporan,  dengan bahasa dan ungkapan yang baik dan benar (baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggeris),  yang menarik dan mudah dibaca dan dipahami, baik dalam bentuk Reading Material (berupa proposal yang dikirim kepada atasan untuk dibaca), maupun dalam bentuk Presentation Material (yang dipresentasikan di depan atasan), guna memeroleh persetujuan. OUTLINE MATERI Komunikasi Non Verbal dan proses komunikasi efektif Prosedur dan Aliran Komunikasi terkait laporan bisnis Memahami khalayak pembaca dan fokus masalah Menetapkan fokus tulisan dan teknik pengemasan pesan Kemampuan dasar menulis, pengembangan ide dan proses editing tulisan Konseptual Effective Laporan Hakekat Laporan Substansi Jenis dan Format laporan Aspek-aspek sebuah laporan Memahami Fakta, Data, Informasi dan Opini Cara memperoleh Data (Fact Finding) dan penyaringan data Memilih tipe laporan yang sesuai Teknik penyajian laporan (pemilihan kata, grafik, font, warna, dll) Memahami syarat Data sebagai dasar  membuat kesimpulan dan penulisannya Proses membuat Rekomendasi kepada atasan sebagai proposal solusi masalah Mencari penyebab (gap) dan menemukan jalan keluar Presentasi laporan METODE PELATIHAN Presentasi Diskusi Praktik Studi kasus Peserta di WAJIBKAN membawa LAPTOP TESTIMONI “Cukup baik ” “Sudah cukup baik penyampaiannya, sesuai kebutuhan kami”

Communication Confident with Assertiveness Techniques and Self Therapy – 1 Day

Kemampuan berkomunikasi dengan penuh percaya diri merupakan kebutuhan yang menjadi modal dasar setiap individu dalam organisasi , peruasahaan atau bisnis di masa kini. Pencapaian  target kerja individu atau organisasi secara efektif sangat dipengaruhi secara signifikan oleh kemampuan komunikasi yang penuh percaya diri, atau sering disebut dengan komunikasi Asertif. Dalam perusahaan, kemampuan komunikasi akan berpengaruh pada semua bagian. Produksi, management, keuangan, operasional, pelayanan, penjualan, pembelian dan tentunya pelanggan, semua bagian tersebut terkait satu sama lain melalui komunikasi. Jadi komunikasi asertif akan berpengaruh pada output yang dihasilkan masing-masing bagian atau perusahaan secara keseluruhan. Selain itu komunikasi yang tidak baik, akan menjadi pemicu munculnya konflik yang berkepanjangan, dan sulit di selesaikan. Guna menangani penghambat komunikasi asertif dengan tepat, perlu dipahami bagaimana proses komunikasi itu terbentuk. Cara berkomunikasi setiap orang 88% dipengaruhi oleh pikiran bawah sadarnya sendiri, karena salah satu fungsi pikiran bawah sadar adalah sebagai pusat kebiasaan, sifat dan karakter seseorang. Apa saja yang dilihat, didengar dan dirasakan seseorang semenjak kecil, akan tersimpan dan membentuk sifat, karakter atau kebiasaannya. Itulah yang menjadi dasar pola komunikasi setiap individu ketika berinteraksi satu dengan yang lain. Jadi penyebab utama seseorang tidak memiliki komunikasi asertif, adalah setiap kali seseorang berusaha berkomunikasi, maka pikiran bawah sadarnya yang porsinya 88% akan lebih berpengaruh. Kebiasaan dan sifat yang sudah mengakar tidak dapat dengan mudah dihilangkan begitu saja. Untuk itu program ini didesign khusus dengan lebih banyak praktek komunikasi asertif yang didahului dengan beberapa teknik terapi praktis utnuk mengatasi hambatan dalam diri setiap peserta. Dengan mengikuti workshop ini maka peserta akan dilengkapi dengan kemampuan teknis dalam berkomunikasi secara asertif dan juga kemampuan untuk memulihkan serta membangun diri sendiri. MATERI dan MANFAAT PELATIHAN Membangun mental yang positif, dengan mengeliminasi hambatan mental dalam komunikasi Memahami konsep dasar komunikasi asertif Cara menggunakan kalimat dan kata-kata dalam komunikasi asertif. Menguasai teknik bahasa tubuh  dan polanya untuk komunikasi asertif. Menguasai teknik untuk mengetahui arah pikiran lawan bicara. Menguasai teknik suara untuk mepengaruhi pikiran dan perasaan orang lain. Cara mengetahui tipe komunikasi orang lain dalam waktu singkat. Cara mengatasi kesulitan dalam komunikasi. Cara menyatakan keinginan yang sulit ditolak, melalui komunikasi asertif. Cara membangun kepercayaan orang lain pada diri kita, dalam waktu singkat. Komunikasi asertif untuk mempengaruhi orang banyak sekaligus. Teknik untuk mengatasi sanggahan dan keberatan. Komunikasi asertif dalam memberikan bimbingan atau coaching team. Memperlengkapi peserta dengan kemampuan terapi untuk diri sendiri. 90 days communication project, merupakan aplikasi dari workshop untuk diterapkan dalam organisasi dan individu. METODE PELATIHAN 20% teori dan 80% praktek. Durasi 2 hari, 09.00 – 17.00 setiap harinya. Materi dibawakan dalam suasana santai dan fun. System pembelajaran efektif dengan roleplay dan simulasi

Creative Problem Solving – 1 day

Dalam keseharian, manusia tidak dapat lepas dari permasalahan yang dihadapi di pekerjaan. Umumnya dalam menghadapi permasalahan tersebut, maka ia cenderung mencari referensi dari penyelesaian masalah masa lalu yang mirip dengan permasalahan yang dihadapi saat ini. Yang terjadi adalah masalah saat ini tidak dapat diselesaikan dengan mengandalkan cara lama tersebut, karena banyak faktor, seperti :tingkat urgensi , pihak yang terlibat, kedalaman masalah, dan lain-lain. Beberapa factor tersebut, menuntut solusi setiap masalah untuk dibuat spesifik agar dapat diselesaikan secara tepat. Oleh karena itu dalam perumusan solusi diperlukan proses analisa yang detail melalui berbagai teknik. Salah satu teknik dimana unsure kreatif sangat ditekankan yaitu penggunaan Creative System dari Osborne Panes. Metode ini sangat praktis dengan penggunaan 6 langkah. Pelatihan ini akan mengajak para pesertanya untuk dilatih membuka cara pandang atau pola pikirannya dari pola piker konvergen (konvensional) menjadi pola pikir yang divergen (lateral thinking), yang mengaktifkan penggunaan otak kanan. Proses ini diperlukan karena berpikir kreatif sangat bergantung pada keterampilan menggunakan otak kanan. Setelah membiasakan diri untuk menggunakan otak kanan, peserta akan dilengkapi dengan beberapa ketrampilan teknik berpikir kreatif yang memudahkan peserta memunculkan gagasan kreatifnya antara lain :Brainstorming, Attribute Listing, Check Listing dan lain-lain. Aplikasi dalam pekerjaan nantinya, peserta dapat fleksibel memilih alternative teknik yang dia kuasai jika dihadapkan pada masalah yang harus diselesaikan secara kreatif. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan : Memahami konsep dasar kreativitas, dan mengenali tingkat kreativitas masing-masing. Mengembangkan pola piker analitis, kreatif, rasional, sistematis dan pragmatis Mengenali berbagai hambatan yang menghalangi kreativitas. Memecahkan masalah secara kreatif Outline Materi Analytical Thinking vs Creative Thinking Membuka blocking pikiran : menjadi individu kreatif 5 langkah merencanakan ide kreatif : Identification, Concentration, Incubation, Ilumination, Evaluation Teknik-teknik berpikir kreatif : Brainstorming, SCAMPER Teknik 6 langkah pemecahan masalah : Mess Finding, Fact Finding, Problem Finding, Solution Finding, Acceptance Finding Aplikasi kreativitas dalam pekerjaan Peserta Para pimpinan yang dituntut untuk selalu berpikir kreatif mencari solusi permasalahan pekerjaan  Para staff yang bidang pekerjaannya menuntut improvement  Siapa saja yang ingin meningkatkan wawasan dan ketrampilan berpikir kreatif untuk pemecahan masalah Metode Pelatihan Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur akan : Diajak bermain kreatif untuk membuka pikiran Dilengkapi dengan kegiatan dan diskusi kelompok untuk menambah wawasan diantara peserta, Adanya pembahasan masalah nyata di pekerjaan agar ketrampilan berpikir kreatif yang didapatkan terhubung dengan aplikasi pekerjaan.

Online Training : Communication – Intermediate level

Latar Belakang Komunikasi adalah salah satu keterampilan paling penting dalam dunia profesional. Di era digital ini, kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas dan efektif menjadi kunci keberhasilan dalam berbagai bidang. Sering kali, pesan yang disampaikan tidak sampai dengan baik kepada penerima karena keterbatasan keterampilan komunikasi. Pelatihan komunikasi tingkat menengah ini dirancang untuk membantu peserta mengembangkan keterampilan yang lebih baik dalam menyampaikan ide, mendengarkan secara aktif, dan berkomunikasi dengan berbagai audiens. Dengan komunikasi yang efektif, tim dapat bekerja lebih efisien, mengurangi konflik, dan meningkatkan produktivitas serta kolaborasi. Dalam konteks profesional, sering kali terjadi salah paham yang dapat menghambat kemajuan proyek atau menurunkan semangat kerja. Pelatihan ini juga berfokus pada keterampilan komunikasi interpersonal yang dapat meningkatkan hubungan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif. Peserta akan mempelajari teknik-teknik praktis yang dapat langsung diterapkan dalam situasi kerja sehari-hari, dari pertemuan tim hingga presentasi kepada klien. Dengan mengikuti workshop ini, peserta akan dibekali dengan alat dan strategi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Pelatihan ini dirancang untuk para profesional yang ingin meningkatkan keterampilan komunikasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi, membantu mereka mencapai tujuan karir dan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada organisasi mereka. Manfaat Program Meningkatkan keterampilan komunikasi verbal dan non-verbal. Mengembangkan kemampuan mendengarkan secara aktif. Mengurangi potensi konflik melalui komunikasi yang efektif. Meningkatkan kemampuan presentasi dan berbicara di depan umum. Membantu membangun hubungan kerja yang lebih kuat dan kolaboratif. Materi Program Hari 1: Pengenalan Komunikasi Efektif: Definisi komunikasi, komponen-komponen utama, dan pentingnya komunikasi efektif di tempat kerja. Komunikasi Verbal dan Non-Verbal: Teknik-teknik untuk meningkatkan komunikasi lisan dan memahami bahasa tubuh. Mendengarkan Aktif: Cara-cara untuk menjadi pendengar yang lebih baik, pentingnya mendengarkan dalam komunikasi, dan latihan mendengarkan aktif. Studi Kasus dan Diskusi Kelompok: Analisis situasi nyata dan penerapan teknik komunikasi yang dipelajari dalam kelompok kecil. Hari 2: Mengatasi Hambatan Komunikasi: Identifikasi dan strategi mengatasi hambatan komunikasi yang umum di tempat kerja. Keterampilan Presentasi: Teknik membuat dan menyampaikan presentasi yang efektif, termasuk penggunaan alat bantu visual. Komunikasi dalam Tim: Teknik-teknik untuk meningkatkan komunikasi dalam tim, termasuk manajemen konflik dan kolaborasi. Latihan dan Umpan Balik: Sesi latihan komunikasi, presentasi, dan umpan balik konstruktif dari instruktur dan rekan sesama peserta. Detail pelatihan : 20% teori dan 80% praktek 2 days, 09.00 – 17.00 Materi dibawakan dalam suasana yang fun System pembelajaran efektif dengan roleplay dan simulasi Facilitator

Online Training: Business Etiquette & Professional Grooming

Kepribadian dalam integritas dan etika adalah pengertian dari keutuhan kualitas diri untuk berperilaku dengan karakter moral yang konsisten terhadap kejujuran dan etika. Termasuk, kemampuan untuk membentengi diri dari segala macam godaan yang berpotensi mendorong diri pada tingkah laku tidak terpuji. Kepribadian yang selalu patuh untuk menjalankan peraturan, kebijakan, standar, sistem, dan etika organisasi secara profesional adalah awal untuk membentuk identitas diri demi masa depan organisasi yang profesional.Seseorang yang sifatnya baik tanpa memiliki integritas dan etika kemungkinan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, belum bisa mendatangkan manfaat positif buat sesamanya. Nilai-nilai kejujuran, kepercayaan, pengabdian, kontribusi, dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai dasar untuk menciptakan integritas dan etika. Kepribadian yang berintegritas dan beretika pasti akan memahami dan mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, serta selalu menjadi pribadi yang jujur kepada diri sendiri untuk melayani tugas dan tanggung jawab sesuai aturan dan nilai-nilai positif. Penampilan diri (grooming) merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang tentu saja ingin selalu tampil serasi dan menarik agar disukai oleh orang lain. Penampilan menarik mencerminkan kepribadian seseorang. Orang yang berpenampilan menarik akan dinilai sebagai orang yang berkepribadian baik. Sebaliknya, orang yang kurang memperhatikan penampilannya dinilai sebagai orang yang berkepribadian kurang menarik. Penampilan yang menarik akan memberikan kesan yang positif bagi orang lain. Oleh karena itu, penampilan diri perlu diperhatikan agar sedapat mungkin selaras dengan nilai-nilai keindahan dan tata krama yang berlaku dalam kehidupan masyarakat TUJUAN PELATIHAN : Membangun kepribadian dengan moral dan kepercayaan diri untuk mempraktikkan etika dalam wujud perilaku berintegritas, serta menyiapkan kepribadian yang siap menjaga daya tahan organisasi dalam menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu yang berasal dari internal maupun dari eksternal organisasi. Membangun kualitas pribadi dengan sopan santun yang tinggi dalam hubungan dengan pimpinan, rekan kerja, staf, mitra kerja atau pelanggan, prospek, dan stakeholder lainnya dalam hubungan bisnis dan hubungan kerja. Menciptakan kualitas pribadi dengan keterampilan sosial, keterampilan pribadi, dan keterampilan orang yang mudah beradaptasi dalam beragam budaya atau multicultural. Mampu bekerja dan membangun kualitas diri yang lebih baik, lebih kuat, hubungan yang lebih sukses, dan memperoleh keunggulan kompetitif.   Hari 1 : Pemahaman Dasar Etika Nilai Nilai moral dan norma norma yang mendorong kualitas etika Pentingnya Etika & Etiket di dalam bekerja Cara Mengekspresikan Etika dalam hubungan sehari hari Dasar Dasar Etiket Apa saja Etiket Profesional didalam bekerja Hari 2 : Pentingnya penampilan yang professional dalam bekerja Faktor yang menunjang penampilan Hal Hal yang perlu diperhatikan untuk memperindah penampilan Bagaimana Beretika dalam bertelepon Praktek FACILITATOR

Online Training : Leadership Communication

Sebagai seorang pemimpin harus mengetahui cara mempimpin yang baik, bagaimana harus bersikap, berperilaku dan berkomunikasi dengan baik sehingga pencapaian tujuan organisasi berjalan dengan efektif dan efisien. Pelatihan kepemimpinan atau leadership training kini sudah menjadi sebuah kebutuhan dalam pengembangan sumber daya manusia. Perusahaan harus mampu memberdayakan kompetensi dan skill karyawannya dengan menerapkan program pengembangan SDM dan pelatihan karyawan. Melalui sebuah pelatihan kepemimpinan, para pemimpin perusahaan akan lebih menguasai apa yang menjadi tanggung jawabnya, mengatur strategi dan kebijakan yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas perusahaan. Pelatihan kepemimpinan tidak hanya melahirkan sosok pemimpin yang baik, namun juga menemukan potensi karyawan yang selama ini terkungkung di balik meja kerja mereka. Jika mereka tidak mengikuti pelatihan kepemimpinan, kemungkinan besar mereka tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk dapat menunjukkan kompetensi dan skill yang tersembunyi. Pemimpin juga harus melakukan komunikasi yang baik buat semua bawahannya. Selama ini banyak pemimpin yang tidak leluasa berkomunikasi dengan bawahannya dikarenakan sang bawahan merasa kurang nyaman dan tidak percaya diri saat berhadapan langsung dengan atasan mereka. Pemimpin pun menjadi sulit memahami kendala internal dan eksternal yang terjadi sehingga lebih sering mengalami miscommunication dan bad communications. Training Leadership Communication ini akan membantu Anda sebagai pemimpin yang berkomunikasi dengan nyaman dan terbuka dengan orang-orang di sekitar Anda dan mengubah suasana kerja menjadi menyenangkan dalam waktu singkat. Pelatihan ini juga akan melatih Anda agar mampu memberikan feedback secara positif dan konstruktif serta mampu menginspirasi tim Anda agar memiliki inisiatif dan kepedulian yang tinggi. Hasilnya, produktivitas tim Anda serta merta akan meningkat dan impact dahsyat bagi perusahaan sudah menanti di depan mata. TUJUAN PELATIHAN Mempelajari prinsip-prinsip komunikasi yang mendorong semua interaksi bisnis Meningkatkan kemampuan pemimpin untuk mempengaruhi dan mengarahkan bawahan dan kelompok lain dalam organisasi Meningkatkan kemampuan pemimpin untuk bekerja dalam teamwork Meningkatkan motivasi dan keyakinan pemimpin akan kemampuan diri serta kemampuan berfikir kreatif dan inovatif. Meningkatkan kebersamaan dan rasa saling percaya. Penyegaran dan memecahkan adanya kekakuan di dalam birokrasi. Komunikasi yang efektif seorang pemimpin bisa menjembatani kesulitan-kesulitan yang muncul dalam mewujudkan kerjasama yang efektif di dalam organisasi atau perusahaan. Komunikasi yang efektif seorang pemimpin bisa menularkan energi positifnya kepada rekan-rekan kerja sehingga menjadikan tim yang positif dan solid.   OUTLINE TRAINING Hari 1 : Leadership Paradigm The Role of Leadership The Role of Leadership ( continue ) Tehnik Communication Hari 2 : Get To Know The Human Characters Managing Performance Trough Coaching Managing Performance Trough Coaching ( Continue ) Roleplay FACILITATOR

Leadership Camp

Increasing Work Quality By Improving Individual Excellence “A Workshop To Improve Individual’s Competence in Communication, Performance Excellence, and Time Management” Selamat datang di era kecepatan. Ini adalah era dimana semua bisnis dituntut untuk lincah dan cepat dalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan pelanggan mereka. Itu semua sulit dipenuhi oleh sebuah bisnis, apabila kita tidak mempunyai mindset yang tepat, yang berfokus pada kecepatan, efisiensi, disiplin dan cara-cara kreatif untuk bekerja, baik dalam skala individu maupun tim. Masalah serta situasi tersebut di atas bisa di perbaiki dengan peningkatan kualitas individu. Peningkatan tersebut meliputi aspek: Komunikasi Proaktif Performance Excellence Mengelola Tekanan Kerja Time Management Hasil apa saja yang akan peserta peroleh dari workshop ini? Pada akhir workshop, para peserta mampu: Meningkatkan pengelolaan kecerdasan emosional secara praktis, terutama dalam konteks mengelola kinerja Mampu menentukan tujuan akhir dalam kehidupan. Memahami gaya serta kecenderungan-kecenderungan yang menjadi bagian dari karakter pribadi dan tim., Menguasai kecakapan berkolaborasi dengan orang lain secara efektif Menggunakan prinsip-prinsip performance excellence untuk meningkatkan kinerja. Memiliki sudut pandang yang produktif terhadap suatu masalah Mengelola waktu displin dan kerja secara kolektif Mendorong akuntabilitas personal untuk memperbaiki kinerja, hubungan dan kemauan belajar hal-hal baru. Seperti apa kerangka kerja (frame-work) dari pelatihan ini? Improving Personal Qualities Mengelola Kecerdasan Emosional (EQ) untuk meningkatkan performa Melakukan identifikasi terhadap gaya/kecenderungan personal sebagai dasar memperbaiki komunikasi dan kemampuan interpersonal Kemampuan menentukan terhadap apa yang menjadi tujuan hidup dan memulai dari apa yang sudah direncanakan. Time Management For Better Results Menggunakan priority matrix untuk mengenali pola kegiatan ditempat kerja Cara mengalahkan jebakan waktu, semuanya penting dan mulailah mendelegasikan tugas. Meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja, jangan takut memulai untuk melakukan continuous improvement. Performance Excellence Mengukur ekspektasi orang lain/ pelanggan dan memenuhinya Menggunakan etos kerja positif and discipline habit sebagai pondasi. Melakukan analisa terhadap kualitas kinerja diri dan tim yang ada saat ini dan menemukan cara meningkatkannya Productive Communication Menganalisa mengapa komunikasi menjadi faktor kunci keberhasilan sebuah bisnis Meningkatkan kecakapan berkomunikasi melalui perbaikan kualitas elemen komunikasi termasuk menggunakan social media. Menata ulang cara mendengarkan masukan pelanggan untuk komunikasi serta interaksi yang lebih produktif Accountability At Work Mendalami konsep dasar akuntabilitas di tempat kerja Meningkatkan akuntabilitas di tempat kerja dengan selalu bertanggung terhadap apa yang dikerjakan Menjadi pribadi yang proaktif yang bertindak sesuai dengan kapasitas dan tidak tergesa – gesa, selalu melakukan review. DURASI PROGRAM Durasi pelatihan : 2 hari 1 malam METODE PELATIHAN Lecture Brainstorming Discussion Outbound games Feedback Individual improvement planning DETIL PROGRAM Day 1 07.00 Berangkat dari kantor 09.00 Tiba Di Arjuna Bootcamp 10.00 Materi Personal Improvement dan Time Management – In Class and Simulasi 11.30 Istirahat, sholat dan Makan siang 13.00 Performance Excellence dan Productive Communication – In Class dan Games Outbond 17.00 Istirahat, Bersih-bersih, Sholat dan Makan Malam. 19.00 Komitmen, Motivasi dan Perform 21.00 Istirahat   Day 2 04.00 Sholat Subuh 05.30 Olahraga pagi 06.30 Bersih diri dan sarapan pagi 08.00 Accountability, Teamwork dan BuildingTrust – Games Outbond 10.00 Individual Plan 11.00 Closing Program 12.00 Ishoma 13.00 Kembali Ke Jakarta Facilitator : Guguh Unggul Satriadi Guguh Unggul Satriadi dengan personality yang menarik, cair ( ice breaker ) dan memiliki kemampuan determinasi terhadap segala situasi, sehingga mampu memberikan stimulan yang efektif dan positif kepada setiap individu dalam nuansa yang berbeda. Membangun kemampuan individu untuk terus menemukan sukses pribadi dan kualitas kerja yang baik serta terus melakukan perbaikan dalam proses kerja dengan memberdayakan kemampuan, kekuatan berpikir dan pendekatan emosional menjadi hal yang menjadi concern yang utama sebagai media dalam penyampaian dalam setiap pelatihan dan seminar. Guguh Unggul Satriadi memiliki kompetensi dalam Success in Leading Teams, Secret of Communication Skill, Motivation, Building Improvement and Productivity, Sales dan Service Excellent. Latar belakang bekerja Guguh Unggul Satriadi di beberapa perusahaan seperti PT. Berdikari Cita Sejahtera sebuah perusahaan Oil Supplier and General Trading sebagai Sales Respresentative ( 1997 – 1999 ); PT. Pratama Daya Paramaartha sebuah Travel dan Educational Tour sebagai Marketing supv. ( 1999 – 2003 ) ; PT. Mandiri Duta Dinamika (MDD) sebuah perusahaan Garment and Buying Agent sebagai Marketing dan Business Development Manager ( 2003 – 2006 ); PT. Wijaya sebuah perusahaan Manufacturing and Metal Forming sebagai PPIC Manager ( 2006 – 2008 ); PDP Consulting sebuah perusahaan pelatihan dan konsultasi sebagai Business Operational Head ( 2008 – 2011 ). Guguh Unggul Satriadi memiliki latar belakang pendidikan Hukum ( S1 ) 1998, dilanjutkan dengan pengembangan SDM ( S2 ) 2012 – Now, Marketing Public Relations ( Six Month Course, ) dan beberapa pelatihan Leadership Style, Seven Habit, Building Effective Team, Sales, Communication Skills dan Supervisiry Skill. Guguh Unggul Satriadi merupakan perpaduan yang lengkap antara seorang praktisi yang cukup lama di bidang pelatihan dan konsultasi, dengan teoritis melalui beberapa referensi dari berbagai macam disiplin ilmu dan sumber. Sehingga apa yang disajikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan ataupun keinginan dari peserta. Melahirkan konsep pelatihan yang mampu menginspirasi satu sama lain dan pendaratan tujuan secara menyenangkan, enggan menggunakan contoh–contoh sederhana yang mudah dimengerti tetapi mampu memberikan reaksi membandingkan dan inspirasi (active training). Diperkaya dengan pengalaman bekerja pada bidang usaha : manufacturing, jasa tenaga kerja dan konstruksi serta beberapa posisi : Manager marketing, Manager HRD, Internal trainer dan Manager operational. Guguh Unggul Satriadi merupakan pendiri dari Semut Consulting dan 3 in 1, konseptor Omah Kebon, serta sampai dengan saat ini masih sebagai strategic partner, trainer, fasilitator dan conssellor di beberapa perusahaan ataupun lembaga pelatihan. Guguh Unggul Satriadi memiliki spesialisasi dan kekuatan dalam hal : Motivation, Leadership, Communication Skill, Customer Service, Selling Skill dan Outbond training Program. Beberapa Perusahaan yang pernah menggunakan jasa serta materinya PT Taspen, U Finance, Astragraphia, PT Sud Chemie Indonesia, PT Belfood, GIZ Indonesia Team Work, Indomaret, PetroChina, LIPI, Suzuki Indomobil Roda 2, Kompas Gramedia, KSSEI, dll.

Online Training : Leadership for Sales Manager

Seluruh individu sales dalam sebuah tim akan kesulitan meningkatkan penjualan secara signifikan tanpa keberadaan seorang sales Manager yang handal. Seorang Sales Manager dituntut untuk mampu melihat keseluruhan tim sebagai sebuah sistem dan menyelaraskannya dengan strategi yang sudah ditentukan oleh manajemen. Para sales manager yang terkait penjualan bekerja ibarat seorang arranger di sebuah pagelaran konser musik. Ia yang bertugas untuk merancang komposisi-komposisi musik yang harus dimainkan, menyeleksi alat-alat musik apa yang akan digunakan, memilih musisi-musisi yang akan memainkan alat musik itu, dan memberikan arahan agar semua komposisi mampu ditampilkan secara sempurna oleh timnya. Seperti itulah tugas seorang sales manager terkait penjualan dan pemasaran. Leadership for Sales Manager adalah sebuah program workshop untuk mentransformasi para sales supervisor menjadi arranger yang siap mengoptimalisasi semua sumber daya yang ia miliki, termasuk SDM, untuk mencapai prestasi-prestasi di bidang penjualan. Tujuan Pelatihan Dengan partisipasi positif para peserta, di akhir pelatihan, peserta ditargetkan untuk:  Menjadi seorang sales supervisor yang mampu mendorong peningkatan-peningkatan penjualan oleh tim yang dipimpinnya.  Memahami tata cara mengevaluasi kinerja penjualan dan menemukan solusi terhadap kendala yang ada.  Mengetahui cara mengembangkan rencana perbaikan penjualan yang simple dan praktis bagi tim penjualan.  Menguasai cara-cara untuk memberikan coaching kepada anggota tim agar mampu mendongkrak produktifitas penjualan mereka.  Memahami cara menginspirasi dan memotivasi tim agar mampu mencapai kinerja terbaik.  Menjadi contoh yang baik bagi anak buahnya sehingga menginspirasi berprestasi anggota timnya. Outline Materi Pelatihan Creating Better Sales Culture Mengapa mempertahankan konsistensi penjualan itu sulit? Menciptakan lingkungan ‘sadar penjualan’ 6 pilar untuk konsistensi kesuksesan penjualan Best Practices dalam memimpin peningkatan penjualan Strengthening Your Core Leadership Menjadi ‘real sales manger’ bukan menjadi ‘sales’ yang ‘manager” Memperbaiki kemampuan menjalin hubungan yang produktif Menyeimbangkan fokus tim Improving Individual Sales Leadership Skill Mengukur kemampuan dan kecakapan sales leadership Mengembangkan kemampuan untuk membangun tim penjualan yang solid Meningkatan kemampuan sales coaching Enhancing Sales Person Selling Skill Operational selling skill Tactical selling skill Strategic positioning selling skill Creating A Sales Team Improvement Plan Mendesain rencana perbaikan yang dinamis Merancang strategi pembelajaran dan pengembangan untuk masing-masing sales Melakukan rekam jejak perkembangan masing-masing sales ReGection and Call To Action Action planning Individual presentation Circle of commitments Metode Penyampaian Pelatihan Pembelajaran dengan metode video conference by Zoom. Program berlangsung selama 2 hari, total durasi 10 jam. Waktu pembelajaran pukul 09.00-15.00 WIB. Materi disampaikan dengan pemaparan, tanya jawab, dan latihan. Facilitator