Managerial Skills Training

Online Training : Comprehensive Supervisory Skills

Online-Comprehensive Supervisory Skills

Supervisor adalah jabatan pertama manajerial.  Ia menandakan sebuah proses transformasi dari seorang pekerja menjadi seorang pemimpin.   Disinilah ‘jebakan-jebakan’ pertama muncul, yaitu Sang Pemimpin masih terpaku pada aktivitas sebelumnya sebagai pekerja, atau tidak siap menunjukan keteladanan dan kemampuannya meng handle beragam anggota tim yang ada di bawahnya, atau ketidakmampuan untuk mengatur waktunya dengan baik sehingga banyak pekerjaannya yang tertunda. Comprehensive Supervisory Skills Training merupakan suatu program training komprehensif yang terutama ditujukan kepada mereka yang telah menjabat posisi supervisor selama beberapa saat sehingga telah lebih mengenal tantangan-tantangan yang dihadapinya. Workshop ini akan menekankan pada overview 4 aspek yang perlu dikuasai seorang supervisor: Managing Performance: pengembangkan kemampuan supervisor dalam mengelola kinerja dirinya dan tim nya sesuai dengan arah dan target Perusahaan. Managing Yourself: pengembangan kemampuan untuk mengelola diri sendiri agar bisa melakukan introspeksi dan pengembangan diri untuk berperan efektif sebagai supervisor Managing People: kemampuan untuk mengelola tim dengan keberagaman karakteristik orang yang ada di dalamnya Managing Task: kemampuan untuk membuat prioritas dan mengelola tugas, mulai dari perencanaan sampai dengan kontrol. Perbedaan modul ini dengan modul Basic Supervisory adalah pada penambahan penekanan pada Managing performance, penggunaan MBTI untuk pengenalan diri, serta berbagai latihan dalam role play supervisory sehingga diharapkan pemahaman konsep yang ada sudah lebih dalam karena disertai skill practicing. Workshop ini tidak akan menawarkan teori2 yang complicated hanya berupa prinsip2 dasar yang perlu dipahami seorang supervisor dalam ke-4 aspek di atas. Outline Pengenalan Organisasi, Peran, Tugas, Otoritas dan Tanggung Jawab Mengelola proses transisi menjadi supervisor yang efektif Mengenali managerial career dan apa yang diperlukan untuk berhasil dalam karir tersebut pada saat ini Memahami prinsip dasar Manajemen Kinerja: Goal Setting, Coaching dan Performance Evaluation Prinsip dan latihan dalam Goal Setting Memahami dan mengembangkan proses-proses kerja yang ada di bawah kendalinya Membuat list aktivitas diri, mengatur prioritas dan waktu dalam melakukan pekerjaan. Mengenali dan mengatasi hambatan-hambatan kinerja, dari diri sendiri ataupun tim dan organisasi. Mengidentifikasi permasalahan riil dan menemukan akar masalah Mengenal berbagai metode dan teknik memecahkan masalah Mengembangkan alternatif pemecahan masalah, memilih dan mengawal implementasinya. Pengenalan diri dengan menggunakan MBTI Proses transformasi diri menjadi Pemimpin yang efektif. Mengembangkan ketrampilan delegasi, monitoring dan umpan balik Mengatasi penolakan tim, mengembangkan motivasi dan mengatasi karyawan bermasalah Mengenali dan mengelola berbagai macam tipe staf (film coaching) Berbagai assessment: MBTI, influence profile dan motivasi. role play supervisory: memberikan instruksi, mengatasi penolakan, mengatasi karyawan bermasalah Latihan memecahkan masalah

Teamwork

Deskripsi Cara membantun Tin Kerja yang mampu berkolaborasi di Era Digital, sehingga perusahaan lebih “agile” menghadapi berbagai “Disruption” Program : Collaborative Teams Tujuan :  Memiliki kemampuan praktis dalam membangun kolaborasi Dapat menjalankan budaya kerja dan komitmen yang secara bertahap meningkatkan kolaborasi tim kerja Memiliki kemampuan komunikasi strategis dalam menghadapi anggota tim satu persatu, maupun secara keseluruhan Outline : 6 Strategy of Collaborative Team & be a Collaborative Leader 5 Step to Optimizing Team Work & 5 of Dysfunction Team Competency Analysis Communicating Strategy with Team

Online Training : Effective Team Briefing

How to conduct briefings to the team effectively   Salah satu penyebab gagalnya tim dalam merealisasikan target atau tidak mencapai apa yang sudah direncanakan, dikarenakan oleh tidak adanya koordinasi yang dilakukan oleh team leader kepada anggotanya, sehingga menimbulkan kebingungan selama proses menjalankan pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa Sebelum memulai pekerjaan apalagi pekerjaan yang menuntut koordinasi anggota tim, harus melakukan satu proses awal yang disebut dengan Team Briefing. Beberapa ada yang sudah menjalankan proses ini, namun tetap kurang efektif. Kenapa ? Proses menjalankan briefing untuk tim juga perlu persiapan, sistematika dan cara penyampaian yang efektif juga. Untuk itu, melalui program 1 hari ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan sekaligus melakukan Latihan praktis bagaimana menjalankan team briefing dengan terstruktur dan efektif. Sasaran Pelatihan Setelah workshop ini , peserta akan mampu : Mengkomunikasikan informasi yang kepada tim dengan Bahasa VAK Memahami prinsip dasar team briefing Menjalankan 4 content team briefing dengan efektif Kreativitas dalam menjalankan briefing Langkah-langkah menjalankan team briefing Outline Materi : Sesi 1 : What makes a good brief? (Clarity-Simplicity-Accuracy-Creativity) Benefit team briefing Sesi 2 : Practical Communicationin briefing session Using VAK to understand others       Sesi 3 : Team briefing Guideline Core Brief & Local Brief Stages to conduct team briefing Briefing – Debriefing cycle Sesi 4 : Are You Creative Person ? Tips & Trick to conduct brief with fun Sesi 5 : Role Play : Conducting team briefing Peserta All Empoyees (from Team Leader to Manager) Metode Pelatihan Pendekatan Pelatihan ini sangat interaktif dan inspiratif seperti : Individual assignment Diskusi kelompok Exercise

Building Self Motivation & Commitment

“Pak.., Saya sering buat pernyataan tentang motivasi diri namun kok gak bisa-bisa jadi kenyataan ya?”. Seringkali kita terjebak dengan pernyataan bahwa kita telah menyatakan motivasi diri untuk melakukan sesuatu lebih baik daripada sebelumnya. Namun, ternyata eksekusi dari motivasi ini seringkali tidak terealisir atau menghadapi kendala, yang Sebagian besar datangnya dari diri sendiri juga. Perlu memahami terlebih dahulu bagaimana sumber motivasi dari diri dan kemudian bagaimana membuat total komitmen diri sehingga bisa dijalankan secara sungguh-sungguh. Training ini akan membantu peserta untuk mulai belajar merubah mindset diri dari orang yang cepat menyerah menjadi petarung, memperkuat motivasi diri serta memetakan aspekaspek penting untuk membangun total komitmen diri.. Dalam program ini, peserta akan banyak melakukan kegiatan (skills practice) untuk membangun dan memperkuat kemampuan diri. Sasaran Pelatihan Setelah workshop ini , peserta akan mampu : Merubah mindset diri kearah positif. Memetakan sumber motivasi diri Mengidentifikasi 3 aspek untuk membangun total komitmen Garis Besar Pelatihan : Sesi 1 The current situation and demotivation Faktor yang menyebabkan demotivasi Aktivitas Pengelolaan diri Sesi 2 Develop and strengthen a growth mindset Mengubah mindset diri Strategi merubah mindset negatif menajdi positif Sesi 3 Build self confidence and encourages motivation Meningkatkan kepercayaan diri Komponen penting dalam membangun kpercayaan diri Tinggi Sesi 4 Self Motivation 2 dimensi utama untuk identifikasi motivasi diri Langkah-langkah membangun motivasi diri Sesi 5 Building Total Self Commitment Tahapan memperkuat enegri produktif 3 aspek utama dalam membangun Komitmen diri secara Total Peserta All Empoyees (from staff to Sr.Manager) Metode Pelatihan Pendekatan Pelatihan ini sangat interaktif dan inspiratif seperti :  Individual assignment  Diskusi kelompok  Exercise Facilitator :

Online Training : Pendekatan Komunikasi Persuasif

Berkomunikasi bagi kita semua adalah hal yang sudah dilakukan sehari-hari. Baik dalam konteks informal maupun dalam hubungannya dengan organisasi. Dalam kaitan ini, kita cenderung berusaha meyakinkan pihak lain bahwa apa yang kita sampaikan bisa mempengaruhi keputusan orang lain tersebut. Namun kenyataannya tidak selalu mudah untuk mengubah cara pikir, hingga perilaku pihak lain sehubungan pendekatan komunikasi yang dilakukan. Dengan kata lain, kita perlu mengerti dan mendalami bahwa ada cara atau Teknik tertentu dalam berkomunikasi sehingga dapat mempengaruhi / mempersuasi orang lain agar mengikuti apa yang kita samapikan. Melalui program ini, peserta akan diajak menambah pengetahuan tentang komunikasi sekaligus melakukan kegiatan praktis selama di kelas sebagai Latihan untuk membantu peserta agar mampu menggunakan beberapa tools pendukung komunikasi dalam upaya mempersuasi orang lain. Objektif : Mengidentifikasi karakter lawan bicara Melakukan pendekatan sistimatis dan terstruktur dalam menggali informasi dari lawan bicara Menggunakan Teknik komunikasi persuasive dalam lingkup kegiatan organisasi dan personal Agenda Pertemuan : 1 day Program , sbb : Sesi 1 : Pk. 09.30– 12.00 WIB Sesi 2 : Pk. 13.00 – 15.30 WIB Agenda Sesi 1 : Persuasive Communication : an overview Esensi komunikasi persuasive Kedalaman Sasaran komunikasi Komponen Komunikasi Persuasif Sesi 2 : Tools for support persuasive communication Mirroring & matching Chunking system Identifikasi karakter individu Latihan menggunakan tools Penerapan komunikasi persuasif di Coaching, Negosiasi, hubungan interpersonal, dll Catatan : Harap menyiapkan kertas dan pulpen/pensil untuk alat bantu latihan anda. Program ini interaktif meski online, sehingga peserta dapat berlatih langsung secara bertahap hingga bisa mengeluarkan ide-ide kreatif dengan lancar

Comprehensive Leadership Program – Group Coaching

Event ini bertujuan me-refresh pemahaman peserta terkait dengan berbagai aspek kepemimpinan, dengan memberikan kesempatan melakukan group coaching dalam berbagai area kepemimpinan. Peserta dari program ini akan diminta untuk menyiapkan berbagai hal yang ingin ditanyakan terkait topik.  Pemberian materi hanya memakan kurang lebih sekitar 45 menit dari program, sisa waktu akan digunakan untuk memberikan kesempatan mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi di tempat kerja, bagaimana framework yang pas untuk memahaminya dan mencari alternatif solusi. Karenanya kelas dibatasi maksimal 12 orang, untuk memperbesar kemungkinan setiap permasalahan unik yang dihadapi peserta dapat didiskusikan. Sesi 1,  9:30 sd 12:00 Menjadi Pemimpin Profesional Outline: Memahami Peran dan Fungsi saya sebagai Pemimpin Apa itu karir manajerial? Apa yang dibutuhkan untuk seseorang bisa sukses dalam karir manajerial? Apa yang perlu dikembangkan untuk menjalani jalur karir tersebut dengan sukses? Pada aspek mana kelemahan saya?  Kemampuan Relasi, Perencanaan, Pengambilan Keputusan, ataupun lainnya?  Dan bagaimana cara saya mengatasi kelemahan tersebut? Sesi 2, 13:00 sd 15:30 Task & Time Management Outline: Mengelola sistem: proses informasi, proses pengambilan keputusan Menentukan prioritas pekerjaan, dan mengoptimalkan delegasi Memahami impact dan bagaimana meningkatkan impact bagi organisasi. Mengelola Flow Pekerjaan dan Daftar Aktivitas Mengembangkan kebiasaan efektif Ses 3, 09:30 sd 12:00 Performance Management Outline: Apa itu manajemen kinerja? Apa tahapannya? Apa saja yang perlu dilakukan Leader dalam mengelola kinerja? Apa hambatan umum dalam pengelolaan kinerja? Refresh pemahaman mengenai goal setting, coaching dan diskusi kinerja. Sesi 4, 13:00 sd 15:30 People Management Outline Keterkaitan manajemen kinerja, diri dan manajemen tim Kenapa staf yang baik menjadi bermasalah? Bagaimana Leader bisa menjaga budaya baik di dalam unit? Memahami tipe staf dan bagaimana mengelolanya? Mengatasi kekurangpercayaan diri dalam berurusan dengan tim Mengelola pembicaraan yang sulit dengan tim: menegur, mendisiplinkan, berbeda pendapat, dan seterusnya.

Effective Report Writing – 1 Day

Sebagai pekerja profesional, sudah selayaknya seseorang memiliki keterampilan berkomunikasi, tidak hanya kemampuan berkomunikasi secara lisan, tetapi juga mampu berkomunikasi melalui tulisan. Salah satu keterampilan yang perlu dimiliki tersebut adalah kemampuan menulis laporan. Meski menulis laporan kerap dianggap pekerjaan mudah, namun masih ada dijumpai rancangan laporan  yang baik dari segi isi maupun susunannya, tidak mengikuti pola yang standar, seperti substansi Laporan yang tidak berdasarkan data & fakta yang akurat, relevan, lengkap, dan bisa dipercaya. Kedua, laporan tidak menggunakan istilah, ungkapan, dan bahasa Indonesia sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (YED) sehingga Laporan tersebut tidak mudah dibaca dan dipahami, atau tidak menggunakan ungkapan / idiom bahasa Inggeris yang benar (jika Laporan dibuat dalam bahasa Inggris). Persoalan lain, susunan Laporan yang tidak sistematis atau memasukkan data apa adanya tanpa  diikuti oleh proses analisa data dan proses pengambilan kesimpulan (seperi menganalisa penyebab timbulnya deviasi atau gap antara Rencana dan Realisasi), termasuk tidak memberikan Rekomendasi jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Beberapa persoalan ini, jika tidak diatasi dengan baik, maka akan mengganggu keefektifan dalam presentasi laporan. Mengingat bahwa penulisan laporan mempunyai andil yang penting dalam efektif atau tidaknya laporan yang disajikan, maka dengan mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk memahami teknik penulisan laporan serta mampu menyiapkan laporan bisnis yang dibutuhkan dalam kegiatan kerja perusahaannya. OBJEKTIF PELATIHAN Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan : Memiliki pemahaman tentang pengertian dari “Effective Laporan” serta jenis-jenis Laporan  menurut Latar Belakang & Sasarannya Memiliki pemahaman tentang syarat data & fakta yang digunakan dalam sebuah Laporan, serta keterampilan tentang tehnik pengumpulan, pengolahan, serta analisa data, yang digunakan sebagai dasar dalam membuat kesimpulan dan rekomendasi jalan keluar masalah (jika ada gap antara “Target & Actual”). Memiliki keterampilan tentang cara menyusun format atau  lay out  Laporan,  dengan bahasa dan ungkapan yang baik dan benar (baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggeris),  yang menarik dan mudah dibaca dan dipahami, baik dalam bentuk Reading Material (berupa proposal yang dikirim kepada atasan untuk dibaca), maupun dalam bentuk Presentation Material (yang dipresentasikan di depan atasan), guna memeroleh persetujuan. OUTLINE MATERI Komunikasi Non Verbal dan proses komunikasi efektif Prosedur dan Aliran Komunikasi terkait laporan bisnis Memahami khalayak pembaca dan fokus masalah Menetapkan fokus tulisan dan teknik pengemasan pesan Kemampuan dasar menulis, pengembangan ide dan proses editing tulisan Konseptual Effective Laporan Hakekat Laporan Substansi Jenis dan Format laporan Aspek-aspek sebuah laporan Memahami Fakta, Data, Informasi dan Opini Cara memperoleh Data (Fact Finding) dan penyaringan data Memilih tipe laporan yang sesuai Teknik penyajian laporan (pemilihan kata, grafik, font, warna, dll) Memahami syarat Data sebagai dasar  membuat kesimpulan dan penulisannya Proses membuat Rekomendasi kepada atasan sebagai proposal solusi masalah Mencari penyebab (gap) dan menemukan jalan keluar Presentasi laporan METODE PELATIHAN Presentasi Diskusi Praktik Studi kasus Peserta di WAJIBKAN membawa LAPTOP TESTIMONI “Cukup baik ” “Sudah cukup baik penyampaiannya, sesuai kebutuhan kami”

Communication Confident with Assertiveness Techniques and Self Therapy – 1 Day

Kemampuan berkomunikasi dengan penuh percaya diri merupakan kebutuhan yang menjadi modal dasar setiap individu dalam organisasi , peruasahaan atau bisnis di masa kini. Pencapaian  target kerja individu atau organisasi secara efektif sangat dipengaruhi secara signifikan oleh kemampuan komunikasi yang penuh percaya diri, atau sering disebut dengan komunikasi Asertif. Dalam perusahaan, kemampuan komunikasi akan berpengaruh pada semua bagian. Produksi, management, keuangan, operasional, pelayanan, penjualan, pembelian dan tentunya pelanggan, semua bagian tersebut terkait satu sama lain melalui komunikasi. Jadi komunikasi asertif akan berpengaruh pada output yang dihasilkan masing-masing bagian atau perusahaan secara keseluruhan. Selain itu komunikasi yang tidak baik, akan menjadi pemicu munculnya konflik yang berkepanjangan, dan sulit di selesaikan. Guna menangani penghambat komunikasi asertif dengan tepat, perlu dipahami bagaimana proses komunikasi itu terbentuk. Cara berkomunikasi setiap orang 88% dipengaruhi oleh pikiran bawah sadarnya sendiri, karena salah satu fungsi pikiran bawah sadar adalah sebagai pusat kebiasaan, sifat dan karakter seseorang. Apa saja yang dilihat, didengar dan dirasakan seseorang semenjak kecil, akan tersimpan dan membentuk sifat, karakter atau kebiasaannya. Itulah yang menjadi dasar pola komunikasi setiap individu ketika berinteraksi satu dengan yang lain. Jadi penyebab utama seseorang tidak memiliki komunikasi asertif, adalah setiap kali seseorang berusaha berkomunikasi, maka pikiran bawah sadarnya yang porsinya 88% akan lebih berpengaruh. Kebiasaan dan sifat yang sudah mengakar tidak dapat dengan mudah dihilangkan begitu saja. Untuk itu program ini didesign khusus dengan lebih banyak praktek komunikasi asertif yang didahului dengan beberapa teknik terapi praktis utnuk mengatasi hambatan dalam diri setiap peserta. Dengan mengikuti workshop ini maka peserta akan dilengkapi dengan kemampuan teknis dalam berkomunikasi secara asertif dan juga kemampuan untuk memulihkan serta membangun diri sendiri. MATERI dan MANFAAT PELATIHAN Membangun mental yang positif, dengan mengeliminasi hambatan mental dalam komunikasi Memahami konsep dasar komunikasi asertif Cara menggunakan kalimat dan kata-kata dalam komunikasi asertif. Menguasai teknik bahasa tubuh  dan polanya untuk komunikasi asertif. Menguasai teknik untuk mengetahui arah pikiran lawan bicara. Menguasai teknik suara untuk mepengaruhi pikiran dan perasaan orang lain. Cara mengetahui tipe komunikasi orang lain dalam waktu singkat. Cara mengatasi kesulitan dalam komunikasi. Cara menyatakan keinginan yang sulit ditolak, melalui komunikasi asertif. Cara membangun kepercayaan orang lain pada diri kita, dalam waktu singkat. Komunikasi asertif untuk mempengaruhi orang banyak sekaligus. Teknik untuk mengatasi sanggahan dan keberatan. Komunikasi asertif dalam memberikan bimbingan atau coaching team. Memperlengkapi peserta dengan kemampuan terapi untuk diri sendiri. 90 days communication project, merupakan aplikasi dari workshop untuk diterapkan dalam organisasi dan individu. METODE PELATIHAN 20% teori dan 80% praktek. Durasi 2 hari, 09.00 – 17.00 setiap harinya. Materi dibawakan dalam suasana santai dan fun. System pembelajaran efektif dengan roleplay dan simulasi

Creative Problem Solving – 1 day

Dalam keseharian, manusia tidak dapat lepas dari permasalahan yang dihadapi di pekerjaan. Umumnya dalam menghadapi permasalahan tersebut, maka ia cenderung mencari referensi dari penyelesaian masalah masa lalu yang mirip dengan permasalahan yang dihadapi saat ini. Yang terjadi adalah masalah saat ini tidak dapat diselesaikan dengan mengandalkan cara lama tersebut, karena banyak faktor, seperti :tingkat urgensi , pihak yang terlibat, kedalaman masalah, dan lain-lain. Beberapa factor tersebut, menuntut solusi setiap masalah untuk dibuat spesifik agar dapat diselesaikan secara tepat. Oleh karena itu dalam perumusan solusi diperlukan proses analisa yang detail melalui berbagai teknik. Salah satu teknik dimana unsure kreatif sangat ditekankan yaitu penggunaan Creative System dari Osborne Panes. Metode ini sangat praktis dengan penggunaan 6 langkah. Pelatihan ini akan mengajak para pesertanya untuk dilatih membuka cara pandang atau pola pikirannya dari pola piker konvergen (konvensional) menjadi pola pikir yang divergen (lateral thinking), yang mengaktifkan penggunaan otak kanan. Proses ini diperlukan karena berpikir kreatif sangat bergantung pada keterampilan menggunakan otak kanan. Setelah membiasakan diri untuk menggunakan otak kanan, peserta akan dilengkapi dengan beberapa ketrampilan teknik berpikir kreatif yang memudahkan peserta memunculkan gagasan kreatifnya antara lain :Brainstorming, Attribute Listing, Check Listing dan lain-lain. Aplikasi dalam pekerjaan nantinya, peserta dapat fleksibel memilih alternative teknik yang dia kuasai jika dihadapkan pada masalah yang harus diselesaikan secara kreatif. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan : Memahami konsep dasar kreativitas, dan mengenali tingkat kreativitas masing-masing. Mengembangkan pola piker analitis, kreatif, rasional, sistematis dan pragmatis Mengenali berbagai hambatan yang menghalangi kreativitas. Memecahkan masalah secara kreatif Outline Materi Analytical Thinking vs Creative Thinking Membuka blocking pikiran : menjadi individu kreatif 5 langkah merencanakan ide kreatif : Identification, Concentration, Incubation, Ilumination, Evaluation Teknik-teknik berpikir kreatif : Brainstorming, SCAMPER Teknik 6 langkah pemecahan masalah : Mess Finding, Fact Finding, Problem Finding, Solution Finding, Acceptance Finding Aplikasi kreativitas dalam pekerjaan Peserta Para pimpinan yang dituntut untuk selalu berpikir kreatif mencari solusi permasalahan pekerjaan  Para staff yang bidang pekerjaannya menuntut improvement  Siapa saja yang ingin meningkatkan wawasan dan ketrampilan berpikir kreatif untuk pemecahan masalah Metode Pelatihan Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur akan : Diajak bermain kreatif untuk membuka pikiran Dilengkapi dengan kegiatan dan diskusi kelompok untuk menambah wawasan diantara peserta, Adanya pembahasan masalah nyata di pekerjaan agar ketrampilan berpikir kreatif yang didapatkan terhubung dengan aplikasi pekerjaan.

Online Training : Communication – Intermediate level

Latar Belakang Komunikasi adalah salah satu keterampilan paling penting dalam dunia profesional. Di era digital ini, kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas dan efektif menjadi kunci keberhasilan dalam berbagai bidang. Sering kali, pesan yang disampaikan tidak sampai dengan baik kepada penerima karena keterbatasan keterampilan komunikasi. Pelatihan komunikasi tingkat menengah ini dirancang untuk membantu peserta mengembangkan keterampilan yang lebih baik dalam menyampaikan ide, mendengarkan secara aktif, dan berkomunikasi dengan berbagai audiens. Dengan komunikasi yang efektif, tim dapat bekerja lebih efisien, mengurangi konflik, dan meningkatkan produktivitas serta kolaborasi. Dalam konteks profesional, sering kali terjadi salah paham yang dapat menghambat kemajuan proyek atau menurunkan semangat kerja. Pelatihan ini juga berfokus pada keterampilan komunikasi interpersonal yang dapat meningkatkan hubungan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif. Peserta akan mempelajari teknik-teknik praktis yang dapat langsung diterapkan dalam situasi kerja sehari-hari, dari pertemuan tim hingga presentasi kepada klien. Dengan mengikuti workshop ini, peserta akan dibekali dengan alat dan strategi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Pelatihan ini dirancang untuk para profesional yang ingin meningkatkan keterampilan komunikasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi, membantu mereka mencapai tujuan karir dan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada organisasi mereka. Manfaat Program Meningkatkan keterampilan komunikasi verbal dan non-verbal. Mengembangkan kemampuan mendengarkan secara aktif. Mengurangi potensi konflik melalui komunikasi yang efektif. Meningkatkan kemampuan presentasi dan berbicara di depan umum. Membantu membangun hubungan kerja yang lebih kuat dan kolaboratif. Materi Program Hari 1: Pengenalan Komunikasi Efektif: Definisi komunikasi, komponen-komponen utama, dan pentingnya komunikasi efektif di tempat kerja. Komunikasi Verbal dan Non-Verbal: Teknik-teknik untuk meningkatkan komunikasi lisan dan memahami bahasa tubuh. Mendengarkan Aktif: Cara-cara untuk menjadi pendengar yang lebih baik, pentingnya mendengarkan dalam komunikasi, dan latihan mendengarkan aktif. Studi Kasus dan Diskusi Kelompok: Analisis situasi nyata dan penerapan teknik komunikasi yang dipelajari dalam kelompok kecil. Hari 2: Mengatasi Hambatan Komunikasi: Identifikasi dan strategi mengatasi hambatan komunikasi yang umum di tempat kerja. Keterampilan Presentasi: Teknik membuat dan menyampaikan presentasi yang efektif, termasuk penggunaan alat bantu visual. Komunikasi dalam Tim: Teknik-teknik untuk meningkatkan komunikasi dalam tim, termasuk manajemen konflik dan kolaborasi. Latihan dan Umpan Balik: Sesi latihan komunikasi, presentasi, dan umpan balik konstruktif dari instruktur dan rekan sesama peserta. Detail pelatihan : 20% teori dan 80% praktek 2 days, 09.00 – 17.00 Materi dibawakan dalam suasana yang fun System pembelajaran efektif dengan roleplay dan simulasi Facilitator

Online Training: Business Etiquette & Professional Grooming

Kepribadian dalam integritas dan etika adalah pengertian dari keutuhan kualitas diri untuk berperilaku dengan karakter moral yang konsisten terhadap kejujuran dan etika. Termasuk, kemampuan untuk membentengi diri dari segala macam godaan yang berpotensi mendorong diri pada tingkah laku tidak terpuji. Kepribadian yang selalu patuh untuk menjalankan peraturan, kebijakan, standar, sistem, dan etika organisasi secara profesional adalah awal untuk membentuk identitas diri demi masa depan organisasi yang profesional.Seseorang yang sifatnya baik tanpa memiliki integritas dan etika kemungkinan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, belum bisa mendatangkan manfaat positif buat sesamanya. Nilai-nilai kejujuran, kepercayaan, pengabdian, kontribusi, dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai dasar untuk menciptakan integritas dan etika. Kepribadian yang berintegritas dan beretika pasti akan memahami dan mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, serta selalu menjadi pribadi yang jujur kepada diri sendiri untuk melayani tugas dan tanggung jawab sesuai aturan dan nilai-nilai positif. Penampilan diri (grooming) merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang tentu saja ingin selalu tampil serasi dan menarik agar disukai oleh orang lain. Penampilan menarik mencerminkan kepribadian seseorang. Orang yang berpenampilan menarik akan dinilai sebagai orang yang berkepribadian baik. Sebaliknya, orang yang kurang memperhatikan penampilannya dinilai sebagai orang yang berkepribadian kurang menarik. Penampilan yang menarik akan memberikan kesan yang positif bagi orang lain. Oleh karena itu, penampilan diri perlu diperhatikan agar sedapat mungkin selaras dengan nilai-nilai keindahan dan tata krama yang berlaku dalam kehidupan masyarakat TUJUAN PELATIHAN : Membangun kepribadian dengan moral dan kepercayaan diri untuk mempraktikkan etika dalam wujud perilaku berintegritas, serta menyiapkan kepribadian yang siap menjaga daya tahan organisasi dalam menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu yang berasal dari internal maupun dari eksternal organisasi. Membangun kualitas pribadi dengan sopan santun yang tinggi dalam hubungan dengan pimpinan, rekan kerja, staf, mitra kerja atau pelanggan, prospek, dan stakeholder lainnya dalam hubungan bisnis dan hubungan kerja. Menciptakan kualitas pribadi dengan keterampilan sosial, keterampilan pribadi, dan keterampilan orang yang mudah beradaptasi dalam beragam budaya atau multicultural. Mampu bekerja dan membangun kualitas diri yang lebih baik, lebih kuat, hubungan yang lebih sukses, dan memperoleh keunggulan kompetitif.   Hari 1 : Pemahaman Dasar Etika Nilai Nilai moral dan norma norma yang mendorong kualitas etika Pentingnya Etika & Etiket di dalam bekerja Cara Mengekspresikan Etika dalam hubungan sehari hari Dasar Dasar Etiket Apa saja Etiket Profesional didalam bekerja Hari 2 : Pentingnya penampilan yang professional dalam bekerja Faktor yang menunjang penampilan Hal Hal yang perlu diperhatikan untuk memperindah penampilan Bagaimana Beretika dalam bertelepon Praktek FACILITATOR

Online Training : Leadership Communication

Sebagai seorang pemimpin harus mengetahui cara mempimpin yang baik, bagaimana harus bersikap, berperilaku dan berkomunikasi dengan baik sehingga pencapaian tujuan organisasi berjalan dengan efektif dan efisien. Pelatihan kepemimpinan atau leadership training kini sudah menjadi sebuah kebutuhan dalam pengembangan sumber daya manusia. Perusahaan harus mampu memberdayakan kompetensi dan skill karyawannya dengan menerapkan program pengembangan SDM dan pelatihan karyawan. Melalui sebuah pelatihan kepemimpinan, para pemimpin perusahaan akan lebih menguasai apa yang menjadi tanggung jawabnya, mengatur strategi dan kebijakan yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas perusahaan. Pelatihan kepemimpinan tidak hanya melahirkan sosok pemimpin yang baik, namun juga menemukan potensi karyawan yang selama ini terkungkung di balik meja kerja mereka. Jika mereka tidak mengikuti pelatihan kepemimpinan, kemungkinan besar mereka tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk dapat menunjukkan kompetensi dan skill yang tersembunyi. Pemimpin juga harus melakukan komunikasi yang baik buat semua bawahannya. Selama ini banyak pemimpin yang tidak leluasa berkomunikasi dengan bawahannya dikarenakan sang bawahan merasa kurang nyaman dan tidak percaya diri saat berhadapan langsung dengan atasan mereka. Pemimpin pun menjadi sulit memahami kendala internal dan eksternal yang terjadi sehingga lebih sering mengalami miscommunication dan bad communications. Training Leadership Communication ini akan membantu Anda sebagai pemimpin yang berkomunikasi dengan nyaman dan terbuka dengan orang-orang di sekitar Anda dan mengubah suasana kerja menjadi menyenangkan dalam waktu singkat. Pelatihan ini juga akan melatih Anda agar mampu memberikan feedback secara positif dan konstruktif serta mampu menginspirasi tim Anda agar memiliki inisiatif dan kepedulian yang tinggi. Hasilnya, produktivitas tim Anda serta merta akan meningkat dan impact dahsyat bagi perusahaan sudah menanti di depan mata. TUJUAN PELATIHAN Mempelajari prinsip-prinsip komunikasi yang mendorong semua interaksi bisnis Meningkatkan kemampuan pemimpin untuk mempengaruhi dan mengarahkan bawahan dan kelompok lain dalam organisasi Meningkatkan kemampuan pemimpin untuk bekerja dalam teamwork Meningkatkan motivasi dan keyakinan pemimpin akan kemampuan diri serta kemampuan berfikir kreatif dan inovatif. Meningkatkan kebersamaan dan rasa saling percaya. Penyegaran dan memecahkan adanya kekakuan di dalam birokrasi. Komunikasi yang efektif seorang pemimpin bisa menjembatani kesulitan-kesulitan yang muncul dalam mewujudkan kerjasama yang efektif di dalam organisasi atau perusahaan. Komunikasi yang efektif seorang pemimpin bisa menularkan energi positifnya kepada rekan-rekan kerja sehingga menjadikan tim yang positif dan solid.   OUTLINE TRAINING Hari 1 : Leadership Paradigm The Role of Leadership The Role of Leadership ( continue ) Tehnik Communication Hari 2 : Get To Know The Human Characters Managing Performance Trough Coaching Managing Performance Trough Coaching ( Continue ) Roleplay FACILITATOR

Leadership Camp

Increasing Work Quality By Improving Individual Excellence “A Workshop To Improve Individual’s Competence in Communication, Performance Excellence, and Time Management” Selamat datang di era kecepatan. Ini adalah era dimana semua bisnis dituntut untuk lincah dan cepat dalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan pelanggan mereka. Itu semua sulit dipenuhi oleh sebuah bisnis, apabila kita tidak mempunyai mindset yang tepat, yang berfokus pada kecepatan, efisiensi, disiplin dan cara-cara kreatif untuk bekerja, baik dalam skala individu maupun tim. Masalah serta situasi tersebut di atas bisa di perbaiki dengan peningkatan kualitas individu. Peningkatan tersebut meliputi aspek: Komunikasi Proaktif Performance Excellence Mengelola Tekanan Kerja Time Management Hasil apa saja yang akan peserta peroleh dari workshop ini? Pada akhir workshop, para peserta mampu: Meningkatkan pengelolaan kecerdasan emosional secara praktis, terutama dalam konteks mengelola kinerja Mampu menentukan tujuan akhir dalam kehidupan. Memahami gaya serta kecenderungan-kecenderungan yang menjadi bagian dari karakter pribadi dan tim., Menguasai kecakapan berkolaborasi dengan orang lain secara efektif Menggunakan prinsip-prinsip performance excellence untuk meningkatkan kinerja. Memiliki sudut pandang yang produktif terhadap suatu masalah Mengelola waktu displin dan kerja secara kolektif Mendorong akuntabilitas personal untuk memperbaiki kinerja, hubungan dan kemauan belajar hal-hal baru. Seperti apa kerangka kerja (frame-work) dari pelatihan ini? Improving Personal Qualities Mengelola Kecerdasan Emosional (EQ) untuk meningkatkan performa Melakukan identifikasi terhadap gaya/kecenderungan personal sebagai dasar memperbaiki komunikasi dan kemampuan interpersonal Kemampuan menentukan terhadap apa yang menjadi tujuan hidup dan memulai dari apa yang sudah direncanakan. Time Management For Better Results Menggunakan priority matrix untuk mengenali pola kegiatan ditempat kerja Cara mengalahkan jebakan waktu, semuanya penting dan mulailah mendelegasikan tugas. Meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja, jangan takut memulai untuk melakukan continuous improvement. Performance Excellence Mengukur ekspektasi orang lain/ pelanggan dan memenuhinya Menggunakan etos kerja positif and discipline habit sebagai pondasi. Melakukan analisa terhadap kualitas kinerja diri dan tim yang ada saat ini dan menemukan cara meningkatkannya Productive Communication Menganalisa mengapa komunikasi menjadi faktor kunci keberhasilan sebuah bisnis Meningkatkan kecakapan berkomunikasi melalui perbaikan kualitas elemen komunikasi termasuk menggunakan social media. Menata ulang cara mendengarkan masukan pelanggan untuk komunikasi serta interaksi yang lebih produktif Accountability At Work Mendalami konsep dasar akuntabilitas di tempat kerja Meningkatkan akuntabilitas di tempat kerja dengan selalu bertanggung terhadap apa yang dikerjakan Menjadi pribadi yang proaktif yang bertindak sesuai dengan kapasitas dan tidak tergesa – gesa, selalu melakukan review. DURASI PROGRAM Durasi pelatihan : 2 hari 1 malam METODE PELATIHAN Lecture Brainstorming Discussion Outbound games Feedback Individual improvement planning DETIL PROGRAM Day 1 07.00 Berangkat dari kantor 09.00 Tiba Di Arjuna Bootcamp 10.00 Materi Personal Improvement dan Time Management – In Class and Simulasi 11.30 Istirahat, sholat dan Makan siang 13.00 Performance Excellence dan Productive Communication – In Class dan Games Outbond 17.00 Istirahat, Bersih-bersih, Sholat dan Makan Malam. 19.00 Komitmen, Motivasi dan Perform 21.00 Istirahat   Day 2 04.00 Sholat Subuh 05.30 Olahraga pagi 06.30 Bersih diri dan sarapan pagi 08.00 Accountability, Teamwork dan BuildingTrust – Games Outbond 10.00 Individual Plan 11.00 Closing Program 12.00 Ishoma 13.00 Kembali Ke Jakarta Facilitator : Guguh Unggul Satriadi Guguh Unggul Satriadi dengan personality yang menarik, cair ( ice breaker ) dan memiliki kemampuan determinasi terhadap segala situasi, sehingga mampu memberikan stimulan yang efektif dan positif kepada setiap individu dalam nuansa yang berbeda. Membangun kemampuan individu untuk terus menemukan sukses pribadi dan kualitas kerja yang baik serta terus melakukan perbaikan dalam proses kerja dengan memberdayakan kemampuan, kekuatan berpikir dan pendekatan emosional menjadi hal yang menjadi concern yang utama sebagai media dalam penyampaian dalam setiap pelatihan dan seminar. Guguh Unggul Satriadi memiliki kompetensi dalam Success in Leading Teams, Secret of Communication Skill, Motivation, Building Improvement and Productivity, Sales dan Service Excellent. Latar belakang bekerja Guguh Unggul Satriadi di beberapa perusahaan seperti PT. Berdikari Cita Sejahtera sebuah perusahaan Oil Supplier and General Trading sebagai Sales Respresentative ( 1997 – 1999 ); PT. Pratama Daya Paramaartha sebuah Travel dan Educational Tour sebagai Marketing supv. ( 1999 – 2003 ) ; PT. Mandiri Duta Dinamika (MDD) sebuah perusahaan Garment and Buying Agent sebagai Marketing dan Business Development Manager ( 2003 – 2006 ); PT. Wijaya sebuah perusahaan Manufacturing and Metal Forming sebagai PPIC Manager ( 2006 – 2008 ); PDP Consulting sebuah perusahaan pelatihan dan konsultasi sebagai Business Operational Head ( 2008 – 2011 ). Guguh Unggul Satriadi memiliki latar belakang pendidikan Hukum ( S1 ) 1998, dilanjutkan dengan pengembangan SDM ( S2 ) 2012 – Now, Marketing Public Relations ( Six Month Course, ) dan beberapa pelatihan Leadership Style, Seven Habit, Building Effective Team, Sales, Communication Skills dan Supervisiry Skill. Guguh Unggul Satriadi merupakan perpaduan yang lengkap antara seorang praktisi yang cukup lama di bidang pelatihan dan konsultasi, dengan teoritis melalui beberapa referensi dari berbagai macam disiplin ilmu dan sumber. Sehingga apa yang disajikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan ataupun keinginan dari peserta. Melahirkan konsep pelatihan yang mampu menginspirasi satu sama lain dan pendaratan tujuan secara menyenangkan, enggan menggunakan contoh–contoh sederhana yang mudah dimengerti tetapi mampu memberikan reaksi membandingkan dan inspirasi (active training). Diperkaya dengan pengalaman bekerja pada bidang usaha : manufacturing, jasa tenaga kerja dan konstruksi serta beberapa posisi : Manager marketing, Manager HRD, Internal trainer dan Manager operational. Guguh Unggul Satriadi merupakan pendiri dari Semut Consulting dan 3 in 1, konseptor Omah Kebon, serta sampai dengan saat ini masih sebagai strategic partner, trainer, fasilitator dan conssellor di beberapa perusahaan ataupun lembaga pelatihan. Guguh Unggul Satriadi memiliki spesialisasi dan kekuatan dalam hal : Motivation, Leadership, Communication Skill, Customer Service, Selling Skill dan Outbond training Program. Beberapa Perusahaan yang pernah menggunakan jasa serta materinya PT Taspen, U Finance, Astragraphia, PT Sud Chemie Indonesia, PT Belfood, GIZ Indonesia Team Work, Indomaret, PetroChina, LIPI, Suzuki Indomobil Roda 2, Kompas Gramedia, KSSEI, dll.

Online Training : Leadership for Sales Manager

Seluruh individu sales dalam sebuah tim akan kesulitan meningkatkan penjualan secara signifikan tanpa keberadaan seorang sales Manager yang handal. Seorang Sales Manager dituntut untuk mampu melihat keseluruhan tim sebagai sebuah sistem dan menyelaraskannya dengan strategi yang sudah ditentukan oleh manajemen. Para sales manager yang terkait penjualan bekerja ibarat seorang arranger di sebuah pagelaran konser musik. Ia yang bertugas untuk merancang komposisi-komposisi musik yang harus dimainkan, menyeleksi alat-alat musik apa yang akan digunakan, memilih musisi-musisi yang akan memainkan alat musik itu, dan memberikan arahan agar semua komposisi mampu ditampilkan secara sempurna oleh timnya. Seperti itulah tugas seorang sales manager terkait penjualan dan pemasaran. Leadership for Sales Manager adalah sebuah program workshop untuk mentransformasi para sales supervisor menjadi arranger yang siap mengoptimalisasi semua sumber daya yang ia miliki, termasuk SDM, untuk mencapai prestasi-prestasi di bidang penjualan. Tujuan Pelatihan Dengan partisipasi positif para peserta, di akhir pelatihan, peserta ditargetkan untuk:  Menjadi seorang sales supervisor yang mampu mendorong peningkatan-peningkatan penjualan oleh tim yang dipimpinnya.  Memahami tata cara mengevaluasi kinerja penjualan dan menemukan solusi terhadap kendala yang ada.  Mengetahui cara mengembangkan rencana perbaikan penjualan yang simple dan praktis bagi tim penjualan.  Menguasai cara-cara untuk memberikan coaching kepada anggota tim agar mampu mendongkrak produktifitas penjualan mereka.  Memahami cara menginspirasi dan memotivasi tim agar mampu mencapai kinerja terbaik.  Menjadi contoh yang baik bagi anak buahnya sehingga menginspirasi berprestasi anggota timnya. Outline Materi Pelatihan Creating Better Sales Culture Mengapa mempertahankan konsistensi penjualan itu sulit? Menciptakan lingkungan ‘sadar penjualan’ 6 pilar untuk konsistensi kesuksesan penjualan Best Practices dalam memimpin peningkatan penjualan Strengthening Your Core Leadership Menjadi ‘real sales manger’ bukan menjadi ‘sales’ yang ‘manager” Memperbaiki kemampuan menjalin hubungan yang produktif Menyeimbangkan fokus tim Improving Individual Sales Leadership Skill Mengukur kemampuan dan kecakapan sales leadership Mengembangkan kemampuan untuk membangun tim penjualan yang solid Meningkatan kemampuan sales coaching Enhancing Sales Person Selling Skill Operational selling skill Tactical selling skill Strategic positioning selling skill Creating A Sales Team Improvement Plan Mendesain rencana perbaikan yang dinamis Merancang strategi pembelajaran dan pengembangan untuk masing-masing sales Melakukan rekam jejak perkembangan masing-masing sales ReGection and Call To Action Action planning Individual presentation Circle of commitments Metode Penyampaian Pelatihan Pembelajaran dengan metode video conference by Zoom. Program berlangsung selama 2 hari, total durasi 10 jam. Waktu pembelajaran pukul 09.00-15.00 WIB. Materi disampaikan dengan pemaparan, tanya jawab, dan latihan. Facilitator

Basic Leadership Program & Effective Presentation Skills

Manajer saat ini dituntut untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan pada saat bersamaan. Kemampuan manajerial terkait dengan kemampuan untuk mengelola resource secara optimal sehingga diperoleh minimum input maximum result.  Sedangkan kemampuan leadership terkait dengan kemampuan mengembangkan visi, mempengaruhi dan mendorong tim secara optimal untuk mencapai target yang diharapkan. Pelatihan ini memberikan pengenalan singkat pada peserta untuk mengenali potensi kepemimpinan yang dimilikinya serta memahami berbagai pendekatan terhadap kepemimpinan dari mulai Transactional Leadership, Situational Leadership sampai pada Transformational Leadership. Beberapa self assessment tools disertai di dalam pelatihan ini agar peserta dapat lebih mengenal potensi kepemimpinan yang dimilikinya. Berbagai games terkait dengan pengembangan visi ataupun kepemimpinan juga akan dilaksanakan. Sasaran Pelatihan Peserta memahami, mengenali potensi kepemimpinan dan mampu mengembangkannya secara praktis Outline Materi Antara kemampuan ‘managing’ dan ‘leading’ Mengapa kepemimpinan penting di dalam organisasi Self assessment: Situational Leadership Latihan mengembangkan visi dan inisiatif sebagai Pemimpin Karakteristik diri yang penting sebagai seorang Pemimpin Menjadi Pemimpin yang men-transform tim nya untuk mandiri dan perform Kepemimpinan dalam konsep Situational Leadership & Transactional Leadership Overview aspek-aspek kemampuan Transformational Leader Attributed Charisma: mengutamakan kepentingan kelompok Idealized Influence:be a Role Model Inspirational Leadership: envision the future, encouraging emotional involvement Individualized Consideration: recognize individual contributions. Intellectual Stimulation: challenging the process, performance stretching. Extra Effort: Work smart not hard. Metode Pelatihan Pelatihan ini menekankan penggunaan Diskusi, Presentasi Paradigma Kepemimpinan, Self Assessment dan Exercise. Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah hampir 20 tahun, Suardhika terlibat dalam mendisain dan memberikan pelatihan pada area: Supervisory, Kepemimpinan, Manajemen Kinerja, Coaching & Counseling, Motivasi, Komunikasi, Team Building, Manajemen Prioritas dan Waktu, Emotional Intelligence, Program Persiapan Pensiun, Manajemen Produktivitas Diri.  Dia lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan MBA dari IPMI, Jakarta.  Lulus pada August 1992. MBA dengan Distinction, rangking 2 dari 20 siswa, Penerima British Petroleum Scholarship & Quantitative Analysis Award. Untuk CV yang lengkap mohon klik http://gsuardhika.com/curriculum-vitae-of-g-suardhika-psi-mba/. Bebeberapa topik yang biasa dibawakan diantaranya: Kepemimpinan, Manajemen Waktu, Motivasi dan Manajemen Kinerja.  Suardhika rutin menulis di blog http://produktivitasdiri.co.id. Dalam 5 tahun terakhir ini ia tertarik untuk mendalami mengenai Psikologi Positif dan pengembangan organisasi untuk masa depan dengan mengikuti Conference Happiness & Its Causes, Melbourne (2013) dan Sydney (2014), Wellbeing & Public Policy (Wellington, 2018), Holacracy (Bungalore, 2019) dan World Congress of Positive Psychology VI (Melbourne, 2019).  Emotional Intelligence ( 6th second), NLP (dari TCI), Money Mastery di Kuala Lumpur, Serta Seminar Robert Kiyosaki di Singapore, Suardhika adalah founder dari  Indonesia Wellbeing Project. Beberapa klien in house training-nya: DHL, 3M, Indomobil, Amoco Mitsui, Equalindo Mining, Total Indonesie, Aqua Danone, General Motors, Tigaraksa, Rekayasa Industri, Indonesia Power, Garuda Indonesia, Mobil 8, Telkomsel, Gramedia, Penerbit Airlangga , Ceva Logistic, Havi Logistic, Pro Logistic, EJIP, Panarub, YKK,  Adis Dimension Footwear, LG Electronics, Colorobia, Asia Pulp & Paper,Thames PAM Jaya, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper, Indah Kiat Pulp & Paper, Aneka Tambang, Mega Insurance, Tugu Pratama, Asuransi Bintang, Asuransi MSIG, AIG Lippo, Bank Danamon, Bank Kalbar dan Bank Sumsel, Lido Lake Resort, Hotel Aryaduta Karawaci, ICRAF, The Nature Conservacy. Blog personal beliau ada di http://gsuardhika.com. Untuk melihat topik lain dari Suardhika silakan klik http://gsuardhika.com/soft-skills-map/   Effective Presentation Skills Ada satu hal yang sering dilupakan saat seorang karyawan dipromosikan. Umumnya saat promosi, hal yang dipersiapkan dengan baik adalah kompetensi teknis yang diperlukan, namun kemampuan bekomunikasi kurang begitu dipersiapkan. Padahal semakin tinggi posisi seseorang, kemampuan komunikasi yang dituntut semakin tinggi juga baik dalam hal konten yang lebih strategik maupun caranya yang lebih banyak unsur diplomatisnya. Salah satu bentuk komunikasi yang perlu dimilki oleh karyawan adalah melakukan presentasi efektif. Presentasi efektif akan membuat seseorang mampu menyampaikan informasi secara sistematis, singkat dan jelas. Tujuannya beragam dari mulai yang sifatnya informatif (pesan) sampai dengan persuasif (pesan dan kesan). Presentasi efektif dimulai dari menyusun materi presentasinya, penggunaan media atau aplikasi program untuk membuat penampilan presentasi atraktif, cara menyampaikan presentasi, dan menanggapi audience presentasi. Umumnya seseorang belajar hal tersebut secara otodidak karena tuntutan keadaan atau pekerjaan. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai keseluruhan presentasiefektif. Selain itu para peserta akan dilatih sampai mampu melakukan presentasi yang efektif dari mulai penyiapan materi pelatihan sampai kepada melakukan presentasi dan mempenngaruhi audience. Untuk melengkapi pesertanya mengenai Pemahaman dan ketrampilan instruktur akan menyampaikan pelatihan secara : Practical karena dilengkapi dengan form yang langsung dapat digunakan dan contoh nyata kasus di pekerjaan Inspiring dimana cara penyampaian instruktur akan membuat peserta tergerak untuk menerapkannya di pekerjaan enjoyable dengan metode instruktur yang akan membuat pelatihan diselingi aktivitas yang sifatnya fun, sehingga peserta relaks dan antusias selama pelatihan Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu melakukan: Merancang sebuah presentasi efektif Teknik penggunaan media presentasi yang berbasis aplikasi komputer Teknik menyampaikan presentasi efektif Trik mengatasi audience dengan beragam karakter Outline Materi Prinsip-prinsip komunikasi persuasive dan informatif Dinamika presentasi : an overview Managing Yourself : body language, handling stress Managing the Material of your presentation : shock opening, body, and closing Managing the Audience Latihan : Individual Presentation Skill Peserta Para karyawan dengan posisi yang memerlukan ketrampilan presentasi efektif seperti middle level manager, sales, dll.   Siapa saja yang ingin meningkatkan wawasan dan ketrampilan presentasi efektif  Metode Pelatihan Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur akan : Enhanced Lecture Group discussion Exercise Experiential simulation, such as : Role-play, games, and Skill practice Facilitator

Productivity and Teamwork Improvement in

Latar Belakang Menurut banyak ahli, karena alam yang super subur, budaya kolonial dan pendidikan yang rendah, mendorong manusia Indonesia menjadi lebih rendah produktifitasnya dibanding negara tetangga. Tentu saja tidak perlu saling menyalahkan apalagi menyerah. Sejatinya dimana ada kemauan , disitu ada jalan. Ajak karyawan anda bergabung untuk meningkatkan produktifitasnya. Pahami bahwa mereka bukannya tidak mau, tetapi tidak tahu karena keterbatasan edukasi dan faktor lainnya. Karenanya berikan pembekalan yang berkelas. Hanya 1 hari akan membuat perubahan mind set dan cara kerja mereka berubah menjadi lebih produktif. Tujuan meningkatkan produktifitas karyawan , melalui Heart ( bekerja dari hati, bukan karena disuruh , Head ( peningkatan cara berpikir ) dan Hand ( perbaikan cara bekerja ) Target : Level Operator , Front Liners dan karyawan lainnya. Patut diintip oleh : manajer dan supervisor Metoda semi consulting ( ada solusi) …not just another training. 1 hari yang mengubah mindset dan cara kerja karyawan anda Outline Materi Self Improvement : kiat mengelola diri sendiri, mulai dari mindset kerja adalah ibadah sampai bagaimana mempunya nilai tambah bagi organisasi. Teamwork Improvement : jurus bekerja sama secara team, mukai dari cara berpikir, perilaku team sampai SOOSIE Performance Improvement : bagaimana mencapai target dan menerapkan Kaizen berbasis PDCA di ruang kerja Mini Project: usulan Kaizen di unit masing masing Materi detail akan diberikan saat pelatihan Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA.

Online Training : Achievement Motivation Training

Achievement Motivation Training bertujuan agar para peserta bisa mengidentifikasi motivasi pribadi. Peserta mengerti tentang hubungan antara motivasi dengan prestasi dan manfaatnya dalam kegiatan kerja. Sasaran Pelatihan Setelah Mengikuti Achievement Motivation Training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta yang terlatih untuk ter – motivasi Peserta mengerti tentang hubungan antara motivasi dengan prestasi dan manfaatnya dalam kegiatan kerja Peserta mampu mengembangkan motivasi diri dan mendorong diri agar lebih ter – motivasi dan  lebih siap, produktif dalam melakukan pekerjaannya Metode Pelatihan Achievement Motivation Training yang dilaksanakan dengan metode : Diskusi Kelas / Kelompok Permainan Latihan Outline Materi Pelatihan Materi yang akan di bahas topik Achievement Motivation Training adalah: DIRI ANALISIS Mengenali dan menantang kekuatan dan kelemahan diri,motivasi diri POLA KEBUTUHAN MANUSIA Kebutuhan fisik dan sosial Hierarki Kebutuhan MOTIVASI Motif dan motivasi Proses motivasi 3 Motif Sosial dari McClelland POLA BERPIKIRPRESTASI Penetapan tujuan Tanggung jawab pribadi Umpan balik Risiko sedang INTERELASI ANTAR INDIVIDU Mengenali pola hubungan dengan orang lain Hubungan baik melalui persetujuan konsep 3A MOTIF KEKUASAAN (POWER) Berbagai sumber kekuasaan Motif kekuasaan yang perlu dikembangkan Menerapkan kompetensi Kekuasaan PENGEMBANGAN MOTIVASI DIRI Analisis kerja Mengembangkan motivasi diri Pembuatan Rencana Penerapan di Tempat Kerja Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun berunding dengan pelatih, konsultan dan pelatih diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang: Pengembangan Pribadi, Mental Switching, Keterampilan Kepemimpinan, Manajemen Pengawasan, Pelatihan dan Konseling, Pelatihan Manajemen, Pemecahan Masalah Kreatif dan Pengambilan Keputusan, Keterampilan Komunikasi, Keterampilan Berbicara & Presentasi Publik, Keterampilan Negosiasi, Pelatihan Motivasi Berprestasi, Berurusan Dengan Orang Sulit, Membangun Tim, Pengembangan Orang. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Psikologi Klinis serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutan mengambil alih bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Online Training : Team & Commitment Building

Team & Commitment Building Training salah satu tujuannya adalah memahami organisasi sebagai suatu sistem, bagaimana memahami fungsi dan peran staf dalam menjalankan roda organisasi. Deskripsi Pelatihan Team Building & Commitment ini membahas beberapa topik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya team kerja yang efektif. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menyamakan persepsi di antara peserta sehingga diharapkan akan membantu proses membangun sinergi diantara anggota organisasi dan diharapkan mampu mempercepat pembentukan team yang efektif dalam rangka pencapaian sasaran organisasi. (Team Building & Commitment) Sasaran Pelatihan Setelah Mengikuti Pelatihan & Membangun Komitmen ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami Organisasi sebagai suatu sistem (Team Building & Commitment) Memahami fungsi dan peran staf dalam menjalankan roda organisasi (Team Building & Commitment) Meningkatkan kemampuan (Team Building & Commitment) Membangun kelompok kerja yang efektif (Team Building & Commitment) Memahami cara berinteraksi dengan pihak Eksternal (Team Building & Commitment) Outline Materi Pelatihan Materi yang akan membahas topik Team & Commitment Building adalah: ORGANISASI SEBAGAI SISTEM Organisasi dan Karyawan Peran Karyawan dalam Keberhasilan Organisasi Pendekatan Pribadi Total sebagai wujud profesionalisme karyawan BANGUNAN SINERGI Kunci sukses kerjasama tim Tahap Perkembangan Kelompok Sinergi dalam Kelompok KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA KERJASAMA Komunikasi yang Efektif Mendengar Aktif sebagai Kunci Komunikasi MEMAHAMI DIRI DAN ORANG LAIN Analisis Diri Memahami Karakter Diri Faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Orang Meningkatkan Keterampilan Interpersonal MANAJEMEN KONFLIK Sumber Konflik di tempat Kerja Menghadapi Konflik dengan efektif HARGA MEMBANGUN KOMITMEN DALAM KELOMPOK Kegiatan ini untuk mempersiapkan kelompok agar Mau melakukan perubahan dan berkembang. Kegiatan yang dilaksanakan: Merumuskan harapan dan dugaan harapan antar kelompok Kerja Mendiskusikan rumusan harapan sehingga Diperoleh Komitmen dari peserta untuk meningkatkan Prestasi kerja. (Team Building & Commitment) Menyusun Rencana Tindakan. (Team Building & Commitment) Testimoni “materi sesuai yg diharapkan” “sangat baik” “Sangat memuaskan karena Trainer membuat suasan training menyenangkan” “Dari sisi trainernya sudah bagus karena dalam memberikan training disertai dengan contoh2 serta video yg mudah dipahami” “Trainer sangat baik dalam menyampaikan materi” “Trainer berpengalaman materi yang disampaikan mudah dipahami” Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun berunding dengan pelatih, konsultan dan pelatih diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang: Pengembangan Pribadi, Mental Switching, Keterampilan Kepemimpinan, Manajemen Pengawasan, Pelatihan dan Konseling, Pelatihan Manajemen, Pemecahan Masalah Kreatif dan Pengambilan Keputusan, Keterampilan Komunikasi, Keterampilan Berbicara & Presentasi Publik, Keterampilan Negosiasi, Pelatihan Motivasi Berprestasi, Berurusan Dengan Orang Sulit, Membangun Tim, Pengembangan Orang. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Psikologi Klinis serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutan mengambil alih bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Online Training : Professional Administration Skills

Training Professional Administration Skills bertujuan agar dapat meningkatkan Image Diri sehingga menjadi Administration Officer yang Profesional. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Training Professional Administration Skills peserta diharapkan mampu Memahami tugas dan Peran Administration Officer dalam organisasi Meningkatkan kemampuan mengelola Administrasi Perusahaan Meningkatkan kemampuan menyelenggarakan tugas Administrasi Rutin Meningkatkan Image Diri sehingga menjadi Administration Officer yang Profesional Metode Pelatihan Training Professional Administration Skills dilaksanakan dengan metode: Diskusi Kelas/kelompok Permainan Latihan Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Professional Administration Skills adalah : Tugas dan Peran Administration Officer Organisasi Manajemen Administrasi dalam Organisasi Sistem Informasi dalam aktivitas Kantor Fungsi dan Peran Administration Officer dalam Organisasi Korespondensi Komunikasi Tertulis yang efektif Jenis dan Fungsi Surat Format Surat Mengelola Surat Masuk dan Keluar Pembagian Surat Prosedur Penanganan Surat Masuk/Keluar Penanganan Kearsipan Tujuan Penataan Arsip Sistem Penataan Arsip Penyimpanan Arsip Penyusutan dan Pemusnahan Arsip Mengelola Pertemuan Bisnis Tujuan Rapat Manajemen Rapat Notulen Rapat Total Image dalam Aktivitas Kantor Menjadi Pribadi yang Berkarakter dan Berkualitas Analisis Diri dan Memahami Diri Mengembangkan Diri Menjadi Officer yang Profesional Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun bertindak sepagai trainer, konsultan dan coach diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang : Personal Development, Mental Switching, Leadership Skills, Supervisory Management, Coaching and Counseling, Management Training, Creative Problem Solving and Decision Making, Communication Skills, Public Speaking & Presentation Skills, Negotiation Skills, Achievement Motivation Training, Dealing With Difficult People, Team Building, People Development. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Clinical Psychology serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutannya mengambil pendalaman bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua nya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Online Training : Handling Complaints Effectively

Handling Complaint for Effectively Training salah satu tujuannya adalah bagaimana kita mengembangkan paradigma, sikap positif dan kepercayaan diri dalam menangani  Customer Complaints / Feedbacks. Deskripsi Bagi orang yang bekerja di suatu perusahaan, maka menjaga kepuasan nasabah adalah nomor satu.Oleh karena itu, mengatasi komplain dari nasabah merupakan hal penting, serta bagaimana agar selalu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. (Handling Complaint) Komplain merupakan suatu wujud rasa ketidakpuasan pelanggan dalam hal ini sangat berpengaruh besar dalam kemajuan sebuah perusahaan.Komplain yang terselesaikan dengan baik dan profesional akan berdampak positif nantinya bagi perusahaan tersebut,karena dengan begitu tamu tersebut merasa sangat di hargai pendapatnya. (Handling Complaint) Hal itu merupakan hak bagi para pelanggan untuk menyampaikan rasa ketidak puasannya. Tapi alangkah baiknya kalau kita bias mencegah komplain itu terjadi dengan memperhatikan hal-hal yang sedetail mungkin,dan mengetahui apa yang di butuhkan oleh pelanggan kita sebelum mereka sendiri yang meminta. (Handling Complaint) Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan pada ini, peserta diharapkan: Mengembangkan paradigma, sikap positif dan kepercayaan diri dalam menangani  Customer Complaints / Feedbacks. (Handling Complaint) Mengidentifikasi Jenis, Sifat Dasar Komplain Nasabah dan tipe nasabah yang ‘marah’ dan ‘kecewa’. (Handling Complaint) Menguasai teknik Penanganan Komplain / Feedbacks dan Pemberian Solusi Tepat  bagi Nasabah. (Handling Complaint) Mengembangkan ketrampilan menjalin hubungan baik dengan nasabah untuk  ‘service recovery’  dan peluang ‘cross sell’. (Handling Complaint) Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Handling Complaint for Effectively adalah : Why is a complaint? (Handling Complaint) Fact about dissatisfied customers.(Handling Complaint) The Positive Side of Complaints. (Handling Complaint) Alternatif strategy related to complaint. (Handling Complaint) Handling complaint effectively. (Handling Complaint) Tekhnik Complaint (Handling Complaint) Testimoni “Sudah Baik” Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange