Human Resource Training

Regulasi Ketenagakerjaan Di Sektor Pertambangan

Deskripsi Regulasi Ketenagakerjaan Di Sektor Pertambangan – Dinamika operasional di sektor pertambangan mempunyai pekerjaan yang berisiko tinggi dan tingkat stress yang tinggi. Adanya aktivitas drill & blasting, manuver alat berat, cuaca panas atau dingin, maupun medan geografis yang berat mempunyai risiko bahaya yang mengintai keselamatan para pekerjanya. Hal itu ditambah dengan target produksi yang harus tercapai sehingga mengakibatkan para pekerja tambang rentan mengalami tingkat stress yang tinggi. Oleh karena itulah, para pekera tambang memiliki hak untuk istirahat selama beberapa periode tertentu. Kementerian Tenaga Kerja RI sudah menerbitkan peraturan perundangan di bidang ketenagakerjaan di sektor pertambangan yakni Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. 234/MEN/2003 mengenai Waktu Kerja dan Istirahat pada Sektor Usaha Energi dan Sumber Daya Mineral pada Daerah Tertentu. Pasal 2 ayat 1 Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. 234/MEN/2003 mengatur tentang waktu kerja pada perusahaan yang bergerak pada sektor energi dan sumber daya mineral pada daerah tertentu. Disamping itu, Kementerian Tenaga Kerja RI sudah menerbitkan peraturan perundangan di bidang ketenagakerjaan di sektor pertambangan yakni Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. 15/MEN/2005 mengenai Waktu Kerja dan Istirahat pada Sektor Usaha Pertambangan Umum pada Daerah Operasi Tertentu. Pasal 2 ayat 1.b  Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. 15/MEN/2005 menyebutkan bahwa pekerja mendapatkan hak cuti rooster/istirahat setelah periode kerja maksimal 10 minggu berturut-turut bekerja, dengan mendapatkan 2 minggu berturut-turut istirahat dan setiap 2 minggu dalam periode kerja diberikan 1 hari istirahat. Tujuan Pelatihan Pelatihan Regulasi Ketenagakerjaan di Sektor Pertambangan ini diselenggarakan selama 2 hari yang secara umum bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman didalam mengatur waktu kerja, lembur, dan istirahat para pekerja supaya selaras dengan dinamika operasional di sektor pertambangan yang sesuai dengan peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan. Sasaran Pelatihan Mampu menerapkan peraturan perusahaan secara efektif sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan di sektor pertambangan. Dapat menghitung kalkulasi perhitungan lembur dan cuti rooster karyawan sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan di sektor pertambangan. Mampu memahami dasar hukum maupun peraturan perundangan lainnya dibidang ketenagakerjaan di sektor pertambangan. Metode Pelatihan Presentasi Diskusi Konsultatif Sharing Pengalaman Studi Kasus Praktek perhitungan lembur dan cuti rooster di perusahaan pertambangan Keunggulan Metode Pelatihan Presentasi Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan Neuro Linguistic Programming agar efektif. Penyampaian diberikan dengan Experiential Method, sehingga benar benar merupakan hologram kondisi yang sesuai dengan lingkungan kerja di perusahaan. Penyampaian materi menggunakan akses Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta baik secara multimedia maupun manual learning. Penyampaian materi disampaikan dengan fokus implementasi dan bukan wacana serta bukan sekedar insight belaka. Target Peserta 1. Mahasiswa tingkat akhir yang ingin berkarir di sektor pertambangan 2. HRD Officer, HRD Staff, HRD Group Leader, HRD Supervisor, HRD Coordinator, HRD Superintendent, dan HRD Manager di sektor pertambangan 3. HRGA Superintendent, HRPGA Section Head, HRPGA Dept. Head, HRGA Manager di sektor pertambangan 4. IR Officer, IR Supervisor, IR Superintendent di sektor pertambangan 5. Kepala Teknik Tambang (KTT), Wakil Kepala Teknik Tambang (WKTT), Project Manager, Deputy Project Manager, Area Manager di sektor pertambangan 6. Direktur HCA, Direktur Operasional, General Manager HRD, Senior Manager HRD, Assistant Manager HRD di sektor pertambangan 7. Manager Non HRD yang berminat mempelajari Regulasi Ketenagakerjaan di sektor pertambangan 8. Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Regulasi Ketenagakerjaan di sektor pertambangan 9. Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan Regulasi Ketenagakerjaan di sektor pertambangan Outline Materi Dasar Hukum Ketenagakerjaan Regulasi Ketenagakerjaan di sektor pertambangan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. 234/MEN/2003 Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. 15/MEN/2005 Perhitungan kalkulasi jam kerja di sektor pertambangan Perhitungan kalkulasi lembur di sektor pertambangan bagi non staff Perhitungan kalkulasi istirahat atau cuti rooster di sektor pertambangan Facilitator Sudibyo Aji Narendra Buwana, SE.,M.Si.,CPHRM Latar belakang pendidikan beliau adalah S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Administrasi Publik. Beliau mempunyai pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pertambangan batu bara maupun pertambangan nickel pada bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, General Affair, Corporate Social Responsibilty, Community Development, Kesehatan & Keselamatan Kerja. Selain itu juga pernah aktif mengajar sebagai dosen Manajemen Sumber Daya Manusia maupun Kesehatan & Keselamatan Kerja di Universitas Ma Chung, Malang serta sering memberikan pelatihan kepada mahasiswa di beberapa universitas/perguruan tinggi lainnya. Beliau kerap kali memberikan pelatihan inhouse dan public training di beberapa perusahaan. Beliau merupakan Asesor Kompetensi LSP IKI – BNSP dan juga merupakan Trainer dan Konsultan yang terdaftar sebagai Master Trainer yang bersertifikasi BNSP dengan No. Reg. ITM. 045 01030 2016.

General Affair (GA)

Training General Affair (GA) mempelajari bagaimana ruang lingkup pekerjaan GA, bagaimana fungsi dan tanggung jawab GA, hal-hal yang menjadi tantangan di bagian GA, bagaimana motivasi dan persiapan mental bagi personel di GA, dan hal lainnya terkait GA. Deskripsi Peran General Affair (GA) dalam suatu perusahaan pada umumnya masih kurang diperhatikan, bila dibandingkan dengan peran departemen produksi yang secara langsung menghasilkan profit bagi perusahaan. Padahal sebagai supporting unit, GA memiliki peran yang tidak kalah penting bila dibandingkan dengan departemen lain. Tanpa GA yang professional, organisasi tidak dapat menghasilkan performance yang optimal. Supaya tugas operasional perusahaan berjalan lancar, general affair harus memahami semua tugas, dapat melaksanakan secara efektif, efisien. GA adalah supporting unit yang bertujuan memberikan pelayanan- pelayanan kepada unit-unit kerja lain. Bahkan pada umumnya, GA melayani seluruh unit kerja di perusahaan (bersifat shared service) dalam hal administrasi, pengelolaan pelayanan rutin kantor. Tugas seorang GA sungguh sangat kompleks karenanya biasa disebut “Job Matrix” yang mana biasanya dalam satu waktu seorang GA dituntut menyelesaikan beberapa permasalahan. Karakteristik pekerjaan dari GA adalah banyaknya variasi tugas sehingga membutuhkan pengetahuan luas, keterampilan teknis yang umum, dituntut memiliki kompetensi yang baik, yang mampu menjalankan semua tugas, tanggung jawab secara baik. Training GA ini akan membekali peserta agar kinerja dari departemen GA dapat diandalkan untuk menangani beragam tugas, berinteraksi, berkoordinasi baik internal maupun eksternal, sehingga sangat mendukung tercapainya visi,  misi perusahaan secara efektif, efisien. Tujuan Pelatihan Pelatihan ini akan membahas mengenai General Affair  yang diselenggarakan selama 2 hari. Adapun tujuan pelatihan ini adalah sebagai berikut: Untuk memberi pemahaman tentang tanggung jawab, tugas departemen General Affair sehingga peserta dapat meningkatkan kinerjanya. Untuk memberikan pemahaman tentang masalah- masalah yang mungkin timbul dalam departemen General Affair, bisa menyelesaikan masalah – masalah tersebut. Peserta akan mempunyai kesiapan mental,  motivasi bekerja yang tinggi dengan tugas yang berat sebagai supporting unit. Peserta akan memiliki skill dalam pengelolaan GA secara profesional Peserta akan mempunyai skill untuk berhubungan dengan departemen lain, juga pihak external perusahaan. Peserta dapat merencanakan program GA yang berkesinambungan. Sasaran Pelatihan Dapat memahami tugas dan tanggung jawab personel General Affair dengan skala waktu pengerjaannya. Dapat mengetahui dan memahami Key Performance Indicator untuk personel General Affair. Dapat memahami konsep time management. Dapat memahami dan menerapkan proses koordinasi dengan baik. Dapat memahami dan menerapkan proses lobby dan negosiasi dengan baik. Dapat memahami penataan ruangan kantor yang efektif dan efisien. Dapat memahami penggunaan sistem penerangan pada ruangan dan lingkungan kantor. Dapat menggunakan sejumlah formulir Check Sheet untuk panduan standarisasi umum kualitas pelayanan untuk keperluan internal dan eksternal audit dalam ruang lingkup GA. Dapat menganalisis faktor-faktor yang menjadi permasalahan utama yang umum terjadi pada aktivitas GA dan mampu menyelesaikan permasalahan tersebut. Target Peserta Mahasiswa tingkat akhir yang ingin berkarir sebagai HRGA maupun pengelolaan GA GA Officer, GA Staff, GA Group Leader, GA Supervisor, GA Coordinator, GA Section Head, GA Superintendent, dan GA Manager Personel General Affair (GA) Departemen Personel Human Resources & General Affair (HRGA) Departemen Manager Non GA yang berminat mempelajari General Affair Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai General Affair Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan General Affair Metode Pelatihan Presentasi Diskusi Konsultatif Sharing Pengalaman Studi Kasus Praktek Penyusunan KPI GA Keunggulan Metode Pelatihan Presentasi Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan Neuro Linguistic Programming agar efektif. Penyampaian diberikan dengan Experiential Method, sehingga benar benar merupakan hologram kondisi yang sesuai dengan lingkungan kerja di perusahaan. Penyampaian materi menggunakan akses Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta baik secara multimedia maupun manual learning. Penyampaian materi disampaikan dengan fokus implementasi dan bukan wacana serta bukan sekedar insight belaka. Outline Materi Ruang Lingkup pekerjaan General Affair Fungsi dan Tanggung Jawab General Affair Hal-hal yang menjadi tantangan di bagian General Affair Motivasi dan persiapan mental bagi personel di General Affair Bagaimana bagian GA dapat berkoordinasi dengan seluruh departemen dan mensosialisasikan kepada Internal & Eksternal Melaksanakan tugas rutin/insidentil serta perencanaan dan antisipasinya Masalah-masalah yang timbul di General Affair Mengurus berbagai perijinan, dan kehumasan, operasional, dll Penyediaan dan pengelolaan Alat Tulis Kantor (ATK & Stationery) Penanganan & Perawatan Bangunan & Gedung/General Cleaner Pengelolaan Kendaraan Perusahaan/driver/Pool dan perparkiran Pelaksanaan kebersihan, & penanganan Kebersihan (Cleaning Service) gedung/kantor sirkulasi udara bersih, pencahayaan, set up & setting ruang kerja Penanganan Listrik, Gas & Air, Waste Water / Limbah, Event khusus seperti Gathering, lebaran, liburan, ulang tahun, momentum suka cita dan dua cita dll. Pengelolaan Kurir, Surat Kedinasan, Surat Perbankan, dll. Pengelolaan Cleaning Service & Office Boy / Office Girl Pelaksanaan & Penanganan Satuan Pengamanan (Security) Outsourcing Management / Labour Suply / Tenaga Kerja Kontrak (Bagaimana melakukan, memilih dan membuat kerjasama outsourcing) Pengelolaan Kantin, Laundry & Mess Perusahaan Penanganan tamu Penting (Tamu VVIP, VIP, Instansi Pemerintah, External Auditor, Demonstrasi / Unjuk Rasa) KPI untuk General Affair Operation Kepengurusan Tenaga Kerja Asing Perawatan dan pengadaan instalasi listrik (Mechanical dan electrical) Berhubungan dengan pihak eksternal perusahaan (Pemda, Kepolisian, pemkab, muspida, ormas, wartawan, kelurahan, kecamatan dll) Mengurusi semua kebutuhan operasional perusahaan maupun saluran komunikasi (telepon, fax, Surat, dll) dan Receptionist serta keluar masuk Tamu Facilitator Sudibyo Aji Narendra Buwana, SE.,M.Si.,CPHRM Latar belakang pendidikan beliau adalah S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Administrasi Publik. Beliau mempunyai pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pertambangan batu bara maupun pertambangan nickel pada bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, General Affair, Corporate Social Responsibilty, Community Development, Kesehatan & Keselamatan Kerja. Selain itu juga pernah aktif mengajar sebagai dosen Manajemen Sumber Daya Manusia maupun Kesehatan & Keselamatan Kerja di Universitas Ma Chung, Malang serta sering memberikan pelatihan kepada mahasiswa di beberapa universitas/perguruan tinggi lainnya. Beliau kerap kali memberikan pelatihan inhouse dan public training di beberapa perusahaan. Beliau merupakan Asesor Kompetensi LSP IKI – BNSP dan juga merupakan Trainer dan Konsultan yang terdaftar sebagai Master Trainer yang bersertifikasi BNSP dengan No. Reg. ITM. 045 01030 2016.

Competency Based Assessment Center

Competency Based Assessment Center salah satu tujuannya adalah mengenai bagaimana pemahaman tentang Assessment Centre dan prosesnya, bagaimana manajemen program Assessment Centre. Deskripsi Salah satu tahapan paling krusial dalam proses manajemen untuk menetapkan seseorang yang akan menduduki suatu posisi atau jabatan tertentu ialah Proses Seleksi. Proses seleksi ini biasanya terjadi dalam rekrutmen, promosi, maupun penentuan dan pengembangan talent. Dalam beberapa penelitian, Metode Assessment Centre merupakan metode yang paling akurat sebagai prediktor untuk meramalkan apakah seseorang akan sukses atau tidak  dalam melakukan pekerjaannya kelak. Namun, kesuksesan Assessment Centre sebagai prediktor tidaklah berdiri sendiri. Tanpa kriteria yang jelas tentang kompetensi apa yang dipersyaratkan untuk dapat sukses melakukan suatu pekerjaan maka boleh jadi Assessment Centre mengukur sesuatu yang salah. Untuk itu, training ini dirancang untuk memahami dan terampil  dalam melakukan 3 hal sekaligus, yaitu: Assessment Centre sendiri sebagai metode, Competency Profiling, dan Competency Based Interview dengan approach Behavioral Event Interview. Sasaran Pemahaman tentang Assessment Centre dan prosesnya Manajemen Program Assessment Centre Memahami tools yang dipakai pada Assessment Centre Sarana dan prasarana Assessment Centre Pemahaman tentang kompetensi Keterampilan memprofile kompetensi Pemahaman dan keterampilan BEI Pemahaman dan keterampilan pembuatan laporan Pemahaman dan keterampilan melakukan feedback assessment Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan. Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama. Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll

Training GRC Professional (GRCP) OCEG

Agenda Training GRC Professional (GRCP) OCEG Pengantar OCEG dan Model Kapabilitas GRC OCEG Penggunaan kerangka GRC Professional OCEG Konteks bisnis dan kebutuhan untuk pendekatan GRC dan Kinerja Berprinsip (Principled Performance) Gambar “Besar” ilustrasi bisnis Mendefinisikan Kinerja Berprinsip (Principled Performance) Keuntungan Kinerja Berprinsip (Principled Performance), Manajemen Risiko & Modul Dasar Kepatuhan Model Kapabilitas GRC OCEG Konsep GRC Peran dan tanggung jawab GRC (misalnya audit, hukum, sumber daya manusia, IT, kepatuhan, manajemen risiko, etika, dewan direksi, dll …) Mendapatkan komitmen dari manajemen senior dan dewan direksi Ikhtisar Model Kapabilitas GRC OCEG Menerapkan Model Kapabilitas GRC OCEG di organisasi Pengenalan 4 Komponen dan 20 Elemen Integrated GRC OCEG Strategi GRC Elemen dari rencana strategis GRC Membuat penilaian resiko dan kepatuhan sebagai titik awal Penilaian risiko fraud Penilaian risiko organisasi Analisis kesenjangan kepatuhan Bergerak dari kondisi saat ini (current state) ke keadaan yang diinginkan (desired state) Derajat integrasi dan model maturitas Pengembangan dan penjelasan kasus bisnis untuk GRC terintegrasi Diskusi (studi kasus) Fasilitator Kurnia Hadi Profesional trainer yang pernah berkarir di 3 bank multinasional (Korea Exchange Bank Danamon, Indonesia Dai-Ichi Kangyo Bank, HSBC) lebih dari 19 tahun dengan spesialisasi Trade Finance, Corporate & Institutional Banking, Cash Management, Wealth Management, Personal Financial Services, Payroll, Quality Assurance, dan Micro Banking. Konsultan manajemen, bisnis, dan keuangan dari 2012 Pembicara dalam konferensi tingkat internasional “Commodity Trade and Finance World Asia 2012” di Marina Bay Sand hotel  di Singapore pada tanggal 28-29 Maret 2012. Fasilitator Public dan In House Training sejak tahun 2012 untuk berbagai topik manajemen, banking & finance, sales/marketing, operation, risk, dan management yang sudah membawakan lebih dari 90 kelas public dan in house training untuk perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia di berbagai sektor usaha. Berpengalaman sejak 2013 memberikan pelatihan  mengenai APU-PPT, KYC/CDD dan Anti Money Laundering sebanyak 12 kelas in house dan 10 kelas public training.

People Skill for HR Personnel

Kebutuhan Pengembangan Berkenaan dengan kekhususan tugas-tugasnya, karyawan di bagian HRD, baik level Direktur, Manager, maupun staff dituntut untuk lebih kompeten dalam hal people skill, yang muncul dalam bentuk ketrampilan berinteraksi interpersonal yang efektif sehingga penanganan urusan-urusan pekerjaan menjadi lancar. Pada kenyataannya tidak semua HR personnel  menunjukkan kemampuan yang sangat diperlukan tersebut, sehingga acap terjadi penanganan urusan-urusan yang bahkan sebenarnya mudah pun menjadi sulit dan rumit. Pengembangan kompetensi people skill untuk para personil di Bagian HR merupakan kebutuhan yang penting dan mendesak, dan tidak dapat diabaikan. Masih banyak perusahaan yang kurang menyadari pentingnya hal ini, beranggapan bahwa para personil HR dengan sendirinya mampu melakukan tugas-tugas yang memerlukan people skill, atau dituntut untuk belajar sendiri dari  pengalaman pelaksanaan pekerjaan sehari-hari secara commonsense. Tujuan Pelatihan (Training Objective) Modul PSHRP adalah modul pelatihan pengembangan people skill khusus untuk HR personnel, dirancang berdasarkan khasanah ilmu komunikasi, psikologi dan manajemen yang terus berkembang, sehingga peserta tidak hanya belajar sendiri dengan pengertian-pengertian awam saja.  Melalui pelatihan ini peserta akan meningkatkan kompetensi pada dimensi people skill diantaranya berkomunikasi interpersonal dengan efektif, komunikasi asertif, bernegosiasi, service excellency, menangani complaint;  menangani orang “sulit”, menyampaikan sanksi kedisiplinan mulai teguran sampai sanksi PHK; presentasi, coaching, counseling, dan lain-lain teknik berkenaan dengan kekhususan fungsi HRM.   Rundown Hari Pertama: 08:00 –  09:00  : Welcoming , pendaftaran 09:00 – 10:00 : Ice breaking, Session contract 10:00 – 10:15  : Coffee Break 10:15 – 12:00  : Basic Effective Interpersonal Communication Skill 12:00 – 13:00  : Break 13:00 – 14:00  : Assertive Communication 14:00 – 15:00  : Effective Communication for Negotiation. 15:00 – 15:20  : Break 15:20 – 17:00  : Customer Service  Excellent & Handling complaint Hari Kedua: 08:00 –  10:00  : Coaching & Counseling 10:00 – 10:15  : Coffee Break 10:15 – 12:00  : Executing Disciplinary Action: Membuat Berita Acara Pemeriksaan, Memberikan Tegoran, Surat Peringatan, Pemutusan Hubungan Kerja 12:00 – 13:00  : Break 13:00 – 15:00  : Effective Presentation 15:00 – 15:20  : Break 15:20 – 16:30  : How To Instruct in Internal Training 16:30 – 17:00  : Training Feedback – Closing Metode Pelatihan (Training Method) Metode pelatihan PSHRP didasarkan pada falsafah pendidikan orang dewasa (andragogy), dengan menggunakan metode experiental learning, role play, game dan diskusi. Facilitator Winarto Abdullah Hidayat, Psi. Psikolog, Winarto . Psikolog. Lulusan UGM. Penulis buku Fundamental Self Empowerment. Berpengalaman sebagai praktisi Human Resourches Management (HRM) sekitar 20 tahun  di lima perusahaan yaitu  PT. Salim Indoplantation, PT. Chiyoda International Indonesia, PT. Lippo Land Development, PT. Fumira dan PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia. Sambil bekerja ia mendalami teori HRM dengan mengikuti program Magister Management di Universitas Krisnadwipayana Jakarta. Saat ini mandiri sebagai HRM consultant, Ia juga  menyempatkan diri mengajar mata kuliah soft skill Etika Pengembangan Diri  pada Trisakti School of Management. Di antara Perusahaan yang dibantunya dalam pengembangan SDM melalui pelatihan soft competence  dan asesmen psikologi antara lain  PT. Pertamina Aviation, PTPN, PT. Rekayasa Engineering; PT. Asuransi Jasa Raharja; PT. Pindad Persero; PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang; PT. Aica Indonesia, PT. Keihin Indonesia; PT. LG Electronic Indonesia; PT. Pertamina Aviation; Pizza Hut Indonesia; Panasonic-PEWGMID; PT. Indosentra Pelangi;  Perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri MM2100; instansi pemerintah: Setjend DPR RI, Kemenhub,  dan juga NGO. Sebagai asesor psikologi, ia telah mendalami DiSC lengkap di Singapura pada 1994 melalui Corporate Accreditation Scheme. Sebagai  associate  assessor pada LM-FEUI, ia telah ikut menangangi proyek asesmen di PT. Kereta Api Indonesia, PT. Pelabuhan Indonesia, PT. Jasa Raharja, PT. Wijaya Karya, dan Bank-bank BUMN. Ia senang dengan motto “Belajar tak kenal berhenti”.

Training General Affair (GA) Professional

Salah satu tujuan training General Affair (GA) Professional adalah agar para peserta memahami fungsi dan peran General Affairs di dalam organisasi, dapat memiliki pengetahuan lengkap untuk menyelesaikan tugas-tugas GA dan mampu menganalisa kinerja General Affairs Memahami Key Performance Indicator GA Officer. Deskripsi General Affair (GA) atau Divisi Umum adalah supporting unit yang bertujuan memberikan pelayanan-pelayanan kepada unit-unit kerja lain. Bahkan pada umumnya, General Affair melayani seluruh unit kerja di perusahaan (bersifat shared service) dalam hal administrasi dan pengelolaan pelayanan rutin kantor. Tugas seorang General Affair sungguh sangat kompleks karenanya biasa disebut “Job Matrix” yang mana kadangkala dalam satu waktu seorang General Affair dituntut menyelesaikan beberapa permasalahan. Divisi General Affair merupakan tangan kanan operasional dari Departemen HRD, karena beberapa pekerjaannya sangat membantu kelancaran operasional dan merupakan tugas-tugas pelayanan di bidang SDM. Bahkan di beberapa perusahaan besar atau sedang (terutama bidang industri yang padat karya), General Affair juga menangani permasalahan Hubungan Industrial (Industrial Relation) baik untuk menyelesaikan masalah internal (kekaryawanan) maupun masalah dengan lingkungan sekitar lokasi pabrik/perusahaan (eksternal). Sasaran Pelatihan Memahami fungsi dan peran General Affairs di dalam organisasi dalam mencapai sasaran serta melaksanakan strategi organisasi Memiliki pengetahuan lengkap untuk menyelesaikan tugas-tugas General Affair Memahami pentingnya proses dan system dalam meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan oleh General Affairs Mampu menganalisa kinerja General Affairs serta menetapkan wilayah mana saja yang memerlukan peningkatan agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan Mengerti cara menetapkan kompetensi standar yang dibutuhkan bagi para professional General Affairs Memahami Key Performance Indicator GA Officer Memahami metode Coaching & Conseling Implementation Memahami konsep Time management Memahami Komunikasi yang efektif di tempat kerja Mampu melakukan negosisiasi dengan baik Memahami konsep Disain lay out Office room Memahami konsep Audit Internal Mampu melakukan Continuous Improvement di tempat kerja Target Peserta Bagian General Affair Industrial Relation Manager atau Officer dan Staff Manager Non HR yang berminat mempelajari GA & IR Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Industrial Relation Management Karyawan lain yang berkaitan dengan dan /atau yang mengelola SDM (misal: General Affairs; Industrial Relation; Humas; dlsb) Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan SDM General Affairs yang ingin meningkatkan kualitas kinerjanya Outline Materi DAY 1 Peran dan fungsi General Affair Dimensi Mutu GA & Konsep Audit internal Struktur organisasi dan Skill Kompetensi General Affairs Penyusunan Key Performance Indicator General Affair Coaching & Conseling KPI General Affairs DAY 2 Komunikasi efektif di tempat kerja Menciptakan Tempat Kerja Excellence  ( 5S ) Time management Implementation General Affairs Continuous Improvement General Affairs Negotiation skill Fundamentals Facilitator Surachman. ST.,MT Surachman. ST.,MT Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7 tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative pada sebuah perusahaan multinasional, Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.

Analisa SWOT berbasis IKSF dan BSC

Rahasia Penyusunan SWOT BERBASIS IKSF dan BSC Training Analisa SWOT berbasis IKSF dan BSC mempelajari bagaimana memahami dinamika lingkungan perusahaan, bagaimana dinamika lingkungan PEST, bagaimana menganalisa 5 Forces, menganalisa IKSF, bagaimana dinamika stakeholder perusahaan, bagaimana menganalisa SWOT ( Strength, weakness, opportunity, threat), dan hal – hal lain terkait Analisa SWOT . Sejatinya Analisa SWOT adalah metode perencanaan strategis yang paling sering digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis (Analisa SWOT ). Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats). Proses Analisa SWOT melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek, mengidentifikasi faktor internal & eksternal yang mendukung, yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. (Analisa SWOT ) Analisa SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis,  memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, terakhir adalah bagimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru. Training Analisa SWOT berbasis IKSF dan BSC akan membahas  bagaimana menyusun Analisa SWOT untuk merumuskan strategi perusahaan (Analisa SWOT) Outline Memahami dinamika lingkungan perusahaan Dinamika lingkungan PEST Analisa 5 Forces Analisa IKSF Dinamika stakeholder perusahaan. Analisa SWOT ( Strength, weakness, opportunity, threat). Kajian perlunya reevaluasi, perumusan kembali visi, misi perusahaan. Strength dan Weakness Opportunity, Threat Aplikasi SWOT Pengertian manajemen strategi. Strategic management process. Strategi fungsi bisnis. Sistematika penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). Kerangka analisis strategi. SWOT for Balanced Scorecard Metode Pelatihan 20% teori, 80% praktek. Materi dibawakan dalam suasana santai, fun. System pembelajaran efektif dengan diskusi, roleplay, simulasi. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

BHRM Specialist – 1 day

BHRM Specialist salah satu tujuannya adalah memahami konsep kompetensi, mengembangkan ketrampilan dalam merumuskan core dan generic competencies. Deskripsi Kompetensi manajemen sudah merupakan salah satu core aktivitas yang ‘mutlak’ dilakukan oleh manajemen SDM modern. Terlepas dari belum siapnya suatu Perusahaan untuk masuk ke dalam proses manajemen kompetensi, pemahaman mengenai kompetensi2 penting yang ada di suatu Perusahaan merupakan ‘sarana’ untuk melakukan micro managed terhadap keunggulan kompetitive yang ingin dibangun Perusahaan tersebut. Dengan demikian ia merupakan salah satu link penting antara praktis pengelolaan SDM dengan arah strategis Perusahaan. Definisi kompetensi yang tepat yang dibangun di dalam competency dictionary Perusahaan juga sangat menentukan seberapa jauh aplikasi kompetensi bisa dilakukan dalam kaitan dengan proses asesment untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan mempromosikannya serta proses development untuk mengembangkan karyawan tersebut untuk kebutuhan saat ini ataupun di masa yang akan datang. Salah satu tahap awal yang penting untuk manajemen kompetensi adalah keberhasilan Tim SDM men-desian kompetensi model-nya. Workshop BHRM ini tidak hanya akan membawa pada proses mendesain kompetensi secara setahap demi setahap tetapi juga memberikan tools yang Anda butuhkan untuk melakukannya dan memastikan bahwa disain kompetensi yang Anda bangun sudah sesuai dengan kebutuhan, arah strategis dan ‘lingkungan’ Perusahaan. Pungki Purnadi tidak saja menguasai aspek teori dari HR action ini, tetapi juga telah terlibat secara intens melakukan hal tersebut di suatu perusahaan multy national di Indoenesia, bahkan menjadi salah satu motor pengembangan manajemen kompetensi Perusahaan tersebut di lingkup regional yang dia lakukan ketika dia ditempatkan di salah satu headquarter Perusahaan tersebut di luar Indonesia. Hal ini menjamin proses workshop ini akan banyak berisi sharing praktis pengalamannya dalam mengembangkan dan menerapkan kompetensi untuk beragam posisi. Tujuan Pelatihan Memahami konsep kompetensi Mengembangkan ketrampilan dalam merumuskan core dan generic competencies Mengaplikasikan kompetensi untuk proses seleksi dan people development Outline Materi Bagaimana menentukan job yang akan menjadi sample dalam mendefinisikan model kompetensi Mendefinisikan isue dan challange yang dihadapi oleh jabatan tersebut dan kontribusinya bagi pencapaian sasaran Perusahaan. Mengembangkan core dan generik kompetensi Mendefiniskan level kompetensi secara praktis Mengembangkan metode yang tepat dalam pengumpulan data Tool statistik dasar yang diperlukan untuk melakukan validasi Aplikasi penerapan kompetensi ke dalam recruitment, training, performance management & career management Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, role play, sharing pengalaman, presentasi kelompok, uji Kompetensi dll. Untuk lebih efektifnya workshop ini diharapkan partisipan membawa contoh komptensi yang ada di Perusahaan atau deskripsi dari suatu jabatan Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Human Resources Planning Specialist – 1 day

Deskripsi ‘HR kurang berperanan dalam men support strategi Perusahaan?’, concern itu selalu menjadi main concern dari CEO ataupun BOD.  HR dianggap hanya sibuk dengan dirinya sendiri,dengan rutinitas administrasi yang dijalaninya. (CPHRM) Top manajemen kemudian selalu menuntut agar HR lebih berperan secara strategis di dalam Perusahaan.  Namun, pertanyaan yang muncul pertama-tama adalah:  ‘Bagaimana caranya me link strategi perusahaan dengan sistem & policy HR?’, ‘Bagaimana mendisain suatu sistem HR yang strategik sehingga strategi perusahaan dapat lebih cepat di-cascading ke dalam strategi HR?’ (CPHRM) Course CPHRM ini akan menjawab concern tersebut dengan menawarkan suatu pendekatan  (CPHRM) Strategic HR Planning yang tidak hanya me link antara strategi perusahaan dan HR system, tapi juga memonitor pencapaian dari indikator2 strategic tersebut sehingga dapat lebih dipastikan keterkaitan yang ada. (CPHRM) Program CPHRM ini didisain bagi para HR manager, Profesional HR lainnya yang bertanggungjawab untuk mendisain strategi SD(CPHRM) Perusahaan untuk mendukung strategi bisnis perusahaan.  Perubahan yang terjadi karena merger, expansi ataupun re fokus dari strategi Perusahaan membutuhkan suatu evaluasi ulang terhadap aset SDM yang ada, perubahan strategi SDM nya sehingga dapat mengikuti perubahan tersebut.  Course  CPHRM ini akan mengembangkan kemampuan peserta untuk membuat link yang dibutuhkan antara strategi bisnis, strategi SDM sehingga SDM dapat terus meningkatkan posisinya sebagai strategic partner. (CPHRM) Sasaran Pelatihan Untuk memberikan sebuah framework untuk menterjemahkan sasaran2 strategik perusahaan ke dalam sasaran2 HR yang operasional , mengarahkan disain dari strategi, praktis SDM (CPHRM) Untuk meningkatkan kemampuan partisipan dalam meng ases kemampuan strategik SDM nya dalam membuat perencanaan dalam recruitmen,pengembangan staf untuk mencapai sasaran-sasaran bisnis jangka menengah. (CPHRM) Untuk meningkatkan kemampuan partisipan dalam mengintegrasikan berbagai sistem, praktek HR terutama seleksi, staffing, pelatihan, pengembangan karir, manajemen kinerja, pengembangan organisasi, job designing. (CPHRM) Untuk membantu partisipan membuat action plan dari berbagai fungsi SDM sebagai respon terhadap perubahan dalam strategi bisnis Perusahaan. (CPHRM) Outline Pelatihan Framework dari Human Resource Planning dan hubungannya dengan strategi perusahaan (CPHRM) Logic dan proses dari pengembangan Strategi SDM (CPHRM) Metodologi Human Resources Planning (Strategy Planning, Acquiring, Developing, Maintaining dan Retaining & Retrenchment) (CPHRM) Memformulasikan pengukuruan2 kinerja bagi berbagai praktek SDM (CPHRM) Aplikasi dasar system profiling kompetensi (CPHRM) Memperkirakan kompetensi yang dibutuhkan dari sebuah sasaran bisnis (CPHRM) Koordinasi sasaran2 operasional dari sebuah praktek SDM (CPHRM) Membuat responsibility dan accountability dari sebuah perencanaan SDM (CPHRM) Memonitor dan mengevaluasi strategi SDM (CPHRM) Metode Pelatihan Presentasi konsep, job related case studies, role play, game, presentasi kelompok , uji kompetensi dan sharing experience. (CPHRM) Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Learning & Development Specialist – 1 day

Deskripsi Learning& Development faces an increasing challenge to justify its effectiveness in the face of rapid changes in business organization and advances in technology. Money spent in learning and development also increases considerably. How can we be assured the quality of learning and development program worth the cost and how can we asses and measure it. (Learning & Development) The big issue today is how to manage learning& development program effectively so that it would lead to better performance at an individual, work and organizational level. (Learning & Development) Program Descriptions Learning & Development Specialist Programis a professional development program designed to equip professional HR, trainers, team leaders & business facilitators with the knowledge & skills they need to analyze, plan, conduct, and evaluate dynamic & strategically linked high-impact learning & development programs. Learning Objectives Managing overall A to Z of Learning and Development program. (Learning & Development) Interpret and deliver right-on-time the strategic people competency requirements of the organization. (Learning & Development) Demonstrate high-level knowledge of learning principles & mechanisms applied to designing & facilitating high-performance learning solutions.(Learning & Development) Determine the value-added of learning in relation to its contribution to the organization’s total competency. (Learning & Development) Workplace Application Learning of participants will equip them with competency to interpret and anticipate the learning and development requirements of the organization relative to its strategic directions. (Learning & Development) A distinction between training and learning development interventions will be used to determine the most appropriate interventions according to the individual needs of participants and their stakeholders.  Thus Programs designed will bridge trainees’ actual performance gaps and expectations to enable them to deliver standards of exemplar behavior. (Learning & Development) Program Topics Strategic Partnering with Operations and Line Managers Identifying the Learning& Development Gaps &  Interventions that Will Produce the Organizational Results Designing the High Impact Learning and Development Programs Transfer of Learning: Bridging the Knowing-Doing Gap Who May Join Human Resource and Line Staff/Supervisors/Managers who are responsible for either or both management & development functions of HR. Executives and managers of strategic business units, organization functions, and human resource development professionals and champions. Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Career & Talent Management Specialist – 1 day

Career & Talent Management Specialist tujuan salah satunya adalah bagaimana kita bisa  menset suatu kondisi yang dapat memberdayakan setiap orang di dalam organisasi untuk merencanakan karir yang realistik dengan bantuan manajer dan support dari organisasi. Deskripsi Untuk me retain executive yang tepat yang dibutuhkan organisasi, sebuah organisasi perlu memiliki sistem pengelolaan karir yang baik.  Sistem pengelolaan karir yang baik akan membuat setiap karyawan yang ada di Perusahaan mempunyai kejelasan mengenai apa yang akan ia peroleh di dalam karir nya di Perusahaan tersebut.  Dengan adanya trend organisasi ke lean & flat organization maka para profesional SDM lebih ditantang lagi untuk dapat mengembangkan sebuah sistem pengembangan karir yang inovatif sehingga tidak membuat para star meninggalkan Perusahaan, sementara para deadwood justru yang tinggal. (Career & Talent) Menjaga objektivitas dari sistem adalah suatu challange tersendiri di dalam proses pengelolaan karir.  Salah satu aspek pentingnya adalah memadukannya dengan proses pengelolaan para star, talented people yang diperlukan untuk memimpin Perusahaan di masa yang akan datang.  Karenanya pengelolaan sistem karir dan talent menjadi crucial bagi kepentingan jangka panjang organisasi. (Career & Talent) Di sini lah pentingnya peran seorang Career & Talent Management Specialist, untuk memastikan terbentuknya suatu Career & Talent Management System yang dapat men support sasaran strategis Perusahaan. (Career & Talent) Tujuan Pelatihan Me link antara Strategi Perusahaan dengan Individual Career Development Plan (Career & Talent) Meng ases bagaimana kondisi struktur dan kebijakan SDM saat ini dapat di aliansikan dengan praktek2 pengembangan karir. (Career & Talent) Bagaimana men set suatu kondisi yang dapat memberdayakan setiap orang di dalam organisasi untuk merencanakan karir yang realistik dengan bantuan manajer dan support dari organisasi (Career & Talent) Melakukan self-assessment sebagai sarana mengikuti perubahan yang terjadi di lingkungan kerja.(Career & Talent) mengidentifikasikan talented people di dalam organisasi dan mempertahankan serta mengembangkan kinerja mereka tanpa mengabaikan team work yang dibutuhkan organisasi. (Career & Talent) Mengembangkan framework yang sesuai untuk masing2 organisasi dalam pengelolaan talent people. (Career & Talent) Outline Materi Menentukan jangkar organisasi yang akan digunakan dalam mengembangkan karir Strategi organisasi, tools, teknik di dalam mengelola dan mengembangkan karir Mengimplementasikan dan meng-institutionalisasi-kan pengelolaan dan pengembangan karir Sinkronisasi sasaran individu dan organisasi: bagaimana cara menghubungkan sasaran pengembangan individu dengan arah dan kebutuhan Perusahaan Metode dalam meng identifikasi talented people  Prinsip dalam pengelolaan talent: alterting, enabling dan inspiring talent Share praktis dalam pengelolaan talented people Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, role play, sharing pengalaman, presentasi kelompok, dan uji kompetensi . Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Performance Management – 1 day

Performance Management Training salah satu tujuannya adalah dapat memahami dengan lebih baik mengenai PMS dan bagaimana mengaitkannya dengan rencana strategis Perusahaan. Deskripsi Proses rekruitmen yang baik akan menyebabkan organisasi memiliki talent-talent yang tepat, tetapi bagaimana mengoptimalkan kinerja memerlukan suatu sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System) yang dikelola dengan baik. (Performance Management) Pada akhir program, diharapkan peserta dapat memahami dengan lebih baik mengenai PMS dan bagaimana mengaitkannya dengan rencana strategis Perusahaan.  Partisipan juga diharapkan lebih mampu dalam mengembangkan Perencanaan Kinerja, men-set Sasaran Kerja, mengorganisasikan Performance Coaching,  Performance Appraisals serta merumuskan Performance Reward: bonus dan reward lainnya secara optimal. (Performance Management) Outline Materi Linking the business to the performance management system. Performance Planning. Cascading down process Performance contract and setting objectives SMART Performance Coaching. Motivation theories in the work place GROW model The impact of people management assumptions and preferences on performance. Competency based performance development and enhancement program Using effective feedback in coaching performance. Performance Review. Communicating and analyzing results of the performance review. A proper communication process in Performance Review Appraisal simulation Performance Reward. Creating innovative rewards to recognize high performance Jointly raising the bar for the next round of performance standards. Methodologi Presentasi, studi kasus, individual consultation dan sharing pengalaman. (Performance Management ) Peserta Human Resource and Lines – Operational Staff/Supervisors/Managers.  (Performance Management) Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Human Resources Professional nya (CHRP).

Job Analyst dan Job Evaluation Specialist Program – 1 day

Training  Job Analyst dan Job Evaluation Specialist Program – 1 day mempelajari bagaimana mengembangkan konsep jabatan yang fleksibel mengikuti perkembangan organisasi, bagaimana arah strategis erusahaan, mengenai disain organisasi dan pendefinisian jabatan, bagaimana prinsip dan metode dalam menganalisa jabatan, bagaimana format job description yang optimal, dan hal – hal lain terkait Job Analyst dan Job Evaluation Specialist Program. Deskripsi Free CD berisi: Materi  training (slides presentation) dalam bentuk pdf. Merumuskan jabatan secara akurat adalah salah satu unsur penting dalam pengembangan organisasi di suatu Perusahaan.  Apa makna jabatan bagi suatu perusahaan perlu ditentukan.  Apakah terkait dengan lingkup kerja, bobot kerja, kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat berkinerja secara optimal di dalam suatu jabatan, atau lainnya.  Filosofi yang ada di belakang formulasi jabatan di satu Perusahaan akan sangat menentukan format jabatan seperti apa yang akan digunakan.  Serta manfaat dan link apa yang bisa didapat dari perumusan jabatan dengan sistem2 SDM lainnya. Workshop ini akan dimulai dengan pembahasan konsep mengenai jabatan dan kaitannya dengan desain organisasi, sebelum masuk pada salah satu fungsi Analisa Jabatan, yaitu untuk pemberian bobot dan pengembangan sistem grading dan kompensasi. Workshop akan membantu peserta untuk menentukan aktivitas yang memberikan nilai tambah yang utama (key value adding activities) untuk mendapatkan lingkup jabatan dan key result area dari suatu jabatan.  Dengan menemukan elemen-elemen jabatan yang penting tersebut maka partisipan akan dapat mengembangkan proses evaluasi jabatan yang memenuhi asas internal equity. Workshop juga akan menyinggung perbandingan berbagai metode pembobotan jabatan (job evaluation) yang sering digunakan saat ini di di Indonesia, serta efektivitasnya untuk berbagai tipe dan jenis Perusahaan.  Pada akhirnya workshop juga akan memberikan overview suatu metode job evaluation yang kemudian dapat diaplikasikan partisipan di Perusahaannya. Outline Materi Konsep dari sebuah Jabatan Bagaimana mengembangkan konsep jabatan yang fleksibel mengikuti perkembangan organisasi Me link arah strategis Perusahaan, disain organisasi dan pendefinisian jabatan Prinsip dan metode dalam Analisa Jabatan Me-link antara Analisa Jabatan dengan Manajemen Kompetensi Format job description yang optimal Evaluasi Jabatan: Information – Judgement – Elemen size jabatan Metode wawancara dalam proses job evaluation Trick untuk menutupi kurangnya informasi jabatan dalam proses job evaluation Tahapan pembuatan struktur jabatan/job grading dan salary structure Beberapa isue penting mengenai external equity: bagaimana bila metode job eva kita berbeda dengan industri Perbandingan berbagai metode Evaluasi Jabatan yang banyak digunaan di berbagai industri Overview metode evaluasi jabatan yang bisa langsung digunakan partisipan. Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, sharing pengalaman, dan uji kompetensi tertulis, dll. Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Manpower Planning Specialist – 1 day

Training Manpower Planning Specialist – 1 day adalah training yang membahas tujuan utama dari Manpower Planning, bagaimana Manpower Planning sejalan dengan Business Strategi dan memahami Implikasi Manpower Planning. Deskripsi Free cd : berbagai form Manpower Planning dalam excel dan soft material Program ini akan memberikan wawasan strategis dan teknis dari Manpower Planning & Placement (MPP) metodologi di dalam organisasi perusahaan. Dengan pendekatan yang komprehensif diharapkan program ini dapat memberikan bantuan kepada para MPP professionals dengan berbagai kemampuan dan pertimbangan yang dibutuhkan dalam mengembangkan MPP.  Workshop ini juga akan memperjelas aspek kualitatif dan kuantitatif dari proses staffing di dalam organisasi. Secara bertahap Workshop ini akan membekali partisipan dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk menyusun MPP.  Baik dalam jangka pendek ataupun dalam jangka panjang. Lebih lanjut, Workshop ini juga diharapkan akan membantu terciptanya pengertian yang sama tentang MPP antara pihak HR dan juga Line Management terhadap MPP metodologi & filosofi, MPP asumsi dan pengelolaan manpower planning di dalam organisasi.  Workshop akan banyak berfokus pada diskusi mengenai cara-cara penyuusunan manpower planning yang efektif, sehingga partisipan dapat memberikan kontribusi optimal di dalam penyusunan MPP di organisasi perusahaan. Diharapkan dengan pembahasan Sertifikasi program yang komprehensif maka program ini dapat membantu peserta memahami kompleksitas yang dihadapi dalam menyiapkan MPP sehingga dapat menumbuhkan pengertian antara manajemen dan staf dalam menerjemahkan kebutuhan bisnis dan pertimbangan workload dalam sebuah proses MPP. Outline Materi Tujuan utama dari Manpower Planning Manpower Planning sejalan dengan Business Strategi Faktor-faktor yang mempengaruhi Manpower Planning – Long Term Manpower Plan – Medium Term Manpower Plan – Short Term Manpower Plan Proses untuk dapat mendapatkan angka Manpower Planning Asumsi dasar Manpower Planning Prediksi jumlah manpower – Input – Manpower Filosofi – Output Analisa internal dan eksternal faktor dari proses pengembangan organisasi Analisa kompetisi dan kompetensi sebagai driver Natur dari sebuah organisasi dan hubungannya dengan manpower planning Implikasi Manpower Planning – Budget – Kompetensi – Perangkat HR lainnya (Recruitment, Career, Training & Development, dsb.) Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, sharing pengalaman, dan uji kompetensi tertulis, dll. Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Organization Development Specialist – 1 Day

Training Certified Organization Development Specialist – 1 day adalah training mengenai bagaimana meningkatkan efektivitas keterkaitan antar Departemen OD dan Unit2 Organisasi lainnya, bagaimana mengaitkan inisiatif OD dengan arah Strategis Perusahaan, bagaimana menganalisis kepentingan stake holders dan inisiatif OD,dan mengembangkan organisasi secara berkelanjutan melalui learning organisation & knowledge management. Deskripsi Di dalam pelatihan Certified Organization Development Specialist ini, Pengembangan organisasi, dari hari ke hari semakin menjadi aktivitas yang crucial bagi Perusahaan.  Perkembangan lingkungan organisasi yang begitu cepat sulit dibendung efeknya bagi organisasi.  Karenanya satu2 nya cara adalah untuk organisasi bisa secara berkesinambungan melakukan respond optimal terhadap berbagai perubahan tersebut, termasuk perubahan kepentingan dari para stake holders. Sistem, orang dan budaya selalu menjadi 3 faktor yang akan menentukan competitive advantage seperti apa yang akan dibangun Perusahaan.  Recruitment yang berhasil mendatangkan orang yang berkualitas akan menjadi ‘percuma’ bila sistem yang ada di Perusahaan tidak bisa mem fasilitasi munculnya kinerja yang diharapkan dari orang tersebut. OD professionals mempunyai peran sentral dalam membantu mengelola perubahan organisasi yang ada agar selalu dapat menjadi ‘wadah’ yang memfasilitasi munculnya kinerja yang diharapkan.  Dengan demikian seorang OD professional dituntut untuk memiliki wawasan mengenai strategic management, proses organisasi dan tahap pengembangan organisasi yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan Perusahaan. Sertifikasi program Organization Development Specialist ini bertujuan untuk memberikan overview dan skill perspective mengenai peran OD professional di Perusahaan serta memberikan kemampuan dasar yang dibutuhkan agar seorang OD professional bisa menjalankan perannya dengan optimal. Outline Materi Outline materi pelatihan Certified Organization Development Specialist di antaranya : Definisi, peran dan job desc dari OD profesionals Kompetensi dan skill yang dibutuhkan untuk berhasil Membuat perencanaan dan evaluasi dari suatu Unit/Departement OD Meningkatkan efektivitas keterkaitan antar Departemen OD dan Unit2 Organisasi lainnya. Nature dari organisasi sebagai suatu sistem yang terbuka Bagaimana mengaitkan inisiatif OD dengan arah Strategis Perusahaan Analisis kepentingan stake holders dan inisiatif OD Prinsip2 dalam mengelola perubahan organisasi Mengevaluasi kesiapan organisasi untuk berubah & menentukan strategi perubahan Tahapan dan Metode audit organisasi & proses identifikasi SWOT organisasi Mengelola proses perubahan organisasi dan mempersiapkan sturuktur untuk mendukung perubahan Mengoptimalkan komponen OD: Organisasi, Proses & Tools Link antara Sistem, Organisasi, People & Budaya Perusahaan Metodologi pengumpulan data di dalam OD Berbagai tools dan intervensi dalam OD Link antara Job, Struktur, Komponen dan Disain Organisasi Memahami berbagai komponen sistem: kompetensi, sturktur gaji dan reward, sistem karir, dll serta proses menentukan prioritas intervensi Memonitor dan mengukur efektivitas suatu intervensi OD Mengembangkan organisasi secara berkelanjutan melalui learning organisation & knowledge management Metode Pelatihan Metode pelatihan Certified Organization Development Specialist antara lain : Presentasi konsep dan framework, Studi kasus Sharing pengalaman Uji kompetensi tertulis, Dll. Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Training People Development Management

Training People Development Management mempelajari mengenai konsep dasar People Development & Competency, bagaimana cara membuat kamus competency, bagaimana cara menyusun Competency Profile, menyusun Evaluasi Kompetensi Individu (EKI) & Individual Development Plan (IDP), menyusun ATMP & ADMP dan hal – hal lain terkaitmateri ini. Deskripsi Sumber Materi : Buku People Development Handbook karya Adi Mardianto Pekerjaan dalam people development di sebuah organisasi bukan semata memberikan pelatihan saja, atau melakukan administrasi pelatihan semata. Cakupan pekerjaan dalam bidang ini meliputi bagaimana menyusun system untuk pengembangan karyawan di perusahaan, melakukan analisa kebutuhan pelatihan secara sistematis, memetakan potensi yang dimiliki oleh setiap karyawan, menyusun perencanaan karirnya hingga mengembangkan sistem promosi, demosi dan mutasi di dalam sebuah perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan competency based ataupun talent management,pelatihan ini mengajak anda untuk mengembangkan sistem people development yang tepat diterapkan di organisasi anda. Dilengkapi dengan materi tentang career system, anda akan diajak untuk merancang perencanaan karir yang terencana dan menyiapkan kader kepimpinan jauh-jauh hari sebelumnya,terutama untuk posisi-posisi kunci di perusahaan. Dalam pelatihan ini anda akan belajar bagaimana menjadi “analyst” pengembangan SDM di perusahaan. Pelatihan ini layak diikuti oleh HR Manager, People Development Officer, Training Officer, HRD Officer, Manajemen Lini dan jabatan yang terkait dengan people development. Pelatihan ini memberikan dua macam sertifikat yaitu sertifikat kehadiran dan sertifikat kompetensi. Manfaat Peserta mampu mengembangkan sistem dan melakukan improve terhadap people development system / program training & developmenyt system   di organisasinya Peserta mampu mengembangkan program competency based  atau talent based di organisasinya Tujuan Pelatihan Peserta mampu mengembangkan system People Development di perusahaannya Outline Materi Competency Based People Development Analyst Konsep Dasar People Development & Competency Membuat Kamus Competency Menyusun Competency Profile Menyusun Evaluasi Kompetensi Individu (EKI) & Individual Development Plan (IDP) Menyusun ATMP & ADMP Simulasi  & Studi Kasus Talent Based People Development Analyst Konsep Talent Management Talent Identification : talenta individu vs talenta organisasi Talent Assessment : mengukur talenta individu Talent Mapping : memetakan orang-orang bertalenta Development Program Benchmark perusahaan: Telkom atau Astra Simulasi & Studi Kasus Career Management & System Career Management System Membuat Career Path Membuat Individual Career Plan (ICP) Membuat Replacement Table Chart (RTC) Metode untuk Evaluasi Promosi atau Demosi Simulasi : membuat ICP & RTC Ujian Facilitator Adi Mardianto, S.Psi, MBA. Adi Mardianto adalah alumni Universitas Gadjah Mada. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan software HR System dan Direktur PT Pinasthika Adhi Konsultama yang bergerak dalam pengembangan SDM & Sistem Manajemen. Dikenal sebagai konsultan pengembangan sistem MSDM, trainer, asesor dan penulis buku. Beliau mempunyai pengalaman praktis lebih 15 tahun sebagai praktisi MSDM di beberapa perusahaan multi nasional seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel, Astra Group dan Pinasthika. Dalam kegiatan profesi, beliau merupakan anggota SHRM Profesional Membership dan ASTD, serta pendiri IHRAA (Indonesian Human Resource System Analyst Association). Sebagai praktisi MSDM, beliau telah banyak membantu perusahaan untuk penyelenggaraan jasa rekrutmen, asesmen, pengembangan sistem dan pelatihan-pelatihan. Sebagai consultant, beliau pernah membantu proyek pengembangan sistem di beberapa perusahaan BUMN dan swasta. Materi konsultasi sistem yang diberikan terkait dengan tema Talent Executives& Career System, Organization Development, Design Organization, Change Executives, Remuneration System, Workload Analysis, Performance Executives Sistem, Employee Opinion Survey, Job Evaluation, Executives Development Program dan Leadership Skill. Beberapa karya buku yang sudah diterbitkan adalah Recruitment Executives dan People Development Handbook, Recruitment Analysis, Optimalizing Recruitment System; dan Organization Development Analysis, Organization Development Linked to Business Strategy.Karya yang lain adalah pembuatan software aplikasi berbasis web ataupun desktop, seperti software Talent Management& Career System, software Recruitment Executives, software Performance Management System, dan software aplikasi lainnya

Performance Appraisal With Key Performance Indicators (KPI)

Deskripsi Training ini didesain untuk memandu para peserta membuat sebuah Performance Appraisal System yang obyektif dengan menggunakan Key Performance Indicators secara tepat, benar dan optimal, berdasarkan job description dan tugas yang telah menjadi tanggung jawabnya. dalam workshop ini juga akan diuraikan mengenai cara mengukur dan memonitor pencapaian KPI serta target kinerja yang telah ditetapkan. Dalam Training ini seluruh peserta diwajibkan praktek langsung membuat Performance Appraisal dengan KPI sehingga setelah selesai training seluruh peserta dapat membuatnya di perusahaan masing-masing. 70% praktek dan hanya 30% menjelaskan teori. Seluruh peserta diwajibkan membawa laptop untuk secara langsung membuat sebuah Performance Appraisal System yang sesuai dengan kondisi di perusahaan masing-masing. seluruh peserta juga diwajibkan membawa contoh Job description minimal tiga job position, sebagai bahan untuk praktek pembuatan Performance Appraisal System dan KPI-nya. Tujuan Pelatihan Meningkatkan wawasan peserta mengenai pengetahuan tentang konsep manajemen kinerja. Meningkatkan keterampilan perumusan sasaran dan penilaian kinerja. Membangun kompetensi change champion yang bermanfaat bagi transformasi pada lingkung organisasi anda saat ini Metode Pelatihan Anda akan diajarkan step by step pembuatan performance appraisal yang powerful, Seluruh peserta wajib membawa laptop dan membawa minimal tiga contoh Job Description, Serta contoh Performance Appraisal di perusahaannya, Seluruh peserta WAJIB praktek langsung membuat P.A. Metode Pelatihan Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Materi Pelatihan Konsep tentang Performance Appraisal System Praktek Performance Appraisal dibanyak perusahaan Kesalahan Umum Performance Appraisal & cara memperbaikinya Proses pembuatan Performance Appraisal yang baik benar Konsep Key Performance Indicators Jenis-jenis KPI : Process-based KPI dan Result-based KPI Metode untuk Mengidentifikasi KPI secara Tepat untuk Setiap Posisi/Jabatan Merumuskan Definisi Setiap KPI dan Formula untuk Memperoleh/Menghitung Data Pencapaian KPI Metode untuk Memonitor dan Mengendalikan Pencapaian KPI Studi kasus + diskusi Siapa Yang Perlu Mengikuti? Untuk dapat menciptakan organisasi berkelas dunia, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan organisasi dan perusahaan, staf terutama yang tergabung di dalam bidang sumber daya manusia. Namun demikian pelatihan ini juga dapat diikuti oleh para konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan sumber daya manusia di dalam organisasi maupun perusahaan. Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Struktur & Skala Upah

SKALA-UPAH-min

Training Struktur & Skala Upah mempelajari bagaimana mengoverview Pasal-pasal tentang upah UU 13/2003,  overview PP no 78/2015 tentang pengupahan, Overview Permenakertrans no 1/2017 tentang struktur dan skala upah, mengenai definisi-definisi dalam struktur dan skala upah,  upah pokok, tunjangan,  dan hal – hal lain terkait struktur & skala upah. Deskripsi Struktur & Skala Upah BERDASARKAN PP no 78/2015 dan Permenakertrans no 1/2017 Menurut Peraturan Pemerintah (PP) no 78/2015 tentang Pengupahan, perusahaan diwajibkan untuk membuat STRUKTUR & SKALA UPAH dengan batas waktu akhir tahun 2017. PP tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut kedalam Permenakertrans no 1 tahun 2017, dimana disebutkan bahwa bulan oktober 2017 adalah deadline atau batas waktu pembuatan STRUKTUR & SKALA UPAH yang telah diwajibkan oleh pemerintah. Perusahaan yang tidak membuat STRUKTUR & SKALA UPAH maka perusahaan akan dikenakan sanksi administratif berupa a. teguran, b. pembatasan kegiatan usaha, c. penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi atau d. pembekuan kegiatan usaha. Dalam melaksanakan peraturan tersebut, dinas tenaga kerja di Indonesia akan melakukan mengawasan, sidak,  pemeriksaan baik secara langsung ke kantor-kantor perusahaan atau maupun tidak langsung melalui pemeriksaan PP/PKB yang didaftarkan tiap 2 tahun kepada dinas tenaga kerja. Peraturan tersebut otomatis merupakan ancaman bagi keberlangsungan bisnis perusahaan, sehingga mau tidak mau harus dipatuhi, harus dilaksanakan dengan segera. Tujuan Pelatihan Tujuan dari Pelatihan Struktur & Skala Upah : Memberikan bekal kepada peserta agar dapat membuat struktur skala upah yang baik & benar Peserta dapat memenuhi peraturan PP no 78/2015,Permenakertrans no 1/2017 Perusahaan terhindar dari sanksi administratif Materi Materi yang di bahas dalam Pelatihan Struktur & Skala Upah : Overview Pasal-pasal tentang upah UU 13/2003 Overview PP no 78/2015 tentang pengupahan Overview Permenakertrans no 1/2017 tentang struktur dan skala upah Definisi-definisi dalam struktur & skala upah Upah Pokok & tunjangan Penyusunan struktur & skala upah Analisa jabatan Evaluasi jabatan Penentuan & pembuatan struktur & skala upah Pemberitahuan & peninjauan Simulasi & praktek Peserta HARAP MEMBAWA LAPTOP Facilitator Sunawan SPt., MSi.  Pendiri HRM Club, Dewan Pendiri Human Capital International, Menjadi penasehat dibeberapa asosiasi HR di Indonesia. Beliau adalah Guru HR, dikarenakan kemampuannya yang mumpuni dibidang SDM. Berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia konsultasi, raining. Pernah menduduki Manager di HR dan GA. Beliau konsen sekali dengan produktivitas, dan pengelolaan organisasi berbasis kinerja, baginya sistem manajemen dalam organisasi itu harus sederhana, tapi mampu memacu produktivitas dan kinerja yang tinggi, organisasi tidak memerlukan sistem manajemen yang rumit, tapi bila hasilnya mengecewakan. Materi yang bisa beliau bawakan adalah Organization System (from Business strategy, Business Operational, people development sampai execution, lalu Business Process Mapping for Audit & Organization Efficiency, Job Analysis, Job Evaluation System, Grading System & Leveling Scheme, Salary Structure System, Compensation & Benefit Comprehensive (Fix, Variabel, Incentive, Bonus & Non Financial), Recruitment Design System, KPI System, Performance Management System, Career Development & Career Path System, Training System (TNA, Matrix, Evaluation & System), Assessment System (Job Macthing), Competency System, Employee Satisfaction Survey / Employee Opinion Survey, Employee engagement survey, HR Audit System, Merger & Akuisisi (aspek organisasi & HR), HR Policy & Employee Handbook, Policy Management System (Management Deployement Program from top to HR & Employee), Corporate Culture, SOP, Set up HR System & Reengineering, HR Scorecard System, Balanced Scorecard, Organizational Efficiency for Cost Operational Reduction, Organizational Assessment, Six sigma (Improvement System), Organization Structure Design, Survey, Workload Analysis dan lain-lain. Sunawan adalah insiator dan pendiri dari HRM Club, yaitu sebuah lembaga yang bergerak dalam pelatihan dan konsultasi. Beliau mempunyai pengalaman yang kaya dalam memberikan publik training dan konsultasi sejak tahun 2006 dibidang pengembangan organisasi dan sumber daya manusia. Saat ini sedang menyelesaikan pendidikan tingkat Doktoral di bidang Sumber Daya Manusia pada Sekolah Manajemen Bisnis ITB di Bandung. Saat ini dalam proses penyusunan disertasi mengenai kepemimpinan dan pengembangan budaya organisasi. Sunawan memulai karir dengan bekerja pada bebarapa perusahan jasa konsultasi bisnis dan pengembangan organisasi. Dunia praktik ke-HRD an juga sempat digeutinya. Ketertarikanya yang besar kepada pengembangan manajemen SDM membuatnya mulai tahun 2004 kerap menginisiasi pertemuan para pemerhati dan praktisi HR sampai akhirnya mendirikan HRM Club sebagai ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan organisasi dan manajemen SDM. Memenuhi permintaan para anggota, HRM Club saat ini telah menjadi salah satu provider publik training dan in-house workshop disamping memberikan jasa konsultasi dan pendamping sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Training dan workshop yang biasa dibawakanya antara lain Setting Goal dan KPI, BSC, Job Analysis dan Job Desciption, Job Evaluation, Balanced Scorecard dan lain-lain. Perusahaan dan lembaga yang sudah dibantu antara lain: Tiga Serangkai group, Daido Indonesia, Artajasa, Kementrian PU, BKKBN, Artagraha, Hyndai, Rekin, Wika, Pelindo, Sosro, Timur Raya, Astra Group, dll.

Assessment Disc & Doodle

Assessment Disc & Doodle salah satu tujuannya adalah memahami Expanded DISC (DISC) profile cara cepat, agar mampu mengaplikasikan Expanded DISC, bagaimana profile dilapangan sesuai dengan kebutuhan. Deskripsi Assessment Using Expanded Disc (DISC) Profile & The Doodle Test Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari 1 Selama ini penggunaan penggunaan alat asesmen Expanded DiSC  (DISC) Profile dikenal adalah untuk keperluan rekrutmen, promosi, rotasi, mutasi (person job macth atau person job fit),  membangun tim (team building). Padahal banyak sekali aplikasinya, beberapa praktisi sudah mengembangkan untuk kepentingan komunikasi yakni penjualan / sales, blending. (Assessment Disc & Doodle) Untuk kepentingan pengembangan budaya organisasi yakni untuk keperluan mapping, intervensi. Untuk kepentingan PHK secara halus yakni PHK supaya mengundurkan diri. Disamping itu untuk keperluan pembinaan (coaching), konseling yakni Atasan vs bawahan, HR vs karyawan, Suami vs Istri. Bahkan ada yang mengembangkan, mempraktekkan untuk menseting siapa yang harus menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi seperti ketua serikat pekerja atau serikat buruh, wakil, sekretaris. (Assessment Disc & Doodle) Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari 2 The Doodle Test, adalah ALAT TES yang RELATIF BARU DIKENAL DIINDONESIA Karena itu bisa jadi alternatif pilihan dilapangan.(Assessment Disc & Doodle) Dalam Doodle test akan diajarkan dan Studi Kasus (Assessment Disc & Doodle) Identifikasi job profile: profil Sales / marketing yang selalu mampu mencapai target, profil jabatan lainnya Identifikasi person profile: profil orang-orang yang tidak mampu mencapai target kerja,  profil lainnya Identifikasi profil atasan: manager yang mampu berkompetisi dipasar Identifikasi profil bawahan: bawahan yang mendengarkan atasan atau bawahan yang bandel, ngeyel, mata duitan Identifikasi profil bermasalah: maniak sex, gangguan sexual, pemberontak, perilaku kriminal pelanggar hukum Studi kasus-studi kasus yang lainnya Doodle Test adalah tes grafis yang bentuknya seperti tes Wartegg tapi berbasis grafologi yang diperkenalkan oleh Andrea Mcnichol. Untuk pemakaiannya anda bisa searching via google dengan mengetikkan Doodle test Andrea Mcnichol maka anda akan menemukan bahwa alat test ini telah banyak dipakai berbagai belahan dunia. Karena basisnya adalah grafologi, maka pemakaiannya tidak mensyaratkan harus lulusan Psikologi atau konseling sehingga sangat cocok bagi anda praktisi yang tidak mempunyai latar pendidikan tersebut. (Assessment Disc & Doodle) Tujuan Tujuan Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari I Memahami Expanded DISC (DISC) profile cara cepat. (DISC) Mampu mengaplikasikan Expanded DISC (DISC) profile dilapangan sesuai dengan kebutuhan (DISC) Tujuan Pelatihan Assessment Disc & Doodle hari II Memahami Doodle Test cara cepat (Assessment Disc & Doodle) Mampu mengaplikasikan Doodle Test di lapangan (Assessment Disc & Doodle) Materi : Double Certificate 09.00 – 16.00 WIB (Assessment Disc & Doodle) Hari I: Expanded DISC Profile (DISC) Klasifikasi alat asesmen Penjelasan Expanded DISC (DISC) Administrasi Expanded DISC (DISC) Instruksi Expanded DISC (DISC) PERSON PROFILE Simulasi penggunaan Expanded DISC (DISC) Cara menulis profil dan  membaca Expanded DISC (DISC) Profil valid & invalid Profil normal Profil tidak normal Profil khusus Interpretasi Advance Expanded DISC (DISC) : Stres, produktivitas, kualitas, ontime, marah, emosi, daya kompetisi, daya juang dll PERSON VS JOB Person and Job Match  (tingkat kecocokan) Kriteria kecocokan Recruit or fail, promote or not, rotation or not Membuat laporan asesmen Aplikasi Lain: Konseling : suami vs istri, atasan vs bawahan, HR vs karyawan etc Komunikasi Hari II: The Doodle Test 09.00 – 13.00 (Assessment Disc & Doodle) Pendahuluan Basic graphology for doodle test Simulasi doodle test Menggunakan kunci alat test Interpretasi bagian I Interpretasi bagian II Interpretasi bagian III diskusi, pembuatan laporan Alat ini bisa mendeteksi self imange, ekstrovet/introvert, kecepatan menjalin komunikasi / hubungan, pertemanan, sexual harassment, percaya diri, interest, sikap kepada atasan, perilaku berkompetisi, target focus / job focus, kedisplinan, kepatuhan, public image, dll, minimal ada 12 trait yang bisa dideteksi yang bisa jadi acuan pengambilan keputusan(Assessment Disc & Doodle) Metode Ceramah, Diskusi dan simulasi (Assessment Disc & Doodle) Facilitator Sunawan SPt., MSi. Pendiri HRM Club, Dewan Pendiri Human Capital International, Menjadi penasehat dibeberapa asosiasi HR di Indonesia. Beliau adalah Guru HR, dikarenakan kemampuannya yang mumpuni dibidang SDM. Berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia konsultasi dan training. Pernah menduduki Manager di HR dan GA. Beliau konsen sekali dengan produktivitas, dan pengelolaan organisasi berbasis kinerja, baginya sistem manajemen dalam organisasi itu harus sederhana, tapi mampu memacu produktivitas dan kinerja yang tinggi, organisasi tidak memerlukan sistem manajemen yang rumit, tapi bila hasilnya mengecewakan. Materi yang bisa beliau bawakan adalah Organization System (from Business strategy, Business Operational, people development sampai execution, lalu Business Process Mapping for Audit & Organization Efficiency, Job Analysis, Job Evaluation System, Grading System & Leveling Scheme, Salary Structure System, Compensation & Benefit Comprehensive (Fix, Variabel, Incentive, Bonus & Non Financial), Recruitment Design System, KPI System, Performance Management System, Career Development & Career Path System, Training System (TNA, Matrix, Evaluation & System), Assessment System (Job Macthing), Competency System, Employee Satisfaction Survey / Employee Opinion Survey, Employee engagement survey, HR Audit System, Merger & Akuisisi (aspek organisasi & HR), HR Policy & Employee Handbook, Policy Management System (Management Deployement Program from top to HR & Employee), Corporate Culture, SOP, Set up HR System & Reengineering, HR Scorecard System, Balanced Scorecard, Organizational Efficiency for Cost Operational Reduction, Organizational Assessment, Six sigma (Improvement System), Organization Structure Design, Survey, Workload Analysis dan lain-lain. Sunawan adalah insiator dan pendiri dari HRM Club, yaitu sebuah lembaga yang bergerak dalam pelatihan dan konsultasi. Beliau mempunyai pengalaman yang kaya dalam memberikan publik training dan konsultasi sejak tahun 2006 dibidang pengembangan organisasi dan sumber daya manusia. Saat ini sedang menyelesaikan pendidikan tingkat Doktoral di bidang Sumber Daya Manusia pada Sekolah Manajemen Bisnis ITB di Bandung. Saat ini dalam proses penyusunan disertasi mengenai kepemimpinan dan pengembangan budaya organisasi. Sunawan memulai karir dengan bekerja pada bebarapa perusahan jasa konsultasi bisnis dan pengembangan organisasi. Dunia praktik ke-HRD an juga sempat digeutinya. Ketertarikanya yang besar kepada pengembangan manajemen SDM membuatnya mulai tahun 2004 kerap menginisiasi pertemuan para pemerhati dan praktisi HR sampai akhirnya mendirikan HRM Club sebagai ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan organisasi dan manajemen SDM. Memenuhi permintaan para anggota, HRM Club saat ini telah menjadi salah satu provider publik training dan in-house workshop disamping memberikan jasa konsultasi dan pendamping sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Training dan workshop yang biasa dibawakanya antara lain Setting Goal dan

Mendesain Salary Structure

Mendesain Salary Structure Training salah satu tujuannya adalah mempelajari bagaimana memahami dasar-dasar kompensasi sebagai aspek dari manajemen penggajian dan imbalan karyawan perusahaan, bagaimana memahami dan mampu menerapkan aturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan kaidah internasional, dan hal lainnya terkait Mendesain Salary Structure. Deskripsi Sejatinya perkembangan industri di Indonesia sangat berkembang dengan pesat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik. Dalam menjalankan tugasnya, para profesional Sumber Daya Manusia menghadapi berbagai tantangan yang menantang antara lain tuntutan perusahaan untuk menaikkan produktifitas dan efisiensi, minimisasi cost produksi serta situasi dan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia yang tidak menentu yang pada intinya bermula dari kesejahteraan dan penghasilan. (Salary Structure) Dengan perkembangan ketatnya persaingan bisnis, perusahaan berlomba-lomba berusaha mendevelop strategy dan system retainment, agar high potential dan career person yang menjadi kekuatan dan ketahanan dalam bisnis tidak pindah ke perusahaan lain baik sejenis atau bukan sejenis. (Salary Structure) Oleh karena itu perusahaan harus memperhatikan external competitiveness maupun internal equity di dalam mendesain paket remunerasi yang merupakan critical factor di dalam usaha untuk mendesain strategy dan system baik attracting maupun retaining, melalui Evaluasi & Penyusunan Job Description, melakukan Job Evaluasi dan menentukan Grading System serta mengimplementasikannya kedalam Salary Structure yang  competitive dan fair serta melakukan optimasi terhadap Pay for Performance.(Salary Structure) Dalam workshop ini, para peserta akan dibekali pemahaman secara mendasar dan cepat, sekaligus akan diberikan metode untuk mendesain Job Evaluasi versi Mercer sehingga di organisasi manapun juga, kita tidak akan merasa kesulitan untuk melakukan desain & implementasi. Tujuan Pelatihan Peserta dilatih untuk memiliki kualifikasi & kompetensi sebagai Praktisi HR yang Expert & Professional. (Salary Structure) Peserta mampu membuat terobosan-terobosan baru dalam lingkup Indonesia & Internasional (kelas dunia).(Salary Structure) Outline Materi Memahami dasar-dasar kompensasi sebagai aspek dari manajemen penggajian dan imbalan karyawan perusahaan. Memahami dan mampu menerapkan aturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan kaidah internasional. Memperoleh pemahaman dan mampu menciptakan Job Evaluasi yang sesuai dengan visi, misi dan budaya perusahaan. Mampu melakukan evaluasi jabatan di setiap fungsinya sesuai dengan format yang umum di industri (internasional standard & customize). Mampu mengaplikasikan struktur upah berdasarkan kinerja & kompetensi. Memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang dasar-dasar instrument struktur upah. Mampu menterjemahkan peran serta kompensasi dalam peningkatan kinerja. Mampu menciptakan instrumen kompensasi berkenaan dengan peningkatan kinerja serta melakukan eksekusinya. Mampu mensinergiskan antara kompensasi dengan kinerja & kompetensi serta melakukan implementasinya. Memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang dasar-dasar instrument salary structure (minimum-maksimum, pay range, mid point, jumlah kelas, range grade, compa ratio dll). Mengetahui dan memahami sistematika penyusunan struktur penggajian serta melakukannya. Mampu menentukan jumlah grading/class yang optimal untuk salary structure di perusahaan serta menyesuaikannya dengan kepentingan organisasi. Mampu melakukan audit penggajian serta trouble shootingnya. Mampu melakukan Salary Administration (Simulasi Payroll terhadap Salary Increased) dengan beberapa teknik kenaikan gaji (General Increased, Merit Increased & Merit Metrics) Mampu membuat & menyusun struktur gaji untuk organisasi yang berbeda dengan tepat & sistematis. (Salary Structure) Memahami metoda & teknik  Mercer serta mampu melakukan eksekusi & mengimplementasinya. (Salary Structure) Mampu mempersiapkan diri sendiri untuk expert dalam pengambilan keputusan dan penguasaan teknik-teknik kompensasi yang lebih tinggi yang digunakan dalam penggajian dan selaras dengan kaidah internasional yang sejalan dengan perusahaan. (Salary Structure) Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.