Human Resource Training

Improving Performance Through Coaching And Counselling

Deskripsi Apakah perusahaan perlu mengembangkan bakat-bakat terbaik di perusahaan untuk menunjang pertumbuhan usaha? Apakah ada beberapa orang di perusahaan ini yang masih perlu LEBIH didorong lagi kinerjanya? Apakah perusahaan memerlukan budaya belajar yang lebih baik lagi? Apa yang diperlukan oleh para supervisor atau manager di perusahaan ini untuk lebih bisa membantu anak buah untuk bertumbuh dan berkembang? Apakah perusahaan mampu menjadi pemberi jalan keluar serta pemberi energi pada saat karyawan merasa begitu kompleks permasalahanya serta merasa putus asa? Dalam iklim usaha yang semakin dinamis seperti saat ini, sangat mungkin muncul pertanyaan-pertanyaan seperti di atas. Benar sekali pendapat Anda bahwa perusahaan memang sangat perlu untuk terus mengembangkan kemampuan dan kinerja orang-orangnya, menyehatkan budaya belajarnya, serta melengkapi para pemimpinnya dengan kemampuan mengembangkan orang lain. IMPROVING PERFORMANCE THROUGH COACHING and COUNSELLING adalah satu program workshop untuk mengembangkan kemampuan coaching dan counselling para supervisor dan manager di perusahaan Anda. Poin Poin Yang Dipelajari Mengembangkan pemahaman mendalam tentang konsep-konsep dan prinsip-prinsip coaching dan counselling Menggunakan coaching dan counselling untuk mengembangkan potensi karyawan dan memaksimalkan kinerja Mengembangkan sikap dan perilaku untuk mendorong keberhasilan di semua tingkatan Memahami model-model percakapan (dalam konteks) coaching Memahami proses serta tahapan counselling yang baik dan benar Menyusun rencana tindakan yang praktis dan fokus pada hasil Memberikan jalan keluar serta tips, bukan janji – janji Mengevaluasi sesi-sesi coaching counselling untuk perbaikan proses yang terus menerus Memanfaatkan coaching untuk menjalin kerjasama yang lebih baik Memanfaatkan Counselling sebagai jembatan dan pemicu semangat Membangun budaya berbagi dan mendukung dalam lingkungan kerja Menciptakan lingkungan yang terbuka untuk inovasi dan pengembangan potensi diri Kerangka Program Pengenalan Coaching and Counselling Memaknai coaching dan counselling Peran dan fungsi coaching dan counselling dalam bisnis Coaching dan counselling serta perbandingannya dengan program pengembangan lain Prinsip-Prinsip Coaching dan Counselling Memahami coaching dan counselling sebagai media serta bentuk komunikasi produktif Syarat menjadi coach dan counsellor yang efektif Prinsip-prinsip menjadi seorang coach dan counsellor Membangun hubungan dalam kerangka coaching dan counselling Kecakapan Dasar Dalam Coaching dan counselling Kecakapan untuk membangun kedekatan Tips – tips untuk membangun kepercayaan Kemampuan memperhatikan Menggunakan intuisi Seni mengembangkan pertanyaan Membangun empati Proses Komunikasi Dalam Coaching dan Counselling Percakapan awal Megetahui pokok permasalahan Mengembangkan tujuan dan target Mengelaborasi poin-poin temuan Menyusun persetujuan dan kesimpulan Memberikan alternatif jalan keluar dan batas waktu penyelesaian Menutup sesi Struktur Proses Coaching dan Counselling Mengembangkan konteks Mengembangkan kesepahaman Review Penutup Facilitator Kukuh Wahyu Adji Kukuh adalah praktisi training ( in class ataupun outbond ) lebih dari sepuluh tahun dibidang ini, berbagai  jenis perusahaan yang telah menggunakan jasanya baik manufacturing, perbankan, tranportasi laut, maskapai penerbangan, asuransi, retail, MLM, BUMN, oil & gas dsb. Dia ahli dibidang  soft skill, terutama : motivasi, sales, leadership, team building, communication skill dan managing by value & attitude. Serta dia pernah langsung terlibat dalam posisi dan pekerjaan sebagai manager marketing di perusahaan manufacturing terbesar di Indonesia dan HR manager & training development di perusahaan kontraktor multinasional.

Training Sustainability Reporting Specialist

Deskripsi Latar Belakang  Dalam menilai tanggung jawab sosial (social responsibility) suatu perusahaan diperlukan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report). Para top management perusahaan-perusahaan kini semakin menyadari bahwa laporan yang lebih komprehensif (tidak hanya sekedar laporan keuangan) akan mendukung strategi perusahaan dan dapat menunjukkan komitmen mereka terhadap pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Pembekalan ini akan membekali peserta dengan keterampilan untuk menyusun best practice-sustainability report, dengan menggunakan acuan dari Global Reporting Initiative (GRI). Setelah pelatihan, peserta diharapkan akan memahami hubungan antara praktek bisnis dan pengaruhnya pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Peserta dipandu dengan metode workshop dengan menggunakan contoh-contoh terbaik sustainability reporting yang ada di Indonesia maupun dunia. Materi Pelatihan Hari I Basic Concepts and Principles, mencakup: Big Pictures on our Planet & Basic Concept of Sustainable. GRI Reporting Cycle, Standard Disclosures and Management Approach Reporting on Economic Performance and Case Study Reporting on Environmental Performance and Case Study Hari II Reporting on Product Responsibility and Labor & Decent Work Performance and Case Study Reporting on Human Right and Society Performance and Case Study Industry Sector Supplement; Oil & Gas, Mining & Metals, Financial Services, Telecommunication, etc Writing and Managing Sustainability Reporting Project Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

PROGRAM SERTIFIKASI BNSP : MANAGER HR

Training PROGRAM SERTIFIKASI BNSP : MANAGER HR mempelajari mengenai strategi & perencanaan pengelolaan SDM, mengenai pengadaan SDM, pengembangan organisasi, pembelajaran & pengembangan, manajemen talenta, pengelolaan karir dan hal – hal lain terkait HR Manager. Deskripsi Certified Human Resources Manager merupakan program pelatihan dan sertifikasi untuk para manajer di bidang sumber daya manusia (SDM). Sertifikat diberikan atas lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi profesi SDM yang dikeluarkan BNSP banyak dijadikan rujukan oleh berbagai industri di Indonesia. Bahkan kredibiltasnya diakui juga hingga level regional Asia Tenggara. Hal ini akan menjadi nilai tambah bagi seorang profesional yang memegangnya. UU RI Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan PASAL 18 (1)Tenaga kerja berhak memperoleh pengakuankompetensikerja setelah mengikuti pelatihan kerja yang diselenggarakan lembaga pelatihan kerja pemerintah, lembaga pelatihan kerja swasta, atau pelatihan di tempat kerja; (2)Pengakuan kompetensi kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan melalui sertifikasikompetensikerja; (3)Sertifikasi kompetensi kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dapat pula diikuti oleh tenagakerja yang telahberpengalaman; (4)Untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja dibentuk badan nasional sertifikasi profesi (BNSP) yang independen.  SKKNI adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek : Pengetahuan, Keterampilan dan/atau Keahlian serta Sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kurikulum Modul Pelatihan Strategi & Perencanaan Pengelolaan SDM. Pengadaan SDM. Pengembangan Organisasi. Pembelajaran & Pengembangan. Manajemen Talenta. Pengelolaan Karir. Manajemen Kinerja & Remunerasi. Hubungan Industrial. Layanan Administrasi & Sistem Informasi. Skema : Manager Pengelola SDM dengan 31 Unit Kompetensi yang akan dipelajari serta Diujikan Merumuskan Kebijakan Organisasi yang selaras dengan Strategi Pengelolaan SDM Membuat Rancangan Model/Struktur Organisasi Menetapkan Kebutuhan akan Pekerja Merumuskan Permasalahan Organisasi Menyusun Intervensi Interpersonal Menyusun Intervensi Teknologi Menyusun Intervensi Manajemen Pekerja Melakukan Intervensi Perubahan dalam Organisasi Merancang Model Kompetensi Merancang Metode Pengukuran Kompetensi Menyelaraskan Strategi Pembelajaran dan Pengembangan sesuai dengan Strategi Organisasi Merancang Program Pembelajaran dan Pengembangan Menentukan Pekerja Bertalenta Mengembangkan Manajemen Suksesi di Organisasi Melaksanakan Program Manajemen Suksesi Menyusun Strategi Pengelolaan Kinerja Mengelola Proses Perumusan Indikator Kinerja Merancang Tindak Lanjut Hasil Penilaian Kinerja Merancang Kebijakan Remunerasi di Tingkat Organisasi Menyusun Struktur dan Skala Upah di Tingkat Organisasi Menyusun Sistem Penentuan Upah Pekerja di Tingkat Organisasi Menyusun Sistem Tunjangan dan Benefit di Tingkat Organisasi Menyusun Program Insentif di Tingkat Organisasi Membangun Komunikasi Yang Harmonis dengan Pekerja di Tingkat Organisasi Mengembangkan Peranan Pemangku Jabatan Lini dalam Menjalankan Fungsi MSDM Membuat Peraturan Perusahaan/Kepegawaian di Tingkat Organisasi Membuat Perjanjian Kerja Bersama di Tingkat Organisasi Melaksanakan Proses Pemutusan Hubungan Kerja di Tingkat Organisasi Melaksanakan Mekanisme Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang efektif Membangun Hubungan Industrial yang Harmonis dengan Wakil Pekerja atau Serikat Pekerja/ Serikat Buruh Menentukan Sistem Informasi Pekerja Persyaratan Peserta Program Sertifikasi Manager MSDM (31 Kompetensi): Pernah menjadi HR Manager min 2 tahun, atau Supervisor HR minimal 5 tahun Membawa Semua sertifikat pelatihan HR Persyaratan Ujian Menyertakan Portofolio dari 31 Kompetensi di atas Fasilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan. Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama. Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll

Asessment for Creating Best Talent

Deskripsi Di dalam era globalisasi, hampir semua pimpinan menginginkan agar organisasi yang dipimpinnya sukses. Sudah banyak upaya yang dilakukan mulai dari penyempurnaan strategi, organisasi, kebijakan program dll. Namun dibalik itu, banyak dari mereka yang melupakan pentingnya keberadaan sumber daya manusia yang memiliki loyalitas, kompeten. Untuk memperoleh tenaga yang profesional dibutuhkan  suatu sistem asesmen yang memadai berdasarkan prinsip-prinsip best practice. (Asessment for Creating Best Talent) Dalam rangka membantu para pimpinan di dalam mengelola SDM, khususnya yang berkaitan dengan asesmen, maka kami menyelenggarakan pelatihan Asessment for Creating Best Talent untuk membantu para pimpinan dalam mengelola SDM agar dapat berfungsi sebagai aset yang berharga guna mengimplementasikan strategi organisasi maupun perusahaan secara efektif. Dengan demikian diharapkan organisasi/perusahaan tersebut juga mampu berkembang sebagaimana perusahaan-perusahaan kelas dunia. (Asessment for Creating Best Talent) Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep manajemen SDM berbasis kompetensi kepada peserta pelatihan (Asessment for Creating Best Talent) Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan penentuan calon pegawai yang memiliki loyalitas dan kompetensi yang memadai (Asessment for Creating Best Talent) Memberikan wawasan yang berkaitan dengan pengembangan budaya perusahan yang adaptif yang mendorong keberhasilan organisasi di masa depan (Asessment for Creating Best Talent) Metode Pelatihan Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Peserta Untuk dapat menerapkan proses perubahan yang efektif, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan organisasi dan perusahaan, staf yang ditugaskan menjalankan program rekrutmen untuk memperoleh calon pegawai yang memiliki loyalitas, komitmen dan kompetensi tinggi. Namun demikian pelatihan ini juga dapat diikuti oleh para konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan. Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Menjadi AREA MANAGER yang Luar Biasa

Salah satu tujuan pelatihan Menjadi AREA MANAGER yang Luar Biasa adalah agar peserta mampu mengubah dirinya dari seorang pekerja yang super menjadi manager yang hebat. Deskripsi Area Manager adalah anggita team dan sekaligus pimpinan team, Area Manager adalah anggota dari team management di kantor pusat dan pada saat yang sama Area Manager meminpin teamnya sendiri di Daerah, yaitu para Medical reps/ salesman / atau semua anggota di bawah tanggung jawabnya untuk membantu semua proses pencapaian target yang di bebankan oleh perusahArea Manager merupakan bagian mata rantai management yang sangat penting untuk tercapaianya tujuan besar perusaan, Area Manager harus mampu menterjemahkan perintah dari atasannya untuk dikerjakan bersama – sama team nya sesuai dengan situasi dan kondisi di daerah masing – masing. Area Manager merupakan peran kunci dalam proses delegasi dan tanggung jawab tujuan perusahaan yang sangat besar untuk di bagi – bagi dalam unit kecil agar bias dilaksankan di lapangan dengan efektif dan efisien. Area Manager mempunyai tugas khusus dari management untuk mengelola areanya dengan efektif dan efisen dalam berkontribusi dalam pencapaian target Nasional . Area Manager sebagai pemipin teamnya mempunyai tugas untuk mengelola anak buahnya , berbicara atas nama mereka memberi nasihat dan mendorong agar terus tetap bersemangat, melatih dan mengembangkan mereka serta merdorong kreativitas team agar selalu menemukan jalan keluar bagi kesulitan yang dihadapi di lapangan.Area Manager juga merupakan jaringan “intelijen” yang sangan penting untuk perusahaan, Area Manager harus mampu memberikan informasi detail dan akuran semua yang terjadi di medan persaingan , peluang – peluang yang ada, kegiatan pesaing, ancaman yang menghadang maupun tindakan yang sudah diambil, makin hebat Area Manager untuk bereaksi dengan baik di lapangan maka akan semakin besar peluang perusahaan untuk memenagkan persaingan. Karena bukan yang besar mengalahkan yang kecil tetapi yang cepat akan mengalahkan yang lambat !!! Tujuan Pelatihan Setelah selesai mengikuti  program ini  para  Area Manager akan memiliki kemampuan : Mengubah dirinya dari seorang pekerja yang super menjadi Manager yang Hebat Mampu bertanggung jawab untuk tugas dan beban target yang dibebankan kepadanya Memimpin anggota teamnya dengan efektif dan efisien Mampu memahami sudat pandang pimpinan pusat Menetapkan target areanya sesuai dengan potensi dan harapan management Mengelola team dan sumberdaya lain nya untuk mencapai target Mengambil keputusan dengan cepat dan tepat sesuai dengan garis kebijakan management Memberikan contoh yang baik / Role model Outline Materi Peran Area Manager di dalam Organisasi Memahami tingkah laku manusia (mengenali anggota team) Menetapkan Sasaran Pendelagasian untuk mencapai hasil maximal Proses Pembetukan Team Situasional Leadership Komunikasi efektif Pengembangan individu Problem Solving dan Decision Making Fungsi control Area Manager Sistem penilaian KInerja yang Positif Konseling dan Bimbingan karyawan Management Diri Sendiri Peserta Area Manager, Supervisor, calon Area Manager, Training Manager Metode Pelatihan Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu : Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan Selanjutnya meminta setiap peserta baik secara perorangan maupun grup melakukan Latihan dan Mempraktekkan keterampilan yang telah diajarkan, yang antara lain : Case study, memecahkan masalah yang dihadapi oleh Area Manager di lapangan Presentasi hasil kinerja Role Play Membuat evaluasi Durasi Pelatihan Jangka waktu program adalah 2 (dua) hari @7 (tujuh) jam efektif per hari,  atau seluruhnya menjadi 14 (empat belas) jam efektif Agenda harian dimulai Jam 08.30 pagi dan berakhir jam 17.00,  dengan 1 jam makan siang dan 2 kali Coffee Break @ 15 menit. Lebih dari 50% waktu digunakan untuk Latiha dan Praktek peserta (Lihat Agenda Program) Sebagian besar waktu digunakan untuk Praktek Peserta / Role Play, baik praktek antar peserta maupun dengan pasien secara langsung Jadwal Pelatihan DAY 1 08.30 – 10.00 Sambutan Selamat Datang oleh Organizer Pendahuluan Program (Latar Belakang & Sasaran) Pengantar Area Management Pre Test Diskusi 10.15 – 12.00 Peran Area Manager dalam Organisasi Anggota Team dan Pemimpin Team Dilemma Area Manager 13.00 – 15.00 Workshop 1 : Memahami Tingkah laku manusia Pembentukan Team : Apa, mengapa, dan Bagaimana Apakah Team itu Hubungan antar probadi dalam team Sinergy membuat team menjadi Luarbiasa 15.15 – 17.00 Workshop 2 : Mengapa menetapkan Tujuan ? Memahami tujuan – tujuan  perusahaan Kriteria SMART untuk menetapkan tujuan 7 kunci keberhasilan dalam menetapkan tujuan Tatacara dan prosedur dalam menetapkan tujuan DAY 2 08.30 – 10.00 Workshop 3 : Presentasi pendek dari masing – masing peserta ( bagaimana meningkatkan Citra Diri ) Delegasi untuk mencapai hasil yang positif Mengapa melakuakan delegasi Kunci pendelegasian yang efektif 10.15 – 12.00 Workshop 4 : Game Leadership Area Manager Situasional Leadership Kecenderungan gaya kepemimpinan pada diri Area Manager Kemampuan menerapkan Situasional Leadership 13.00 – 15.00 Workshop 5 : Game komunikasi Komunikasi efektif dengan energy warna karakter Mengenali karakter pribadi Mengeali karakter anggota team Bagaimana berinteraksi untuk komunikasi efektif 15.15 – 17.00 Pengembangan Individu dan Motivasi Problem Solving & Decision Making Fungsi Kontrol Area Manager Konseling dan Bimbingan Management Diri Penutup Persyaratan Peserta Peserta boleh mengunakan warna kesukaanya masing – masing (pakaian, tas, jaket dll) Facilitator Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto, salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Pelatihan Manajemen Konflik

Training Manajemen Konflik bertujuan untuk mempelajari bagaimana pemahaman dasar dan cara menangani konflik, bagaimana kecerdasan emosi untuk mengelola konflik dan hal lainnya terkait Manajemen Konflik. Deskripsi Konflik adalah hal yang umum yang kita temukan di dunia, khususnya di tempat kerja. Perbedaan-perbedaan seperti latar belakang, sosial budaya, pendidikan sering membuat persepsi atau cara pandang kita berseberangan dengan atasan/bawahan/rekan kerja. Kadangkala konflik semakin menajam dan mengganggu suasana kerja. Apa yang perlu kita lakukan untuk mengelola konflik? (Manajemen Konflik) Workshop Manajemen Konflik ini dirancang khusus untuk mengelola konflik yang kerap hadir di dunia kerja. Konflik merupakan sebuah realitas yang selalu akan melekat di tempat kerja. Hal ini disebabkan oleh adanya berbagai kepentingan individu dan kelompok yang menginginkan cara mereka menjadi pilihan dalam setiap keputusan. Oleh karena itu, sangatlah wajar bila organisasi merasa perlu untuk mengelola setiap konflik menjadi sebuah kekuatan yang mempersatukan setiap perbedaan. Konflik yang dibiarkan berkembang akan menciptakan masalah yang berujung pada pertentangan yang mengancam kekuatan organisasi. Konflik tidaklah boleh menjadi arena saling menghasut untuk mengaburkan visi organisasi, atau pun menciptakan ketegangan yang mengganggu proses kerja organisasi. (Manajemen Konflik) Pelatihan manajemen konflik ini dirancang untuk membantu karyawan dan pimpinan agar dapat berpikir dan bertindak secara positif, dan secara cerdas mengelola setiap konflik menjadi kekuatan yang mempersatukan organisasi dan para stakeholder dalam satu visi yang terarah kepada sasaran yang tepat. (Manajemen Konflik) Konsep Dasar Konsep dasar pelatihan manajemen konflik ini adalah untuk memfasilitasi pemahaman konflik, mendeteksi tanda-tanda eskalasi konflik, menanggapi tanda-tanda tersebut dengan tindakan yang tepat dan akhirnya menggunakan teknik yang efektif untuk menyelesaikan konflik. Program ini berfokus pada aspek-aspek positif dan sangat produktif untuk menyelesaikan konflik. Menjelaskan bagaimana peserta bisa mendapatkan keuntungan dari situasi yang sering dianggap sebagai negatif dan destruktif. (Manajemen Konflik) Metode Pelatihan Fokus pada pelatihan aktif (experential learning), presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, role play, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan dan studi kasus Outline Materi Day 1 PemahamanDasar dan Cara Menangani Konflik Kecerdasan Emosi untuk Mengelola Konflik Day 2 Pengendalian Diri dalam Menangapi Situasi Konflik yangMeningkat Cara Bernegosiasi dan Mencegah Konflik Setelah mengikuti workshop ini peserta diharapkan : Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang kompehensif tentang Manajemen Konflik dan menguasai teknik-teknik bernegosiasi dan mencegak konflik. Facilitator Cecilia Sri Hayani Memiliki pengalaman sebagai professional HR di berbagai jenis industri multinasional selama lebih dari 20 tahun.Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Regional HR Operations, Business Affairs/Administration Manager, Organization Support Manager dan People Manager. Termasuk di dalamnya beberapa penugasan international dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini diperkaya dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR Consultant untuk berbagai industri di berbagai perusahan multinasional. Memahami ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku serta menguasai peraturan perundangan terkait secara baik akan memberikan kemudahan bagi perusahaan bila terjadi perselisihan ketenagakerjaan di kemudian hari.

Psychology for Non Psychologist

Tujuan Psychology for Non Psychologist Training salah satunya adalah agar kita paham mengenai ruang lingkup penerapan psikologi di perusahaan, mengenai aplikasi saat recruiting karyawan, aplikasi dalam Penempatan dan Pengembangan karyawan, aplikasi di bidang operasi (produksi), aplikasi di bidang marketing, memahamiteknik memotivasi karyawan, coaching dan counselling,  teknik mengatasi stress pribadi dan rekan kerja dan juga membangun komunikasi persuasif. (psikologi for non psikologi) Deskripsi Training psikologi for non psikologi ini dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan di atas, membekali peserta yang berlatar belakang non-psikologi untuk memahami, dan mampu menerapkan pemanfaatannya dalam dunia kerja. Sumber daya manusia adalah asset paling penting dari sebuah organisasi perusahaan. Karena itu perusahaan memerlukan cara untuk mampu mengelola sumber daya manusianya dengan efektif. Ilmu psikologi adalah ilmu dasar dalam memahami dan mengelola manusia. Dengan demikian pengetahuan tentang ilmu psikologi dan penerapannya dalam organisasi akan dibutuhkan oleh para pelaku HRD ataupun para line manager, apalagi bila mereka tidak dilatarbelakangi oleh pendidikan psikologi. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Psikologi For Non Psikologi ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Pelatihan psikologi for non psikologi ini hadir untuk menjawab permasalahan di atas, yaitu membantu para praktisi SDM untuk: Mendapatkan pengetahuan ilmu psikologi Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan ilmu psikologi dalam aktivitas mengelola SDM Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Pelatihan Psikologi For Non Psikologi adalah : Pengertian psikologi Ruang lingkup penerapan psikologi di perusahaan Aplikasi saat recruiting karyawan Aplikasi dalam Penempatan dan Pengembangan karyawan Aplikasi di bidang operasi (produksi) Aplikasi di bidang marketing Teknik memotivasi karyawan Coaching dan counselling Teknik mengatasi stress pribadi dan rekan kerja Membangun komunikasi persuasif Fasilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun bertindak sepagai trainer, konsultan dan coach diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang : Personal Development, Mental Switching, Leadership Skills, Supervisory Management, Coaching and Counseling, Management Training, Creative Problem Solving and Decision Making, Communication Skills, Public Speaking & Presentation Skills, Negotiation Skills, Achievement Motivation Training, Dealing With Difficult People, Team Building, People Development. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Clinical Psychology serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutannya mengambil pendalaman bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua nya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Compliance Management Training

Training Compliance Management adalah training yang menjelaskan tujuan, fungsi Compliance, Good Corporate Governance, menjelaskan tujuan, dampak manajemen resiko. Juga bagaimana menciptakan Good Corporate Governance yang berkelanjutan di perusahaan, compliance Rules and Regulations.  Deskripsi Ketidak-patuhan karyawan baik terhadap peraturan perusahaan maupun peraturan hukum yang berlaku bisa berakibat fatal bagi perusahaan. Tidak hanya perusahaan bisa mengalami kerugian besar secara finansial, tetapi reputasi perusahaan bisa rusak. Hal inilah yang terjadi pada beberapa perusahaan seperti Siemens, Halliburton, Alcatel Lucent, dll. Oleh karena itu, Good Corporate Governance sangat penting untuk memastikan bahwa perusahaan mencapai tujuan bisnis, melindungi para pemegang saham dengan mematuhi semua peraturan yang berlaku. Kepatuhan berarti sesuai dengan persyaratan yang diberlakukan, pada tingkat organisasi, hal ini dapat dicapai melalui proses manajemen yang mengidentifikasi persyaratan yang berlaku (misalnya undang-undang, peraturan, kontrak, strategi dan kebijakan), menilai keadaan kepatuhan, menilai risiko, potensi biaya akibat ketidakpatuhan sehingga memprioritaskan tindakan tindakan korektif yang dianggap perlu.  Compliance Management Training ini akan memberikan pengertian dan alat-alat yang terbukti efektif dalam meminimalkan resiko, mencapai Good Corporate Governance yang berkelanjutan.  Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Compliance Management Training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Menjelaskan tujuan, fungsi Compliance,  Good Corporate Governance Menjelaskan tujuan, dampak manajemen resiko. Menjabarkan tahap-tahap dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola resiko perusahaan Menjelaskan bagaimana membuat alat monitor (monitoring tool) untuk meminimalkan resiko dan meningkatkan kepatuhan. Menciptakan Good Corporate Governance yang berkelanjutan di perusahaan. Designing effectively and friendship Compliance System Compliance Rules and Regulations Metode Pelatihan Compliance Management Training dilaksanakan dengan metode: Presentation Examples Case studies Group Discussions and Presentation Outline Materi Materi Compliance Management Training yang akan dibahas adalah : DAY 1 1. Tujuan, Fungsi Compliance, Good Corporate Governance dan Manajemen Resiko. Definisi dan Tujuan Penerapan Corporate Compliance dan Good Corporate Governance Contoh-contoh kasus dan dampak pelanggaran Compliance 2. Kerangka & Tahapan Manajemen Resiko (Risk Management Framework). Pengertian dan Fungsi Manajemen Resiko Proses dan Tahap-tahap dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola resiko Perusahaan Peran Manajemen dalam Manajemen Resiko 3. Cara dan  Alat efektif untuk mengoptimalkan Compliance. Internal Audit dan Self-Assessment tool Compliance Monitoring Tool 4. Membudayakan Good Corporate Governance yang Berkesinambungan DAY 2 Studi Kasus Peserta akan dibagi dalam beberapa grup. Masing-masing grup diminta menganalisa kemudian membuat Compliance Monitoring Tool sesuai dengan kasus tersebut. Presentasi & Pembahasan KasusMasing-masing grup mempresentasikan tool yang dibuat untuk Studi Kasus -Pembahasan Kasus. Fasilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map)  – People Development  – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju  perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI  berbasis balanced Scorecard.  Testimoni “Sangat membantu dalam pekerjaan”“metode pelatihan menyenangkan interaktif & komunikatif, jadi peserta nya aktif berpendapat & sharing knowledge”“Materi & hand out cukup baik”  

Proses PHK dan Perhitungan Pesangon

Deskripsi Pastikan Team HR perusahaan Anda Hadir dalam acara ini ! **Mulai dari pertanyaan yang sangat mudah sampai pertanyaan yang sulit sering sekali muncul dalam permasalahan proses PHK dan perhitungan pesangon. **Mungkin ada Praktisi HRD pemula maupun praktisi HRD Senior yang melakukan proses PHK dan perhitungan pesangon menurut kebiasaan di perusahaannya. Apakah kebiasaan tersebut sudah sesuai dengan UU yang mengaturnya? atau malah menyalahi UU yang mengaturnya? **Banyak Praktisi HR yang belum pernah mengetahui bagaimana proses PHK dan perhitungan besarnya pesangon yang BENAR dan sesuai UU yang mengaturnya. **Bagaimana dengan Team HR perusahaan Anda? Jika kita telusuri, apa saja pertanyaan yang sering muncul dalam kasus PHK ? Pertanyaan 1 Mohon pencerahan… Di perusahaan kami ada karyawan yang sengaja minta dipecat dengan cara melakukan kesalahan yaitu meninggalkan tempat kerja selama jam kerja. Kami sudah memberikan SP 2 dan sepertinya kami akan mengeluarkan SP 3 yang berujung kepada PHK. Sesuai UU No 13/2003 (Pasal 161) yang bersangkutan tetap mendapatkan pesangon. Menurut saya hal ini kurang fair dari sisi perusahaan. Apakah ada cara lain, agar kami tidak membayar pesangon? Pertanyaan 2 Mohon Bertanya…. Seorang karyawan kami mempunyai masa kerja 15 tahun, karena performance yang sudah tidak baik lagi, rencananya perusahaan akan mem-PHK nya, berapa besar pesangonnya? dan pasal-pasal mana saja yang menjadi dasar perusahaan melakukan PHK terhadap karyawan tsb? Pertanyaan 3 Izin share permasalahan kami dan mohon arahannya…. Karyawati kami melakukan kesalahan berat yaitu mengambil barang milik perusahaan. Karena kesalahan tersebut, perusahaan akan menjatuhkan hukuman PHK, bagaimana prosedurnya dan berapa besar pesangon yang harus diberikan? masa kerja karyawati tsb 12 tahun. Pertanyaan 4 Ada karyawan kami yang sakit berkepanjangan, jika perusahaan mem-PHK nya, berapa besar pesangonnya? apakah tindakan perusahaan mem-PHK karyawan tsb diperbolehkan secara UU Naker? Pertanyaan 5 Ada karyawan kami yang memalsukan data pribadinya, dia mengaku belum menikah, tetapi setelah 4 tahun bekerja, ketahuan bahwa ternyata sesungguhnya dia sudah menikah 5 tahun yang lalu. Atas dasar memberikan keterangan palsu tersebut, perusahaan akan melakukan PHK. pertanyaannya, apakah hal ini sesuai dgn UU 13 thn 2003, bagaimana prosesnya dan berapa besar pesangonnya? Pertanyaan 6 Pak, mohon dijelaskan, bagaimana caranya kita melakukan PHK tetapi tidak sampai menimbulkan gejolak di dalam perusahaan? Pertanyaan 7 Mohon pencerahannya, dokumen apa sajakah yang harus dipersiapkan dalam proses PHK? apakah PHK harus dilaporkan ke instansi terkait? Pertanyaan 8 Apa sanksinya jika perusahaan melakukan PHK yang tidak sesuai UU ketenagakerjaan ? …….. dan pastinya masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dalam kasus-kasus PHK yang terjadi, ratusan pertanyaan mungkin saja masih sering muncul saat proses PHK terjadi. Terkait dengan topik di atas, apakah Team HRD anda sudah menguasainya? Apakah team HRD anda sudah mengerti proses PHK yang benar? Apakah Team HRD anda sudah mampu menghitung besarnya pesangon yang sesuai dengan UU Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia? Apa dan bagaimana proses PHK dan bagaimana menghitung besarnya pesangon, dapat anda simak dalam workshop ini. Apa saja yang akan dipelajari dan dibahas ? Sekilas Materi yang akan dibahas : Jenis-jenis PHK menurut UU no.13 Thn 2003 Garis besar persiapannya Tata cara yang perlu diketahui Dokumen yang penting dalam proses PHK Surat PHK, salahkah  ??? Kapan Uang Penggantian Perawatan 15% muncul ??? Hal penting (Tip & Trik) dalam PHK & Pesangon ***** Bonus : Kalkulator Pesanggon Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan. Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama. Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll

Persiapan Pensiun dengan REKSADANA

Deskripsi Apakah perusahaan peduli akan masa depan pegawainya? Apakah program persiapan pensiunan di perusahaan anda hanya mengajarkan berbisnis? Tahukah anda bahwa hanya 1 dari 10 bisnis yang selamat setelah 10 tahun ? Karenanya – sebagai alternatif – banyak calon pensiunan yang beralih ke REKSADANA. Bermainlah di Reksadana yang BAIK dan BENAR. Cukup 5 menit sehari di jam 12-13 (saat makan siang) maka anda sudah bisa memupuk kemakmuran. Pembekalan ini diberikan oleh PEMAIN reksadana (bukan petugas dari bank !) yang telah 15 tahun menggelutinya dan terbukti BERHASIL (baca: sudah bisa pensiun dini dibawah usia 40 tahun), sehingga anda bisa mendapat ketrampilan praktis. Workshop ini juga cocok untuk inhouse bagi pegawai kantoran agar tidak terus menerus minta NAIK GAJI. Pemilik juga tidak pusing karena pegawai dapat tambahan pendapatan dan TIDAK mengganggu waktu kerja! Setelah mengikuti workshop, peserta akan mampu Pengenalan singkat reksadana. Cocok bagi pegawai yang sibuk, ibu rumah tangga, bahkan mahasiswa agar siap membayar uang kuliahnya sendiri. Bahkan patut diintip para pebisnis, karena untungnya bisa diatas 20% per tahun! Kiat bermain reksadana  tahunan (untuk dana pensiunan) dan bulanan (untuk belanja harian dan jalan-jalan) Bagaimana mendapatkan reksdana yang fee in dan fee outnya : 0%? Jadi bisa bermain mingguan bahkan harian! Kapan saat membeli yang tepat? Benarkah membeli secara bertahap lebih untung? Bagaimana jika tidak benar? Bisakah untung 3-4 % per bulan dari reksadana? Bagaimana kiatnya? Bagaimana Bermain Reksadana tanpa harus ke bank?  Cukupkah dengan online?  Bahkan sambil jalan-jalan ke Amerika atau Eropa pun anda masih bisa cuan. Bank Penjual apa yang cocok untuk jangka pendek ? Jangka panjang? Apakah Reksadana dikenakan pajak? Bagaimana pelaporannya? Apa reksadana yang direkomendasikan ? Yang pasti pilihkah yang BAIK dan BENAR !! Caranya? Bagaimana bermain reksadana seperti bermain saham ? Bawalah computer / smartphone anda karena langsung praktek dan GRATIS Software pendukung ! Metode Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Coaching & Counseling Skills

Deskripsi Dalam Training Coaching & Counseling anda akan diajarkan tentang prinsip dasar coaching & counseling, mengaplikasikan tentang bagaimana kita bisa melatih dan membantu menyelesaikan masalah anggota tim dengan efektif. Siapkah organisasi anda menghadapi MEA di akhir 2015? Padahal kompetensi SDM kita kalah dibandingkan negara tetangga. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki adalah pemahaman mengenai Coaching dan Counselling. Tidak jarang dalam Perusahaan terjadi permasalahan yang menyangkut kinerja dari karyawan baik sebagai individu maupun dalam kelompoknya. Menyikapi permasalahan ini hendaknya Perusahaan mampu mengambil langkah yang proaktif dengan memberikan coaching ataupun counseling bagi karyawan yang bersangkutan, untuk mempertahankan kinerjanya agar selalu optimal. Coaching atau Counseling yang dimaksud merupakan bimbingan dan masukkan kepada karyawan yang bersangkutan agar mampu untuk meningkatkan ketrampilan kerja maupun pemahaman aspek-aspek kerja dilingkungan dimana Ia berada, agar dengan demikian sinergi dengan kelompoknya dapat ditingkatkan. Di pembekalan ini peserta akan dibekali ketrampilan praktis – cepat – banyak prakteknya, agar pulang langsung bisa diaplikasikan Target Peserta Pelatihan Coaching & Counseling Skills ini ditujukan untuk para: Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin meningkatkan produktifitas kerja Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin bekerja dengan system bisnis yang baik dan mengarah ke AutoPilot  Management System Siapa saja yang ingin mengembangkan diri dengan belajar topic yang aplikatif dan cepat Metode Pelatihan Training Coaching & Counseling Skills dilaksanakan dengan metode: 20% teori dan 80% praktek. Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Pelatihan juga bersifat private (peserta dibatasi agar lebih mendalam). Juga diberikan konsultasi gratis setelah workshop (via video call). Metoda kami sangat praktis dan tidak bertele-tele. Buat apa ikut yang mahal 2 hari namun hasilnya sama. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Coaching & Counseling Skills adalah : Pemahaman tentang Coaching Perbedaan konsep Memahami prinsip-prinsip Coaching  Counseling  dalam kaitannya dengan performance Management. Interpersonal Skill saat Coaching  Counseling Ciri   Coaching  Counseling  yang effective. Ketrampilan Komunikasi dalam Coaching  Counseling Bagaimana mendengar active dan ber-empati dalam Coaching  Counseling. Memberikan umpan balik Bagaimana menghadapi pribadi yang sulit. Bagaimana memotivasi dalam rangka CMC Bagaimana membantu memecahkan problem factual yang dihadapi karyawan Bagaimana membantu karyawan dalam mengambil keputusan yang tepat Membantu memodifikasi perilaku yang lebih sesuai Persiapan untuk CMC yang terstruktur. Merencanakan isi /content yang akan dibicarakan dalam CMC. Simulasi / skill practice CMC problem Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map)  – People Development  – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju  perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI  berbasis balanced Scorecard.

Integrated Performance Evaluation Strategy

Penilaian kinerja yang dilakukan oleh para manajer, supervisor dan leader yang terjadi saat ini tidak dilakukan secara terpadu, sehingga laporan atas hasil penilaian yang disampaikan kepada manajemen atau organisasi (perusahaan), tidak bisa memberikan gambaran yang nyata terhadap kinerja yang dihasilkan dimana hasil kinerja tersebut tergantung dari banyak factor atau elemen yang tidak diperhitungan atau dijadikan bahan pertimbangan pada saat melakukan penilaian kinerja.

Measuring Performance Assessor

Measuring Performance Assessor mempelajari bagaimana cara meningkatkan kemampuan appraiser dalam melakukan appraisal, bagaimana cara menghilangkan conflict interest (like and dislike) pada saat melakukan performance appraisal, dan hal lainnya terkait dengan Measuring Performance Assessor. Deskripsi Perusahaan (organisasi) sering dihadapi dengan permasalahan bagaimana mengukur kinerja “Penilai” pada saat setelah melakukan fungsi dan tanggung jawabnya dalam melakukan pengukuran dan penilaian kinerja karyawan yang berada dibawah tanggung jawabnya, sehingga permasalahan yang selalu terjadi antara bawahan dengan atasan (pada satu sub-organisasi) dan dirasakan oleh karyawan (bawahan) yang dinilai oleh atasan (supervisor, leader atau manager), setelah masa penilaian adalah “like and dislike”, atau sering disebut “tidak adilnya” penilaian yang dilakukan/dijalani. Efek dari permasalahan yang terjadi dalam mengukur kinerja penilai setelah melakukan penilaian terhadap karyawan yang berada dibawahnya, adalah target kinerja yang akan diharapkan pada tahun berikutnya tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan, sehingga tujuan strategis yang diharapan oleh perusahaan sulit tercapai atau membutuhkan waktu yang relative lama. Program Performance Measurement for Appraiser ditujukan untuk membangun kemampuan organisasi (manager) dalam menilai supervisor yang melakukan penilaian kinerja kepada karyawan yang dibawahnya, atau kemampuan penilai (appraiser) pada saat melakukan penilaian, melalui transformasi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman, sehingga organisasi dalam melakukan penilaian kepada karyawan dilakukan secara fair, tidak adanya unsure like and dislike, dan juga conflict interest Transformasi yang dilakukan di dalam program ini, akan memberikan ketrampilan kepada Appraiser dalam melakukan Appraisal kepada karyawan, sehingga kinerja yang dihasilkan setelah penilaian, akan dapat memenuhi harapan dan mencapai keberhasilan tujuan strategis organisasi. Understanding Appraisal for Appraiser adalah metode yang digunakan untuk melakukan penilaian kinerja terhadap Appraiser pada saat melakukan penilaian kinerja atas individu karyawan untuk didokumentasikan dan dievaluasi, sehingga dapat diketahui penilaian terhadap individu karyawan yang dilakukan oleh appraiser, apakah, “penilaian yang dilakukan memiliki conflict interest (like and dislike), dilakukan secara fair, metode penilaian dikuasai oleh appraiser, atau tujuan penilaian dapat tercapai. Sasaran Pelatihan Melalui pelatihan Measuring Performance Assessor ini diharapkan: Meningkatkan kemampuan appraiser dalam melakukan appraisal Menghilangkan conflict interest (like and dislike) pada saat melakukan performance appraisal Mengukur hasil penilaian yang dilakukan pada saat performance appraisal, apakah dapat digunakan untuk menetapkan tujuan strategis atau tidak Memberikan gambaran yang nyata tentang kemampuan sumber daya manusia untuk merekayasan tujuan strategis perusahaan Menumbuhkan budaya organisasi berkinerja tinggi Menciptakan excellent culture setelah dilakukan performance appraisal Highlight Ketrampilan Appraiser dalam melakukan performance appraisal Form standard performance appraisal untuk mencapai kinerja tinggi Perencanaan kinerja di awal tahun Obyektifitas daftar pertanyaan pada saat performance appraisal Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Measuring Performance Assessor adalah : Pengenalan program training Pengukuran Kinerja Penilai Formulir Penilaian Kinerja bagi Penilai Faktor kinerja Tingkat kinerja Penilaian Kinerja bagi Penilai Evaluasi gambaran umum bagi Penilai Obyektifitas kinerja Kinerja di awal tahun Pengembangan dan Pelatihan Penilai Komentar karyawan setelah Interview Penilaian Individu karyawan Gambaran penilaian individu karyawan  Prosedur umum untuk Pengawas Mempersiapkan wawancara untuk melakukan penilaian Kompensasi Metode Pelatihan Training Measuring Performance Assessor dilaksanakan dengan metode: Memberikan pemahaman secara mendalam tentang strategy melakukan appraisal bagi appraiser melalui kegiatan tutor, diskusi dan umpan balik, sehingga peserta memiliki pemahaman tentang pengetahuan dan kemampuan appraiser dalam melakukan appraisal. Melakukan benchmarking dengan studi kasus, untuk mempertajam pengetahuan dan ketrampilan yang harus dimiliki oleh appraiser dalam melakukan appraisal, disertai dengan simulasi dengan mempergunakan proses imitasi, untuk melakukan transformasi pengalaman Memberikan penugasan kepada individu/kelompok, dalam melakukan transformasi pengalaman sebagai bekal ketrampilan pada saat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dilingkungan kerja, terutama dalam menghadapi permasalahan dan mengatasinya. Peserta Pelatihan Pelatihan Measuring Performance Assessor ini ditujukan untuk para: Supervisor Leader Manager Setiap orang yang ingin mengetahui ketrampilan mengukur kinerja appraiser References Muchinsky, P. M. (2012). Psychology Applied to Work (10th ed.). Summerfield, NC: Hypergraphic Press. Often also called employee performance appraisal,employee performance review, etc. Manasa, K. & Reddy, N. (2009). Role of Training in Improving Performance. The IUP Journal of Soft Skills, 3,72-80. Abu-Doleh, J. & Weir, D. (2007). Dimensions of performance appraisal systems in Jordanian private and public organizations. International Journal of Human Resource Management, 18(1), 75-84. Muchinsky, P. M. (2006). Psychology applied to work (8th ed). Belmont, CA: Thomson Wadsworth. Broady-Preston, J. & Steel, L. (2002). Employees, customers, and internal marketing strategies in LIS. Library Management, 23, 384-393. Cederblom, D. (1982). The performance appraisal interview: A review, implications, and suggestions.Academy of Management Review, 7(2), 219-227. Josh Bersin. “Time to Scrap Performance Appraisals”. Retrieved 6 May 2013. Richard Charles Grote (2002). The Performance Appraisal Question and Answer Book: Survival Guide for Managers.28-29. Muczyk, J. P. & Gable, M. (1987, May). Managing sales performance through a comprehensive performance appraisal system. Journal of Personal Selling and Sales Management, 7, 41-52. DeNisi, A. & Pritchard, R. (2006, July). Performance appraisal, performance management, and improving individual performance: A motivational framework.Management and Organization Review, 2(2), 253-277. Schraeder, M. Becton, J., & Portis, R. (2007, Spring). A critical examination of performance appraisals. The Journal for Quality and Participation, 20-25. Sudarsan, A. (2009). Performance appraisal systems: A survey of organizational views. The Icfai University Journal of Organizational Behavior, 3(1), 54-69. Hofstede, G. (2001). Culture’s consequences: Comparing values, behaviors, institutions, and organizations across nations. Thousand Oaks, CA: Sage. Spinks, N., Wells, B., & Meche, M. (1999). Appraising appraisals: computerized performance appraisal systems. Career Development International, 4(2), 94-100. Pettijohn, L., Parker, R., Pettijohn, C., & Kent, J. (2001). Performance appraisals: usage, criteria, and observations. The Journal of Management Development, 20,754-771. Jenks, J. M. (1991). Do your performance appraisals boost productivity? Management Review, 80(6), 45-47. Kanfer, R. & Ackerman, P. L. (1989). Motivation and cognitive abilities: An integrative/aptitude-treatment interaction approach to skill acquisition. Journal of Applied Psychology, 74, 657-690. Mayer, C. M. & Gavin, M. B. (2005). Trust in management and performance: Who minds the shop while the employees watch the boss. Academy of Management Journal, 48(5),874-888. Kikoski, J. F. (1999). Effective communication in the performance appraisal interview: Face-to-face communication for public managers in the culturally diverse workplace. Public Personnel Management,28(2), 301-322. Cawley, B. D., Keeping, L. M. Levy, P. E. (1998). Participation in the performance appraisal process and employee reactions: A meta-analytic review of field investigations. Journal of Applied Psychology, 83, 615-633. Twomey, D. & Harris, D. (2000). From strategy to corporate outcomes: Aligning human resource management systems with entrepreneurial intent. International Journal of Commerce and Management, 10, 43-55. Selden, S. C., Ingraham, P. W., & Jacobson, W. (2001). Human resource

Strategy Intervention to Achieve High Performance

Kunci keberhasilan untuk mencapai kinerja tinggi berada pada intervensi yang dilakukan oleh pemimpin terhadap karyawan yang berada dibawah tanggung jawabnya, dimana intervensi yang harus dilakukan bertujuan bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi biaya dan efektifitas kerja tetapi juga termasuk dan tidak terbatas pada bisnis proses dan pendistribusian tugas dan tanggung jawabnya.

Strategy to Increase Engagement

Keterlibatan (engagement) karyawan dalam mencapai kinerja (performance) merupakan syarat utama yang dibutuhkan oleh organisasi dalam mencapai tujuan strategis, namun banyak organisasi (manager, supervisor atau leader) tidak memperhatikan keterlibatan karyawan dalam setiap pelaksanaan fungsi tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan, yang mengakibatkan target kinerja yang diharapkan tidak tercapai.

Improvement HR Competencies for Retails

Penyebab utama kekalahan dalam persaingan perusahaan retail local (Indonesia) dengan perusahaan retail asing (luar negeri) sebagai akibat perdagangan bebas, terutama dengan berlakunya ketentuan Masyarakat Ekonomi Asia (Asian Economic Community) adalah ketidak mampuan yang dimiliki oleh sumber daya manusia local dalam bersaing dengan sumber daya manusia asing, dalam pendistribusian, kepuasan pelayanan, analisa pelanggan, dan mempromosikan produk, yang tidak disadari oleh organisasi (perusahaan).

Peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan

UNDANG-UNDANG-KETENAGAKERJAAN-min

Training Peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan mempelajari mengenai Overview Hukum Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003), PKWT dan PKWTT, Outsourcing, bagaimana Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial berdasarkan UU No. 2 Tahun 2004, Bipartit, Mediasi, Konsiliasi, Arbitrase dan hal – hal lain terkait Undang-Undang Ketenagakerjaan. Deskripsi Pelatihan Peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan ini akan membantu anda untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan  kompehensif tentang Konsep Hubungan Kerja berdasarkan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan pembahasan best practice serta studi kasus. (Undang-Undang Ketenagakerjaan) Tantangan yang dihadapi dunia usaha dalam era globalisasi ini terasa semakin ketat.  Berbagai tuntutan persaingan pasar, perubahan lingkungan menuntun pengusaha melakukan berbagai inovasi agar tetap “survive” dan “competitive”.  Pengusaha lebih menginginkan organisasi efektif dengan jumlah pekerja tetap yang seminimal mungkin dapat memberi hasil yang seoptimal mungkin. Di lain pihak para pekerja semakin kritis dan akses informasi semakin terbuka luas. Sehingga hubungan antara Pengusaha dan Pekerja sering terjadi perselisihan karena perbedaan kepentingan. Oleh karena itu sangat penting mengetahui dengan jelas batasan dan rambu-rambu yang ditetapkan oleh  perundang-undangan yang berlaku. memahami peraturan-peraturan perundang-undangan dan mengetahui akibat hukum bilamana terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan. Adalah mutlak perlu bagi professional/eksekutif yang sehari-harinya menangani atau bertanggung jawab atas penangan sumber daya insani menguasai peraturan perundangan  berlaku dengan seluk beluknya agar konflik hubungan industial dapat dihindari. (Undang-Undang Ketenagakerjaan) Pelatihan Undang-Undang Ketenagakerjaan akan merinci pokok-pokok hukum ketenagakerjaan perlu mendapat perhatian, berawal dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam bentuk undang-undang Ketenagakerjaan serta ketentuan petunjuk teknis dan pelaksanaan yang terkait.(Undang-Undang Ketenagakerjaan) Melalui paket pelatihan ini peserta diajak untuk memahami peraturan dan ketentuan-ketentuan ketenagakerjaan yang sesuai UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003, memahami solusi-solusi baru dalam Hubungan Industrial yang semakin kompleks terutama dalam Hubungan Industrial, membangun citra diri perusahaan di masyarakat lebih baik karena adanya hubungan yang harmonis antara Pengusaha dan Pekerja, hubungan dengan instansi pemerintah atau institusi terkait yang lebih harmonis.(Undang-Undang Ketenagakerjaan) Setelah mengikuti workshop Undang-Undang Ketenagakerjaan peserta diharapkan : Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang kompehensif tentang Konsep Hubungan Kerja berdasarkan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan pembahasan best practice serta studi kasus. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan adalah : Hari Ke 1: Overview Hukum Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003) Hubungan Kerja PKWT dan PKWTT Outsourcing Peraturan Perusahaan (PP) Peraturan Kerja Bersama (PKB) Hari Ke 2: Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial berdasarkan UU No. 2 Tahun 2004 Bipartit, Mediasi, Konsiliasi dan Arbitrase Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dengan Pengadilan  Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Kasasi Best Practice Perspective – Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Menurut Undang-Undang dan Putusan MK tanggal 28 Oktober 2004. Fasilitator Cecilia Sri Hayani Memiliki pengalaman sebagai professional HR di berbagai jenis industri multinasional selama lebih dari 20 tahun.Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Regional HR Operations, Business Affairs/Administration Manager, Organization Support Manager dan People Manager.  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan international dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini diperkaya dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR Consultant untuk berbagai industri di berbagai perusahan multinasional. Memahami ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku serta menguasai peraturan perundangan terkait secara baik akan memberikan kemudahan bagi perusahaan bila terjadi perselisihan ketenagakerjaan di kemudian hari. Testimoni “Informatif” “Materi sesuai yang diharapkan” “Cukup baik & menambah wawasan” “Sangat baik & sangat memuaskan” “Baik dalam menyampaikan materi” “Baik” “Sangat baik & komunikatif”

Training Effective Strategic Planning with Business Model Generation

Objectives Managers know the big picture on the running business unit. Managers understand all aspect on business functions across finance, operation, marketing, learning/growth and customer. Managers can align with other dept and creating internal value chain Managers can improve its department performance by executing project improvement plan Day 1:  Strategic level and  Helicopter View Results of research on: Why companies can be successful. From 7s to BSC. The latest research: 7 essentials of high growth companies ( David  G. Thomson) Results of research on: Why even successful companies could fail. From Billion Dollar Lessons to How the Mighty Fall ( Jim Collins ) Differentiate ( Uniqueness ) or Die 5Cs : Company – Customers- Competitors – Changes – Collaboration Achieving Vision and Mission through Strategy Map  and Balanced Scorecard Business Model – Source of Revenues Strategies  for riding a tidal wave  of business  2011 + Cases Day 2 : Turning Strategy into Execution Customer Centric for All Manager How customers think Indonesian consumer behaviors 3 segments Strategy for each segment ( Treacy Wieserma ) Understanding Marketing Metrics Internal Process / Operations Management for All Managers Process analysis / Process FlowChart Measuring Process Performance Improving Quality : DMAIC and ServQual Supply Chain Strategy Leveraging Human Capital for All Managers Memotivasi manager non HR untuk turut memikirkan SDM Internalizing Corporate Culture in each Business Unit Small Project Management in Business Unit for Continuous Improvement Project  Initiation Finding gaps : problem OR opportunity Funneling and prioritizing General Aims: Project Objective (what will be achieved by when) Initial Risk(s) Project Deliverables (what will be delivered by when) Shareholder analysis Success Criteria (what will meet or exceed the expectation of each stakeholder) Deliverable / Output: Strategy Map and Balanced Scorecard Pemilihan Marketing Strategy 1-page Strategic Planning ( used in Astra and Triputra ) Motivating employees with NON-MONETARY approach Small Project (Revenue Improvement OR Cost Reduction ) Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Leading Change and Managing Transformation

Deskripsi Perekonomian dunia yang menjadi global akan mempengaruhi dinamika perkembangan perusahaan sehingga muncul berbagai tantangan dan peluang baru. Tak pelak lagi, semua perusahaan tanpa kecuali harus berubah, dalam hal strategi, struktur, sistem, mindset, boundary perspectives, termasuk kinerja dari para staf dan pimpinan perusahaan. Di dalam menghadapi badai krisis ini, hanya perusahaan-perusahaan yang menerapkan konsep perubahan organisasi yang akurat yang dapat bertahan dengan baik. Dalam rangka membantu proses perubahan di dalam perusahaan, kami menyelenggarakan pelatihan manajemen perubahan untuk membantu para pimpinan organisasi dan perusahaan dalam perubahan organisasi sesuai prinsip-prinsip best practices.. Outline Materi Materi yang akan dibahas dalam Pelatihan Leading Change and Managing Transformation : mengelola perubahan diri, memimpin perubahan tim, Orientasi dan Pendekatan Manajemen Perubahan Mengelola Resistensi terhadap Perubahan Strategi Perubahan Mengelola Perubahan Faktor Manusia dalam Perubahan Faktor Kunci Keberhasilan Perubahan Faktor Kegagalan Perubahan fungsi leader dalam perubahan perubahan menuju visi baru organisasi dengan 8 langkah Studi kasus: Trakindo – Assarent – Kereta Api Indonesia – Telkom Sigma – XL Axiata – Sinar Mas Tindak lanjut Metode Pelatihan Leading Change and Managing Transformation selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Target Peserta Peserta yang wajib mengikuti Leading Change and Managing Transformation : Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin meningkatkan produktifitas kerja Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin bekerja dengan system bisnis yang baik dan mengarah ke AutoPilot  Management System Siapa saja yang ingin mengembangkan diri dengan belajar topic yang aplikatif dan cepat Metode Pelatihan\ Metode Pelatihan Leading Change and Managing Transformation : 20% teori dan 80% praktek. Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Pelatihan juga bersifat private (peserta dibatasi agar lebih mendalam). Juga diberikan konsultasi gratis setelah workshop (via video call). Metoda kami sangat praktis dan tidak bertele-tele. Buat apa ikut yang mahal 2 hari namun hasilnya sama. Waktu: 8.30 – 16.30  atau hari lain (bisa dibuat kelas khusus jika jumlah peserta sudah mencapai kuota minimal). Testimonial Peserta Yang Pernah Ikut Testimoni Pelatihan Leading Change and Managing Transformation : To the point dan tidak bertele-tele. Langsung dapat intisarinya… Penyampainya  tidak membosankan. Saya yang biasanya suka tidur, kali ini tetap semangat sampai jam terakhir Banyak contoh dan simulasi sehingga mudah diaplikasikan di tempat kerja Sering ada diskusi kelompok, sehingga saya dapat langsung pakai dan juga dapat teman baru. Trainernya berwawasan luas dan berpengalaman. Saya bisa Tanya banyak hal. Lebih Value for Money. Dapat lebih banyak dengan harga lebih terjangkau Wow…puas. Banyak hal baru yang saya dapat. Fasilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.