Operation Training

Emergency Response & Media Simulation

Deskripsi Introduction: When disaster strikes “Panic” is not the solution; appropriate response and media handling knowledge is the concern. Emergency response and how to start handling it becomes most important skills for Health Safety Environment & Security (HSES) managers/officers and the Communication Division. (Emergency Response & Media Simulation) Next steps are how to coordinate the messages effectively in close cooperation with the Public Relations or Communication Division. The Emergency Response coordinator must have formed the Corporate Emergency Team and decide on the spoke person to liaise with the media. The media, however, have no interest in the success or failure of the cooperation. Their main task is to find the credible sources for their news and disseminate the “good news” swiftly to the public; resulting in a race to get on air their “Breaking News”.(Emergency Response & Media Simulation) In Emergency and disaster, incident might lead to Crisis Management which the corporation needs to be prepared, be available and be credible; therefore, the Emergency Response training is preparing the HSES managers’ and the communication team as planning and preparation through media simulation is a key success.(Emergency Response & Media Simulation) This training program is a comprehensive preparedness and alertness training that includes: understanding of the basic functions of HSES tasks; coordination between the HSES team and the communication team (PR Division) so that communication advice and input to the Business Unites of the company is activated. The training also prepares a tailor made scenario planning suiting to each specific industry. It will be developed to an incident-plan, wherein media interview simulation is conducted. After the incident has calmed down, a press conference scenario needs to be conducted. The assigned managers in charge would be trained for a “severe investigative” media questions. (Emergency Response & Media Simulation) The training will also be backed-up with a session on facing a panic & stress situation, through a Panic Attack and Stress Management.(Emergency Response & Media Simulation) The training will be supported by experts in PR writing skills, most notable is writing an effective press release. A Media Relations program is also part of the important session in facing an Emergency Response.(Emergency Response & Media Simulation) A Training Out-Line will be designed meeting the specific needs of the industry; however, on the following page a general out-line is prepared as guide lines.  A comprehensive training is scheduled for at least two (2) days of a total eight (8) sessions, ideally as a Company’s In-House Training, however, a Public Training may also be considered. The training will be presented in Bahasa Indonesia and/or in English.(Emergency Response & Media Simulation) Case studies: Most valuable in a learning process is the analyzing of real happening case studies: critiques and setting-up systematic approach will lead to better decision making. Presentation of case studies will be suited to the business industry; such as factory fire, in side factory accidents, building structure collapse, nature & pollution disasters emergency response, transportation accidents, product tampering & consumer’s incidents, etc.(Emergency Response & Media Simulation) Who should attend: CEO, Managing Director, President Director, General Manager, Plant Manager, Factory Manager, HSES Team, PR or Communication Division Team, Business Units Managers, General Affairs & Human Capital Managers, Marketing, Distribution or Sales Managers, Branch Managers.(Emergency Response & Media Simulation) HSES Speaker: An experienced HSES Mananger of a reputable company will be invited to highlight the importance of HSES Manangement.(Emergency Response & Media Simulation) Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Emergency Response & Media Simulation adalah : HSES Systems and its implementation Identifying the real crisis problem Establishing Executive Operational Team Be Prepared – Be Available – Be Credible Say your concerns – Ensure accuracy Take quick actions & developing alliance Deciding on priority actions Strategic anticipative actions & systematic handling Handling difficult media interview & Media Relations Disaster & Damage Control Keep monitoring, analysing & controling Establishing continuous training & simulation exercises Fasilitator Ludwig Suparmo & Nugroho Setiatmadji Lead Trainer: Ludwig Suparmo: Communications Specialists with 30 years experience handling Crisis Management and lately successfully conducting for three times the Crisis & Emergency Response Training for Akzo Nobel Car Refinishes Indonesia, belonging to the Fortune 500 companies. His experience includes conducting hands-on crisis cases during his tenure with Burson Marsteller (Notable US PR Agency), Fortune Advertising & PR Agency (foremost National Agency liaising with Government Institutions) and Indo Pacific Corporate Reputation Consultants. Co-Trainer: Nugroho Setiatmadji: 20 years experience in Media Relations and Media Monitoring Department of Fortune Indonesia, Burson Marsteller, and Indo Pacific which then is acquired by Edelman Public Relations Global Network. HSES Speaker: An experienced HSES Mananger of a reputable company will be invited to highlight the importance of HSES Manangement.

Training ISO 9001:2015

Deskripsi Standar Internasional ISO 9001:2015 telah diikuti dan diimplementasikan di 170 negara.Dan ketika Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, maka perusahaan/ organisasi perlu menetapkan Dokumentasi Sistem Manajemen Mutunya sesuai persyaratan standar sebagai landasan penerapan dan peningkatan mutu yang berkesinambungan. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Dalam pelatihan ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan dan menyusun dokumentasi sebagai dasar penerapan dan evaluasi, serta strategi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 bagi perusahaan yang berkomitmen menghasilkan produk dan layanan bermutu serta kinerja yang tinggi. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training ISO 9001 2015 ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Mampu menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen SMM ISO 9001:2015 Mampu merenca langkah-langkah pengembangan sistem manajemen mutu berdasarkan persyaratan ISO 9001:2015 Mampu membuat  Risk Assestment Mampu mengidentifikasi sumber daya & kemampuan yang dibutuhkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 Mampu bekerjasama dan mendukung Top Manajemen Mampu memberi saran/ pilihan sumber daya dalam menerapkan ISO 9001:2015 di perusahaan/ institusi Mampu memberi saran/ pilihan Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu bagi perusahaan Metode Pelatihan Training ISO 9001 2015 dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

Training Behavior Based Safety

Deskripsi Sebagian besar hasil investigasi kecelakaan membuktikan faktor utama yang menyebabkan kecelakaan adalah faktor manusia yang bertindak tidak aman (tindakan tidak aman). Pendapat dari Heinrich yang dikenal sebagai pakar yang menyimpulkan dalam teori kecelakaan menyatakan 80% penyebab kecelakaan karena tindakan tidak aman , 18% disebabkan oleh kondisi tidak aman dan 2% disebabkan oleh faktor lain. Banyak perusahaan yang sudah lama menjalankan program K3, namun angka kecelakaan kerja masih tinggi. Angka statistik kecelakaan kerja tidak dapat diselesaikan hingga mencapai nihil kecelakaan (zero accident). Bahkan, hampir semua karyawan merasakan itu, K3 yang menghalangi jalannya rantai produksi. Para manajer dan penyelia percaya bahwa Program K3 tidak memiliki nilai tambah (nilai tambah) bagi dirinya juga perusahaan. Mental melakukan tugas apa yang ada (“kotak centang mentalitas”) tumbuh subur di setiap lini organisasi perusahaan Behavior Based Safety telah banyak diterapkan oleh sejumlah perusahaan besar untuk mencegah kecelakaan HYPERLINK “http://healthsafetyprotection.com/tools-investigasi-kecelakaan-kerja/” HYPERLINK “http://healthsafetyprotection.com/tools-investigasi-kecurangan-kerja/”kerja dan meningkatkan produktifitas. Pelatihan ini akan menjelaskan cara menerapkan program Behavior Based Safety dan meminta semua pekerja dalam program Behavior Based Safety. Tujuan Pelatihan Setelah Mengikuti Pelatihan Behavior Based Safety , peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta bisa melakukan diskusi tentang cara aman dan tidak aman. Memahami dan menafsirkan hasil-hasil Pengamatan Pekerjaan di dalam proses berperilaku terhadap keselamatan. Memahami dan menerapkan untuk mencapai tujuan terhadap keselamatan kerja Meningkatkan kewaspadaan pekerja untuk berperilaku aman dalam bekerja dapat meningkatkan produktifitas kerja perusahaan. Memahami Manfaat komunikasi yang efektif. Memahami pengetahuan dan tehnik dasar untuk menggerakkan pengetahuan dari beresiko ke selamat. Metode Pelatihan Pelatihan Behavior Based Safety dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi, Brainstorming, Studi Kasus, Game interaktif mengaitkan topik, Evaluasi. Outline Materi Materi Behavior Based Safety Perilaku yang akan dibahas adalah: Insiden Fundamental Kesalahan manusia dan penyebab kecelakaan Pencegahan insiden dan BBS Diskusi dan latihan kelompok Prinsip BBS Proses BBS Pengembangan Daftar Periksa Perilaku Kritis Metodologi observasi dan wawancara Diskusi dan latihan kelompok. Fasilitator Purwadi, ST. MSi Pelatihan tenaga kerja dengan latar belakang belakang, Selain pelatihan sebagai tenaga ahli / trainer pelatihan juga berpengalaman lebih dari 15 tahun bekerja di perusahaan manufaktur, Fabrikasi, Petrokimia dan sekarang masih aktif sebagai HSE di Industri Minyak & Gas. Jadi pelatihan yang diberikan selalu terkini dan sesuai pengalaman yang diberikan. Penanganan konsultasi, pelatihan dan audit di berbagai perusahaan seperti Penambangan Emas Nusa Halmahera, Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Kepedulian Agung, PLTGU-PLN Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC dan berbaring lain.

Training OHSAS 18001:2007

Deskripsi OHSAS 18001:2007 adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. OHSAS 18001:2007 menyediakan kerangka bagi efektifitas manajemen K3 termasuk kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang diterapkan pada aktivitas-aktivitas anda dan mengenali adanya bahaya-bahaya yang timbul. Standar tersebut dapat diterapkan pada setiap organisasi yang berkemauan untuk menghapuskan atau meminimalkan resiko bagi para karyawan dan pemegang kepentingan lainnya yang berhubungan langsung dengan resiko K3 menyertai aktifitas-aktifitas yang ada. OHSAS 18001 merupakan standard internasional yang mencakup struktur organisasi, kegiatan perencanaan, tanggung jawab, prosedur, proses, dan sumber daya untuk mengelola K3. OHSAS 18001 menjadi acuan perusahaan dalam memberikan pelayanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi karyawannya dengan lebih efektif. Tujuan Pelatihan Diharapkan setelah mengikuti Training OHSAS 18001 2007, maka Peserta : Memahami persyaratan OHSAS 18001 Mampu melakukan gap analysis penerapan OHSAS 18001 di perusahaan. Menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara  OHSAS 18001:2007. Metode Pelatihan Training OHSAS 18001 2007 dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Outline Materi Materi Training OHSAS 18001 2007 yang akan dibahas adalah : Pendahuluan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Interpretasi Klausul-klausul Standard OHSAS 18001 : 2007 Sistem Dokumentasi standar OHSAS 18001 : 2007 Risk Assessments Pemenuhan OHSAS 18001 : 2007 Implementasi dan sertifikasi OHSAS 18001 : 2007. Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

LOTO (Lockout Tagout)

Salah satu tujuan pelatihan LOTO (Lockout Tagout) adalah mengenali tujuan dikeluarkannya kebijakan mengenai aplikasi LOTO serta manfaatnya dalam pekerjaan. Deskripsi Lockout Tagout (LOTO) merupakan suatu prosedur untuk menjamin agar sumber energi tidak terlepas secara sengaja. Secara teknis LOTO dilakukan dengan mengunci secara fisik pada sumber tenaga dari circuit dan peralatan setelah dimatikan. Sumber tenaga tersebut lalu diberi label dan tag yang mudah dibaca yang mengingatkan orang lain pada areal tersebut bahwa kunci telah dipasang. Disamping untuk perlindungan pekerja dari bahaya listrik, LOTO berguna untuk mencegah kontak dengan bagian peralatan yang beroperasi dan mencegah keluarnya gas, cairan atau bahan berbahaya secara tidak terduga pada tempat kerja. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan LOTO (Lockout Tagout) ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta memahami tentang latar belakang dan konsep LOTO Mengenali tujuan dikeluarkannya kebijakan mengenai aplikasi LOTO serta manfaatnya dalam pekerjaan Peserta mamppu mengidentifikasi bahaya dan jenis- jenis peralatan LOTO Memahami tahapan yang harus dilalui dalam melaksanakan LOTO dan apa yang harus dilakukan pada masing-masing tahapan. Memiliki kesadaran yang diwujudkan dalam bentuk perilaku yang bertanggung jawab dalam melaksanakan LOTO Metode Pelatihan Training LOTO (Lockout Tagout) dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik LOTO (Lockout Tagout) adalah :  Dasar peraturan dan perundangan Manfaat LOTO Konsep Penggembokan dan Pelabelan (LOTO): – Pengertian LOTO – Jenis/Bentuk dan Sumber Energi – Jenis Peralatan dan Alat Pengisolasian Energi – Petunjuk Umum Pelaksanaan LOTO – Petunjuk Khusus Pengetesan Permesinan dan Peralatan – Metode LOTO Group – Evaluasi/ Audit Pelaksanaan LOTO Rangkuman LOTO Studi Kasus, Latihan  Resume, diskusi, Post Test Facilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

Training ISO 14001 2015

Deskripsi Training ISO 14001 2015 Tujuan dari penerapan sistem manajemen lingkungan (SML) ISO 14001:2015 adalah sebagai standar internasional yang mendukung perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang dengan kebutuhan sosial ekonomi. Dampak positif terbesar terhadap lingkungan kiranya adalah pengurangan limbah berbahaya. Salah satu faktor yang sangat penting dalam rantai produksi untuk menjaga keramahan lingkungan tersebut adalah bagaimana produsen / pemasok dapat menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015. Dalam pelatihan ini membahas secara detail dan terperinci standar internasional yang hadir untuk mendukung proteksi lingkungan dan pencegahan pencemaran, dan memenuhi kebutuhan sosial ekonomi. Penerapan ISO 14001 memberikan  manfaat bagi perusahaan untuk meningkatkan produktifitas perusahaan dengan memperhatikan aspek dan dampak lingkungan, mengurangi biaya dan meningkatkan akses pasar Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training ISO 14001 2015 ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Dapat memahami pengertian dasar lingkungan, isu-isu mengenai lingkungan baik domestik maupun global dan tragedi lingkungan yang terjadi akibat perilaku yang tidak bijak. Memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan ISO 14001;2015. Memahami Konsep Manajemen Lingkungan. Memahami tentang Peraturan Perundangan dan Persyaratan lainnya terkait pengelolaan Lingkungan. Memahami konsep Produk Go Green. Metode Pelatihan Training ISO 14001 2015 dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Outline Materi Materi Training ISO 14001 2015 yang akan dibahas adalah : Pengantar Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 Interpretasi Sistem Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14001:2015 Pemahaman Persyaratan  ISO 14000:2015 dan Integrasinya dengan undang-undang   Lingkungan Hidup Definisi Klausul-klausul ISO 14001;2015 Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan Sistem sertifikasi ISO 14001 : 2015 Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

Training Incident Investigation

Deskripsi Incident mengakibatkan kerugian bagi setiap organisasi/perusahaan, karena akan mempunyai pengaruh negatif terhadap citra perusahaan, moral para pekerja, serta semua pihak yang terkait dengan perusahaan. Salah satu upaya mengurangi kerugian akibat kecelakaan adalah dengan mengadakan analisais setiap kecelakaan yang terjadi dan melakukan tindakan perbaikan agar kecelakaan serupa tidak akan pernah terjadi kembali. Hasil analisa kecelakaan yang baik dan tepat serta diterapkan upaya tindak pencegahannya akan bisa meningkatkan kesadaran keselamatan bagi semua karyawan dan kerugian akibat kecelakaanpun akan berkurang. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Incident Investigation ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Mengetahui apa tanggung jawabnya sebagai anggota team Accident/Incident Investigation; Mampu menentukan informasi apa yang harus dikumpulkan selama investigasi; Mampu meng-interview orang-orang yang mempunyai pengetahuan terkait dengan masalah/penyebab kecelakaan secara efisien; Mampu menggunakan 5 Why, Why Tree dan (Comprehensive List of Causes, CLC) untuk menentukan Root and System Causes; Mampu mengembangkan konklusi yang tepat tentang sebab-sebab kecelakaan, dan membuat usulan efektif untuk tindakan perbaikan. Mengetahui langkah-langkah dalam menganalisis kecelakaan Metode Pelatihan Training Incident Investigation dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Outline Materi Materi Training Incident Investigation yang akan dibahas adalah : Definisi  Kecelakaan kerja, Teori Kecelakan, Jenis-jenis kecelakaan Loss Causation Models from Frank Birds, including Domino Theory,  Loss Control process Tugas & Tanggung Jawab Team. Prosedur Investigasi Kecelakaan, Teknik & Proses Investigasi Kecelakaan. Metode Investigasi Kecelakaan. Studi Kasus 1 Studi Kasus 2 Sistem Membuat Pelaporan kecelakaan. Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

HIRA ( Hazard Identification Risk Assessment )

Pelatihan HIRA mempelajari mengenai bagaimana mengidentifikasi identifikasi hazard di tempat kerja, bagaimana menganalisis risiko, bagaimana evaluasi risiko, bagaimana memperlakukan risiko dan hal – hal lain terkait mengenai HIRA. Deskripsi Kecelakaan dapat terjadi dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Faktor penyebab kecelakaan kerja diketahui bukan merupakan faktor tunggal tetapi majemuk atau multi faktor, oleh karena itu pencegahan dapat dilakukan dengan mengenali sumber bahaya (Hazard) yang ada di tempat kerja serta menilainya sehingga tingkat risiko dapat dilihat sehingga tindakan pencegahan dapat diprioritaskan penanganannya. (HIRA) HIRA adalah serangkaian proses mengidentifikasi bahaya yang dapat terjadi dalam aktifitas rutin ataupun non rutin diperusahaan, kemudian melakukan penilaian risiko dari bahaya tersebut lalu membuat program pengendalian bahaya tersebut agar dapat diminimalisir tingkat risikonya ke yang lebih rendah dengan tujuan mencegah terjadi kecelakaan.(HIRA) Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan HIRA ( Hazard Identification Risk Assessment ) ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk:  Memahami definisi HIRA.(HIRA) Peserta pelatihan mampu mengenali dan mengidentifikasi sumber bahaya (Hazard) di tempat kerja.(HIRA) Menunjukkan kemampuannya untuk memilih dan menerapkan metode HIRA yang tepat.(HIRA) Membentuk kelompok pelaksana HIRA.(HIRA) Memahami dan menerapkan teknik HIRA dalam tempat kerjanya, dan menemukan penyelesaianya.(HIRA) Peserta pelatihan mampu menganalisa/menilai risiko yang ada serta menentukan pengendaliannya.(HIRA) Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik HIRA ( Hazard Identification Risk Assessment ) adalah : Menentukan tujuan Identifikasi hazard di tempat kerja Analisis Risiko Evaluasi Risiko Perlakukan Risiko Komunikasi & Konsultasi Monitoring & Review Metode Pelatihan raining HIRA ( Hazard Identification Risk Assessment ) dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

Training Hazardous Material Management

Deskripsi Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak berhadapan dengan bahan kimia yang banyak diantaranya merupakan bahan berbahaya dan beracun (B3).  Akhir-akhir ini istilah bahan beracun berbahaya banyak dibicarakan orang karena sifatnya yang dianggap merusak. Terlebih lagi apabila terjadi  tumpahan tersebut sampai ke masyarakat, maka mungkin saja dapat timbul konflik antara perusahaan dengan masyarakat di sekelilingnya. Pekerja teknis di lapangan membutuhkan kecakapan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan bahan kimia tersebut. Selain itu, mereka juga patut mengerti bagaimana menangani dan menyimpan bahan kimia bahan beracun berbahaya (B3) serta bagaimana memantau dan mengantisipasi berbagai resiko bahan kimia bahan beracun berbahaya (B3). Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan yang dimaksud bahan beracun berbahaya secara peraturan perundang-undangan, identifikasi bahan beracun berbahaya, penanganan dan penyimpanan bahan beracun berbahaya, Teknik pemantauan, tanggap darurat dan analisa resiko bahan beracun berbahaya. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Hazardous Material Management ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memberikan pemahaman mendasar mengenai urgensi penerapan penanganan dan penyimpanan bahan kimia yang dianggap berbahaya dan beracun Memberikan ketrampilan teknis dalam mengelola (menangani dan menyimpan) bahan kimia yang termasuk bahan beracun berbahaya (B3) Memberikan kecakapan untuk menyelesaikan masalah (problem solving skill) pada persoalan yang berhubungan dengan penyimpanan dan penanganan bahan beracun berbahaya (B3 Metode Pelatihan Training Hazardous Material Management dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Outline Materi Materi Training Hazardous Material Management yang akan dibahas adalah : Pelatihan Bahan Berbahaya dan beracun meliputi: Pengenalan Bahan B3 Identifikasi dan klasifikasi bahan B3 dan limbah B3 MSDS dan Label Pengendalian Bahan B3 Penanganan dan penyimpanan bahan B3 Analisa resiko (Risk assestment) Teknik pemantauan bahan B3 Tanggap darurat Komunikasi B3 Testimoni “Sangat baik & komunikatif” “Trainer cukup bagus karena teori & Praktek menguasai semua” Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

Fundamental Safe Work Practice

Deskripsi Safe Work Practice – Kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi, tetapi bisa terjadi dan sangat merugikan. Karena itu diperlukan pengetahuan untuk mencegahnya agar kerugian dapat dihindarkan. Semua kecelakaan yang pernah terjadi ada sebabnya, semua sebab bisa dicari dan diketahui, karena itu semua sebab kecelakaan dapat dihindari sehingga semua kecelakaan bisa ditiadakan, sampai tercapai bebas kecelakaan. Salah satu cara mencegah Kecelakaan Kerja yaitu dengan menerapkan kaidah-kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, yang harus dipatuhi oleh semua karyawan. Salah satu cara mencegah Kecelakaan Kerja yaitu dengan menerapkan kaidah-kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, yang harus dipatuhi oleh semua karyawan. Bagaimana caranya ? Ikuti pelatihan “Safety Untuk Pemula” yang berupa training dikelas, dilanjutkan dengan diskusi, work shop dan studi kasus pencegahan kecelakaan di tempat kerja. Diharapkan, peserta bisa mengembangkan ketrampilannya dan mau melakukan tindakan pencegahan kecelakaan ditempat kerjanya, sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan ditempat kerjanya masing-masing. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Fundamental Safe Work Practice ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya tindak pencegahan kecelakaan dan menggugahnya untuk mendorong karyawan dilingkungan kerjanya agar mau melakukan tindakan pencegahan kecelakaan Meningkatkan pengetahuan peserta akan upaya pencegahan kecelakaan dilingkungan kerjanya Meningkatkan moral Perusahaan dan karyawan serta mengurangi resiko kerugian bagi Perusahaan Melaksanakan dan mengembangkan program SMK3L Metode Pelatihan Training Fundamental Safe Work Practice dilaksanakan dengan metode: Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Fundamental Safe Work Practice adalah : Housekeeping Personal Protective Equipment LOTO ( Lock Out Tag Out ) Fall Protection Hazard Identification & Control Safe Work Permit Job Safety Analysis Hot Work Confined Space Entry Electric Work Excavation Road Safety Accident Investigation Emergency preparedness and response Environment Protection Fasilitator Purwadi, ST. MSi Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

Supply Chain Management Training

Supply Chain Management Training mempelajari mengenai bagaimana memahami konsep dan proses aplikasi supply chain management, bagaimana memahami manfaat dan bagaimana mengaplikasikan supply chain management dan hal lainnya terkait materi ini . Deskripsi Pelatihan ini memadukan sekaligus konsep supply chain management, dengan teknik aplikasi dan benefitnya serta permasalahan yang dihadapi oleh banyak perusahaan, solusi dan aplikasinya. Dengan demikian dapat diharapkan pelatihan ini akan bermanfaat bagi perusahaan yang sudah ataupun yang belum menerapkan supply chain management secara utuh. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Supply Chain Management Training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami konsep dan proses aplikasi supply chain management Memahami manfaat dan bagaimana mengaplikasikan supply chain management Memahami permasalahan yang sering dihadapi perusahaan yang sudah mengaplikasikan supply chain management Memahami solusi sekaligus penerapan Sasaran Pelatihan Melalui Supply Chain Management Training ini diharapkan: Pelatihan akan difasilitasi oleh trainer yang berpengalaman dan akan membimbing peserta  dalam latihan dan studi kasus menggunakan pendekatan Hands-on Approach Seluruh peserta akan mendapatkan bimbingan dari trainer dan mendapatkan kesempatan menggunakan software khusus untuk menyelesaikan masalah-masalah di area Logistics Management Target Peserta Supply Chain Management Training ini ditujukan untuk para: Pelatihan  ini penting diikuti oleh Warehouse Manager/Officer, Procurement Manager/Officer, Purchasing Manager/Officer, Kabag Logistik/Staf dan Key Staff atau Pejabat Perusahaan yang sering terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa ataupun dalam pengawasannya, serta peminat lainnya. Outline Materi Materi Supply Chain Management Training yang akan dibahas adalah : Supply Chain Management : Supply Chain Management Concept Core Processes Of Supply Chain Management Supply Chain Strategies Best Practice Supply Chain Management 2. Supply Chain Configuration Problem and Issues  3. Latihan dan studi kasus ( Part I) 4.  Scope of Supply Chain Problem : Supply Chain Management Problem Domain A Systems Perspective on Supply Chains Supply Chain Management Process Aligning Objectives  5. Latihan dan studi kasus ( Part II)  6. Supply Chain Solution and Application : An Integrated Framework Solution Simulation Modeling Approaches Information Technology Support Problem Solving Review of Applied Solution 7. Latihan dan studi kasus ( Part III) Facilitator Deni Danasenjaya, SE. MM. Telah bekerja dalam bidang logistik dan operasi perbankan sejak tahun 1995. Sejalan dengan itu pengalaman dia telah menjalankan berbagai program pelatihan di SCM, HSE serta strategi pengadaan logistik dan telah menulis beberapa artikel dan tulisan dengan topik di manajemen, biaya tersembunyi dalam distribusi dan transportasi, ISO 14000 dan logistik. Dia menghabiskan beberapa tahun bekerja sebagai Asisten Senior PT. Bank Inter-Pacific Tbk. sedangkan sebelumnya ia bekerja di PT. Bank Niaga Tbk dan Perusahaan Jasa Penyedia Logistik di Jakarta.

Logistics Management Training

Logistics Management Training salah satu tujuannya adalah agar kita bisa memahami secara mendasar dan sistematis mengenai manajemen logistik dan perkembangannya, bagaimana meningkatkan kemampuan dan membekali peserta dengan pengelolaan operasional dan pengukuran kinerja logistik secara umum, dan hal lainnya terkait Logistics Management. Deskripsi Perkembangan teknologi informasi telah banyak menyumbang tumbuhnya sistem supply chain management. Saat ini semua fungsi manajemen logistik telah dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas internet dan intranet. Penggunaan teknologi informasi dalam supply chain telah menjadi tren baik di industri manufaktur maupun industri jasa. Logistics Management Training diberikan dengan case method disertai dengan peragaan penggunaan web untuk aktivitas supply chain management. Pemandu training telah berpengalaman melakukan disain sistem web-based supply chain management di beberapa perusahaan terkemuka di Indonesia. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Logistics Management Training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memberikan pemahaman secara mendasar dan sistematis mengenai manajemen logistik dan perkembangannya. Meningkatkan kemampuan dan membekali peserta dengan pengelolaan operasional dan pengukuran kinerja logistik secara umum. Memberikan kesempatan kepada peserta Logistics Management Training untuk sharing experience mengenai kasus-kasus yang berkaitan dengan manajemen logistik. Memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan Logistik dan bagaimana hal tersebut diselesaikan  menggunakan Logistics software. Sasaran Pelatihan Melalui Logistics Management Training ini diharapkan: Seluruh peserta Logistics Management Training akan mendapatkan Logistics Mgmt Toolkit Lengkap yang dikemas dalam 1 (satu) CD berisi bahan pelatihan, referensi, process dan template, software, Case Study dan Exercises, dll Pelatihan Logistics Management Training akan difasilitasi oleh trainer yang berpengalaman dan akan membimbing peserta  dalam latihan dan studi kasus Logistics Management Training menggunakan pendekatan Hands-on Approach Seluruh peserta Logistics Management Training akan mendapatkan bimbingan dari trainer dan mendapatkan kesempatan menggunakan software khusus untuk menyelesaikan masalah-masalah di area Logistics Management ( Target Peserta Logistics Management Training ini ditujukan untuk para: Pelatihan Logistics Management Training ini penting diikuti oleh Procurement Manager/Officer, Purchasing Manager/Officer, Kabag Logistik/Staf dan Key Staff atau Pejabat Perusahaan yang sering terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa ataupun dalam pengawasannya, serta peminat lainnya. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Logistics Management Training adalah : Day 1: The Changing Business Landscape And The Supply Chain Concept The Empowered Consumer Power Shift in the Supply Chain Deregulation Globalization Technology  Logistic Management System & Logistical Synchronization  Logistic activities Transportation Storage Packaging Materials handling Order fulfillment Forecasting Production planning Purchasing Customer service Site location Other activities Latihan dan studi kasus ( Part I) Day 2: Logistic Operations & Integration Importance of Logistics to Business Logistics Value Proposition The Work of Logistics Logistics Operations Logistics Operating Structures Logistical synchronization Inventory Management & Strategy  Controlling Logistic Inventory Strategy Functions of Inventory Types of Inventory Inventory Management ABC Analysis Record Accuracy Cycle Counting Control of Service Inventories Inventory Models Independent vs. Dependent Demand Holding, Ordering, and Setup Costs A Control Paradigm Schematic of Control Process Auditing Performance Benchmarking Performance Cost-Service Statement The productivity report Performance Control Graph SCOR Model and Balanced Scorecard (BSC) Balanced Scorecard (BSC) Framework Scope of the SCOR Model Process “Thread” Diagram Performance Metrics Linking Processes and Metrics Latihan dan studi kasus (Part II) Day 3: Logistic performance measurement Logistical Measurement Perspective of Performance Measurement Objectives of Activity Based Measures Internal Performance Measurement Types of Productivity Measures Asset Measurement Quality Measurement Perfect Order External Performance Measurement Best Practices Benchmarking Operation, Financial & Social Performance Measurement Measurement System Objectives Operational Assessment Financial Assessment Social Issues in Logistics Performance Transportation management Transportation system The economic role transportation. The economic and service characteristics of the basic modes. The carrier selection process. The economic effect of rates, transit time, reliability, capability, accessibility, and security in the carrier selection decision The five legal classes of carriers. The economic and service characteristics of intermodal transportation The dominance of rail-truck  (piggyback) intermodal service. The economic rationale of using containerization. The economic and service characteristics of indirect and special carriers. Transportation Infrastructure Transportation Functions, Principles, Participants Transportation Regulation Transportation Industry Structure Transportation Services Transportation Operation Transportation Economics & Pricing Transportation Administration Transportation Documentation Transportation Model Network Flow Models Characteristics of Network Models Various Transportation Model Unbalanced Transportation Model Transportation Models With Max-Min and Min-Max Objectives The Transshipment Model Assignment Model The Maximal-Flow Model Road Network Modified Road Network The Shortest Path Model Minimal Spanning Tree  Latihan dan studi kasus (Part III) Facilitator Surachman, ST.,MT Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7 tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative pada sebuah perusahaan multinasional, Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.

Certified Business Analysis Based on BABOK Ver 2 – IIBA USA

Deskripsi Pada tahap awal proyek, Business Analyst (BA) merupakan key person yang  mendefinisikan persyaratan, serta perencanaan, mendefinisikan dan memvalidasi lingkup proyek. Oleh karena itu sangatlah penting bagi para Business Analyst  memiliki pemahaman tentang pengetahuan BA yang sangat luas sehingga BA dapat membantu tim proyek ketika akan mengembangkan solusi bisnis. Dalam pelatihan ini para peserta akan memperoleh pemahaman tentang manfaat, fungsi dan dampak dari peran penting BA. Pelatihan  memfokuskan  khususnya pada fungsi analisis bisnis yang berkaitan dengan mengembangkan solusi IT, mengingat bahwa pemahaman semacam itu sangat penting bagi keberhasilan proyek. Pelatihan ini juga akan membahas proses analisa bisnis seperti yang diterapkan di seluruh proyek, termasuk kegiatan pra-proyek yang terdiri dari analisis perusahaan. Para peserta akan mempelajari bagaimana seorang analis bisnis mendukung proyek sepanjang siklus hidup pengembangan solusi, dari membangun visi solusi dan ruang lingkup dalam tahap analisis untuk memvalidasi bahwa persyaratan telah dipenuhi dalam tahap pengujian. Pelatihan ini selaras dengan standar Business Analysis yaitu *BABOK version 2.0 – IIBA, USA Standar BABOK ini  menggambarkan  area pengetahuan dari Business Analysis, aktifitas yang terkait dan tugas dan skill yang diperlukan agar efektif efektif dalam pelaksanaannya. The BABOK ® Guide merupakan referensi pengetahuan Business Analysis professional dan menjadi pedoman untuk program sertifikasi CBAP® (the Certified Business Analysis Professional™)  the Certified Business Analysis Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Certified Business Analysis Based on BABOK Ver 2 – IIBA USA ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memperoleh  pengetahuan yang menyeluruh mengenai BABOK ver. 2.0 yang merupakan kumpulan pengetahuan dalam profesi Business Analysis dan menggambarkan generally accepted practices terkini. Mampu mengidentifikasi peran dan tanggung jawab BA Mampu mendefinikan requirement Mampu menjelaskan pentingnya pengelolaan risiko Mampu mendefinisikan Solution vision dan scope Mampu merencanakan Requirement Elicitation Mampu mengenali pentingnya menganalisis dan mendokumentasikan Requirement Mampu menjelaskan peran pemodelan untuk mendokumentasikan dan mengkomunikasikan Requirement Mampu melakukan  Requirement Validation dan Traceability Sasaran Pelatihan Melalui pelatihan Certified Business Analysis Based on BABOK Ver 2 – IIBA USA ini diharapkan: Seluruh peserta akan mendapatkan Business Analysis Toolkit Lengkap dalam format softcopy yang berisi bahan pelatihan, referensi, process dan template, software, Case Study dan Exercises, dll Pelatihan akan difasilitasi oleh trainer yang berpengalaman dan akan membimbing peserta  dalam latihan dan studi kasus menggunakan pendekatan Hands-on Approach Seluruh peserta akan mendapatkan bimbingan dari trainer dan mendapatkan kesempatan menggunakan software khusus untuk menyelesaikan masalah-masalah di area Business Analysis Target Peserta Pelatihan Certified Business Analysis Based on BABOK Ver 2 – IIBA USA ini ditujukan untuk para: Pelatihan ini ditujukan untuk Business Analyst, System Analyst, IT Planner, Management, Functional Manager, serta Project Manager yang sedang mengelola proyek berskala menengah-ke-skala besar dan cross-functional projects.  Manajer fungsional, manajer lini, dan arsitek yang bekerja sebagai group leaders pada proyek dan bertanggung jawab mengembangkan bagian dari proyek atau sub-proyek juga seharusnya perlu juga hadir. Secara khusus pelatihan ini dirancang untuk: Business Analyst, System Analyst, Project Managers, Architects & Groups Leaders, Functional & Line Managers, IT. Juga dapat dihadiri oleh Developers and Staff, Advanced Project Managers, Senior Managers, Business Analysts, PMO/Project Specialist, Technical, Non-Technical, Pharma/Biomed, IT End-User, dan lain-lain. Agenda Materi training yang akan di bahas topik Certified Business Analysis Based on BABOK Ver 2 – IIBA USA adalah : DAY 1: Introduction to Business Analysis What is the Business Analysis Body of Knowledge? What is Business Analysis? Key Concepts Knowledge Areas Tasks Techniques Underlying Competencies Other Sources of Business Analysis Information Business Analysis Planning & Monitoring Plan Business Analysis Approach Conduct Stakeholder Analysis Plan Business analysis Activities Plan Business Analysis Communication Plan Requirements Management Process Manage Business Analysis Performance Elicitation Prepare for Elicitation Conduct Elicitation Activity Document Elicitation Results Confirm Elicitation Results Discussion and Exercises Case Study DAY 2: Requirements Management & Communication Manage Solution Scope & Requirements Manage Requirements Traceability Maintain Requirements for Re?use Prepare Requirements Package Communicate Requirements Enterprise Analysis Define Business Need Assess Capability Gaps Determine Solution Approach Define Solution Scope Define Business Case Requirements Analysis Prioritize Requirements Organize Requirements Specify and Model Requirements Define Assumptions and Constraints Verify Requirements Validate Requirements Discussion and Exercises Case Study DAY 3: Solution Assessment & Validation Assess Proposed Solution Allocate Requirements Assess Organizational Readiness Define Transition Requirements Validate Solution Evaluate Solution Performance Underlying Competencies Analytical Thinking and Problem Solving Behavioral Characteristics Business Knowledge Communication Skills Interaction Skills Software Applications Business Analysis Techniques Acceptance and Evaluation Criteria Definition Benchmarking Brainstorming Business Rules Analysis Data Dictionary and Glossary Data Flow Diagrams Data Modeling Decision Analysis Estimation Focus Groups Functional Decomposition Interface Analysis Interviews Lessons Learned Process Metrics and Key Performance Indicators Non?Functional Requirements Analysis Observation Organization Modeling Problem Tracking Process Modeling Prototyping Requirements Workshop Risk Analysis Root Cause Analysis Scenarios and Use Cases Scope Modeling Sequence Diagrams State Diagrams Structured Walkthrough Survey/Questionnaire SWOT Analysis User Stories Vendor Assessment Discussion and Exercises Case Study Fasilitator Team Trainer Value Consult .

Primavera P6 Professional Fundamental

This     training     leads     participants to use Primavera P6 Professional (Primavera’s Windows-based) through the entire project life cycle, from planning to execution. Topics include adding activities, assigning  res sources, and creating a baseline. Participants also gain a thorough background in the concepts of planning and scheduling. It is appropriate for those using P6 Professional either as a stand-alone application or as part of P6 EPPM. Deskripsi Primavera Systems is a brand name under which a range of software packages that collectively form a comprehensive enterprise project portfolio management (EPPM) solution are marketed. Primavera was launched in 1983 by Primavera Systems Inc. and was acquired by Oracle Corporation in 2008. Primavera P6 EPPM (Enterprise Portfolio Project Management) Oracle launched  two products callled Primavera P6 i.e. P6 EPPM (Enterprise Portfolio Project Management) and P6 Professional.  The focus of Primavera EPPM software is to allow organizations to effectively manage their programs and projects – regardless of complexity. The software provides end-to-end, real-time visibility of all corporate information to inform portfolio management decisions, determine the correct resources, and ensure that individual project teams have the appropriate skills to complete any given project. Primavera P6 Professional Primavera P6 Professional is a Windows client project scheduling application that is installed on a user’s workstation. Much like any other Windows application, it is run from an executable file that resides on the workstation machine. P6 Professional can be used as a standalone application accessing a locally installed database such as Oracle XE or Microsoft SQL Server Express. It can also access a central database and be used as a multi-user system when data needs to be shared with others. P6 Professional is typically used in such industries as, Engineering, Construction, Aerospace, Defense, Utilities, Oil and Gas. P6 Professional is the preferred tool for power users such as schedulers and project managers in industries where detailed, fast, accurate scheduling and critical path method are vital elements for project planning, execution and success. All workshops and instruction stress the three basic elements of project management: schedule, re- sources, and costs. At the end of each day, students apply the con- cepts and functionality they learned in a case study. The course is divided into three sections: Creating a Project; Scheduling the Project; Project Execution and Control. During the 3-day training our trainer will guide participants how to use Primavera P6 Professional using Hands on Approach and in user friendly  environment. Tujuan Pelatihan Melalui pelatihan Primavera P6 Professional Fundamental ini diharapkan: Understand data structures Create a project Create a Work Breakdown Struc- ture Add activities View calendars Create relationships Schedule the project Assign constraints Format schedule data Define roles and resources Assign roles Assign resources Analyze resources Optimize the project plan Execute the project Create reports Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Primavera P6 Professional Fundamental ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: All participants will get softcopy of  PM TOOLKIT consisting of Learning Material, References, Process and Templates, Samples of Case Study for Projects/IT Projects. Experienced and Internationally Certificied Trainer will guide participants in Case Study Session using Hands-on Approach. Getting the skills of using Primavera P6 Professional Fundamental  under guidance of experienced and skillfull trainer. Target Peserta Pelatihan Primavera P6 Professional Fundamental ini ditujukan untuk para: Functional Implementer Business Analysts End Users Project Manager Project Team But it could be attended by those  with  engineering graduates background or  other disciplines  having basic knowledge on implementation of construction project in small/middle, or large scale. Note: All participant should bring their notebooks/laptops. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Primavera P6 Professional Fundamental adalah : DAY 1 Understanding P6 Data : Describing Enterprise and Project-Specific data Logging In Opening an Existing Project Opening and Customizing Layouts Enterprise Project Structure : Describing Components of EPS Creating a Project : Create a project Navigating in the Projects Window Viewing Project Details Creating a Work Breakdown Structure : Defining a Work Breakdown Struc- ture Creating the WBS Hierarchy Adding Activities : Describing an Activity and its Compo- nents Describing Activity Types Adding Activities Adding a Notebook Topic Adding Steps to an Activity Assigning Activity Codes Creating Relationships : Viewing a Network Logic Diagram Relationship Types Creating Relationships Exercises & Practices Discussion DAY 2 Scheduling : Performing a Forward and Back- ward Pass Describing Float Assigning Constraints : Applying an Overall Deadline to a Project Apply a Constraint to an Activity Using Reflection Projects : Creating a Reflection Project Merging Changes Formatting Schedule Data : Grouping Activities Sorting Filtering Roles and Resources : Describing Roles and Resources Viewing Dictionaries Assigning Roles : Assigning Roles to an Activity Assign Rates on Roles Exercises & Practices Discussion DAY 3 Assigning Resources : Assigning Resources Adjusting Budgeted Units/Time Analyzing Resources : Displaying the Resource Usage Pro- file Optimizing the Project Plan : Analyzing Schedule Dates Shortening a Project Schedule Analyzing Resource Availability Baselining the Project Plan : Creating a Baseline Plan Display Baseline Bars on the Gantt Chart Project Execution and Control : Describing Methods for Updating the Schedule Using Progress Spotlight Statusing Activities Rescheduling the Project Reporting Performance : Describing Reporting Methods Running a Schedule Report Creating a report with the Report Wizard Exercises & Practices Discussion RECOMMENDATION TO PARTICIPANTS : All participants are recommended to bring notebook/laptop for software installation and  practice session Fasilitator Team Trainer Value Consul  

Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard

Training Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard salah satu tujuannya adalah membuat KPI Perilaku yang ujungnya akan menjadi Budaya Organisasi. (KPI) Deskripsi Ditengah persaingan ketat, diperlukan KPI untuk mencapai Target Organisasi. KPI juga membantu agar tidak terjadi “like and dislike” pada saat pemberian BONUS. Apakah organisasi anda ingin menerapkan KPI? Ingat, KPI juga berguna agar Perencanaan menjadi lebih jelas karena ada target yang jelas. Di workshop Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard, peserta akan diajarkan KPI, mulai yang level 1 sampai ke level 4 (Balanced Scorecard). Di pelatihan Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard akan diajarkan bagaimana membuat KPI Perilaku yang ujungnya akan menjadi Budaya Organisasi. Gratis: software pembuatan KPI. Hanya ada di workshop iniCara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard ! (KPI) Target Peserta Pelatihan Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard ini ditujukan untuk para: Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin meningkatkan produktifitas kerja Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin bekerja dengan system bisnis yang baik dan mengarah ke AutoPilot  Management System Siapa saja yang ingin mengembangkan diri dengan belajar topic yang aplikatif dan cepat Metode Pelatihan Training Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard dilaksanakan dengan metode: 20% teori dan 80% praktek. Pelatihan Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecardselalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Pelatihan Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard  juga bersifat private (peserta dibatasi agar lebih mendalam). Juga dalam pelatihan Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard diberikan konsultasi gratis setelah workshop Cara Mudah Menyusun KPI Sampai Balanced Scorecard(via video call). Metoda kami sangat praktis dan tidak bertele-tele. Buat apa ikut yang mahal 2 hari namun hasilnya sama. Waktu: 8.30 – 16.30  atau hari lain (bisa dibuat kelas khusus jika jumlah peserta sudah mencapai kuota minimal). Testimoni To the point dan tidak bertele-tele. Langsung dapat intisarinya… Penyampainya  tidak membosankan. Saya yang biasanya suka tidur, kali ini tetap semangat sampai jam terakhir Banyak contoh dan simulasi sehingga mudah diaplikasikan di tempat kerja Sering ada diskusi kelompok, sehingga saya dapat langsung pakai dan juga dapat teman baru. Trainernya berwawasan luas dan berpengalaman. Saya bisa Tanya banyak hal. Lebih Value for Money. Dapat lebih banyak dengan harga lebih terjangkau Wow…puas. Banyak hal baru yang saya dapat. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi,  manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania), Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja, BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya), Acer (Jakarta) , Infomedia, Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim, dll Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis, pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi, transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional, menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Training ISO 9001:2015 Business Without Procedures

Lokakarya ini menyingkap bagaimana International Standardization of Organisation (iso.org) telah menghilangkan kewajiban untuk membuat Prosedur di tempat kerja. Program ini juga memberikan pemahaman latar belakang perubahan standar baru yang akan diterbirkan pada akhir tahun ini.

Achievement Strategy For Logistic Management

Pengaruh bisnis global dimana pertemuan antara beberapa fungsi di dalam ruang lingkup logistik, seperti material management, channel management, distribution (physical distribution) dan supply chain management, mengakibatkan beban tanggung jawab yang harus diterima penanggung jawab bidang logistik, semakin bertambah sehingga mempengaruhi kinerja yang harus dicapai.

Strategic Procurement and Budgeting Cycle Management

Permasalahan yang selalu timbul di dalam perusahaan pada saat melakukan pembelian suatu produk (procurement atau purchasing) untuk pengembangan usaha atau memulai suatu proyek baru dimana anggaran (budget) yang tersedia sangat terbatas, namun apabila tidak melakukan pembelian terhadap produk yang dibutuhkan, maka peluang pasar akan hilang atau pelanggan tidak lagi menaruh harapan yang tinggi terhadap perusahaan, karena selama ini pelanggan telah merasa puas atas pelayanan yang diberikan.

Training Total Quality Management ( TQM )

Total-Quality-Management

Training Total Quality Management (TQM)  salah satu tujuannya memahami kebutuhan pelanggan yang selalu berkembang, serta menggunakan pengetahuan tersebut untuk diterjemahkan ke dalam produk-produk dan pendekatan bisnis baru, dan hal – hal lainnya terkait Total Quality Management (TQM). Deskripsi Manajemen Mutu Terpadu-MMT (Total Quality Management-TQM) dapat diartikan sebagai perpaduan semua fungsi dari organisasi ke dalam falsafah holistik yang dibangun berdasarkan konsep kualitas, teamwork, produktivitass, dan pengertian serta kepuasan pelanggan (Ishikawa dalam Pawitra, 1993: 135). (TQM) Menurut Juran dan Ishikawa, MMT adalah upaya organisasi menilai kembali cara-cara, kebiasaan, praktik, dan aktivitas yang ada dan kemudian secara inovatif memfungsikan seluruh sumber dayanya kedalam proses lintas fungsi yang mengabdi pada kepentingan klien, sehingga organisasi mampu mencapai visi  dan misinya. (TQM) Dr. Joseph M. Juran adalah salah seorang guru dalam manajemen kualitas memberikan definisi tentang manajemen kualitas sebagai suatu kumpulan aktivitas yang berkaitan dengan kualitas tertentu yang memiliki karakteristik: Kualitas menjadi bagian dari setiap agenda manajemen atas. (TQM) Sasaran kualitas dimasukkan dalam rencana bisnis. (TQM) Jangkauan sasaran diturunkan dari benchmarking: fokus adalah pada pelanggan dan pada kesesuaian kompetisi; disana adalah sasaran untuk peningkatan kualitas tahunan. (TQM) Sasaran disebarkan ke tingkat yang mengambil tindakan. (TQM) Pelatihan dilaksanakan pada semua tingkat. (TQM) Pengukuran ditetapkan seluruhnya. (TQM) Manajer atas secara teratur meninjau kembali kemajuan dibandingkan dengan sasaran. (TQM) Penghargaan diberikan untuk performansi terbaik. Sistem imbalan (reward system) diperbaiki. (TQM) Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Total Quality Management (TQM) ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta mampu merubah institusi yang mengoperasikannya menjadi sebuah tim yang ikhlas, tanpa konflik dan kompetisi internal, untuk meraih sebuah tujuan tunggal, yaitu memuaskan pelanggan.(TQM) Peserta memahami kebutuhan pelanggan yang selalu berkembang, serta menggunakan pengetahuan tersebut untuk diterjemahkan ke dalam produk-produk dan pendekatan bisnis baru.(TQM) Selama 2 hari Pelatihan ini akan mengupas secara tuntas TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) , Peserta di harapkan mampu memahami dan menerapkannya di dalam perusahaan Target Peserta Pelatihan Total Quality Management (TQM) ini ditujukan untuk para: Supervisor and Manager Level in Operations & Production, Quality, Purchasing/Procurement, Supply Chain, Sales & Marketing, and Customer Services.(TQM) Outline Materi Materi Training Total Quality Management (TQM) yang akan dibahas adalah : DAY1 : Session 1 Pengertian Dasar dari Qualitas Definisi Manajemen Kualitas Faktor Pendukung Kepuasan Pelanggan  Session 2 Dimensi Mutu Produk Dimensi Emosional Jenis Pelanggan Session 3 ALAT ALAT TQM Benchmark Busines Balanced Socrecard Session 4 Six Sigma International Standard Organisation (TQM) DAY 2 : Session 5 PENUSUNAN KONTRAK BISNIS Pengukuran Performace Kualitas (TQM) 7 Sumber Pemborosan (TQM) Session 6 Konsep dan Applikasi Total Quality Marketing (TQM) Konsep & Applikasi Total Quality Human Resources Management(TQHRM) Konsep & Applikasi Total Quality Accounting (TQM) Session 7 CASE STUDY (TQM) SHARING & DISCUSSION (TQM) Facilitator Norlen Pasaribu SE., SH., M.Si., M.Kn Sr. Vice President & COO in PT. Cigading International Bulk Terminal Strong combination between Academic Achievement & 24 years working experiences in Foreign Companies and Multi national Company, such as PT. Freeport Indonesia, PHILIPS, TNT, KPC, ESSAR Group, & PT. CIBT in various business lines such as: Mining, Manufacturing & Services Industry His Career starting from Clerck, Supervisor, Manager, Senior Manager, GM, and currently as SVP & COO. Courses and Certified in: Coaching & Counseling for Executive, Leadership & Enterpreneurship, TOT, TQM, Six Sigma, Lean Management, ISO 9001, ISO 14000, OHSAS 18001, Production & Operations Management, Export Import, Strategic Supply Chain Management, Logistics Management, Procurement Management, Materials Management,  Human Resources Management, Legal Drafting, Business Law, Tax Law, Effective Written Communication, Warehouse Management, Marketing Management, Safety and Supervisory Management etc. BOOK WRITER: FIND YOUR DIAMOND; it is a Personal development series PUBLISHED By UFUK Printing AWARD: “The Inspiring Leadership Award and as The Best An Inspiring Entrepreneur of the Year 2012 “ from Menteri Perindustrian RI, – Mr. Mohamad S. Hidayat.,M.Si Those above competency as Practitioner for 24 years leads him become As International Trainer & Counsultant in  Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand, India, Phillipina, Hongkong, & Australia.

Training Logistics Management

Deskripsi Pengelolaan logistik atau yang dikenal dengan sebutan siklus logistik yang terdiri dari perencanaan kebutuhan dan penganggaran; pengadaan; penggunaan; pemanfaatan; pengamanan dan pemeliharaan; penilaian; penghapusan; pemindahtanganan; penatausahaan; pembinaan, pengawasan dan pengendalian merupakan rangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan secara berkesinambungan dengan tujuan agar dukungan logistik dapat berjalan efektif dan efisien. Agar pelaksanaan pengelolaan logistik dapat diselenggarakan secara profesional, transparan, dan akuntabel di lingkungan Perusahaan atau Industri di Indonesia maka diperlukan penerapan manajemen logistik oleh seluruh Manajemen pengemban tugas fungsi. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Logistics Management ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Agar mampu menyediakan logistik yang siap pakai (ready for use) ke unit-unit kerja maupun personel sehingga menjamin kelangsungan aktivitas maupun tugas setiap unit kerja maupun personel dalam suatu organisasi melalui penyelenggaraan pengelolaan gudang dan distribusi secara optimal. Agar mampu menjaga dan mempertahankan kondisi teknis, daya guna dan daya hasil logistik, baik secara preventif maupun represif secara optimal guna mendukung optimalisasi fungsional maupun umur barang. Agar mampu melakukan pengakhiran fungsi logistik dengan pertimbangan-pertimbangan dan argumentasi-argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung kelancaran pelaksanaan aktivitas maupun tugas, serta mencegah tindakan pemborosan. Agar mampu mencegah dan mengambil tindakan antisipatif terhadap berbagai penyimpangan dalam setiap kegiatan pengelolaan maupun penggunaan logistik sehingga selain dapat menekan pengeluaran biaya, baik berkaitan dengan finansial, tenaga, waktu, material, maupun pikiran, juga mendukung kelancaran pelaksanaan aktivitas dan tugas dalam organisasi. Agar mampu menyediakan pedoman kerja bagi setiap unit kerja maupun personel sehingga setiap unit kerja maupun personel dapat menjalankan aktivitas maupun tugasnya secara optimal. Agar mampu membangun budaya penggunaan logistik secara bertanggung jawab oleh para pegawai di lingkungan organisasi sehingga dapat dicegah dan dihindarkan tindakan penyimpangan maupun pemborosan. Selama 2 hari Pelatihan ini akan mengupas secara tuntas LOGISTICS MANAGEMENT, Peserta di harapkan mampu memahami dan menerapkannya di dalam perusahaan Sasaran Pelatihan Training Logistics Management ini ditujukan untuk para: Supervisor and Manager Level in Logistics, Warehouse, Operations & Production, Purchasing/Procurement, Materials Management, Maintenance dept. Target Peserta Training Logistics Management ini ditujukan untuk para: Supervisor and Manager Level in Logistics, Warehouse, Operations & Production, Purchasing/Procurement, Materials Management, Maintenance dept. Outline Materi Materi Training Logistics Management yang akan dibahas adalah : DAY1 (ONE) : ( Session 1) 8.00 -10.00 a.m Apa itu Logistics Logistics Strategy TQM in Logistics COFFEE BREAK 10.00 – 10.30 a.m  ( Session 2 ) 10.30.00 – 12.00 a.m Authority Table Inventory Goal & Objectives LUNCH TIME 13.00 – 13.00 p.m PLANNING & CONTROLLING ( Session 3 ) 13.00 – 14.30 p.m Direct Charge Monitoring Min Max Stock Replenishment Stock Checking & Verification COFFEE BREAK 14.30 – 15.00 p.m PROCUREMENT (Session 4), 15.00-17.00 p.m Materials Received and Distribution P/O Process Authority Table of Bid Committee DAY 2 (Two) : WAREHOUSE,(Session 5) 8.00 – 10.00 a.m Domestics & Overseas Sea freight Delivery Process Domestics & Overseas air freight Delivery Process Local delivery Process Materials receiving Process COFFEE BREAK 10.00 – 10.30 a.m Claim Process Storage Input Materials Process Storage Issuing Materials Process Projects Materials Receiving Process LUNCH TIME 12.00 – 13.00 p.m CASE STUDY ( Session 7) 13.30 – 15.00 p.m COFFEE BREAK 15.00 – 15.30 p.m SHARING & DISCUSSION 15.30 – 16.30 Closing & Photo 16.30 – 17.00 p.m Facilitator Norlen Pasaribu SE., SH., M.Si., M.Kn Sr. Vice President & COO in PT. Cigading International Bulk Terminal Strong combination between Academic Achievement & 24 years working experiences in Foreign Companies and Multi national Company, such as PT. Freeport Indonesia, PHILIPS, TNT, KPC, ESSAR Group, & PT. CIBT in various business lines such as: Mining, Manufacturing & Services Industry His Career starting from Clerck, Supervisor, Manager, Senior Manager, GM, and currently as SVP & COO. Courses and Certified in: Coaching & Counseling for Executive, Leadership & Enterpreneurship, TOT, TQM, Six Sigma, Lean Management, ISO 9001, ISO 14000, OHSAS 18001, Production & Operations Management, Export Import, Strategic Supply Chain Management, Logistics Management, Procurement Management, Materials Management,  Human Resources Management, Legal Drafting, Business Law, Tax Law, Effective Written Communication, Warehouse Management, Marketing Management, Safety and Supervisory Management etc. BOOK WRITER: FIND YOUR DIAMOND; it is a Personal development series PUBLISHED By UFUK Printing AWARD: “The Inspiring Leadership Award and as The Best An Inspiring Entrepreneur of the Year 2012 “ from Menteri Perindustrian RI, – Mr. Mohamad S. Hidayat.,M.Si Those above competency as Practitioner for 24 years leads him become As International Trainer & Counsultant in  Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand, India, Phillipina, Hongkong, & Australia, for Subjects / Topics of: LEADERSHIP SKILL & CREATIVE PROBLEM SOLVING OPERATIONS & PRODUCTION MANAGEMENT STRATEGY & PROCUREMENT MANAGEMENT BUSINESS CONTRACT DRAFTING & REVIEWING STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMENT SUCCESSFUL BUSINESS WRITING TOTAL QUALITY MANAGEMENT EXPORT IMPORT PROCEDURES LEADERSHIP & ENTERPRENEURSHIP EFFECTIVE TRAINING & DEVELOPMENT EFFECTIVE RECRUITMENT & SELECTION EFFECTIVE PRESENTATION & COMMUNICATION SKILL STOCKPILE MANAGEMENT STRATEGIC MANAGEMENT TRAINING OF TRAINER PERFORMANCE MANAGEMENT COACHING & COUNSELING FOR MANAGER LOGISTICS MANAGEMENT BUSINESS, & TAX LAW KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA (K3)