Finance Training

Online Training : Key Account Management (KAM)

Pendahuluan Meningkatkan kemampuan customer relationship management melalui pemetaan karakteristik key account yang dimiliki, melindungi & mengembangkan bisnis, dengan mengembangkan prinsip partnership untuk memenuhi kebutuhan & keinginan key account sehingga mampu menciptakan sinergi yang saling menguntungkan. Outline  Apa itu Key Account Management Peserta pelatihan diberikan pemahaman tentang: pengertian, pemahaman dan kegunaan dari KAM. Mendefinisikan Key Account Management Memberikan pemahaman kepada peserta pelatihan terhadap Objective (tujuan, sasaran) dari KAM dan pengelolaannya sebagai ujung tombak dari database penjualan. Memahami Client Mengklasifikasikan Client berdasarkan : Premier, Gold dan Silver Metode VOC (Voice of Customer) untuk mendapatkan pemahaman terhadap keinginan Customer yang update Memahami Client kenapa membeli sesuai dengan FAB (Feature, Advantage, Benefit) atau FAM (Fakta, Arti, Manfaat) Menganalisa bagaimana posisi Bisnis kita dengan mengunakan SWOT analisis: Pengertian analisis SWOT sebagai salah satu alat bantu di dalam pembuatan bisnis plan di dalam perusahaan. Analisa posisi bisnis berdasarkan posisi kuadran dalam SWOT 4 posisi kuadran (Progresif, Diversifikasi Strategi, Ubah Strategi, dan Strategi Bertahan) dalam SWOT dan bagaimana strategi ke depannya. Mengembangkan rencana memperoleh Client baru Pemilihan Client baru dengan memperhatikan posisi bisnis kita berada di kuadran SWOT yang mana. Hubungan antara faktor internal dan eksternal perusahaan. Lingkungan internal: berupa kondisi yang terdapat di dalam perusahaan & beberapa faktor yang mempengaruhinya. Lingkungan eksternal: berupa kondisi eksternal di perusahaan yang memiliki peran penting dalam kemajuan dan kehidupan perusahaan di masa yang akan datang. Penyesuaian antara kemampuan internal perusahaan (perusahaan berada di kuadran SWOT yang mana) dengan kemampuan eksternal (Client / Konsumen) Customer Relationship Management Berdasarkan klasifikasi Client Premier, Gold dan Silver. Beda Klasifikasi beda cara pendekatan dan relationship-nya. Membuat profile dari setiap Client, untuk Customer profile perusahaan dan individu. Mengelola Fokus Team dan menjaga komunikasi yang baik Metode pengelolaan client berdasarkan major account atau rolling team account. Mempertahankan client lama dengan menjaga hubungan komunikasi yang baik. Membuat daftar visit client untuk menjaga hubungan baik dan mencari  tahu kebutuhan lanjutan dari client. Diskusi kelompok: Pembuatan action plan untuk Key Account Management Klasifikasi klien Premier, Gold and Silver VOC (Voice of Customer) untuk mendapatka update dari keinginan Customer. Pengembangan rencana mendapatkan customer baru yang disesuaikan dengan posisi bisnis pada kuadran SWOT analisis

Online Training : Financial Planning for Profesional

Pendahuluan It is not how much you earn, but how well you plan it… Tidak tergantung berapa besar penghasilan anda, akan tetapi seberapa baik anda mengelola dan merencanakannya. Perencanaan keuangan, menjadi trending topic saat ini, seiring dengan kemajuan jaman dan teknologi. Ke depan, tantangan dan persaingan hidup akan semakin sulit dan kejam. Hanya orang-orang yang mampu mengantisipasi masa depan yang akan tetap survive dan menjadi pemenang. Pertanyaannya adalah, apakah anda sudah siap menghadapi masa depan? Dengan workshop singkat ini, kita coba bangun pemahaman akan pentingnya financial planning bagi diri sendiri maupun keluarga, dan tentu, mampu membuat perencanaan keuangan melalui latihan dan simulasi yang dilakukan dalam workshop yang sangat menarik ini. Dalam workshop ini, akan diulas tuntas trik/tips berikut ini: Taktik efektif menyiapkan dana darurat Bijak berinvestasi dan mempersiapkan masa depan yang uncertainty. Bagaimana mengelola arus kas sehingga optimal. Dengan workshop ini, anda diharapkan bisa: Membuat Perencanaan Keuangan pribadi dan keluarga. Menyiapkan dana darurat, dana kesehatan, dana pensiun. Bijak berinvestasi dan mengelola keuangan, saat ini dan masa datang. Silabus Workshop: 6 Steps in Financial Planning Risk Profile Need vs Want Emergency Fund Pension Fund Insurance Health Cash Flow and Balance Sheet Financial Check Up Setting your Financial Goals Financial Freedom Metode Workshop: Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video. Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh-contoh kasus yang nyata/realistis (pernah dialami), dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani,. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable – sehingga mampu menularkan motivasi dan adrenalin untuk berbenah diri dalam financial planning, sehingga menjadi probadi yang solid, kokoh dan gigih demi meraih sukses masa depan.

Online Training : Tips & Triks Membaca Laporan Keuangan For Non Finance Executive

Pendahuluan Para eksekutif non keuangan sering berkepentingan dengan laporan keuangan, namun  seringkali merasa sulit dengan bahasa keuangan. Sementara semakin tinggi posisi seorang eksekutif seringkali terpaksa harus bertemu dengan laporan keuangan. Dalam training ini akan dijelaskan tips & triks membaca laporan keuangan secara menyeluruh tapi mudah, dengan menjelaskan secara detail tentang : Pelaporan keuangan, Laporan rugi/laba, neraca, dan arus kas. Durasi training Durasi training 2,5 jam 9:30 – 12: 00 wib atau 13:00 – 15: 30 wib Materi Tips membaca dan menganalisa Neraca Apa saja yang terdapat dalam laporan Arus Kas…? Analisa arus kas operasional Analisa arus kas investasi Analisa arus kas pendanaan Anatomi dari laporan rugi / laba Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam anatomi laporan rugi / laba Membandingkan laporan rugi / laba dengan perusahaan sejenis Diskusi dan kasus. Facilitator Natar Adri Natar Adri berpengalaman di bidang Corporate Planning, Finance, Accounting, serta Office & Warehouse Management  sejak karir pertamanya selama 8 tahun di Djajanti Group dengan posisi terakhir sebagai Accounting Manager, keterlibatan Adri juga sebagai Financial Restrukturing saat Djajanti Group masuk ke dalam BPPN, kemudian melanjutkan karirnya di perbankan selama 2 tahun di HSBC sebagai Business Banking Officer Corporate Specialist. Adri juga terlibat sebagai Financial Specialist dalam pembuatan Master Plan dan Bisnis Plan untuk  BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang), serta menguasai model implementasi 5S System dan Production Management.  Karier Adri sebagai seorang profesional terakhir sebagai Finance Manager & Support System di sebuah perusahaan manufaktur (maintenance valve). Adri memperoleh pasca sarjananya di bidang Manajemen dari Universitas Gadjah Mada. Beliau pernah turut serta mengembangkan sumber daya manusia dan membangun Departement Marketing Support & Training di Prudential BancBali. Natar Adri juga ikut membuat Master Plan & Business Plan, serta melakukan project promosi pariwisata untuk kawasan Sabang. Sebagai seorang konsultan, ia telah terlibat dalam berbagai proyek pengembangan keahlian SDM, antara lain pada topik-topik Accounting & Business Banking, Handling Customer & Complaints, Office & Filing Management, serta Financial Management  & Retirement Planning. Adri juga menulis buku dengan judul ”Solusi Cerdas Mengatasi Hutang dan Kredit” , “Investasi Mudah dan Murah” dan “80 Bisnis Sampingan Modal < 5Juta”

Online Training: Building & Assets Management

Pendahuluan : Building Management atau pengelolaan gedung adalah suatu kegiatan yang tidak mudah, karena si pengelola harus memiliki multi-talenta, multi-skills & knowledge (di luar disiplin ilmu maupun pengalaman yang dimiliki). Artinya banyak dimensi yang harus dipelajari dan dikuasai, sehubungan dengan begitu kompleksnya permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, semua jajaran pada organisasi pengelola gedung wajib memiliki keinginan keras untuk mempelajari hal-hal baru yang berkaitan dengan berbagai aspek (antara lain: pengelolaan, pemeliharaan, perawatan, pelayanan dll) baik secara fisik dan teknis bangunan maupun hal-hal yang berkaitan dengan pengguna atau penghuni gedung yang dikelolanya. Sedangkan Assets Management atau pengelolaan Harta tetap (Fixed Assets) selama ini dirangkap oleh bagian Akunting, karena berkaitan erat dengan pembebanan biaya penyusutannya. Namun, belakangan ini beberapa perusahaan menunjuk seksi atau bagian khusus yang bertugasw mengelola harta tetap, karena sadar bahwa harta tetap tersebut harus didaya gunakan secara maksimal agar lebih berhasil guna efektif dan efisien. Seksi atau bagian pengelolaan Assets ini, berada dibawah Deparement Keuangan dan Akunting, akan tetapi biasanya “Pelaksanaan Assets Management” dilapangan ada sebahagian yang berada di bawah Building Management atau bagian umum (General Affair) yang juga mengelola gedung. Hal ini hanyalah posisi di dalam organisasi perusahaan saja, namun demikian secara operasional harus ditangani oleh staff atau personal yang tahu persis bagaimana kiat-kiat dan cara-cara yang baik mengelola Harta Tetap (Assets Management) tersebut. Bertolak dari kebuuhan tersebut, kami menawarkan suatu program terpadu dari dua kebutuhan keahlian, yaitu Building dan Assets Management Pelatihan ini akan membekali staff atau penyelia bahkan para manager yang bertanggung jawab di salah satu atau kedua bidang tersebut menjadi lebih trampil dan luas pengetahuannya, sehingga tidak mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Metode Pelatihan : Pemaparan atau presentasi yang dibawakan oleh narasumber. Diskusi kelompok untuk pembuatan action plan Studi kasus Tujuan Pelatihan : Memiliki ketrampilan teknis bagaimana mengelola gedung & assets dengan baik dan profesional. Menambah wawasan dan pengetahuan bagaimana cara menyelesaikan masalah yang biasa timbul dalam mengelola gedung. Memiliki kemampuan manajemen yang baik dalam menangani komplain atau keberatan-keberatan dari pemakai Mengerti seluk-beluk dan tugas-tugas serta ruang lingkup yang dijalankan oleh pengelola fixed assets Outline : Pengelolaan gedung dan fasilitas: Sarana dan Prasarana Penunjang. Manajemen pemeliharaan fisik bangunan gedung & sarana prasarana penunjang. Keselamatan dan keamanan bangunan gedung Pencegahan & penanggulangan bahaya kebakaran dan darurat lainnya. Alat-alat dan perlengkapan untuk pencegahan dan pemadaman kebakaran Pencegahan & penanggulangan kondisi darurat lainnya (ancaman bom, gempa bumi, huru-hara, banjir, angin topan) Pemeliharaan dan perbaikan bangunan gedung. Manajemen penerapan 5-S (5-R) untuk pemeliharaan bangunan gedung Penjadwalan perencanaan pemeliharaan & perbaikan bangunan gedung (action/work plan) Pengetesan kekuatan strukur beton dan baja Menangani masalah “Korosi” penanggulangan pada bangunan gedung Pemeliharaan dan perawatan sarana & prasarana yang ada pada bangunan gedung Pemeliharaan & perawatan lantai; dinding dan atap Pemeliharaan  & perawatan alat-alat pemadam kebakaran, CCTV, penangkal petir, lampu-lampu, AC Pemeliharaan & perawatan pompa-pompa dan pipa-pipa (pumps & plumbing system) Pemeliharaan & perawatan lift & Escalator dan tangga darurat Pengelolaan housekeeping; cleaning service, pest conttrol dan keamanan & ketertiban gedung Mengelola housekeeping & cleaning service Menangani pest control & penanggulangan hama pada gedung perkantoran Pengelolaan dan penanganan keamanan dan ketertiban gedung Pengelolaan engineering & manajemen perparkiran di gedung perkantoran Tambahan mengelola engineering pada gedung perkantoran Menangani masalah perparkiran Uraian tentang fixed assets management Sekilas mengenai definisi dan pengertian assets management (AM) Apa yang dinamakan management assets……….? Lifecycle yang diberlakukan di AM………………….? Uraian tentang fungsi-fungsi Lifecycle dalam AM….? Keuntungan yang diperoleh jika menerapkan AM….? Analisa tugas dan pekerjaan bagi pengelola AM…….? Struktur organisasi (contoh) di dalam AM…………….? Assets Management Kode-kode marking dalam AM Unsur-unsur pengendalian internal pada AM Contoh-contoh dokumen yang diperlukan oleh AM Jaringan Sub-system dalam AM Analisa penggantian (replacement) dalam AM Audit (pemeriksaan) Fixed Assets Tambahan: Kiat-kiat service excelent Kompetensi yang harus dimiliki oleh karyawan pengelola gedung dan asset Kiat-kiat menangani orang sulit Facilitator

Financial Report Mastery Training

Melalui online training ini, anda akan mendapatkan pengetahuan tentang konsep fundamental dalam laporan keuangan dan cara menganalisisnya untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Semua departemen dalam organisasi harus memiliki pengetahuan tentang akuntansi untuk memfasilitasi perusahaan untuk berkembang. Dalam training ini akan mempelajari cara pembuatan laporan keuangan sederhana dan analisa laporan keuangan Deskripsi Pentingnya pemahaman akan laporan keuangan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan memahami laporan keuangan, maka analisa terhadap kondisi keuangan dapat dilakukan, sehingga membantu dalam menentukan strategi selanjutnya. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya akuntansi bagi para pemula dalam dunia bisnis dan keuangan. Dengan membangun pondasi yang kuat dalam akuntansi, peserta akan mampu mengelola keuangan secara efisien, membuat keputusan yang tepat berdasarkan informasi keuangan yang akurat, serta mengantisipasi risiko dan peluang bisnis dengan lebih baik. Dalam seminar ini, peserta akan belajar tentang konsep dasar akuntansi, termasuk pembuatan laporan keuangan, pencatatan transaksi, dan pengelolaan kas. Mereka juga akan dipandu untuk memahami pentingnya analisis rasio keuangan dalam mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan. Dengan menghadiri seminar ini, peserta akan mendapatkan wawasan yang berharga dan keterampilan praktis yang dapat membantu mereka membangun pondasi yang kuat dalam akuntansi, sehingga siap menghadapi tantangan dalam dunia bisnis dengan lebih percaya diri dan efektif. Training ini dapat membantu peserta dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja dan kontribusi mereka terhadap perusahaan. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang konsep dasar akuntansi kepada para peserta Mengidentifikasi transaksi dan membuat laporan keuangan Mengelola kas dengan lebih baik dengan menyediakan pengetahuan yang praktis dan dapat diterapkan langsung dalam pekerjaan sehari-hari. Menganalisa laporan keuangan dalam rangka mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan sehingga dapat membuat keputusan yang tepat. Memahami konsep nilai dari uang yang berguna dalam pengambilan Keputusan Metode Pelatihan Training “Pentingnya Akuntansi: Membangun Pondasi yang Kuat” dilaksanakan dengan metode: Presentasi Tanya jawab Studi Kasus Diskusi kelompok dan presentasi Outline Pelatihan Materi yang akan dibahas dalam training ini adalah: Day 1: 9:00 – 12.00: Pemahaman konsep dan pelaporan laporan keuangan Penjelasan konsep akuntansi dan penerapannya Penjelasan siklus pelaporan dalam laporan keuangan yang terdiri dari identifikasi transaksi, penyesuaian sampai dengan pelaporan Pembuatan laporan keuangan : studi kasus 13.00 – 15.00: Metode akuntansi dan analisa laporan keuangan Penjelasan metode pencatatan akuntansi untuk akun-akun penting dalam laporan keuangan Konsep nilai dari uang yang terdiri dari present value dan future value serta pegunaannya dalam pengambilan Keputusan : studi kasus Analisa laporan keuangan yang terdiri dari common size dan analisa rasio penting dalam laporan keuangan : studi kasus Facilitator : Yovita Ariani, S.E., M.Ak Fasilitator memiliki pengalaman 18 tahun dalam bidang assurance yang mengawali karir nya di bidang eksternal audit di salah satu Kantor Akuntan Publik Big 4. Fasilitator memiliki pengalaman dalam melakukan audit di berbagai perusahaan baik nasional maupun internasional. Fasilitator juga memiliki pengalaman dalam bidang governance yang membantu dalam penentuan kebijakan dalam alur proses bisnis perusahaan dengan mempertimbangkan pengendalian internal, efektivitas dan efisiensi proses bisnis. Di sisi lain, Fasilitator juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan dengan menjadi dosen Akuntansi di salah satu perguruan tinggi di Indonesia.

Optimalisasi Kinerja Perusahaan melalui Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal

Melalui online training ini, anda akan mendapatkan pengetahuan terkait identifikasi resiko dan pengendalian internal yang dibutuhkan untuk meminimalisasi dampak resiko sehingga mengoptimalkan kinerja perusahaan dan mencapai keunggulan kompetitif. Dengan memahami risiko yang terlibat dalam berbagai keputusan bisnis,anda akan dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan terinformasi. Deskripsi Pondasi yang kuat dalam manajemen risiko dan pengendalian internal diperlukan sehingga perusahaan dapat menciptakan keunggulan kompetitif jangka panjang yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya manajemen risiko dan pengendalian internal dalam upaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Dengan mengintegrasikan praktik-praktik terbaik dalam manajemen risiko dan pengendalian internal, perusahaan dapat mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko dengan lebih efektif, sehingga meningkatkan kemampuannya untuk mencapai tujuan bisnisnya. Dalam seminar ini, peserta akan diperkenalkan pada konsep dasar manajemen risiko dan pengendalian internal, serta strategi-strategi terbaru dalam mengoptimalkan kinerja perusahaan melalui pendekatan yang terpadu. Mereka akan belajar bagaimana mengembangkan sistem pengendalian internal yang kuat untuk melindungi aset perusahaan dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan menghadiri seminar ini, peserta akan memperoleh wawasan yang mendalam tentang bagaimana manajemen risiko dan pengendalian internal dapat menjadi katalisator untuk pertumbuhan dan keberhasilan perusahaan. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Mengidentifikasi resiko bisnis sehingga dapat meminimalkan dampaknya Mengidentifikasi dan membentuk pengendalian internal untuk mengatasi dampak resiko secara efektif dan efisien Evaluasi terkait efektivitas pengendalian internal yang dibentuk Formalisasi dan sosialisasi pengendalian internal Metode Pelatihan Training “Optimalisasi Kinerja Perusahaan melalui Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal” dilaksanakan dengan metode: Presentasi Tanya jawab Studi Kasus Diskusi kelompok dan presentasi Outline Pelatihan Materi yang akan dibahas dalam training ini adalah: Day 1: 9:00 – 12.00: Pemahaman resiko dan dampaknya terhadap perusahaan Penjelasan bisnis proses dan lingkungan bisnis Tanggungjawab terhadap laporan keuangan Identifikasi dan kategorisasi resiko berdasarkan jenisnya ditinjau dari sisi audit Penilaian resiko melalui proses analitis, data historis, proses bisnis serta jenis industri: studi kasus 13.00 – 15.00: Identifikasi pengendalian internal dan formalisasi Penjelasan mengenai kerangka pengendalian internal Pemahaman dan identifikasi pengendalian internal: studi kasus Efektivitas dan efisiensi pengendalian internal Formalisasi pengendalian internal: studi kasus Facilitator : Yovita Ariani, S.E., M.Ak Fasilitator memiliki pengalaman 18 tahun dalam bidang assurance yang mengawali karir nya di bidang eksternal audit di salah satu Kantor Akuntan Publik Big 4. Fasilitator memiliki pengalaman dalam melakukan audit di berbagai perusahaan baik nasional maupun internasional. Fasilitator juga memiliki pengalaman dalam bidang governance yang membantu dalam penentuan kebijakan dalam alur proses bisnis perusahaan dengan mempertimbangkan pengendalian internal, efektivitas dan efisiensi proses bisnis. Di sisi lain, Fasilitator juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan dengan menjadi dosen Akuntansi di salah satu perguruan tinggi di Indonesia.

Online Training : Cashflow & Treasury Management Training

Deskripsi Pelatihan Cashflow & Treasury Management ini akan memberikan pemahaman, wawasan yang berkaitan dengan manajemen perbendaharaan (treasury management), manajemen kas (cash management). Dengan memiliki pemahaman ini, resiko mengelola cashflow treasury akan dapat dikurangi seoptimal mungkin. Keberhasilan mengelola cashflow treasury management sangat ditentukan oleh kecakapan para manager, staff yang terkait dengan proses,aktivitas finance, marketing, HR operation, accounting serta budgeting. Training Cashflow & Treasury Management ini penting untuk dapat mengelola departemen, mempersiapkan untuk keputusan terkait dengan Keputusan proyek, operasional lainnya dimana pemahaman cash flow treasury management sangat diperlukan dalam kehidupan perusahaan secara individu maupun perusahaan. Sasaran Pelatihan Melalui training Cashflow & treasury management ini diharapkan peserta akan mampu: Mengoptimalkan kemampuan para peserta untuk dapat mengelola sumber dana perusahaan. Mengingatkan peserta aksioma untuk mengelola pengeluaran, penerimaan kas. Meningkatkan kemampuan dalam menganalisa arus kas, mendeteksi permasalahan yang ada. Menguasai teknik aplikatif dalam menyusun perencanaan, pengendalian arus kas. Menguasai teknik pencegahan kerugian akibat transaksi kas dalam mata uang asing Mengelola titik optimum kas agar tidak kelebihan, kekurangan dari kebutuhan kas Target Peserta Peserta dalam pelatihan Cashflow & treasury management ini diharapkan adalah Staff senior dan manajer di bidang accounting, finance, treasury, audit, risk management dan professional yang ingin meningkatkan keahlian dalam konsep dan aplikasi cash flow dan treasury management. Outline Materi Memahami konsep cash, instrument liquidity, fund flow. Memahami Fungsi, Tugas, Kontribusi Cash and Treasury Management, Role Treasury and Cash Management, Profitabilitas vs. Liquiditas vs Leverage, Cash Flow Cycle dan Cash Flow Driver. Analisa dan Pengendalian Arus Kas; Analisa Arus Kas dengan Analisa Rasio, Cash Flow From Operation Analysis, Menginterpretasi Hasil Analisa Arus Kas, Threshold Controls and Analysis, Pengendalian Arus Kas dengan Report Menyusun Perencanaan Arus Kas; Memahami Siklus dan Karakteristik Arus Kas, Detail Tahapan Perencanaan Cash Flow, Template Perencanaan Cash Flow, Periodic Rolling Forecast, Short term planning. Cash and Liquidity Management; Penyusunan penaksiran kas (cash forecast) dan anggaran kas (cash budget), Teknik manajemen kas: strategi instrument investasi jangka pendek (deposito, saham, reksadana, dll). Teknik manajemen kas: strategi instrument investasi jangka panjang (deposito, saham, reksa dana, property, emas, dll). Strategic Cash Management Mencegah Kecurangan Kas; Metovasi/penyebab kecurangan kas, Mendeteksi Skimming, Cash Larceny, Billing Scheme & Expense Reimbursement Scheme, Teknik Pencegahan Kecurangan Cash Investasi, Financing, and Borrowing; Debt Capacity, Investing Excess Cash, Borrowing For Cash Shortfalls, Financing Managing Treasury Department; Internal Controls, Centralize or Decentralize Treasury, Bank Relations, Performance Measurement, Treasury System. Facilitator Agus Rudi Indra Laksmana

Online Training : Due Diligent

Pada saat seorang investor akan mengambil alih suatu perusahaan tentunya berkepentingan mengetahui dapurnya perusahaan agar jangan sampai ibarat beli kucing dalam karung, harus diketahui apa ada permasalahan pajak, keuangan, karyawan atau bahkan punya permasalahan hukum atau sedang bersengketa dengan pihak lain. Untuk tidak mengecewakan dikemudian hari harusnya semua isi dapur dari perusahaan harus diketahui dan dianalisa dampaknya di kemudian hari, misalnya ternyata karyawannya sudah menjelang pensiun semua dengan etos kerja yang sudah loyo dan malas, tentunya ini juga harus menjadi bahan pertimbangan untuk menghitung berapa uang pesangon yang harus dibayar kalau akan di PHK, atau barangkali perusahaan sedang dituntut oleh pihak lain yang berpotensi dikalahkan dengan tuntutan yang sangat besar, atau mungkin punya tunggakan pajak yang tidak dibayar sehingga harus membayar bunga keterlambatan 2% per bulan atau bagaimana kalau legal dokumennya palsu atau menyalahi aturan? Inilah pentingnya due diligent supaya tidak menyesal nantinya. Sasaran Pelatihan Peserta memahami tentang due diligent. Peserta dapat mengetahui siapa saja yang harus terlibat dalam due diligent Peserta dapat memahami prosedur due diligent. Peserta dapat memahami bagaimana menyikapi bila ada temuan atau kewajiban yang belum diselesaikan. Outline Materi Apa itu due diligent dan mengapa diperlukan? Siapa saja yang terlibat dalam proses due diligent. Bagaimana prosedur melakukan due diligent. Hal-hal apa saja yang harus dilihat dalam due diligent. Bagaimana menyikapi bila ada temuan yang nantinya akan berpengaruh terhadap masa depan perusahaan. Metode Pelatihan Pelatihan ini disampaikan dengan penggunaan metode pemaparan, Diskusi, tanya jawab, dan studi kasus. Facilitator

Manajemen Aset (Asset Management)

PENDAHULUAN: Aset adalah barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan perusahaan. Manajemen asset berfungsi untuk informasi perjalanan asset secara keseluruhan, memuat berapa banyak aset, pemanfaatan, kondisi dan pemeliharaan serta lokasi penyimpanan.Hal ini juga berfungsi untuk mencegah dari hilangnya asset, dan depresiasi. Banyak perusahaan masih menganggap Manajemen Aset secara fisik hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset, serta pencatatan oleh bagian accounting. Anggapan yang kurang tepat lainnya adalah bahwa pengelolaan fisik aset sepenuhnya sudah diserahkan kepada Bagian umum , padahal baik daftar aset maupun pengelolaan aset fisik hanyalah bagian kecil dari Physical Asset Management. TUJUAN: Memberikan pemahaman tentang teori dan konsep dalam manajemen aset Memberikan kemampuan didalam mengelola aset sehingga memberikan dukungan kepada kinerja organisasi secara optimal   TOPIK  PELATIHAN: Modul 1: Konsep Dasar Manajemen Aset Defining corporate asset management. (untuk mengoptimalkan nilai dari aset yang dimiliki oleh perusahaan) Pengertian & Istilah Dalam Manajemen Aset Tujuan dilakukannya Manajemen Aset Tahapan Manajemen Aset Dalam Organisasi Perusahaan   Modul 2: Prinsip & Isu Penting Manajemen Aset Pentingnya Melakukan Aset Manajemen Siklus Alur Manajemen Aset: Mulai dari perencanaan kebutuhan aset, pengadaan aset, inventarisasi aset, legal audit aset, penilaian aset, pengoperasian dan pemeliharaan aset, penghapusan dan pengalihan aset, pembaruan aset Maintenance work management process: equipment performance and inventory control. Azas dari Manajemen Aset Aspek yang Dipertimbangkan Dalam Perencanaan Aset   Modul 3: Manajemen Penyimpanan Aset Penerimaan Aset Asset management review Custodian Rules Pemeliharaan & Pengawasan asset Pemeriksaan & Audit asset Inventarisasi Aset Dengan Kodefikasi Aset (barcode Vs RFID) Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA), sebagai administrasi & database aset Asset mapping & Asset tracking Security system   Modul 4: Capital Budgeting & Fixed Assets Management Konsep Ekonomi teknik Nilai waktu dari uang. Present Value. Future value. Analisis Investasi Pay back Period. Net Present Value (NPV). Internal Rate of Return (IRR). Studi Kasus Capital Budgeting Pemilihan Mesin. Replacement Analysis. Leasing atau Purchase. Modul 5: Fixed Assets Management Akuntansi aset tetap. Kontrol internal atas aset tetap. Manajemen aset tetap

Online Training : Advanced Finance for Non-Finance

Tekan Biaya Dengan Memahami Laporan Keuangan Dan Process Improvement Untuk meningkatkan profit, maka proses bisnis harus dibuat lebih efisien,efektif agar dapat menekan biaya. Semua ini harus bermula dari pemahaman Membaca Laporan Keuangan (finance). Mulailah dari Operating Expense sampai ke Cost of Revenue dimana ketidak efisien sering terjadi. Sayangnya banyak Leader yang tidak memahami makna angka dibalik laporan keuangan (finance). Berikan mereka pembekalan yang tepat ! Tahap berikutnya adalah  mencari bagian mana yang menimbulkan keborosan. Lalu dengan memahami keseluruhan proses (finance), dapat mempermudah melakukan perbaikan. Organisasi yang telah memiliki Peta Proses  dapat menggunakanya sebagai acuan dalam mencari akar masalah PICA, efisien, efektif proses bisnis. Workshop Advanced Finance for Non Finance (finance training) ini mengikuti praktek bisnis yang telah diimplementasikan di perusahaan dengan manajemen terbaik di Indonesia. Ikuti workshop Advanced Finance for Non Finance (finance training) ini agar anda bisa mengefisienkan business process sehingga pada akhirnya bisa mengurangi biaya / cost (finance). Sangat bermanfaat bagi seluruh Leader – ikutkan tim anda – agar menyadari bahwa tekan biaya adalah tanggung jawab seluruh anggota dalam organisasi ! Outline Materi Hari 1: Memahami Laporan Keuangan untuk menekan biaya Memahami 3 jenis Laporan Keuangan (finance) Mendalami Jenis-jenis Cost Hubungan Profit dan Cost Fixed Cost menjadi Variable Cost Membedah isi Operating Expense Pengaruh AR dan Inventory terhadap Cash Flow Hari 2: Pencegahan dan Solusi Menemukan GAP / masalah pemborosan biaya yang tak perlu PICA = Problem identification and Corrective Action Beragam inisiatif perbaikan proses bisnis (six sigma, kaizen, business process engineering,toyota way) Plan : menentukan KPI yang menekan Cost Do:  Eksekusi dengan Gemba agar Cost Terjada Check:  DOWNTIME , cause-effect analysis Act to Improve: menentapkan standarisasi , SOP Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Online Training : Cost Control & Budgeting Profit Planning

Cost Control

Perencanaan pembiayaan atau Cost Control & Budgeting Profit adalah suatu acuan atau petunjuk bagi perusahaan dalam melakukan usahanya serta alat untuk mengontrol harga/biaya. Tanpa adanya perencanaan yang baik, sebuah perusahaan akan mengalami kesulitan. Budget bukan sekedar angka-angka yang tanpa makna yang dibuat berdasarkan forecast. Namun seringkali perusahaan tidak menyadarinya dan membuat suatu perencanaan yang ala kadarnya, yang penting ada budget untuk melakukan suatu usaha. Atau bahkan dalam beberapa hal, budget dibuat dengan hanya sekedar mengkompilasi angka-angka yang dikumpulkan dari setiap departement fungsional. Terdapat 6 tahapan yang dilakukan dalam proses penganggaran dan pengendalian laba perusahaan yaitu : penentuan tujuan perusahaan secara umum, penentuan tujuan secara spesifik setiap departemen, penentuan strategi, perencanaan kebijakan manajemen eksekutif, perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang dan laba tahunan. Dengan adanya budgeting yang baik dalam suatu perusahaan, dimana mereka mencoba memasukkan seluruh faktor yang mempengaruhi jalannya perusahaan hingga tujuan, strategi dan taktik dalam memenangkan persaingan. Dalam training cost control & budgeting profit planning ini akan dibahas bagaimana memperhitungkan external dan internal faktor dalam menentukan tujuan dan strategi, sehingga budget dapat dibuat dengan komprehensif. Target Peserta Training cost control & budgeting profit planning ini ditujukan untuk: Penyusun rencana jangka panjang dan rencana tahunan perusahaan. Manajer/staf anggaran. Auditor/pengawas internal Manajer/staf keuangan. Manajer/staf akuntansi Manajer/staf pemasaran Manajer/staf operasi/produksi Manajer/staf sistem dan teknologi informasi Manajer/staf penelitian dan pengembangan Outline Cost Control & Budgeting Profit Session 1: PRINSIP BUDGETING DAN COST CONTROL LINKING THE TACTICAL BUDGET TO COMPANY STRATEGIC OBJECTIVES THE REVENUE BUDGETING Session 2: THE OPERATING BUDGET EXPENSE BUDGETING Session 3: MENYIAPKAN DEPARTMENTAL BUDGET PROSES APPROVAL BUDGET Session 4: PENGUKURAN KINERJA TERHADAP BUDGET BEST PRACTICE IN COST CONTROL Facilitator 

Aspek Pengelolaan PPh Pasal 21 dan Manajemen Risiko Kesalahan Penghitungan PPh Pasal 21

Latar Belakang: Proses penghitungan PPh Pasal 21 yang akurat merupakan salah satu hal yang paling diharapkan oleh Perusahaan sebagai pihak pemotong pajak. Dengan penghitungan yang akurat, perusahaan dapat terhindar dari temuan kurang bayar dan sanksi administrasi pajak saat dilakukan pemeriksaaan pajak. Dalam praktiknya, perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda-beda dalam menghitung PPh Pasal 21. Pemilihan metode pemotongan PPh Pasal 21 ini tentunya akan berdampak pada take home pay karyawan. Risiko kesalahan dalam penghitungan PPh Pasal 21 tidak jarang ditemui saat dilakukan pemeriksaan pajak. Penghitungan PPh Pasal 21 karyawan sebenarnya dapat dilakukan secara tepat dan mudah apabila pemberi kerja melakukan pengecekan secara berkala terhadap penentuan kondisi subjektif dan objektif serta mapping atas komponen penghasilan apa saja yang termasuk ke dalam kategori penghasilan teratur dan tidak teratur masing-masing karyawan. Tujuan Pelatihan: Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan: Memiliki kemampuan analitik untuk melakukan konfigurasi model pemotongan dan penghitungan yang tepat di perusahaan masing-masing, Memiliki pemahaman secara komprehensif lewat studi kasus sehingga dapat terhindar dari kesalahan yang mungkin timbul akibat salah penerapan. Memiliki kemampuan untuk melakukan mapping terhadap penghasilan dan jenisnya. Memiliki kemampuan dalam pengelolaan PPh Pasal 21 sesuai ketentuan UU HPP. Program Outline: Konsep Fundamental Pemotongan PPh Pasal 21 Identifikasi Transaksi Penentuan Golongan Penerima Penghasilan Penentuan Saat Terutang dan Tempat Terutang Pokok-Pokok perubahan UU PPh pada UU HPP yang memengaruhi pengelolaan PPh Pasal 21 Mekanisme Pemotongan dan teknis penghitungan PPh Pasal 21 Ketentuan Penghitungan Pegawai Tetap Ketentuan Penghitungan Pegawai Tidak Tetap/Tenaga Kerja Lepas Ketentuan Penghitungan Bukan Pegawai Ketentuan Penghitungan Peserta Kegiatan Ketentuan Penghitungan Penerima Pesangon, Pensiun/Uang Manfaat Pensiun Kebijakan Pemotongan PPh 21 (Gross/Netto/Grossup/Mixed) Pengelolaan Administrasi dan Pelaporan PPh Pasal 21 Solusi Untuk Mencegah Risiko Kesalahan Penghitungan PPh Pasal 21 Ilustrasi Kertas Kerja Ekualisasi PPh Pasal 21 dengan biaya PPh Badan Praktek step by step pengisian eSPT PPh Pasal 21 Target Peserta: Pelatihan ini dapat diikuti oleh tax and accounting manager, personel dari Departemen lain yang berkaitan dalam Perusahaan. Facilitator: Michael S.E., Ak., M.Ak., BKP., CBC., A-CPA., QWP, AEPP Beliau adalah pimpinan dari KKP Michael (Michael Consulting) telah dikenal sebagai akademisi dan praktisi di bidang akuntansi, perpajakan, dan perencana keuangan lebih dari 10 tahun. Michael aktif mengajar sebagai Dosen Program Studi Akuntansi di beberapa Universitas di Indonesia. Michael sering diundang menjadi narasumber PPL (Pengembangan Profesional Berkelanjutan) di Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), instruktur pelatihan Brevet Pajak, dan di berbagai acara lainnya. Michael aktif dalam berbagai program pengembangan pendidikan dan keahlian serta organisasi di berbagai perkumpulan profesi. Atas kualifikasi yang dimiliki, Michael telah diangkat sebagai Pengurus Sub-Bidang Keuangan & Pasar Modal di KADIN Indonesia. Sepanjang karirnya, Michael dipercaya sebagai seorang konsultan dalam berbagai persoalan transaksi keuangan maupun perpajakan. Pengalamannya juga mencakup pendampingan pemeriksaan pajak, menyelesaikan berbagai sengketa pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Pengadilan Pajak (kasus perpajakan maupun kepabeanan). Sebagai seorang akuntan, Michael membantu manajemen, dewan direksi, investor, membuat dan melaksanakan strategi bisnis, serta memberikan masukan dalam penyusunan laporan keuangan kepada berbagai klien domestik dan internasional di seluruh sektor industri. Melalui proses dan pengalaman yang dimiliki, Michael dikenal sebagai professional trusted advisor. Pendidikan dan Sertifikasi S-1 (Bachelor of Economy – Accounting) – University of Persada Indonesia Y.A.I S-2 (Magister Accounting) – University of Tarumanagara PPA (Accounting Professional Education – Accountant) – University of Tarumanagara Certified Behavior Consultant Certified Public Accountant BPK Examiner Level Registered Tax Consultant Certificate Brevet C Licensed Tax Attorney – Taxation Licensed Tax Attorney – Customs and Excise Associate Certified Public Accountant of Indonesia Qualified Wealth Planner Associate Estate Planning Practitioner

Strategi dan Teknik Penerapan Tax Review

Strategi dan Teknik Penerapan Tax Review Dalam Menghadapi Pemeriksaan Pajak Latar Belakang: Tax Review adalah Kegiatan penelaahan seluruh kewajiban perpajakan yang ada dalam suatu perusahaan dan pelaksanaan pemenuhan kewajiban perpajakan baik secara perhitungan pajak, pemotongan, pemungutan, penyetoran dan pelaporan pajak untuk menilai kepatuhan pajak yang telah dilakukan. Dengan dilakukannya Tax Review maka wajib pajak dapat dengan segera membenahi pelaporan pajaknya serta membenahi pelaporan keuangan agar lebih memudahkan ketika menghadapi pemeriksaan pajak. Seringkali perusahaan masih kurang tepat dalam hal pembukuan dan perhitungan pajak yang disebabkan perusahaan belum mengetahui dan menerapkan peraturan perpajakan sehingga mengakibatkan perbedaan pandangan antara fiskus dan wajib pajak dalam penerapan ketentuan perundang-undangan perpajakan. Untuk mengantisipasi kejadian seperti ini, wajib pajak dapat melakukan Tax Review terlebih dulu untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi dan bagaimana pengerjaan yang benar sebelum lebih jauh melakukan kesalahan dalam pengerjaannya. Tujuan Pelatihan: Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan sehingga terhindar dari konsekuensi sanksi perpajakan; Mengidentifiksi lebih awal hal-hal yang diperlukan untuk kepentingan pemeriksaan; Membuat berbagai rekonsiliasi antara informasi komersial dan informasi fiskal; Memperkirakan arah pemeriksaan yang nanti akan dilakukan bahkan dapat membuat berbagai skenario sehubungan dengan perkembangan pemeriksaan; Mempersiapkan diri lebih awal tidak hanya dalam menghadapi pemeriksaan pajak tapi juga dalam proses keberatan atau banding; Program Outline: Alur Pengujian Kepatuhan Pajak Tata Cara Pemeriksaan Pajak Ruang Lingkup Kriteria Pemeriksaan Jenis Pemeriksaan Standar Pemeriksaan Review Metode Pemeriksaan Pajak Teknik Pemeriksaan & Prosedur Pemeriksaan Review Laporan Keuangan & SPT Tahunan PPh Review Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) Review Kertas Kerja Ekualisasi PPh Badan dengan PPN PPh Badan dengan PPh Pasal 21 PPh Badan dengan PPh Pasal 23 PPh Badan dengan PPh Pasal 26 PPh Badan dengan PPh Pasal 4(2) Target Peserta: Pelatihan ini dapat diikuti oleh tax and accounting manager, personel dari Departemen lain yang berkaitan dalam Perusahaan. Facilitator : Michael S.E., Ak., M.Ak., BKP., CBC., A-CPA., QWP, AEPP Beliau adalah pimpinan dari KKP Michael (Michael Consulting) telah dikenal sebagai akademisi dan praktisi di bidang akuntansi, perpajakan, dan perencana keuangan lebih dari 10 tahun. Michael aktif mengajar sebagai Dosen Program Studi Akuntansi di beberapa Universitas di Indonesia. Michael sering diundang menjadi narasumber PPL (Pengembangan Profesional Berkelanjutan) di Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), instruktur pelatihan Brevet Pajak, dan di berbagai acara lainnya. Michael aktif dalam berbagai program pengembangan pendidikan dan keahlian serta organisasi di berbagai perkumpulan profesi. Atas kualifikasi yang dimiliki, Michael telah diangkat sebagai Pengurus Sub-Bidang Keuangan & Pasar Modal di KADIN Indonesia. Sepanjang karirnya, Michael dipercaya sebagai seorang konsultan dalam berbagai persoalan transaksi keuangan maupun perpajakan. Pengalamannya juga mencakup pendampingan pemeriksaan pajak, menyelesaikan berbagai sengketa pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Pengadilan Pajak (kasus perpajakan maupun kepabeanan). Sebagai seorang akuntan, Michael membantu manajemen, dewan direksi, investor, membuat dan melaksanakan strategi bisnis, serta memberikan masukan dalam penyusunan laporan keuangan kepada berbagai klien domestik dan internasional di seluruh sektor industri. Melalui proses dan pengalaman yang dimiliki, Michael dikenal sebagai professional trusted advisor. Pendidikan dan Sertifikasi S-1 (Bachelor of Economy – Accounting) – University of Persada Indonesia Y.A.I S-2 (Magister Accounting) – University of Tarumanagara PPA (Accounting Professional Education – Accountant) – University of Tarumanagara Certified Behavior Consultant Certified Public Accountant BPK Examiner Level Registered Tax Consultant Certificate Brevet C Licensed Tax Attorney – Taxation Licensed Tax Attorney – Customs and Excise Associate Certified Public Accountant of Indonesia Qualified Wealth Planner Associate Estate Planning Practitioner

Teknik Penyusunan Rekonsiliasi Fiskal dan Ekualisasi Pajak dalam Pengelolaan SPT PPh Badan yang efektif

Latar Belakang : Penyusunan laporan keuangan suatu perusahaan tentu harus disesuaikan dengan peraturan fiskal yang berlaku, apalagi ketika laporan keuangan tersebut dijadikan dasar untuk membuat SPT PPh yang akan dilaporkan ke kantor pajak. Laporan keuangan umumnya dibuat berdasarkan standar akuntansi keuangan yang belum tentu sama dan sesuai dengan ketentuan perpajakan. Oleh karena itu, dibutuhkan koreksi fiskal atau yang biasa disebut dengan rekonsiliasi fiskal. Adanya perbedaan pengakuan antara akuntasi dan pajak maka pada akhir periode pelaporan, untuk kepentingan perpajakan, laporan keuangan komersial harus disesuaikan. Dengan adanya pemahaman tersebut maka perusahaan dapat terhindar dari kesalahan koreksi pajak serta dapat melakukan ekualisasi pajak secara tepat dengan pengelolaan SPT PPh Badan yang efektif. Tujuan Pelatihan : Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai kegiatan rekonsiliasi fiskal dan pengisian SPT Tahunan PPh Badan sebagai kegiatan rutin tahunan yang tidak dapat dihindari. Memahami poin-poin penting dalam proses rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersil dan Laporan keuangan Fiskal agar terhindar dari koreksi pajak, melakukan ekualisasi PPh Badan dengan PPN dan PPh Badan dengan PPh Pasal 21/PPh Potput lainnya, dan Menguasai step by step pengisian SPT Tahunan PPh Badan yang efektif berikut persiapan-persiapan yang mutlak diperlukan. Program Outline : Review dan Updating Ketentuan SPT PPh Badan Terkini Overview Pajak Penghasilan (Objek Pajak, Final, dan Bukan Objek Pajak) Overview Pemotongan Pajak Penghasilan (Active Income Vs Passive Income) Biaya Fiskal (Biaya 3M, Penyusutan, Amortisasi, Kompensasi Kerugian dsb) Bukan Biaya Fiskal Hubungan Istimewa Penghitungan PPh Badan Kredit Pajak (PPh Pasal 22, 23, 24, 25, dan 26) Teknik Penyusunan Rekonsiliasi Fiskal Identifikasi Pengaturan Beda Tetap (Permanent Difference) Beda Waktu (Timing Difference) Koreksi Positif dan Negatif Overview Kertas Kerja Rekonsiliasi Fiskal Ekualisasi Pajak dalam Pengelolaan SPT PPh Badan yang Efektif PPh Badan dengan PPN PPh Badan dengan PPh Pasal 21 PPh Badan dengan PPh Pasal 23 PPh Badan dengan PPh Pasal 26 PPh Badan dengan PPh Pasal 4 Ayat (2) Overview Kertas Kerja Ekualisasi Latihan Soal Komprehensif Step by step pengisian SPT Tahunan PPh Badan Siklus Compliance PPh Badan Mapping SPT PPh Badan Form 1771 Target Peserta : Pelatihan ini dapat diikuti oleh tax and accounting manager, personel dari Departemen lain yang berkaitan dalam Perusahaan. Facilitator : Michael S.E., Ak., M.Ak., BKP., CBC., A-CPA., QWP, AEPP Beliau adalah pimpinan dari KKP Michael (Michael Consulting) telah dikenal sebagai akademisi dan praktisi di bidang akuntansi, perpajakan, dan perencana keuangan lebih dari 10 tahun. Michael aktif mengajar sebagai Dosen Program Studi Akuntansi di beberapa Universitas di Indonesia. Michael sering diundang menjadi narasumber PPL (Pengembangan Profesional Berkelanjutan) di Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), instruktur pelatihan Brevet Pajak, dan di berbagai acara lainnya. Michael aktif dalam berbagai program pengembangan pendidikan dan keahlian serta organisasi di berbagai perkumpulan profesi. Atas kualifikasi yang dimiliki, Michael telah diangkat sebagai Pengurus Sub-Bidang Keuangan & Pasar Modal di KADIN Indonesia. Sepanjang karirnya, Michael dipercaya sebagai seorang konsultan dalam berbagai persoalan transaksi keuangan maupun perpajakan. Pengalamannya juga mencakup pendampingan pemeriksaan pajak, menyelesaikan berbagai sengketa pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Pengadilan Pajak (kasus perpajakan maupun kepabeanan). Sebagai seorang akuntan, Michael membantu manajemen, dewan direksi, investor, membuat dan melaksanakan strategi bisnis, serta memberikan masukan dalam penyusunan laporan keuangan kepada berbagai klien domestik dan internasional di seluruh sektor industri. Melalui proses dan pengalaman yang dimiliki, Michael dikenal sebagai professional trusted advisor. Pendidikan dan Sertifikasi S-1 (Bachelor of Economy – Accounting) – University of Persada Indonesia Y.A.I S-2 (Magister Accounting) – University of Tarumanagara PPA (Accounting Professional Education – Accountant) – University of Tarumanagara Certified Behavior Consultant Certified Public Accountant BPK Examiner Level Registered Tax Consultant Certificate Brevet C Licensed Tax Attorney – Taxation Licensed Tax Attorney – Customs and Excise Associate Certified Public Accountant of Indonesia Qualified Wealth Planner Associate Estate Planning Practitioner

Online Training : Credit Risk Management

Day 1 : Credit Risk Management adalah  : Kerangka kerja Pengelolaan / Manajemen Risiko Kredit dan Assurance mendefinisikan bagaimana risiko kredit dikelola, bagaimana kebijakan risiko kredit dan pengendalian dipastikan, bagaimana efektifitas tata kelola (governance) dijalankan dan juga peran kunci yang dibutuhkan untuk mengelola proses yang ada didalamnya.   Adapun komponennya meliputi : a. Pengertian Risiko Kredit b. Prinsip-prinsip manajemen risiko kredit Prinsip internal Prinsip eksternal c. Jenis-jenis risiko kredit d. Manajemen risiko kredit : Penyaringan nasabah Pembatasan jumlah kredit yang diberikan Diversifikasi kredit yang diberikan e. Metoda pengelolaan risiko kredit Grading model Manajemen portofolio Sekuritisasi Peran agunan Monitoring arus kas Manajemen pemulihan   2. Penilaian calon debitur dgn 6 C Character Capacity Capital Condition Collateral Constraint 3. Prinsip 7 P calon debitur 4. Prinsip 3R   Day 2 : Analisis Laporan Keuangan Tekhnik cepat mendeteksi permasalahan laporan keuangan Analisa Rasio Lap Keuangan Analisa Trend ( horizontal & vertical) Memahami Permasalahan Keuangan dimasa akan dating Analisa rasio utk mendeteksi fraud laporan keuangan Facilitator

Online Training : Perencanaan Keuangan Muslimah

Indonesia memiliki jumlah penduduk paling besar di Asia Tenggara. Namun faktanya penetrasi keuangan Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan negara lain di Asean, hanya 21,7%. Padahal Filipina saja sudah di atas 30%, bahkan Malaysia di kisaran 60-70% (OJK, 2014). Minimnya pemahaman masyarakat akan produk dan lembaga jasa keuangan ini menyebabkan banyak masyarakat kurang dapat mengelola keuangannya dengan baik. Sehingga kebutuhan edukasi keuangan sangat dibutuhkan, sehingga akan lebih masyarakat yang dapat mengetahui dan kemudian tertarik untuk membiasakan hidup produktif serta belajar berinvestasi untuk masa depan. Hal ini terutama diperlukan bagi perempuan yang terkenal sangat hobi belanja. Sebuah survey yang dilakukan OnePoll menjelaskan bahwa rata-rata perempuan menghabiskan waktu 3 tahun untuk berbelanja sepanjang hidupnya. Serta dari 2.000 perempuan yang diteliti tersebut rata-rata berbelanja sebanyak 301 kali dalam setahun. Frekuensi yang cukup sering tersebut nyatanya tidak beriring dengan pemahaman konsep belanja yang baik. Sebanyak 70% masyarakat disinyalir tak punya rencana keuangan jangka panjang (Ekonomi, 2002). Sehingga tidak mengherankan bila kebanyakan dari item belanjaannya tersebut lebih bersifat konsumtif. Pendidikan formal memang diharapkan dapat menjadi penyangga renggangnya pemahaman belanja yang baik ini dikalangan masyarakat. Namun ternyata tidak dapat dipungkiri bahwa perilaku keuangan (financial habit) pelajar dan mahasiswa juga tidak jauh dari cenderung konsumtif (Majalah SWA, 2015). Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, sebuah penelitian pada 2009 lalu menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa di Malaysia juga memiliki pengetahuan keuangan (financial literacy) yang kurang tinggi, dan hal ini dapat menyebabkan pada saat membuat keputusan keuangan setiap hari menjadi tidak terarah dengan tepat. Sehingga dalam hal ini pelatihan informal semacam ini perlu ditingkatkan. Agar semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman yang cukup terhadap pengaturan keuangan yang baik. Lantas, mengapa perempuan lebih membutuhkan pelatihan ini? Berdasarkan penelitian di tahun 2006, 2008, dan 2009 disebutkan bahwa laki-laki memiliki kecendrungan lebih baik dalam membuat keputusan keuangan, karena memiliki pemahaman finansial yang lebih tinggi. Bahkan laki-laki relatif lebih mandiri secara finansial serta lebih percaya diri dalam mengelola keuangan dibandingkan perempuan. Demikian pula penelitian terkait dengan tingkat pemahaman keuangan masyarakat terdidiknya. Hasilnya membuktikan bahwa mahasiswa masih mungkin lebih tepat mengelola keuangan dibanding mahasiswi. Terutama yang berkaitan dengan pengetahuan investasi, kredit, dan asuransi. Sehingga melalui program pelatihan ini para peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai perencanaan keuangan yang sederhana dan mudah diterapkan. Dengan metode penyampaian yang dibawakan secara : Inspiring dimana cara penyampaian instruktur akan membuat peserta tergerak untuk menerapkannya dalam kegiatan rutinnya sehari-hari. Practical karena dilengkapi dengan form yang langsung dapat digunakan dan studi kasus. Enjoyable dengan metode instruktur yang akan membuat pelatihan diselingi aktivitas yang menyenangkan, sehingga peserta relaks dan antusias selama pelatihan. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan: Mengetahui Tahapan Perencanaan Keuangan Syariah Mampu Menyusun Tujuan Keuangan Dapat Melakukan Financial Check- Up Dapat Mempersiapkan Dana Darurat Mengerti Pentingnya Proteksi dan Investasi Mendapatkan Tips Praktis Perencanaan Keuangan bagi Muslimah Outline Materi Membangun Kemandirian Mengapa Perencanaan Keuangan Syariah Dibutuhkan Membuat Daftar Belanja & Financial Check Up Mempersiapkan Dana Darurat & Pengenalan Asuransi Syariah Mengelola Hutang Percaya Diri hadapi Masa Depan Pengenalan Economics Value of Time Membuat Perencanaan Keuangan Pribadi & Keluarga Membangun Kepedulian Anggaran untuk Pajak, Zakat & Sumbangan Terkait materi terakhir mengenai Pajak dan Zakat didetilkan dan dilanjutkan pada pelatihan Sinergi Pajak dan Zakat, dipertemuan berikutnya. Peserta Masyarakat umum yang ingin memperbaiki pola pengelolaan keuangan pribadinya. Istri/Suami yang ingin menyusun perencanaan keuangan keluarga. Karyawan dan wirausahawan yang ingin membuat rencana keuangan perusahaannya.  Metode Pelatihan Interaktif dimana peserta dengan bimbingan instruktur akan : Enhanced Lecture Group discussion Exercise Experiential simulation, such as : Role-play, games, and Skill practice Facilitator DR. Ai Nur Bayinah, SEI., MM., IFP DR. Ai Nur Bayinah, SEI., MM., IFP memiliki pengalaman sebagai pengajar dan praktisi keuangan dan akuntansi syariah tersertifikasi sejak 2007 dan saat ini diamanahi sebagai Direktur Eksekutif dari sebuah unit penelitian bernama SEBI Islamic Business & Economics Research Center (SIBERC). Beberapa tulisannya telah dimuat di media  dan jurnal nasional serta dipublikasikan dalam seminar dan konferensi nasional maupun internasional. Sebagai penanggungjawab kolom kerjasama SIBERC dengan media massa nasional, ia setiap bulan rutin mengelola diskusi ekonomi syariah kontemporer sebagai bahan sosialisasi dan edukasi ekonomi Islam untuk masyarakat Indonesia. Selain itu, Ibu empat anak ini juga rajin melakukan sosialisasi tentang perencanaan keuangan Syariah serta mengisi kajian di berbagai komunitas, sekolah, perguruan tinggi, dan perkantoran untuk mengajak khususnya lebih banyak perempuan berbelanja secara produktif dan mengelola keuangannya dengan lebih baik. Di antara bukunya yang telah terbit berjudul “Ladies, belanjakan saja semua uangmu!”, “Bayar Pajak Lebih Murah”, dan “Perencanaan Wakaf” menjadi bagian dari upaya edukasi tersebut. Setelah menyelesaikan S3 konsentrasi Ekonomi Syariah UIN Jakarta, dan mengambil sertifikasi perencana keuangan syariah (Islamic Financial Planning), ia semakin aktif mengedukasi dan menulis tentang keuangan Islam, akuntansi, pajak, zakat, wakaf, dan investasi.

Online Training : Perpajakan Internasional

Banyak orang yang malas belajar perpajakan internasional karena dianggap ilmu diawang-awang, tetapi bila perusahaan anda punya transaksi dengan pihak luar negeri mau tidak mau suka tidak suka harus memahami tax treaty. Ada kata-kata kunci untuk menuntun  secara mudah memahami  tax treaty, Permanent establishement, tie break rule, resident, pasive income, dependent/independent personal service, busines profit, artist, atlit, director, mutual agreement, exchange information, termination dsb. Sasaran Pelatihan Peserta memahami tentang perpajakan internasional. Peserta dapat memahami tentang Bentuk Usaha Tetap. Peserta dapat memahami tentang  Tax Treaty. Peserta dapat memahami tentang penduduk dan tie break rule. Peserta dapat memahami bagaimana hak pemajakan masih masing negara yang terlibat dalam perjanjian. Peserta dapat mengetahui tip dan trik memahami pajak internasional secara cepat dan gampang. Outline Materi WP dalam negeri VS WP Luar negeri. Time test. Bentuk Usaha Tetap. Arti Penduduk suatu negara secara pajak dan tie break rule. Struktur P3B. Laba usaha Memahami pasal – pasal dalam tax treaty(P3B). Surat keterangan domisili. Tranfer Pricing. Tip dan trik memahami tax treaty secara cermat dan tepat. Tax heaven country. Treaty  shopping. Studi kasus perpajakan internasional. Metode Pelatihan Pelatihan ini disampaikan dengan penggunaan metode pemaparan, Diskusi, tanya jawab, dan studi kasus. Facilitator

Online Training : Management Accounting

TUJUAN PELATIHAN Mempelajari ilmu akuntansi secara umum dan akuntansi manajemen secara khusus. Mempelajari cara pandang akuntansi management dalam pengelolaan biaya perusahaan. Mempelajari Konsep Dasar Akuntansi Manajemen seperti Proses Costing, Job Order Costing dan ABC Costing. Mempelajari perilaku biaya dan informasi biaya yang relevan untuk pengambilan keputusan. Mempelajari konsep Inventory Valuation dalam rangka memberikan harga jual yang kompetitif. Mempelajari analisa biaya dalam rangka proses pengambilan keputusan manajemen. MANFAAT PELATIHAN Peserta memahami konsep-konsep dan cara pandang akuntansi manajemen dalam rangka proses pengambilan keputusan. Peserta mampu mengaplikasikan konsep akuntansi manajemen proses pengambilan keputusan. Peserta mampu memberikan penjelasan akuntansi manajemen yang demikian kompleks menjadi lebih sederhana sehingga dapat digunakan menginspirasi dan mengajak semua lapisan dalam perusahaan untuk bekerja dengan efisien dan efektif. Mampu merealisasikan tujuan perusahaan dengan cara memberikan informasi biaya yang up to date dan akuntable. METODE PELATIHAN Pelatihan ini akan difasilitasi oleh instruktur yang memiliki pengalaman praktis dan akademis, dalam kelas yang interaktif dengan pendekatan aplikasi berupa studi kasus, sharing pengalaman dan ditutup dengan mendiskusikan rencana kerja yang akan diterapkan setelah kembali ke dunia kerja. CAKUPAN MATERI Peran Akuntan Dalam Organisasi. Pengenalan Istilah dan Tujuan Biaya. Cost Profit Volume Analysis. Job Costing. Kalkulasi Biaya Berdasarkan ABC and ABM . Anggaran Induk & Akuntansi Pertanggungjawaban. Anggaran Fleksibel, Varian Biaya Langsung, dan Pengendalian Manajemen. Anggaran Fleksibel, Varian Biaya Variabel, dan Pengendalian Manajemen. Kalkulasi Biaya Persediaan dan Analisa Kapasitas. Menentukan Perilaku Biaya. Pembuatan Keputusan dan Informasi Yang Relevan. Keputusan Penetapan Harga dan Manajemen Biaya. Studi Kasus. PARTICIPANT Manager Keuangan, Cost Accountant, Marketing Manager& Supervisor, Operating & Plant Manager& Supervisor dan pengambil keputusan harga dalam perusahaan. FACILITATOR

Online Training : Regulasi dan Aplikasi Withholding Tax Indonesia

Deskripsi Pelatihan Sebagai warga negera yang baik, tentunya anda punya kewajiban untuk mendukung kemajuan bangsa ini dengan cara membayar pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada dasarnya pajak adalah merupakan iuran rakyat kepada negara yang penerapannya dapat dipaksakan. Undang-Undang Perpajakan dan peraturan turunannya adalah instrumen pemerintah untuk memaksa rakyat Indonesia membayar pajak. Peraturan perpajakan yang diterbitkan oleh pemerintah adalah merupakan panduan kepada wajib pajak dalam menunaikan kewajiban perpajakannya dan sekaligus sebagai dasar bagi pemerintah (fiskus) untuk menguji kepatuhan para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Wajib pajak yang melanggar peraturan perpajakan akan dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Latar belakang penerbitan regulasi potong pungut atau dikenal dengan istilah “witholding tax” adalah menuntut partisipasi wajib pajak dalam proses pengumpulan (collection) pajak bagi negara. Dalam prakteknya, wajib pajak pembayar penghasilan diberikan kewajiban untuk memotong dan menyetorkan pajak penghasilan terutang dari penghasilan mitra bisnis. Mengingat hal ini adalah kewajiban, oleh karena itu apabila tidak dijalankan akan mendapatkan sanksi. Sanksi maksimum adalah sejumlah pajak terutang ditambah denda 48% dari total pajak terutang. Mengingat beratnya tanggung jawab dan konsekwensi yang harus ditanggung oleh para wajib pajak pemberi penghasilan, oleh karena itu menjadi sangat penting untuk mengetahui regulasi terkini dari peraturan “witholding tax” dan aplikasinya. Dalam seminar ini, peserta akan dibekali dengan regulasi terkini, aplikasi dan perencanaan pengelolaan “witholding tax” sehingga perusahaan tidak membayar pajak yang seharusnya beban pihak lain. Tujuan Pelatihan Peserta dapat memahami peraturan perpajakan dan perubahannya terkait dengan witholding tax di Indonesia. Peserta dapat menghitung berapa kewajiban pajak yang terutang atas setiap jenis transaksi bisnis. Peserta dapat menyusun SPT Witholding Tax dan menerbitkan Bukti Potong. Peserta dapat memberikan saran perbaikan dan argumentasi terkait dengan klausul kewajiban perpajakan dalam setiap pembuatan kotrak kerjasama dengan mitra bisnis. Peserta dapat menyusun perencanaan pajak sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan kewajiban perpajakan. Peserta dapat melakukan evalusi sendiri atas kepatuhan perpajakan terkait dengan witholding tax (self diagnosis). Metode Pelatihan Ceramah untuk menyampaikan konsep dan regulasi pajak. Diskusi untuk mengidentifikasi objek witholding tax di perusahaan peserta pelatihan. Studi kasus untuk mengaplikasikan regulasi dan penghitungan pajak terutang. Outline Materi Hari – Pertama Pajak Penghasilan Pasal 21/26 Dasar Hukum dan Pengertian Subjek Pajak Objek Pajak dan Pengecualinnya Saat Terutang dan Tempat Terutang Mekanisme Penghitungan Pengurang Yang Diperbolehkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (New) Tarif Pajak dan Penerapannya Perencanaan Pajak SPT PPh Pasal 21/26 Hari – Kedua Pajak Penghasilan Pasal 15 Dasar Hukum dan Pengertian Subjek Pajak Objek Pajak Saat Terutang dan Tempat Terutang Mekanisme Penghitungan Tarif Pajak Pajak Penghasilan Pasal 22 Dasar Hukum dan Pengertian Subjek Pajak Objek Pajak Saat Terutang dan Tempat Terutang Mekanisme Penghitungan Tarif Pajak Pajak Penghasilan Pasal 23/26 Dasar Hukum dan Pengertian Subjek Pajak Objek Pajak Saat Terutang dan Tempat Terutang Mekanisme Penghitungan Tarif Pajak SPT PPh Pasal 23/26 Pajak Penghasilan Pasal 4(2) – Final Dasar Hukum dan Pengertian Subjek Pajak Objek Pajak Saat Terutang dan Tempat Terutang Mekanisme Penghitungan Tarif Pajak Peserta Staff Pajak, Legal Officer, Calon Supervisor Pajak, Manager Non-Pajak. Facilitator

Online Training : Account Receivable and Collection Management

Deskripsi Pelatihan Account receivable and collection management atau manajemen piutang dan penagihan berperan sangat vital bagi keuangan perusahaan. Keduanya akan mempengaruhi manajemen kas perusahaan yang berdampak pada keberlanjutan usaha. Banyak organisasi yang berhasil mengumpulkan pendapatan tetapi gagal mengelola piutang, sehingga perusahaan kekurangan kas. Bila kondisi tersebut berlangsung dalam jangka panjang akan berdampak pada penurunan daya saing bisnis. Pelatihan ini membahas secara detail dan menyeluruh mengenai account receivable dan collection management. Termasuk di dalamnya bagaimana mengelola credit management yang efektif. Tujuan Pelatihan Kemampuan untuk mengelola account receivable.Pengetahuan credit management yang efektif.Kemampuan untuk membandingkan pengelolaan account receivable dan credit management.Kemampuan untuk membuat kebijakan dan prosedur berkaitan dengan account receivable dan credit management.Kemampuan mengukur dan mengevaluasi kinerja perusahaan dalam mengelola account receivable.Kemampuan memanfaatkan teknologi dalam mengelola account receivable dan credit management. Outline Materi Facilitator