Human Resource Training

Desain & Implementasi PP/PKB

Desain & Implementasi PP/PKB Yang Efektif Berbasis Strategi Bisnis & Produktivitas Perusahaan Tujuan Setelah mengikuti Pelatihan Desain & Implementasi PP/PKB ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memperoleh wawasan yang lebih luas tentang makna PP/PKB berdasarkan ketentuan yang ada, dan menjadikan PP / PKB sebagai salah satu sarana implementasi strategi bisnis dan membangun keunggulan bersaing perusahaaan yang dapat saja unik sesuai dengan tuntutan dan kondisi masing-masing dengan optimasi prinsip kebebasan berkontrak sesuai dengan peraturan perundangan-udangan yang berlaku.

Pelatihan Program Persiapan Pensiun

Tujuan Pelatihan Program Persiapan Pensiun salah satunya adalah untuk memahami  mengenai bagaimana membuat alur alokasi uang pensiun. Mengalokasikan uang pensiun berdasarkan rencana pensiun masing-masing peserta. Bagaimana mengenali alternatif produk investasi keuangan yang cocok untuk persiapan pensiun, dan pada saat pensiun, bagaimana mengenali alternatif properti sewaan sebagai penghasilan pasif, bagaimana mengenali perbedaan pola keuangan sebagai karyawan, wirausahawan, bagaimana menghitung dana cadangan yang diperlukan jika memutuskan untuk membuat usaha, dan hal – hal lain  terkait Program Persiapan Pensiun. Deskripsi Program pelatihan persiapan pensiun yang ada saat ini, banyak yang memberikan penekanan pada aspek teknis kewirausahaan. Padahal tidak semua orang cocok untuk menjalankan kewirausahaan setelah pensiun. Bahkan, banyak cerita uang pensiun habis karena gagal berbisnis. Menurut kami, di masa pensiun mengatur keuangan jauh lebih penting dibanding melipatgandakan uang. Bukan berarti berwirausaha tidak penting, namun harus diputuskan dengan perhitungan yang komprehensif. Hal penting lainnya adalah mempersiapkan aspek psikologis dalam menghadapi pensiun. Pelatihan persiapan pensiun ini menekankan pada 2 hal, yakni aspek perencanaan keuangan dan aspek psikologis. Pelatihan dimulai dari situasi  yang akan dihadapi peserta untuk mengelola keuangan dan dirinya. Berwirausaha juga akan dibahas sebagai salah satu alternatif untuk menginvestasikan uang di masa pensiun. Tujuan Pelatihan Mampu mengenali pola pengaturan keuangan dan mengatur kembali kondisi keuangannya menjelang pensiun. Dapat menyiapkan sumber penghasilan pasif di masa pensiun. Mampu mengatur alokasi uang pensiun yang diterimanya dengan optimal. Dapat mengenali aspek keuangan berwirausaha. Akan mampu mengidentifkasi permasalahan yang muncul pada periode pensiun. Dapat mempersiapkan diri untuk mengembangkan ketrampilan psikologis dalam menghadapi pensiun. Mampu mengenali diri untuk mengembangkan pola aktivitas yang bisa dilakukan dalam masa pensiun. Memiliki pilihan karya paska pensiun: wirausaha, profesional dan sosial. Target Audiens Pegawai yang akan memasuki masa pensiun. Setiap orang yang akan memasuki usia pensiun dan ingin menata kehidupan masa pensiunnya. Bagian personalia atau HR yang mengurusi persiapan pensiun pegawai. Outline Materi Hari ke-1. Perencanaan Keuangan Menuju Pensiun Sejahtera Mengelola Keuangan Keluarga Menganalisa perubahan keuangan memasuki masa pensiun. Menghitung berapa lama uang pensiun dapat bertahan jika tidak melakukan perubahan gaya hidup dan investasi. Melakukan penyesuaian gaya hidup dan pola pembelanjaan di masa pensiun. Menggali peluang penghasilan pasif dari harta produktif, investasi, dan usaha. Mengevaluasi harta yang sudah dimiliki, dan mengubahnya menjadi harta produktif. Mengelola Uang Pensiun Membuat alur alokasi uang pensiun. Mengalokasikan uang pensiun berdasarkan rencana pensiun masing-masing peserta. Mengenali alternatif produk investasi keuangan yang cocok untuk persiapan pensiun, dan pada saat pensiun. Mengenali alternatif properti sewaan sebagai penghasilan pasif. Keuangan dan Wirausaha Mengenali perbedaan pola keuangan sebagai karyawan dan wirausahawan. Menghitung dana cadangan yang diperlukan jika memutuskan untuk membuat usaha. Menghitung modal usaha yang aman untuk disisihkan dari uang pensiun. Mempelajari alternatif sumber permodalan usaha selain dari uang pensiun. Hari ke-2. Mengenali Aspek Psikologis Masa Pensiun Developing the right mindset Mengenali tantangan periode pensiun. Tugas perkembangan usia pensiun. Mengembangkan mind set yang tepat memasuki pensiun: mind set apa yang akan membawa pada kebahagiaan dan optimasi di usia pensiun? Coping strategy Perbandingan penggunaan waktu sebelum dan setelah pensiun. Evaluasi dan analisis apa yang dimiliki dan tidak dimiliki, secara psikologis dari usia pensiun: tidak semua aspek diri menurun! Efek Biologis, Sosial dan Psikologis dari masa pensiun. Mengelola tantangan usia tua yang ada: kesepian, ketidakbermaknaan, kebosanan. Mengembangkan strategi coping dalam menghadapi situasi yang baru. Mengembangkan ketrampilan mengelola stres. Mengembangkan aktivitas makna baru Evaluasi dan analisis alternatif karya usia pensiun: kerja di Perusahaan, Self employed (konsultan), wirausaha. Mengembangkan meaning pada area kehidupan keluarga, sosial, spiritual, dll. Menemukan makna dalam alternatif karya usia pensiun. Apakah saya seorang wirausahawan? Mengenal profile kewirausahaan yang kita miliki. Memahami gap yang ada dan tantangan yang ada sebagai pewirausaha. Mengembangkan mindset yang tepat dalam memilih dan menjadi wirausaha. Bila diperlukan kami juga menyiapkan program extended dari paket ini dengan menambahkan seminar wirausaha yang diisi oleh pool wirausahawan kecil dan menengah yang ada dalam data base kami dan program konseling terkait psikologis, keuangan, investasi dan kewirasahaan. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Pelatihan Mengelola Serikat Pekerja

Pelatihan Mengelola Serikat Pekerja salah satu tujuannya adalah mengelola dan memberdayakan potensi serikat pekerja menjadi mitra yang meningkatkan produktifitas perusahaan. Deskripsi Saat ini karena kebutuhan internal maupun adanya ketentuan eksternal yang memungkinkan dibentuknya Serikat Pekerja, maka perlu dipahami bahwa Serikat Pekerja bagaimana pun tetap menjadi bagian dari suatu perusahaan. Apa suatu Serikat Pekerja perlu ada atau tidak ? Kenyataan Serikat Pekerja dipandang sebagai sesuatu yang akan merugikan perusahaan lebih banyak dibandingan dengan pandangan bahwa Serikat Pekerja akan menguntungkan perusahaan, padahal kunci utama merugikan atau menguntungkan terletak pada “bagaimana” Serikat Pekerja dikelola sebagai bagian yang dapat meningkatkan produktifitas, kesejahteraan karyawan dan perusahaan, dan pemberdayaan potensi perusahaan. Dengan kata lain, Serikat Pekerja dapat dikelola tidak hanya bagi kepentingan pekerja juga bagi kepentingan perusahaan yang lebih besar. Hubungan saling menguntungan dan Harmonis menjadi misi pelatihan ini. Perlu tidaknya, ada tidaknya suatu Serikat Pekerja, dan jika ada bagaimana dapat mengelola Serikat Pekerja menjadi Mitra Perusahaan yang memberikan kontribusi bagi kemajuan perusahaan dan pekerja, sehingga menghilangkan stigma negatif dalam hubungan industrial antara pekerja dengan perusahaan dan antara pekerja dengan pekerja, bahkan bila perlu tidak perlu dibentuk atau ada Serikat Pekerja jika timbale balik hubungan industrial berjalan kondusif dan memberikan kesejahteraan semua pihak. Tujuan Pelatihan Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang Serikat Pekerja serta memberikan keterampilan dalam berkomunikasi maupun bernegosiasi dengan Serikat Pekerja atau Pekerja, sehingga tercipta hubungan yang nyata dan harmonis. Outline Pelatihan Sistem Ketenagakerjaan Nasional  dan Alasan Mengapa Perlu/Ada Serikat Pekerja. Tipe-Tipe Bentuk dan Faktor-Faktor Hubungan Hukum Serikat Pekerja dan Karyawan serta Perusahaan. Faktor-Faktor Eksternal yang Mempengaruhi Serikat Pekerja Faktor-Faktor yang Dapat Menurunkan Kesempatan Terjadinya Pengorganisasian Serikat Pekerja Proses Penyelesaian Hubungan Industrial Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan Peraturan Perusahaan (PP) 3 Faktor Indikator Kondisi Hubungan Industrial dan Serikat Pekerja yang Harmonis Tantangan Membangun Hubungan Industrial yang Baik Mengenal Karakter Orang-Orang yang Terlibat dalam Serikat Pekerja 4 Cara Komunikasi terhadap Orang-Orang Serikat Pekerja Teknik negoasiasi “ win-win solution” Bagaimana Mengelola Serikat Pekerja Menjadi Mitra Perusahaan yang Baik Metode Presentasi Diskusi Latihan Soal/Kasus DISC Profiling Simulasi Peserta Direktur/Manajer Supervisor HRD/Personalia Pengurus/Anggota Serikat Pekerja Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Pelatihan Writing Accurate Job Description

Pelatihan Writing Accurate Job Description mempelajari mengenai Job Description vs Job Analysis/Job Requirement/Job Specification/Job Competency/Job Profile/Sistem Operating Procedure (SOP)/Lainnya, apa saja komponen job description dan hal lainnya terkait materi ini. Deskripsi Saat ini praktek manajemen SDM di Perusahaan semakin dituntut untuk lebih responsif dalam menjawab berbagai tantangan yang ada. Manajemen kompetensi, pemilihan kandidat yang tepat, analisis kebutuhan pelatihan, manajemen kinerja, sampai dengan pembuatan struktur gaji yang memperhatikan internal equity merupakan program-program utama yang dapat menentukan efektivitas pengelolaan SDM di suatu Perusahaan. Keberhasilan berbagai policy di atas pada hakekatnya sangat tergantung pada perumusan job description yang akurat. Perubahan organisasi terkadang tidak disertai dengan penyesuaian pada perumusan job description-nya, dimana hal ini pada gilirannya dapat mengorbankan efektivitas dari kebijakan SDM yang menggunakan job description sebagai dasar input-nya. Workshop ini bertujuan untuk me-refresh pengetahuan dan ketrampilan peserta dalam merumuskan suatu job description secara akurat. Dengan pengalaman praktek SDM sebagai HR Manager di beberapa Perusahaan ditambah pengalaman konsultansi yang luas akan membuat workshop ini tidak hanya sarat dengan tips untuk memformulasikan job description secara tepat namun juga dilengkapi dengan berbagai perbandingan job description dari suatu jabatan. Outline Materi Pengertian Job Description Job Description vs Job Analysis/Job Requirement/Job Specification/Job Competency/Job Profile/Sistem Operating Procedure (SOP)/Lainnya. Komponen Job Description Manfaat/Kegunaan Job Description Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Dasar Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Dasar Analisis Kebutuhan Pelatihan Dasar Manajemen Kinerja Dasar Manajemen Reward Lainnya Tipe/Jenis Job Description Berdasarkan Jenis Organisasi : Departemen/BUMN/Swasta/Nirlaba/Lainnya. Berdasarkan Level/Jenis Jabatan : Manajerial/Staf/Pelaksana/Fungsional/Spesialis. Berdasarkan Jenis Produk : Pabrik/Jasa/Lainnya. Berdasarkan Lingkup Usaha : Nasional/Multinasional Langkah-Langkah Menyusun Job Description yang Akurat Memahami Tipe/Jenis Organisasi Menentukan Tujuan/Kegunaan Job Description Menentukan Unsur/Komponen Job Description Mengumpulkan Data melalui kuesioner, wawancara dan teknik lainnya Merumuskan Unsur/Komponen Job Description Mendisain Bentuk/Tampilan Job Description Latihan/Diskusi Wawancara Perumusan Job Description yang akurat Syarat Pelatihan Semua peserta DIWAJIBKAN membawa Laptop/Notebook Facilitator Drs. Adil Kurnia, M.Psi. MM. Psikolog dari UI serta mengikuti Program Magister bidang Manajemen SDM dan Profesi Psikologi bidang Industri & Organisasi. Saat ini beliau mengelola Konsultan SDM sendiri sekaligus sebagai Associate Consultant pada beberapa Konsultan SDM & Manajemen. Selama pengalamannya lebih dari 15 tahun baik sebagai konsultan maupun praktisi, beliau banyak memberikan jasa konsultansi, pelatihan dan rekrutmen untuk Departemen, BUMN maupun perusahaan swasta, antara lain Dephub, Depkeu, Deperindag, BPKP, Setjen DPR-RI, PT. Pelabuhan Indonesia, PT. Jasa Marga, PT. Asuransi Jasa Raharja, PT. Asuransi Ekspor Indonesia, PT. Telkom, Hotel Indonesia, Hotel Preanger, PT. Aerowisata, Bank Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, PT. Krakatau Steel, PT. Indonesia Power, PT. Pembangkitan Jawa Bali, PT. Kawasan Berikat Nusantara, PD. Pasar Jaya, PT. Matahari Putra Prima, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Secure Parking, RS. Muhammadiyah. Dengan pendidikan dan berbagai pengalaman yang dimiliki, beliau sangat kompeten dalam memberikan bagaimana mendisain dan menuliskan job description yang tepat sesuai dengan jenis instansi/perusahaan dan tujuan yang ingin dicapai dari penulisan job description.

Training Workload Analysis

Training Workload Analysis mempelajari mengenai pengertian analisa beban kerja (Workload Analysis), mengenai tujuan & manfaat Workload Analysis, jenis-jenis beban kerja (BK Jabatan, BK Individu, BK Unit Kerja, BK Perusahaan), mengenai pendekatan & metode dalam Workload Analysis, mengenai penyelidikan waktu (Time Study) dan hal – hal lainnya mengenai Workload Analysis. Deskripsi Pertanyaan yang sering muncul ketika suatu perusahaan terhimpit kerugian atau berusaha memperkuat kemampuan bersaingnya adalah bagaimana cara mengefisienkan perusahaan. apakah jumlah SDM/karyawan yang ada sekarang ini berlebih, kurang atau sudah optimum dengan kebutuhan perusahaan, dan bagaimana cara mengetahui atau mengukur hal-hal tersebut?. (Workload Analysis) Banyak cara/teknik/metode yang dapat digunakan untuk menjawab serangkaian pertanyaan tersebut, namun metode yang dianggap paling akurat untuk digunakan adalah Analisis Beban Kerja (Workload Analysis). Metode analisis beban kerja yang akan diberikan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penyelidikan waktu (time study). Dengan menganalisis waktu yang seharusnya dikonsumsi pemegang jabatan untuk melaksanakan tugas-tugas jabatannya sesuai dengan yang diharapkan dibandingkan dengan waktu efektif yang tersedia maka akan diperoleh nilai beban kerja (dalam prosentase) suatu jabatan/unit/perusahaan. Berapa kelebihan atau kekurangan jumlah SDM pada suatu jabatan/unit/perusahaan akan diperoleh dengan membandingkan kebutuhan jumlah karyawan yang optimum dengan jumlah SDM yang ada saat ini di jabatan/unit/perusahaan. (Workload Analysis) Implikasi dari hasil analisis beban kerja ini, selain pengurangan/penambahan jumlah SDM juga dapat berupa rekomendasi penyempurnaan job description, prosedur kerja (system operating procedure), restrukturisasi organisasi, dan pelatihan peningkatan competency SDM. Informasi lebih terinci mengenai hal-hal tersebut akan diperoleh dengan mengikuti workshop (Workload Analysis). Outline Materi Pengertian Analisa Beban Kerja (Workload Analysis) Tujuan & Manfaat Analisa Beban Kerja Jenis-jenis Beban Kerja (BK Jabatan, BK Individu, BK Unit Kerja, BK Perusahaan) Pendekatan & Metode dalam Analisis Beban Kerja Penyelidikan Waktu (Time Study) Jenis-Jenis Tugas (Pokok, Tambahan, Lain-lain, Rutin, Berkala, Insidentil) Tahapan/Langkah-langkah Pelaksanaan Tugas Waktu Pelaksanaan Tugas Kelonggaran Waktu (Allowance) Beban Kerja Standar Alat Pengukuran yang digunakan Teknik Analisis Data yang digunakan Proses/Langkah-Langkah Pelaksanaan Analisis Beban Kerja Wawancara dalam Analisis Beban Kerja Perhitungan Beban Kerja Jabatan, Individu, Unit Kerja, dan Perusahaan Perhitungan Kebutuhan Jumlah SDM yang Optimum Perhitungan Kelebihan/Kekurangan Jumlah SDM Rekomendasi penyempurnaan job description (disain ulang tugas jabatan) dan SOP Rekomendasi penyempurnaan struktur organisasi (penggabungan/pemisahan unit kerja) Latihan Wawancara Analisis Beban Kerja Latihan Menghitung Beban Kerja dan Kebutuhan Jumlah SDM Optimum suatu jabatan/unit/perusahaan Peserta Peserta di Wajibkan membawa Laptop/Notebook Facilitator Drs. Adil Kurnia, M.Psi. MM. Psikolog dari UI serta mengikuti Program Magister bidang Manajemen SDM dan Profesi Psikologi bidang Industri & Organisasi. Saat ini beliau mengelola Konsultan SDM sendiri sekaligus sebagai Associate Consultant pada beberapa Konsultan SDM & Manajemen. Selama pengalamannya lebih dari 15 tahun baik sebagai konsultan maupun praktisi, beliau banyak memberikan jasa konsultansi, pelatihan dan rekrutmen untuk Departemen, BUMN maupun perusahaan swasta, antara lain Dephub, Depkeu, Deperindag, BPKP, Setjen DPR-RI, PT. Pelabuhan Indonesia, PT. Jasa Marga, PT. Asuransi Jasa Raharja, PT. Asuransi Ekspor Indonesia, PT. Telkom, Hotel Indonesia, Hotel Preanger, PT. Aerowisata, Bank Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, PT. Krakatau Steel, PT. Indonesia Power, PT. Pembangkitan Jawa Bali, PT. Kawasan Berikat Nusantara, PD. Pasar Jaya, PT. Matahari Putra Prima, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Secure Parking, RS. Muhammadiyah. Dengan pendidikan dan berbagai pengalaman yang dimiliki, beliau sangat kompeten dalam memberikan bagaimana mendisain dan menuliskan job description yang tepat sesuai dengan jenis instansi/perusahaan dan tujuan yang ingin dicapai dari penulisan job description.

Pelatihan Undang-undang Ketenagakerjaan

Pengertian Undang-undang Ketenagakerjaan (disebut “hukum ketenagakerjaan”) menengahi hubungan antara pekerja, pengusaha, serikat pekerja, dan pemerintah. Hukum perburuhan kolektif berkaitan dengan hubungan tripartit antara pekerja, pengusaha dan serikat pekerja.

Transforming HR Mindset

Deskripsi Training Transforming HR Mindset – Peranan Human resources seharusnya dijadikan sesuatu yang penting apabila perusahaan berkeyakinan bahwa sumber daya manusia merupakan asset bagi perusahaan,namun masih banyak hal tsb hanya sebatas retorika ,wawasan ,tidak terimplementasikan. Cara pandang bahwa Human Resources hanya sebatas urusan administrasi personalia harus segera ditinggalkan,hal ini memerlukan perubahan mindset /cara pandang terhadap Human Resources di satu sisi, di sisi lain perlunya peningkatan kompetensi dari Human Resources sendiri agar dapat berperan dalam suatu organisasi, menjadi mitra sejajar,mitra strategis bagi bisnis di suatu organisasi/perusahaan. Sasaran Pelatihan Memahami transformasi peranan Human Resources Memahami pentingnya Human Resources  sebagai  mitra sejajar,mitra strategis dalam suatu organisasi/perusahaan Memahami  kemampuan yang perlu dimiliki sebagai Human Resources agar dapat berperan sebagai mitra sejajar. Memahami  pentingnya mengetahui kebutuhan dari bisnis yang merupakan customernya. Memahami bahwa komunikasi merupakan salah satu skill yang penting  harus dimiliki   dalam menjalankan perannya. Outline Pelatihan Perubahan peran Human Resources dalam suatu Organisasi/Perusahaan. Human Resources sebagai mitra sejajar,mitra strategis bagi bisnis dalam suatu organisasi/perusahaan. Kemampuan yang perlu dimiliki Human Resources dalam menjalankan perannya. Komunikasi salah satu skill yang perlu dimiliki Human Resources dalam menjalankan perannya Outcomes yang perlu ditetapkan sebagai Human Resources (aspek Finansial,aspek customer,aspek  interal proses,dan people) Facilitator Rheny Kartika Beliau sudah 25  tahun lebih berkecimpung dalam area Human Resources, Berbagai sertifikasi internasional dan nasional dapatkan untuk  menambah kemampuan maupun wawasan dalam men deliver suatu program pengembangan di perusahaan. Sertifikasi sebagai fasilitator training  yang Beliaumiliki sampai saat ini : 1. Leadership Development  Program (Organisation Tranformation  International) 2. Targeted Selection ( Dimension Development International )3. Behaviour based Interview ( Pasific Century  Consultan)4. Interaction Management (Dimension Development International )5. Service Excelent ( Dimension Development International )6. Service STAR  ( Achieve Global)7. Manager Development Program ( Gallup Int – Permata Bank)8. Strength Based Coach (Gallup Int – Standard Charterred Bank)9. dll Posisi yang pernahdiembannya sebagai training fasilitator untuk perusahaan ( al: Bank Permata, Lippo Bank/CMIB-Niaga, BTPN, Pertamina, Bank BTN ). Technical Advisor  Human Resources (Charoen Phokphan – Bank Agris ) Sebagai assessor  (competency based ) di Bank Agro. Sebagai Managing Partner Bina Talenta, Head of Leadership Development di Bank Permata, Head of  People Development di Bank Permata, Team Merger  “ change management “, Training Coordinator, Training and Rekruitment Manager, General Manager Training di Bank Baliserta Profesional Trainer di LPPM

The World Class’s Human Resource Management

Deskripsi Pada saat ini dunia sedang berada dalam suasana ketidakpastian akibat dari krisis ekonomi dan keuangan yang berkepanjangan. Kita mengetahui dampak krisis tersebut sudah menerpa Eropa, terutama Yunani. Dan sebentar lagi akan menghentak Spanyol dan Itali. Dari pengalaman para ahli manajemen, krisis hanya bisa diatasi apabila suatu negara, termasukorganisasi lainnya, seperti perusahaan, NGO dan sebagainya hanya bisa survive apabila memiliki SDM yang berkualitas.Sehingga mereka berpandangan bahwa satu-satunya  cara yang  efektif adalah membangun manusianya terlebih dahulu baru strategi  dan lainnya. Dalam konteks ini, kami menawarkan suatu bentuk program pelatihan yang disebut dengan The World Class’s Human Resource Management yang didisain berdasarkan pengalaman para pakar manajemen kelas dunia, khususnya yang bergerak dalam bidang SDM. Dengan demikian kami berharap dengan   mengikuti program ini diharapkan para pimpinan organisasi mampu merealisasikan visi organisasi yang diinginkan sehingga organisasinya bisa tumbuh menjadi organisasi kelas dunia. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan The World Class’s Human Resource Management ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep manajemen SDM kelas dunia yang selaras dengan strategi organisasi kepada peserta pelatihan Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan pengembangan strategi, kebijakan, system dan implementasi program-program manajemen SDM sehingga dapat membangun keunggulan kompetitif Target Peserta Pelatihan The World Class’s Human Resource Management ini ditujukan untuk para: Untuk dapat menerapkan proses perubahan yang efektif, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan organisasi dan perusahaan, staf yang tergabung di dalam tim manajemen perubahan, khususnya di bidang SDM. Namun demikian pelatihan ini juga dapat diikuti oleh para konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan. Metode Pelatihan Training The World Class’s Human Resource Management dilaksanakan dengan metode: Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik The World Class’s Human Resource Management adalah : Human Resource Management Strategy & International HRM Challenges Developing World Class HR Professional Overview about HR Dept. Functions & Roles Strategic Role of International HRM HR Competency Profile Organization Development&Core Competencies Oganization Value, Structure and Job Description Competency Model and it’s Implications Employee Relations Recruitment & Selection Performance Management People Development&Training needs Analysis Competencies gap Assesment& Building a (High Potential Talent) Talent Management, Career Management &Succession Planning Compensation and Benefits Fasilitator Hendra Kusnoto Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Strategy to Mergers, Acquisitions and Alliances

Deskripsi Memberikan strategi untuk berbagai pendekatan dalam pembelajaran dengan campuran antara kasus dalam kehidupan nyata, praktek, penelitian dalam memberikan fasilitas untuk pembelajaran, yang membantu peserta untuk dapat berhubungan dan menerapkan konsep serta mengendalikan isu yang timbul melalui pembahasan bisnis atau industry. Tujuan Pelatihan Melalui pelatihan Strategy to Mergers, Acquisitions and Alliances ini diharapkan: Mengetahui elemen penting dalam melakukan merger, akuisisi dan aliansi Menguasai strategi untuk mencapai keunggulan kompetitif dan pertumbuhan Mempunyai pemahaman dan ketrampilan tentang mekanisme di balik penciptaan dan penghancuran nilai dalam proses akuisisi. Mengetahui akuisisi dan aliansi serta berkontribusi untuk mencapai keunggulan kompetitif atau pertumbuhan dan memenuhi syarat untuk memaksimalkan probabilitas keberhasilan. Target Peserta Pelatihan Strategy to Mergers, Acquisitions and Alliances ini ditujukan untuk para: Senior Supervisor, Junior Manajer dan Senior Manajer Penanggung jawab pelaksanaan merger, akuisisi dan aliansi Penanggung jawab operasional bisnis Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Strategy to Mergers, Acquisitions and Alliances ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Program ini dirancang untuk eksekutif profesional yang bertanggung jawab untuk mengendalikan persaingan dan pertumbuhan perusahaan serta strategi untuk memimpin dalam kegiatan merger dan akuisisi. Metode Pelatihan Training Strategy to Mergers, Acquisitions and Alliances dilaksanakan dengan metode: Dengan menggunakan metode kasus perintis, tutorial, simulasi, diskusi kelompok dan proses imitasi, sehingga dapat memeriksa bagaimana perusahaan mencapai kesuksesan dengan memanfaatkan sistem kontrol yang terbaru untuk mencapai terobosan bahkan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang kompetitif, untuk memahami secara mendalam tentang cara menghubungkan strategi dengan scorecard, sistem kinerja, struktur, dan tata kelola, untuk mendorong kinerja dan profitabilitas perusahaan di pasar manapun. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Strategy to Mergers, Acquisitions and Alliances adalah : Strategi perusahaan dan pemikiran manajer tentang apa dan bagaimana memperolehnya Mekanisme menciptakan nilai Evaluasi target akuisisi yang potensial, dalam teknik penilaian, terkait dengan sinergi dan pendekatan yang digunakan Strategi negosiasi untuk memenuhi persyaratan akuisisi termasuk struktur kesepakatan dan mengalokasikan resiko dan manfaat Tantangan dan praktik terbaik setelah akuisisi Aliansi atau join venture sebagai suatu pilihan untuk mencapai keberhasilan Isu kritis dan tantangan dalam manajemen aliansi Fasilitator Setiono Winardi SH., MBA. Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta, kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock University, Dubai, UAE. Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini, berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta telah menapaki berbagai jenjang karir. Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional, dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors, dari beberapa Negara asing, sebagai berikut: Award the Best Practice for Operation of Human Resources Management dari the National Police HongKong Government; Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa; Award the Best Practice Human Resources Management dari the Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome Republic of Togo West Africa; Awards the Best Practice Human Resources Management dari the Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West Africa; Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the Royal Goverment Cambodia.  

Strategy Penyelenggaraan RUPS Tahunan dan Luar Biasa

Strategy Penyelenggaraan RUPS Tahunan dan Luar Biasa mempelajari mengenai bagaimana mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan sebagai tindakan kepatutan, bagaimana mendapatkan solusi atas rencana kerja yang belum disampaikan di dalam RUPS Tahunan, dan hal – hal lainnya terkait Strategy Penyelenggaraan RUPS Tahunan dan Luar Biasa. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah pertemuan yang diselenggarakan oleh perusahaan dengan dihadiri oleh para pemegang saham, termasuk perusahaan yang diharuskan oleh hukum (atau konstitusi) untuk memilih dewan direksi, anggotanya untuk  menginformasikan kegiatan sebelumnya dan masa depan. Ini adalah kesempatan bagi para pemegang saham,  mitra untuk menerima salinan rekening perusahaan serta meninjau informasi fiskal untuk tahun lalu, mengajukan pertanyaan mengenai arah bisnis akan mengambil di masa depan. (RUPS)

Strategy for Improving Corporate Performance & Profitability

Deskripsi Mendapatkan keunggulan yang kompetitif dalam perekonomian yang sulit, sehingga membutuhkan pandangan yang seimbang dari bisnis yang meliputi keuangan dan non-keuangan serta sistem control dari kinerja atas biaya, melalui mengeksplorasi hubungan yang kritis antara strategi bisnis, pengukuran kinerja, akuntabilitas manajemen, desain organisasi, dan tata kelola perusahaan. Seiring dengan tercapainya keinginan berbagai kelompok yang se-level, dengan mengevaluasi sistem baru yang dalam mengukur dan mengelola risiko, biaya, dan kinerja, untuk mengembalikan organisasi dalam menerapkan sistem dan fungsi bisnis serta inisiatif, dalam menciptakan nilai perusahaan, dan mendorong terobosan kinerja.

Strategy for Evaluating Candidates Resume

Deskripsi Pemeriksaan resume adalah proses penyortiran resume untuk mendiskualifikasi calon yang mengikuti proses seleksi secara berturut-turut dari resume yang diterima. Tujuannya adalah untuk menemukan calon yang paling memenuhi syarat untuk pekerjaan yang terbuka (lowong), sehingga perusahaan akan mendapatkan tenaga professional sebagaimana diharapkan setelah kandidat dipekerjakan, dan beberapa hal dapat dilakukan dengan bantuan otomatisasi dan komputer, namun masih ada keterampilan yang diperlukan untuk membantu dengan cepat sehingga dapat melakukan diskualifikasi kandidate tanpa pengecualian. Gambaran Ringkas Proses rekruitmen diawali dengan melakukan evaluasi atas resume yang telah diterima atau dinamakan proses evaluasi administrasi, dan kemudian dilanjutkan dengan mendapatkan keterangan melalui interview sehingga diperoleh suatu gambaran tentang kemampuan profesional kandidat sebelum menerima pengalihan tugas dari perusahaan untuk diselesaikan. Tujuan Pelatihan Melalui pelatihan Strategy for Evaluating Candidates Resume ini diharapkan: Mendapatkan keterangan yang benar atas informasi yang disampaikan Mendapatkan gambaran kemampuan Kandidat pada saat interview Menentukan kandidat yang cocok terhadap posisi yang akan ditempati Mendapatkan keterangan psikologis kandidat Target Peserta Pelatihan Strategy for Evaluating Candidates Resume ini ditujukan untuk para: Senior Staff atau Supervisor General Manager atau Manager Direktur Metode Pelatihan Training Strategy for Evaluating Candidates Resume dilaksanakan dengan metode: Tutorial dan diskusi Diskusi dan tanya jawab Simulasi dan permainan Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Strategy for Evaluating Candidates Resume adalah : Qualitative evaluation Skills evaluation Experience evaluation Achievement evaluation Business process evaluation Agenda Hari Pertama Melakukan evaluasi resume dan referensi Analisa tugas dan tanggung jawab Penyetaraan tugas dan tanggung jawab Hari Kedua Role play dari tugas dan tanggung jawab Mendefinisikan kemampuan intelektual Mengukur tingkat keberhasilan dalam tugas yang akan diserahkan Fasilitator Setiono Winardi SH., MBA. Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta, kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock University, Dubai, UAE. Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini, berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta telah menapaki berbagai jenjang karir. Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional, dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors, dari beberapa Negara asing, sebagai berikut: Award the Best Practice for Operation of Human Resources Management dari the National Police HongKong Government; Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa; Award the Best Practice Human Resources Management dari the Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome Republic of Togo West Africa; Awards the Best Practice Human Resources Management dari the Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West Africa; Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the Royal Goverment Cambodia.

Strategy for Conflict Resolution

conflict1

Training Strategy for Conflict Resolution mempelajari mengenai bagaimana menyelesaikan suatu konflik secara win-win solution, sehingga para pihak yang terlibat merasa tidak ada yang dikalahkan dan/atau dimenangkan secara sepihak dan hal lainnya terkait Strategy for Conflict Resolution. Deskripsi Resolusi konflik dikonseptualisasikan sebagai metode dan proses yang terlibat dalam memfasilitasi akhir konflik secara damai. Seringkali, anggota kelompok berkomitmen berusaha untuk menyelesaikan konflik kelompok secara aktif melalui mengkomunikasikan informasi tentang motif atau ideologi yang saling bertentangan diantara mereka ke seluruh kelompok dan yang terlibat dalam negosiasi kolektif, sehingga tidak terbatas pada, negosiasi, mediasi, diplomasi, dan penciptaan perdamaian yang kreatif.

Strategic Human Resource Management

Training Strategic Human Resource Management mempelajari mengenai bagaimana memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep manajemen SDM strategis yang selaras dengan strategi organisasi kepada peserta pelatihan dan hal lainnya terkait Strategic Human Resource Management. Deskripsi Pada saat ini dunia sedang berada dalam suasana ketidakpastian akibat dari krisis ekonomi dan keuangan yang berkepanjangan. Dari pengalaman para ahli manajemen, krisis hanya bisa diatasi apabila suatu negara, termasuk organisasi lainnya, seperti perusahaan, NGO dan sebagainya hanya bisa survive apabila memiliki SDM yang berkualitas. Sehingga mereka berpandangan bahwa satu-satunya cara yang efektif adalah membangun manusianya terlebih dahulu baru strategi dan lainnya. Dalam konteks ini, kami menawarkan suatu bentuk program pelatihan yang disebut dengan Strategic Human Resource Management yang didisain berdasarkan pengalaman para pakar manajemen kelas dunia, khususnya yang bergerak dalam bidang SDM. Dengan demikian kami berharap dengan mengikuti program ini diharapkan para pimpinan organisasi mampu merealisasikan visi organisasi yang diinginkan sehingga organisasi nya bisa tumbuh menjadi organisasi kelas dunia. Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep manajemen SDM strategis yang selaras dengan strategi organisasi kepada peserta pelatihan Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan strategi manajemen SDM, termasuk pengembangan strategi, kebijakan, sistem dan implementasi program-program manajemen SDM berkelas dunia sehingga dapat membangun keunggulan kompetitif di masa depan Metode Pelatihan Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Peserta Pelatihan Untuk dapat menerapkan proses perubahan yang efektif, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan organisasi dan perusahaan, staf yang tergabung di dalam tim manajemen perubahan, khususnya di bidang SDM. Namun demikian pelatihan ini juga dapat diikuti oleh para konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan. Outline Materi Human Resources: Strategic Partner Or Paper-pusher? Trends Affecting Human Resource Management HR Transformation: Progress Made But the Journey Continues HR’s Contribution to Business Strategy Human Resource Management: a Strategic Function A Strategic Management Approach to Human Resource Organization’s Strategy and Process Strategic Human Resource Management The Strategic Role of Human Resource Management Talent Management Effective Competency Based HR Strategy in Practice Human Resource Scorecard The Manager’s Roles in Strategic Human Resource Management Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Strategi Mengelola Serikat Pekerja

Training Strategi Mengelola Serikat Pekerja mempelajari mengenai bagaimana memberikan penyelesaikan atas masalah yang timbul antara pengusaha dengan karyawan; dan serikat pekerja dengan asosiasi pengusaha, bagaimana memberikan penyelesaian atas masalah yang timbul yang disebabkan perbedaan dalam pelaksanaan perdamaian dari perselisihan yang timbul, karena jaringan serikat pekerja dan/atau asosiasi pengusaha, jauh dari lokasi kedudukan perselisihan, dan hal – hal lain terkait Strategi Mengelola Serikat Pekerja. Deskripsi Serikat Pekerja (Buruh) adalah persatuan pekerja yang berbentuk organisasi untuk mencapai tujuan bersama seperti melindungi integritas pekerja, negosiasi upah yang lebih tinggi dan kondisi kerja yang lebih baik. Tawar-menawar serikat buruh, dengan majikan atas nama anggota serikat (pangkat dan jabatan anggota) dan melakukan negosiasi kontrak kerja (perjanjian kerja bersama) dengan majikan. Tujuan paling umum dari asosiasi atau serikat adalah “mempertahankan atau meningkatkan kondisi kerja mereka”

Training Smart Interview

smart-interview.

Training Smart Interview mempelajari mengenai bagaimana memahami karakter dasar pelamar sehingga dapat membuat pertanyaan-pertanyaan dan mampu menyimpulkan jawaban setiap pelamar dengan akurat dan tepat, bagaiamana mengenal diri sendiri (pewawancara) terlebih dahulu sebelum mengenal pelamar, sehingga dapat membangun diskusi yang efektif dalam wawancara, bagaimana melaksanakan 5 langkah proses wawancara mulai dari persiapan sampai keputusan, dan hal – hal lain terkait mengenai Smart Interview. Deskripsi Wawancara merupakan hal yang utama dalam proses penerimaan karyawan, ada banyak metode dan test yang digunakan. Bagaimana cara mendapatkan karyawan yang mempunyai potensi sukses dalam menjalankan pekerjaan nantinya, akan dijawab oleh SMART INTERVIEW, yaitu suatu teknik interview menggunakan pendekatan pola tingkah laku pelamar sehingga menjamin tingkat ketepatan yang tinggi dalam membuat keputusan sesuai kebutuhan. Tujuan Pelatihan Peserta mampu melakukan proses persiapan sampai keputusan dalam wawancara secara cepat dan tepat, mempunyai keterampilan dalam membuat pertanyaan-pertanyaan wawancara dan dapat mengenal karakter dasar pelamar. Outline Pelatihan Mengetahui sejarah tentang wawancara dengan latar belakangnya. Memahami karakter dasar pelamar sehingga dapat membuat pertanyaan-pertanyaan dan mampu menyimpulkan jawaban setiap pelamar dengan akurat dan tepat. Mengenal diri sendiri (pewawancara) terlebih dahulu sebelum mengenal pelamar, sehingga dapat membangun diskusi yang efektif dalam wawancara. Melaksanakan 5 langkah proses wawancara mulai dari persiapan sampai keputusan Menerapkan pokok-pokok pelaksanaan wawancara sehingga wawancara berjalan dua arah dan dapat mengidentifikasi jawaban pelamar secara lengkap. Melaksanakan prinsip-prinsip dalam wawancara guna pelaksanaan wawancara dapat fokus pada target dimensi jawaban yang dibutuhkan. Bagaimana melakukan praktek wawancara dengan benar dengan simulasi. Latihan membuat pertanyaan wawancara, mencatat hasil wawancara dan menentukan kelengkapan jawaban wawancara. Metode Pelatihan Presentasi Diskusi DISC Profiling Test Latihan Soal Simulasi/Roll Player Peserta Pelatihan Direktur/Manajer HRD, Personalia/Trainer Supervisor/Atasan Recruite Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Skema Gaji berbasis Pay for Performance

Deskripsi Sebentar lagi perusahaan Indonesia akan memasuki era AEC (Asean Economic Community), dimana pesaing akan datang dari luar. Disamping itu juga akan terjadi pembajakan talent SDM. Siapkah anda menghadapainya? Bagaimana meningkatkan kinerja pegawai ? Gunakan Performance Appraisal yang bisa digunakan untuk penentuan gaji dan insentif, mengurangi “like and dislike” , juga untuk pembentukan kultur kerja berbasis value organisasi. Bagaimana skema penggajian yang mampu mempertahankan talenta terbaik? Bagaimana skema penggajian agar perusahaan anda bisa Autopilot? Wajib diikuti HRD. Patut “diintip” oleh pemilik bisnis , agar Value Pendiri dapat diteruskan ke generasi berikut. Siapa Yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini? Pelatihan program penggajian ini wajib diikuti oleh para HRD perusahaan, dan pemilik bisnis agar nilai dari pendiri bisnis ini dapat diteruskan ke generasi berikut. Outline Skema Gaji berbasis Pay for Performance Session 1: AEC dan tantangannya di Human Development Index Komponen kompensasi umum Komponen kompensasi eksekutif sampai COMP5 Session 2: Penyusunan kompensasi perusahaan – Mengintip rata-rata kompensasi diperusahaan lain – Tingkat turnover karyawan di Indonesia – Prosentasi bonus dari net profit perusahaan Session 3: Kompensasi dan kinerja – Kiat implementasi pay for performance – KPI berbasis core values dan performance Session 4: Studi kasus Mengintip Astra – Garuda – IBM – Triputra Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Training Sistem Pengelolaan & Analisa Data Ke-HRD-an

Training Sistem Pengelolaan & Analisa Data Ke-HRD-an salah satu tujuannya adalah dapat menyiapkan data input hasil mutasi kepegawaian, dapat melaksanakan pelaksanaan penyuntingan dan penyandian data kepegawaian. Deskripsi Data kepegawaian adalah informasi mengenai perkembangan karir pegawai yang disusun berdasarkan arsip dokumentasi kepegawaian dari instansi yang bersangkutan. Optimalisasi pembenahan data dalam sistem teknologi diharapkan dapat memberikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat sehingga manajemen informasi dapat terbangun dan mempermudah upaya pembinaan karir pegawai. Guna memperlancar seluruh aktivitas pengelolaan data kepegawaian, perlu dipersiapkan infrastruktur teknologi informasi yang memadai. Optimalisasi pembenahan data dalam sistem teknologi diharapkan dapat memberikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat sehingga manajemen informasi dapat terbangun dan mempermudah upaya pembinaan karir pegawai. Guna memperlancar seluruh aktivitas pengelolaan data kepegawaian, perlu dipersiapkan infrastruktur teknologi informasi yang memadai Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Sistem Pengelolaan & Analisis Data Ke-HRD-an ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Penyiapan data input hasil mutasi kepegawaian Pelaksanaan penyuntingan dan penyandian data kepegawaian Pelaksanaan pengolahan data kepegawaian Penyelenggaraan sistem kepegawaian dan pengalihan informasi Pelaksanaan pengembangan sistem informasi kepegawaian Pengelolaan arsip kepegawaian Metode Pelatihan Pelatihan Sistem Pengelolaan & Analisis Data Ke-HRD-an dilaksanakan dengan metode: Presentasi, diskusi, studi kasus dan permainan peran Outline Materi Materi Pelatihan Sistem Pengelolaan & Analisis Data Ke-HRD-an akan membahas Penyiapan dan Pengelolaan Data Kepegawaian Pengagendaan, penyuntingan, penyandian, perekaman, pengelompokan, penyimpanan dan pemeliharaan surat / dokumen kepegawaian serta penyiapan persiapan laporan / perangkaan sesuai beban tugasnya Pengolahan Data Kepegawaian Pemrosesan data kepegawaian, koordinasi dalam penyelenggaraan aplikasi informasi kepegawaian, pemeliharaan basis data kepegawaian serta penyimpanan data dalam komputer Penyajian dan Pertukaran Informasi Pengelolaan jaringan komunikasi data, rekonsiliasi data dan sistem informasi kepegawaian serta penyajian dan komunikasi informasi kepegawaian Sistem Olahdata Berbasis IT Penyajian data, pengolahan dan alih data berbasis IT Tugas praktik & simulasi Fasilitator Adi Mardianto, S.Psi, MBA. Alumni Psikologi UGM. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan aplikasi perangkat lunak. Adalah anggota aktif dari SHRM (Masyarakat untuk Manajemen Sumber Daya Manusia – AS), ASTD (Masyarakat Amerika untuk Pelatihan & Pengembangan) dan IHRAA. Mempunyai pengalaman sebagai sumber SDM di beberapa perusahaan seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel dan Grup Astra. Menulis buku berjudul “Buku Pegangan Rekrutmen: Panduan Praktis untuk Rekrutmen dan Seleksi”, “Buku Pegangan Pengembangan Orang: Metode & Teknik Pengembangan Orang di Tempat Kerja”, “Analis Pengembangan Organisasi: Terkait dengan Strategi Bisnis”, dan “Analis Perekrutan”. Telah membantu beberapa perusahaan BUMN atau swasta untuk mengembangkan Sistem SDM. Ia memiliki kompetensi membangun Sistem SDM yang terintegrasi dengan mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang dapat mendukung. Dia juga sering melakukan seleksi karyawan lebih dari sepuluh ribu orang, sering melakukan level manajerial dan memberikan berbagai pelatihan dengan tema Sistem SDM, Sistem Informasi SDM, Kepemimpinan, Pengembangan Manajemen, Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sistem Manajemen SDM berbasis Kompetensi

Pelatihan Sistem Manajemen SDM berbasis Kompetensi bertujuan untuk  memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep sistem manajemen SDM berbasis kompetensi, memberikan rekomendasi tentang penyempurnaan kebijakan SDM dan pemecahan masalah atas implementasi sistem manajemen SDM berbasis kompetensi sehingga tercipta employee engagement yang tinggi. Deskripsi Kita sering mendengar adagium tentang sumber daya manusia adalah aset terpenting di dalam perusahaan. Namun dalam prakteknya tidak mudah bagi perusahaan untuk menjadikan SDM sebagai aset yang bermanfaat. Pada kenyataannya, masih banyak perusahaan yang menganggap bahwa SDM atau pegawai adalah tenaga kerja yang berfungsi sebagai alat produksi semata. Peristiwa yang terjadi di Batam baru-baru ini dan di tempat lainnya telah membuka mata kita bahwa praktek manajemen SDM konvensional mengakibatkan terjadinya konflik berkepanjangan antara manajemen dan pegawai yang berdampak desttuktif bagi perusahaan dan pegawai. Seandainya saja pimpinan perusahaan tersebut mau saja menerapkan sistem manajemen SDM berbasis kompetensi, maka peristiwa di atas tidak akan terjadi sebab di dalam filosofi manajemen tersebut, pegawai adalah manusia yang memiliki kebutuhan, harapan yang perlu didengar seiring dengan potensi dan kompetensi yang dapat dikembangkan untuk mencapai prestasi dan kinerja perusahaan. Di dalam sistem manajemen SDM berbasis kompetensi dibahas tentang bagaimana konsep kompetensi dipergunakan dalam rekrukmen/seleksi, penempatan, pelatihan dan pengembangan, serta pemberian imbalan berbasis kompetensi. Dengan menerapkan sistem ini, maka masa depan perusahaan akan mampu meningkatkan kinerja dan menghadapi tantangan persaingan bisnis. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Sistem Manajemen SDM berbasis Kompetensi peserta mampu : Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep sistem manajemen SDM berbasis kompetensi kepada peserta pelatihan Memberikan rekomendasi tentang penyempurnaan kebijakan SDM dan pemecahan masalah atas implementasi sistem manajemen SDM berbasis kompetensi sehingga tercipta employee engagement yang tinggi Outline Materi Materi Pelatihan Sistem Manajemen SDM berbasis Kompetensi yang akan disampaikan : Isu Kompetensi dan Manajemen SDM berbasis Kompetensi Manajemen Kompetensi Keluarga Jabatan Model Kompetensi Standar Kompetensi Profil Kompetensi Jabatan Kamus Kompetensi Implementasi Manajemen SDM berbasis Kompetensi Metode Pelatihan Metode Pelatihan Sistem Manajemen SDM berbasis Kompetensi yang akan digunakan : Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Peserta Untuk dapat menerapkan sistem manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi secara efektif, maka yang perlu hadir dalam pelatihan ini adalah para pimpinan dan staf dalam bidang sumber daya manusia dan konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan. Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahun itu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Pelatihan Recruitment Management

Pelatihan Recruitment Management  salah satu tujuannya agar peserta mampu dan melaksanakan program rekrutmen secara lebih efektif di organisasinya. Deskripsi Tanggung jawab dalam pekerjaan rekrutmen tidak sebatas melakukan tes psikologi saja, namun mencakup pengelolaan yang cukup kompleks yang dimulai dari menghitung jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, mencari resource, mengukur leadtime-nya hingga kegiatan orientasi karyawan baru.  (Recruitment Management) Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang landasan dasar yang wajib dipahami oleh para recruiter seperti dinamika psikologi manusia, kesempatan kerja yang sama, perencanaan tenaga kerja, deskripsi pekerjaan, sumber tenaga kerja, metode seleksi, alat ukur seleksi, pembuatan laporan psikologi, orientasi karyawan baru, evaluasi. (Recruitment Management) Tujuan Pelatihan Peserta mampu dan melaksanakan program rekrutmen secara lebih efektif di organisasinya.(Recruitment Management) Peserta mampu mengembangkan dan melakukan improve terhadap recruitment system di organisasinya. (Recruitment Management) Peserta mampu menerapkan strategi rekrutmen berbasis pada the right man in the time, right place, right track, and right culture (Recruitment Management) Outline Materi Hari I Recruitment Terminology Culture, Competency & Talenta Employee Equal Opportunity Man Power Planning Job Specification & Man Specification Resourcing Strategy Hari II Resourcing Strategy (Recruitment Management) Menyusun Recruitment Action Planning (Recruitment Management) Recruitment Process Evaluation (Recruitment Management) Menentukan Alat Ukur Seleksi : Psikometri vs Tes Psikologi (Recruitment Management) Orientasi Karyawan Baru (Recruitment Management) Peserta HR Direktur, HR Manager / GM, HR Section / Staff, Recruitment Officer, HR Admin, Manajemen Lini dan jabatan yang terkait dengan proses seleksi dan rekrutmen karyawan. (Recruitment Management) Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.