Human Resource Training

Structured Selection Interview Technique

Deskripsi Proses Recruitment adalah proses kritikal yang merupakan matarantai dari pengelolaan SDM di organisasi perusahaan. Di dalam proses recruitment itusendiri, interview mengambil peran penting dalam membuat keputusan untuk mengambil seorang kandidat menjadi karyawan perusahaan. (Interview Technique) Banyak kejadian dimana karyawan yang masuk kedalam organisasi perusahaan tidak dapat berkinerja dengan baik dan di satu sisi lain, sikaryawan tidak merasa cocok dengan kultur budaya perusahaan tempat bekerja. Hal ini disebabkan karena banyak manager lini yang melakukan interview sebagai salah satu prasyarat dalam recruitment proses tidak memiliki standar teknik interview. (Interview Technique) Tujuan Pelatihan Membekali peserta untuk dapat mengetahui proses rekrutmen yang baik dan dapat menjalankan proses tsb sejalan dengan bisnis proses perusahaan. (Interview Technique) Meningkatkan kemampuan para peserta dalam menggali, mengumpulkan dan menyimpulkan data, fakta atau informasi yang diperlukan dalam merekrut calon karyawan.  (Interview Technique) Mengevaluasi informasi untuk dapat mengambil keputusan apakah calon karyawan sesuai dengan syarat dan spesifikasi jabatan yang akandi isi.(Interview Technique) Setelah mengikuti program pelatihan ini juga, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi kompetensi yang akan digali dengan membuat pertanyaan yang akan dilontarkan, mampu melakukan wawancara secara terstruktur, mengevaluasi informasi dan membuat rekomendasi. (Interview Technique) Outline Materi Introduksi Proses rekrutmen. (Interview Technique) Hubungan dengan kebutuhan bisnis perusahaan, pengembangan organisasi, manpower planning (Interview Technique) Tahapan rekrutment dan bisnis process nya (Interview Technique) Masalah umum dalam rekrutmen (Interview Technique) Kebijaksanaan dan prosedur rekrutmen. (Interview Technique) Analisa jabatan Profil jabatan, Deskripsi jabatan dan persyaratan jabatan (Interview Technique) Menetapkan dimensi, Menyusun dimensi. (Interview Technique) Menyusun pertanyaan. (Interview Technique) Teknik dan struktur wawancara: Dont s & Do s Teknik wawancara untuk rekrutmen Pembukaan, proses dan menutup wawancara Menangani dan menyimpulkan jawaban Peserta Para Manajer atau Supervisor yang dalam pekerjaannya melakukan proses recruitment mulai dari identifikasi posisi kosong, mencari kandidat, memilih kandidat, melakukan wawancara, memberikan rekomendasi dan laporan untuk pembuatan keputusan rekrutmen.(Interview Technique) Metode Pelatihan Kuliah dalam kelas dengan best practices, studi kasus dan latihan memilih CV dan ketrampilan wawancara, diskusi, umpan balik. (Interview Technique) Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Training Professional Human Resources Management (CHRM)

Training PHRM salah satu tujuannya adalah bagaimana Kita bisa memahami apa itu SDM dan mengapa penting bagi departemen mereka dan bagaimana menjadi lebih siap dalam hal keterampilan dan pengetahuan untuk menerapkan peran mereka sebagai “manajer HR untuk bawahan” dalam departemen dan unit kerja. (PHRM) Deskripsi Program PHRM ini akan membantu semua manajer SDM, baik SDM profesional dan profesional teknis di dalam perusahaan untuk: (a). meningkatkan pemahaman dan kesadaran mereka tentang pentingnya sumber daya manusia, (b). menciptakan sikap yang lebih positif terhadap kegiatan HR di perusahaan, (c). menunjukkan pada manajer lini bagaimana mereka dapat berkontribusi lebih aktif untuk kegiatan sumber daya manusia di perusahaan dan (d). membantu mereka untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan peran baru mereka sebagai “manajer sumber daya manusia untuk bawahan mereka”. (PHRM) Program PHRM akan memaparkan berbagai fungsi HR, diantaranya : Human Resources Planning (Organization Development, Job Management & Workforces Planning), Human Resources Acquiring (Recruitment & Placement), Human Resources Developing (People Development, Training, Performance Management, Competencies Based, Career Management), Human Resources Maintaining (Compensation & Benefit), Human Resources Retaining (Talent Management and Succession Planning).(PHRM) Tujuan Pelatihan Pada akhir dari program ini, peserta diharapkan  akan: Memahami apa itu SDM dan mengapa penting bagi departemen mereka.(PHRM) Menjadi lebih mendukung dan aktif dalam kegiatan HR di perusahaan.(PHRM) Memahami mengapa umpan balik yang jujur dan terbuka merupakan dasar untuk pengembangan sistem penilaian kinerja yang baik.(PHRM) Lebih siap dalam hal keterampilan dan pengetahuan untuk menerapkan peran mereka sebagai “manajer HR untuk bawahan” dalam departemen dan unit kerja.(PHRM) Dapat mengembangkan profil pekerjaan untuk posisi yang mereka awasi dan memahami bagaimana profil pekerjaan dapat memperkuat pelatihan karyawan saat ini dan proses pengembangan staf di perusahaan, serta bagaimana mendukung proses recruitment yang lebih baik, karir dan perencanaan suksesi, mentoring, terciptanya pengembangan fokus untuk menekankan kesenjangan dalam mengembangkan penilaian kinerja, serta tanggung jawab line manager di area HR.(PHRM) Memahami mengapa perlu untuk berubah menjadi lebih terbuka, yaitu 2 jalur komunikasi antara kepala departemen, manajer lini dan profesional HR.(PHRM) Outline Materi Session 1 :    Company Strategic Planning which have to be aligned with HR Planning.(PHRM) Human Resources Framework(PHRM) ARCI Concept and HR Roles vs Line Managers’s roles. (PHRM) Session 2 : Organization Development (design & implementation). (PHRM) Job Management (Job Description, Job Evaluation to Job Grading design). (PHRM)  Session 3 : Strategic Manpower Planning.(PHRM) HR Acquiring – Recruitment & Placement (strategy, approach and tools).(PHRM) Session 4 : HR Developing, People Development Concept.(PHRM) Competencies Based Human Resources Management (design & implementation).(PHRM)  Session 5 : Strategic Performance Management System. (PHRM) Career Management.(PHRM) Session 6 : Learning & Development Management Knowledge Management Session 7 : Remuneration Management (design & implementation) Salary Structure Design Session 8 : Talent Management (PHRM) Succession Planning (PHRM) Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, role play, sharing pengalaman, presentasi kelompok, uji Kompetensi dll.(PHRM) Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Training Performance Management

Salah satu tujuan Training Performance Management adalah agar Kita mampu dalam mengembangkan Perencanaan Kinerja, men-set Sasaran Kerja, mengorganisasikan Performance Coaching,  Performance Appraisals. Proses rekruitmen yang baik akan menyebabkan organisasi memiliki talent-talent yang tepat, tetapi bagaimana mengoptimalkan kinerja memerlukan suatu sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System) yang dikelola dengan baik.

Pelatihan Organization Development Specialist

Tujuan Pelatihan Organization Development Specialist salah satunya adalah agar kita memahami tentang apa definisi, peran, job desc dari OD profesionals, kompetensi , skill yang dibutuhkan untuk berhasil. Value Consult Training  Deskripsi Pengembangan organisasi, dari hari ke hari semakin menjadi aktivitas yang crucial bagi Perusahaan.  Perkembangan lingkungan organisasi yang begitu cepat sulit dibendung efeknya bagi organisasi.  Karenanya satu2 nya cara adalah untuk organisasi bisa secara berkesinambungan melakukan respond optimal terhadap berbagai perubahan tersebut, termasuk perubahan kepentingan dari para stake holders. (Organization Development) Sistem, orang, budaya selalu menjadi 3 faktor yang akan menentukan competitive advantage seperti apa yang akan dibangun Perusahaan.  Recruitment yang berhasil mendatangkan orang yang berkualitas akan menjadi ‘percuma’ bila sistem yang ada di Perusahaan tidak bisa mem fasilitasi munculnya kinerja yang diharapkan dari orang tersebut. OD professionals mempunyai peran sentral dalam membantu mengelola perubahan organisasi yang ada agar selalu dapat menjadi ‘wadah’ yang memfasilitasi munculnya kinerja yang diharapkan.  Dengan demikian seorang OD professional dituntut untuk memiliki wawasan mengenai strategic management, proses organisasi, tahap pengembangan organisasi yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan Perusahaan. (Organization Development) Certified Organization Development bertujuan untuk memberikan overview, skill perspective mengenai peran OD professional di Perusahaan serta memberikan kemampuan dasar yang dibutuhkan agar seorang OD professional bisa menjalankan perannya dengan optimal. (Organization Development) Metode Pelatihan Certified Organization Development Specialist Pelatihan Certified Organization Development Specialist dilaksanakan dengan metode: Presentasi konsep, framework, studi kasus, sharing pengalaman,  uji kompetensi tertulis, dll. Outline Materi Pelatihan Certified Organization Development Specialist Definisi, peran, job desc dari OD profesionals Kompetensi, skill yang dibutuhkan untuk berhasil Membuat perencanaan, evaluasi dari suatu Unit/Departement OD Meningkatkan efektivitas keterkaitan antar Departemen OD dan Unit2 Organisasi lainnya. Nature dari organisasi sebagai suatu sistem yang terbuka Bagaimana mengaitkan inisiatif OD dengan arah Strategis Perusahaan Analisis kepentingan stake holders dan inisiatif OD Prinsip2 dalam mengelola perubahan organisasi Mengevaluasi kesiapan organisasi untuk berubah & menentukan strategi perubahan Tahapan, Metode audit organisasi & proses identifikasi SWOT organisasi Mengelola proses perubahan organisasi, mempersiapkan sturuktur untuk mendukung perubahan Mengoptimalkan komponen OD: Organisasi, Proses & Tools Link antara Sistem, Organisasi, People & Budaya Perusahaan Metodologi pengumpulan data di dalam OD Berbagai tools, intervensi dalam OD Link antara Job, Struktur, Komponen dan Disain Organisasi Memahami berbagai komponen sistem: kompetensi, sturktur gaji, reward, sistem karir, dll serta proses menentukan prioritas intervensi Memonitor, mengukur efektivitas suatu intervensi OD Mengembangkan organisasi secara berkelanjutan melalui learning organisation & knowledge management Fasilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 20 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP). Testimoni “Baik”

Training Manpower Planning Specialist

Free cd : berbagai form Manpower Planning dalam excel dan soft material Program ini akan memberikan wawasan strategis dan teknis dari Manpower Planning & Placement (MPP) metodologi di dalam organisasi perusahaan. Dengan pendekatan yang komprehensif diharapkan program ini dapat memberikan bantuan kepada para MPP professionals dengan berbagai kemampuan dan pertimbangan yang dibutuhkan dalam mengembangkan MPP.  Workshop ini juga akan memperjelas aspek kualitatif dan kuantitatif dari proses staffing di dalam organisasi.

Learning & Development Specialist

Deskripsi Learning & Development faces an increasing challenge to justify its effectiveness in the face of rapid changes in business organization and advances in technology. Money spent in learning and development also increases considerably. How can we be assured the quality of learning and development program worth the cost and how can we asses and measure it. The big issue today is how to manage learning& development program effectively so that it would lead to better performance at an individual, work and organizational level. Program Description Learning & Development Specialist Programis a professional development program designed to equip professional HR, trainers, team leaders & business facilitators with the knowledge & skills they need to analyze, plan, conduct, and evaluate dynamic & strategically linked high-impact learning & development programs. Learning Objectives Managing overall A to Z of Learning and Development program. Interpret and deliver right-on-time the strategic people competency requirements of the organization. Demonstrate high-level knowledge of learning principles & mechanisms applied to designing & facilitating high-performance learning solutions. Determine the value-added of learning in relation to its contribution to the organization’s total competency. Workplace Application Learning of participants will equip them with competency to interpret and anticipate the learning and development requirements of the organization relative to its strategic directions. A distinction between training and learning development interventions will be used to determine the most appropriate interventions according to the individual needs of participants and their stakeholders.  Thus Programs designed will bridge trainees’ actual performance gaps and expectations to enable them to deliver standards of exemplar behavior. Program Topics Strategic Partnering with Operations and Line Managers Identifying the Learning& Development Gaps &  Interventions that Will Produce the Organizational Results Designing the High Impact Learning and Development Programs Transfer of Learning: Bridging the Knowing-Doing Gap Who May Join Human Resource and Line Staff/Supervisors/Managers who are responsible for either or both management & development functions of HR. Executives and managers of strategic business units, organization functions, and human resource development professionals and champions. Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure

Job Management Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure Job Manajemen adalah proses urutan dari bahan pengembangan organisasi yang akan menindaklanjuti desain pekerjaan, analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, penilaian kerja dan merancang struktur gaji. (Job Grading) Dalam program Certified Job Management Specialist kita akan memiliki pendekatan langkah demi langkah dari Job Design, Job Analysis, Job Evaluation dan Job Grading Design. Apa itu Job Analysis? Job Analysis adalah proses memahami “apa” dan “mengapa” pekerjaan yang harus dilakukan – apa yang akan dicapai oleh suatu pekerjaan, mengapa pekerjaan ada. Ini adalah proses pengumpulan fakta-fakta yang akan memungkinkan orang lain untuk membuat penilaian tentang pekerjaan yang harus dilakukan, dan hasil akhir yang diharapkan. (Job Grading) Analisis pekerjaan tidak analisis pribadi, dan bukan merupakan penilaian kinerja. Ini adalah pembuatan deskripsi pekerjaan yang komprehensif. Hal ini terbukti bahwa disiapkan dan ditulis secara profesional pekerjaan dokumentasi sangat penting untuk seleksi, kompensasi desain (termasuk struktur gaji), desain pekerjaan, pelatihan dan menetapkan harapan. Lalu apa Job Evaluasi? Evaluasi pekerjaan adalah suatu sistem untuk pekerjaan peringkat secara logis dan adil dengan membandingkan pekerjaan terhadap pekerjaan atau terhadap skala ditentukan untuk menentukan ukuran relatif dari pekerjaan dalam sebuah organisasi. (Job Grading) Evaluasi pekerjaan tidak mutlak, tidak ilmiah, tidak terstruktur, dan bukan orang terpusat. Ini adalah perbandingan, menghakimi, tugas terstruktur dan terpusat. Langkah selanjutnya adalah bagaimana merancang pekerjaan grading yang akan merujuk pada hasil Evaluasi Ayub. Job Grading itu sendiri dapat memicu inisiatif untuk mengkaji atau untuk mendesain ulang struktur gaji dengan menghormati strategi remunerasi perusahaan. Dalam rangka untuk menarik dan mempertahankan orang-orang baik, maka filosofi remunerasi harus relay pada ekuitas internal dan eksternal daya saing. Sasaran Pelatihan Program Certified Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure untuk memberikan peserta pengalaman praktis dalam mengidentifikasi nilai kunci-kegiatan menambahkan dalam sebuah organisasi, khususnya dalam praktek pengelolaan pekerjaan seperti mendefinisikan pekerjaan / peran kunci konten dan daerah hasil pekerjaan. Program Certified Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure juga lokakarya tentang pemahaman, keterampilan, dan pengetahuan tentang menggunakan beberapa Metode Evaluasi Ayub, dengan menyediakan studi kasus untuk praktek evaluasi berbagai pekerjaan pada tingkat yang berbeda dan fungsi Peserta akan menganalisa informasi untuk mengidentifikasi elemen kunci dan menulis bermakna dan komprehensif Job Description, yang menekankan pada hasil akhir yang diperlukan oleh pekerjaan. Yang dalam analisis mendalam pekerjaan dan peran yang diberikan oleh kursus ini memungkinkan organisasi-organisasi dan individu untuk membahas peran tim selain penjelasan yang lebih konvensional teknis, profesional dan peran manajemen. Dalam program Certified Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure lokakarya, peserta belajar perlunya dan peran deskripsi kerja yang akurat. Memungkinkan peserta pelatihan untuk melakukan analisis pekerjaan wawancara, dan mempersiapkan Job Deskripsi dalam organisasi mereka sendiri. Setelah lokakarya, kami berharap bahwa para peserta mengetahui bagaimana menerapkan Pengukuran Kerja alat yang objektif mengevaluasi dan mengakui bekerja dalam situasi bisnis yang berbeda. Peserta Lokakarya Certified Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure dirancang untuk HR profesional atau line manager yang diperlukan untuk membuat Job Deskripsi dalam organisasi mereka untuk evaluasi pekerjaan, penilaian pekerjaan desain, desain struktur gaji, manajemen kinerja, atau sebagai bagian dari manajemen sumber daya manusia yang efektif. Lokakarya Certified Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure juga dirancang untuk praktisi SDM yang bekerja di bidang kompensasi, manajemen SDM secara umum dan garis manajemen yang akan menerapkan metodologi untuk organisasi / satuan serta orang-orang dalam, atau mempersiapkan diri untuk, sangat aktif dan bertanggung jawab untuk peran-peran kepemimpinan mana penggunaan alat-alat kompensasi terkait nilai tambah adalah instrumen. Orang lain yang akan mendapatkan keuntungan dari workshop Certified Job Management Specialist in designing Job Grading & Salary Structure meliputi: perekrut, pelatih, penilai, karier dan organisasi perencana, dan pekerjaan evaluator. Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Training Job Analyst dan Job Evaluation Specialist Program

Free CD berisi: Materi  training (slides presentation) dalam bentuk pdf. Job Evaluation – Merumuskan jabatan secara akurat adalah salah satu unsur penting dalam pengembangan organisasi di suatu Perusahaan.  Apa makna jabatan bagi suatu perusahaan perlu ditentukan.  Apakah terkait dengan lingkup kerja, bobot kerja, kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat berkinerja secara optimal di dalam suatu jabatan, atau lainnya.  Filosofi yang ada di belakang formulasi jabatan di satu Perusahaan akan sangat menentukan format jabatan seperti apa yang akan digunakan.  Serta manfaat dan link apa yang bisa didapat dari perumusan jabatan dengan sistem2 SDM lainnya.

Human Resources Planning Specialist

‘HR kurang berperanan dalam men support strategi Perusahaan?’, concern itu selalu menjadi main concern dari CEO ataupun BOD.  HR dianggap hanya sibuk dengan dirinya sendiri dan dengan rutinitas administrasi yang dijalaninya.  Top manajemen kemudian selalu menuntut agar HR lebih berperan secara strategis di dalam Perusahaan.  Namun, pertanyaan yang muncul pertama-tama adalah:  ‘Bagaimana caranya me link strategi perusahaan dengan sistem dan policy HR?’, ‘Bagaimana mendisain suatu sistem HR yang strategik sehingga strategi perusahaan dapat lebih cepat di-cascading ke dalam strategi HR?’

Training BHRM Specialist

Deskripsi Kompetensi manajemen sudah merupakan salah satu core aktivitas yang ‘mutlak’ dilakukan oleh manajemen SDM modern.  Terlepas dari belum siapnya suatu Perusahaan untuk masuk ke dalam proses manajemen kompetensi, pemahaman mengenai kompetensi2 penting yang ada di suatu Perusahaan merupakan ‘sarana’ untuk melakukan micro managed terhadap keunggulan kompetitive yang ingin dibangun Perusahaan tersebut.  Dengan demikian ia merupakan salah satu link penting antara praktis pengelolaan SDM dengan arah strategis Perusahaan.  (BHRM Specialist) Definisi kompetensi yang tepat yang dibangun di dalam competency dictionary Perusahaan juga sangat menentukan seberapa jauh aplikasi kompetensi bisa dilakukan dalam kaitan dengan proses asesment untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan mempromosikannya serta proses development untuk mengembangkan karyawan tersebut untuk kebutuhan saat ini ataupun di masa yang akan datang. (BHRM Specialist) Salah satu tahap awal yang penting untuk manajemen kompetensi adalah keberhasilan Tim SDM men-desian kompetensi model-nya.  Workshop ini tidak hanya akan membawa pada proses mendesain kompetensi secara setahap demi setahap tetapi juga memberikan tools yang Anda butuhkan untuk melakukannya dan memastikan bahwa disain kompetensi yang Anda bangun sudah sesuai dengan kebutuhan, arah strategis dan ‘lingkungan’ Perusahaan. (BHRM Specialist) Pungki Purnadi tidak saja menguasai aspek teori dari HR action ini, tetapi juga telah terlibat secara intens melakukan hal tersebut di suatu perusahaan multy national di Indoenesia, bahkan menjadi salah satu motor pengembangan manajemen kompetensi Perusahaan tersebut di lingkup regional yang dia lakukan ketika dia ditempatkan di salah satu headquarter Perusahaan tersebut di luar Indonesia.  Hal ini menjamin proses workshop ini akan banyak berisi sharing praktis pengalamannya dalam mengembangkan dan menerapkan kompetensi untuk beragam posisi. (BHRM Specialist) Tujuan Pelatihan Memahami konsep kompetensi Mengembangkan ketrampilan dalam merumuskan core dan generic competencies Mengaplikasikan kompetensi untuk proses seleksi dan people development Outline Materi Bagaimana menentukan job yang akan menjadi sample dalam mendefinisikan model kompetensi Mendefinisikan isue dan challange yang dihadapi oleh jabatan tersebut dan kontribusinya bagi pencapaian sasaran Perusahaan. Mengembangkan core dan generik kompetensi Mendefiniskan level kompetensi secara praktis Mengembangkan metode yang tepat dalam pengumpulan data Tool statistik dasar yang diperlukan untuk melakukan validasi Aplikasi penerapan kompetensi ke dalam recruitment, training, performance management & career management Metode Pelatihan Presentasi konsep dan framework, studi kasus, role play, sharing pengalaman, presentasi kelompok, uji Kompetensi dll. (BHRM Specialist) Untuk lebih efektifnya workshop ini diharapkan partisipan membawa contoh komptensi yang ada di Perusahaan atau deskripsi dari suatu jabatan (BHRM Specialist) Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 25 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP).

Training Career & Talent Management Specialist

Deskripsi Training Career and Talent –  Sebuah organisasi perlu memiliki sistem pengelolaan karir yang baik. Sistem ini akan membuat setiap karyawan yang ada di perusahaan mempunyai kejelasan mengenai apa yang akan ia peroleh di dalam karirnya. Training career & talent management specialist program dirancang untuk membantu pengelola SDM memahami dan bisa merumuskan sistem tersebut. Dengan adanya tren organisasi ke clean & flat organization maka para profesional SDM ditantang untuk dapat mengembangkan sebuah sistem pengembangan karir yang inovatif. Sehingga tidak membuat para “star” meninggalkan perusahaan, sementara para deadwood justru yang tinggal. Menjaga objektivitas dari sistem adalah suatu challange tersendiri di dalam proses pengelolaan karir. Salah satu aspek pentingnya adalah memadukannya dengan proses pengelolaan para star, talented people yang diperlukan untuk memimpin Perusahaan di masa yang akan datang. Karenanya pengelolaan sistem karir dan talent menjadi crucial bagi kepentingan jangka panjang organisasi. Di sini lah pentingnya peran seorang career & talent management specialist, untuk memastikan terbentuknya career & talent management system yang dapat mendukung sasaran strategis perusahaan. Tujuan Training Career and Talent Setelah mengikuti Pelatihan Career and Talent Management Specialist ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Me link antara Strategi Perusahaan dengan Individual Career Development Plan Meng ases bagaimana kondisi struktur dan kebijakan SDM saat ini dapat di aliansikan dengan praktek2 pengembangan karir. Bagaimana men set suatu kondisi yang dapat memberdayakan setiap orang di dalam organisasi untuk merencanakan karir yang realistik dengan bantuan manajer dan support dari organisasi Melakukan self-assessment sebagai sarana mengikuti perubahan yang terjadi di lingkungan kerja. mengidentifikasikan talented people di dalam organisasi dan mempertahankan serta mengembangkan kinerja mereka tanpa mengabaikan team work yang dibutuhkan organisasi. Mengembangkan framework yang sesuai untuk masing2 organisasi dalam pengelolaan talent people. Outline Training Career and Talent Materi Training Career and Talent Management Specialist adalah : Menentukan jangkar organisasi yang akan digunakan dalam mengembangkan karir Strategi organisasi, tools, teknik di dalam mengelola dan mengembangkan karir Mengimplementasikan dan meng-institutionalisasi-kan pengelolaan dan pengembangan karir Sinkronisasi sasaran individu dan organisasi: bagaimana cara menghubungkan sasaran pengembangan individu dengan arah dan kebutuhan Perusahaan Metode dalam meng identifikasi talented people  Prinsip dalam pengelolaan talent: alterting, enabling dan inspiring talent Share praktis dalam pengelolaan talented people Metode Training Career and Talent Training Career and Talent Management Specialist dilaksanakan dengan metode: Presentasi konsep dan framework, studi kasus, role play, sharing pengalaman, presentasi kelompok, dan uji kompetensi . Facilitator Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Memiliki sertifikasi HR Management dari Filipina dan telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di  beberapa industri selama lebih dari 20 tahun. Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Training & Develoment, Head of Corporate Man Power Planing, Head of Corporate Career Development , Head of Corporate Organisation Development and Studies, HRD Manager, serta Senior Human Capital Manager .  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan International dan regional. Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini di-‘genap’-kan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai industri seperti  tobaccos, power plant, telecommunication, pulp & paper dan tourism. Pungki Purnadi juga adalah salah satu penggagas Sertifikasi Bidang SDM di universitas Atmajaya Jakarta dengan program Certified Human Resources Professional nya (CHRP). Testimoni Peserta Training Career & Talent Management Specialist: “Untuk Content sangat baik sesuai dengan apa yg diberikan dijudul training” “Materi sesuai yg diharapkan” “Sangat bagus” “Pertahankan” “Luarbiasa”

Pelatihan Behaviour Analyst

Pelatihan Behavior Analyst bertujuan agar bagaimana peserta mampu melakukan asesmen perilaku menggunakan DISC & wawancara berbasis perilaku, bagaimana peserta mampu memahami DISC dan teknik wawancara berbasis perilaku dalam melakukan asesmen, dan hal lainnya terkait Behavior Analyst. Deskripsi Asesmen perilaku merupakan alat dalam modifikasi perilaku yang digunakan untuk mengukur perilaku individu apakah perilaku yang diharapkan atau ditargetkan itu dimunculkan atau tidak dalam perilaku sehari-hari. Dalam dinamika organisasi, asesmen perilaku ini dapat digunakan untuk memprediksi perilaku seseorang, mendeskripsikan kepribadian seseorang secara utuh, dan menentukan treatmen yang tepat terhadap perilaku tersebut. Di psikologi, asesmen perilaku dapat menggunakan alat ukur, diantara alat ukur psikologi, psikometri, observasi dan juga wawancara. Dalam pelatihan ini perilaku akan diases menggunakan dua alat ukur yaitu alat ukur psikometri menggunakan DISC dan teknik wawancara berbasis perilaku. Pemilihan dua alat ukur ini dikarenakan dua alat ukur tersebut mempunyai derajat validitas yang cukup besar dalam memprediksikan perilaku seseorang. Salah satu pendekatan yang paling efektif untuk asesmen perilaku adaIah Teknik Wawancara Berbasis Perilaku. Asumsinya yang digunakan teknik wawancara ini adalah perilaku masa depan yang terbaik diprediksi oleh perilaku masa lalu. Untuk memastikan bahwa calon memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan, Anda perlu beberapa derajat bukti bahwa mereka telah menunjukkan kemampuan ini di masa lalu. Sebuah wawancara perilaku adalah serangkaian pertanyaan-pertanyaan terbuka yang membantu Anda mendapatkan gambar yang baik dari kemampuan orang dalam posisi sebelumnya. Prinsip utama Behavioural Job Interview adalah bahwa prediktor paling akurat kinerja masa depan adalah kinerja masa lalu, dalam situasi yang sama. Prediksi Behavioural Job Interview akurat hingga 55%, sedangkan wawancara tradisional hanya 10%. Sedangkan DISC assessment adalah alat ukut untuk “behaviour assessment” berdasarkan pada the DISC theory yang dikenalkan oleh psychologist William Marston. Marston’s theory berfokus pada empat “personality traits” yang berbeda yaitu Dominance, Inducement, Submission, and Compliance. Tujuan Pelatihan Peserta mampu melakukan asesmen perilaku menggunakan DISC & wawancara berbasis perilaku. Peserta mampu memahami DISC dan teknik wawancara berbasis perilaku dalam melakukan asesmen. Peserta mampu meningkatkan efektifitas anggota organisasinya dengan menggunakan DISC & wawancara berbasis perilaku. Peserta mampu melakukan penilaian kompetensi terhadap anak buah melalui Behavioral Assessment. Outline Materi Day 1 Latar belakang & Landasan Teori tes DISC Validitas & reliabilitas alat ukur DISC Administrasi tes DISC Interpretasi alat tes DISC Penerapan praktis dalam pengembangan SDM & Organisasi Day 2 Menentukan Sasaran dari Persyaratan Pekerjaan / Dimensi Menyusun Pertanyaan yang Menggali Perilaku Teknik melakukan Wawancara Berbasis Perilaku Menggali Kecocokan Motivasi Evaluasi & Integrasi data Penerapan praktis dalam pengembangan SDM & Organisasi Simulasi Simulasi menggali perilaku dengan menggunakan DISC (Administrasi & Interpretasi). Simulasi Wawancara berbasis perilaku. Perilaku-perilaku yang diungkap sesuai kompetensi terlampir. Facilitator Adi Mardianto, S.Psi, MBA. Adi Mardianto adalah alumni Universitas Gadjah Mada. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan software HR System dan Direktur PT Pinasthika Adhi Konsultama yang bergerak dalam pengembangan SDM & Sistem Manajemen. Dikenal sebagai konsultan pengembangan sistem MSDM, trainer, asesor dan penulis buku. Beliau mempunyai pengalaman praktis lebih 15 tahun sebagai praktisi MSDM di beberapa perusahaan multi nasional seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel, Astra Group dan Pinasthika. Dalam kegiatan profesi, beliau merupakan anggota SHRM Profesional Membership dan ASTD, serta pendiri IHRAA (Indonesian Human Resource System Analyst Association). Sebagai praktisi MSDM, beliau telah banyak membantu perusahaan untuk penyelenggaraan jasa rekrutmen, asesmen, pengembangan sistem dan pelatihan-pelatihan. Sebagai consultant, beliau pernah membantu proyek pengembangan sistem di beberapa perusahaan BUMN dan swasta. Materi konsultasi sistem yang diberikan terkait dengan tema Talent Executives& Career System, Organization Development, Design Organization, Change Executives, Remuneration System, Workload Analysis, Performance Executives Sistem, Employee Opinion Survey, Job Evaluation, Executives Development Program dan Leadership Skill. Beberapa karya buku yang sudah diterbitkan adalah Recruitment Executives dan People Development Handbook, Recruitment Analysis, Optimalizing Recruitment System; dan Organization Development Analysis, Organization Development Linked to Business Strategy.Karya yang lain adalah pembuatan software aplikasi berbasis web ataupun desktop, seperti software Talent Management& Career System, software Recruitment Executives, software Performance Management System, dan software aplikasi lainnya

Training Business Process Improvements Skills

Training Business Process Improvements Skills salah satu tujuannya mempelajari mengenai konsep SIPOC, bagaimana pemetaan proses yang baik dan benar, bagaimana merubah proses menjadi flowchart, bagaimana membuat plan : menentukan KPI, dan hal lainnya terkait Business Process Improvements Skills. Deskripsi Untuk meningkatkan profit, maka proses bisnis harus dibuat lebih efisien, efektif. Dengan memahami keseluruhan proses, dapat mempermudah melakukan perbaikan. Organisasi yang telah memiliki Peta Proses dapat menggunakanya sebagai acuan dalam mencari akar masalah, meningkatkan mutu produk/jasa, menyusun KPI, menulis SOP, membuat Job analysis dll. (Business Process Improvement) Perbaikan proses bisnis ini akan mengikuti praktek bisnis yang telah diimplementasikan di grup Astra. Ikuti workshop ini agar anda bisa mengefisienkan business process sehingga pada akhirnya bisa mengurangi biaya / cost. (Business Process Improvement) Outline Materi Konsep SIPOC Pemetaan proses yang baik & benar Merubah proses menjadi flowchart Plan : menentukan KPI Do: Eksekusi dengan Gemba Check:  Menemukan akar masalah diproses: DOWNTIME, cause-effect analysis Beragam inisiatif perbaikan proses bisnis (six sigma, kaizen, business process engineering,  toyota way) Improve: menentapkan standarisasi, SOP Menyambung Business Process Menerapkan Service Level Guarantee atau kontrak antar department/ bagian untuk menjamin kualitas critical process dengan segala konsekuensinya. Change management, PDCA Specialist Metode Pelatihan Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif, studi kasus. (Business Process Improvement) Target Peserta Para Leader, Manager,  Supervisor yang ingin meningkatkan produktifitas kerja. (Business Process Improvement) Para Leader, Manager,  Supervisor yang ingin bekerja dengan system bisnis yang baik dan mengarah ke AutoPilot  Management System. (Business Process Improvement) Siapa saja yang ingin mengembangkan diri dengan belajar topic yang aplikatif & cepat. (Business Process Improvement) Metode Pelatihan 20% teori, 80% praktek. (Business Process Improvement) Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Pelatihan juga bersifat private (peserta dibatasi agar lebih mendalam). Juga diberikan konsultasi gratis setelah workshop (via video call). Metoda kami sangat praktis dan tidak bertele-tele. (Business Process Improvement) Testimonial Peserta To the point, tidak bertele-tele. Langsung dapat intisarinya… Penyampainya  tidak membosankan. Saya yang biasanya suka tidur, kali ini tetap semangat sampai jam terakhir Banyak contoh, simulasi sehingga mudah diaplikasikan di tempat kerja Sering ada diskusi kelompok, sehingga saya dapat langsung pakai, juga dapat teman baru. Trainernya berwawasan luas dan berpengalaman. Saya bisa Tanya banyak hal. Lebih Value for Money. Dapat lebih banyak dengan harga lebih terjangkau Wow…puas. Banyak hal baru yang saya dapat. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro & tim Business Buddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi, manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja, BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Business Plan and Road Map

Training Business Plan  and Road Map tujuannya adalah agar Kita bisa mengurangi  kesalahan dalam penyusunan perencanaan bisnis pada awal tahun, bagaimana mempertahankan bisnis yang telah eksis dan memudahkan expansi bisnis di lingkungan yang penuh kompetisi dan hal – hal lain terkait Business Plan  and Road Map. Deskripsi Perubahan bisnis yang cepat menuntut organisasi untuk membuat perencanaan yang tepat. Gagal menyusun perencanaan berarti merencanakan untuk gagal. Road map sangat membantu memotivasi karyawan agar mengetahui tujuan organisasi 5-10 tahun mendatang. Action plan yang detail akan membantu pencapaian target. Ikuti pelatihan Business Plan and Road Map agar tidak salah langkah dalam menyusun perencanaan bisnis. Ajak 2-3 orang agar organisasi Anda mampu mencapai visi yang diidamkan. Tujuan Pelatihan Mengurangi  kesalahan dalam penyusunan perencanaan bisnis pada awal tahun Mempertahankan bisnis yang telah eksis dan memudahkan expansi bisnis di lingkungan yang penuh kompetisi Membekali peserta dengan peta usaha sebagai pedoman dalam menentukan arah kebijakan perusahaan dalam mengeksploitasi peluang bisnis Membekali peserta agar dapat menyusun business plan yang dapat menyajikan semua informasi penting dari berbagai aspek usaha bisnis yang meliputi key success factors, SWOT , Strategy Map dan Balanced Scorecard  Outline Materi What business are we in and Road Map Kupas tuntas: Vision and Mission Key Process Industri Key Success Factor Analyzing Customers Analyzing External Environment : PESTEL Industry Analysis 5 Forces Company Key Success Factor Competitive Benchmark SWOT Analysis Value-based Strategy Blue Ocean Strategy Strategy Map dan  Balanced Scorecard Strategy dan  Communication Budgeting Deliverable / Output Business Plan dan Road Map 1-page Strategic Planning ( used in Astra and Triputra ) Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Budaya Etika

Training Budaya Etika mempelajari mengenai definisi, tujuan dan sasaran pengembangan budaya etika, bagaimana model dan langkah-langkah pengembangan budaya etika dan hal – hal lain terkait budaya etika. Deskripsi Pada saat ini topik tentang pengembangan budaya etika menjadi pembicaraan di kalangan para pemimpin perusahaan kelas dunia baik di Amerika maupun Eropa. Tujuan pengembangan budaya etika adalah meningkatkan kualitas kecerdasan emosional, spiritual dan budaya yang diperlukan oleh setiap pemimpin bisnis sehingga dapat memperlancar proses pengelolaan bisnis yang digeluti. Oleh karena itu mereka meyakini bahwa hanya budaya etikalah yang dapat menyelamatkan bisnis mereka di masa depan. Hal ini muncul dari hikmah atas peristiwa krisis ekonomi dan keuangan dunia yang berawal di Amerika dimana penyebab utama dari peristiwa tersebut adalah tidak berjalannya etika bisnis dengan dukungan manajemen risiko yang kuat. Para ahli manajemen beranggapan bahwa krisis terjadi akibat beberapa perusahaan tidak menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan baik dan benar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa belajar dari peristiwa krisis itulah maka pada saat ini para pemain bisnis global semakin menyadari pentingnya mengembangkan budaya etika berbasis prinsip-prinsip GCG dan nilai-nilai perusahaan. Dengan dikembangkannya dan dimanfaatkannya budaya etika oleh perusahaan-perusahaan kelas dunia terkemuka di Amerika dan Eropa, maka pada saat ini di belahan dunia lain banyak perusahaan yang tertarik untuk mengembangkan budaya etika yang dianggap sebagai penyelamat bisnis mereka di masa depan. Gejala ini sangat menarik, mengingat penerapan GCG dan nilai-nilai perusahaan dalam dunia bisnis masih merupakan merupakan hal yang baru, termasuk di Indonesia. Di Indonesia sendiri tampaknya belum terdengar adanya upaya pengembangan budaya etika. Namun seperti biasanya apabila di luar negeri upaya tersebut semakin santer terdengar baru orang-orang Indonesia memikirkan untuk mengembangkannya. Penulis memperkirakan sekitar lima sampai septuluh tahun lagi budaya etika baru akan menjadi suatu isu atau trend dalam bidang manajemen di Indonesia. Mengapa? Karena di masa depan akan banyak perusahaan di Indonesia yang berniat menjadi perusahaan kelas dunia. Tujuan Pelatihan Tujuan dari Training Budaya Etika yaitu agar : Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengembangkan budaya etika perusahaan kepada peserta pelatihan Memberikan rekomendasi dalam pembuatan kebijakan pengembangan budaya etika perusahaan dan pemecahan masalah yang terkait dengan upaya cara pengembangan budaya etika perusahaan Metode Pelatihan Metode dari Training Budaya Etika yaitu : Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Durasi Pelatihan 2 x 8 jam Peserta Untuk dapat membangun budaya etika yang adaptif selayaknya yang mengikuti pelatihan ini adalah semua pimpinan dalam organisasi serta para konsultan dan akademisi yang berperan dalam pemecahan masalah organisasi dan perusahaan. Outline Materi Outline Materi dari Training Budaya Etika sebagai berikut : Definisi, Tujuan dan Sasaran Pengembangan Budaya Etika Model Dan Langkah-langkah Pengembangan Budaya Etika Langkah 1: Menetapkan Nilai-nilai Bisnis Langkah 2: Membangun Nilai Model: Menerjemahkan Prinsip – Prinsip GCG dan Nilai-nilai Budaya Antam Ke Dalam Standar Etika (Budaya Etika) Langkah 3: Mengkomunikasikan Nilai-nilai Yang Dianut Langkah 4: Membangun Sistem Untuk Menanamkan dan Menerapkan Nilai-nilai Langkah 5: Membangun Sistem Pemantauan Perilaku Etis Langkah 6: Memantau Perilaku Compliance Langkah 7: Mereview Langkah-langkah 1 – 7 Langkah 8: Menyempurnakan Nilai-nilai Secara Reguler Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Training Behavioral Event Interview

Training Behavioral Event Interview mempelajari manfaat interview, memahami beberapa metode interview, apa saja permasalahan yang sering timbul dalam interview, memahami BEI, apa tujuan BEI, memahami teknik STAR (Situation, Task, Action, Result), dan hal lain mengenai BEI. Deskripsi Interview merupakan salah satu metode yang paling akurat dalam peramalan kesuksesan calon pengisi jabatan di posisinya nanti. Untuk itu, pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif harus dimiliki oleh pewawancara tentang bagaimana melakukan interview yang efektif. BEI adalah salah satu metode dalam interview yang telah teruji keakuratannya dalam mendapatkan data dari calon pengisi jabatan berkaitan dengan kompetensi, tata nilai, kepemimpinan, dan soft competency lain dengan mendalami perilaku yang  muncul dalam suatu event yang krusial. Tujuan Pelatihan Memberikan pemahaman dan keterampilan pewawancara agar dapat melakukan interview yang efektif dengan Metode BEI. Sasaran Pelatihan Dengan training ini peserta akan paham tentang kegunaan interview, teknik-teknik interview, menyiapkan, melakukan, dan menyimpulkan interview dengan efektif, serta terampil melakukan interview yang berbasis Behavioral Event. Outline Materi Manfaat interview Memahami beberapa metode interview Permasalahan yang sering timbul dalam interview Memahami BEI Tujuan BEI Teknik STAR (Situation, Task, Action, Result) Langkah-langkah melakukan BEI Teknik komunikasi dalam interview Teknik bertanya Teknik mendengar Teknik mencatat Teknik observasi Do’s and Don’ts dalam interview Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Training Behavior Based Interview

Dalam Training Behavior Based Interview anda akan diberikan konsep interview “Behavior Based” dan cara memprediksi calon karyawan dengan relative akurat melalui interview, sehingga mampu menseleksi “right people for the right job” yang akan direkrut sedini mungkin. Dampak kesalahan dalam seleksi sering terabaikan, padahal  kesalahan seleksi membawa dampak yang besar bagi perusahaan, yang pada akhirnya berdampak pada sisi financial. Oleh karena itu setiap level manajer diperlukan ketrampilan dalam menginterview calon anak buahnya, agar mampu memprediksi setepat mungkin calon karyawan yang akan direkrut. Perusahaan harus mampu menseleksi “right people for the right job” sedini mungkin. Hal ini akan menghindari cost sebagai implikasi salah dalam merekrut orang.

Be an HR Business Partner

Training Be an HR Business Partner mempelajari bagaimana menggunakan metrik HR dan dampaknya terhadap pengaturan bisnis, bagaimana menggunakan Scorecard HR dalam organisasi bisnis sebagai fungsi HR Management, dan hal – hal lain terkait dengan Be an HR Business Partner. Deskripsi Be an HR Business Partner HR Business Partner adalah Departemen Sumber Daya Manusia bertindak sebagai Business Partner (Mitra Usaha) dan berpartisipasi dalam perencanaan strategis untuk membantu memenuhi tujuan business sekarang dan masa depan, dan tidak hanya berkonsentrasi pada tugas HR seperti tunjangan, gaji karyawan dan hubungan industri, tetapi Departemen HR juga berusaha untuk menambah nilai perusahaan dengan mengawasi perekrutan, pelatihan, kemajuan dan penempatan karyawan baru yang dibutuhkan saat ini dan masa depan. Gambaran Ringkas Be an HR Business Partner Infrastruktur dalam bisnis yang berkembang saat ini, bukan hanya terletak pada Sales Marketing, Business Development, Asset perusahaan dan Kemampuan Keuangan, namun juga terletak pada kemampuan Human Resources dalam membangun infrastruktur manusia yang dibutuhkan dalam bisnis, saat ini dan masa depan.  Tanpa didukung infrastruktur yang berasal dari Sumber Daya Manusia (Human Resources), yang dibentuk oleh Departemen Sumber Daya Manusia, maka pertumbuhan usaha seringkali mengalami kendala atau rintangan, sehingga dibutuhkannya HR yang akan bertindak sebagai Business Partner. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Be an HR Business Partner ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: HR dapat membantu menghitung infrastruktur bisnis Menggunakan pendekatan Balance Scorecard untuk strategic HR Menghadapi issue global dalam HR yang terkait dengan penghitungan bisnis Menggunakan metrik HR dan dampaknya terhadap pengaturan bisnis Menggunakan Scorecard HR dalam organisasi bisnis sebagai fungsi HR Management Target Peserta Pelatihan Be an HR Business Partner ini ditujukan untuk para: Senior Staff dan Supervisor General Manager, Senior Manager dan Manager Direktur Metode Pelatihan Training Be an HR Business Partner dilaksanakan dengan metode: Tutorial dan diskusi Diskusi dan tanya jawab Simulasi dan permainan Strategy Pelatihan Business Partnering issues Roles and structure HR Business Partner HR Business Partner capabilities and mindset Measurement and evaluation Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Be an HR Business Partner adalah : Clean, accurate and timely information Simple, user friendly process Effective delegation Help and educcation Have our act together Facilitator Team Trainer Value Consult

Applying Effective Knowledge Management In The Organization

Applying Effective Knowledge Management In The Organization – “Menghasilkan lebih banyak dengan sumberdaya lebih sedikit” Bukankah tantangan produktivitas diatas adalah tantangan juga untuk Anda? Kunci untuk mencapainya adalah dengan berbagi “know-how” – menggunakan dan menyesuaikan dengan sesuatu yang sudah dilaksanakan orang lain. Banyak orang sudah mengetahui kiat ini begitu saja namun di pihak lain justru membutuhkan informasi ” bagaimana memulainya?” Program ini akan memberikan tidak hanya prinsip-prinsip dasar mengenai Knowledge Management, tetapi juga bagaimana mengaplikasikannya sehingga didapat hasil yang optimal dalam penerapannya.

Analisis Beban Kerja ( Workload Analysis )

Analisis Beban Kerja – Salah satu informasi strategis yang dibutuhkan untuk memampukan eksekusi strategi perusahaan adalah tersedianya informasi beban kerja pada tingkat pemegang jabatan atau unit kerja. Beban kerja yang dimaksudkan adalah informasi tentang rata-rata penggunaan waktu kerja para pemangku jabatan atau unit kerja untuk menyelesaikan tugas-tugas kedinasan agar memenuhi target kinerjanya. Beban kerja tersebut merupakan hasil dari rangkaian aktivitas yang dilakukan oleh pemangku jabatan atau kumpulan pekerja pada suatu unit kerja untuk menyelesaikan misi tugas kedinasannya.