Managerial Skills Training

Team & Commitment Building

Team Building & Commitment Training salah satu tujuannya adalah memahami organisasi sebagai suatu sistem, bagaimana memahami fungsi dan peran staf dalam menjalankan roda organisasi. Deskripsi Pelatihan Team Building & Commitment ini membahas beberapa topik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya team kerja yang efektif. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menyamakan persepsi di antara peserta sehingga diharapkan akan membantu proses membangun sinergi diantara anggota organisasi dan diharapkan mampu mempercepat pembentukan team yang efektif dalam rangka pencapaian sasaran organisasi. (Team Building & Commitment) Sasaran Pelatihan Setelah Mengikuti Pelatihan & Membangun Komitmen ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami Organisasi sebagai suatu sistem (Team Building & Commitment) Memahami fungsi dan peran staf dalam menjalankan roda organisasi (Team Building & Commitment) Meningkatkan kemampuan (Team Building & Commitment) Membangun kelompok kerja yang efektif (Team Building & Commitment) Memahami cara berinteraksi dengan pihak Eksternal (Team Building & Commitment) Outline Materi Pelatihan Materi yang akan membahas topik Team & Commitment Building adalah: ORGANISASI SEBAGAI SISTEM Organisasi dan Karyawan Peran Karyawan dalam Keberhasilan Organisasi Pendekatan Pribadi Total sebagai wujud profesionalisme karyawan BANGUNAN SINERGI Kunci sukses kerjasama tim Tahap Perkembangan Kelompok Sinergi dalam Kelompok KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA KERJASAMA Komunikasi yang Efektif Mendengar Aktif sebagai Kunci Komunikasi MEMAHAMI DIRI DAN ORANG LAIN Analisis Diri Memahami Karakter Diri Faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Orang Meningkatkan Keterampilan Interpersonal MANAJEMEN KONFLIK Sumber Konflik di tempat Kerja Menghadapi Konflik dengan efektif HARGA MEMBANGUN KOMITMEN DALAM KELOMPOK Kegiatan ini untuk mempersiapkan kelompok agar Mau melakukan perubahan dan berkembang. Kegiatan yang dilaksanakan: Merumuskan harapan dan dugaan harapan antar kelompok Kerja Mendiskusikan rumusan harapan sehingga Diperoleh Komitmen dari peserta untuk meningkatkan Prestasi kerja. (Team Building & Commitment) Menyusun Rencana Tindakan. (Team Building & Commitment) Testimoni “materi sesuai yg diharapkan” “sangat baik” “Sangat memuaskan karena Trainer membuat suasan training menyenangkan” “Dari sisi trainernya sudah bagus karena dalam memberikan training disertai dengan contoh2 serta video yg mudah dipahami” “Trainer sangat baik dalam menyampaikan materi” “Trainer berpengalaman materi yang disampaikan mudah dipahami” Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun berunding dengan pelatih, konsultan dan pelatih diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang: Pengembangan Pribadi, Mental Switching, Keterampilan Kepemimpinan, Manajemen Pengawasan, Pelatihan dan Konseling, Pelatihan Manajemen, Pemecahan Masalah Kreatif dan Pengambilan Keputusan, Keterampilan Komunikasi, Keterampilan Berbicara & Presentasi Publik, Keterampilan Negosiasi, Pelatihan Motivasi Berprestasi, Berurusan Dengan Orang Sulit, Membangun Tim, Pengembangan Orang. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Psikologi Klinis serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutan mengambil alih bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Stress Management

Salah satu tujuan Training Stress Management agar kita bisa memahami mengenai Stress, Stress Symptoms,Types Of Stressers,Phases of Stress dan hal lainnya terkait Stress Management. Deskripsi Pada saat ini dunia sedang berada dalam suasana ketidakpastian akibat dari krisis ekonomi dan keuangan yang berkepanjangan. Kita mengetahui dampak krisis tersebut sudah menerpa Eropa, terutama Yunani, Spanyol dan Itali. Dampak krisis tersebut sungguh dasyat, kita bisa melihat bagaimana negara-negara maju mengalami hambatan pertumbuhan yang melambat bahkan berbahaya. Kita bersyukur karena dampak tersebut tidak terlalu mengancam Indonesia. Namum demikian, bukan berarti kita bisa mengabaikannya sebab bila kita tidak berhati-hati bukan mustahil dampak tersebut bisa melanda negara tercinta ini. Dari pengalaman para ahli manajemen, krisis yang terjadi dapat berdampak pada kehidupan keluarga dan pekerjaan. Di dalam keluarga maupun pekerjaan kita selalu menghadapi berbagai persoalan, bahkan tidak jarang yang bisa menyebabkan stres. Sangat  disayangkan tidak semua orang siap dan mampu menghadapi situasi tersebut sehingga menciptakan kehidupan yang bahagia. Namun demikian semua persoalan akan bisa diatasi dengan baik apabila kita mampu mengelola stres dengan pendekatan yang efektif. Dalam konteks ini, kami menawarkan suatu bentuk program pelatihan yang disebut dengan Pelatihan Stress Management. Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan siapa saja yang mengikuti program ini akan mampu menciptakan kehidupan yang harmonis baik di dalam keluarga maupun pekerjaan sehingga mencapai kebahagiaan. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Stress Management ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara-cara mengelola stress untuk menciptakan kehidupan yang bahagia;Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan pengelolaan stress di dalam kehidupan keluarga maupun organisasi. Target Peserta Pelatihan Stress Management ini ditujukan untuk para: Untuk dapat menerapkan proses perubahan yang efektif, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan, pegawai, orang tua dan pihak-pihak yang berkecimpung di dalam kehidupan keluarga (konselor, guru bimbingan dan penyuluhan dll) dan para akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan kehidupan keluarga. Metode Pelatihan Training Stress Management dilaksanakan dengan metode: Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Stress Management adalah : Stress Stress Symptoms Types Of Stressers Phases of Stress Stress Response Stress in the Workplace Repressive Coping and Emotional Intelligence Stress Risk Assessment Managing Stress 12 Rules For  Stress Management & Promotion of Mental Health Facilitator Hendra Kusnoto Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Training Social Media for Corporate Branding

Salah satu tujuan Training Social Media for Corporate Branding agar kita bisa mengetahui aneka fasilitas dan layanan Social Media, bagaimana memahami konsep Cyber Public Room, bagaimana etika dan tata cara pergaulan Cyber Public Room, dan hal lainnya terkait Social Media. Deskripsi Teknologi sosial media (sosmed) berkembang sangat pesat. Hampir semua pengguna internet menggunakan layanan sosmed. Mau tidak mau, kalangan bisnis pun harus menggunakan sosial media untuk menjangkau pasar-pasar baru. Kehadiran layanan sosmed sangat membantu perusahaan dalam proses corporate branding. Namun disisi lain, perusahaan harus waspada dengan pemanfaatan sosmed yang merusak citra dan nama baik. Pelatihan Social Media for Corporate Branding ini dipersiapkan memberikan pemahaman cara menggunakan sosmed untuk tujuan corporate branding. Cocok diikuti oleh staf public relation, marketing communication, business owner, atau pihak-pihak yang terlibat dalam mengembangkan branding perusahaan. * Setiap peserta wajib membawa laptop & smartphone praktek. Target Peserta Pelatihan Social Media for Corporate Branding ini ditujukan untuk para: Staff  Public Relation Staff Marketing Communication Corporate Secretary Metode Pelatihan Training Social Media for Corporate Branding dilaksanakan dengan metode: Presentasi Simulasi Praktek Penggunaan Social Media Outline Materi Materi Social Media for Corporate Branding yang akan dibahas adalah : Mengenal Aneka Fasilitas dan Layanan Social Media Memahami Konsep Cyber Public Room. Etika dan Tata Cara Pergaulan Cyber Public Room Mengenal dan Memahami UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik). Study Kasus Pelanggaran UU ITE dan sanksi nya (sanksi hukum dan sanksi social masyarakat) Pemanfaatan layanan FACE BOOK sebagai media Corporate Branding Pemanfaatan layanan KASKUS sebagai media Corporate Branding Pemanfaatan layanan LINKED sebagai media Corporate Branding Pemanfaatan layanan TWITTER sebagai media Corporate Branding Pemanfaatan layanan SosMed lainnya Tips Mengatasi dan Menjawab Black Compaign di SosMed Tips Melakukan White Copmpaign dalam rangka Corporate Branding Persyaratan Peserta Setiap peserta training diwajibkan membawa laptop / note book  / peralatan lain yang bisa meng-akses Internet dan membawa modem untuk peralatan masing-masing peserta. Facilitator Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom, memiliki pengalaman lebih dari Delapan tahun dalam bidang Komunikasi Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan/CSR. Sebelumnya aktif sebagai praktisi CSR di PT Newmont Nusa Tenggara (2009), Bank Muamalat (2012), dan Sinarmas Pulp & Paper (2014). Selain itu, ia aktif sebagai staf ahli di PT Cinggarindo Galba (Konsultan Komunikasi dan CSR) dan Dosen di program studi Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina. Publikasi buku yang pernah ia tulis antara lain; Driver for Integrated Marketing Communication/IMC (2012), CSR Communication for PR Practitioners (2013), Cyber CSR (2014) dan Periklanan Korporat (2015).

Smart Negotiation For Dummies

Setiap orang pasti pernah dihadapkan pada situasi yang membutuhkan negosiasi. Mulai dari sekedar negosiasi jual-beli di pasar, negosiasi gaji, sampai negosiasi antar perusahaan yang kompleks. Pada dasarnya setiap orang dapat bernegosiasi dengan baik, selama ia memahami prinsip-prinsip negosiasi dan mampu memainkan jurus-jurus negosiasi yang sesuai dengan situasi yang dihadapinya.

Sistem Manajemen Pengawasan

Deskripsi Pada saat ini dunia sedang berada dalam suasana ketidakpastian akibat dari krisis ekonomi dan keuangan yang berkepanjangan. Kita mengetahui dampak krisis tersebut sudah menerpa Eropa, terutama Yunani, Spanyol dan Itali. Dampak krisis tersebut sungguh dasyat, kita bisa melihat bagaimana negara-negara maju mengalami hambatan pertumbuhan yang melambat bahkan berbahaya. Kita bersyukur karena dampak tersebut tidak terlalu mengancam Indonesia. Namum demikian, bukan berarti kita bisa mengabaikannya sebab apabila kita tidak berhati-hati bukan mustahil dampak tersebut bisa melanda negara tercinta ini Dari pengalaman para ahli manajemen, krisis haya bisa diatasi apabila suatu negara, termasuk organisasi atau perusahaan apabila terdapat sistem manajemen yang memenuhi kriteria organisasi unggul. Salah satunya adalah sistem pengendaliam manajemen yang memadai agar para pemimpin dan segenap anggota organisasi mampu mengendalikan hal-hal yang dapat mengancam keberlangsungan organisainya. Dalam konteks ini, kami menawarkan suatu bentuk program pelatihan yang disebut dengan Sistem Manajemen Pengawasan yang didisain berdasarkan pengalaman para pakar manajemen kelas dunia. Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan para pimpinan dan pegawai mampu mengendalikan organisasi menuju pencapaian visi yang diinginkan. Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep sistem manajemen pengawasan yang selaras dengan tujuan strategi organisasi kepada peserta pelatihan Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan strategi pengawasan di dalam manajemen SDM sehingga dapat membangun keunggulan kompetitif di masa depan Metode Pelatihan Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Peserta Untuk dapat menerapkan proses perubahan yang efektif, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan organisasi dan perusahaan, staf yang tergabung di dalam tim manajemen perubahan, khususnya di bidang SDM. Namun demikian pelatihan ini juga dapat diikuti oleh para konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan. Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Service Leadership

Deskripsi Ungkapan “ Customer adalah Raja” banyak menjadi pijakan perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggannya untuk mencapai target usahanya. Seorang Leader harus mampu menciptakan budaya pelayanan ( Service Culture) sehingga pelayanan dapat dirasakan oleh pelanggan dan selanjutnya diharapkan dapat memberikan kepuasan bagi pelanggan(Customer Satisfaction) dan kesetiaan pelanggannya (customer loyalty) Dalam pelatihan ini seorang Leader diingatkan kembali mengenai begitu besar peranan seorang Leader dalam menciptakan budaya pelayanan , perlunya menetapkan “visi” dalam mencapai pelayanan yang mendatangkan kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction) dan kesetiaan pelanggan ( Customer Loyalty), karena tahapan ini yang akan mencapai suksesnya suatu usaha (Business Success). Intinya seorang Leader harus mampu “make service culture alive” Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Service Leadership ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami peran Leader dalam membudayakan pelayanan Mampu menetapkan sasaran pelayanan.  Memahami cara membuat proses kerja yang berfokus pada customer/pelanggan . Memahami cara membuat action plan dalam mewujudkan pelayanan kepada pelanggan. Metode Pelatihan Training Service Leadership dilaksanakan dengan metode: Concept,diskusi,exercise. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Service Leadership adalah : Pentingnya peran Leader dalam menciptakan budaya pelayanan. Pengembangan “visi” dalam pelayanan. Identifikasi ekspektasi pelanggan. Pengembangan proses kerja yang berorientasi pada pelanggan. Membangun partnership (Building Commitment) Pengembangan pengetahuan dan skill untuk menunjang pelayanan. Penyususn ‘ action plan “ Testimoni “Cukup mewakili apa yang diharapkan” “Cukup baik” Facilitator Rheny Kartika Beliau sudah 25  tahun lebih berkecimpung dalam area Human Resources, Berbagai sertifikasi internasional dan nasional dapatkan untuk  menambah kemampuan maupun wawasan dalam men deliver suatu program pengembangan di perusahaan. Sertifikasi sebagai fasilitator training  yang Beliaumiliki sampai saat ini : 1. Leadership Development  Program (Organisation Tranformation  International)2. Targeted Selection ( Dimension Development International )3. Behaviour based Interview ( Pasific Century  Consultan)4. Interaction Management (Dimension Development International )5. Service Excelent ( Dimension Development International )6. Service STAR  ( Achieve Global)7. Manager Development Program ( Gallup Int – Permata Bank)8. Strength Based Coach (Gallup Int – Standard Charterred Bank)9. dll Posisi yang pernahdiembannya sebagai training fasilitator untuk perusahaan ( al: Bank Permata, Lippo Bank/CMIB-Niaga, BTPN, Pertamina, Bank BTN ). Technical Advisor  Human Resources (Charoen Phokphan – Bank Agris ) Sebagai assessor  (competency based ) di Bank Agro. Sebagai Managing Partner Bina Talenta, Head of Leadership Development di Bank Permata, Head of  People Development di Bank Permata, Team Merger  “ change management “, Training Coordinator, Training and Rekruitment Manager, General Manager Training di Bank Baliserta Profesional Trainer di LPPM

Service Excellence Skills

Topik ini termasuk dalam program Special Price dengan syarat dan ketentuan terbatas. Segera manfaatkan kesempatan ini! Informasi lebih lanjut, [klik di sini]. Pelatihan Service Excellence Skills mempelajari bagaimana caranya untuk cepat dan tepat dalam setiap proses, memberikan layanan terbaik yang diberikan kepada pelanggan, baimana cara meningkatkan  kualitas  pelayanan berkaitan dengan  proses menangani keluhan pelanggan, bagaimana cara meningkatkan kualitas pelayanan terkait dengan lokasi, ruangan tempat pelayanan, tempat parkir, informasi yang diminta, dan petunjuk / panduan lainnya. Deskripsi Pelatihan Layanan Unggulan Keterampilan untuk meningkatkan kualitas SDM, pekerjaan yang menghasilkan kualitas pelayanan prima, dengan peningkatan kualitas untuk terus-menerus menghasilkan produk atau layanan. Menghasilkan apa yang dihasilkan memiliki kualitas diatas harapan pelanggan. Dalam Era Global sekarang persaingan menjadi sangat ketat, perlu peningkatan kualitas perusahaan atau organisasi semakin tinggi, sehingga setiap perusahaan atau organisasi harus memiliki nilai tambah. Pelayanan prima atau pelayanan yang terbaik adalah kualitas dalam wujud yang harus dimiliki, semua kegiatan perusahaan Anda. Untuk mewujudkan pelayanan prima diperlukan sistem, produk / jasa, sumber daya manusia yang memiliki kualitas layanan prima. Kualitas layanan prima sendiri ditandai dengan ciri-ciri kualitas diri dilampirkan Berkomunikasi dengan sopan, ramah, menghargai orang lain Yakin, percaya diri dalam berkomunikasi. Memiliki penampilan yang rapi, murah senyum Mudah bergaul dengan siapa saja Perhatian, mau mendengarkan Mau belajar terus mengembangkan diri Selalu berpikir positif Beberapa komponen yang harus dibicarakan, dikuasai setiap orang untuk memiliki kualitas layanan prima adalah Pentingnya Pelayanan Prima. Memahami, memahami Pelayanan Prima. Tujuan dalam Pelayanan Prima. Membangun kepribadian yang mendukung. Mengenal, menguasai berbagai jenis komunikasi Karakter tipe-tipe mengenal Keahlian menjalin komunikasi Keahlian dalam Pemaduan Sikap dan karakter dalam Pelayanan Prima Untuk dapat memperoleh sumber daya manusia dengan kualitas pelayanan prima, setiap pribadi yang terlibat haruslah memiliki pemahaman dan penguasaan keahlian dalam layanan prima sesuai dengan visi perusahaan atau organisasi. Untuk itu diperlukan bengkel yang memiliki metode,  materi pelatihan yang sesuai guna. Tujuan Pelatihan Tujuan dari pelatihan Service Excellence adalah menyediakan SDM agar memiliki kualitas karakter, pekerjaan yang menghasilkan kualitas layanan prima, dengan meningkatkan kualitas terus-menerus dalam menghasilkan produk atau jasa. Menghasilkan apa yang dihasilkan memiliki kualitas diatas harapan pelanggan. Proses pelatihan Service Excellence sendiri mengubah paradigma, karakter dan keahlian para peserta. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Service Excellence, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Cepat, tepat dalam setiap proses. Fasilitas pelayanan tepat sasaran. Layanan terbaik yang diberikan kepada pelanggan. KUALITAS Pelayanan berkaitan DENGAN Proses menangani Keluhan pelanggan. Jumlah yang diperlukan dalam setiap proses. Kualitas pelayanan yang diperlukan. Dukungan fasilitas atau peralatan yang maksimal dan bertanggung jawab. Kualitas pelayanan terkait dengan lokasi, ruangan tempat pelayanan, tempat parkir, informasi yang diminta, petunjuk / panduan lainnya. Prasarana yang diberikan. Detail Program Service Excellence Durasi 2 hari, 09.00 – 17.00. 30% Teori, 70% praktik. Metode pembelajaran: Teori, Role play, Simulasi, Smart Game, dan Test. Handout gratis untuk peserta. Bonus Pra dan Pasca Tes Layanan Luar Biasa, dapatkan IDR 150.000, – Facilitator Agus Gunawan Tn. Agus Gunawan adalah seorang Pelatih Profesional, yang memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM, organisasi, perusahaan, lembaga tinggi Negara, departemen pemerintahan serta untuk perorangan. Dia memiliki pengalaman berbicara di depan banyak orang di seminar tingkat nasional dan juga di berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti:BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (Prancis), CUBIC, Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Kyocera Indonesia, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garmen, Dosen, Pelatih, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, ​​Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Wakil Presiden Sekretariat, BNN, DPR RI, Bapertarum, Perusahaan MLM, SCTV, O-Channel, TV METRO, Grup FX , Bendera Frisian dan banyak lagi lainnya.Berbagai program yang telah dibawakan, antara lain: penjualan, kepemimpinan, kerja tim, motivasi, berbicara di depan umum, TFT, keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, SOP, TNA, mengelola risiko, mengelola konflik, keterampilan pengawasan, manajemen waktu, keterampilan melatih dan lain sebagainya .

Service Excellence

Service

Training Service Excellence bertujuan untuk mengenal prinsip dasar komunikasi dan teknik mendengar empatik. Deskripsi Menenuhi apa yang diperlukan customer dan cara memberikan pelayanan yang disertai dengan sikap dan perilaku melayani dengan baik dan benar merupakan esensi dari organisasi bisnis agar dapat bertahan dan terus berkembang. Untuk itu maka pelatihan dan pengembangan sikap dan perilaku melayani dan pengembangan sistem pelayanan berupa “standard service” merupakan aktivitas yang perlu dan penting untuk dilaksanakan. Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan yang penting untuk mencapai kedua sasaran tersebut.

Self Empowerment Training

Training Self Empowerment mempelajari bagaiamana peserta akan mengalami penyadaran keterbukaan terhadap hambatan umum kemajuan dalam dirinya, yaitu berupa cara mempersepsi dunia luar maupun persepsi diri, perbaikan pola komunikasi dan setting mental dirinya dan cara merubah paradigma, dan hal lainnya terkait Self Empowerment. Deskripsi Setiap orang, pada dasarnya ingin untuk selalu memajukan diri  dan meraih keberhasilan-keberhasilan serta kebahagiaan dalam hidupnya. Dan setiap orang dikarunia potensi dan kesempatan untuk itu. Namun pada kenyataannya tidak semua orang berhasil meraih target-target capaian penting dalam hidupnya. Salah satu penyebab mendasarnya adalah kurangnya ketrampilan manajemen dan memberdayakan diri.  Self Empowerment Training (SET)  adalah suatu paket pelatihan untuk memandu peserta membenahi kepribadian dirinya, menata mindsetting dalam diri dan memperbaiki pola perilaku  diri menjadi lebih efektif dalam mencapai tujuan hidup, baik untuk kepentingan kehidupan dirinya sendiri, kehidupan berkeluarga, kehidupannya di dunia kerja,  maupun dalam kehidupan bermasyarakat. SET yang diberikan kepada  karyawan Perusahaan merupakan penanaman ulang fondasi dasar (reedukasi) untuk meningkatkan produktivitas yang dilandasi motivasi dan inspirasi bekerja yang melekat secara internal dalam diri pribadi karyawan. Melalui sesi yang mengolah Achievement Motivation, Pengembangan Kebiasaan Perilaku Efektif, Emotional dan Spiritual Intelligence, peserta akan  menemukan kembali dasar  potensi manusiawi dirinya yang pada dasarnya positif dan produktif. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Self Empowerment Training ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta akan mengalami penyadaran keterbukaan terhadap hambatan umum kemajuan dalam dirinya, yaitu berupa cara mempersepsi dunia luar maupun persepsi diri, perbaikan pola komunikasi dan setting mental dirinya dan cara merubah paradigma. Peserta mampu mengenal dirinya lebih baik dan mengidentifikasi kelebihan diri dan hambatan-hambatan mental yang menghalangi perilakunya yang efektif. Peserta memahami dan mampu menerapkan teknik-teknik mindsetting kedalam bawah sadarnya pola perilaku berprestasi sehingga tersetting menjadi program. Peserta merumuskan tujuan personalnya kedepan yang bersifat SMART (Spesifik, Measurable, Achievable, Realistic, Time Framed) dan juga bersifat Personal dan Positif. Peserta akan mendapatkan inspirasi dan termotivasi untuk memperbaiki sosok pribadinya untuk berperilaku sesuai perannya masing2, bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, di masyarakat dan juga di tempat kerja. Target Peserta Self Empowerment Training ini ditujukan untuk para: SET cocok diberikan untuk kelompok sasaran apa saja. Untuk Perusahaan, karyawan pada level manapun, Manajer, Supervisor, Foreman maupun operator perlu mengikuti pelatihan ini. Karena, untuk efektifitas pelatihan, diperlukan kesetaraan kedewasaan dan wawasan peserta dalam suatu batch pelatihan, maka pada suatu batch pelatihan level jabatan peserta dibatasi dengan range jabatan yang relatif setara.  SET kali ini dimaksudkan untuk rentang jabatan Foreman s.d Assistant Manager. Metode Pelatihan Self Empowerment Training dilaksanakan dengan metode: 40% Teori, selebihnya praktek dengan Game, Role Play, Workshop dan Simulasi. Outline Materi Day 1 Ice Breaker Game, Opening & Training Contract  Setting Basic Smart and Effective Communication Skill Empowering empathy Pengenalan Diri 1 dan Mindsetting Aktualisasi potensi fitrah manusia Mindsetting Achievement Behavior Day2  Pengenalan Diri 2 Pengenalan Diri 3 (Johari Window) Personal Goalsetting 1 (Workshop) Personal Goalsetting 2 (Instalment) Feedback and Closing Session Fasilitator Winarto, Psi. Psikolog, Drs. Winarto WD, Psi.  Psikolog, lulusan UGM, praktisi HR Management dan soft skill trainer. Saat ini, dia adalah seorang HRD Manager di sebuah Perusahaan PMA yang bergerak di bidang manufaktur alat berat dengan jumlah karyawan 1400-an. Sebelumnya meniti karirnya di lingkup bidang yang sama di beberapa Perusahaan swasta  nasional maupun multinational. Selama hampir 20 tahunan konsisten mengkontribusikan diri pada pengembangan SDM  melalui  berbagai aspek  disiplin psikologi dan manajemen, diantaranya  melalui perancangan dan penerapan sistem manajemen,, asesmen psikologi, pelatihan, vocational counsellor, dan juga terapi. Terlatih menggunakan pendekatan DiSC.; dan certified SEFT practitioner. Diantara pelatihan yang sering diberikannya diantaranya adalah: Pelatihan Manajemen Diri, Supervisory; Team Building;  Parenting, dll.. Diantara pengguna jasanya adalah: Perusahaan: Pizza Hut Indonesia; PT. Higashi Fuji Indonesia; PT. Toyogiri Iron-Steel, Salim Silver – Yogya, PT. NSK, PT. Hanken Indonesia, Panasonic-PEWGMID, PT. Indosentra Pelangi,  PT. Teh Sepeda Balap – Tegal, PT. MMID dan Perusahaan2 di kawasan Industri MM2100; Instansi Pemerintah: Pengadilan Negeri Depok, KPP-Pratama Cibitung, Biro SDM BAPPENAS: NGO: Yayasan KEHATI (Keanekaragaman Hayati Indonesia),  PUPUK (Perhimpunan Untuk Pengusaha Kecil), Pengrajin Batu Aji – Banjarbaru, Pengrajin Pande Besi – Takalar, Pengrajin Sepatu – Padang, Mizan-Bandung, Guru-guru SMA di Yogyakarta, Guru2 Sekolah Menengah di sekitar kawasan MM2100.  Perguruan Tinggi/ Sekolah: Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, SMA Al Muslim; dan memberikan Public Training sebagai associate trainer di beberapa Consulting.

Say It With Insightful Charts

Deskripsi Keterampilan Membahas yang digunakan oleh perusahaan konsultan kelas dunia. Skill ini yang akan Anda dapatkan agar grafik manajemen (grafik) yang Anda tampilkan tepat, efektif dan berwawasan (penonton) sehingga audiens Anda dapat memahaminya dengan jelas. Workshop ini sangat mendukung bagi contoh – contoh kasus dan praktik mengerjakan kasus sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari teori namun juga keterampilan yang dapat diimplementasikan dalam bidang pekerjaan dan bidang lainnya. Metode Pelatihan Pelatihan Say It With Insightful Charts dilaksanakan dengan metode: Metode yang digunakan: permainan, simulasi, video, pelatihan, diskusi dan ceramah Outline Materi Materi pelatihan yang akan di bahas topik Say It With Insightful Charts adalah: Membuat Chart – Chart standar dalam Excel. Membangun chart yang insightful (makna) Mitos – Mitos Chart. Contoh, Kasus & Workshop Facilitator Andy Iskandar, MM. Telah memiliki pengalaman sebagai konsultan dan pelatih lebih dari 10 tahun. Dikembalikan sebagai konsultan IT (SAP Consultant) kemudian dilanjutkan sebagai konsultan dan pelatih manajemen. Beberapa perusahaan ternama yang pernah berpartisipasi dalam bentuk konsultasi dan pelatihan seperti: Grup Kalbe Farma, Hyundai Mobil Indonesia, Sentul City, NISP Securitas, Federal International Finance (FIF), Astra Honda Motor, Makanan Garuda, Asuransi Adira, dan lain sebagainya. Pernah juga berkarir di perusahaan operasional dengan posisi sebagai Kepala Pusat Pembelajaran & Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Asisten Direktur SDM. Andy berlatar belakang pendidikan Fisika dari Universitas Katolik Parahyangan dan Magister Manajemen dari IPMI (Institut Pengembangan Manajemen Indonesia).

Reputation Management

Deskripsi Kita semua memaklumi bahwa usaha organisasi komersial, pabrik atau perusahaan harus berjalan bersama dengan “bank kepercayaan”.  Al Golin (2003) menulis dalam bukunya Trust or Consequences: Build Trust Today or Loose Your Market Tomorrow: “Sebagaimana anda tidak akan melanjutkan kehidupan anda tanpa asuransi kesehatan karena secara fisik anda sehat, anda seharusnya tidak akan  pergi dari tempat anda berusaha karena organisasi itu tanpa suatu bank kepercayaan , jika karena organisasi tempat anda bekerja anda mempunyai nilai-nilai yang baik.” Apa yang dimaksud dengan “bank kepercayaan”? Kepercayaan pada organisasi/perusahaan merupakan salah satu faktor dalam membangun Reputasi. Tentu reputasi yang dikehendaki adalah reputasi baik. Bagaimana menimbulkan kepercayaan publik, public trust? Bagaimana mengelola public trust? Jangan timbul kerancuaan antara kepercayaan public, citra perusahaan/organisasi dan reputasi. Apakah citra, image sesungguhnya? Dalam bukunya The Practice of Public Relations, Seitel menguip studi kasus suatu peusahaan di Amerika yang berhasil karena bertumpu pada image advertising, public relations dan public services. Hingga dewasa ini banyak organisasi/perusahaan sukses mengikuti strategi ini. Faktor-faktor tersebut akan kita pelajari yang akan membawa perushaah pada service excellence. Servicing ditegaskan sebagai ilmu yang harus dipraktekan sebagai Customer Relationship Management (CRM). Jelas dari sebutannya CRM bukan sekedar mengetahui dan memberikan pelayanan atau servicing, lebih dari itu konsepnya adalah  relationship management, yaitu pengelolaan hubungan (baik) dengan customer, pembeli atau pelanggan, bahkan seharusnya lebih melebar lagi, dengan seluruh stakeholders atau pemangku kepentingan perusahaan terkait. Perkembangan dunia usaha berlanjut bahwa pemangku kepentingan harus sungguh-sungguh diperhatikan, dan hal ini dijalankan melalui konsep GCG (Good Corporate Governance) yang akarnya berasal dari pembinaan corporate culture atau budaya perusahaan. Orientasi GCG sebenanrnya kembali pada membina kepercayaan. Menurut Francis Fukuyama  (1995) dalam bukunya Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity, yang dikutip oleh William J. Byron (2010) dalam bukunya The Power of Principles, kegiatan ekonomi menampilkan bagian yang menentukan dari kehidupan sosial. Salah satu pelajaran penting dari pengkajian kehidupan ekonomi adalah bahwa kesejahteraan suatu bangsa, yang dapat diterjemahkan dalam lingkup lebih kecil, kesejahteraan suatu perusahaan, sekaligus kemampuannya untuk bersaing, dikondisikan oleh sifat kultural pervasif yang tunggal: tingkat kepercayaan yang melekat di dalam masyarakat bangsa tersebut. Jadi dapat dikatakan  sebagai tingkat kepercayaan yang melekat dalam perusahaan. Metode Pelatihan Training Reputation Management dilaksanakan dengan metode: Interactive, discussions, case studies, problem solving approach. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Reputation Management adalah : Membina dan mengelola memerlukan strategi; bahasan mengenai strategi dan taktik Strategi Membangun Public Trust, yang perlu terkontrol melalui Perception Audit Public Trust,  Corporate Value; Corporate Value & Corporate Reputation Image, Reputation, Advertising dan Public Relations menunjang reputasi Customer Excellence to Customer Relationship Management that lead to Reputation Leadership & Public Trust to Corporate Reputation Corporate Culture & Public Trust that leads to Corporate Reputation Strategi menuju Good Corporate Governance (GCG), menghasilkan reputasi perusahaan Monitoring, Audit & Evaluation Facilitator Drs. Ludwig Suparmo, M.Si Beliau memulai kariernya dari bawah, ketika berumur 20 tahun, sebagai detailer/promosi obat secara ilmiah, kemudian meningkat ke jenjang supervisor, field manager, commercial officer, manager periklanan dan manager komunikasi. Sejak 20 tahun terakhir menjadi konsultan komunikasi dan manajemen, trainer dan pengajar di beberapa institusi perguruan tinggi. Mendapat pendidikan dan pelatihan manajemen di Manila, Philippines,  Presentation Skills dan Negotiation Skills di London, United Kingdom. Setelah terjun sebagai praktisi langsung, menyempatkan diri di hari tuanya menyelesaikan pendidikan Master (S2) dalam waktu 18 bulan dan lulus sebagai  peserta terbaik.

Pelatihan Report Writing

Training Report Writing mempelajari  mengenai pengertian “Laporan Efektif”, apa hakekat “Laporan” yang akan dipelajari, mengenai substansi (Apa) dan tampilan (How) sebagai 2 aspek utama laporan, mengenai laporan mengenal 6 jenis (R1, R2, R3, R4, R5, dan R6), apa aspek-aspek yang harus ada di masing-masing jenis Laporan, dan hal – hal lainnya terkait Report Writing. Deskripsi Training Report Writing Masih ada dijumpai rancangan Laporkan yang baik susunannya tidak mengikuti pola yang standar, seperti: Laporan Substansi yang tidak berdasarkan data & fakta yang akurat, relevan, lengkap, bisa dipercaya. Laporan tidak menggunakan istilah, merespons,  bahasa Indonesia yang sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (YED) sehingga Laporan ini tidak mudah dibaca, dipahami, atau tidak menggunakan yang dipahami / idiom bahasa Inggris. Laporan Susunan yang tidak sistimatis, yang memasukkan data apa adanya tanpa diikuti oleh proses pengumpulan data, proses pengambilan kesimpulan (seperi menganalisa penyebab timbulnya deviasi atau kesenjangan antara Rencana, Realisasi), termasuk tidak memberikan rekomendasi jalan keluar dari masalah yang ditimbulkan (seperti Laporan tentang Pencapaian Hasil Produksi, Hasil Penjualan yang tidak sesuai target, atau Laporan Kemajuan tentang proyek yang disetujuinya tidak sesuai jadwal). Tujuan Pelatihan Setelah Mengikuti Pelatihan Report Writing ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memiliki pemahaman tentang pengertian dari “Laporan Efektif ( Report Writing )” serta jenis-jenis Laporan menurut Latar Belakang & Sasarannya. Memiliki pemahaman tentang persyaratan data & fakta yang digunakan dalam suatu Laporan, serta keterampilan tentang tehnik pengumpulan, pengolahan, serta analisis data, yang digunakan sebagai dasar dalam membuat kesimpulan, evaluasi jalan keluar masalah (jika ada kesenjangan antara “Target & Aktual”). Memiliki keahlian tentang cara menyusun format atau lay out Laporan, dengan bahasa, penilaian yang baik dan benar (Bahasa Indonesia baik bahasa Inggeris), yang menarik, mudah dibaca, dipahami, baik dalam bentuk Bahan Bacaan (termasuk proposal yang dikirim untuk atasan untuk dibaca ), serta dalam bentuk Bahan Presentasi (yang dipresentasikan di depan atasan), guna mendapat persetujuan. Target Peserta Penulisan Laporan Pelatihan Report Writing dirancang untuk para: Manajer dan / atau Pengawas yang menjalan tugas berkewajiban membuat Laporan kepada Manajemen, dengan mengetengahkan data & fakta, membuat kesimpulan, membahas persetujuan jalan keluar (jika ada kesenjangan antara Rencana dan Realisasi) Metode Pelatihan Pelatihan Report Writing dilaksanakan dengan metode: Memberi penjelasan atau menerangkan materi (Tell). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan (Tampilkan). Selanjutnya meminta setiap peserta baik perorangan maupun grup melakukan Latihan, Mempraktekkan keterampilan yang telah disetujui (T), TELL – SHOW – DO Metode yang mencakup antara lain: Pra-Tes: Setiap peserta (individu) untuk membuat Laporan apa yang ada Game: Partisipasi Pemilih antara Data, Informasi, dan Opini Latihan membedakan antara Data, Informasi dan Kesimpulan Game: Untuk menghindari ngantuk dan tetap melarikan diri Latihan bagian Pendahuluan dari sebuah Laporan Latihan Ubah Bahasa Semi Resmi ke Bahasa Resmi Post-Test: Setiap peserta setuju untuk membuat Laporan yang membahas hal yang sama dengan Pre-Test tetapi dengan cara yang berbeda sesuai dengan konsep yang telah diperoleh Outline Materi Materi Pelatihan Report Writing yang akan dibahas adalah: Pengertian “Laporan Efektif” Hakekat “Laporan” yang akan dipelajari Substansi (Apa) dan Tampilan (How) sebagai 2 aspek utama Laporan Laporan Mengenal 6 jenis (R1, R2, R3, R4, R5, dan R6) Aspek-aspek yang harus ada di masing-masing jenis Laporan Latar belakang , Sasaran dibuatnya Laporkan. Pengertian Fakta, Data, Informasi, dan Opini Bagaimana proses memperoleh Data (Pencarian Fakta) Memahami persyaratan Data sebagai dasar membuat kesimpulan Apa yang dimaksud dengan kesimpulan dalam sebuah Laporan Ketentuan-ketentuan tentang Kesimpulan Mengenal 3 bentuk, dan bagaimana cara membuatnya (K1, K2, & K3) Proses penyaringan data, mencari penyebab (gap), dan menemukan jalan keluar Proses membuat Rekomendasi kepada atasan sebagai proposal solusi masalah Laporan hasil Pencapaian dari suatu proses (Laporan Produksi, Sales dsb) – (R1) Laporan Kemajuan dari suatu proses (Proyek, Program, Rencana Kerja) – (R2) Laporan tentang Situasi & Kondisi (seperti Kondisi Ekonomi Global dsbnya) – (R3) Surat Berita (jnformasi tentang Perusahaan, Launching Program, dsbnya) – (R4) Laporan tentang suatu peristiwa (Berita / Reportase) – (R5) Laporan tentang Profil Perusahaan (Visi, Misi, Rugi / Laba, dll) – (R6) Contoh Format Laporan sesuai dengan jenisnya (sebagai Bahan Bacaan) Bagaimana memasukkan Adonan (Laporan Substansi) ke dalam Cetakan (Format) Syarat-syarat Laporan agar mudah dibaca Laporan Pengelompokan Temuan, Kesimpulan, dan Jalan Keluar dalam Laporan Laporan dalam bentuk Surat dan Laporan sebagai Pejabat dan Surat Pengantar. Bagaimana membuat Laporan Bagian Pendahuluan (yang mengumpulkan dan yang tidak) Penggunaan Bahasa Formal dan Semi Formal dalam Laporan. Bahasa Indonesia yang disempurnakan (EYD) Laporan Penomoran Sistem Mengenal. Bagaimana membuat Laporan dalam format Bahan Presentasi. Durasi Durasi dan Metode pelatihan Report Writing Program Jangka Waktu adalah 2 (dua) hari @ 7 jam (efektif) per hari, atau berlaku 14 jam (efektif). Agenda harian dimulai Jam 08.30 pagi dan berakhir jam 17.00, dengan 1 jam makan siang dan 2 kali Coffee Break @ 15 menit. Lebih dari 50% waktu digunakan untuk Latihan dan Praktek peserta (Lihat: Agenda Program). Agenda Report Writing Hari 1 08.30 – 10.00  Pembukaan pidato oleh Manajemen Musik relaksasi: belajar belajar dengan otak kanan Pemecah Es: uji Kemampuan Lstening Program Pendahuluan (latar belakang dan sasaran) Program materi garis besar Latihan 1 Pra-Tes: Peserta mengumpulkan membuat Laporan yg biasa dilakukan 10.15 – 12.00 Pengertian “Laporan Efektif” Hakekat “Laporan” yang akan dipelajari Substansi (Apa) dan Tampilan (How) sebagai 2 aspek utama Laporan Game: Komando untuk menghindari ngantuk dan tetap bersemangat Laporan Mengenal 6 jenis (R1, R2, R3, R4, R5, dan R6) Aspek-aspek yang harus ada di masing-masing jenis Laporan 13.00 – 15.00 Latar belakang dan Sasaran dibuatnya Laporkan. Pengertian Fakta, Data, Informasi, dan Opini Latihan 2: Membedakan Data, Informasi, Opini dan kesimpulan (latihan lisan) Bagaimana proses memperoleh Data (Pencarian Fakta) Memahami persyaratan Data sebagai dasar membuat kesimpulan 15.15 – 17.00 Apa yang dimaksud dengan kesimpulan dalam sebuah Laporan Ketentuan-ketentuan tentang Kesimpulan Mengenal 3 bentuk kesimpulan, dan cara membuatnya (K1, K2, dan K3) Latihan 3: Mengenal Data, Informasi, Opini dan Kesimpulan (dg Games) Proses penyaringan data, mencari penyebab (gap), dan menemukan solusi Hari ke-2 08.30 – 10.00 Proses membuat Rekomendasi untuk atasan sebagai proposal jalan keluar Latihan 4: Proses penyaringan dan analisa data dan mengatur jalan keluar Laporan hasil Pencapaian dari suatu proses (Laporan Prod, Sales dsbnya) – (R1) Laporan Kemajuan dari suatu proses (Proyek, Program, Rencana

Public Speaking For Executive

Public Speaking For Executive salah satu tujuannya adalah peserta mempertimbangkan dasar-dasar Public Speaking yang baik dan efektif, peserta menguasai teknik atau keterampilan dasar Public Speaking. Deskripsi Survei resmi membuktikan peringkat No.1 untuk sukses dalam karir dan bisnis adalah Komunikasi dan Public Speaking. Hal ini terkait dengan kemampuan menyampaikan ide-ide dan mempengaruhi orang lain baik pribadi maupun massa. Semakin terampil seseorang berbicara akan semakin menunjukkan kualitas kecerdasan dan kecerdasan Dalam kenyataan semakin tinggi jabatannya, maka dia akan semakin dituntut untuk berbicara didepan umum. Sehingga orangutan akan menilai Dirinya Dari  APA  Yang disampaikan Dan  bagaimana Cara  menyampaikannya. Demikian pula dengan seorang eksekutif di satu perusahaan. Tentu dalam pekerjaannya mereka sering melakukan kegiatan komunikasi / berbicara di depan umum di luar perusahaan. MENGAPA ORANG MENGHINDARI PUBLIC SPEAKING? Pandangan masyarakat tentang kemampuan Berbicara di Depan Umum adalah bakat dari lahir dan hanya dimiliki orang tertentu. Berbicara di depan umum menjadi momok bagi sebagian besar orang di dunia. Manajer / Eksekutif / pemilik perusahaan serta pimpinan organisasi sering mengatakan, mereka tidak berbakat dan tidak mampu berbicara di depan umum. Mereka berusaha menghindar jika berbicara di depan umum. Sementara berbicara di depan umum adalah suatu keterampilan yang dapat dibor dan akan lebih baik bila sering dipraktekkan (bahkan untuk mereka yang dari nol). Tujuan Pelatihan Public Speaking For Executive Peserta mempertimbangkan dasar-dasar Public Speaking yang baik dan efektif Peserta menguasai teknik atau keterampilan dasar Public Speaking Peserta tampil percaya diri dan piawai dalam melakukan Public Speaking dan Presentasi. Peserta menguasa teknik berbicara di depan insan media, di radio dan televisi, sebagai bagian dari kegiatan public speaking. Membangun citra diri positif di perusahaan melalui berbicara dan berbicara di depan umum (Public Speaking). Target Peserta PSE cocok diberikan untuk kelompok eksekutif dari bidang apa saja yang ingin meningkatkan kualitas hidup melalui Public Speaking. Selain itu ia memiliki hasrat untuk berbagi ilmu yang ia miliki dengan sesama dan memperoleh kesuksesan yang lebih tinggi dalam karirnya. Metode Pelatihan 70% Praktis dan Implementasi 30% Presentasi, Pemodelan dengan film, Game Interaktif, Permainan Peran, Ice Breaking dan Simulasi Outline Materi  Public Speaking For Executive Hari 1   09:00 – 09:30: Pembukaan, Pemecah Es, Peserta Pendahuluan / Pelatih & Kontrak Pelatihan 09:30 – 10:30: Pembicara & Komunikasi Publik Umum 10:30 – 10:45: Istirahat Kopi / Teh 10:45 – 12.00: Cari Tahu Pengaturan & Tujuan Pikiran Kanan Anda Untuk Menjadi Pembicara Publik yang Baik 12:00 – 13:00: Istirahat ISHOMA 13:00 – 15.00: Kemudahan Nervouse Anda 15:00 – 15:15: Istirahat Kopi / Teh 15:15 – 17:00: Raih Audiensi Anda Hari ke-2   09:00 – 10:30: Suara Mengesankan 10:30 – 10:45: Istirahat Kopi / Teh 10:45 – 12.00: Gerakan untuk Dampak Maksimal 12:00 – 13:00: Istirahat ISHOMA 13:00 – 15.00: Implementasi / Praktis 15:00 – 15:15: Istirahat Kopi / Teh 15:15 – 16:30: Implementasi / Praktis 16:30 – 17:00: Komitmen untuk Penetapan Sasaran menjadi Pembicara Publik yang Baik dan Sesi Penutupan Facilitator Dra. Wita Rifol, Psi Psikolog bertemu UI ini pada mulanya seorang wanita bisnis di bidang garmen. Sebagai UKM binaan pemerintah dan BUMN yang sukses (UKM terbaik se Jakarta tahun 2005), ia dikirim keluar negeri seperti, Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, Afrika Selatan, Jerman, Belanda dan Inggris untuk memperoleh pameran / pertemuan bisnis melalui seminar. Hal ini mengundang ketrampilan komunikasi, interpersonal dan hubungan manusia yang tinggi. Seringkali seminar ceramah / seminar serta menjadi konsultan bagi UKM lainnya, membuat kemampuan Public Speakingnya terasah dan membukakan jalan berkarir di bidang Konsultan HRD. Pengalaman praktis yang luas menjadikannya pelatih andal di bidang Pemberdayaan Diri, Pelatihan Motivasi, Kepemimpinan, Pola Pikir Positif, Citra Pribadi, Komunikasi dan Berbicara di Depan Umum.Selain itu Dosen Pengembangan Diri Trisakti School of Management Jakarta dan Mitra Senior Pusat Pengembangan Karir Universitas Indonesia (CDC-UI) , juga aktif memberikan workshop / seminar / ceramah untuk publik maupun inhouse. Pengguna jasanya boleh, Perusahaan: Pertamina, Telkomsel, PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II), PT Sucofindo, PT Monsanto, PT Epiterma Indonesia, IDDC-Safety Driver. Instansi Pemerintah   Dinas Perdagangan DKI, Dinas Koperasi & UKM Jakarta Timur. Perguruan Tinggi / Sekolah: Universitas Indonesia (UI), Perguruan Cikini, SMA Pondok Labu Al-Azhar, Perguruan Al-Azhar Rawamangun, Yayasan Vidatra PT Badak NGL-Bontang. Ormas / Partai: Islamic Center Muhammadiyah Rawamangun Jakarta, DPP Partai Keadilan Sejahtera.

Public Speaking & Presentation Skills

Public Speaking & Presentation Skills Training, salah satu tujuannya adalah memahami faktor-faktor yang mendukung keberhasilan berbicara di depan publik, memahami proses komunikasi dalam resentasi. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Public Speaking & Presentation Skills ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan berbicara di depan Publik Memahami Proses Komunikasi dalam resentasi Memiliki rasa Percaya diri dalam menyiapkan dan melaksanakan Presentasi secara efektif dan dinamis Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Public Speaking & Presentation Skills adalah : PENGANTAR PUBLIC SPEAKING Pengertian Public Speaking Permasalahan dalam Publik Speaking Mengatasi Rasa takut berhadapan dengan Audience SUKSES PRESENTASI DAN PERMASALAHANNYA Peran Presentasi dalam Organisasi dan Bisnis Mengenali Kesalahan Umum dalam Presentasi PERENCANAAN PRESENTASI YANG EFEKTIF Menentukaan Sasaran Presentasi Menyusun Struktur Presentasi yang Sistematis dan menarik PERSIAPAN PRESENTASI Membuat Visual-Audio yang menunjang isi dan tujuan Presentasi Merancang Teknik Suara dan Gerakan Non Verbal MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI Faktor-faktor Percaya Diri Kiat-kita Membangun Rasa Percaya Diri Penampilan Pribadi yang menarik dalam Presentasi PENYAJIAN YANG KOMUNIKATIF Pembukaan yang Menarik dan Impresif Penyampaian isi Presentasi yang sistematis dan efektif Teknik menutup /mengakhirir Presentasi Yang mengesankan Menanggapi Pertanyaan Peserta PRAKTEK PRESENTASI Praktek Individual Evaluasi  Penampilan Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun bertindak sepagai trainer, konsultan dan coach diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang : Personal Development, Mental Switching, Leadership Skills, Supervisory Management, Coaching and Counseling, Management Training, Creative Problem Solving and Decision Making, Communication Skills, Public Speaking & Presentation Skills, Negotiation Skills, Achievement Motivation Training, Dealing With Difficult People, Team Building, People Development. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Clinical Psychology serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutannya mengambil pendalaman bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua nya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Project & Team Leadership

Deskripsi Di dalam Perusahaan, berbagai task force dibentuk untuk dapat mengerjakan tugas2 jangka pendek yang ada.  Perusahaan yang maju menuntut para manajernya untuk terbiasa menjadi anggota yang memberikan kontribusi optimal dan memimpin secara efektif berbagai tim atau projek yang ada.  Untuk dapat berhasilnya suatu projek, tidak cukup seorang pimpinan projek menguasai materi teknis manajemen projek.  Ia juga dituntut untuk dapat mengelola ‘aspek manusia’ dari projek tersebut.  Disinilah kemampuan memimpin dari sang team leader ataupun pimpinan projek dibutuhkan. Memimpin sebuah projek atau tim pada umumnya jauh lebih sulit daripada memimpin sebuah departemen atau bagian di dalam Perusahaan.  Beberapa kesulitan yang ada diantaranya ditimbulkan karena sifat keanggotaannya yang cross functional, jangka waktu yang pendek dan garis komando yang kadang tidak terlalu jelas.  Karenanya seorang pemimpin projek/tim di satu sisi perlu dapat mempengaruhi orang lain dengan pola hubungan yang lebih bersifat personal daripada otoritatif (karena anggota tim nya, tidak secara struktural berada di bawah dia.  Bahkan kadang bisa jadi merupakan kolega kerja) tetapi di sisi lain, dia harus lebih berorientasi tugas karena jangka waktu singkat yang dihadapinya.  Karena itu, pendekatan coach-focus lebih tepat daripada control-focus. Workshop ini bertujuan meningkatkan ketrampilan peserta dalam membentuk dan mengelola tim.  Peserta akan diberikan wawasan mengenai proses pembentukan tim, dinamika di dalam kelompok yang ada dan peningkatan kemampuan personal dan orientasi tugas di saat yang bersamaan.  Materi yang diberikan akan lebih banyak berupa paduan antara kasus, simple questionaires, tugas kelompok dan games karena sifat dari workshop ini yang lebih bersifat ‘refreshing’ terhadap aspek kepemimpinan kelompok yang perlu dikuasai oleh seorang pimpinan projek atau tim.  Beberapa prinsip kepemimpinan tetap akan diberikan pada workshop ini sebagai pondasi dari sebuah kepemimpinan kelompok Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Project & Team Leadership adalah : Prinsip-prinsip Kepemimpinan: Managing self, task and people Identifikasi resource yang Anda butuhkan sebagai seorang team leader Mengelola self chalange sebagai leader: need for power dan kecenderungan perfectionist. Mengenal 6 Fase pembentukan kelompok: Forming, Storming, Norming, Performing, Learning, Adjourning dan peran Leader dalam mengelolanya. Mengenal berbagai tipe orang dan dinamikanya di dalam kelompok Menyeimbangkan antara orientasi tugas dan orang dalam kepemimpinan kelompok Menentukan sasaran team dan projek, serta bagaimana menumbuhkan motivasi dan komitmen untuk mencapainya. Identifikasi critical points dan mengembangkan monitoring projek yang efektif Memahami dan mengelola 5 level of leadership di dalam pengembangan tim: otokratik, sentralistis, transisional, partnering dan highly empowering. Facilitator G. Suardhika, MBA. Telah memiliki banyak pengalaman sebagai HR Consultant dan pernah menempati posisi senior management di sebuah perusahaan penerbangan Indonesia. Salah satu topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya leadership, Supervisory, Performance Management dan Coaching. Sepanjang pengalamannya di dunia training, Beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: AQUA,ORIX Finance Indonesia, OPEL/General Motors, Garuda Indonesia, Bechtel International, Indomobil Suzuki International, Bredero Price, Telkom, Thames PAM Jaya, Asia Pulp and Paper dan Telkomsel.  Suardhika berlatar belakang pendidikan Psikologi dari UI dan MBA dari IPMI (Institut Pengembangan Manajemen Indonesia) TRAINING EXPERIENCE Supervisory Skills Training: Aqua, Tugu Pratama, Bredero Price Batam, LG Electronics, Rekayasa Indonesia Leadership: BPD Sumsel, BPPN, Telkom Ujung Pandang, Litbang Pertanian, Indah Kiat Pulp & Paper. Customer Service: Telkom Surabaya, Balikpapan Team Building: Indomobil, Nisan, Telkomsel, 3M. Performance Management: Amoco Mitsui, Aqua Danone, Asia Pulp & Paper Training for Trainer for BPPN

Professional Writing & Skill Development

Memiliki keterampilan menulis (writing skill) sangat bermanfaat dalam mendukung pekerjaan. Bagi praktisi Humas/PR, mereka dituntut untuk menghasilkan naskah-naskah yang diperlukan untuk kepentingan pencitraan positif organisasi, melalui media massa, internal media dan media online. Bagi profesional lainnya, seperti pendidik, memiliki keterampilan menulis sangat bermanfaat dalam meningkatkan profesionalisme-nya. Disamping juga sebagai alat personal branding yang luar biasa dan meningkatkan jenjang karir.

Training Professional Secretary

Deskripsi Saat ini seorang sekretaris professional, tidak hanya menampilkan diri secara professional, tetapi harus juga mengetahui aktivitas kantor modern & computerize. Sekretaris professional harus tahu juga fungsi – fungsi dan kegiatan kantor modern, mampu melakukan filing secara baik, conventional maupun electronic. Mampu mengambil keputusan dengan tepat dan juga bisa mengelola waktu kerja dengan baik. Workshop ini mencoba memberi jawaban atas tuntutan – tuntan bagi seorang sekretaris professional untuk dapat berfungis di kantor pada era modern dan kompetitif. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Sekretaris Profesional ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami pentingnya membangun Citra Diri yang Positif dari seorang sekretaris Memahami proses komunikasi dalam organisasi Meningkatkan keterampilan mengelola pertemuan Bisnis Mampu mengelola waktu secara efektif Target Peserta Sekretaris Junior Staf Administrasi Metode Pelatihan Pelatihan Administrasi Kantor Modern Untuk Sekretaris Eksekutif dan Administrasi Eksekutif dilaksanakan dengan metode: Pelatihan diskusi Kasus dan analisis kuesioner Game dan latihan Outline Materi TOTAL IMAGE  UNTUK SEKRETARIS Pentingnya Kepercayaan Diri Totalitas Diri dalam Berperilaku Membangun Citra Diri KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI Fungsi Komunikasi dalam Organisasi Peran sekretaris dalam komunikasi Organisasi Memilih media yang tepat dalam komunikasi organisasi Komunikasi antar pribadi TEKNIK MENGELOLA WAKTU SECARA EFFEKTIF Stres Waktu Analisis Kegiatan Kerja Meningkatkan Efektivitas penggunaan waktu kerja TEKNIK MENGELOLA PERTEMUAN BISNIS Macam-macam Pertemuan Bisnis Mempersiapkan Pertemuan Bisnis Pelaksanaan dan Tindak Lanjut dan Pertemuan Bisnis Facilitator Drs. Elyus Lanin, M. Si. Alumnus Universitas Indonesia, yang mendalami Ilmu Komunikasi di Pasca Sarjana UI ini tertarik dan terjun di bidang Manajemen sebagai Konsultan / Fasilitator Pelatihan sejak tahun 1984.Beberapa perusahaan yang pernah dan masihmenggunakan jasanya antara lain adalah Bank Indonesia, BCA, PT. Indosat Tbk, Pertamina, PT.SMART Tbk, PT. Freeport, PT. HM Sampoerna, Indomobil, Pt Kertas Karft Aceh, PT. Unilever Indonesia, PT. Timah Tbk, RCTI, PT. Samudra Indonesia, BAPPENAS, Bank Mandiri dan lain-lain.

Professional Administration Skills

Training Professional Administration Skills bertujuan agar dapat meningkatkan Image Diri sehingga menjadi Administration Officer yang Profesional. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Training Professional Administration Skills peserta diharapkan mampu Memahami tugas dan Peran Administration Officer dalam organisasi Meningkatkan kemampuan mengelola Administrasi Perusahaan Meningkatkan kemampuan menyelenggarakan tugas Administrasi Rutin Meningkatkan Image Diri sehingga menjadi Administration Officer yang Profesional Metode Pelatihan Training Professional Administration Skills dilaksanakan dengan metode: Diskusi Kelas/kelompok Permainan Latihan Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Professional Administration Skills adalah : Tugas dan Peran Administration Officer Organisasi Manajemen Administrasi dalam Organisasi Sistem Informasi dalam aktivitas Kantor Fungsi dan Peran Administration Officer dalam Organisasi Korespondensi Komunikasi Tertulis yang efektif Jenis dan Fungsi Surat Format Surat Mengelola Surat Masuk dan Keluar Pembagian Surat Prosedur Penanganan Surat Masuk/Keluar Penanganan Kearsipan Tujuan Penataan Arsip Sistem Penataan Arsip Penyimpanan Arsip Penyusutan dan Pemusnahan Arsip Mengelola Pertemuan Bisnis Tujuan Rapat Manajemen Rapat Notulen Rapat Total Image dalam Aktivitas Kantor Menjadi Pribadi yang Berkarakter dan Berkualitas Analisis Diri dan Memahami Diri Mengembangkan Diri Menjadi Officer yang Profesional Facilitator Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA. Lebih dari 25 tahun bertindak sepagai trainer, konsultan dan coach diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang : Personal Development, Mental Switching, Leadership Skills, Supervisory Management, Coaching and Counseling, Management Training, Creative Problem Solving and Decision Making, Communication Skills, Public Speaking & Presentation Skills, Negotiation Skills, Achievement Motivation Training, Dealing With Difficult People, Team Building, People Development. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Clinical Psychology serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutannya mengambil pendalaman bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua nya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Pelatihan Profesional atau Mati

Deskripsi Besar mengharapkan, Anda yang membaca ini adalah korban dari orang banyak yang mengklaim dirinya ahli usaha / bisnis yang sukses menjual seminarnya. Maka untuk menyelamatkan diri Anda adalah seminar pelatihan lanjutan dan pelatihan sampai Anda menyelamatkan diri dan meneruskan perlindungan hal hal yang tidak boleh ‘Anda banget’. Karena kamu adalah terlahir dengan anugerah illahi yang tidak sama dengan lawan. Tentunya Anda sendiri yang harus selalu berinvestasi untuk meningkatkan kualitas diri Anda walau harus belajar dari kesalahan. Profesional atau mati adalah tema yang kami persembahkan bagi pengusaha atau pelaku bisnis. Melihat kenyataan dilapangan paling tidak ada 4 (empat) kategori binis yang perlu kita dalami; Satu . bisnis yang benar-benar berhasil dengan cara yang benar (angkanya sangat sedikit). Dua , bisnis yang salah dikelola dengan cara yang benar ; Tiga , bisnis yang benar-benar dikelola dengan cara yang salah ; Empat ; bisnis yang salah dikelola dengan cara yang salah (Yang terakhir ini menjanjikan kekayaan cepat dalam waktu singkat). Anda berada di kategori mana? Sering kali usahawan memperluas kumpulan masalah bisnis mereka pada kategori selain satu: bisnis benar dikelola dengan cara yang benar ; mereka tidak yakin dengan binisnya, yakin perlu bantuan permodalan, meminta permodalan ke bank, mengagunkan ranah, rumah, kendaraan, membayar konsultan, semua dana suka suka, usaha tidak jalan dengan sehat, setiap hari merugi, pembayaran tidak lancer, angsuran bank tidak terbayar , rumah, mobil dan tanah Anda disita, keluarga menderita. Jika Anda profesional Anda adalah tuan atas sikap sikap Anda. Anda berhasil menemukan sendiri bidang usaha yang sesuai dengan kekuatan Anda menyebut ‘aku banget’. Jika usaha Anda mati Anda besar, maka Anda harus diperbudak oleh sikap sikap Anda. Besar kemungkinan Anda adalah korban dari lingkungan kita yang suka seperti ‘orang makan orang’ Anda menerima orang yang salah. Besarnya angka gagal usaha (mati) dari pada profesional (berkembang) yang kita bahas setiap hari dalam berbagai bidang dan skala usaha adalah pengindikasikan kita bisa dalam lingkungan yang sangat sulit. Sesuai misi kami untuk berlomba lomba demi kebaikan. Kami terpanggil untuk memberikan solusi terhadap masalah tersebut yang terbukti diterima oleh pasar. Bagi pengusaha yang profesional kami dorong untuk terus membuat ‘sehat’ dan bagi yang mati kami bantu dengan menemukan dan membangun konsep usaha baru yang lebih layak, masuk akal, menguntungkan dan tidak menguras energi percuma. Kami memiliki moto; manakala sikap atas tempat yang tepat maka kesuksesan sejati datang sepenuhnya alami ‘. Teman teman yang mengenal olahraga sikap memberikan pendapat; olah sikap adalah ibu segala pelatihan. Ini lebih mendasar dari materi hard skill dan soft skill dan memberi kepastian untuk menentukan materi pelatihan apa yang paling dibutuhkan dengan biaya murah, perlu bantuan dengan kegiatan olah raga. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Profesional atau Mati ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Lokakarya olah raga 2 (dua) hari ini memberikan teknik olah raga yang mampu meningkatkan komitmen semua elemen dalam perusahaan akan pentingnnya: Temukan konsep usaha ideal Anda Membangun sikap mendukung kesuksesan sejati Membangun tim kerja produktif. Efesiensi operasional Mempertajam daya saing internal dan eksternal Memelihara kepercayaan kostumer Usaha sehat ‘manggil uang’ Menolak rayuan membuat usaha mati Lokakarya ini secara jelas memaparkan konsep dan contoh bisnis yang profesional dan yang mati, dalam semua bidang usaha. Target Peserta Pelatihan Profesional atau Mati ini dirancang untuk para: Manajer BPR / koperasi. Usahawan Pengurus organisasi Pelaku UKM Pra pensiunan / pensiunan Metode Pelatihan Pelatihan Profesional atau Mati dilaksanakan dengan metode: Berbentuk Lokat 2 (dua) hari; Ceramah interaktif, video langsung, demonstrasi, diskusi kelompok, latihan (Maximum 40 Peserta) Outline Materi Materi Pelatihan Profesional atau Mati yang akan disajikan adalah : Hari Pertama Sikap dan sifat sifatnya Sikap dan kekuatan Embrio penentu sukses Potensi tanpa batas. Tes sikap Olah Sikap Sifat umum Dasar pemikian, Teknik teknik menunjang, kekuatan pikiran, Jalur ajaib Menentukan Vektor. Objek Sikap Merancang objek sikap efektif Hari Kedua Internalisasi Kegiatan Promotif, Kuratif, Preventif dan Rehabilitasi. Aktivitas olah sikap Reaksi impulsif individu, keluarga dan organisasi Latihan Aktivitas olah raga Harian, Mingguan, Bulanan, Tahunan Kunci kunci sukses dan Penutup Janji olah sikap kesan pesan. Fasilitator Hendari Gemilang, MBA. Hendri Gemilang, Universitas Andalas, Padang, Inggris dan Singapura. Program manajemen Institut Manajemen Administrasi Bisnis Singapura, membangun karir dan berbisnis di kawasan Batam, Singapura, Malaysia selama 15 tahun terakhir. Berbagai posisi penting yang pernah ada di tempati; Konsultan hubungan industri, Asisten manajer Layanan Perusahaan, Manajer personalia dan Administrasi. Perjalanan tanggung jawab luas dengan Praktisi dan pelaku bisnis berkelas di kawasan industri investasi strategis itu. Saat ini Hendri Gemilang adalah konsultan hubungan industri, Hrmatters21, Singapura. Memberikan saran profesional pada klien adalah hal yang selalu dilakukan semua konsultan. Hendri Gemilang menawarkan paket pelatihan untuk para klien. pra emplyoment, pemecahan masalah, kerja tim, keunggulan layanan, pekerja produktif pekerja bahagia, tetap muda tetap produktif,  dll. Olah sikap sudah berkurang oleh perusahaan perusahaan singapore dan malaysia karena memastikan perusahaan menjadi kuat, sehat dan, produktif. Inilah keunggulan Hendri Gemilang sebagai konsultan dan juga pembimbing olah raga.

Practical Service Excellence

PRACTICAL-SERVICE-EXCELLENCE

Training Practical Service Excellence mempelajari mengenai bagaimana layanan pelanggan “Moment of the Truth”, apa akibat buruknya pelayanan internal dan eksternal, bagaimana menerimaService Excellence, Tips Menerima Telepon dan Etiket Bertelepon  dan hal – hal lainnya terkait Practical Service Excellence Deskripsi Pelatihan Practical Service Excellence ini sebagai pelatihan, pengembangan sikap, pelayanan yang dikembangkan dengan sistem “pelayanan standar” merupakan kegiatan yang perlu, penting untuk dilaksanakan. Memenuhi apa yang dibutuhkan pelanggan, menyediakan rumah yang disediakan, mengatur dengan baik, benar-benar merupakan esensi dari organisasi bisnis agar dapat bertahan, terus berkembang. Untuk itu maka pelatihan Practical Service Excellence merupakan “layanan standar” yang merupakan aktivitas yang perlu dan penting untuk dilaksanakan. Pelatihan Practical Service Excellence merupakan salah satu kegiatan yang penting untuk mencapai tujuan tersebut. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Practical Service Excellence ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Mempunyai sikap , kemampuan yang mantap untuk melakukan pelayanan kepada pelanggan internal , eksternal. (Practical Service Excellence) Mempromosikan kemampuan untuk mengaktifkan proaktif, berkomunikasi, berkomunikasi dengan empati, assertif, sopan, santun, serta dapat membina hubungan baik dengan pelanggan internal, eksternal.(Practical Service Excellence) Melaksanakan teknik bertelepon dengan sopan, santun.(Practical Service Excellence) Dapat diselesaikan dan diselesaikan dengan masalah (keluhan) dari pelanggan dengan baik,bersahabat sehingga dapat membantu hubungan baik dengan pelanggan.(Practical Service Excellence) Outline Materi Pelatihan materi yang akan membahas topik Practical Service Excellence adalah: 1. LAYANAN PELANGGAN PENGENALAN Pengertian Layanan Pelanggan Layanan Pelanggan “Moment of the Truth” Apa Akibat Buruknya Pelayanan Internal dan Eksternal Bagaimana Menerima Layanan Pelanggan Komunikasi Empati dalam Melayani Komunikasi Assertif dalam Melayani 2. TEKNIK DASAR DAN ETIKET BERTELPON Komunikasi dengan Telepon Berbagai Standard dalam Bertilpon (Menerima dan Memberi Pesan) Tips Menerima Telepon dan Etiket Bertelepon ‘ 3. PERMAINAN PERAN SEDIKIT DAN UMPAN BALIK Pengarahan Bermain Peran Layanan Pelanggan Individual Individual. Role-play (dapat) menerima dalam video untuk diberikan umpan-balik perbaikannya.Kasus yang digunakan dalam role-play adalah masalah nyata yang dikumpulkan oleh masing-masing peserta dalam pekerjaannya sehari-hari. Diskusi Kelas untuk umpan-balik 4. SIKAP, PERILAKU, DAN PENAMPILAN DALAM “MELAYANI” Sikap, kebiasaan yang Diperlukan untuk Perawatan Sikap,Perilaku  Kerja yang Profesional Penampilan yang benar dalam Melayani 5. TEKNIK MENANGANI KEBERATAN DAN KELUHAN (KELUHAN PENANGANAN)  Sikap yang sesuai untuk disetujui  Strategi umum untuk disetujui  Menentukan diizinkan yang tersembunyi  Metode dasar  Tipe-setuju 6. PERMAINAN ROLE-INDIVIDU DAN UMPAN BALIK Pengarahan Role-play Individual Pemulihan Keberatan, Keluhan, Kemarahan Pelanggan. Role-play (dapat) menerima dalam video untuk diberikan umpan-balik perbaikannya.Kasus yang digunakan dalam role-play adalah masalah nyata yang dikumpulkan oleh masing-masing peserta dalam pekerjaannya sehari-hari. Diskusi Kelas untuk umpan-balik 7. LAYANAN STANDAR PENYUSUNAN UNTUK MASING-MASING UNIT KERJA Testimoni “Materi Ok” “Sangat baik” “Trainernya menguasai materi” “Pelatihan ini membuat saya percaya diri, semoga bisa diimplementasikan” “Sangat bagus, Saya jadi tahu teknik komunikasi dengan detail” “Trainer menguasai materi, pembawannya serius tapi santai jadi mudah dipahami” “Bersahabat, mudah dimengerti, Jelas” “Suara lebih keras untuk penyampaian materi Over all bagus banget” “Sangat baik, semoga dapat dipertahankan” “Baik Profesional good looking” “Sangat menguasai materi yang relevan dengan kondisi di kantor kami”