Sales & Marketing Training

Online Training : Trade Marketing & Shoppers Marketing

Trade

Online Training Trade Marketing & Shoppers Marketing mempelajari mengenai bagaimana mengimplementasi Trade Maketing & Shoppers Marketing Concept untuk pencapaian Sales Target dan Revenue.dan hal lainnya terkait Trade Marketing & Shoppers Marketing. Deskripsi Sistem pemasaran berubah menyesuaikan kebutuhan kemajuan dunia. Di Indonesia sistem pemasaran Trade Maketing & Shoppers Marketing baru diikuti dan baru diketahui oleh beberapa pemain pasar. Di negara maju cara pemikiran pemasaran demikian sudah lebih dari satu dekade dijalankan. Trade Marketing & Shoppers Marketing menjawab tantangan E-Commerce , Digital Marketing yang menyebabkan para potential buyers, peminat pembeli jasa, produk consumer tidak perlu “datang” berkunjung,  memilih sendiri, menyediakan waktu, mengeluarkan ongkos untuk berinteraksi dengan penyedia jasa ataupunn penjualan barang. Melalui E-Banking, E-Commerce, Digital Toko Online menjadikan serba praktis. (Trade Marketing & Shoppers Marketing) Apakah dengan kemajuan Teknologi Informasi yang serba “Electronic dan Digital” berarti semua toko/out-let harus tutup? Apakah investasi channel distributions, penyediaan outlets memang akan “mati”? Tentu pengusaha industri memanfaat E-Commerce serta penyedian jasa Teknologi Informasi canggih dengan bijaksana; layanan canggih demikian pasti dimanfaatkan demi efisiensi dan bertahan dalam dunia industri manufaktur, perdaganagan. Namun perkembangan budaya lifestyle manusia yang tetap ingin keluar rumah dan pergi berbelanja tidak serta-merta menyebabkan tempat-tempat berbelanja dan menikmati “window shopping”, “shopping around” harus tutup. Manusia modern yang bersosialisasi tetap membutuhkan outlets, tempat berbelanja sekaligus bersantai. Namun perubahan lifestyle juga menuntut tempat berbelanja yang nyaman dan informative. Lagi pula diketahui bahwa sesungguhnya bukan konsumen langsung yang ingin berbelanja; orientasi terkini adalah para shoppers; mereka berbelanja tidak sekedar untuk kebutuhan diri sendiri tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan orang lain dan untuk maksud lain. (Trade Marketing & Shoppers Marketing) Data survey intensif di negara-negara maju menyatakan bahwa: 70%  pemilihan/pembelian merek suatu barang terjadi/dilakukan ketika calon pembeli/shoppers sudah berada didalam took/outlet; 68% transaksi pembelian terjadi tanpa rencana terlebih dahulu (tidak diperkirakan/tidak direncanakan ketika mau berangkat berbelanja atau sekedar window shopping). Dengan demikian ahli- ahli pemasaran harus siap menghadapi cara berpikir manusia modern demikian. Lahirlah pemikirian system shoppers marketing. (Trade Marketing & Shoppers Marketing) Tujuan Pelatihan Siap menghadapai persaingan ketat, tuntutan kemajuan life-style teknologi informasi. (Trade Marketing & Shoppers Marketing) Memahami lebih mendalam serta lebih mememperkuat strategi “Marketing Trend” masa kini. (Trade Marketing & Shoppers Marketing) Mengimplementasi Trade Maketing & Shoppers Marketing Concept untuk pencapaian Sales Target dan Revenue.(Trade Marketing & Shoppers Marketing) Metodologi Pelatihan Presentasi,  diskusi interaktif konsep dan implementasi perencanaan, pelaksanaan di lapangan Presentasi,  diskusi studi kasus Problem Solving masalah marketing yang dibawa oleh peserta Outline Materi (tidak terbatas topik yang disiapkan; lebih penting penyesuaian pelatihan sesuai masalah yang dihadapi bagi jenis produk para peserta) Day1 & Day209:00 – 15:00 Tantangan Menghadapi Teknologi Informasi/E-Commerce/Digital Marketing Issue yang timbul dimasa sekarang dan bagaimana menghadapinya Pemaknaan Definisi Trade Marketing & Shoppers Marketing Mengapa Trade Marketing & Shoppers Marketing menjadi sangat penting Bagaimana melaksanakan Trade Marketing & Shoppers Marketing Mengapa sistem pendekatan Marketing cara baru ini diperlukan Cara-cara merencanakan dan mengimplimintasikannya Bagaimana Promosi dan Marchandizing cara terkini Perlukah Advertising atau Brand Activitions? Studi kasus dan Problem Solving untuk industri/produk para pesertta. Topik bahasan utama yang perlu dilaksanakan Peserta Pelatihan Direksi, CEO, Presiden Direktur, Floor Managers dgn staffnya; Managers Senior/Junior: Marketing/Sales/Distribution; Product/Brand Managers; Quality Assurance , Packaging & Plant Managers. Jenis industri: farmasi (Apotik), OTC, food & beverage, health-care products; grocery, swalayan/supermarket/minimarket, toiletries & cosmetics; garment & branded goods; sports goods; alat keperluan rumah tangga; produk bangunan, mebel dan accessoriesnya; bookstores, stationaries & creative products. Facilitator Drs. Ludwig Suparmo, M.Si Ludwig Suparmo. Pelaku manajemen praktis, bekerja 56 tahun di berbagai industri Multi National Companies dan perusahaan nasional terkenal. Sambil bekerja menyelesaikan pendidikan Sarjana FISIP jurusan Adminstrasi Niaga, menyelesaikan Magister Ilmu Komunikasi dengan cum laud ketika berumur 60 tahun. Di undang oleh berbagai perusahaan/instansi pemerintah membagi ilmu dan pengalaman antara lain: Bank Indonesia Jawa Tengah, BPK Jawa Tengah, PELNI, dan beberapa instansi lain. Menjadi Lead Trainer di Value Consult Training & People Development, memberikan pelatihan yang diikuti oleh jajaran pimpinan dan senior maupun junior managers perusahaan BUMN dan Swata. Tiga kali dalam 4 tahun memberikan pelatihan dan simulasi komunikasi dalam Manjemen Krisis untuk perusahaan Fortune 500 yang memiliki 3 pabrik di DKI dan Jawa Barat. Memberikan presentasi sebagai dosen tamu beberapa kali di FISIP Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Univ. BINUS  dan London School of Public Relations. Mantan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi, Jakarta. Menulis beberapa penelitian kualitatif untuk berbagai Jurnal, termasuk Jurnal LIPI dan On-line Journal Pax Humana (UKSW). Buku Akademik dan Popular Science yang diterbitkan: Aspek  Ilmu Komunikasi dalam Public Relations (2011), Manajemen Krisis (2011), Manajemen Krisis, Isu, dan Risiko (2018), Manajemen Agar Tidak Stres (2018). Dalam proses editing buku Bunga Rampai Pengembangan Karakter – Acuan bagi Program Pemerintah Meningkatkan Kualitas SDM Bangsa (segera terbit di tahun 2019). Spesialisasi memberi pelatihan/seminar/workshop dalam Pengetahuan Praktis Ilmiah:  CSR/Community Development, Corporate Branding, Integrated Marketing Communication,  Crisis, Issues and Risks Management, Panic & Stress Management, Conflict Management, Compliance Management, Millenneal Generation Management,  dan facilitator: Business English.

Online Training : Effective Sales Skills

Online Training Effective Sales Skills membekali setiap peserta dengan berbagai teknik mempengaruhi calon klien, bagaimana keahlian untuk menciptakan hubungan pelanggan yang kuat hingga pengelolaan data customer, dan hal lainnya terkait Effective Sales Skills. Deskripsi Bisnis masa kini makin bertumbuh dan makin mendapat banyak saingan. Kemajuan teknologi yang semakin memudahkan konsumen justru membuat layanan komunikasi nyata yang semakin diperlukan. Hal ini karena informasi yang makin cepat serta mudah didapat konsumen, menimbulkan banyak pilihan terhadap produk yang diminati. Guna memikat konsumen dari banyaknya pilihan , perusahaan membutuhkan keahlian komunikasi dalam pelayanan serta kemampuan effective sales skills, dibanding apabila konsumen tidak memiliki banyak informasi produk lain. (Effective Sales Skills) Hal inilah yang memicu makin banyaknya perusahaan dibidang retail dan perbankan yang berlomba-lomba untuk meningkatkan kemampuan pegawai mereka untuk dapat berkomunikasi secara efektif dalam bidang pelayanan dan penjualan.(Effective Sales Skills) Tujuan Pelatihan Mempersiapkan pola pikir (mindset) penjual professional yang berintegritas.(Effective Sales Skills) Membangun mental percaya diri selaras dan menyelaraskan harapan pribadi dengan Visi Perusahaan.(Effective Sales Skills) Membekali setiap peserta dengan berbagai teknik mempengaruhi calon klien.(Effective Sales Skills) Melengkapi kemampuan komunikasi untuk menghadapi berbagai jenis customer yang berbeda, termasuk bagaimana memikat hati pelanggan, menggali kebutuhan, mengatasi sanggahan dan teknik menjawab pertanyaan dari calon customer, hingga Teknik Negosiasi penjualan secara strategis.(Effective Sales Skills) Keahlian untuk menciptakan hubungan pelanggan yang kuat hingga pengelolaan data customer.(Effective Sales Skills) Mengembangkan kemampuan dalam mempresentasikan produk dalam berbagai situasi kepada jenis customer yang berbeda.(Effective Sales Skills) Metode Pelatihan 20% teori dan 80% praktek. Materi dibawakan dalam suasana santai dan fun. System pembelajaran efektif dengan diskusi, roleplay dan simulasi. Personal Report from activity and learning Outline Materi Materi Training Effective Sales Skills yang akan dibahas adalah : Sales mindset and therapy. Sales Integrity B2B Sales Strategy Retail Sales Strategy Service Sales Strategy Professional Sales Performance Persuasive Impact Just in Seconds Persuasive communication techniques. The Power of Listening for Selling 7 sales step Identifying Customer Needs. Handling objection. Reading your customer buying signals. Handling customer based on Character (DISC on selling) Handling Difficult Customer Effortless Closing Technique Building your Customer Relationship Management Sales Integrity Project Plan Sales Activity Plan and Target Sales Presentation Skills Presentation concept Presentation Mental Prepare Opening and Greeting Techniques Introduce technique Body Language technique for Presentation Verbal Technique Vocal Technique for Professional Sales Performance Story telling Techniques Handling difficult conversation Impromptu Presentation Method (clockwise, triangle, balancing) 5W1H method AIDA presentation method Slide Design tips Sales Presenting Contest Facilitator Mr. Agus Gunawan Mr.Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer, Konsultan dan Coach, mengkhususkan dirinya dalam memberikan berbagai pelatihan untuk keperluan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk kepentingan organisasi, perusahaan, pemerintahan maupun individu. Mr. Agus Gunawan telah berpengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti :BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (France), CUBIC, Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garment, Dosen, Trainer, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Sekretariat Wakil Presiden, BNN, DPR RI, Bapertarum, MLM Company, SCTV, O-Channel, METRO TV, FX Group, Frisian Flag dan lain-lainnya. Mr. Agus Gunawan telah mendesain berbagai program antara lain dalam bidang SALES, LEADERSHIP, TEAM WORK, MOTIVATION, PUBLIC SPEAKING, COMMUNICATION SKILL, MANAGEMENT dan lain sebagainya. Selama 15 tahun terakhir telah berbicara kepada Ratusan Ribu orang dalam bidang Soft skill, Kepemimpinan, Sales, Komunikasi dan Motivasi. 20 tahun lebih telah mengenal dunia Seni Peran, MC, hingga Training dan motivasi. Pembelajar otodidak untuk seni peran, teknik vokal dan teknik presentasi yang digunakan untuk berbicara didepan ribuan orang hingga bidang management Teknik-teknik komunikasi dari berbagai Guru telah dipelajari 8 tahun terakhir. Para peserta yang pernah mengikuti pelatihan mulai dari Trainer, Pebisnis, Direktur, CEO, Leader, Supervisor, Manager, Sales, Dozen S1&S2, pelaku bisnis MLM, Asuransi, kabag Operasional, Kabag Teknik, Aparatur Negara, Pejabat, TV Swasta, Gereja, Mahasiswa, dan Pelajar. 20 thn terakhir memiliki pengalaman dalam mengemas, mendesign, mengepalai projek berbagai acara hingga berskala Nasional, seperti beberapa Event Mega Seminar, bersama para Pembicara Besar Indonesia. Testimoni “Materi sangat bagus”“Trainer dapat memberikan motivasi & solusi”“sangat baik”

Online Training Marketing Management Management

marketing-management1

Online Training Marketing Management Management mempelajari mengenai marketing sebagai proses management, bagaimana peran marketing dalam startegy perusahaan, strategy marketing beda level beda isu, dan hal lainnya terkait Marketing Management Management. Objective Strategy Marketing akan selalu berubah sesuai dengan jamannya sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya dan sesuai dengan tehnology yang menyertainya, dan strategy Marketing juga akan terus berubah karena semakin ketatnya persaingan bisnis. Para leader yang berada di team Marketing perlu untuk up to date dengan berbagai perkembangan terkini agar mampu menciptakan ide kreatif serta strategy yang unik untuk memenangkan persaingan di Industrinya. Outline Materi Day 1 & Day 209:00 – 15:00 Bagian I. Pembahasan Mendalam tentang Marketing Management. 1.Marketing and Marketing Management Process Fungsi Marketing Peran Marketing dalam Masyarakat Modern Budaya Marketing Marketing sebagai Proses Management 2. Peran Marketing dalam Startegy Perusahaan Strategy Marketing beda level beda isu Implementasi Marketing dalam Strategy Bisnis Bagian II. Analisa Peluang Pasar 1. Bagaimana Menganalisa Situasi Pasar ? Analisa pasar secara Makro Analisa Pasar secara Mikro Menemukan isu Kritis yang sangat berpengaruh terhadap Pasar Bagaimana dengan isu internal Perusahaan 2. Market Segmentation Segmentation, Targeting Positioning Memahami proses Segmentasi, Targeting dan Positioning3. Riset Pasar Model dan Proses Riset Pasar Bagaimana mengukur kekuatan Pasar Apa saja kegiatan Kompetitor Bagian III. Membuat Marketing Program 1. Marketing program Proses penting dalam membuat Program Marketing Menyesuaikan program Marketing 2. Memilih Strategy Produk Klasifikasi Produk branding Strategy Product-line Profit center Strategy produk Baru  3. Menentukan Harga Proses dalam menentukan Harga Strategy Harga / Pricing Strategy Negoisasi dalam menentukan harga 4. Promotion mix Program Promosi Advertising Digital Marketing Sales force management Bagian IV. IMPLEMENTASI 1. Action Plan 2. Monitoring and Controlling Marketing Programs / Marketing Audit Tujuan Pelatihan dirancang agar peserta menguasai konsep dan implementasi berbagai aspek Marketing Managemen seperti 4P, Segmantasi Targeting Positioning (STP), Promotional Mix, Pricing Strategy, Branding, PLC, dll. Peserta mampu menyusun Strategi Marketing dan membuat action plan yang terukur dan efektif dan deliverable. Peserta mampu mengimplementasikan berbagai konsep Marketing yang fit dan actionable dalam persaingan bisnis nyata di lapangan. Peserta memahami lingkungan strategis dan menyusun Program Marketing berdasarkan SWOT perusahaan. Peserta mampu memimpin dan mengimplementasikan program Marketing dengan baik. Manfaat Materi yang komprehensif yang mencakup berbagai isu-isu terkini di dunia Marketing seperti, persaingan bisnis, segmentasi, targeting, positioning dan branding bail manual maupun digital. Metode belajar kami yang sederhana namun powerfull, efektif dan interaktif dan sesuai dengan pola belajar orang dewasa. Fasilitator / Coah yang berpengalaman dan selalu siap berbagi pengetahuan tentang tips jitu pemasaran/marketing. Sertifikat, buku materi Facilitator Anwar Haliyanto, MM. Anwar Haliyanto,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Online Training The 7 Selling Steps for Sales People

selling1

Online Training The 7 Selling Steps for Sales People mempelajari bagaimana meningkatkan kepercayaan diri untuk mencapai target penjualan, bagaimana mengembangkan pola pikir pemenang untuk setiap sales people. Bagaimana memahami dan mengelola proses penjualan dan hal lainnya terkait Training The 7 Selling Steps for Sales People. Deskripsi Zaman sekarang, lebih banyak  yang di lakukan oleh seorang sales adalah melakukan 2 hal yaitu, “telling dan selling” .Apakah hal itu sudah cukup untuk membuat mereka menjadi survive menjadi seorang penjual? Sudah bias menjadi penjual yang handal? Jawabannya adalah belummmmm……!!! (7 Selling Steps) Untuk memenangkan iklim kompetisi yang begitu ketat ini( bahasa kerennya : hypercompetitive), seorang penjual dituntut tidak hanya bias mengetahui product, tetapi juga harus mempunyai perilaku “ asking” dan “giving the solutions”. Ya…it’s time to change….(7 Selling Steps) Jika ada suatu pertanyaan, mana yang benar, sebagai seorang sales kita harus banyak bicara atau mendengar?  Cara menjawabnya gampang..ingat aja berapa jumlah mulut dan telinga kita? Yang jumlahnya lebih banyaklah yang kita pakai.(7 Selling Steps) Ya..seorang sales peope harus lebih banyak mendengarkan. Cara mendengarkannya adalah dengan aktif bertanya, menanyakan kebutuhan, menggali kebutuhan customernya, karena tidak selamanya kebutuhan itu ditampakkan oleh customer kita, apakah lewat kata-kata ataupun bahasa tubuhnya. Dengan mendengarkan secara aktif, kita jadi tahu apa yang menjadi kebutuhan sebenarnya customer kita. Tehnik mendengarkan secara aktif (listening) adalah dengan bertanya, berbeda dengan mendengarkan secara pasif (hearing).(7 Selling Steps) Waktunya untuk merubah cara berpikir sebagai penjual yang transaksional menjadi  penjual yang konsultatif.(7 Selling Steps) Sasaran Pelatihan Setelah berhasil menyelesaikan program ini, peserta akan mampu: Meningkatkan kepercayaan diri untuk mencapai target penjualan.(7 Selling Steps) Mengembangkan pola pikir pemenang untuk setiap sales people.(7 Selling Steps) Memahami dan mengelola proses penjualan.(7 Selling Steps) Memahami fitur eksklusif dan manfaat dari suatu produk.(7 Selling Steps) Mengembangkan strategi probing yang kuat untuk menggali kebutuhan customer.(7 Selling Steps) Menerapkan keterampilan profesional penjualan tatap muka dengan pelanggan.(7 Selling Steps) Menangani keprihatinan pelanggan secara profesional.(7 Selling Steps) Mendapatkan komitmen dari pelanggan.(7 Selling Steps) Outline Materi Day 1 – Day 209:00 – 15:00 A. Bagaimana Membangun Self Confidence Hambatan seseorang menjadi tidak percaya diri Apa fondasi rasa percaya diri dan bagiamana keluar dari belenggu keminderan? Berbicara dengan percaya diri Tujuan sesi ini : Melatih partisipan untuk membangun rasa percaya diri dan membangun keyakinan untuk menyakinkan orang lain B. Bangga sebagai seorang Sales Force Alasan orang tidak suka menjadi seorang penjual Beda penjual yang sukses dan penjual yang gagal Kisah sukses beberapa penjual yang berhasil Tujuan sesi ini : Menumbuhkan kebanggaan sebagai seorang penjual dan mampu menemukan kunci keberhasilan seorang penjual serta akhirnya mempunyai kesenangan menjual C. Research, Analysis dan Planning Skills Mengumpulkan data, menilai calon customer dan mendapatkan informasi Mengadakan riset pasar Menyiapkan product knowledge tools yang relevan di setiap rencana kunjungan Tujuan sesi ini : Peserta akan mempunyai kemampuan dalam perencanaan kunjungan yang meliputi rute, objektif dan lain-lain serta mengumpulkan bahan-bahan pendukung secara efisien. D. Opening, Listening dan Questioning Skills Keterampilan di dalam membuka kunjungan dan membangun hubungan awal Menyampaikan tujuan atau agenda kunjungan Mengidentifikasi dan memahami kebutuhan customer Tujuan sesi ini : Peserta di harapkan mempunyai keterampila cara membuka kunjungan, mendengar yang aktif, membuat pertanyaan dengan benar, tidak terlalu banyak bicara dan yang menggali lebih dalam E. Presentation dan Handling Objection Skills Menceritakan produk dalam bahasa yang dipahami oleh customer Memaparkan fitur dan manfaat produk secara konsisten Tujuan sesi ini : Keterampilan yang akan dimiliki peserta di dalam membuat langkah-langkah presentasi dengan menggunakan “Main Idea” yang menggiring ke kebutuhan customer, mampu mengidentifikasi “real problem” dan menjawab dengan solusi yang relevan di dalam menangani keberatan atau penolakan. F. Closing Skills Mengetahui kapan dan bagaiman menutup penjualan Mendengar dan memberikan reaksi terhadap buying signal Tujuan sesi ini : Peserta dapat menyampaikan kesimpulan kunjungan, menyepakati agenda untuk langkah-langkah selanjutnya dan melakukan penutupan sales dengan berbagai tekhnik. G. Follow Up Skills Memastikan eksekusi kesepakatan dan tindakan yang telah disetujui Menindaklanjuti apa yang sudah dijanjikan Berpikir tentang sales tidak berhenti pada saat order Tujuan sesi ini : Peserta tahu dan mampu bagaimana membina hubungan jangka panjang, membuat evaluasi kunjungan, menentukan kunjungan yang akan datang, dan mampu mengidentifikasi peluangyang ada Metode Pelatihan Sharing Metode pengajaran yang mengutamakan partisipasi peserta di dalam program pelatihan sehingga menciptakan komunikasi dan interaksi dua arah di dalam kelas. Case Study Pembahasan kasus-kasus real yang terjadi di lapangan guna meningkatkan pemahaman pengaplikasian teori dan konsep di lapangan. Role Play with sales scripts Sebagai bentuk aktifitas yang dirancang guna meningkatkan pemahaman pengaplikasian ilmu dengan menggunakan skenario yang mendekati kondisi di lapangan. Games Bentuk aktifitas yang di tujukan untuk penghayatan terhadap materi-materi pembelajaran yang ada. Job Assignment – Action Plan (optional) Pelaksanaan tugas/pekerjaan yang dilakukan berhubungan dengan kegiatan realisasi di lapangan dan dihubungkan dengan kegiatan pelatihan di dalam kelas. Peserta Sales Force Sales Leader Durasi Pelatihan Bahasa Indonesia 2 hari pelatihan Evaluasi Pelatihan Untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pelatihan ini, dilakukan evaluasi/review yang berupa: Tahap L1 (kuesioner penilaian dari peserta) Tahap L2 (observasi personal) , pre dan post test untuk mengetahui penyerapan peserta terhadap pelatihan The 7 Selling Steps for Sales People Facilitator Widijatmoko Core Competencies : Deep expertise and experience in sales and marketing for medical products Excellent interpersonal communication skill Deep knowledge and excellent trainer for Training & Development National Training Manager, PT. Fonterra Brand Indonesia (2011, March – 2014, April) National Sales Training Manager, PT. Abbott Nutrition International Indonesia (2010, February – 2011, March). National Sales Training Manager, PT Unilever Foodsolutions (2008, October – 2010, January) Training Manager, PT. Dua Berlian (National Dist. for SC JOHNSON), 2007, September – 2008, October. Training Manager, PT. Actavis Indonesia (2006, October – 2007, September). Training Manager, PT. Sanofi-Aventis Group (2005 – 2006). Product Specialist, PT. Aventis Pharma (2001 – 2005) Hospital Medical Representative, PT Rhone Poulenc Rorer, (1997 – 2001) Medical Representative PT Pradja Pharin (1996 – 1997) Entertainment Manager PT Oasik Produktama, (1995 – 1996).

Online Training : Customer Relationship Management

Online Training : Customer Relationship Management mempelajari bagaimana mendalami CRM, mempelajari, proses perencanaan strategi CRM; memaknai, menganalisa keperluan perusahaan ataupun pencapaiannya dan hal lainnya terkait Online Training : Customer Relationship Management. Deskripsi Pada era pengetahuan marketing mulai berkembang, memberikan pelayanan yang baik merupakan bagian dari selling dan distribution. Di era itu service excellence merupakan tambahan untuk mendukung penjualan dan distribusi berjalan lebih baik.  Dalam dua dekade terakhir terbukti bahwa cara pemasaran konvensional ketinggalan banyak aspek. Kini servicing ditegaskan sebagai ilmu yang harus dipraktekan sebagai Customer Relationship Management (CRM). CRM (Customer Relationship Management) bukan sekadar memberikan pelayanan terbaik, melainkan pengelolaan hubungan dengan customer dan seluruh stakeholders perusahaan.  Service Excellence vs CRM Pada era pengetahuan Marketing mulai berkembang, memberikan pelayanan yang baik merupakan bagian dari selling & distribution. Di era itu servicing merupakan tambahan atau melengkapi, men-support agar penjualan, distribusi berjalan “lebih” baik. Pengetahuan itu bermula hanya diserahkan pada individu pelaksana sales & distribusi. Kemudian hari baru dijadikan suatu ilmu, berkembang agar perusahaan terutama yang menjual jasa memperhatikan service excellence. Dalam  dua dekade terakhir terbukti bahwa cara pemasaran konvensional ketinggalan banyak aspects, dengan formulasi konsep IMC; servicing ditegaskan sebagai ilmu yang harus dipraktekan sebagai  CRM. Jelas dari sebutannya CRM bukan sekedar mengetahui, memberikan pelayanan atau servicing, lebih dari itu konsepnya adalah relationship management, yaitu pengelolaan hubungan (baik) dengan customer, pelanggan, nasabah, atau mitra dagang (B2B). Bahkan seharusnya lebih melebar lagi, dengan seluruh stakeholders atau pemangku kepentingan perusahaan terkait. (CRM) Selama ini jika Bpk/Ibu seorang pengusaha, apakah sudah mengetahui konsep CRM (Customer Relationship Management); yang ternyata lebih luas dari pada Customer Service? Dalam mempraktekkan pelayanan istimewa demi suksesnya usaha yang dijalankan, mendekati model manakah yang dipraktekan? Ataukah ada model yang sederhana dan terbukti sudah dijalankan yang memberi hasil baik?(CRM) Bagi customer/pelanggan juga mitra dagang B2B: apa yang anda tuntut atau harapkan pelayanan/service yang lebih baik dari partner bisnis atau tempat mendapatkan barang & jasa bagi saudara? (CRM) Tujuan Pelatihan Mempelajari, proses perencanaan strategi CRM ; memaknai, menganalisa keperluan perusahaan ataupun pencapaian selama ini dengan demikian lebih memahami untuk melaksanakan dalam tugas-tugas yang perlu dijalankan oleh setiap divisi. Tentu saja yang paling perlu agar memahami CRM sungguh-sungguh adalah mereka yang langsung berhubungan dengan pelanggan, calon pelanggan, namun manajer senior tiap divisi atau bagian dalam industri jasa juga industri penghasil end-product perlu memahaminya, karena CRM tujuan akhirnya untuk revenue outcome & keberlanjutan usaha masa depan. (CRM) Outline Materi Day1 & Day209:00 – 15:00 Peserta: proses perencanaan strategi CRM (Customer Relationship Management). Mendalami CRM (Customer Relationship Management) sebagai Perceived Service Quality Model, yang sentra-nya pada pembentukan Corporate Image atau pembentukan Reputasi Perusahaan melalui IMC yang lebih banyak digerakan oleh Brand Activation. Pencapaiaan Reputation and Credibility, yang mutlak menjadi keharusan dalam usaha logistic, distributor, perbankan, asurasi atau bidang jasa lainnya. Model lain adalah Model Service Profit Chain yang merupakan model dengan pemikiran dinamis yang bersentra pada Profitability menuju Revenue Growth. Menjadi pertanyaan: apakah manajemen di bidang jasa yang Bpk/Ibu kelola telah menjalankan ini, serupa? Serupa tapi tak sama? Marilah kita bahas dalam diskusi ilmiah-praktis dalam pelatihan Customer Relationship Management. Kemudian ada Service Management System. Model initerdiri dari 5 (lima) pokok bahasan: Market Segment dan Target Group (sejalan dengan konsep IMC) Servicing Concept; menitik beratkan pada keunggulan pelayanan Service Delivery System Image Building Corporate Culture and Philosophy Background Dibahas pula Leadership Model, yang bertumpu pada pengorganisasian kepemimpinan CRM demi pencapaian Business Results. CRM (Customer Relationship Management): Tactics for change Sekilas mengenai CRM (Customer Relationship Management)New Digital Devices (Software) Rapt-up – Kilas balik yang telah dipelajari & diperoleh Metode Pelatihan Presentasi Power Point, Video Interaktif: mengutamakan pembahasan studi kasus Pembahasan, analisis apa yang telah terjadi, apa yang ingin ditingkatkan di perusahaan peserta Mengupayakan problem solving & membawa hasil  Peserta Manajer, tim divisi CRM (Customer Relationship Management)/Pelayanan Pimpinan pucuk/Direksi Manajer Senior tiap divisi Manajer dan supervisor semua jajaran Corporate Secretary (bagi perusahaan Tbk); juga front-liners Facilitator Drs. Ludwig Suparmo, M.Si Ludwig Suparmo . Pelaku manajemen praktis, bekerja 56 tahun di berbagai industri Multi National Companies, perusahaan nasional terkenal. Sambil bekerja menyelesaikan pendidikan Sarjana FISIP jurusan Adminstrasi Niaga, menyelesaikan Magister Ilmu Komunikasi dengan cum laud ketika berumur 60 tahun. Di undang oleh berbagai perusahaan/instansi pemerintah membagi ilmu, pengalaman antara lain: Bank Indonesia Jawa Tengah, BPK Jawa Tengah, PELNI, dan beberapa instansi lain. Menjadi Lead Trainer di Value Consult Training & People Development, memberikan pelatihan yang diikuti oleh jajaran pimpinan, senior maupun junior managers perusahaan BUMN dan Swata. Tiga kali dalam 4 tahun memberikan pelatihan, simulasi komunikasi dalam Manjemen Krisis untuk perusahaan Fortune 500 yang memiliki 3 pabrik di DKI dan Jawa Barat. Memberikan presentasi sebagai dosen tamu beberapa kali di FISIP Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Univ. BINUS  dan London School of Public Relations. Mantan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi, Jakarta. Menulis beberapa penelitian kualitatif untuk berbagai Jurnal, termasuk Jurnal LIPI dan On-line Journal Pax Humana (UKSW). Buku Akademik  & Popular Science yang diterbitkan: Aspek  Ilmu Komunikasi dalam Public Relations (2011), Manajemen Krisis (2011), Manajemen Krisis, Isu, dan Risiko (2018), Manajemen Agar Tidak Stres (2018). Dalam proses editing buku Bunga Rampai Pengembangan Karakter – Acuan bagi Program Pemerintah Meningkatkan Kualitas SDM Bangsa (segera terbit di tahun 2019). Spesialisasi memberi pelatihan/seminar/workshop dalam Pengetahuan Praktis Ilmiah:  CSR/Community Development, Corporate Branding, Integrated Marketing Communication,  Crisis, Issues and Risks Management, Panic & Stress Management, Conflict Management, Compliance Management, Millenneal Generation Management,  dan facilitator: Business English.

Online Training : Marketing Management untuk Industri Farmasi

Training Marketing Management untuk Industri Farmasi mempeljari bagaimana cara membuat Marketing Plan, bagaimana cara melakukan analisa situasi Makro dan Mikro, Forecasting, bagaimana menciptakan strategy kreatif yang sulit di tandingi lawan, dan hal – hal lain terkait Marketing Management untuk Industri Farmasi. Industry : Pharmaceutical, Distributor, Alat Kesehatan Kelas Marketing Management di buat untuk memperdalam detail dari esensi Marketing yang termasuk didalamnya Strategic Planning, Market Research, Product Panning and Development, Promotion, Distribution, Pricing. Pelatihan ini menyajikan pemahaman yang mendalam tentang teori Marketing Mix yang variatif dan aplikasi praktis dalam proses Marketing Management Pelatihan akan membawa kepada para peserta untuk benar benar menjadi Market Oeriented yang sangat berguna dalam memasarkan produk Mengembangkan Skill para peserta untuk semakin sensitive dengan situasi pasar dan perusahaan dalam membangun Marketing Plan yang sesuai Tujuan Pelatihan Setelah selesai mengikuti  program ini  para  Peserta  akan memiliki kemampuan : Membuat Marketing Plan Melakukan analisa situasi Makro dan Mikro Forecasting Memciptakan Strategy kreatif yang sulit di tandingi lawan Untuk Memastikan implementasi dari semua rencana Marketing Outline Materi Bagian I. Pembahasan Mendalam tentangMarketing Management : 1. Marketing and Marketing Management Process Fungsi Marketing Peran Marketing dalam Masyarakat Modern Budaya Marketing Marketing sebagai Proses Management 2. Peran Marketing dalam Startegy Perusahaan Strategy Marketing Perusahaan beda level akan mempunyai isu yang berbeda , Dimana peran kita ? , Implemantasi Marketing dalam Strategy Bisnis Bagian II. Analisa Peluang Pasar : 1. Bagaimana Menganalisa Situasi Pasar ? Analisa pasar secara Makro Analisa Pasar secara Mikro Menemukan isu Kritis yang sangat berpengaruh terhadap Pasar Bagaimana dengan isu internal Perusahaan 2. Dokter, Pasien dan Customer lain (Rumah Sakit, Apotek, Klinik, Asuransi dll) Consumers’ purchasing decisions Prosen pembelian personal vs pengaruh lingkunagn social 3. Market Segmentation Segmentation, Targeting, and Positioning Memahami proses Segmentasi Targeting dan Positioning 5. Riset Pasar Model dan Proses Riset Pasar Bagaimana mengukur kekuatan Pasar Apa saja kegiatan Kompetitor Bagian  III. Membuat Marketing Program : 1. Marketing program Proses penting dalam membuat Program Marketing Menyesuaikan program Marketing dengan kepentingan Bisnis Perusahaan secara umum 2. memilih produk Klasifikasi Produk branding and packaging Strategy Product-line Strategy produk Baru 3. Menentukan Harga Proses dalam menentukan Harga Strategy Harga / Pricing Strategy Strategy naik Harga untuk existing Produk 4. Mengelola Distribusi Channel Distribusi yang Mana ? Fungsi dari Masing masing Channel 5. Promotion mix Program Promosi Advertising Sales force management Bagian IV. IMPLEMENTASI : Actipn Plan  Monitoring and Controlling Marketing Programs / Marketing Audit Peserta Produk Specialist, Produk Manager, Sales Manager, Brand Manager, Marketing Manager, Training Manager Metode Pelatihan Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu : Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan Selanjutnya meminta setiap peserta baik secara perorangan maupun grup melakukan Latihan dan Mempraktekkan keterampilan yang telah diajarkan, yang antara lain :  Case study, memecahkan masalah yang dihadapi oleh Para Peserta di lapangan Presentasi hasil kinerja Membuat evaluasi

Sales Canvas Training

Sales Canvas Training mempelajari mengenai bagaimana membangun hubungan yang baik ke client , bagaimana memahami prospek Anda, bagaimana bahasa tubuh yang efektif, bagaimana komunikasi persuasif, apa 10 hukum sales Canvas, dan hal – hal terkait mengenai Sales Canvas Deskripsi Canvasing merupakan merupakan salah satu aktivitas sales untuk melakukan contact dengan pelanggan atau calon pelanggan. Contact bisa dilakukan melalui telpon, email ataupun melakukan kunjungan ke tempat pelanggan. Canvassing door to door merupakan kegiatan orang per orang, yang tidak saja dibutuhkan selling skills tapi juga mental management yang tepat. Keduanya merupakan bagian penting yang memainkan peranan alam kegiatan penjualan.  Untuk itulah proposal workshop ini kami susun. Sales Canvas Training ini merupakan workshop komprehensif, yang dirancang guna membekali para petugas penjualan untuk 3 skills, yaitu Personal Alignment skills, Mental Management skils, dan Persuasive Communication Skills. Tujuan Pelatihan Mengetahui apa yang perlu dilakukan sebelum melakukan kegiatan canvassing Mengetahui apa yang perlu dilakukan saat melakukan dan setelah melakukan kegiata canvassing Mengetahui cara pikiran bekerja dan melakukan proses intervensi pikiran pada diri sendii untuk membangun kepercayaan dan keyakinan pada produk, perusahaan dan diri sendiri Mengetahui cara pikiran bekerja dan melakukan proses intervensi pikiran pada prospek untuk menggunakan jasa kita Memanfaatkan 90% potensi otak untuk mencapai kesuksesan Memahami 3 type komunikasi klien Membina dan membangun kedekatan dan keakraban dengan klien Memahami komunikasi berlangsung secara sadar dan bawah sadar Mempraktekkan performance dan body language yang baik dihadapan klien Menggunakan komunikasi persuasive terhadap klien Target Audiens Para team sales lapangan, sales team leader, dan siapapun yang ingin memperdalam keahlian sales canvas. Metode Pelatihan Pemaparan materi menggunakan modul yang disesuaikan dengan output/ tujuan pelatihan ini. Penyampaian materi diberikan dengan metode pengalaman, sehingga dapat sesuai dengan kondisi lingkungan kerja di perusahaan Anda. Pemaparan materi menggunakan media Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta. Penyampaian materi selalu dibawakan dengan pendekatan Spiritual dan Emotional. Penyampaian materi untuk menciptakan persepsi baru yang dapat merubah mindset dan pemahaman peserta pelatihan. Outline Materi Introduction about sales canvassing Sales & Buying Trance Personal alignment Rapport Building Understand your prospect Effective Body Language Persuasive Communication 10 Hukum sales Canvassing Re-framing Review Role play in class Facilitator

Online Training : Effective Telemarketing Skills

Training Effective Telemarketing Skills ini akan membekali anda dengan keahlian untuk melakukan penjualan yang dilakukan melalui telepon sehingga anda dapat melakukan penjualan melalui telepon melalui telepon menjadi lebih efektif dan dapat menjalankan  tugas dengan profesional. Menjual adalah proses komunikasi antara penjual dan pembeli. Pada umumnya proses ini terjadi saat bertatap muka secara langsung. Penjualan yang dilakukan tanpa melalui tatap muka akan cenderung tidak mudah, hal ini biasa terjadi pada saat penjualan harus dilakukan melalui telepon atau Telemarketing. Penjualan tak langsung yang melalui media telepon membutuhkan keahlian khusus dalam penggunaan kalimat dan nada bicara. Pelatihan “Teknik Penjualan lewat Telepon” akan membekali setiap peserta dengan keahlian untuk melakukan penjualan yang dilakukan melalui telepon. Tujuan Pelatihan Memberikan pemahaman keseluruhan proses beserta tahapan yang diperlukan untuk melakukan proses penjualan melalui telepon. Penjualan melalui telepon yang lebih efektif. Mempersiapkan telemarketing menjalankan tugasnya dengan profesional Metode Pelatihan Sharing, diskusi, role play 20% teori, 80% praktek Outline Materi Day1 & Day 2 09:00 – 15:00 Konsep penjualan melalui telepon. Mempersiapkan penjualan melalui telepon. Mendesign strategi penjualan melalui telepon. Penggunaan kalimat penjualan persuasive dalam telemarketing scipt Teknik aplikasi script beserta manajemen waktu penjualan Teknik mempersiapkan mental sebelum menjual melalui telepon. Teknik persuasif dalam 10 detik pertama Membangun rapport positif selama proses penjualan Teknik merespon pertanyaan calon pembeli. Teknik mengajukan pertanyaan “5 yess” Teknik Probing, Supporting and Confirm Selling Teknik konfirmasi penjualan melalui telepon Menangani jenis emosi pelanggan melalui telepon Practice Telemarketing Therapy Practice Customer Management for Telemarketing Telemarketing do and don’ts Strategi mendapatkan referensi. Testimoni “Materi menarik & relevan” “Sudah sangat baik, terus semangat” “Trainer menyenangkan & membuat materi mudah dipahami” Facilitator Mr. Agus Gunawan Mr.Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer, Konsultan dan Coach, mengkhususkan dirinya dalam memberikan berbagai pelatihan untuk keperluan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk kepentingan organisasi, perusahaan, pemerintahan maupun individu. Mr. Agus Gunawan telah berpengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti : BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (France), CUBIC, Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garment, Dosen, Trainer, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Sekretariat Wakil Presiden, BNN, DPR RI, Bapertarum, MLM Company, SCTV, O-Channel, METRO TV, FX Group, Frisian Flag dan lain-lainnya. Mr. Agus Gunawan telah mendesain berbagai program antara lain dalam bidang SALES, LEADERSHIP, TEAM WORK, MOTIVATION, PUBLIC SPEAKING, COMMUNICATION SKILL, MANAGEMENT dan lain sebagainya. Selama 15 tahun terakhir telah berbicara kepada Ratusan Ribu orang dalam bidang Soft skill, Kepemimpinan, Sales, Komunikasi dan Motivasi. 20 tahun lebih telah mengenal dunia Seni Peran, MC, hingga Training dan motivasi. Pembelajar otodidak untuk seni peran, teknik vokal dan teknik presentasi yang digunakan untuk berbicara didepan ribuan orang hingga bidang management Teknik-teknik komunikasi dari berbagai Guru telah dipelajari 8 tahun terakhir. Para peserta yang pernah mengikuti pelatihan mulai dari Trainer, Pebisnis, Direktur, CEO, Leader, Supervisor, Manager, Sales, Dozen S1&S2, pelaku bisnis MLM, Asuransi, kabag Operasional, Kabag Teknik, Aparatur Negara, Pejabat, TV Swasta, Gereja, Mahasiswa, dan Pelajar. 20 thn terakhir memiliki pengalaman dalam mengemas, mendesign, mengepalai projek berbagai acara hingga berskala Nasional, seperti beberapa Event Mega Seminar, bersama para Pembicara Besar Indonesia.

Online Training : Telemarketing Skills

Training Telemarketing Skills ini kita akan pelajari Konsep penjualan menggunakan telepon (memahami perbedaan penjualan menggunakan telepon dengan tatap muka), bagaimana Teknik dasar dan strategi telemarketing, apa saja yang perlu kita Persiapan dalam aktivitas telemarketing. dan masih banyak lagi yang akan kita pelajari dalam training Telemarketing Skills ini. Keterampilan komunikasi menggunakan media telepon saat ini sudah menjadi salah satu bagian penting. Terutama bagi perusahaan yang menitik beratkan penjualan dan pelayanan nasabah (customer service) via telepon. Telemarketing skills adalah keterampilan yang perlu dimiliki oleh seseorang dalam menjual atau menawarkan produk melalui telepon. Telemarketer umumnya tidak perlu bertemu langsung dengan pelanggan. Dengan karakteristik kerja demikian, maka seorang telemarketer dituntut untuk memiliki kemampuan mempengaruhi pelanggan seolah mereka bertemu langsung dengan pelanggannya. Telemarketing Skills Training ini disusun untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi lewat telepon. Pelatihan ini akan membantu telemerketers memperkaya keterampilan dan teknik komunikasi melalui telepon. Meningkatkan rasa lebih percaya diri yang dapat berdampak kepada peningkatan penjualan. Tujuan Pelatihan Tujuan Training Telemarketing Skills : Bagaimana teknik komunikasi verbal (vokal) dan pemilihan kata anda dapat membangun percakapan interaktif dengan prospek anda; Bagaimana menggunakan strategi dan teknik telemarketing yang efektif; Outline Materi Materi yang akan kita bahas dalam Training Telemarketing Skills Konsep penjualan menggunakan telepon (memahami perbedaan penjualan menggunakan telepon dengan tatap muka) Teknik dasar dan strategi telemarketing Persiapan aktivitas telemarketing Penggunaan skrip telemarketing Penerapan selling skills telemarketing (Probing, Supporting dan Closing) Manajemen waktu pada aktivitas telemarketing Menangani perilaku prospek dan keberatan yang timbul Metode Pelatihan Ceramah, roleplay, video training, diskusi, dan games Facilitator Silvia Agustina S Telah banyak melakukan pelatihan-pelatihan soft skill yang berhubungan dengan selling skill, yang satu diantaranya mengenai penjualan menggunakan media telepon (Telemarketing Skill). Pelatihan soft skill lainnya yang pernah dilakukan adalah mengenai Service Excellent, Creative Thinking dan Train the Trainer (TTT). Sepanjang pengalamannya sebagai Trainer, beliau telah melakukan pelatihan sebagai trainer associate di Media Grup dan tergabung sebagai trainer agen asuransi di sebuah perusahaan asuransi asing.

Online Training : Pelatihan Digital Marketing Strategy

Digital marketing merupakan usaha untuk mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital yang sedang berkembang pesat. Perusahaan perlu menjadi adaptif dan responsif menghadapi tantangan ini demi memenangkan konsumen. Pelatihan ini akan menjabarkan dengan lebih mendalam tentang pemasaran digital. Peserta juga akan diajarkan untuk menyusun strategi mengkomunikasikan merek melalui berbagai media digital, sekaligus dengan evaluasi dan mengukur tingkat keberhasilannya. Tujuan Pelatihan Memberikan mindset dan pengetahuan terkait Komunikasi Pemasaran Digital Memberikan skill pada peserta dalam mengkomunikasikan merek dan produk melalui media digital. Mengoptimalkan komunikasi pemasaran digital yang sudah dilakukan peserta. Materi Pelatihan HARI PERTAMA 09.00 – 12.00 WIB Konsep Digital Marketing dan Komunikasi Online Digital marketing plan; Perencanaan komunikasi pemasaran digital yang efektif Digital customers; Menganalisis profil dan perilaku konsumen digital 13.00 – 15.00 WIB Mengelola pesan komunikasi pemasaran yang efektif Digital media & Channel dan pemilihan media digital yang tepat Mengembangkan Program Digital Marketing HARI KEDUA 09.00 – 12.00 WIB Online Advertising Display Advertising Social Media Advertising 13.00 – 15.00 WIB Mobile advertising Evaluasi dan standar pengukurannya Mengelola hubungan dengan konsumen digital Peserta yang Disarankan Staf Marketing / Promosi Business Development Brand Product Marketing Communications Customers Relationship *Peserta di WAJIBKAN membawa Laptop. Metode Pelatihan Presentasi Diskusi Studi kasus Praktis Facilitator Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKom, memiliki pengalaman lebih dari Delapan tahun dalam bidang Komunikasi Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan/CSR. Sebelumnya aktif sebagai praktisi CSR di PT Newmont Nusa Tenggara (2009), Bank Muamalat (2012), dan Sinarmas Pulp & Paper (2014). Selain itu, ia aktif sebagai staf ahli di PT Cinggarindo Galba (Konsultan Komunikasi dan CSR) dan Dosen di program studi Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina. Publikasi buku yang pernah ia tulis antara lain; Driver for Integrated Marketing Communication/IMC (2012), CSR Communication for PR Practitioners (2013), Cyber CSR (2014) dan Periklanan Korporat (2015).

Online Training : Consultative Selling Skill

Training Consultative Selling Skill ini akan kita pelajari Kondisi persaingan dan fenomena baru penjualan, bagaimn kita mempunyai Mindset yang bagus sebagai seorang Sales, Komponen-komponen dasar apa saja dalam efektif penjualan, kita pelajari kiat-kiat bersikap di lapangan. Dalam pelatihan ini akan di bahas di antaranya, Mengenal dan memahami karakter prospek dan pelanggan. (Consultative Selling Skill), Tehknik Consultative Selling Skill. (Consultative Selling Skill), Tips Menghadapi Keberatan. (Consultative Selling Skill) Para sales people tidak jarang yang mengeluhkan masalah saat bertemu prospek, menciptakan keakraban, dan menawarkan produk dengan percaya diri. (Consultative Selling Skill) Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan sales people adalah membuka percakapan dengan “menjuali” calon pembeli. Alhasil, calon pembeli merasa tidak nyaman dan menolak untuk membeli. Bisa dibayangkan, berapa waktu yang terbuang sia-sia tanpa hasil penutupan penjualan. (Consultative Selling Skill) Training (Consultative Selling Skill) bisa membantu sales people mengenal, miliki, dan pahami cara menjual yang nyaman bagi prospek dan pelanggan. Tujuan Pelatihan Mengedukasi dan menanamkan pengetahuan, pemahaman, dan praktek mengenai teknik menjual secara konsultatif secara tepat dan benar saat bertemu prospek dan pelanggan, serta bagaimana menjalankan peran dan fungsi sales people. (Consultative Selling Skill) Outline Materi Hari 1 : (Consultative Selling Skill) 09.00 – 15.00 WIB Kondisi persaingan dan fenomena baru penjualan Successful Sales Mindset Komponen Dasar Dasar Efektif Penjualan Kiat Bersikap di Lapangan Hari 2 : (Consultative Selling Skill) 09.00 – 15.00 WIB Mengenal dan memahami karakter prospek dan pelanggan. (Consultative Selling Skill) Tehknik Consultative Selling Skill. (Consultative Selling Skill) Tips Menghadapi Keberatan. (Consultative Selling Skill) Roleplay. (Consultative Selling Skill) Testimoni “Baik” “Sangat bermanfaat dan cocok dengan job saya” “Sangat baik, mohon bisa diselenggarakan di Banda Aceh” “Penyampaian materi sangat jelas & mampu membangkitkan semangat” “Sangat baik” “Materi sesuai dengan pekerjaan” “Sangat baik” “OK, dapat merubah polapikir peserta” “Luar Biasa” “Sangat komunikatif 7 bermanfaat ilmunya, semoga bisa diundang ke Banda Aceh” “Sangat profesional” “Bu Div, terimakasih atas Training Hari ini” “Semoga bisa bertemu lagi utk mengikuti pelatihan ini, Bu Div bisa dipanggil ke Banda Aceh” Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange

Online Training : Marketing Intelligence (MI)

Training Marketing Intelligence (MI) ini akan kita pelajari apa itu Marketing Intelligence, bagaimana penerapan dalam bisnis kita, Sumber-sumber apa saja yang bisa kita gali dari Marketing Intelligence ini, dan seberapa pentingnya manfaat dari Marketing Intelligence ini bagi kemajuan perusahaan kita dan masih banyak yang akan kita bahas dalam training Marketing Intelligence ini. Marketing intelligence (MI) merupakan riset pemasaran yang mencakup pemahaman yang adaptif dengan kekuatan internal perusahaan terhadap tantangan eksternal dari sebuah persaingan produk di pasar. MI berasal dari strategi yang secara diam-diam dikumpulkan dan dianalisa datanya sebagai key action untuk membuat keputusan. MI juga merupakan pengerak yang mampu mempertajam budaya perusahaan yang berdampak pada nilai perusahaan. Dalam pelatihan ini peserta akan diberikan pemahaman yang mendasar dan tools serta teknik dalam marketing intelligence. Maksud dan Tujuan Pelatihan Melatih personil dengan karakter yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, yaitu sebagai agen informasi yang baik Mampu membaca peluang pasar yang potensial Mampu mendeteksi gerakan kompetior Mampu membuat keputusan management berdasarkan informasi yang di peroleh dari agen informasi Mempersiapkan para analis di unit competitive intelegence yang responsive dan mampu menghadapi tantangan – tantangan dari pesaing pasar Apa yang di Pelajari Membangun Customer Relationship Management sebagai basic membangun komunikasi aktif kepada klien di pasar Efektifitas mengelola data atau informasi yang diperoleh di lapangan Analisa pasar Peserta Sales Manager, Product Manager, Busdev Manager, Customer Service Manager, Marketing Manager Mereka yang memiliki Peran, Fungsi serta Tanggungjawab sebagai Pengambil Keputusan dalam Unit Bisnis dan Department menjadi Kunci dalam Pergerakan Perusahaan. Materi Training Pengertian Market Intelligence Bentuk Informasi Market Intelligence Sumber-sumber Market Intelligence Berbagai Data yang dibutuhkan dalam Market Intelligence Market Intelligence bagi perusahaan Membentengi Market Intelligence dari Pesaing Manfaat Market Intelligence Proses Market Intelligence hingga penyesatan Informasi Analisa dan Evaluasi Market Intelligence 10. Marketing Information system 11. Memberdayakan Market Intelligence 12. Melakukan TOWS Market Intelligence 13. Management by Fact 14. Studi Kasus Tentang Market Intelligence Metode Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu : Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan (Case Study) Presentasi Facilitator Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto, salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Online Training : Marketing Strategy During Pandemic And New Normal

Deskripsi Di era digital ini, telah kita ketahui bersama sedang terjadi juga “Disruption Era”. Kondisi ini membawa perubahan yang besar dalam strategi bisnis yang berimbas pada strategi marketing hingga sales itu sendiri. Banyak perusahann berlomba mengatasi hal ini dengan mengadakan berbagai cara untuk menanggulangi, mulai dengan memperbanyak kegiatan motivasi, seminar, hingga pengurangan karyawan. Hal tersebut mungkin saja bisa membantu, namun bila kita gali lebih mendalam dari sudut pandang “Disruption Era” sebagai kondisi “blind area” yang tidak terduga, maka strategi, pola piir dan aktivitas perlu kita update sesuai dengan kondisi, trend dan kemungkinan-kemungkinan lain yang teramati. Disruption menjadi berat karena banyak orang, termasuk wirausaha dan regulator, tidak tahu apa yang tengah terjadi. Semua orang berpikir bahwa mereka telah melakukan cara-cara terbaik. Kondisi ini semakoin ter “Disrupt” dengan adanya Pandemi yang berimbas keseluruh dunia di berbagai sektor dan bidang usaha. Pada kondisi ini Strategi Marketing perlu lebih “Agile” menyesuaikan diri dengan kondisi baru yang bahkan menjadi “New Normal” dan kemungkinan berlanjut setelah Pandemi ini selesai. Dalam workshop ini peserta akan dibekali kemampuan berpikir secara visual “Visual Thinking” guna mengolah strategi pemasaran melalui beberapa metode terbaru seperti “Design Thinking” yang berfokus pada “Kepedulian pada Pelanggan”. Metode yang digunakan juga dipadu padankan dengan pola perilaku pelanggan di Era 4.0 ini. Workshop difasilitasi dengan praktek membuat strategi dan action plan. Tujuan Pelatihan Memahami konsep penjualan era digital Memahami perubahan kondisi “New Normal” dan implikasinya pada pasar. Belajar membuat Strategi Marketing berbasis Kepedulian pada Pelanggan hingga Action Plan. Outline Materi Selling in Digital Era. Customer and Market behaviour in 4.0 Era 5 ELEMENTS OF MARKET CHANGE MARKETING DIGITAL ECOSYSTEM 4.0 3 SUB CULTURE 4.0 ERA IN ASIA NEW WAVE OF MARKETING 4.0 Potential market on pandemic Visual thinking for Increase Value of Product   SWOT and SCAMPER method for solution Design thinking for develop Marketing Strategy Action Plan Facilitator Mr.Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer, Konsultan dan Coach, mengkhususkan dirinya dalam memberikan berbagai pelatihan untuk keperluan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk kepentingan organisasi, perusahaan, pemerintahan maupun individu. Mr. Agus Gunawan telah berpengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti : BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (France), CUBIC, Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garment, Dosen, Trainer, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Sekretariat Wakil Presiden, BNN, DPR RI, Bapertarum, MLM Company, SCTV, O-Channel, METRO TV, FX Group, Frisian Flag dan lain-lainnya. Mr. Agus Gunawan telah mendesain berbagai program antara lain dalam bidang SALES, LEADERSHIP, TEAM WORK, MOTIVATION, PUBLIC SPEAKING, PRESENTATION SKILLS, COMMUNICATION SKILL, MANAGEMENT dan lain sebagainya. Selama 15 tahun terakhir telah berbicara kepada Ratusan Ribu orang dalam bidang Soft skill, Kepemimpinan, Sales, Komunikasi dan Motivasi. 20 tahun lebih telah mengenal dunia Seni Peran, MC, hingga Training dan motivasi. Pembelajar otodidak untuk seni peran, teknik vokal dan teknik presentasi yang digunakan untuk berbicara didepan ribuan orang hingga bidang management Teknik-teknik komunikasi dari berbagai Guru telah dipelajari 8 tahun terakhir. Para peserta yang pernah mengikuti pelatihan mulai dari Trainer, Pebisnis, Direktur, CEO, Leader, Supervisor, Manager, Sales, Dozen S1&S2, pelaku bisnis MLM, Asuransi, kabag Operasional, Kabag Teknik, Aparatur Negara, Pejabat, TV Swasta, Gereja, Mahasiswa, dan Pelajar. 20 thn terakhir memiliki pengalaman dalam mengemas, mendesign, mengepalai projek berbagai acara hingga berskala Nasional, seperti beberapa Event Mega Seminar, bersama para Pembicara Besar Indonesia.

Online Training : Develop better coaches to develop better sales teams.

Dalam Training Develop better coaches to develop better sales teams ini, kita akan pelajari di antara tentang Sales Coaching Mindset, Sales Coaching Skillset dan Sales Coaching Toolset, kita akan dalami point besar tersebut dalam training Develop better coaches to develop better sales teams ini. Program Coach the Coach memberi para pemimpin penjualan keterampilan dan kerangka kerja yang mereka butuhkan untuk melatih tim penjualan agar berhasil, membantu mereka mengembangkan hubungan pelanggan yang saling menguntungkan dan tahan lama. Sales Leaders sebagai pelatih belajar bagaimana menggunakan teknik mendengarkan & bertanya secara kolaboratif untuk mengembangkan percakapan pelatihan dengan benar, dan mengembangkan budaya yang mendukung tim penjualan berkinerja tinggi berdasarkan pada 2 proses: Sales Process dan People Process Outline Materi Coach the Coach Program berfokus pada membangun pemahaman komprehensif tentang apa yang diperlukan untuk menjadi Sales Coach yang sukses, termasuk: 09.00 – 12.00 WIB Sales Coaching Mindset : Why sales coaching is important What issues require sales coaching How sales managers should conduct sales coaching conversations When sales coaching should happen 13.00 – 15.00 WIB Sales Coaching Skillset : Sales Target & Sales Result Sales Activity Sales Competencies Sales Coaching Toolset : 12 Sales Coaching Behaviors Sales Prospecting & Existing Calculator Facilitator Widijatmoko Core Competencies : Deep expertise and experience in sales and marketing for medical products Excellent interpersonal communication skill Deep knowledge and excellent trainer for Training & Development National Training Manager, PT. Fonterra Brand Indonesia (2011, March – 2014, April) National Sales Training Manager, PT. Abbott Nutrition International Indonesia (2010, February – 2011, March). National Sales Training Manager, PT Unilever Foodsolutions (2008, October – 2010, January) Training Manager, PT. Dua Berlian (National Dist. for SC JOHNSON), 2007, September – 2008, October. Training Manager, PT. Actavis Indonesia (2006, October – 2007, September). Training Manager, PT. Sanofi-Aventis Group (2005 – 2006). Product Specialist, PT. Aventis Pharma (2001 – 2005) Hospital Medical Representative, PT Rhone Poulenc Rorer, (1997 – 2001) Medical Representative PT Pradja Pharin (1996 – 1997) Entertainment Manager PT Oasik Produktama, (1995 – 1996).

Marketing Management

Training Marketing Management Management mempelajari mengenai fungsi marketing, peran marketing dalam masyarakat modern, budaya marketing, dan hal lainnya terkait Marketing Management Management. Objective Strategy Marketing akan selalu berubah sesuai dengan jamannya sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya dan sesuai dengan tehnology yang menyertainya, dan strategy Marketing juga akan terus berubah karena semakin ketatnya persaingan bisnis. Para leader yang berada di team Marketing perlu untuk up to date dengan berbagai perkembangan terkini agar mampu menciptakan ide kreatif serta strategy yang unik untuk memenangkan persaingan di Industrinya. Outline Materi Bagian I. Pembahasan Mendalam tentang Marketing Management 1. Marketing and Marketing Management Process Fungsi Marketing Peran Marketing dalam Masyarakat Modern Budaya Marketing Marketing sebagai Proses Management 2. Peran Marketing dalam Startegy Perusahaan Strategy Marketing beda level beda isu Implementasi Marketing dalam Strategy Bisnis Bagian II. Analisa Peluang Pasar 1. Bagaimana Menganalisa Situasi Pasar ? Analisa pasar secara Makro Analisa Pasar secara Mikro Menemukan isu Kritis yang sangat berpengaruh terhadap Pasar Bagaimana dengan isu internal Perusahaan 2. Market Segmentation Segmentation, Targeting Positioning Memahami proses Segmentasi, Targeting dan Positioning 3. Riset Pasar Model dan Proses Riset Pasar Bagaimana mengukur kekuatan Pasar Apa saja kegiatan Kompetitor Bagian III. Membuat Marketing Program 1. Marketing program Proses penting dalam membuat Program Marketing Menyesuaikan program Marketing 2. Memilih Strategy Produk Klasifikasi Produk branding Strategy Product-line Profit center Strategy produk Baru  3. Menentukan Harga Proses dalam menentukan Harga Strategy Harga / Pricing Strategy Negoisasi dalam menentukan harga  4. Promotion mix Program Promosi Advertising Digital Marketing Sales force management Bagian IV. IMPLEMENTASI 1. Action Plan 2. Monitoring and Controlling Marketing Programs / Marketing Audit Tujuan Pelatihan dirancang agar peserta menguasai konsep dan implementasi berbagai aspek Marketing Managemen seperti 4P, Segmantasi Targeting Positioning (STP), Promotional Mix, Pricing Strategy, Branding, PLC, dll. Peserta mampu menyusun Strategi Marketing dan membuat action plan yang terukur dan efektif dan deliverable. Peserta mampu mengimplementasikan berbagai konsep Marketing yang fit dan actionable dalam persaingan bisnis nyata di lapangan. Peserta memahami lingkungan strategis dan menyusun Program Marketing berdasarkan SWOT perusahaan. Peserta mampu memimpin dan mengimplementasikan program Marketing dengan baik. Manfaat Materi yang komprehensif yang mencakup berbagai isu-isu terkini di dunia Marketing seperti, persaingan bisnis, segmentasi, targeting, positioning dan branding bail manual maupun digital. Metode belajar kami yang sederhana namun powerfull, efektif dan interaktif dan sesuai dengan pola belajar orang dewasa. Fasilitator / Coah yang berpengalaman dan selalu siap berbagi pengetahuan tentang tips jitu pemasaran/marketing. Sertifikat, buku materi Facilitator Anwar Haliyanto, MM. Anwar Haliyanto,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Entrepreneur

Objective Wira Usaha Dahulu kewirausahaan dipersepsikan merupakan bakat bawaan sejak lahir dan diasah melalui pengalaman langsung di lapangan. Sekarang ini paradigma tersebut telah bergeser. Kewirausahaan telah menjadi suatu disiplin keilmuan yang mempelajari tentang nilai-nilai (values), kemampuan (ability) dan perilaku (behavior) seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapinya. Kewirausahaan dalam kenyataannya dapat dipelajari dan diajarkan, sehingga setiap individu memiliki peluang untuk tampil sebagai seorang wirausahawan (entrepreneur). Bahkan untuk menjadi wirausahawan sukses, memiliki bakat saja tidak cukup, tetapi juga harus memiliki pengetahuan berbagai aspek usaha yang akan ditekuni. Tugas dari wirausaha sangat banyak, antara lain tugas mengambil keputusan, kepemimpinan teknis, kepemimpinan organisatoris dan komersial, penyediaan modal, dll. Melalui pelatihan ini peserta akan dibimbing untuk membangun rasa percaya diri yang kuat, berpikir dengan berorientasi pada tugas, hasil dan masa depan, memunculkan keberanian mengambil resiko, mendidik kematangan dan kepemimpinann dalam usaha, serta menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif dalam menghasilkan produk atau jasa baru atau yang terkesan baru. Bagi para karyawan, di samping manfaat di atas, pelatihan ini juga akan membantu peserta mengembangkan jiwa intrapreneur yang diyakini dapat meningkatkan karir di dalam perusahaan dan perolehan side income, maupun persiapan usaha menjelang pensiun. Tujuan Pelatihan Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pendalaman kepada peserta untuk memahami konsep kewirausahaan, konsep membangun jiwa dan motivasi berwirausaha, membangun rasa percaya diri yang kuat, strategi memilih usaha dan cara membangun usaha baru, mampu membedakan peran wirausaha dan manajer, meningkatkan kemampuan analisis kelayakan dan resiko usaha, kiat memajukan usaha yang sudah ada, memahami peluang dan tantangan dalam wirausaha, pentingnya etika kewirausahaan, pentingnya jiwa kreatif dan inovatif, serta cara memanfaatkan peluang dari sumberdaya sekitar. Outline Materi Materi Pelatihan Hari I   Konsep kewirausahaan Pengertian kewirausahaan Ciri – ciri jiwa wirausaha Sumber kewirausahaan Manfaat dari wirausaha Kompetensi wirausaha Konsep membangun jiwa dan motivasi berwirausaha Berbagai macam kepribadian entrepreneur Pentingnya komitmen pribadi Teknik membangun kepribadian entrepreneur Proses berkelanjutan mental kewirausahaan. Membangun rasa percaya diri dalam kewirausahaan. Materi Pelatihan Hari II Perbedaan Wirausaha dan Manajer. Strategi memilih usaha dan cara membangun usaha baru, Memulai usaha baru Meneruskan usaha keluarga yang sudah ada, Menjalankan usaha Frenchising, Akuisisi usaha. Analisis kelayakan dan resiko usaha. Kiat memajukan usaha yang sudah ada, Mempertahankan kehidupan usaha Faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha. Memahami peluang dan tantangan dalam wirausaha. Memahami pentingnya etika kewirausahaan, Sistem nilai yang diyakini entrepreneur, Norma, sopan santun, adat istiadat dalam usaha. Memahami pentingnya jiwa kreatif dan inovatif, Memahami cara memanfaatkan peluang dari sumberdaya sekitar. Simulasi dan Role play. Metodologi Pelatihan Menggunakan Metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu : Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing). Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan Selanjutnya meminta setiap peserta baik secara perorangan maupun grup melakukan Latihan dan Mempraktekkan keterampilan yang telah diajarkan, yang antara lain : Mencari ide dan membuat konsep Wirausaha Membuat rencana Bisnis Sederhana Presenatsi dan diskusi Tujuan Pelatihan Menambah, meningkatkan dan memberi ketrampilan sebagai wira usaha yang sukses, mengetahui bagaimana cara merencanakan usaha dan membangun team yang tangguh. Peserta Masyarakat dan yang ingin memulai usaha, mempersiapkan mental dan kemampuan kewirausahaan, serta yang ingin meningkatkan kesuksesan usaha. • Karyawan/staff serta personil lainnya dalam perusahaan yang ingin mempersiapkan mental dan kemampuan kewirausahaan. Facilitator Anwar Haliyanto, MM. Anwar Haliyanto,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Market Research Training

Tujuan Market Research Training salah satunya adalah agar Kita bisa mendesain teknik pengukuran untuk melihat komposisi segmen, bisa melakukan perancangan teknik pengukuran untuk melihat peta persaingan pasar. Deskripsi Semua marketer akan setuju jika Market research amatlah penting. Namun saat ini perubahan terjadi begitu cepat, sehingga para marketer kesulitan mengikuti trend terhadap apa yang sesungguhnya diinginkan oleh konsumen. Kesibukan mereka, dipadu dengan begitu banyaknya data dan banyak prioritas yang harus dikerjakan oleh marketer, memaksa mereka untuk hanya melakukan “internal research”. Artinya mereka mungkin lebih mengandalkan pada diri mereka, teman-teman mereka untuk menilai perilaku konsumen. Yang sering membuat mereka tidak melakukan riset pasar adalah anggapan adanya kerumitan yang cukup banyak ketika harus melakukan Market research. Market research adalah faktor yang penting bagi keberlangsungan produk anda untuk jangka panjang. Dengan melakukan Market research, akan bisa membuat brand produk anda tetap dikenal masyarakat. Sementara itu, perusahaan yang tidak lagi melakukan Market research, akan mendapati bahwa produk mereka kinerjanya makin menurun. Ini wajar saja karena jika produk perusahaan sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan, produk itu cepat atau lambat akan ditinggalkan oleh pelanggan. Pelatihan Market research ini akan membekali peserta dengan teknik yang praktis sehingga para pemasar bisa melakukan riset dengan lebih mudah dan efektif. Ada beberapa alasan mengapa perusahaan harus melakukan Market research : Market research centers your business on your consumers. Pelanggan anda adalah ‘bos’ anda. Dengan tetap menjaga komunikasi dengan pelanggan, perusahaan anda akan bisa memenuhi atau bahkan melampaui harapan pelanggan. It keeps you focused. Para marketer dan peneliti marketing saat ini memiliki banyak tugas (multitasking job). Ketika riset pasar dilakukan dengan benar, akan membantu para pemasar mengetahui keinginan pelanggan. Akibatnya, mereka memprioritaskan tugas dan memaksimalkan waktu mereka untuk memenuhi keinginan pelanggan. It allows you to pursue the most lucrative growth opportunities. Para pemasar ingin bisnis mereka tumbuh pesat, namun mereka tidak selalu jelas dalam memilih jalan yang harus mereka tempuh untuk menaikkan pertumbuhan bisnis. Dengan melakukan riset pasar akan membantu mereka menimbang dan mengkuantifikasi opportunities yang ada dan kemudian memprioritaskan aktivitas mana yang paling menghasilkan revenue yang potensial. It improves your decision-making capabilities and reduces your risk. Market research akan menyediakan berbagai informasi berharga mengenai pasar, produk, customer dan pesaing anda. Ketika anda memiliki informasi ini, anda akan bisa mengambil keputusan dengan lebih percaya diri dan hasil keputusan akan efektif Tujuan Pelatihan Setelah anda mengikuti pelatihan Market research ini diharapkan anda akan mampu: Mendesain teknik pengukuran untuk melihat komposisi segmen Melakukan perancangan teknik pengukuran untuk melihat peta persaingan pasar Melakukan analisa dalam melihat segmen potensial (berdasarkan karakteristik segmen: demografi, consumer behaviour, daya beli, habit, dan psikografi Memahami map / posisi persaingan pasar perusahaan (menggali keunggulan maupun kelemahan, peluang/ celah kosong yang dapat diisi Membidik target segmen potensial yang dituju Menggali berbagai strategi guna mendapatkan dan meningkatkan pendapatan dari target segmen potensial Outline Materi Variabel-variabel segmentasi dan posisi persaingan Membuat desain survei & sample untuk riset segmentasi & positioning Melakukan teknik survei segmentasi & positioning Roleplay pembuatan kuesioner, teknik survei lapangan & teknik pengolahan data Analisis segmentasi dan positioning Teknik menentukan target segmen potensial Proses pengambilan keputusan untuk mendapatkan pelanggan potensial Sasaran Peserta Peserta yang wajib mengikuti Market research :  Tenaga marketing pada level minimal supervisor untuk dapat melihat peta segmen pelanggan dan merumuskan strategi marketing/ promosi Marketing analyst/ marketing officer/ marketing research staff di sebuah perusahaan untuk dapat mendesain teknik untuk memetakan segmen dan persaingan pasar Metode Pelatihan Metode pelatihan Market research : Sharing Metode pengajaran yang mengutamakan partisipasi peserta di dalam program pelatihan sehingga menciptakan komunikasi dan interaksi dua arah di dalam kelas. Case Study Pembahasan kasus-kasus real yang terjadi di lapangan guna meningkatkan pemahaman pengaplikasian teori dan konsep di lapangan. Role Play with sales scripts Sebagai bentuk aktifitas yang dirancang guna meningkatkan pemahaman pengaplikasian ilmu dengan menggunakan skenario yang mendekati kondisi di lapangan. Games Bentuk aktifitas yang di tujukan untuk penghayatan terhadap materi-materi pembelajaran yang ada. Job Assignment – Action Plan (optional) Pelaksanaan tugas/pekerjaan yang dilakukan berhubungan dengan kegiatan realisasi di lapangan dan dihubungkan dengan kegiatan pelatihan di dalam kelas. Facilitator Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto,  salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi  terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Powerful Merchandising

Deskripsi Powerful Merchandising – Sebagian besar shopper mengambil keputusan untuk membeli setelah berada di outlet, karena ia tertarik untuk membeli barang yang sebenarnya tidak direncanakan untuk dibeliTertarik untuk membeli hanya akan muncul bila produk ditata rapi, bisa dilihat dan dijangkau  (visible dan accessible oleh pembeli)Guna membuat konsumen tertarik dan memutuskan untuk membeli maka Sales Person wajib memiliki  pengetahuan & keterampilan tentang tehnik menata dan menampilkan produk di outlet,  baik di Traditional Channel maupun di Modern Channel. Tujuan Pelatihan Memiliki pemahaman dan kesadaran akan perannya  sebagai ujung tombak perusahaan yang bertanggung jawab terhadap pengembangan pasar dan berusaha memperoleh lebih banyak konsumen yang tertarik untuk membeli produk yang dijual di outlet. Memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana meletakkan, memajang serta menata peoduk di outlet (baik di Traditional Trade maupun di Modern Trade, yang mudah dilihat dan dijangkau oleh pembeli). Definisi MERCHANDISING adalah seni dalam melakukan penataan produk sesuai dengan standart atau ketentuan yang telah ditentukan yang dapat menimbulkan aspek keindahan sehingga adanya ketertarikan konsumen untuk membeli dan memenuhi kebutuhannya. Prinsip Merchandising : Visible ( mudah terlihat ) Accesible ( Murah diraih/dijangkau ) Convenient ( lebih menyenangkan ) Attractive ( lebih tertarik ) KEY SUCCES MERCHANDISING : Avaibility ( ketersediaan produk ) Stock Presure ( banyaknya produk ) Category Grouping ( pengelompokkan kategori ) Facing ( tampilan ) Shelf Number ( jumlah shelfing ) Stock Condition (kondisi stok,no Out Of Stock/OOS) Stock Rotation ( perputaran stok produk ) Merchandising Material ( material POSM ) TANTANGAN MERCHANDISING : Bagaimana produk yang kita pajang bisa menciptakan sebuah value??? Pemahaman konsep A-I-D-A dalam merchandising: ATTENTION – INTEREST – DESIRE – ACTION AIDA ATTENTION = Pajanglah produk ditempat yang menjadi perhatian konsumen INTEREST = Setelah adanya perhatian/attention dari konsumen, display produk ditata dan mampu menarik minat konsumen untuk melihat lebih dekat. kuncinya : melakukan dress up produk dilengkapi dengan POS dan banded gimmick ( apabila ada ). DESIRE = Setelah melihat produk kita yang menarik, timbul hasrat untuk membeli kuncinya : Konsumen mulai melihat produk apa yang menyita perhatiannya Keunggulan produk tersebut, Membandingkan dengan produk sejenis. ACTION = Mengarah konsumen melakukan tindakan/membeli produk tersebut. Beberapa hal konsumen memutuskan untuk membeli : Coba – coba, karena melihat produk cukup menarik Ada hadiahnya, sehingga menguntungkan buat konsumen Karena konsumen benar – benar membutuhkan produk tersebut setelah melihat keunggulannya. Facilitator Anwar Haliyanto, MM Anwar Haliyanto, salah satu lulusan terbaik dari Prasetya Mulya Business School dengan menyandang Magister Management, yang banyak mempelajari dan mendalami kebijakan strategis perusahaan dalam usahanya untuk terus bertumbuh melalui sumberdaya manusia yang lebih unggul, membuat Anwar banyak terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia. Anwar Haliyanto juga alumni Henley University London dibidang management keuangan Perusahaan Kesehatan dan Farmasi, Anwar Haliyanto juga sudah menyelesaikan International Management Program dalam Diabetes Disease Management di Darmstad Germany, Woman’s Health Care Seoul dan Fresenius Advance Nutrition Course Hong Kong. Posisi terakhir nya sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan Multinasional memberikan banyak pengalaman dalam menyususn strategy maupun implementasi dalam mencapai target perusahaan, ditambah lagi pengalaman di lapangan sebagai Sales Manager, Produk Manager dan Marketing Manager, membuat Anwar Haliyanto mampu berkomunikasi kepada semua lapisan di dalam perusahaan. Marketing Reasearch adalah salah satu bidang yang selalu menjadi fokus perhatiannya semanjak di posisi Manajer sampai menduduki jajaran direksi karena hal ini merupakan kunci sukses strategy perusahaan Sejak TH 2010 Anwar Haliyanto, MM memutuskan untuk memulai karirnya sebagai Independent Coach dan Trainer, dengan banyak memberikan pelatihan Marketing, Sales Manegement dan Product Development.

Marketing Tuntas

Deskripsi Sudah berapa banyak ikut seminar marketing? Sudah berguru dengan orang yang tepat? Pakah anda diajari cara hiopnotis dan mempengaruhi orang? Marketing memang ujung tombak yang menjadikan suatu perusahaan meraih kesuksesan atau perlahan bangkrut. Tugas menjual produk atau jasa suatu perusahaan sama seperti ‘mencari makan’. Ketika berhenti marketing, omset menurun, berarti “tidak makan”. Untuk dapat makan, orang harus menjual. Makin bagus penjualan, makin baik untuk pasti kelangsungan hidup usaha.  Tidak heran bila dikatakan marketing sebagai salah kegiatan pokok yang mutlak dilakukan oleh semua pengusaha. Demikian pentingnya marketing, orang mau melakukan berbagai cara untuk menerobos semacam “dinding penghalang”, seperti: mengoleksi ratusan buku, mengikuti seminar seminar, ritual sembahyang, metode hypnotis, entertain prospek, iklan bombastis, dan sebagainya. Cara-cara demikian dilakukan orang untuk mencari, mendapatkan, mempertahankan dan memperbanyak konsumen. American Marketing Association dalam Kotler dan Keller (2009:5), memberikan “Pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, dan memberikan nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya”. Jelas bahwa dalam kontek marketing kita hanya perlu melakukan upaya: Penciptakan produk yang dibutuhkan, Mengkomunikasikan dengan bahasa dan media yang jelas, Memberikan suatu nilai tambah Mengelola hubungan jangka panjang Menguntungkan bagi organisasi dan pemangku kepentingannya semua. Belum tuntas ilmu marketing anda kalau belum tahu Soft selling, Hard selling, online dan offline, bagaimana menciptakan storytelling yang baik, konten marketing dan native ads, menciptakan sebuah konten marketing, belajar tentang Social Media campaign dan menciptakan digital strategy dan belajar tentang teknik copywriting tanpa manipulasi hipnotis di Social Media, termasuk Marketing Mixed, Presentation skill marketing dll yang wajib anda kuasai. Sejauh anda mampu melakukan semua hal diatas, anda sudah menjadikan seorang marketing yang handal. Namun, anda akan merasa bersalah setiap kali gagal meningkatkan omset usaha dan berakhir dengan kekecewaan. Bagaimana Konsep olah sikap dapat menjamin anda menguasai ilmu marketing hingga tuntas? Kami punya tagline: MANAKALA SIKAP BERADA PADA TEMPATNYA, MAKA SUKSES SEJATI DATANG SECARA ALAMI. Pengalaman dan pengamatan kami, menjadi marketing handal mutlak dimulai dengan penempatan sikap yang benar untuk menguasai marketing hingga tuntas. Dengan demikian, upaya menjadi marketing handal  berjalan alami tanpa beban dan kendala berarti. Sasaran Pelatihan Marketing adalah kegiatan sehari hari sama seperti bernafas. Ketika nafas anda tersengal sengal, ada yang salah dalam diri anda. Marketing juga sama, ketika anda berkeringat dan hasilnya tidak ‘jelas’, pastinya ada yang salah dengan teknik marketing anda selama ini. Inilah saatnya luruskan lagi dengan pendekatan olah sikap. Sehingga marketing berjalan alami. Secara tangible manfaatnya: Marketing lebih enjoy Biaya murah Hasil berlimpah Disukai banyak orang. Terhindar dari praktek KKN (dapat berujung penjara). Target Peserta Marketing Direktur/Manager Umum dan pengamat yang berkepentingan Business owner Outline Materi Hari Pertama:  Pembukaan Sikap prediktor utama Embrio sukses Pre Test Sikap energy sukses Dasar pemikiran. Konsep Olah Sikap Penempatan sikap Percepatan sukses Objek Sikap Merancang Mahakarya (objek sikap efektif) Hari Kedua:   Kegiatan simulasi Prakondisi Promotif Kuratif, Preventif Rehabilitatif Aktivitas  marketing Aktivitas Harian, Mingguan, Bulanan, Tahunan Latihan latihan Simulasi individu, keluarga dan organisasi Kunci sukses mentoring Sukses lintas generasi Facilitator Hendri Gemilang, MBA. Hendri Gemilang lulusan Universitas Andalas Padang jurusan bahasa dan satra Inggris dan Singapure Institute Management program Management Business Administration, membangun karir dan berbisnis di kawasan Batam, Singapure, Malaysia selama 15 tahun terakhir. Berbagai posisi penting yang pernah di tempati; Konsultan hubungan industrial, Assistant manager Corporate Service, Manager personalia dan Administrasi. Perjalanan tugas membawanya berinteraksi luas dengan Praktisi dan pelaku-pelaku bisnis berkelas di kawasan industri industri investasi strategis itu.  Saat ini Hendri Gemilang adalah konsultan hubungan industri, Hrmatters21, Singapore. Memberikan advise profesional pada klien adalah hal yang selalu dilakukan semua konsultan. Tetapi secara terpisah Hendri Gemilang menawarkan paket lokakarya olah sikap bagi perusahaan klien. Pelatihan olah sikap ternyata diterima sebagai ibu segala pelatihan karena sangat ampun mempertajam berbagai bidang pekerjaan seperti; pra emplyoment, problem solving, teamwork, service exellence, happy worker produktive worker, stay young stay productive, dll. Olah sikap sudah diminati oleh perusahaan perusahaan singapore dan malaysia karena memastikan perusahaan menjadi kuat, sehat dan, produktif. Inilah keunggulan Hendri Gemilang sebagai konsultan dan juga mentor olah sikap.

Consultative Selling Skill

Deskripsi Para sales people tidak jarang yang mengeluhkan masalah saat bertemu prospek, menciptakan keakraban, dan menawarkan produk dengan percaya diri. Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan sales people adalah membuka percakapan dengan “menjuali” calon pembeli. Alhasil, calon pembeli merasa tidak nyaman dan menolak untuk membeli. Bisa dibayangkan, berapa waktu yang terbuang sia-sia tanpa hasil penutupan penjualan. Training Consultative Selling Skill bisa membantu sales people mengenal, miliki, dan pahami cara menjual yang nyaman bagi prospek dan pelanggan. Tujuan Pelatihan Mengedukasi dan menanamkan pengetahuan, pemahaman, dan praktek mengenai teknik menjual secara konsultatif secara tepat dan benar saat bertemu prospek dan pelanggan, serta bagaimana menjalankan peran dan fungsi sales people.  Outline Materi Hari 1 : Kondisi persaingan dan fenomena baru penjualan Successful Sales Mindset Komponen Dasar Dasar Efektif Penjualan Kiat Bersikap di Lapangan Hari 2 : Mengenal dan memahami karakter prospek dan pelanggan. Tehknik Consultative Selling Skill. Tips Menghadapi Keberatan. Roleplay. Testimoni “Baik” “Sangat bermanfaat dan cocok dengan job saya” “Sangat baik, mohon bisa diselenggarakan di Banda Aceh” “Penyampaian materi sangat jelas & mampu membangkitkan semangat” “Sangat baik” “Materi sesuai dengan pekerjaan” “Sangat baik” “OK, dapat merubah polapikir peserta” “Luar Biasa” “Sangat komunikatif 7 bermanfaat ilmunya, semoga bisa diundang ke Banda Aceh” “Sangat profesional” “Bu Div, terimakasih atas Training Hari ini” “Semoga bisa bertemu lagi utk mengikuti pelatihan ini, Bu Div bisa dipanggil ke Banda Aceh” Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Setelah itu melanjutkan karir lagi sebagai Associate Trainer di beberapa Consultant Training diantaranya :PT. Value Consult, Global Top Career, PT. Trisa Mandiri Sejahtera Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange