Human Resource Training

Menentukan BONUS dengan Performance Appraisal

Deskripsi Bagaimana menentukan BONUS? Bagaimana agar BONUS bisa meningkatkan kinerja pegawai ? Setiap pegawai dalam melaksanakan tugas-tugasnya haruslah memiliki kejelasan akan sasaran umum perusahaan, sasarana divisi, serta sasaran tim kerja, sehingga termotivasi untuk mencapainya. Selanjutnya, perkembangan pencapaian pun perlu dinilai hasilnya secara berkala. Dengan melakukan goal setting dan performance appraisal (penilaian karya), dapat diketahui ketepatan atau ketidaktepatan seorang karyawan pada posisi yang dipegangnya saat ini, membantu menentukan rencana atau prediksi ke depan, serta manfaat lain. Gunakan Performance Appraisal yang efektif, sehingga bisa digunakan untuk penentuan insentif, mengurangi “like and dislike” , juga untuk pembentukan kultur kerja berbasis value organisasi. Wajib diikuti HRD. Patut “diintip” oleh pemilik dan bisnis , agar Value Pendiri dapat diteruskan ke generasi berikut. Di pembekalan ini peserta akan dibekali ketrampilan praktis – cepat – banyak prakteknya, agar pulang langsung bisa diaplikasikan Tujuan Pelatihan Bagaimana mengukur kinerja karyawan: Karakter – Kemauan – Kompetensi Mengukur karkater dan kemauan dari Core Values Organisasi Mengartikulasikan Value dari Founding Father Memetakan Value ke Behavior Mengukur kompetensi dengan KPI Syarat pembuatan KPI KPI tradisional VS KPI Balanced Scorecard Menurunkan KPI dari Job Desc Menyusun KPI behavior berbasis Value Menyusun KPI tangible DO dan DON’T dalam penyusunan KPI Contoh Contoh KPI berbasis Pay for Performance Peserta Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin meningkatkan produktifitas kerja Para Leader, Manager, dan Supervisor yang ingin bekerja dengan system bisnis yang baik dan mengarah ke AutoPilot  Management System Siapa saja yang ingin mengembangkan diri dengan belajar topic yang aplikatif dan cepat Metode Pelatihan 20% teori dan 80% praktek. Pelatihan selalu berlangsung dalam suasana partisipatif, interaktif dan studi kasus. Pelatihan juga bersifat private (peserta dibatasi agar lebih mendalam). Juga diberikan konsultasi gratis setelah workshop (via video call). Metoda kami sangat praktis dan tidak bertele-tele. Buat apa ikut yang mahal 2 hari namun hasilnya sama. Waktu: 8.30 – 16.30  atau hari lain (bisa dibuat kelas khusus jika jumlah peserta sudah mencapai kuota minimal). Testimonial Peserta Yang Pernah Ikut To the point dan tidak bertele-tele. Langsung dapat intisarinya… Penyampainya  tidak membosankan. Saya yang biasanya suka tidur, kali ini tetap semangat sampai jam terakhir Banyak contoh dan simulasi sehingga mudah diaplikasikan di tempat kerja Sering ada diskusi kelompok, sehingga saya dapat langsung pakai dan juga dapat teman baru. Trainernya berwawasan luas dan berpengalaman. Saya bisa Tanya banyak hal. Lebih Value for Money. Dapat lebih banyak dengan harga lebih terjangkau Wow…puas. Banyak hal baru yang saya dapat. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Membuat Perjanjian Kerja Yang Tepat Berdasarkan SKKNI MSDM KepMenakertrans 307/ 2014

Training Membuat Perjanjian Kerja Yang Tepat Berdasarkan SKKNI MSDM KepMenakertrans 307/ 2014 memepelajari mengenai  PKWT untuk pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya, PKWT untuk pekerjaan musiman, PKWT untuk pekerjaan produk baru,bagaimana membuat perjanjian kerja untuk harian lepas dan hal lainnya seputar perjanjian kerja yang tepat berdasarkan SKKNI MSDM KepMenakertrans 307/ 2014. Deskripsi Perjanjian Kerja (PK) merupakan hal yang sangat penting dalam suatu Hubungan Kerja antara Perusahaan dengan pekerja / buruh karena memuat segala konsekuensi yang menjadi hak dan kewajiban kedua belah pihak.   PK tidak hanya harus memenuhi syarat syah kontrak namun lebih dari itu pemilihanya jenis dan bentuknya harus juga sesuai dengan kebutuhuan perusahaan dalam rangka memastikan organiasi tetap dapat mempertahankan dan meningkatkan daya saing serta mengantisipasi kemungkinan yang dapat terkaji dan berpotensi menimbulan permasalan di kemudian hari. Sehubungan dengan hal tersebut dalam Undang-undang No. 13 Tahun 2003 serta peraturan pelaksanaannya yang antara lain dituangkan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja telah diatur tentang : Rambu-rambu hukum yang harus dipahami dan dipatuhi semua pihak yang terkait dengan hubungan kerja; Ditetapkannya tiga jenis Perjanjian Kerja yaitu : Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Perjanjian Kerja Waktu Tak Tertentu (PKWTT), Perjanjian Kerja Pemborongan. Karena Perjanjian kerja merupakan dasar hukum bagi masing-masing pihak bila terjadi perselisihan di kemudian hari maka penyusunan perjanjian kerja yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku merupakan hal yang sangat penting dan strategis. Mengapa SKKNI? Persaingan ketat dalam dunia bisnis, khususnya menyambut penerapan era MEA 2015, menuntut tenaga kerja yang berdaya saing tinggi. Siapkah Anda sebagai praktisi SDM bersaing dengan praktisi SDM dari negeri tetangga seperti Malaysia, Thailand & Filipina? Modal utama dalam menghadapi MEA adalah produk-produk buatan Indonesia yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan tenaga kerja yang memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” kata Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri, seusai membuka acara Seminar di Jakarta Rabu (18/3/2015). Standar kompetensi bidang manajemen SDM, yang diharapkan dapat menjadi acuan standar dalam pengembangan kualitas dan kapasitas pelaksana dan penanggung jawab manajemen SDM, sudah resmi diluncurkan dengan disahkannya Permenakertrans No. 307 Tahun 2014. Paket regulasi yang akan mewajibkan para pelaksana dan penanggung jawab manajemen SDM memiliki sertifikasi SKKNI. Dalam workshop ini peserta dipandu oleh fasilitator berpengalaman sebagai praktisi SDM serta konsultan sekaligus asesor kompetensi MSDM yang dikeluarkan oleh BNSP. Disamping itu workshop ini akan menggunakan pendekatan aplikatif yang menekankan pengembangan ketrampilan para peserta selain tentunya pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan ketrampilan tersebut. Setelah mengikuti workshop ini para perserta diharapkan mendapatkan pemahaman yang baik sekaligus kemampuan dalam menyusun perjanjian kerja. Materi Pengantar Tantangan perusahaan : daya saing dan produktifitas dan penentutuan proses bisnis yang sesuai dengan kelompok pekerjaan : Tetap vs Tdk Tetap – Core vs Non-Core Sekilas SKKNI MSDM dan pentinganya sertifikasi professional bagi praktisi HR Perjanjian Kerja dalam Tatanan Hukum Perdata (KUH Perdata) dan Hukum Ketenagakerjaan (UU 13/2003) Pengertian Perjanjian Kerja, Hubungan Kerja, PKWT, PKWTT Anatomi Perjanjian dan Perjanjian Kerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ( PKWT ) Rambu-rambu PKWT Bentuk PKWT, Masa Percobaan, Syarat-syarat Kerja, Berakhirnya PKWT, Ganti Rugi, Syarat pekerjaan PKWT, Jangka Waktu/ Perpanjangan/ Pembaharuan PKWT, Syarat Perpanjangan/ Pembaharuan PKWT, Berubahnya PKWT menjadi PKWTT Jenis-jenis PKWT a. PKWT untuk Pekerjaan yang Sekali Selesai atau Sementara Sifatnya b. PKWT untuk Pekerjaan Musiman c. PKWT Untuk Pekerjaan Produk Baru d. Perjanjian Kerja untuk Harian Lepas Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ( PKWTT ) Masa Percobaan dalam PKWTT Pengangkatan Syarat-syarat Kerja yang Berlaku Merancang / Menyusun Perjajian Kerja Hal-hal yang perlu diperhatikan : Asas-asas Hukum Perjanjian Pola Umum Perjanjian Unsur-unsur Perjanjian Penyusunan Redaksional Perjanjian Bea Meterai Perjanjian Menyusun Pasal-pasal Perjanjian Kerja : Pasal-pasal yang Diwajibkan Undang-undang Pasal-pasal yang Melengkapi Pasal-pasal Khusus Diskusi / Kesimpulan / Penutup / Studi kasus Bonus : Soft copy perjanjian-perjanjian kerja (PKWT, PKWTT, Outsourcing, Magang, dsb) Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan.  Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama.  Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll

Pelatihan Membangun Corporate Culture

Pelatihan Membangun Corporate Culture adalah training yang akan membahas mengenai pengertian Budaya Kerja, membentuk Tim Corporate Culture/Kajian Dokumen/Diskusi,memetakan visi, misi, strategi, nilai-nilai dan perilaku utama perusahaan. Merumuskan nilai-nilai Budaya Kerja, pencapaian konsensus bersama, penyusunan Corporate Culture, merumuskan strategi dan desain Program Sosialisasi Corporate Culture. Deskripsi Seperti kita ketahui bahwa perusahaan yang mempunyai performa Budaya Kerja tinggi, rata-rata memunculkan beberapa keunggulan yaitu memperoleh pertumbuhan revenue hingga 4 X lipat, mampu memperlihatkan pertumbuhan karyawannya hingga 8 X lipat, pertumbuhan harga saham 11 X lipat  pertumbuhan pendapatan perusahaan hingga 750 X lipat. Sehingga membangunBudaya Kerja sangat besar manfaatnya bagi suatu organisasi. Corporate Culture dibuat berdasarkan nilai-nilai yang diyakini benar oleh segenap anggota perusahaan, selaras dengan Visi dan Misi perusahaan tersebut. Fungsi Corporate Culture antara lain adalah sebagai perekat sosial dalam mempersatukan anggota untuk mencapai tujuan perusahaan berupa ketentuan dan atau nilai-nilai yang harus diterapkan , dilakukan oleh para anggota perusahaan.  Manfaat Corporate Culture bagi perusahaan antara lain adalah dapat menciptakan  SDM yang memiliki integritas, pengetahuan, keahlian/ketrampilan maupun sikap, perilaku,  moral yang baik sehingga mampu mendorong tercapainya Visi dan Misi. Sedangkan bagi karyawan,ini  akan menjadi acuan/pedoman berperilaku dalam melaksanakan tugas, wewenang , tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga mampu berperan memberikan kontribusi optimal terhadap pencapaian Visi dan Misi perusahaan. Sasaran Pelatihan Peserta akan memahami bagaimana langkah-langkah Membangun Corpore Culture di suatu perusahaan Outline Materi Pengertian Corporate Culture Membentuk Tim Corporate Culture/Kajian Dokumen/Diskusi Memetakan visi, misi, strategi, nilai-nilai dan perilaku utama perusahaan Penggalian nilai-nilai dan perilaku utama perusahaan Wawancara Top Manajemen/Group, merangkum hasil wawancara, Focus Group Discussion. Merangkum hasil kajian untuk disampaikan kepada Manajemen Merumuskan nilai-nilai Corporate Culture Pencapaian konsensus bersama Penyusunan Corporate Culture Merumuskan strategi dan desain Program Sosialisasi Corporate Culture Pengembangan mekanisme monitoring dan evaluasi Diskusi Kelompok Presentasi Kelompok Kesimpulan Facilitator Dra. H. Umi Mahmudah Hani, Psi. Memiliki jam terbang yang begitu panjang, Umi Mahmudah Hani, saat ini adalah Managing Partner umhconsulting,  Staf Pengajar  Tamu di Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (UNTAR), Jakarta, Fakultas Psikologi Universitas Pancasila, Jakarta, Fakultas Teknologi Industri Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA), Jakarta, Neuroscience and Human Development Faculty, Malaysia University, Samarahan, Kuching, Sarawak, Malaysia dan Associate Trainer Value Consult, Jakarta. Sebelumnya Umi adalah Chief Human Capital  Yayasan / Universitas Tarumanagara, salah satu Universitas Swasta terbesar dan tertua di Ibukota. Umi juga pernah sebagai HRD Director GAPURA PRIMA GROUP, sebuah Kelompok Usaha  Perusahaan Publik yang bergerak dalam Bidang  Property, HRD Director SENTOSA GROUP, sebuah Perusahaan  Ritel yang mengoperasikan The Body Shop, PS, M 2, KemChicks Gourmet Supermarket, AUSSINO, Green Spa dan Centro  Lifestyle Department Store selama hampir lima tahun. Selain itu, Umi juga pernah menangani pembinaan SDM di berbagai line of  business GAJAH TUNGGAL GROUP  termasuk PT. Mitra Adiperkasa,Tbk  (MAP) pemegang lebih dari  40 Merk Internasional antara lain Starbucks, Marks & Spencer, Nine  West, NEXT, The Athlete Foots, Sogo  Department Store dan lain-lain.  Diawal karirnya Umi berkontribusi  dan berkarya di bidang SDM selama hampir  10 tahun   di   BIMANTARA GROUP  yang mengoperasikan antara  lain  RCTI,  Automotive  (Mercedes,   Ford,   Hyunday),   Chandra Asri,   Media   Indonesia,  IAT (Indonesia Air Transport),  UGB  (Usaha Gedung Bimantara),  Property,  Hotel  &  Tourism   di   Jakarta, Bali dan  lain-lain. Umi  juga pernah  menjadi  abdi  negara dan abdi  masyarakat di  DEPARTEMEN TRANSMIGRASI RI selama 4 tahun ketika baru menyelesaikan studinya. Sering diminta sebagai PEMBICARA / KONSULTAN di berbagai Lembaga Pemerintah / Universitas  Negeri, Swasta  dan Seminar Publik, Psikolog lulusan Universitas Gajah Mada,Yogyakarta,1983 dan Ibu 2 putra yang telah dewasa serta  Nenek 2 cucu ini juga  aktif    di   berbagai  Organisasi  Profesi  dan  Seminar Internasional di Australia, Malaysia,Taiwan, Hongkong, Macau,  Filipina,  Bahrain,  Singapore, Thailand, Mesir  dan  lainnya.  Kompetensi  utamanya  adalah Organization  Development,  HC System, Recruitment and Selection, Training and Development, Industrial Relations dan berbagai aspek di bidang Human Capital  lainnya.

Pelatihan Manajemen Perubahan

Pelatihan Manajemen Perubahan mempelajari mengenai bisnis di era globalisasi, mengenai manajemen perubahan, bagaimana orientasi dan pendekatan manajemen perubahan dan hal lainnya terkait Manajemen Perubahan. Deskripsi Dunia bisnis saat ini sedang dipengaruhi oleh “badai” krisis ekonomi dan keuangan.  Banyak perusahaan yang tidak dapat bertahan dalam situasi krisis tersebut sehingga terjadi moratorium perusahaan yang bersifat massal. Akibatnya pertumbuhan ekonomi negara terganggu. Hal ini juga dialami oleh Indonesia walaupun dampak yang dirasakan tidak terlalu besar seperti di Amerika, Eropa, Jepang dan negara-negara lainnya. Di dalam menghadapi badai krisis ini, hanya perusahaan-perusahaan yang menerapkan konsep transformasi yang akurat yang dapat bertahan dengan baik. Dan konsep tersebut dapat dikembangkan melalui metodologi transformasi yang tepat. Dalam rangka membantu proses transformasi di dalam perusahaan, kami menyelenggarakan pelatihan manajemen perubahan untuk membantu para pimpinan organisasi dan perusahaan dalam mentransformasi organisasi sesuai prinsip-prinsip best practices. Tujuan Pelatihan Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang konsep manajemen perubahan strategik kepada peserta pelatihan Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan implementasi manajemen perubahan strategik sehingga dapat membangun keunggulan kompetitif Metode Pelatihan Ceramah Diskusi Games Tugas Individual dan Kelompok Durasi 2 x 8 jam Peserta Pelatihan Untuk dapat menerapkan proses perubahan yang efektif, selayaknya yang perlu mengikuti pelatihan ini adalah para pimpinan organisasi dan perusahaan, staf yang tergabung di dalam tim manajemen perubahan. Namun demikian pelatihan ini juga dapat diikuti oleh para konsultan dan akademisi yang berperan dalam membantu memecahkan persoalan organisasi dan perusahaan. Outline Materi Bisnis di Era Globalisasi Manajemen Perubahan Orientasi dan Pendekatan Manajemen Perubahan Mengelola Resistensi terhadap Perubahan Strategi Perubahan Mengelola Perubahan Faktor Manusia dalam Perubahan Faktor Kunci Keberhasilan Perubahan Faktor Kegagalan Perubahan Kepemimpinan Transformasi Pengalaman Antam dalam Mengelola Perubahan Facilitator Hendra Kusnoto, SPsi, MM Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGM jurusan Psikologi Perkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidang Managementand Business Administration di Melbourne University, Australia dan beliau sempat mengikuti program magang dan bekerja di perusahaan terkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2001. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka. Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Make New Employee Orientation A Success

Who Should Attend Who should attend on Make New Employee Orientation A Success Training : Personnel managers and specialists, trainers, instructors and course designers responsible for preparing and conducting new employee orientation will benefit from this unique, active day of learning. The workshop is based on original research of many successful companies. Can new employee  orientation reduce turnover by 30%? Learn how! Learning Objectives Objectives of Make New Employee Orientation A Success : Identify bottom-line benefits of successful orientation programs Select critical information employee s need to be effective and successful Measure the content of your orientation against some of the most successful orientation programs Set objectives appropriate for your organization Limit content to what is important Eliminate boredom and keep the pace alive Use techniques to involve new employee s Avoid pitfalls of ineffective orientation programs Apply orientation design techniques to all new employee  situations Methodology Methodology of Make New Employee Orientation A Success Training Lecturettes Discussions Action Plans Workshop Content Workshop Content of Make New Employee Orientation A Success Training : 1. Workshop Overview Orientation: process  over time vs. one-day training program Benefits of successful programs HR’s role and the supervisor’s role How to evaluate your current orientation during the workshop Examples from successful companies 2. How To Plan for Orientation Who is your typical new employee ? What is realistic and achievable? Benefits of including skill objectives Who should be involved and how to gain their cooperation Techniques to identify your organization’s needs Safety first: avoid expensive mistakes and accidents How to get supervisors involved in the NEO process 3. Selecting Content and Methods What new employee s need: enough vs. too much Select appropriate methods to deliver timely orientation Review schedules and checklists First day do’s and don’ts How to eliminate boredom and other pitfalls How to create opening activities for group orientations 5 key tips on taking plant tours Inviting and guiding guest speakers What audio-visual support is best? Using “self-discovery” orientation and buddy systems How to communicate corporate culture Salaried, hourly, staff and supervisory orientation How to make orientation more self-directed 4. Evaluate Yuor Orientation New hire reaction Were learning objectives reached? Does knowledge transfer to the job? How to show cost benefits 5. Special Considerations  New company start-up orientation Mergers, acquisitions and reorientation New departments, branches, stores, classifications, etc. Orienting management families–corporate welcome wagon Multi-location and intranet delivery ideas Facilitator Drs. Bambang Haryanto, M.Ed Bambang Haryanto ialah instruktur dan konsultan independen pada berbagai Training Center, organisasi bisnis dan lembaga, antara lain pernah untuk BCA Group, Salim Group, Bank Tamara, Gajah Tunggal Group, Dharmala Group, Sampoerna Group, Tiga Raksa Group, Modern Group, Napan Group, Lippo Bank, BDNI, dan Bank Artha Graha. Ia memulai karirnya dengan bekerja di berbagai hotel internasional selama empat setengah tahun, bidang sales dan pariwisata selama dua tahun sebelum menjadi dosen di Universitas Terbuka selama enam tahun. Selain menjadi dosen, ia juga bertanggung-jawab serta memimpin banyak satuan tugas untuk menyelesaikan berbagai tugas manajerial dan pengembangan dalam bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi. Tahun 1989, ia memulai bekerja di Divisi HRD dan Training Center BCA sebagai instruktur program-program manajemen dan pengembangan diri. Ia pernah menjadi Kepala Pelaksana Harian BCA Training Center selain menjadi Koordinator Program Pengembangan Manajemen. Ia juga telah berhasil menyusun, mengembangkan dan menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk BCA Training Center. Tahun 1993, ia memulai karir sebagai instruktur dan konsultan yang bekerja secara mandiri untuk berbagai organisasi bisnis dan lembaga. Hingga saat ini ia telah menyelesaikan dengan baik lebih dari seribu kali berbagai jenis program pelatihan dan konsultasi. Bambang mempunyai ijasah Master of Education dari Simon Fraser University Canada (1989), Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (1983), dan Diploma III Perhotelan (1978).  Selain itu ia juga sangat berminat dan sering mengikuti berbagai seminar dan pelatihan yang berkaitan dengan manajemen umum, manajemen strategik, manajemen operasional, kepemimpinan, penjualan, pemasaran, UKM, dan pelayanan prima.

Kesehatan Mental & Psikoterapi

Pelatihan Kesehatan Mental & Psikoterapi adalah training yang mempelajari mengenai manajemen kesehatan diri untuk karyawan perusahaan, kesehatan mental dan teknik2 dalam psikoterapi, bagaimana cara mendiagnosa kesehatan mental diri dan juga praktek self therapy dengan Psycho Energy Therapy. Deskripsi Setiap orang ingin menjalani kehidupan sehari-hari yang bahagia, produktif dan berhasil meraih tujuan-tujuan  hidupnya. Namun kenyataannya untuk mendapatkan itu tidak selalu mudah bagi setiap orang. Tidak sedikit orang yang menjalani kehidupan sehari-hari dengan suasana hati tidak tenteram,  dihinggapi berbagai perasaan negatif seperti takut, khawatir, cemas, sehingga kehidupan sehari-hari yang bahagia justru menjauh dari dirinya dan berakibat pada rendahnya produktivitas pribadi. Tidak sedikit orang yang tidak memahami bahwa tercapainya keinginan untuk hidup bahagia terkendala oleh adanya gangguan pada pola pikir, atau cara bersikap, dan muncul dalam cara bertindak dan berperilaku yang  justru menjauhkan dirinya dari ketenteraman. Atau bisa jadi seseorang menyadari adanya hal yang kurang pas dalam  pensikapan, pola pikir dan perilaku dirinya,  namun belum tahu, belum  bisa, atau kunjung berhasil mengatasinya.  Untuk itu banyak orang memerlukan pengetahuan yang memadai tentang kesehatan mental dan cara-cara menanggapi tantangan mengatasi gangguan psikologis diri. Selain mencari bantuan penanganan oleh ahli dibidang psikoterapi, mempelajari teknik self therapy adalah langkah yang penting untuk  mampu mengatasi sendiri gangguan psikologis yang timbul . Pelatihan Kesehatan Mental & Psikoterapi (KMP) dimaksudkan untuk membantu peserta,  untuk bisa mengatasi sendiri gangguan psikis yang dialami. Kesehatan Mental & Psikoterapi  yang diberikan kepada para karyawan Perusahaan akan bermanfaat  untuk memulihkan kondisi mental yang kurang seimbang,  sehingga menjadi kondusif kembali untuk menjalani aktifitas sehari-hari dengan produktivitas yang kembali wajar, bahkan tidak mustahil melejit. Melalui sesi yang mengolah pengetahuan dan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan Kesehatan Mental & Psikoterapiuntuk self therapy, peserta akan berkesempatan membuka diri terhadap jalan terbukanya pengatasan masalah psikologis yang dialaminya maupun berkesempatan untuk membantu orang lain. Metode self therapy yang diperkenalkan adalah metode yang berkembang dari psycho energy therapy, dengan memanfaatkan kaidah “how our brain, mind and emotions works”, bagaimana otak, pikiran dan emosi  kita bekerja.  Metode Kesehatan Mental & Psikoterapi terbukti sangat praktis dan efektif untuk mengatasi gangguan2 psikis yang sering timbul seketika maupun yang berlangsung dalam periode relatif lama seperti phobia, trauma, stress, depresi, kecemasan, tics, kecanduan rokok dan berbagai macam kecanduan. Bahkan, karena 80% gangguan fisik adalah merupakan gangguan psikosomatis, maka metode ini juga efektif untuk mengatasi gangguan-gangguan fisik seperti migraine, sesak nafas, diabetes, dermatitis atopic, dll. Psycho Self Therapy dalam pelatihan Kesehatan Mental & Psikoterapi adalah teknik bantu diri yang dikembangkan dari psycho energy therapy, yang dilakukan dengan cara mindsetting dan tapping (totok ringan di titik-titik yang terletak pada jalur meridian energi tubuh). Metode Pelatihan Training Kesehatan Mental & Psikoterapi dilaksanakan dengan metode: • 30% Teori,  70% Workshop dan  Praktek. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Kesehatan Mental & Psikoterapi adalah : 08:30 – 09:30: Manajemen Kesehatan  Diri untuk Karyawan Perusahaan. 09:30 – 10:30: Kesehatan Mental dan Teknik2 dalam Psikoterapi 10:30 – 12:00: Workshop diagnosa kesehatan mental diri 12:00 – 13:00: Break  13:00 – 17:00: Penjelasan dan praktek self therapy dengan Psycho Energy Therapy. Fasilitator Winarto, Psi.  Psikolog, Drs. Winarto WD, Psi.  Psikolog, lulusan UGM, praktisi HR Management dan soft skill trainer. Saat ini, dia adalah seorang HRD Manager di sebuah Perusahaan PMA yang bergerak di bidang manufaktur alat berat dengan jumlah karyawan 1400-an. Sebelumnya meniti karirnya di lingkup bidang yang sama di beberapa Perusahaan swasta  nasional maupun multinational. Selama hampir 20 tahunan konsisten mengkontribusikan diri pada pengembangan SDM  melalui  berbagai aspek  disiplin psikologi dan manajemen, diantaranya  melalui perancangan dan penerapan sistem manajemen,, asesmen psikologi, pelatihan, vocational counsellor, dan juga terapi. Terlatih menggunakan pendekatan DiSC.; dan certified SEFT practitioner. Diantara pelatihan yang sering diberikannya diantaranya adalah: Pelatihan Manajemen Diri, Supervisory; Team Building;  Parenting, dll.. Diantara pengguna jasanya adalah: Perusahaan: Pizza Hut Indonesia; PT. Higashi Fuji Indonesia; PT. Toyogiri Iron-Steel, Salim Silver – Yogya, PT. NSK, PT. Hanken Indonesia, Panasonic-PEWGMID, PT. Indosentra Pelangi,  PT. Teh Sepeda Balap – Tegal, PT. MMID dan Perusahaan2 di kawasan Industri MM2100; Instansi Pemerintah: Pengadilan Negeri Depok, KPP-Pratama Cibitung, Biro SDM BAPPENAS: NGO: Yayasan KEHATI (Keanekaragaman Hayati Indonesia),  PUPUK (Perhimpunan Untuk Pengusaha Kecil), Pengrajin Batu Aji – Banjarbaru, Pengrajin Pande Besi – Takalar, Pengrajin Sepatu – Padang, Mizan-Bandung, Guru-guru SMA di Yogyakarta, Guru2 Sekolah Menengah di sekitar kawasan MM2100.  Perguruan Tinggi/ Sekolah: Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, SMA Al Muslim; dan memberikan Public Training sebagai associate trainer di beberapa Consulting.

Kaizen in HR

Deskripsi Fungsi HR dalam perusahaan sangatlah vital baik itu perusahaan besar ataupun kecil, semua perlu HR. Dalam perkembangan dasa warsa terakhir ini telah banyak muncul manajemen baru dalam pengelolaan HR, ada KPI, ada GRD bahkan yang terakhir dan terpopuler adalah Balance Score Card (BSC). Semua berlomba untuk menggunakan konsep terbaru dengan harapan kinerja HR menjadi lebih baik dan baik. Tetapi banyak yang lupa….., tentang operasional HR yang berdampak besar terhadap kenyamanan karyawan dalam bekerja. Sehingga tidak jarang, sistem HR yang bagus tidak dapat dijalankan karena masalah yang sepele.. yaitu tidak didukung oleh segenap karyawan karena karyawannya sudah apatis dulu dengan kinerja HR. Kaizen in HR adalah salah satu terobosan dalam sistem operasional HR. Di dalam training ini akan dikupas hal-hal yang menghambat kinerja operasional HR. Akan dipelajari Waste-waste apa saja yang terjadi dalam pengelolaan operasional HR. Dengan mengetahui Waste yang ada maka langkah berikutnya adalah melakukan 4 Langkah / Prinsip Kaizen sehingga kinerja operasional HR akan menjadi lebih praktis, cepat dan efisien. Training / Seminar ini bukan hanya sekedar teori, akan banyak case study – case study yang dibawa oleh masing-masing peserta dan akan secara LIVE di gali proses-proses mana sajakah yang termasuk Waste dan bagaimanakah KAIZEN nya. Selesai mengikuti training / seminar ini, peserta akan langsung dapat mengimplementasikannya di tempat kerja masing-masing Outline Materi Materi yang akan dibahas dalam Kaizen in HR : 5S / 5R sebagai pondasi pengelolaan proses yang cepat dan efisien Penerapan 5S/5R di area HR 7 Waste dalam operasional HR (+ Live Case Study) Penyebab timbulnya Waste dalam operasional HR Pemetaan Proses Bisnis SDM operasional (+ Studi Kasus Langsung) Value Stream Pemetaan SDM operasional (+ Studi Kasus Langsung) Nilai Tambah Vs Non Nilai Tambah di HR Konsep 4 Langkah / Prinsip Kaizen Penerapan Kaizen dalam operasional HR (+ Live Case Study) Metode Pelatihan Metode Pelatihan yang akan digunakan dalam Kaizen in HR : Dialog Interaktif / Sharing Diskusi Grup Latihan di Kelas Study Kasus Peserta Peserta yang wajib mengikuti Kaizen in HR : Staff / Officer, Supervisor sampai dengan Manager HRD dan person yang ingin mengembangkan kinerja di HR Penyedia Indro Agung Handoko, ST. Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya. Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan. Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005. Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain: Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%. Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%. Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005. Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA. Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan. Sekarang sudah bergabung dengan ISSI Training dan Selnajaya Training sebagai Ascociate Trainer dan Productivity Consultant.

Improving Individual Performance using 360 degree Feedback and Individual KPI

Deskripsi Penilaian kinerja sangat diperlukan untuk menghindari “like and dislike”. Yang paling populer adalah: “ 360 degree feedback”. Metode ini telah banyak digunakan di berbagai perusahaan di mancanegara dan sudah terbukti efektif. Workshop ini akan menambah wawasan dan keterampilan peserta terhadap 360 degree feedback mulai dari konsep hingga pengolahan hasilnya. Worskhop ini bertujuan untuk:  Mempersiapkan praktisi HR agar dapat memanfaatkan 360-degree Feedback sebagai tools yang bermanfaat untuk memberikan feedback tentang kinerja karyawan dan terutama untuk mengembangkan karyawan melalui program training, coaching ataupun counseling. Juga dapat memberikan pemahaman mengenai strategi dan proses melaksanakan 360-degree Feedback serta contoh-contoh penerapannya di perusahaan. Outline Materi Pengertian 360-degree Feedback? Mengapa diperlukan?. Baik buruknya 360-degree Feedback sebagai sistem Performance Appraisal. 360-degree Feedback sebagai developments tools. Manfaatnya untuk program Training & Counseling. Penggunaan 360-degree Feedback untuk berbagai tujuan lain : Customer’s Satisfaction Survey, Attitude Survey. Pengertian KPI. Keunggulan KPI Individu untuk menggerakkan produktifitas karyawan Evaluation of Training, Organizational Climate Survey, dll. Kesiapan budaya perusahaan. Merencanakan 360-degree Feedback : tujuan, ratee (subject), rater (responders), jenis informasi atau kompetensi yang dibutuhkan, dll. Merancang KPI Individu  yang meliputi 4 perspective Merancang kuesioner, jenis-jenis kuestioner, skala penilaian Analisis dan reporting Kesalahan-kesalahan dalam menerapkan 360-degree Feedback dan KPI. Termasuk solusinya Tujuan Pelatihan Memahami makna 360-degree Feedback serta keunggulannya.  Mampu mensosialisasikan program 360-degree Feedback kepada semua pihak terkait untuk menghindari salah persepsi dan resistansi.  Mampu menerapkan 360-degree Feedback untuk keperluan pengembangan karyawan. Mampu merencanakan proses 360-degree Feedback Mampu mendesign questionnaire, mengolah data dan menyajikan laporan 360-degree Feedback Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Human Resources Ethics

Training Human Resources Ethics mempelajari bagaimana pengertian etika, moral dan nilai, bagaimana membangun, mendefinisikan, dan menerapkan etika, moral, dan hal lainnya terkait Human Resources Ethics. Deskripsi Etika atau Filsafat Moral, adalah sistematisasi, membela, dan merekomendasikan perilaku benar dan salah yang merupakan pelengkap bagi Estetika. Etika mempelajari perilaku moral pada manusia, dan bagaimana seseorang harus bertindak, dibagi menjadi 4 bidang utama:

Training Human Resource Audit

Training Human Resource Audit mempelajari mengenai Objective dari HR Audit, Mengapa HR Audit diperlukan, HR Audit sebagai alat perkembangan,  bagaimana prosesnya HR Audit dan hal – hal lain terkait HR Audit. Deskripsi SHRM mendefinisikan Human Resource Audit sebagai sebuah kegiatan yang melibatkan objektif melihat kebijakan SDM perusahaan, praktik, prosedur dan strategi untuk melindungi perusahaan, menciptakan praktek terbaik dan mengidentifikasi peluang untuk perbaikan. Sebuah kajian obyektif “keadaan saat ini” perusahaan dapat membantu Anda mengevaluasi apakah praktek daerah tertentu memadai, hukum dan / atau efektif. Hasilnya dapat memberikan pengambil keputusan dengan informasi yang diperlukan untuk memutuskan apa daerah perlu perbaikan. HR Audit sangat berguna untuk mencapai tujuan organisasi dan juga merupakan alat penting yang membantu untuk menilai efektivitas fungsi SDM dari suatu organisasi. Workshop ini akan membantu para praktisi SDM dalam menyusun program SDM dan melakukan improvementnya. Tujuan Pelatihan Membantu untuk mengetahui kontribusi yang layak dari departemen SDM terhadap peningkatan performance organisasi. Pengembangan citra profesional departemen HR Audit organisasi. Pijakan untuk melakukan improvement Outline Materi Objectives of HR Audit Why is HR Audit needed Audit, What – Who & How HR Audit as improvement tool Human Resource  Audit flow & process Human Resource  Audit Key Risk Area (Operational / Human Resource Audit Functional audit) Practical Exercise & Case Study Human Resource  Audit  Report Facilitator Adi Mardianto, S.Psi, MBA. Adi Mardianto adalah alumni Universitas Gadjah Mada. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan software HR System dan Direktur PT Pinasthika Adhi Konsultama yang bergerak dalam pengembangan SDM & Sistem Manajemen. Dikenal sebagai konsultan pengembangan sistem MSDM, trainer, asesor dan penulis buku. Beliau mempunyai pengalaman praktis lebih 15 tahun sebagai praktisi MSDM di beberapa perusahaan multi nasional seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel, Astra Group dan Pinasthika. Dalam kegiatan profesi, beliau merupakan anggota SHRM Profesional Membership dan ASTD, serta pendiri IHRAA (Indonesian Human Resource System Analyst Association). Sebagai praktisi MSDM, beliau telah banyak membantu perusahaan untuk penyelenggaraan jasa rekrutmen, asesmen, pengembangan sistem dan pelatihan-pelatihan. Sebagai consultant, beliau pernah membantu proyek pengembangan sistem di beberapa perusahaan BUMN dan swasta. Materi konsultasi sistem yang diberikan terkait dengan tema Talent Executives& Career System, Organization Development, Design Organization, Change Executives, Remuneration System, Workload Analysis, Performance Executives Sistem, Employee Opinion Survey, Job Evaluation, Executives Development Program dan Leadership Skill. Beberapa karya buku yang sudah diterbitkan adalah Recruitment Executives dan People Development Handbook, Recruitment Analysis, Optimalizing Recruitment System; dan Organization Development Analysis, Organization Development Linked to Business Strategy.Karya yang lain adalah pembuatan software aplikasi berbasis web ataupun desktop, seperti software Talent Management& Career System, software Recruitment Executives, software Performance Management System, dan software aplikasi lainnya

Human Performance & Limitation

Latar Belakang Kinerja karyawan menjadi kata kunci dari perjalanan sebuah perusahaan/institusi agar tetap mampu survive di era hypercompetition saat ini. Untuk itulah karyawan sering dipacu dalam produksi untuk mengejar target, bahkan bila perlu over time.

Training Human Capital Development Analysis

Training Human Capital Development Analysis salah satu tujuannya adalah agar peserta mampu mengembangkan sistem  dan melakukan improvement terhadap human capital system di organisasinya. Deskripsi Pekerjaan dalam human capital development di sebuah organisasi bukan semata memberikan pelatihan saja, atau melakukan administrasi pelatihan semata. Cakupan pekerjaan dalam bidang ini meliputi bagaimana menyusun system untuk pengembangan human capital di perusahaan, melakukan analisa kebutuhan pelatihan secara sistematis, memetakan potensi yang dimiliki oleh setiap karyawan, menyusun perencanaan karirnya hingga mengembangkan sistem promosi, demosi dan mutasi di dalam sebuah perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan competency based ataupun talent management pelatihan ini mengajak anda untuk mengembangkan sistem human capital development yang tepat diterapkan di organisasi anda. Dilengkapi dengan materi tentang career system, anda akan diajak untuk merancang perencanaan karir yang terencana dan menyiapkan kader kepimpinan jauh-jauh hari sebelumnya,terutama untuk posisi-posisi kunci di perusahaan. Dalam pelatihan ini anda akan belajar bagaimana menjadi “analis” pengembangan SDM di perusahaan. Pelatihan ini layak diikuti oleh HR Manager, Human Capital Development Officer, Training Officer, HRDOfficer, Manajemen Lini dan jabatan yang terkait dengan human capital development. Manfaat  Peserta mampu mengembangkan sistem  dan melakukan improvement terhadaphuman capital system di organisasinya.  Peserta mampu mengembangkan program  human capital di organisasinya. Tujuan Peserta mampu mengimplementasikan sistem  human capital development di organisasinya. Peserta mampu mengembangkan sistem  human capital development di organisasinya. Materi Konsep dasar Human Capital Development Konsep dasar Competency & Talent Management Menyusun kompetensi yang dibutuhkan Organisasi Talent Identification: talenta individu vs talenta organisasi Talent Assessment: mengukur talenta individu Talent Mapping: memetakan orang-orang bertalenta Talent Development: pengembangan talenta-talenta yang dimiliki oleh organisasi Talent Retention: program menyimpan dan mempertahankan orang-orang bertalenta Career Management & System Career Management System Konsep Career Path & Penyusunan Career Path Menyusun Individual Career Plan (ICP) Membuat Replacement Table Chart (RTC) Metode untuk Evaluasi Promosi atau Demosi Simulasi : membuat ICP & RTC Training Management Training Need Analysis Training Design Training Evaluation Implementasi Human Capital Development  (benchmark) Implementasi Sistem HCD di perusahaan Implementasi Information System di perusahaan Facilitator Adi Mardianto, S.Psi, MBA. Adi Mardianto adalah alumni Universitas Gadjah Mada. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan software HR System dan Direktur PT Pinasthika Adhi Konsultama yang bergerak dalam pengembangan SDM & Sistem Manajemen. Dikenal sebagai konsultan pengembangan sistem MSDM, trainer, asesor dan penulis buku. Beliau mempunyai pengalaman praktis lebih 15 tahun sebagai praktisi MSDM di beberapa perusahaan multi nasional seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel, Astra Group dan Pinasthika. Dalam kegiatan profesi, beliau merupakan anggota SHRM Profesional Membership dan ASTD, serta pendiri IHRAA (Indonesian Human Resource System Analyst Association). Sebagai praktisi MSDM, beliau telah banyak membantu perusahaan untuk penyelenggaraan jasa rekrutmen, asesmen, pengembangan sistem dan pelatihan-pelatihan. Sebagai consultant, beliau pernah membantu proyek pengembangan sistem di beberapa perusahaan BUMN dan swasta. Materi konsultasi sistem yang diberikan terkait dengan tema Talent Executives& Career System, Organization Development, Design Organization, Change Executives, Remuneration System, Workload Analysis, Performance Executives Sistem, Employee Opinion Survey, Job Evaluation, Executives Development Program dan Leadership Skill. Beberapa karya buku yang sudah diterbitkan adalah Recruitment Executives dan People Development Handbook, Recruitment Analysis, Optimalizing Recruitment System; dan Organization Development Analysis, Organization Development Linked to Business Strategy.Karya yang lain adalah pembuatan software aplikasi berbasis web ataupun desktop, seperti software Talent Management& Career System, software Recruitment Executives, software Performance Management System, dan software aplikasi lainnya

HRM For Line Manager

Deskripsi Dalam praktek, fakta-fakta berikut ini masih banyak kita temui, yaitu : Training HRM For Line Manager Masih banyak Manager yang tidak menyadari bahwa secara operasional lebih dari 50% peran HRM justru di bawah kendali mereka.(HRM For Line Manager) Sebagai seorang yang memperoleh hasil dengan dan melalui orang lain (anak buah), ternyata masih ada Manager yang merasa tidak berkepentingan untuk melatih dan mengembangkan kinerja anak buahnya, dan menganggap hal itu adalah tugas & tanggung jawab Bagian Training.(HRM For Line Manager) Masih ada anggapan bahwa seorang Manager hanya bertugas menempatkan (assigning) dan memanfaatkan (utilizing) karyawan, sedangkan memelihara, mengembangkan, serta penegakan desiplin karyawan seperti menegur / memberi peringatan, memberi skorsing dan tindakan desiplin lainnya, adalah tugas Bagian Human Resources.(HRM For Line Manager) Sasaran Pelatihan Setelah selesai mengikuti Program ini para peserta akan memiliki : Pemahaman tentang fungsi Human Resources Management yang wajib dipahami oleh setiap Manager, karena secara operasional lebih dari 50% praktek HR Management justru berada di bawah kendali mereka.(HRM For Line Manager) Komitmen bahwa salah satu tugas utama seorang Manager adalah memelihara, mendorong, membina, dan mengembangkan kinerja anak buahnya, termasuk pembinaan penegakan desiplin, sehingga tidak lagi memiliki persepsi yang salah bhawa tindakan desipilin adalah tugas Bagian Human Resources.(HRM) Pengetahuan & keterampilan dalam melaksanakan fungsi-fungsi Human Resources, terutama yang menyangkut pengelolaan kinerja karyawan (Performance Management) dan System Pengelolaan Pelatihan Karyawan (Training Management System).(HRM) Outline Materi Mengenal aspek-aspek pengelolaan HR Management.(HRM) Mengenal Harapan & Motivasi seseorang dalam bekerja.(HRM) Persiapan fungsi HRM pada saat Perusahaan didirikan.(HRM) Peran Line Manager dalam menyusun Struktur Organisasi.(HRM) Peran Line Manager dalam Merencanakan dan Menerima karyawan.(HRM) Peran Line Manager dalam proses Induction & Orientation Program.(HRM) Mengenal System dan Proses menetapkan remunerasi.(HRM) Memahami House Rules & Regulation.(HRM) Prosedur dan peran Line Manager dalam melakukan tindakan desiplin.(HRM) Tehnik melakukan Corrective Interview.(HRM) Mengenal aturan tentang Hubungan Kerja.(HRM) Memahami Prosedur PHK dan pengunduran diri.(HRM) Memahami Tata-Cara karyawan menyampaikan keluhan.(HRM) Cara menangani keluhan karyawan.(HRM) Aturan tentang Hari Kerja, Hari Libur, Cuti, dan Jam Kerja.(HRM) Peran Line Manager dalam mengontrol kehadiran karyawan.(HRM) Peran Line Manager dalam proses Promosi, Demosi, dan Mutasi karyawan.(HRM) Peran Line Manager dalam proses Penilaian Kinerja karyawan (Performance Review).(HRM) System Monitoring & Evaluasi rutin karyawan.(HRM) Peran Line Manager dalam proses Staff Training & Development .(HRM) Peserta Line Manager dari semua Bagian yang ada dalam Perusahaan, termasuk personnel di Bgian Human Resopources dan Training,(HRM)(HRM) Durasi 2 (dua) hari @ 7 (tujuh) jam efektif per hari, atau 14 (empatbelas) jam efektif.(HRM)(HRM) Metode Pelatihan Menerangkan konsep, diikuti dengan contoh-contoh, yang selanjutnya setiap peserta diminta untuk latihan dan role play yang antara lain meliputi : Tehnik melakukan Corrective Interview dalam menegakkan desiplin karyawan, tehnik melakukan Performance Review, seta tehnik menangani keluhan karyawan.(HRM) Persaratan Peserta Semua peserta DIWAJIBKAN membawa Laptop/Notebook.(HRM) Facilitator Semba Biawan Semba Biawan yang terakhir bekerja dan mengakhiri masa tugasnya di Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Amatil Indonesia Kantor Pusat Jakarta,  – di mana ia bekerja selama hampir 10 tahun sebagai National Learning &Development Manager, memiliki pengalaman kerja lebih dari 35 tahun pada posisi manajerial di bidang Human Resources & Training di perusahaan Nasional dan Multinasional. Ia memulai karir manajerialnya di thn 1976 sebagai Human Resources Manager di sebuah Industri Tekstil yang dikelola oleh Bancom dari Pilipina, kemudian bekerja di  Hotel berbintang yang bermata rantai internasional yaitu di Regent International, Beufort International, Mandarin Oriental, dan  Melia  Sol. Ia belajar di National Hotel Institute (NHI) Bandung, lebih dari 36 tahun yang lalu (lulus dengan peringkat terbaik – best student), selanjutnya mengikuti berbagai Management Development Program dan Seminar baik di dalam maupun di luar negeri, antara lain : Management Development Program, oleh Prof. Alejandro Reyes of Asian Institute of Management  (AIM),  Manila, Philippines Train the Trainer Program, oleh Mr. Gianfranco Astory of Lausanne Hotel School, Switzerland – Best Student Supervisory Development on Communication, oleh Mr. Sandy Strayer of Inter-Continental Hotels Corporation, Jakarta Leadership and Influence, oleh DR. Roger Gill of Dimension Development International (DDI), Hongkong. Negotiation & Sales Presentation, oleh Director of Customer Service of The Coca-Cola Company, Pacific Group, Kuala Lumpur Dealing With Changes, a psychological training program, oleh Pacific Institute, Perth, Australia Effective Way In Learning Process, oleh Mr. Rolando Alpe of Leading Consulting Network, Makati, Manila OptimaLearning, oleh DR. Ivan Barzakov, specialist in research on the roles of music in learning process, Jakarta. Subliminal Dynamic, learn about function of sub-conscious part of the brain in learning process, oleh Mr. Richards L. Welch, K Lumpur Hampir di semua perusahaan di mana ia bekerja, selalu mulai dari periode pre-opening dan sebagai opening team terlibat dalam proses merancang dan setting up system & prosedur di bidang Human Resources & Training. Pada saat ia masih aktif di bidang perhotelan, ia berkesempatan memberi training selama 3 bulan  kepada para  Manager dari hotel di bawah PT. HII, dan ia terpilih sebagai Best Trainer  (berdasarkan penilaian peserta) di antara 10 trainer yang ada. Setelah hampir 10 tahun bekerja di Coca-Cola, Semba Biawan kini memiliki aktivitas sebagai Independent Senior Consultant di bidang  Learning & People Development, yang hingga kini telah memberi training kepada ribuanorang dari ratusan perusahaan. Selama bekerja di Coca-Cola, Semba biawan terlibat dalam peroses merencanakan, merancang, meluncurkan,dan memberikan Program Training untuk para karyawan Coca-Cola seluruh Indnesia terutama para staf di bidang Sales & Distribusi, yaitu Sales Center Manager, Sales Supervisor, dan Salesman, di samping ia juga terlibat dalam peroses merancang Coca-Cola National Learning Center. Sampai dengan saat ini ada lebih dari 30 Program Training yang telah dirancang dan diberikan (baik secara In-House maupun Public) yang berkaitan dengan Leadership & Komunikasi, Sales & Distribusi, Customer Service, Human Resources Management & Training Management, Problem Solving &  Decision Making, dan soft skills lainnya  (lihat Daftar Klien untuk In-House Training, terlampir). Di luar tugas pokoknya, Semba Biawan sejak masih di Coca-Cola hingga saat ini sering diminta untuk menjadi pembicara (speaker) di berbagai  seminar manajemen  yang diselenggarakan oleh Seminar Organizer, Educational Institutions dan  Professional Associations, di samping ia juga banyak menulis di majalah dan surat kabar antara lain di Suara Karya, Bali Post, Bulletin Ekonomi BAPINDO, Majalah Psikologi ANDA, dan Majalah SWA, dan pada tahun 2007 ia menulis buku tentang Leadership & Komunikasi yang

Training HRE: Structure Engineering

Latar Belakang Perkembangan organisasi perusahaan dapat dimetaforkan sebagai perluasan rumah. Rumah perlu diperluas sejalan dengan penambahan anggota keluarga, penambahan fungsi, penambahan harta. Rumah hasil perluasan dapat menjadi nyaman dan seakan dibangun besar sejak awal, atau memberi kesan tambal-sulam. Yang membedakan adalah bagaimana pertama kali rumah dirancang dan direncanakan.

HRE: People Preventive Maintenance Management

Latar Belakang Basis premise dari program Human Resource Engineering adalah bahwa “Jika segala sesuatu dikelola dengan cara yang benar sejak awal, maka tidak ada kekacauan pada sisi manusia tanpa masuk dalam rencana”. Mulai dari perencanaan kebutuhan personel, rekrutmen, pelatihan, pengembangan, remunerasi dan hubungan personalia dikelola dengan benar, sehingga terjadinya demonstrasi atau mogok atau korupsi atau hal lain yang tidak dikehendaki perusahaan dari sisi personalia tidak akan terjadi tanpa sudah terprediksi sebelumnya.

Training HRE: Leadership Generator

Latar Belakang Sebuah organisasi yang direncanakan untuk berhasil dan berkembang sering kali mendapatkan dirinya dalam posisi bisnis yang sangat baik sehingga dengan cepat mengembangkan usaha dan berbagai bagian untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya. Dalam beberapa tahun pertama organisasi dan merk produknya menjadi dikenal luas. Orang-orang yang menduduki berbagai posisi pimpinan pun kini menjadi sasaran untuk dibajak perusahaan lain yang mungkin mampu menawarkan ‘harga’ lebih.

Training HRE: Ecological HR Management

Latar Belakang Pertimbangan kegagalan:  Perusahaan-perusahaan yang melakukan perubahan dalam sistem manajemen dan kepemimpinan seringkali mengalami kendala pada saat transisi dikarenakan eksekutor perubahan belum memahami benar ekologi dari perusahaan sehingga perubahan yang digulirkan tidak diterima secara utuh oleh anggota-anggota perusahaan. Hal ini dapat menyebabkan kegoncangan proses kerja, keluarnya orang-orang kompeten, kegelisahan karyawan, terganggunya kualitas barang/ jasa, dll.

HR Management Development Program

Salah satu tujuan pelatihan HR Management Development Program adalah bagaimana mengelola recruitment dalam HR Management, Sistem Penggajian, Industrial Relations. Deskripsi Untuk dapat sukses meniti karir dibidang HR, seorang HR professional tidak hanya dituntut menguasai area spesialisasinya dengan baik, tetapi juga mampu memahami konteks dari setiap kebijakan SDM yang terkait dengan area spesialisasinya. Bahkan semakin senior seorang HR professional maka tuntutan menguasai perspektif yang generalis dari HR semakin diperlukan. Hal tersebut diantaranya adalah pemahaman yang menyeluruh mengenai employee management dari mulai penerimaan sampai dengan berakhirnya hubungan kerja. Disisi lain, ia juga diharapkan untuk lebih memahami peran unit HR yang semakin berkembang yang mencakup tidak hanya pada tataran administratif tetapi juga benar-benar dapat menerapkan prinsip-prinsip kerja “the right man in the right place“; “developed employees are the companies most substantial capital“; mendorong perusahaan untuk menjadi preferred employer; serta menerapkan prinsip-prinsip keadilan bagi perusahaan maupun karyawan, bebas diskriminasi, independen. Lebih jauh lagi, para CEO dan Board of Directors sangat mengharapkan seorang HR dapat berperan sebagai partner stratejik mereka dalam mengelola perusahaan. Kompleksitas HR semakin ditambah dengan posisinya yang berada ditengah-tengah antara tuntutan manajemen & karyawan. Ia diharapkan dapat membuat kebijakan-kebijakan yang bisa ‘mempertemukan’ kepentingan manajemen & karyawan. Pelatihan HR Management dirancang untuk menjadi basic course bagi setiap profesional HR untuk dapat melihat keseluruhan fungsi HR yang utama secara singkat.  Dengan memahami keterkaitan dari orang, sistem, kebijakan HR maka diharapkan setiap profesional HR yang mengikuti Pelatihan HR Management akan lebih mengerti trik dan tips dalam menangani berbagai pekerjaan, menambah wawasan secara kontekstual yang ada di area HR. Sasaran Peserta beberapa sasaran peserta dari Pelatihan HR Management Development Program ini ; HR Manager, HR Supervisor ataupun HR Staf, Profesional atau Praktisi HR lainnya yang ingin mendapatkan gambaran yang integratif mengenai pengelolaan HR di dalam suatu perusahaan. Pelatihan HR Management juga diperuntukkan bagi setiap HR professional yang mulai dipersiapkan untuk menjadi seorang genaralis di bidang HR. Outline Materi Materi yang akan kita pelajari dalam Pelatihan HR Management Development Program : Pengantar HR Management Development Program HR, perkembangan perannya dari administrative ke strategic role Pengoptimalan fungsi HR: menentukan batas antara peran HR di manajemen lini, di unit HR From HR planing to HR Audit Lingkup, langkah-langkah HR planning Metodologi HR planning Overview workload analysis Mem-forecast jumlah kebutuhan karyawan Membuat target HR & meng auditnya Struktur organisasi dan Job Analysis Memahami link antara Manajemen Strategis, Struktur organisasi Mengenal berbagai bentuk struktur organisasi Pembuatan job description yang akurat Pengolahan job description untuk berbagai kepentingan lain (job evaluation, enrichment, etc) Mengelola Recruitment dalam HR Management Mengenal berbagai metode recruitment Menentukan proses recruitment yang paling efektif bagi kepentingan perusahaan Menggunakan data job desc ke dalam proses recruitment Berbagai pengukuran efektivitas recruitment Perkembangan metode, tools, pendekatan recruitment terakhir Mengelola Program Pengembangan karyawan dalam HR Management Mendapatkan input kebutuhan pengembangan karyawan melalui kuesionair TNA, hasil recruitment, career plan, dll Menentukan prioritas topik, target pelatihan Mengoptimalkan proses pengembangan karyawan ke arah learning organisation Mengoptimalkan metode pengembangan karyawan: coaching, assignment, pelatihan Mengoptimalkan OJT,  in class training Mengukur efektivitas pelatihan dan sebuah ‘departemen’ pelatihan Manajemen karir dalam HR Management Mencari format manajemen karir yang optimal Memahami berbagai metode pengembangan career path Mengelola kebijakan karir di suatu perusahaan Me-link sistem karir dengan sistem SDM lainnya, seperti planing, recruitment,  pengembangan karyawan Sistem Penggajian Memahami proses pengembangan sistem penggajian Mengenal berbagai metode sistem penggajian Memahami peran sistem penggajian terhadap motivasi kerja, manajemen kinerja Manajemen Kinerja dalam HR Management Me-link antara sasaran corporate dengan sasaran individu (cascading process) Mengelola keterkaitan performance plan, review dan reward secara integratif Mengenal berbagai macam format Performance Appraisal yang ada Industrial Relations Memahami format efektif IR Mendisain sasaran, program IR Hubungan karyawa,  KKB Community,  union relations Pembahasan Kasus Facilitator Drs. Adil Kurnia, M.Psi. MM. Psikolog dari UI serta mengikuti Program Magister bidang Manajemen SDM, Profesi Psikologi bidang Industri & Organisasi. Saat ini beliau mengelola Konsultan SDM sendiri sekaligus sebagai Associate Consultant pada beberapa Konsultan SDM & Manajemen. Selama pengalamannya lebih dari 15 tahun baik sebagai konsultan maupun praktisi, beliau banyak memberikan jasa konsultansi, pelatiha, rekrutmen untuk Departemen, BUMN maupun perusahaan swasta, antara lain Dephub, Depkeu, Deperindag, BPKP, Setjen DPR-RI, PT. Pelabuhan Indonesia, PT. Jasa Marga, PT. Asuransi Jasa Raharja, PT. Asuransi Ekspor Indonesia, PT. Telkom, Hotel Indonesia, Hotel Preanger, PT. Aerowisata, Bank Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, PT. Krakatau Steel, PT. Indonesia Power, PT. Pembangkitan Jawa Bali, PT. Kawasan Berikat Nusantara, PD. Pasar Jaya, PT. Matahari Putra Prima, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Secure Parking, RS. Muhammadiyah. Dengan pendidikan,  berbagai pengalaman yang dimiliki, beliau sangat kompeten dalam memberikan bagaimana mendisain, menuliskan job description yang tepat sesuai dengan jenis instansi/perusahaan, tujuan yang ingin dicapai dari penulisan job description.

HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization

Deskripsi Pelatihan Dalam konsep “Every Manager is HR Manager”, setiap manager memiliki peran penting dalam mengelola sumber daya manusia di unit kerjanya masing-masing. Dalam manajemen HR modern, tanggung jawab pengelolaan karyawan bukan hanya menjadi tanggung jawab Departemen HR, tetapi juga menjadi tanggung jawab setiap bagian karena manager merupakan pihak yang paling dekat dan memahami anggota timnya. Pelatihan HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai fungsi manajemen HR serta bagaimana menyelaraskan visi dan misi perusahaan ke dalam praktik pengelolaan SDM di masing-masing bagian. Peserta akan mempelajari dasar-dasar rekrutmen, training dan pengembangan, Organization Development (OD), serta berbagai aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia Tujuan Pelatihan Melalui pelatihan HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization ini diharapkan: Memahami fungsi dan peran Manajemen HR dalam mendukung efektivitas organisasi. Memahami penerapan praktik HR di masing-masing bagian atau unit kerja. Memahami dasar-dasar Recruitment, Competency Development, Organization Development (OD), Performance Management, Talent Management, Personnel Administration, Remuneration, Termination, dan Labor Law. Menerapkan prinsip-prinsip Manajemen HR dalam pengelolaan anggota tim secara efektif. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik HR for Non HR Manager in Competitive Business Organization adalah: Memahami Fungsi Manajemen HR. Menyelaraskan visi misi perusahaan ke dalam praktek HR di bagian masing-masing Memahami Dasar-Dasar Rekrutmen Memahami cara dan fungsi Training dan Pengembangan Memahami Manajemen  OD Memahami Performance Management Memahami Talent Management Personnel Administration Memahami Manajemen Remuneration Memahami Termination Corporate Culture & Values Memahami penanganan Employee Relation & Labor Union Disciplinary Action Labor Law & Code of Conduct Metode Pelatihan Pelatihan dilakukan melalui pendekatan interaktif dan aplikatif dengan metode: Presentation dan pembahasan konsep HR Management. Interactive discussion mengenai penerapan HR dalam fungsi masing-masing. Case study dan pembahasan situasi nyata di organisasi. Sharing experience dari facilitator berdasarkan pengalaman praktik HR. Exercise dan diskusi kelompok untuk memperkuat pemahaman peserta. Peserta Pelatihan Pelatihan ini ditujukan bagi: Manager dan Supervisor dari berbagai fungsi non-HR. Department Head yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola anggota tim. Line Manager yang ingin meningkatkan kemampuan people management. Profesional yang membutuhkan pemahaman dasar Human Resources Management dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin. Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack Alenzo adalah Konsultan dan Trainer bidang Human Resources, Leadership, dan Organizational Development dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di perusahaan multinasional seperti Mercedes Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont, dan FMC sebagai Senior HR Manager/Operating Committee Member. Memiliki latar belakang Manajemen dan Hukum Bisnis, serta berbagai sertifikasi profesional seperti Six Sigma, Master Trainer ILO, dan Certified Professional & Executive Coach ASCTH ICF. Saat ini aktif memberikan training, workshop, dan konsultasi untuk pengembangan SDM, sistem manajemen, kepemimpinan, dan organisasi. Telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dan institusi seperti Pertamina, Astra, Samsung, LG, Telkom Indonesia, PLN, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Pfizer, Wijaya Karya, dan berbagai organisasi nasional maupun multinasional lainnya. Testimoni “Sangat baiik, tidak hanya teori tapi ada sharing practicalnya” “Trainer menguasai materi” “senang dalam 2 hari ada 2 trainer yg berbeda sehingga lebih banyak yg bisa diadop”

HR for Biz Leader

Fungsi HR sebenarnya melekat pada semua orang yang memiliki anak buah dan tidak tergantung pada departemen HRD. Bahkan keberadaan departemen HRD dalam sebuah perusahaan bukanlah hal yang mutlak, tetapi fungsi HRD mutlak ada dalam perusahaan.