Operation Training

Online Training : Enterprise Risk Management Berbasis ISO 31000: 2018

Training Enterprise Risk Management Berbasis ISO 31000: 2018 mempelajari mengenai Kebijakan ERM, kerangka implementasi dan proses ERM;Penilaian Risiko – Identifikasi, analisis, dan evaluasi risikoPerawatan risiko (teknik-teknik optimisasi, transfer, penolakan, dan hal lainnya terkait Training Enterprise Risk Management Berbasis ISO 31000: 2018. Deskripsi Apakah manajemen risiko perusahaan (ERM)? Mengapa ERM penting bagi perusahaan-perusahaan masa kini? Bagaimana Anda dapat menggunakan ERM secara efektif baik biaya maupun Manfaatnya di Perusahaan? Workshop ini dirancang untuk menjawab tantangan tersebut. Melalui workshop ini Anda akan mendapatkan PEMAHAMAN diperbarui dan praktis tentang: Target Peserta Pelatihan Enterprise Risk Management Berbasis ISO 31000: 2018 ini ditujukan untuk para: Outline Materi Materi Training Enterprise Risk Management Berbasis ISO 31000: 2018 yang akan disajikan adalah: Facilitator Drs. Deddy Jacobus, CIR, CCSA Deddy Jacobus adalah pendiri dari Pusat Manajemen Risiko dan Pengambilan Keputusan, anggota Komite Eksekutif pada Asosiasi Manajer Risiko Profesional (PRMIA) Indonesia Chapter ( www.prmia.org ) sebuah organisasi profesional manajemen risiko yang berkantor pusat di Chicago, AS. Dia Eksekutif pada Ikatan Profesional Risiko Indonesia (IRPA) (2007-2009). Beliau berpengalaman luas sebagai ahli dalam bidang manajemen risiko, tata kelola perusahaan yang baik dan pengendalian internaldan sejak tahun 2004 dia terus memberikan kontribusi besar kliennya yang diharapkan dari berbagai BUMN atau perusahaan swasta di sektor finansial maupun non-finansial. Dia mendapatkan sertifikasi internasional di bidang manajemen risiko dan pengendalian internal (Bersertifikat dalam Kontrol Penilaian Diri / CCSA) pada tahun 2007 dari Institute of Internal Auditor (IIA) yang berkedudukan di Florida, AS. Pengalaman dalam penerapan manajemen risiko termasuk inhouse di berbagai perusahaan berikut: Semen Gresik Group, PJB (Persero), PT Pupuk Kaltim, Kawasan Industri Kaltim, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Reasuransi Nasional, Sucofindo, Jamsostek, Pegadaian, Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR), PLN Batam, Dana Pensiun Telkom, Dana Pensiun Pertamina, Dana Pensiun Perkebunan, Kantor Pusat PLN, BFI Finance. Samudera Indonesia, Indosat, BRI, Bank Mandiri, Bukopin, Pupuk Kujang, Krakatau Steel, Indonesia Pos, Reasuransi Indonesia, Dirgantara Indonesia, PT KAI, Holding Pertamina, Telkomsel, Astra Internasional, Astraventura, dan banyak lainnya. Pendidikan: S1 Universitas Gadjah Mada (1994), S2 Manajemen Risiko Universitas Gadjah Mada (2008-), Certified Investor Relations (CIR) EDP-STAN (2004), Bersertifikat Dalam Kontrol Self-Assessment (CCSA) (2007), Institute of Internal Auditor, Florida, AS.

Online Training : ERM Konsep & Integrated Risk Management and Internal Control

Training ERM Konsep & Integrated Risk Management and Internal Control mempelajari mengenai bagaimana pengenalan atas konsep, pentingnya ERM dalam dunia bisnis, bagaimana Kerangka Kerja Internasional ERM, Proses Manajemen Risiko, dan hal lainnya terkait ERM Konsep & Integrated Risk Management and Internal Control. Deskripsi Perubahan yang terjadi dengan cepat menghadapkan perusahaan  modern baik di industri keuangan maupun non-keuangan pada  berbagai ketidakpastian yang timbul dari lingkungan bisnisnya  maupun dari faktor- faktor internal. Risiko terkait dengan efek  ketidakpastian terhadap pencapaian sasaran-sasaran perusahaan.  Pendekatan modern terhadap risiko adalah bahwa risiko perlu  dikelola secara integratif, menyeluruh oleh setiap unit kerja, personal dengan dipimpin langsung oleh pengurus perusahaan, manajemen puncak (Enterprise Risk management). Enterprise Risk Management (ERM) memungkinkan organisasi  mengelola segala jenis risiko di seluruh proses, kegiatan, produk,  layanan, seluruh pemangku kepentingan. ERM juga  memungkinkan organisasi memanfaatkan dan mengoptimisasi (risk  optimization) apa yang dikenal sebagai ‘upside risk’ atau peluang  (opportunities). Tujuan Pelatihan Workshop ini dikembangkan untuk membantu meningkatkan kompetensi pemahaman tentang Enterprise Risk Management (ERM) kepada peserta, kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk merencanakan, melakukan, mendukung, mengembangkan secara berkelanjutan implementasi Enterprise Risk Management (ERM) di organisasi mereka.Ruang lingkup pembahasan mencakup: Pengenalan atas konsep, pentingnya ERM dalam dunia bisnis Kerangka Kerja Internasional ERM; Proses Manajemen Risiko Tentang Key Risk Indicator, Key Control Indicator,  Kaitannya dengan pencapaian KPI Pemahaman mengenai perbedaan antara manajemen risiko,  kontrol internal. Siapa yang bertangguang jawab untuk manajemen risiko, kontrol internal dalam perusahaan. Target Peserta Komite GCG Pimpinan & Staff Manajemen risiko GM/ Manager Teknologi Informasi/ ICT Sekretaris Perusahaan/ Corporate Secretary Kepala Satuan Pengawasan Intern ( SPI ) General Manager/ Manager/ Kepala Divisi/ Departemen Internal Audit, Sistem Manajemen , dan Internal ISO. Pimpinan, staf unit-unit operasional Pimpinan dan staf SDM Tim Quality Control Tim budaya perusahaan Tim perencanaan strategik Konsultan manajemen Pemerhati/peminat lainnya Outline Materi Bagian Satu: Konsep Pengenalan atas konsep dan pentingnya ERM dalam dunia bisnis Kerangka Kerja Internasional ERM Proses Manajemen Risiko Diskusi kasus : 90’an : Nokia vs Ericsson, Toyota vs General Motor, Long- term, Blue Bird Capital Management, Barings Bank 2000’an : Enron, Lehman Brothers, European and US Financial crisis 2016’an : Blue Bird 2017’an : Sevel 7 II.  Bagian Dua: Implementasi Tentang Key Risk Indicator dan Key Control Indicator dan Kaitannya dengan pencapaian KPI Workshop penerapan manajemen risiko Diskusi kasus III. Integrated Risk Management And Internal Control Pemahaman mengenai perbedaan antara manajemen risiko dan kontrol internal. Siapa yang bertanggung jawab untuk manajemen risiko dan kontrol internal dalam perusahaan. Cara efektif untuk melakukan RCSA (Risk & Control Self-Assesment). Diskusi kasus. Fasilitator Drs. Deddy Jacobus, CIR, CCSA Deddy Jacobus adalah pendiri dari Center for Risk Management and Decision Making, anggota Executive Committee pada Professional Risk Managers International Association (PRMIA) Indonesia Chapter (www.prmia.org) sebuah organisasi professional manajemen risiko yang berkantor pusat di Chicago, USA. Beliau Eksekutif pada Indonesian Risk Professional Association (IRPA) (2007-2009). Beliau berpengalaman luas sebagai konsultan maupun pembicara dalam bidang manajemen risiko, good corporate governance dan internal control dan sejak tahun 2004 beliau terus berkontribusi bagi sejumlah besar kliennya yang berasal dari berbagai BUMN maupun perusahaan swasta di sektor finansial maupun non-finansial. Beliau mendapatkan sertifikasi internasional di bidang manajemen risiko dan pengendalian internal (Certified in Control Self-Assessment/CCSA) pada tahun 2007 dari the Institute of Internal Auditors (IIA) yang berkedudukan di Florida, USA. Pengalaman dalam konsultansi implementasi manajemen risiko termasuk inhouse di berbagai perusahaan berikut:Semen Gresik Group, PJB (Persero), PT Pupuk Kaltim, Kaltim Industrial Estate, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Reasuransi Nasional, Sucofindo, Jamsostek, Pegadaian, Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR), PLN Batam, Dana Pensiun Telkom, Dana Pensiun Pertamina, Dana Pensiun Perkebunan, PLN Holding (Kantor Pusat), BFI Finance. Samudera Indonesia, Indosat, BRI, Bank Mandiri, Bukopin, Pupuk Kujang, Krakatau Steel, Pos Indonesia, Reasuransi Indonesia, Dirgantara Indonesia, PT KAI, Pertamina Holding, Telkomsel, Astra Internasional, Astraventura, dan banyak lainnya.Pendidikan: S1 Universitas Gadjah Mada (1994), S2 Risk Management  Universitas Gadjah Mada (2008-), Certified Investor Relations (CIR) EDP-STAN (2004), Certified In Control Self-Assessment (CCSA) (2007), Institute of Internal Auditors, Florida, USA.

Online Training : Project Procurement & Tender Management

Online Training Project Procurement & Tender Management mempelajari mengenai bagaimana memahami regulasi project procurement dan tender, bagaimana memahami tahapan persiapan, administrasi, dan pelaksanaan dalam project procurement dan tender, dan hal – hal lainnya terkait Project Procurement & Tender Management. Deskripsi Project procurement dan tender adalah 2 kegiatan yang saling terkait dalam implementasi project management, kegiatan pengadaan raw material, vendor, dan kontraktor merupakan phase penting yang akan menentukan sukses tidaknya pelaksanaan project itu sendiri. Mulai dari proses tender yang meliputi: administrasi tender, seleksi vendor/kontraktor, evaluasi sampai penetapan pemenang. Setelah itu phase project procurement akan memastikan semua komitmen yang tertuang dalam work order dan kontrak dengan vendor/kontraktor terpilih, dapat direalisasikan tepat waktu sesuai rencana proyek. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Project Procurement & Tender Management ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami regulasi project procurement dan tender. Memahami tahapan persiapan, administrasi, dan pelaksanaan dalam project procurement dan tender. Memahami metode, teknik evaluasi, dan alat bantu yang diperlukan dalam pelaksanaan project procurement dan tender. Memahami bagaimana proses menyeleksi, memilih, dan mengevaluasi calon rekanan dalam tender. Mengambil keputusan secara tepat dan strategis dalam pelaksanaan project procurement dan tender. Target Peserta Pelatihan Project Procurement & Tender Management ini ditujukan untuk para: Para Profesional di bidang: Supply Chain/Logistics, Procurement/Purchasing, PPIC, Komite Pembelian, Unit Layanan Pengadaan. GA, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan.  Project Manager, Internal Auditor, Compliance Unit. Supervisor/Manager terkait Project dan Tender. Yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini. Metode Pelatihan Training Project Procurement & Tender Management dilaksanakan dengan metode: Class presentation, discussion, study analysis, dan video presentation, dengan konsep: 20% teori berdasarkan literatur praktisi 40% analisa best practices dan benchmarking antar industri, pelaku bisnis, dan instansi terkait. 40% studi kasus nyata dan diskusi brainstorming antara trainer dengan peserta Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Project Procurement & Tender Management adalah : Day 1 :09:00 – 15:00 Tender Management Based on Government Regulation (Perpres No. 54/2010) The pre-Qualification & Administration Process Tender Evaluations Methods Post Tender Settlement Case study Tendering Process Day 2 :09:00 – 15:00 Project Procurement Logistics & Resources Mobilization Project Progress Monitoring Work Order Settlement Case study Project Procurement Facilitator Deni Danasenjaya, SE. MM. Telah bekerja dalam bidang logistik dan operasi perbankan sejak tahun 1995. Sejalan dengan itu pengalaman dia telah menjalankan berbagai program pelatihan di SCM, HSE serta strategi pengadaan logistik dan telah menulis beberapa artikel dan tulisan dengan topik di manajemen, biaya tersembunyi dalam distribusi dan transportasi, ISO 14000 dan logistik. Dia menghabiskan beberapa tahun bekerja sebagai Asisten Senior PT. Bank Inter-Pacific Tbk. sedangkan sebelumnya ia bekerja di PT. Bank Niaga Tbk dan Perusahaan Jasa Penyedia Logistik di Jakarta.

Online Training : Laboratory Information Management System (LIMS)

Online Training Laboratory Information Management System (LIMS) mempelajari mengenai bagaimana pembuatan Functional Design System (FDS) LIMS : peserta akan mempunyai kemampuan untuk membangun sistem LIMS yang sesuai dengan kebutuhan operasional Laboratorium dan hal lainnya terkait Laboratory Information Management System (LIMS). Deskripsi LIMS bersifat web based sehingga customer Laboratorium termasuk Manajemen dapat melihat hasil analisis yang diinginkan, kapan saja & dimana saja ! LIMS bisa diintegrasikan dengan berbagai instrument Laboratorium sehingga data analisisnya bisa langsung dicatat secara cepat & benar dalam sistem komputer. LIMS dapat juga dikoneksikan dengan sistem aplikasi lain untuk memudahkan pengambilan keputusan oleh pihak yang berwenang dalam suatu Perusahaan atau Instansi. Umumnya fungsi LIMS bisa dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu (1)  Manajemen sampel; (2) Instrument & Integrasi Aplikasi; (3) Pertukaran data elektronik; (4) Fungsi – fungsi lainnya seperti Manajemen audit, chain of custody, barcode handling, compliance, customer relationship management, kalibrasi instrument & perawatan, inventory & manajemen instrument, personnel & workload management dsb. Untuk membangun LIMS agar sesuai kebutuhan operasional Laboratorium diperlukan pengetahuan yang baik tentang bagaimana pembuatan sistem yang ada dalam LIMS. Kita juga harus mengerti data – data apa saja yang harus dipersiapkan untuk pembuatan sistem tsb. Walaupun saat in telah banyak vendor  untuk LIMS, namun tidak mudah untuk bisa mendapatkan vendor yang tepat sesuai kebutuhan operasional Laboratorium kita. Salah satu penyebabnya adalah pengetahuan kita tentang LIMS sangat kurang. Penyebab lainnya, kita malah tidak mengerti akan kebutuhan sistem untuk operasional Laboratorium kita sendiri ! Materi Utama Workshop How to Develop : Laboratory Information Management System (LIMS) akan memfokuskan pada 3 materi yang penting : Pengenalan tentang LIMS : peserta akan memiliki pengetahuan tentang filosofi dasar & teknis LIMS, keuntungan yang akan diperoleh, organisasi LIMS agar implementasinya bisa baik, strategi agar LIMS bisa benar – benar berfungsi membantu operasional Laboratorium Pembuatan Functional Design System (FDS) LIMS : peserta akan mempunyai kemampuan untuk membangun sistem LIMS yang sesuai dengan kebutuhan operasional Laboratorium Perencanaan proyek LIMS : peserta akan mampu untuk membuat perencanaan & pelaksanaan proyek LIMS secara efektif & efisien Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik How to Develop : Laboratory Information Management System (LIMS) adalah : Sejarah LIMS Teknologi & vendor LIMS Aspek teknis & standar yang dipakai LIMS Function Development System (FDS) : pengenalan sistem, Laboratory Operation Workflow, User & Role, Template & Specification, Certificate, Reagent, Inventory dsb Project schedule plan & project kick off meeting Metode Pelatihan Training How to Develop : Laboratory Information Management System (LIMS) dilaksanakan dengan metode:  Metode yang digunakan adalah ceramah (60%) & diskusi (40%) Fasilitator Alief Bakhtiar Latar belakang pendidikan Sarjana Kimia dari Universitas Brawijaya – Malang. Organisasi profesional yang diikuti sebagai Member of Royal Society Chemistry – United Kingdom. Pemegang Sertifikat  Ahli Kesehatan & Keselamatan Kerja – Depnakertrans RI. Telah memiliki pengalaman mengelola operasional Laboratorium batu bara & gas alam cair (LNG : Liquefied Natural Gas) selama lebih 15 tahun termasuk mengajar Kimia di Perguruan Tinggi Negeri. Saat ini, bekerja di sebuah perusahaan Minyak & Gas dari Inggris, BP Indonesia sebagai Kepala Laboratorium BP Tangguh LNG. Sebelumnya, pernah bekerja pada Laboratorium Badak LNG, Pertamina di Bontang – Indonesia & Laboratorium  Snohvit LNG, milik perusahaan Minyak & Gas Norwegia, Statoil di Hammerfest – Norwegia.

Online Training : Total Quality Management ( TQM )

Online Training Total Quality Management (TQM) mempelajari bagaimana peserta mampu merubah institusi yang mengoperasikannya menjadi sebuah tim yang ikhlas, tanpa konflik dan kompetisi internal, untuk meraih sebuah tujuan tunggal, yaitu memuaskan pelanggan, dan hal – hal lainnya terkait Total Quality Management (TQM). Deskripsi Manajemen Mutu Terpadu-MMT (Total Quality Management,TQM) dapat diartikan sebagai perpaduan semua fungsi dari organisasi ke dalam falsafah holistik yang dibangun berdasarkan konsep kualitas, teamwork, produktivitass, dan pengertian serta kepuasan pelanggan (Ishikawa dalam Pawitra, 1993: 135). Menurut Juran dan Ishikawa, MMT adalah upaya organisasi menilai kembali cara-cara, kebiasaan, praktik, dan aktivitas yang ada dan kemudian secara inovatif memfungsikan seluruh sumber dayanya kedalam proses lintas fungsi yang mengabdi pada kepentingan klien, sehingga organisasi mampu mencapai visi  dan misinya. (TQM) Dr. Joseph M. Juran adalah salah seorang guru dalam manajemen kualitas memberikan definisi tentang manajemen kualitas sebagai suatu kumpulan aktivitas yang berkaitan dengan kualitas tertentu yang memiliki karakteristik: Kualitas menjadi bagian dari setiap agenda manajemen atas.(TQM) Sasaran kualitas dimasukkan dalam rencana bisnis.(TQM) Jangkauan sasaran diturunkan dari benchmarking: fokus adalah pada pelanggan dan pada kesesuaian kompetisi; disana adalah sasaran untuk peningkatan kualitas tahunan.(TQM) Sasaran disebarkan ke tingkat yang mengambil tindakan.(TQM) Pelatihan dilaksanakan pada semua tingkat.(TQM) Pengukuran ditetapkan seluruhnya.(TQM) Manajer atas secara teratur meninjau kembali kemajuan dibandingkan dengan sasaran.(TQM) Penghargaan diberikan untuk performansi terbaik.(TQM) Sistem imbalan (reward system) diperbaiki.(TQM) Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Total Quality Management (TQM) ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta mampu merubah institusi yang mengoperasikannya menjadi sebuah tim yang ikhlas, tanpa konflik dan kompetisi internal, untuk meraih sebuah tujuan tunggal, yaitu memuaskan pelanggan.(TQM) Peserta memahami kebutuhan pelanggan yang selalu berkembang, serta menggunakan pengetahuan tersebut untuk diterjemahkan ke dalam produk-produk dan pendekatan bisnis baru.(TQM) Selama 2 hari Pelatihan ini akan mengupas secara tuntas TQM, Peserta di harapkan mampu memahami dan menerapkannya di dalam perusahaan.(TQM) Target Peserta Pelatihan Total Quality Management ( TQM ) ini ditujukan untuk para: Supervisor and Manager Level in Operations & Production, Quality, Purchasing/Procurement, Supply Chain, Sales & Marketing, and Customer Services. Outline Materi Materi Training Total Quality Management yang akan dibahas adalah : DAY1 :09:00 – 15:00 Session 1 Pengertian Dasar dari Qualitas Definisi Manajemen Kualitas Faktor Pendukung Kepuasan Pelanggan Session 2 Dimensi Mutu Produk Dimensi Emosional Jenis Pelanggan Session 3, Alat – alat TOM Benchmark Busines Balanced Socrecard Session 4  Six Sigma International Standard Organisation DAY 2 :09:00 – 15:00 Session, 5 Penyusunan Kontrak Bisnis Pengukuran Performace Kualitas 7 Sumber Pemborosan Session 6 Konsep dan Applikasi Total Quality Marketing (TQM) Konsep & Applikasi Total Quality Human Resources Management(TQHRM) Konsep & Applikasi Total Quality Accounting Session 7, Case Study Sharing & Discussion Facilitator Norlen Pasaribu SE., SH., M.Si., M.Kn Sr. Vice President & COO in PT. Cigading International Bulk Terminal Strong combination between Academic Achievement & 24 years working experiences in Foreign Companies and Multi national Company, such as PT. Freeport Indonesia, PHILIPS, TNT, KPC, ESSAR Group, & PT. CIBT in various business lines such as: Mining, Manufacturing & Services Industry His Career starting from Clerck, Supervisor, Manager, Senior Manager, GM, and currently as SVP & COO. Courses and Certified in: Coaching & Counseling for Executive, Leadership & Enterpreneurship, TOT, TQM, Six Sigma, Lean Management, ISO 9001, ISO 14000, OHSAS 18001, Production & Operations Management, Export Import, Strategic Supply Chain Management, Logistics Management, Procurement Management, Materials Management,  Human Resources Management, Legal Drafting, Business Law, Tax Law, Effective Written Communication, Warehouse Management, Marketing Management, Safety and Supervisory Management etc. BOOK WRITER: FIND YOUR DIAMOND; it is a Personal development series PUBLISHED By UFUK Printing AWARD: “The Inspiring Leadership Award and as The Best An Inspiring Entrepreneur of the Year 2012 “ from Menteri Perindustrian RI, – Mr. Mohamad S. Hidayat.,M.Si Those above competency as Practitioner for 24 years leads him become As International Trainer & Counsultant in  Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand, India, Phillipina, Hongkong, & Australia.

Online Training : Maintenance Management

Online Training Maintenance Management mempelajari bagaimana Machine Improvement bagaimana mempelajari cara melakukan improvement terhadap kerusakan mesin dengan menggunakan metode Pareto Chart Maintenance Cost Manajemen, bagaimana mempelajari cara pengontrolan biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan maintenance beserta cara melakukan cost down / penurunan biaya maintenance, dan hal – hal lain terkait Maintenance Management. Deskripsi Maintenance Manajemen adalah suatu manajemen perawatan mesin yang mengulas tentang tata cara melakukan kegiatan maintenance mesin-mesin dalam suatu pabrik secara simple, terstruktur dan praktis. (Maintenance Management) Pelatihan Maintenance Manajemen ini sangat cocok sekali bagi seorang teknisi pemula yang berkecimpung dalam kegiatan maintenance atau suatu perusahaan yang mulai concern terhadap perawatan mesin atau bahkan suatu perusahaan yang bingung terhadap apa yang terjadi / apa yang akan dilakukan terhadap mesin-mesin yang merongrong kegiatan produksi. Pelatihan ini juga sangat baik sebagai bahan benchmarking terhadap implementasi kegiatan maintenance yang telah dijalankan. (Maintenance Management) Di dalam training ini akan dibahas tentang “8 Pilar Maintenance Manajemen” dimana di dalamnya akan membahas mulai dari bagaimana membuat sebuah Maintenance System secara terstruktur dan terintegrasi (bahkan dengan ISO 9001), Bagaimana membuat suatu maintenance plan, Bagaimana membuat keadaan ideal suatu mesin, Apa itu Quantity dan Quality of Maintenance, Bagaimana mengontrol Spare Part mesin melalui Spare Part Availability Management, Bagaimana cara membuat Maintenance dan Performance Report dari suatu mesin, Bagaimana melakukan suatu improvement dari suatu mesin sampai dengan bagaimana melakukan control terhadap biaya / cost dari suatu kegiatan maintenance.(Maintenance Management) Maintenance Manajemen ini telah diaplikasikan di dalam sebuah industri dan sanggup menurunkan break down machine sampai 50%, mengurangi personel maintenance sampai 40%, menjawab permasalahan ketersediaan spare part sampai dengan penurunan biaya maintenance hingga 50%. (Maintenance Management) Target Peserta Training Maintenance Manajemen ini ditujukan untuk para: Teknisi Maintenance Manajemen / Engineering, Supervisor Maintenance / Engineering, Foreman Maintenance / Engineering, dan lain-lain.(Maintenance Management) Outline Materi Materi Training Maintenance Manajemen yang akan dibahas adalah : 09:00 – 12:00 Triangle Maintenance Manajemen System. Sistem yang mengintegrasikan Maitenance Sistem dengan persyaratan ISO 9001, Maintenance Regulataion, Maintenance Procedure, Plan Maintenance, Checklist and Reporting.(Maintenance Management) Ideal State of Machine. Mempelajari kondisi ideal suatu mesin berdasarkan metode Fundamental Function dan Fundamental Condition.(Maintenance Management) Quantity of Maintenance. Mempelajari cara melakukan manajemen terhadap jumlah mesin dan jumlah personel maintenance.(Maintenance Management) 13:00 – 15:00 Quality of Maintenance. Mempelajari cara mengukur kualitas dari pekerjaan maintenance yang dilakukan oleh personel maintenance.(Maintenance Management) Spare Part Manajemen. Mempelajari manajemen spare part yang mengelola inventori spare part sehingga menjamin ketersediaan spare parts suatu mesin.(Maintenance Management) Machine Effectiveness Calculation. Mempelajari cara menghitung effectiveness suatu mesin, pembuatan control chart suatu kegiatan maintenance serta laporan performance suatu mesin / line. Machine Improvement. Mempelajari cara melakukan improvement terhadap kerusakan mesin dengan menggunakan metode Pareto Chart Maintenance Cost Manajemen. Mempelajari cara pengontrolan biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan maintenance beserta cara melakukan cost down / penurunan biaya maintenance. Fasilitator Indro Agung Handoko, ST. Beliautelah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya. Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan. Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005. Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain: Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%. Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%. Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005. Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA. Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan

Online Training : Air Cargo

Dalam Online Training Air Cargo mempelajari bagaimana peserta dapat memahami aturan penanganan pengiriman barang / cargo melalui angkutan udara, bagaimana peserta dapat memahami cara pengiriman cargo melalui angkutan udara, bagaimana peserta mampu menjelaskan kembali tata cara penanganan pengiriman cargo melalui angkutan udara baik general cargo maupun special cargo, dan hal – hal lain terkait Air Cargo. Deskripsi Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan penambahan pengetahuan serta kecakapan dalam menangani pengiriman kargo melalui tarsportasi udara (air cargo) mengacu pada ketentuan national dan international. Peserta akan menjadi cakap membuat keputusan dalam penerimaan, penanganan pengiriman cargo memakai transportasi udara mengacu pada aturan national dan international yang berlaku. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti Training Air Cargo ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta dapat memahami aturan penanganan pengiriman barang / cargo melalui angkutan udara Peserta dapat memahami cara pengiriman cargo melalui angkutan udara Peserta mampu menjelaskan kembali tata cara penanganan pengiriman cargo melalui angkutan udara baik general cargo maupun special cargo Peserta mampu mengklasifikasikan Dangerous Goods berdasarkan sifat dan jenis zatnya, mengidentifikasi dangerous goods berdasarkan data Material Safety Data Sheets (MSDS), tampilan fisik, packing, proper shipping name maupun UN number dari suatu zat dan tata cara dokumentasi Dangerous Goods Peserta memahami penanganan irregularity & claim kehilangan, kerusakan cargo Target Peserta Training Air Cargo ini ditujukan untuk para: Freight Forwarder Perusahaan Cargo Perusahaan Jasa Titipan (courier) Perusahaan logistic Perusahaan dagang / exporter Perusahaan minyak dan gas bumi Metode Pelatihan Training Air Cargo dilaksanakan dengan metode: Klasikal Diskusi Latihan soal Praktek pengisian dokumen pengiriman barang Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Air Cargo adalah  Day 109:00 -15:00 Kargo Udara Definisi Kargo Udara Kode Untuk Penanganan Khusus Singkatan-singkatan Penerimaan Kargo Prosedur Reservasi & Penerimaan Kargo Umum Dokumentasi Tanggung jawab Pengirim Pengemasan & Penandaan Barang Pemberian Label Cara-cara Pembayaran Hak Disposisi Pengirim Petunjuk-petunjuk Bagi Staff Kargo Penerimaan Kargo Khusus Penerimaan, penanganan dan perlindungan bagi barang kiriman berupa hewan hidup Barang Berharga Jenazah / Abu Jenazah Barang-barang Campuran Barang Berbahaya Penerimaan dan penanganan Transfer Kargo Dari atau Ke Penerbangan lainnya Tariff & biaya Definisi Biaya Kargo Tarif & Biaya Konstruksi Tarif Day 209:00 – 15:00 Surat muatan udara (SMU)/ air waybill Definisi Surat Muatan Udara Komposisi Isi Surat Muatan Udara Cara Pengisian Surat Muatan Udara Pengiriman kargo dari airport asal Pengiriman Yang Sebagian Pemeriksaan kargo di tempat tujuan Pemeriksaan Kargo Pada Stasiun yang Dituju Pengiriman Kargo Pada Stasiun yang Dituju Pengiriman Yang Tidak diakui / Diambil- Prosedue Penolakan Pelacakan kargo, klaim & refund Prosedur Pelacakan Kargo Umum Prosedur Pelacakan Kargo Hilang Penanganan Klaim Refun (Penggantian) Facilitator Muhammad Rifni, SE, MMTr Praktisi dan trainer  yang mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dibidang manajemen tansportasi udara khususnya dibidang cargo, dangerous goods,  multimoda transport dan freight forwarder.  Beliau saat ini juga sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Manajemen Transpor-STMT Trisakti Jakarta.

Online Training : Audit Internal PHPL, SVLK dan CoC

Online Training Audit Internal PHPL, SVLK dan CoC mempelajari bagaimana memahami PHPL/SFM, SVLK dan CoC, bagaimana cara memahami metoda dan tahapan Audit Internal  PHPL/SFM, SVLK dan CoC dan hal – hal terkait dengan Audit Internal PHPL, SVLK dan CoC. Deskripsi Perusahan Pengelolaan hutan (IUPHHK hutan alam dan Hutan Tanaman), Industri Hasil Hutan (Plywood, Furniture, Moulding, Sawmill, Pulp & paper, dll) dituntut harus menerapkan dan bersertifikat PHPL/SFM, SVLK, CoC. Dalam persyaratan Pengelolaan Hutan Lestari (PHPL) / Sustainable Forest Management, CoC (Chain Of Custody), SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) Peraturan Menteri Kehutanan, perusahaan diharuskan Menjalankan satuan pengawasan Internal atau Audit Internal. Dengan Pengawsan Inetrnal atau Audit Internla akan dicapai kinerja PHPL/SFM, SVLK Dan CoC. Untuk dapat menjalan akan pengawasan Internal / audit Internal yang efektif harus dijalankan oleh Audior yang kompeten, obyektif Dan independent. Pelatihan Auditor Internal dimaksudkan untuk mencetak Auditor yang Kompeten, Objjectiv Dan Independent. Tujuan Pelatihan Melalui pelatihan Audit Internal PHPL, SVLK dan CoC ini diharapkan: Memahami pentingnya Audit PHPL/SFM, SVLK dan CoC Memahami persyaratan persyaratan PHPL/SFM, SVLK dan CoC Memahami Dasar dasar audit  Internal / Satuan Pengawasan Internal Memahami perencanaan audit Internal Memahami pelaksanaan audit Internal Memahami tindak lanjut audit Internal Metode Pelatihan Training Audit Internal PHPL, SVLK dan CoC dilaksanakan dengan metode: Penyampaian materi Diskusi Contoh Penerapan Workshop/simulasi Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Audit Internal PHPL, SVLK dan CoC ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Peserta  memahami PHPL/SFM, SVLK dan CoC Peserta memahami metoda dan tahapan Audit Internal  PHPL/SFM, SVLK dan CoC Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Audit Internal PHPL, SVLK & CoC adalah : Day 1 09:00 – 12:00 Persyaratan persyaratan PHPL/SFM, SVLK & CoC Prinsip Prinsip PHPL/SFM, SVLK & CoC Pemahaman per Kriteria Dan Indiikator PHPL/SFM, SVLK & CoC Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait PHPL/SFM, SVLK & CoC Peraturan terkait Perijinan Peraturan terkait Pengelolaan Lingkungan Peraturan Terkait K3 13:00 – 15:00 Dasar Dasar Audit   Internal Pengertian audit Isitlah istilah dalam Audit Prinsip Audit Tahapan Audit Prosedur audit Perencanaan audit  Internal Penyusunan Program audit Pembentukan tim Uraian tugas auditor Penyusunan daftar periksa/cheklist Penyusunan Rencana audit Studi kasus perencanaan audit Pelaksanaan audit  Internal Tahapan audit Teknik  audit Teknik wawancara Teknik Pemeriksaan data/dokumen Teknik Pemeriksaan lapangan Teknik Pengamatan kegiatan Teknik Pengujian Penulisan Hasil audit Studi kasus Day 2 09:00 – 12:00 Tindak Lanjut Audit  Internal Penulisan Tindakan Koreksi Penulisan Laporan Audit Pelaksanaan tindakan koreksi Pemantauan hasil Tindakan Koreksi Verifikasi hasil Tindakan Koreksi Validasi hasil tindakan koreksi Studi kasus 13:00 – 15:00 Test Awal (pre test) Tujuan untuk mengetahui kondisi awal wawasan, pengetahuan awal setiap peserta, mengukur beberapa kesenjangan pengetahuan peserta, dimana dapat menjadi bahan pembahasan  selama pelatihan Diberikan soal berupa 10 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice), soal essay (jawaban terbuka) Test Akhir (Post test) Tujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan peserta (penyerapan) terhadap materi pelatihan yang telah disampaikan, tingkat efektivitas hasil pelatihan Diberikan soal berupa 20 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice), soal essay (jawaban terbuka) Fasilitator Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan, Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan, lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional, pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International, PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini, Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)        

Online Training : Management Representative (MR)

Online Training Management Representative mempelajari bagaimana memahami dan menguasai persyaratan implementasi dan pemeliharaan sistem manajemen diperusahaan  yang benar dan efektif, bagaimana memahami proses pelaporan kepada top management  tentang kinerja sistem manajemen perusahaan termasuk kebutuhan untuk melaksanakan sistem improvement, dan hal – hal lain terkait Management Representative. Deskripsi ISO 9001 dan Standar internasional lainnya seperti ISO 14001, OHSAS 18001, ISO 22000 dan yang lainnya maewajibkan adanya penunjukan seorang atau lebih Wakil Manajemen / Management Representative yang bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan sistem manajemen perusahaan , berinteraksi dengan badan sertifikasi pihak ketiga dan melaporkan efektivitas sistem manajemen kepada Top Manajemen. Training ini akan memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi para MR di perusahaan mengenai Tugas & Tanggung Jawabnya serta keterampilan / skill apa saja yang diperlukan untuk mendukung perannya dalam mengembangkan sistem manajemen di organisasi dan mendorong perbaikan terus-menerus/ continual Improvement. Tujuan Pelatihan Memahami dan menguasai persyaratan implementasi dan pemeliharaan Sistem Manajemen diperusahaan  yang benar dan efektif   memahami proses pelaporan kepada top management  tentang kinerja Sistem Manajemen perusahaan termasuk kebutuhan untuk melaksanakan sistem improvement Meningkatkan kompetensi dan skill / ketrampilan untuk memastikan peningkatan kesadaran seluruh karyawan di organisasi tentang pentingnya peran mereka dalam implementasi Sistem Manajemen Meningkatkan wawasan terkait peran MR yang  mewakili organisasi dalam hubungannya dengan pihak-pihak luar terkait implementasi Sistem Manajemen Target peserta Pimpinan (Top Management) Para GM, Manager, Supervisor Management Representative (MR) / Wakil  Manajemen Kandidat Management Perusahaan Wakil  Manajemen /  MR Auditor  Internal Sistem Manajemen Personil   yang   terlibat   dalam   Pelaksanaan   dan Pemeliharaan Sistem Manajemen  Metode Pelatihan Pelatihan menggunakan sistem pembelajaran partisipatif, metode pengajaran dalam bentuk ceramah, diskusi, latihan /studi kasus dalam mendalami aplikasinya. Pelatihan ini akan memberikan skill / ketrampilan bagi keberhasilan peran seorang Management Representative terutama sebagai Konsultan Internal Produktivitas, Improvement di Organisasi.   Hal ini juga merupakan kesempatan yang sangat baikuntuk mempertajam keterampilan Management Representative yang sudah ada dalam mejalankan peran & tanggung jawabnya. Outline Materi Day 1 09:00 – 12:00 Dasar-dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Maksud dan Tujuan SMK3 OHSAS 18001:2007 13:00 – 15:00 Pengenalan dan interpretasi SMK3 OHSAS 18001:2007 Hazard Identification and Risk Assessment (HIRADS) Day 2 09:00 – 12:00 Audit Internal OHSAS Tindakan Pencegahan, Investigasi OHSAS 18001:2007 09:00 – 15:00 Penjabaran Klausl-klausul OHSAS 18001:2007 Pengenalan simbol-simbol OHSAS 18001:2007 Facilitator Linda Saraswati, ST, MM Berpengalaman 13 tahun dalam bidang Food Safety, Quality & HSE Management System di berbagai Industri baik  Food & Bevarage, Manufacturing, Consultancy Services serta Oil & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspection. Chemical Engineer dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Internation Registered Certified Auditor). Aktif memberikan training dan konsultasi di bidang Sistem Manajemen Keselamatan Pangan ISO 22000, & HACCP, Sistem Manajemen QHSE (ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO TS 16469, ISO TS 29001), CSMS Oil & Gas, Environmental (Waste Management),  Auditing Skill,  Productivity & Human Resource Development di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Online Training : Document Control & Filling System

Document Control & Filling System training mempelajari bagaimana memahami dan menguasai implementasi sistem kearsipan, bagaimana memahami dan menguasai implementasi pengendalian dokumen, bagaimana memahami dan menguasai konsep management change pada dokumen, dan hal – hal lain terkait mengenai Document Control & Filling System. Deskripsi ISO 9001 dan Standar internasional lainnya seperti ISO 14001, OHSAS 18001, ISO 22000 dan yang lainnya mewajibkan adanya pengendalian dokumen yang efektif untuk memastikan hanya dokumen yang sudah mendapatkan persetujuan yang digunakan, mengetahui riwayat perubahan pada dokumen, mencegah terpakainya dokumen yang sudah kadaluarsa, manajemen penyimpanan arsip/dokumen untuk memastikan arsip/data tidak rusak dan hilang selama masa penyimpanan. Pengendalian Dokumen & Filling System juga sangat diperlukan baik dalam perusahaan maupun dalam project (proses Tender serta Engineeringm Procurement & Construction di Oil & Gas Industry). Tujuan Pelatihan Memahami dan menguasai implementasi pengendalian dokumen. Memahami dan menguasai Konsep Management Change pada dokumen. Memahami dan menguasai Aprproval System pada dokumen (peninajaun, memperbarui dan Persetujuan ulang). Memahami dan menguasai implementasi sistem kearsipan / pengendalian data perusahaan termasuk kebutuhan untuk melaksanakan sistem improvement sistem kearsipan. Meningkatkan kompetensi dan skill / ketrampilan untuk memastikan bahwa perubahan dan satus revisi terbaru pada dokumen teridentifikasi dengan jelas, mencegah terpakainya dokumen kadaluarsa. Outline Konsep Implementasi Pengendalian Dokumen yang Efektif Identifikasi Dokumen (penomoran, kode revisi dan riwayat perubahan dokumen) Konsep Management Change pada Dokumen Approval System pada Dokumen (peninajaun, memperbarui dan Persetujuan ulang) Manajemen Distribusi Salinan Dokumen (Controlled Copy & Uncontrollerd Copy) Manajemen Dokumen Kadaluarsa Manajemen Dokumen Eksternal (dokumen yang berasal dari luar perusahaan) Pengendalian Data / Arsip & Filling System Improvement dalam sistem Pengendalian Dokumen & Data Berbagi Pengetahuan Perubahan ISO 9001 : 2015 (Sharing Knowledge ISO 9001: 2015 Changes) Metode Pelatihan Pelatihan menggunakan sistem pembelajaran partisipatif dan metode pengajaran dalam bentuk ceramah, diskusi dan latihan /studi kasus dalam mendalami aplikasinya. Pelatihan ini akan memberikan skill / ketrampilan bagi keberhasilan peran seorang Management Representative terutama sebagai Konsultan Internal Produktivitas dan Improvement di Organisasi. Hal ini juga merupakan kesempatan yang sangat baikuntuk mempertajam keterampilan Management Representative yang sudah ada dalam mejalankan peran & tanggung jawabnya. Peserta Management Representative Document Controller HRD Kandidat MR / Wakil Manajemen Project Owner / EPC Contractor Konsultan Manajemen Proyek Pihak-pihak yang berkepentingan dalam Pengendalian dokumen proyek Facilitator Linda Saraswati, ST, MM Berpengalaman 13 tahun dalam bidang Food Safety, Quality & HSE Management System di berbagai Industri baik Food & Bevarage, Manufacturing, Consultancy Services serta Oil & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspection. Chemical Engineer dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Internation Registered Certified Auditor).Aktif memberikan training dan konsultasi di bidang Sistem Manajemen Keselamatan Pangan ISO 22000, & HACCP, Sistem Manajemen QHSE (ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO TS 16469, ISO TS 29001), CSMS Oil & Gas, Environmental (Waste Management), Auditing Skill, Productivity & Human Resource Development di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Online Training : Best Practices Logistics Management

Online Training Best Practices Logistics Management mempelajari bagaimana caranya pembaruan dari konsep, praktik terbaik, & aplikasi teknologi terkini di bidang Manajemen Logistik, mengenai memahami bagaimana melakukan proses pemantauan & evaluasi kinerja Manajemen Logistik, bagaimana mengaplikasikan materi pelatihan yang diperoleh dalam proses kerja sehari-hari, dan hal – hal lain terkait dengan Best Practices Logistics Management. Deskripsi Manajemen Logistik adalah “aktivitas tulang punggung” di korporasi / instutusi yang terintegrasi “ujung ke ujung”, mulai dari dinding; perencanaan, sumber, penyimpanan inventaris, & distribusi ujung ke ujung, manajemen logistik. Ekpektasi terhadap proses Manajemen Logistik yang efektif, efisien, & terukur, akan membuat tim & individu pelaksana proses Manajemen Logistik idealnya memiliki; kompetensi, disiplin, komitmen, & disiplin yang baik, serta selalu mengutamakan kerja tim & memiliki semangat untuk melakukan peningkatan. Tujuan Training Setelah mengikuti Pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Target Peserta Pelatihan Manajemen Logistik ini ditujukan untuk para: Para Praktisi & Profesional di bidang: Metode Pelatihan Pelatihan Pengelolaan Logistik dilaksanakan dengan metode: Presentasi kelas, diskusi, studi kasus, & presentasi video, dengan konsep: Outline Materi Day 1 Day 2 Facilitator Deni Danasenjaya, SE. MM. Telah bekerja dalam bidang logistik dan operasi perbankan sejak tahun 1995. Sejalan dengan itu pengalaman dia telah menjalankan berbagai program pelatihan di SCM, HSE serta strategi pengadaan logistik dan telah menulis beberapa artikel dan tulisan dengan topik di manajemen, biaya tersembunyi dalam distribusi dan transportasi, ISO 14000 dan logistik. Dia menghabiskan beberapa tahun bekerja sebagai Asisten Senior PT. Bank Inter-Pacific Tbk. sedangkan sebelumnya ia bekerja di PT. Bank Niaga Tbk dan Perusahaan Jasa Penyedia Logistik di Jakarta.

Online Training : Ekspor, Impor, Kepabeanan & Pelabuhan – Update Incoterms 2010 Menjadi Incoterm 2020

Online Training Ekspor, Impor, Kepabeanan & Pelabuhan – Update Incoterms 2010 Menjadi Incoterm 2020 mempelajari mengenai bagaimana kemudahan Impor Tujuan Ekspor, bagaimana pembongkaran/penimbunan di luar kawasan berikat, apa saja f asilitas Vooruitslag, bagaimana pelayanan segera (Rush Handling), mengenai fasilitas jalur prioritas dan hal – hal lain terkait Online Training Ekspor, Impor, Kepabeanan & Pelabuhan – Update Incoterms 2010 Menjadi Incoterm 2020. Mengapa Pelatihan Penting Untuk Diikuti? Kegiatan ekspor-impor adalah kegiatan bisnis yang melibatkan banyak pihak baik dari instansi pemerintah, pelaku bisnis dari berbagai sektor , seperti Direktorat Jenderal Bea & Cukai, Direktorat Perdagangang Luar Negeri, Depperindag, Surveyor eksportir, importir, bank,perusahaan perngeluaran barang di pelabuhan, perusahan angkutan, asuransi, dll. Dengan demikian maka banyak peraturan,  prosedur yang harus dilaksanakan oleh eksportir & importir. Selain itu adanya perbedaan interpretasi bisnis dengan pihak-pihak di luar negeri juga seringkali menjadikan satu hal yang bisa menghambat dalam melakukan kegiatan transaksi ekspor impor yang akhirnya membuat kegiatan ekspor impor menjadi lebih rumit. Palatihan Ekspor  Impor, Kepabeanan & Pelabuhan – Update Incoterms 2010 Menjadi Incoterm 2020 sangat dianjurkan untuk diikuti oleh para eksekutif, supervisor, senior staf di bidang ekspor impor dari perusahaan-perusahaan yang melakukan ekspor dan/atau impor, perusahaan pelayaran, pengusaha jasa titipan (ekspedisi), bank, lembaga pembiayaan ekspor impor, Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK). Pelatihan yang akan memberikan ketrampilan serta pemahaman yang mendalam mengenai eskpor impor, memaksimalkan pemanfaatan fasilitas, kemudahan yang disediakan Pemerintah serta mengupas tuntas prosedur penyelesaian berbagai dokumen commercial, transportasi maupun kepabeanan yang sangat berkait erat dengan besarnya Bea Masuk, Pajak guna meminimalisir High Cost, resiko serta Biaya tak terduga dalam setiap pengurusan dokumen dan transaksi ekspor impor. Materi Pembahasan diantaranya : Prosedur & Ekspor Impor, New Incoterms 2010 (syarat Penyerahan Barang), Custom Facility (Fasilitas Kepabeanan), Letter Of Credit (L/C), Bill Of Ladding (B/L), berbagai Metode Pembayaran Internasional, Transportation serta Jalur,  Pengeluaran Barang Impor dilengkapi Modul Kebijakan Umum Larangan,  Pembatasan Ekspor Impor. OUTLINE MATERI A.   CERTIFICATE OF ORIGIN & FREE TRADE AGREEMENT B. PORTAL INSW, LARANGAN PEMBATASAN EKSPOR IMPOR, dan LARTAS POST BORDER Garis Besar Materi FACILITATOR Sutomo Asngadi, SS, MM, CPPP, CPCM, CLSCP, MPM Beliau adalah Praktisi, Pelaku Ekspor Impor dan Procurement Management yang berpengalaman lebih dari 20 tahun pada level managerial di berbagai perusahaan multinasional baik perusahaan Kawasan Berikat, non Kawasan Berikat. Karier Beliau sebagai profesional menangani perusahaan-perusahaan di berbagai bidang Industri Ekspor Impor seperti container, chemical, plywood, newsprint paper, heavy equipment, automotive, palm oil , pipanisasi minyak, gas, construction material, supplier piping oil and gas,  perusahaan amusement mesin games. Understanding of ISO 9001:2008, berpengalaman dalam handling import and export dan procurement process, dangerous goods, termasuk supporting system ( eg: NSW, EDI, E-PIB/PEB, E-License, , HS code and tariffs, Customs Post Audit, Bonded Zone (kawasan berikat). Selain terbiasa menghandle hubungan bisnis dengan customers,  suppliers dari luar negeri beliau juga menangani perihal Lartas yang berhubungan dengan berbagai instansi pemerintah (Government Agencies). Sebagai Konsultan dan Executive Trainer untuk Management Export Import, Procurement, beliau telah berpengalaman dalam memberikan training kepada para peserta dari berbagai perusahaan manufacturing, jasa, baik secara in company dan juga public training. Client beliau berasal dari berbagai bidang industry seperti Minyak,  Gas Bumi, Pertambangan, Mekanikal Engineering, Telekomunikasi, Bahan Peledak, Perbankan, Konstruksi, Otomotif, Alat-alat Berat, Logistik, Forwader, PPJK, Farmasi, Industri Makanan, perusahaan perdagangan umum, dll

Online Training : Fundamental of Reliability Engineering

Online Training : Fundamental of Reliability Engineering is designed to teach the skills of Reliability Engineering as detailed in the Facilities Maintenance Management and Reliability Engineering Competency Maps. We will use Weibull Analysis and Monte Carlo Simulation to measure plant availability and optimize it against business need. Case studies and exercises will be used to demonstrate availability optimization techniques and their benefits. Goals Goals of Fundamental of Reliability Engineering: Understand the concept of reliability. (Reliability Engineer) Learn Some Reliability Analysis Techniques.(Reliability Engineer) Find out how to use Weibull Analysis and Monte Carlo Simulation to measure plan reliability.(Reliability Engineer) Understand the role of Preventive and Predictive Maintenance in Improving Reliability.(Reliability Engineer) Learn how to create reliability improvement actions in organization.(Reliability Engineer)  Outline Material Day 1 09:00 – 12:00 Introduction MTBF MTTR 13:00 – 15:00 Reliability analysis FMEA FTA RBD Weibull Analysis Day 2 09:00 – 12:00 Monte Carlo simulation Preventive Maintenance Predictive maintenance 13:00 – 15:00 Reliability improvement project planning Equipment performance gap analysis Creating reliability improvement actions in the organization Participants Maintenance, engineering and operations personnel involved in improving reliability, availability, condition monitoring, and maintainability of process equipment and systems. Facilitator Ir. Rahmat Priyo Handono, MM Rahmat adalah seorang praktisi dan trainer di bidang teknik industri dan manajemen. Setelah lulus dari ITB Bandung jurusan Teknik Industri dan Magister Management dari PPM Jakarta, ia bekerja di sebuah perusahaan asing. Kemudian bersama dengan beberapa rekan alumi ITB, ia mendirikan dan membesarkan sebuah perusahaan pemasok genset system yang sempat menguasai pasar telekomunikasi di Indonesia dan telah bekerjasama dengan PT Excelcomindo, PT Indosat, PT Telkom, PT Telkomsel, Bakrie Telecom, Smart Telecom dan HCPT dalam deployment jaringan mereka, khususnya dalam penyedian back up power. Selama mengembangkan perusahaan miliknya itu, ia mendapatkan pengalaman praktis yang luas di bidang management operasi, financial dan sumber daya manusia. Saat ini ia juga aktif sebagai professional trainer di beberapa lembaga trainer dan telah berpengalaman memberikan berbagai topic training untuk perusahaan-perusahaan seperti Chevron, Total, Holcim, Star Energy, Indoenesian Power dan Viar.

Online Training : Penyusunan RJP dan RKAP

Online Training Penyusunan RJP dan RKAP mempelajari mengenai Strategic Thinking and Orientation  , bagaimana Penyusunan Rencana Jangka Panjang, mengenai Analisa PESTEL – TOWS, mengenai IKSF – 5 Forces – VRIN, dan hal lainnya mengenai RJP & RKAP Deskripsi Latar Belakang. Mengapa ada organisasi yang bisa bertahan lama ? Mengapa ada yang langsung terjerembab diterpa gelombang perubahan? Ya, perubahan bisnis yang cepat menuntut organisasi untuk membuat perencanaan yang tepat. Jika gagal menyusun perencanaan berarti merencanakan untuk gagal. (RJP & RKAP) Bagi yang belum menyusun, Peta  Jangka Panjang sangat membantu memotivasi karyawan karena mengetahui tujuan organisasi 5-10 tahun mendatang. Rencana Kerja yang detail akan membantu pencapaian target  karena menunjukkan  peta strategy dan KPI. Memang tidak gampang membuatnya. Justru karena itulah Workshop Penyusunan RJP & RKAP diadakan. Ajak 2-3 orang agar organisasi anda mampu mencapai visi yang diidamkan. (RJP & RKAP) Outline Materi Day 1 09:00 – 12:00 Strategic Thinking and Orientation  (RJP & RKAP) Penyusunan Rencana Jangka Panjang (RJP & RKAP) Analisa PESTEL – TOW (RJP & RKAP) IKSF – 5 Forces – VRIN (RJP & RKAP) 13:00 -15:00 Core Competence, Competitive Benchmark (RJP & RKAP) Penyempurnaan Blue Print dengan Strategy Map (RJP & RKAP) Penyusunan Rencana Kerja dan Target (RJP & RKAP) Budgeting: Capex-Opex-Stratex (RJP & RKAP) Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro & tim Business Buddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map)  – People Development  – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) , Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja, BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya), Acer (Jakarta) , Infomedia, Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dll. Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis, pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju  perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional, menggunakan KPI  berbasis balanced Scorecard. 

Online Training : Contractor Safety Management System (CSMS)

Online Training Contractor Safety Management System (CSMS) online training csms ini mempelajari bagaimana memahami dasar dasar contractor safety management system CSMS, bagaimana memahami struktur dan procedure CSMS, bagaimana mengetahui tata cara membangun CSMS, memahami CSMS  dalam proses seleksi kontraktor, memahami pelaksanaan CSMS di lapangan dan hal – hal lain terkait CMSM Deskripsi Jumlah kecelakaan kerja di industri sebagian besar terjadi pada pekerja kontraktor di bandingkan dengan pegawai tetap pada perusahaan induknya. Hal ini tentu tidak bisa di biarkan terus menerus terjadi, karena walau bagaimanapun safety performance pada perusahaan kontraktor akan berakibat juga kepada safety performance di perusahaan induknya. Ujung dari penyebab kecelakaan adalah lack of system yang tidak bisa sepenuhnya di bebankan kepada perusahaan kontraktor saja. Di samping memang keterbatasan SDM dan biaya pada kontraktor, keterbatasan pemahaman tentang cara membangun SMK3 menjadi problem utama dari kontraktor apalagi kontraktor yang masih terbilang kelas menengah ke bawah. Dengan semakin terbukanya system outsourcing, perusahaan besar lebih banyak memberikan pekerjaannya kepada para kontrator dan kadang sistem pembentukan CSMS yang masih terbilang lemah. Secara ideal di mulai dari proses seleksi di purchasing, CSMS sudah harus menjadi tolok ukur seleksi. Kemudian di lanjutkan oleh bagian HSE yang harus sudah mempersiapkan sistem evaluasi dan pelaksanaan HSE system bagi kontraktor sehingga kecelakaan bisa di tekan sekecil mungkin. Juga bagi users yang berhubungan langsung dengan para kontraktor harus bisa ikut membangun safety management pada diri kontraktor. Online Training Csms ini membahas dari ke dua sisi, baik sebagai kontraktor bagaimana cara mempersiapkan diri dalam hal safety management system kepada perusahaan induk. Juga membahas dari sisi perusahaan induk yang terdiri dari pihak purchasing sebagai proses seleksi awal kontraktor, pihak HSE dan pihak user yang bekerja sama di lapangan dan melakukan evaluasi system. Menarik untuk di ikuti bagi semua lini kontraktor yang akan masuk ke perusahaan besar dunia, juga bagi perusahaan besar yang ingin mendevelop para kontraktor dalam hal safety management system sehingga bisa lebih maju. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti Pelatihan Contractor Safety Management System (CSMS) ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk: Memahami dasar dasar contractor safety management system (CSMS) Memahami struktur dan procedure CSMS Mengetahui tata cara membangun CSMS Memahami CSMS  dalam proses seleksi kontraktor Memahami pelaksanaan CSMS di lapangan Evaluasi safety performance dari kontraktor Target Peserta Pelatihan Contractor Safety Management System (CSMS) ini ditujukan untuk para: Kontraktor yang bekerja untuk perusahaan induk, HSE yang menangani kontraktor, purchasing yang menseleksi kontraktor, maintenance / users yang berhubungan dengan kontraktor. Outline Materi Materi training yang akan di bahas topik Contractor Safety Management System (CSMS) adalah : 09:00 – 12:00 Pengenalan contractor safety management system (CSMS) Pengenalan safety management system Struktur dari CSMS meliputi proses kualifikasi dan pelaksanaan Proses qualifikasi yang terdiri dari risk assessment, pre qualification dan selection 13:00 – 15:00 Pelaksanaan CSMS di lapangan CSMS pre job activities CSMS work in progress CSMS evaluation Check list yang mendukung CSMS Contoh contoh CSMS Fasilitator Ir. Dwi Handaya, MK3 Praktisi Industri berpengalaman lebih dari 20 tahun, baik di industri petrochemical, manufacturing, oil & gas, plantation, konsultasi dll. Mempunyai background pendidikan Teknik Kimia, Universitas Tirtayasa dan Magister K3, Universitas Indonesia, Jakarta. Menangani konsultasi dan training di berbagai perusahaan besar seperti BP, Cargill, Sinarmas group, Mayora, Indofood dan lain lain. Semenjak 2008 juga tercatat sebagai team instruktur EPCM Environmental Pollution Control Manager, sebagai salah satu program sertifikasi manager lingkungan, BPLHD Jawa Barat dan kementrian LH secara nasional.

Online Training : Effective Spare Part Management

Online Training Spare Part Management (SPM) mempelajari bagaimana memahami strategi penyediaan , memahami dan mampu melakukan pengendalian Spare Part (SS), mampu menyediakan barang yang diperlukan dalam proses overhaul, dan mampu mengelola suku cadang dengan efisien. Deskripsi Di dalam dunia industri, peran SS sangat penting bayangkan apa dampak yang terjadi jika mesin berhenti tidak direncanakan  berapa kerugian yang diakibatkan karena kerusakan mesin atau peralatan saat proses produksi berlangsung? Kemudian bagaimana jika proses perbaikan yang dilakukan terganggu karena ketiadaan SS? Nilai kerugiaan atas kejadian tersebut, dipastikan sangat besar. Tidak hanya kerugiaan yang dapat dihitung, juga kerugian yang tak dapat dihitung seperti image, kepercayaan pelanggan. Dengan demikian, penerapan program perawatan mesin atau peralatan yang efektif, serta pengendalian manajemen suku cadangmenjadi sangat penting. Pengendalian suku cadang ini dalam hal : penentuan keputusan suatu barang diperlukan, termasuk perlu atau tidaknya melakukan penyimpanan, kepada siapa pembelian dilakukan, kapan dilakukan pemesanan, apa dan berapa yang dipesan, tingkat, jaminan mutu suku cadang yang diperlukan, anggaran suku cadang. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan kemampuan untuk mengelola warehouse SS dengan efektif dan efisien. Pengelolaan gudang yang benar tidak hanya effektif tetapi juga efficient. Hal ini dikarenakan begitu essensialnya fungsi SS sangat terkait dengan Optimalisasi Management Maintenace. Sasaran Pelatihan Training SPM Memahami strategi penyediaan SS Memahami dan mampu melakukan pengendalian SS Mampu menyediakan barang yang diperlukan dalam proses overhaul Mampu mengelola suku cadang dengan efisien Ouline Materi Day 1: 09:00 – 12:00 Strategi Persediaan spare part untuk mendukung proses produksi Prencanaan, pengelolaan persediaan SS Keunikan Spare Part Management, strategi pengendaliannya 13:00 – 15:00 Klasifikasi Suku Cadang, Klasifikasi Peralatan Perhitungan pemesanan ulang Persediaan Pengelolaan Administrasi suku cadang Day 2 09:00 – 12:00 Perencanaan, Pengendalian Spare Part untuk Kebutuhan Overhaul Pengendalian Stock Spare Part : Safety Stock, over Stock, Dead Stock Perhitungan, analisa Biaya Spare Part 13:00 -15:00 Pengelolaan Gudang Spare Part yang efektif, efisien Pengendalian faktor terjadinya kehilangan barang Sistem Kodifikasi, Standarisasi Spare Part KPI untuk Bagian spare part Fasilitator Surachman. ST.,MT Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 20 tahun. Serta lebih dari 7  tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja. Pendidikan Sarjana Teknik Mesin  & Magister Teknik Industri Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative   pada sebuah perusahaan multinasional, Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM  Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.

Online Training : Effective Warehouse Management

Online Training Effective Warehouse Management ini memberikan manfaat untuk staff Logistics , para supervisor yang memiliki tanggung jawab dalam proses aktivitas pergudangan berkaitan dengan penanganan barang “macet” di gudang, proses daily balance,  untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan perputaran inventory dan efektivitas pada kegiatan bongkar, muat barang serta pengetahuan mengenai world class warehousing management. Deskripsi Di dalam dunia industri, peran warehouse semakin penting dalam mendukung pelayanan customer. Kecepatan picking, layout yang baik, akurasi order, peralatan yang sesuai merupakan prasyarat dalam memenuhi kebutuhan customer dengan tepat & cepat. Pengelolaan gudang yang rendah biaya tetapi tepat sasaran adalah impian rantai distribusi suatu industri. Tidak hanya SDM yang handal yang perlu dikelola, tetapi juga pengelolaan barang, alur proses, penempatan, serta KPI adalah hal yang sangat krusial bagi gudang.  Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan kemampuan untuk mengelola warehouse dengan efektif,efisien. Pengelolaan gudang yang benar tidak hanya effektif tetapi juga efficient. Hal ini dikarenakan begitu essensialnya fungsi gudang dalam jalur rantai supply sebuah bisnis serta ketatnya persaingan industry. Setiap peserta akan belajar mengenai pentingnya  “Manajemen Pergudangan” yang berperan penting dalam Operational Excellence pada aktivitas Supply Chain. Bahan baku ataupun produk jadi dalam proses Supply Chain harus termonitor dengan efektif sehingga sasaran kebutuhan pelanggan (baik internal dan ekseternal) dapat tercapai. Meraih keunggulan bersaing membutuhkan pengetahuan menyeluruh mengenai  aktivitas pergudangan dengan praktek praktek implementasi 5R, Inventory Management, Order Point Management harus bisa dipahami, tepat pada pelaksanaannya, serta pengetahuan mengenai jenis – jenis pergudangan, wireless warehouse management. Pelatihan Warehouse Management memberikan manfaat untuk staff Logistics, para supervisor yang memiliki tanggung jawab dalam proses aktivitas pergudangan berkaitan dengan penanganan barang “macet” di gudang, proses daily balance,  untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan perputaran inventory , efektivitas pada kegiatan bongkar, muat barang serta pengetahuan mengenai world class warehousing management. Pernahkah Anda mengalami hal seperti berikut : kesulitan menempatkan material karena gudang telah penuh, kesulitan mengindentifikasi suatu produk karena penyimpanan tidak efektif, membutuhkan waktu yang lama dalam mencari suatu produk di gudang, menemukan karyawan gudang tertidur di shift 3 di sela-sela rak barang, dll. Dalam training Wa rehouse Managementpeserta tidak hanya mendesain suatu gudang yang tidak hanya rapi sesuai kaidah 5S, tetapi juga efektif, efisien secara biaya pengelolaan.  Sasaran Pelatihan FUNGSI GUDANG DALAM LOGISTIC MANAGEMENT Mengapa perusahaan memerlukan gudang? Pengendalian Inventory di gudang Biaya-biaya pergudangan PENGENDALIAN PROSES PERGUDANGAN Material Masuk Pemeriksaan material masuk Penyimpanan Material Pengeluaran Material PENGENDALIAN INVENTORY GUDANG Pengendalian safety stock Pengendalian over stock Pengendalian dead stock Pengendalian barang limbah PEMELIHARAAN PERALATAN DAN FASILITAS GUDANG Pemeliharaan material Pemeliharaan Rak dan Bin Material Pemeliharaan Peralatan : trolley, handlift, forklift, dll Pemeliharaan Gudang : Garis batas rak, ventilasi udara, dll KPI DI GUDANG Menentukan KPI, menyusun KPI di bagian : penerimaan, penyimpanan, pengambilan, packing dan pengiriman Mengukur KPI PENERAPAN K3 DI GUDANG Gudang sebagai tempat kerja yang sehat, aman Dasar hukum Keselamatan dan Kesehatan Kerja Teknik Safety di Gudang MANAJEMEN PENEMPATAN INVENTORY DENGAN 5S Teknik 5S di Gudang Strategi Implementasi 5S di Gudang Infrastruktur dan Review implementasi Langkah-langkah implementasi 5S di Gudang APLIKASI MANAJEMEN VISUAL GUDANG Visual control Visual display Visual improvement Target Peserta Staf, SPV, Manager, General Manager, DirectorGeneral manager, Manager, Department Head, Supervisor, Section Head. Metode Pelatihan Training Effective Warehouse Management ini akan dibawakan dengan metode : 60% landasan teori 40% study kasus Outline Materi Day 1 09:00 – 12:00 Fungsi Gudang Dalam Kegiatan Logistik Perusahaan Optimalisasi Fungsi Gudang – Pengendalian Proses Pergudangan 13.00 – 15:00 Optimalisasi Fungsi Gudang – Pengendalian Penyimpanan Inventory (1) Optimalisasi Fungsi Gudang – Pengendalian Penyimpanan Inventory (2) Day 2 09:00 – 12:00 Pengelolaan Gudang dengan 5S Warehouse productivity Improvement 13.00 – 15:00 Pengendalian Utility dan Warehouse Safety Aplikasi KPi Gudang REVIEW & FEEDBACK Testimoni “Materinya jelas, metodenya Bagus & mudah dipahami”“Materi & cara penyampaiannya baik & mudah dipahami”“Penjelasan dari trainer baik 7 bahasannya mudah dipahami”“Baik”“Materi yg disampaikan sangat bagus & bisa diimplementasikan ditempat kerja”“Sangat dibutuhkan di perusahaan kami utk materi warehouse”“Trainernya Bagus bisa mengatur waktu”“Baik,. menarik & Bagus”“Materi bagus, karena peserta dari banyak background perusahaan sehingga cenderung general”“OK”“Bagus & berwawasan luas”“Sangat baik dan sangat implementasi untuk diwarehouse”“penguasaan materi bagus, informasi disampaikan cukup clear”“Semoga Tuhan mempertemukan kembali dalam training yang lain” Facilitator Deni Danasenjaya, SE. MM. Telah bekerja dalam bidang logistik dan operasi perbankan sejak tahun 1995. Sejalan dengan itu pengalaman dia telah menjalankan berbagai program pelatihan di SCM, HSE serta strategi pengadaan logistik dan telah menulis beberapa artikel dan tulisan dengan topik di manajemen, biaya tersembunyi dalam distribusi dan transportasi, ISO 14000 dan logistik. Dia menghabiskan beberapa tahun bekerja sebagai Asisten Senior PT. Bank Inter-Pacific Tbk. sedangkan sebelumnya ia bekerja di PT. Bank Niaga Tbk dan Perusahaan Jasa Penyedia Logistik di Jakarta.

Online Training : Best Practices Procurement & Purchasing Management

Online Training Best Practices Procurement & Purchasing Management mempelajari mengenai bagaimana memahami regulasi, administrasi, & prosedur procurement & purchasing, bagaimana memahami mekanisme serta perbedaan procurement & purchasing lintas sektoral, keterkaitan antara planning & realisasi order dan hal – hal lain terkait mengenai Best Practices Procurement & Purchasing Management. Deskripsi Procurement & Purchasing Management adalah proses pengadaan kebutuhan material, produk,  & layanan jasa pada korporasi/institusi, yang di dukung oleh sistem & prosedur Procurement & Purchasing yang terintegrasi, terstruktur, akuntabel, & transparan. Dalam proses implementasi di lapangan seringkali timbul kendala, mulai dari perencanaan yang tidak terintegrasi, perubahan harga & ketersediaan pasokan, seleksi supplier/vendor yang bermasalah, miskomunikasi, hingga supplier/vendor yang wan prestasi terhadap order & kontrak. Target Peserta Training ini ditujukan untuk para praktisi & profesional di bidang: Buyer, Procurement Admin, Vendor Management, Komite Tender, & Pejabat Pengadaan/Pembelian. Supply Chain Management, Logisticians, Planner/Estimator, Project Team, & General Affairs. Corporate legal, Finance, Compliance Unit, & Internal Auditor. Head & Supervisor yang terkait dengan proses procurement. Siapa saja yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini. Metode Pelatihan Training dilaksanakan dengan metode: Class presentation, discussion, case study, & video presentation, dengan konsep: 20% teori berdasarkan literatur praktisi 40% analisa best practices & benchmarking antara; institusi, korporasi, & industri 40% studi kasus nyata & brainstorming antara trainer dengan peserta Outline Materi Day 1 09:00 – 12:00 Procurement & Purchasing Principles Strategic Sourcing 13:00 – 15:00 Plan & Order Management Vendor Selection Methods Discussion sharing & case study Day 2 09:00 – 12:00 Vendor Selection Methods Bidding Evaluation Methods 13:00 – 15:00 Order Decision, Renewal, & Vendor Replacement Vendor Performance Management Discussion sharing & case study Facilitator Deni Danasenjaya, SE. MM. Telah bekerja dalam bidang logistik dan operasi perbankan sejak tahun 1995. Sejalan dengan itu pengalaman dia telah menjalankan berbagai program pelatihan di SCM, HSE serta strategi pengadaan logistik dan telah menulis beberapa artikel dan tulisan dengan topik di manajemen, biaya tersembunyi dalam distribusi dan transportasi, ISO 14000 dan logistik. Dia menghabiskan beberapa tahun bekerja sebagai Asisten Senior PT. Bank Inter-Pacific Tbk. sedangkan sebelumnya ia bekerja di PT. Bank Niaga Tbk dan Perusahaan Jasa Penyedia Logistik di Jakarta.

Online Training : Accurate Inventory Planning & Stock Control

Online Training Accurate Inventory Planning & Stock Control mempelajari mengenai belajar memahami perencanaan dan pengontrolan stock barang sehingga biaya inventory bisa ditekan secara efektif, dan hal lainnya terkait Accurate Inventory Planning & Stock Control. Inventory adalah salah satu asset termahal dalam perusahaan, khususnya perusahaan manufaktur, dimana biasanya merepresentasikan sedikitnya 40% dari total modal yang diinvestasikan. Sehingga pengelolaan inventory adalah hal yang krusial bagi pihak manajemen. Dari sisi perusahaan, mereka menginginkan agar inventory sesedikit mungkin sehingga dapat menekan biaya.  Sementara itu di pihak customer, mereka sering mengeluh karena seringnya kasus stockout terjadi. Kesetimbangan antara demand & supply adalah salah satu sasaran dari setiap pengelolaan inventory. Dalam workshop ini, selain teory tentang bagaimana merencanakan inventory dan mengontrol jumlah stock barang di warehousenya, peserta juga diajak mengerjakan beberapa latihan dan praktek dalam melakukan pengendalian inventory. Tujuan Pelatihan Dengan mengikuti Seminar ini, peserta akan: Belajar memahami perencanaan dan pengontrolan stock barang sehingga biaya inventory bisa ditekan secara efektif Belajar memahami Forecast Demand dan pengendalian Lead Time Belajar cara mengklasifikasikan, menghitung dan menekan inventory Menerapkan KPI (Key Performance Indicator) inventory secara tepat untuk mengevaluasi dan mengukur kinerja departemen inventory Peserta Pelatihan Workshop ini bisa sangat tepat untuk diikuti oleh para manager, supervisor departement: Manufaktur, produksi, Warehouse, Material Logistik, Material Controller, Master Scheduler ataupun accounting/finance. Outline Materi Day 109:00 – 15 :00 WIB Pada hari pertama ini peserta akan diajak untuk memahami: Sasaran dan Peran Inventory Management Layanan Customer dalam inventory Management Beberapa tipe/jenis inventory Teori ABC dalam pengklasifikasian inventory Spesifikasi Material Teknik Forecasting Demand Seasonal Demand Moving Average Exponential Smooth Pengontrolan Lead Time Day 209:00- 15:00 WIB Pada hari kedua peserta diajak untuk memahami: Biaya-biaya inventory Konsep/sistem Min-Max Pengendalian Safety Stocks Identification & Disposal of Surplus Konsep Just-In-Time (JIT) Metoda penghitungan dan keakuratan inventory Periodic  Counting Cycle Counting Pengukuran kinerja Inventory Management Facilitator Surachman. ST.,MT Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7  tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative   pada sebuah perusahaan multinasional, Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM  Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.  

Online Training : Strategic Sourcing and Vendor Management

Online Training  Strategic Sourcing and Vendor Management mempelajari bagaimana mengelola & melaksanakan proses vendor management secara strategik & profesional, bagaimana memahami critical point & key success factors dalam proses vendor management dan hal – hal lain terkait Strategic Sourcing and Vendor Management Deskripsi Procurement/purchasing dan vendor management  sangat ditentukan oleh bagaimana proses hubungan dengan para supplier/vendor dilaksanakan. Mengapa vendor harus dimanagemeni dengan baik karena cukup besar uang perusahaan mengalir ke vendor. Karena vendor adalah kepanjangan dari bisnis kita maka produk yang dihasilkan oleh vendor idelnya harus lebih bagus dari harapan, bagaimana dampak yang terjadi dengan bisnis kita apabila terjadi ketidak sesuaian produk reject delivery delay, vendor yang kurang responsive harga yang tidak kompetitif membawa dampak besar terhadap operasi perusahaan, hingga konflik kepentingan, seringkali berawal dari kurang baiknya hubungan antara; team procurement/purchasing & team internal lainnya yang terkait dengan para supplier/vendor. Team procurement/purchasing perlu menerapkan metode vendor management yang strategik untuk menciptakan hubungan kerja berkelanjutan dengan para supplier/vendor, dengan prinsip yang saling mendukung & menguntungkan bahkan mampu membangun semangat perubahan dengan cara memberikan support dalam melaksanakan cost reduction, sehingga pola kerja sama yang dibangun dengan vendor melalui program jangka panjang sehingga menguntungkan kedua belah pihak. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti training ini, para peserta akan memiliki kemampuan untuk: Mengelola & melaksanakan proses vendor management secara strategik & profesional Memahami critical point & key success factors dalam proses vendor management Mampu melakukan Audit vendor dengan baik Mengidentifikasi, menganalisa, mengantisipasi, & membuat solusi atas permasalahan yang terjadi Mengembangkan sistem vendor management yang baik, terukur, & terencana. Membuat keputusan yang efektif & efisien dalam proses vendor management Mampu memberikan bimbingan ke vendor untuk menyelamatkan pemborosan yang terjadi diproses supplier/ vendor dengan pendekatan lean Membangun komunikasi dan semangat untuk bersama meningkatkan profit Mampu membangun  hubungan jangka panjang dengan vendoa Mampu menyusun strategy inisisiatif vendor dengan pendekatan KPI Mampu melakukan continous improvement bersama vendor Target Peserta Training ini ditujukan untuk para praktisi & profesional di bidang: Buyer, Procurement Admin, Vendor Management Supply Chain Management, Logisticians Head & Supervisor yang terkait dengan proses procurement. Siapa saja yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini. Metode Pelatihan Class presentation, discussion, case study, & video presentation, dengan konsep: 20% teori berdasarkan literatur praktisi 40% analisa best practices & benchmarking antara; institusi, korporasi, & industri 40% studi kasus nyata & brainstorming antara trainer dengan peserta Outline Materi Day 1 :09:00 – 15:00 WIB Strategic Souching 1Vendor Selection Cost of poor Quality Strategic partnership Day 2 :09:00 – 15:00 WIB Lean procurement Vendor Audit Key Performance Indocator by Vendor Vendor Development Program Testimoni “Materi & metode sudah sesuai”“Trainer berpengalaman” Facilitator Surachman. ST.,MT Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7  tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative   pada sebuah perusahaan multinasional, Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM  Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.