Human Resource Training

Penyusunan Kinerja Perusahaan Berbasis Balanced Scorecard

Objective Untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas Mengelola kinerja perusahaan secara efektif merupakan salah satu kiat kunci untuk meningkatkan bisnis ke arah yang lebih maju . Dalam konteks inilah, pengembangan Balanced scorecard & key performance indicator (KPI) yang sistematis makin dirasa sebagai sebuah kebutuhan yang nyaris tak terelakkan. KPI sendiri merupakan serangkaian indicator kinerja  kunci dari implementasi strategi bisnis yang bersifat terukur, dan memberikan informasi kepada kita sejauh mana kita berhasil mencapai strategi tersebut. Namun, menurut majalah Fortune “hanya kurang dari 10% strategi bisnis berhasil diimplementasikan secara efektif. Hal ini bukan disebabkan karena bad strategy, tetapi terutama karena bad execution. Maka KPI sangat dibutuhkan untuk mendrive kinerja agar lahir strategy inisiatif atau terobosan bukan hanya mengerjakan pekerjaan rutin. Kpi ibarat kendaraan seperti sebuah dashboard, Kpi untuk mengukur kinerja organisasi, harus bersipat terukur karena jika kita tidak dapat mengukur suatu kinerja maka kita tidak dapat mengetahuinya, jika kita tidak dapat mengetahuinya maka tidak dapat memanajemininya, apabila kita tidak dapat memanajemeninya maka kita tidak dapat meningkatkannya. Pada prinsipnya, Balanced Scorecard adalah konsep yang merupakan penerjemahan strategi dan tujuan yang ingin dicapai perusahaan dalam jangka panjang, yang kemudian diukur dan dimonitor secara berkelanjutan. Balanced Scorecard telah menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan, dengan mengkombinasikan pengukuran-pengukuran tradisional yang menggunakan parameter finansial dengan pengukuran-pengukuran yang bersifat non-finansial secara seimbang, dengan menggunakan empat perspektif, yaitu : perspektif finansial, pelanggan, proses bisnis internal, dan sumber daya manusia (SDM). Fokus dari balanced scorecard adalah untuk meningkatkan proses manajemen dalam klarifikasi dan translasi dari visi dan strategi. Selain itu juga untuk komunikasi dan hubungan tujuan dan ukuran strategi, rencana set target dan aliansi inisiatif strategi, serta untuk mencapai dan mempelajari strategi feedback. Dalam pelatihan ini akan dipelajari bagaimana menyusun Kep Performance Inidicator berbasis balance scorecard  tingkat perusahaan, tingkat departmen, dan tingkatan individual. Yang tidak kalah pentingnya adalah menyusun rencana strategis untuk mencapai KPI serta review dan monitoring hasil pencapaian KPI. Dipelukan kerja sama lintas departmen untuk mencapai Kpi  agar dalam menterjemahkan sasaran kinerja dari top menajemen level  departemen level sampai individual level direncanakan bersama agar bergerak pada arah yang sama untuk mencapai sasaran perusahaan. Sasaran Program Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu untuk  : Memahami konsep dasar Balanced Scorecard sebagai management tools untuk mencapai visi , melaksanakan misi dan sasaran korporat. Menyamakan persepsi seluruh jajaran di korporat sehingga setiap anggota dapat mensinkronkan langkah stratejiknya dengan fungsi – fungsi lainya dalam manajemen sehari hari. Mampu membuat Key Performance Indicator untuk departemennya dan untuk dirinya sendiri. Memahami konsep dasar Key Performance Indicator dan Balanced Scorecard Memahami bagaimana membangun strategy-focused organization Memahami  proses  penyusunan Key Performance Indicators Memahami  proses  penjabaran KPI Perusahaan menjadi Departmental dan Individu Memahami langkah-langkah implementasi KPI Mempelajari pentingnya pengukuran dalam proses bisnis Membahas pergeseran fokus strategi Menganalisa hambatan melaksanakan strategi Memahami metode menyusun rencana kerja praktis Improvement job Routine job Mampu merancang improvement job spesifik Memahami cara perhitungan KPI Memahami bobot KPI Memahami KPI maximize dan KPI Minimize Mampu melakukan perhitungan KPI Memahami metode pengembangan karyawan dalam mencapai target KPI Memahami bahwa atasan berperan pencapain pencapaian KPI karyawan  Mengembangkan program Coaching for KPI Implementation Memahami metode review & monitoring  KPI Memahami bahwa penerapan KPI bagian dari perbaikan berkelanjutan Memahami fungsi dan peran komite KPI Tujuan akhir dari kpi untuk sekedar menambah pengetahuan dan ketrampilan tetapi untuk diterapkan hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas melalui training Setting Performance Objectives and KPI Outline Materi Membangun Fokus Organisasi Pentingnya pengukuran Organisasi Pergesera fokus strategy Keselarasan  anggota organisasi terhadap strategy perusahaan Dampak dari tidak terintegrasinya organisasi Company Strategy development Penyusuna  KPI perusahaan – KPI Deploymen Penjabaran strategy perusahaan Pentingnya rencana strategis Tips membuat sasaran strategy Proses penetapan target Penurunan strategy Penyusunan Key Performance Indicators (Department KPI) Apa Kontribusi Kami terhadap Pencapaian KPI Perusahaan? Cascading KPI – Plant KPI ke Dept KPI Plant KPI ke Dept KPI – Step by Step PEC Diagram Cascading KPI – Indirect & Direct Method Performance Indicator vs Key Performance Indicators Penetapan Action Plan – Department Level Penetapan Performace Indicator Kinerja Individual Key Performance Indicators (KPI) KPI Deployment Tingkatan Key Performance Indicators Berbagai bentuk ukuran KPI Measure Activity – Contoh KPI Game Penyusunan rencana kinerja Individual Penentuan Target KPI Proses penetapan Target Rencana kerja Action plan Action Plan – Project Improvement Job Simulasi perhitungan KPI Perhitungan akhir KPI Grade Coaching for KPI Implementation KPI Management KPI Planning Coaching KPI Sikap dasar Coaching Mendokumentasikan kinerja Dokumen pengamantan kerja karyawan Lembar Kemajuan Kinerja KPI Review & Monitoring Aktifitas performance review KPI Review & Action Data tabel monitoring KPI Penetapan stretegy KPI Strategy penetapan team KPI Komitmen team manajemen senior Penetapan team proyek KPI Tugas utama team proyek Mengarsip ukuran kinerja & Pangkalan data Strategi Program Pelatihan dan konsultansi ini akan dibawakan dengan metode : 60% landasan teori 40% study kasus Facilitator Surachman. ST.,MT. Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7  tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative   pada sebuah perusahaan multinasional, Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM  Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.

Membangun Mindset menghadapi Fintech

Objective Disruption Wave dan Digital Era saat ini, mau tidak mau sudah menjadi kenyataan yang harus dihadapi – suka maupun tidak suka – it’s reality zaman now. Seiring dengan itu, [persaingan bisnis pun semakin menantang sekaligus membawa peluang yang harus disikapi dan ditangkap dengan professional. Mindset yang nyaman di posisi saat ini (reluctant to change) sudah selayaknya shifting ke mindset yang mau move on dan atau move up yang “think out of the box”, bisnis e-Commerce dan Financial Technology membutuhkan new paradigm yang mampu menjawab tantangan perubahan yang demikian cepat, jika tidak, akan tergilas oleh disrupsi itu sendiri. Outline Materi Lingkungan Bisnis Perkembangan Ekonomi Nasional Kontribusi Sektor Jasa Keuangan Dalam Pembangunan Ekonomi Nasional Perkembangan e-Commerce Perkembangan Financial Technology Dampak e-Commerce dan Fintech Terhadap Bisnis Lazy Company Will Die Business Disruption Banking Disruption People Disruption  Change Management Strategy Change Culture Change Company Transformation   Tujuan Membekali peserta dengan kemajuan teknologi zaman now sehingga mampu menghadapinya dengan sikap professional. Metodologi Pelatihan Presentasi, diskusi, brainstorming, case study & exercise/latihan),  video, song, ice breaking, games, motivation and inspiration storyDengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video. Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh kasus  nyata, dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable. Facilitator Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA, CISI. Praktisi perbankan yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan dan bancaassurance selama lebih dari 28 tahun dengan penuh integritas dan sarat dengan pengalaman. Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah (amal jariah), Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki. Menjadi trainer sudah menjadi passion-nya sejak duduk dibangku kuliah. Indra memulai karirnya di Lembaga Oseanologi Nasional (LON) – LIPI,  1988-1989; dilanjutkan di BankExim, 1990 – 1999 (Section Head); dan Bank Mandiri, 1999 – June 2018. Karir di Bank Mandiri dimulai dari: Section Head, Senior Product Manager, Area Sales Manager (ASM), Regional Sales Manager (RSM), Senior Relationship Manager (SRM), Head of Sales Department dan Professional Trainer. Selain itu pernah ditugaskan di AXA Mandiri Financial Services (AMFS) sebagai  RSM dan Counterpart Consultant KPMG – Organization Restructuring Project serta Counterpart Consultant BCG – Value Chain Project. Mengasah pengalaman sebagai trainer dimulai Indra dengan menjadi Asisten Dosen sejak di bangku kuliah untuk mahasiswa S1, S2 dan S3 di IPB Bogor. Selain itu pernah  menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma untuk beberapa mata kuliah.dan  menjadi Executive Trainer bidang Sales and Marketing di MarkPlus Institute of Marketing (MIM)/MarkPlus Inc. Sebagai seorang pembelajar, Indra terus mengasah diri dan senantiasa terus berbagi, menjadi Professional Trainer di berbagai bidang seperti sales/marketing/produk lebih dari 15 tahun. Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people,. MarkPlus Inc. & Co dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia. Tahun 2016, 2017 dan 2018 Indra memperoleh penghargaan “Trainer Gold Recognition” dari Mandiri University, Bank Mandiri. Selain itu, Indra juga adalah Founder & General Secretary of Mandiri Club (MC) (2 times) dan  salah satu Founder Koperasi Mandiri Sepanjang pengalamannya di dunia sales, Indra mengelola/mensuvervisi team sales dan  provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people – memberi contoh/teladan. Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) – Bogor dan Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, bancassurance, organization, leadership, culture,  research & development, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Business School, Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Mandiri Financial Services, MarkPlus Inc./MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  Top Coach Indonesia (TCI), ESQ Executive Class, Asia Works dan lembaga lain yang terkait.

Value Gathering – Revolusi eLearning Korporasi !

Objective Cara cepat memulai , mengoptimalkan dan meningkatkan program elearning anda Pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan kunci bagi setiap perusahaan dan organisasi dalam menghadapi dunia bisnis semakin kompetitif dan  berubah secara cepat. Hingga saat ini , kita telah mendengar banyaknya perusahaan yang terpaksa gulung tikar atau masih berjalan – namun kalah bersaing dalam industrinya , hanya dikarenakan organisasi dan para karyawannya tidak mampu beradaptasi dan melakukan terobosan bisnis. Sebaliknya , perusahaan yang mampu bertahan  dan bahkan menjadi pemimpin bisnis di industrinya adalah karena mereka senantiasa belajar dan melakukan inovasi . eLearning merupakan salah satu “success factor” -nya eLearning adalah sebuah strategi dan solusi pembelajaran yang memanfaatkan komputer, internet dan teknologi terkait.  Beberapa survey bisnis global telah mendaulat eLearning sebagai salahsatu solusi suksesnya perusahaan dan profesionalnya  di masa depan . Pada sesi Value Gathering di tahun 2017 ini, topik eLearning Korporasi akan dijabarkan dan di bahas secara interaktif , informatif sekaligus menawarkan solusi untuk permasalahan dan kebutuhan pembelajaran online / elearning di perusahaan . Setelah mengikuti sesi Value Gathering – Revolusi eLearning Korporasi ini peserta diharapkan : Mendapatkan wawasan dan update informasi terkait strategi dan implementasi eLearning di Indonesia khususnya, dan trend global pada umumnya Mendapatkan pengetahuan dan pengalaman praktis dalam memilih solusi elearning dan mensimulasikan penerapannya secara praktis . Berkesempatan untuk mengkonsultasikan tantangan dan harapan –terkait implementasi dan peningkatan proses pembelajaran (eLearning) di lingkup kerjanya masing-masing Outline Materi Materi Pelatihan Value Gathering – Revolusi eLearning Korporasi Introduksi : Apa itu eLearning ? , dan mengapa menjadi trending utama sebagai kunci  kesuksesan bisnis . Bagaimana implementasi digital & eLearning di Indonesia , dan bagaimana Trend Global saat ini. ( riset terhadap eLearning Indonsia dan startup edutech , Trend Linkedin Learn , Open Edx,mobile Learning, Collaborative & Social learning ,Video Learning, Gamification,  dan lainnya ) Mapping terhadap Teknologi Platform eLearning , Software/Apps eContent Creation serta Bagaimana implementasinya . Simulasi Revolusi elearning untuk korporasi anda : Sesi “ eLearning Clinic” dan diskusi interaktif . Doorprize dan “free access pass” Bagaimana membuat / mengkonversi training anda menjadi digital dan siap untuk platform eLearning Memilih dan menggunakan platform eLearning terbaik untuk kebutuhan dan budget anda Mengelola dan mengoptimalkan Learning Management System ( LMS) dan program eLearning anda. Mengevalusi dan mengukur efektivitas program eLearning anda Membangun partnership untuk mensukseskan inisiatif eLearning perusahaan anda Pastikan anda hadir dan menjadi yang terdepan dalam trend “revolusi” eLearning ini !  Facilitator Indra Budiman – GoLTD Consortium ( Digital & eLearning Practitioner). Merupakan praktisi dan konsultan dalam bidang digital & elearning . Berpengalaman di bidang HR, OD , T&D di beragam industri ( Mining, Contractors, FMCG, Shipping, Services, Government,  Consulting  dan sebagainya ) .  Indra telah membantu berbagai perusahaan dalam melakukan implementasi eLearning , membangun budaya belajar ( corporate culture ) , manajemen perubahan  ( change management ) dan inisiatif-inisiatif terkait . Berpengalaman langsung dalam mengembangkan elearning dengan multiplatform ( OpenEdx, CMS , OnCloud/ SaaS  based, on premysis based ) . Ahli dalam aplikasi eContent authorware dan passionate dalam bidang LTD ini (Learning, Training & Development ).

Talent Management & Career System

career-2

Training Talent Management & Career System mempelajari bagaimana konsep talent management, bagaimana mendefinisikan talenta yang dibutuhkan organisasi, bagaimana melakukan talent assessment, bagaimana talent mapping : performance vs talent dan hal – hal lain terkait Talent Management & Career System Deskripsi Banyak perusahaan mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan strategi perusahaan untuk menarik,mempertahankan dan mengembangkan orang terbaik yang ada di perusahaannya. Hal krusial tersebut disebabkan banyak perusahaan belum menerapkan program  untuk memetakan potensi-potensi yang dimiliki oleh karyawannya. Akibatnya pengembangan talenta yang dimiliki organisasi belum terarah sehingga tidak berjalan secara optimal.Malahan, mereka yang “merasa” punya talenta pergi, dan pindah ke perusahaan lain karena merasa kurang dikembangkan. (Talent Management) Agar pengembangan karyawan di perusahaan anda berjalan secara efektif, maka hal pertama yang anda butuhkan adalah kompetensi untuk memetakan orang-orang di dalam perusahaan. Anda perlu tahu siapa saja karyawan yang dapat digolongkan sebagai star, potential people, career person, problem person dan dead wood. Bila anda mampu memetakan potensi-potensi di perusahaan anda, niscaya program pengembangan karyawan yang anda lakukan akan berjalan secara efektif dan tepat sesuai sasaran. (Talent Management) Dalam pelatihan ini kita agar belajar bagaimana menyusun talent management system di sebuah organisasi dan menyusun pola kaderisasi kepemimpinan di organisasi agar kesinambungan kader di organisasi terjalin dengan pola sistem yang tepat. Pelatihan ini mengetengahkan pembelajaran dengan simulasi dan kasus dari praktek yang dihadapi dalam pekerjaan sehari-hari. Peserta sebaiknya membawa laptop untuk praktek dan simulasi yang disajikan dalam pelatihan Talent Management Manfaat Peserta mampu mendefinisikan dan menyusun Talent Management System di organisasinya Peserta mampu mengembangkan Career System di organisasinya. Peserta mampu memetakan kaderisasi kepemimpinan di organisasinya. Materi A. TALENT MANAGEMENT Konsep Talent Management Mendefinisikan Talenta yang Dibutuhkan Organisasi Melakukan Talent Assessment Talent Mapping : Performance vs Talent Menyusun Talent Pool : matriks 2 x 2, 3 x3,  4 x 4 dan 5 x 5. Menyusun Development Program Individual Development Program Metode dalam Development Program Menyusun Annual Training Master Plan (ATMP) Menyusun Annual Development Master Plan (ADMP) Benchmark : Talent Management di Telkom / Astra B. CAREER SYSTEM& SUCCESION PLANNING Konsep Career System & Succesion Planning Menyusun Career System Menyusun Career Path & Top Stop Teknik & Metode untuk Evaluasi Promosi, Mutasi & Demosi Menyusun Individual Career Planning Menyusun Reaplacement Table Chart (Peta Kaderisasi di Organisasi) Simulasi & kasus: pembuatan ICP & RTC untuk masing-masing peserta Facilitator Adi Mardianto, S.Psi, MBA. Adi Mardianto adalah alumni Universitas Gadjah Mada. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan software HR System dan Direktur PT Pinasthika Adhi Konsultama yang bergerak dalam pengembangan SDM & Sistem Manajemen. Dikenal sebagai konsultan pengembangan sistem MSDM, trainer, asesor dan penulis buku. Beliau mempunyai pengalaman praktis lebih 15 tahun sebagai praktisi MSDM di beberapa perusahaan multi nasional seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel, Astra Group dan Pinasthika. Dalam kegiatan profesi, beliau merupakan anggota SHRM Profesional Membership dan ASTD, serta pendiri IHRAA (Indonesian Human Resource System Analyst Association). Sebagai praktisi MSDM, beliau telah banyak membantu perusahaan untuk penyelenggaraan jasa rekrutmen, asesmen, pengembangan sistem dan pelatihan-pelatihan. Sebagai consultant, beliau pernah membantu proyek pengembangan sistem di beberapa perusahaan BUMN dan swasta. Materi konsultasi sistem yang diberikan terkait dengan tema Talent Executives& Career System, Organization Development, Design Organization, Change Executives, Remuneration System, Workload Analysis, Performance Executives Sistem, Employee Opinion Survey, Job Evaluation, Executives Development Program dan Leadership Skill. Beberapa karya buku yang sudah diterbitkan adalah Recruitment Executives dan People Development Handbook, Recruitment Analysis, Optimalizing Recruitment System; dan Organization Development Analysis, Organization Development Linked to Business Strategy.Karya yang lain adalah pembuatan software aplikasi berbasis web ataupun desktop, seperti software Talent Management& Career System, software Recruitment Executives, software Performance Management System, dan software aplikasi lainnya

Managing HR / HC for Beginner

Deskripsi Untuk mengelola HR / HC  diperlukan knowledge & skill yang memadai.. Bagi seorang pemula, mengelola HR yang baik akan mempertaruhkan karir masa depannya. Karena itulah, seorang pemula harus terus-menerus meningkatkan knowledge & skill-nya, minimal butuh waktu 3 tahun. 10-14 bulan awal tahap belajar atau tahu, kemudian 8-10 bulan internalisasi, 6-8 bulan cakap & tangkas, 4-6 bulan mahir. Dalam kurun waktu 3 tahun tersebut, pemula HR / HC harus mampu menyerap semua hal yang dibutuhkan. Harapannya setelah 3 tahun, dia mampu berfikir dan bertindak layaknya praktisi HR yang profesional. Dalam Workshop Managing HR / HC for Beginner ini, praktisi HR / HC pemula akan dibekali point-point penting dalam mengelola HR dan diberikan pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab seorang HR / HC Praktisi HR  / HC Indonesia dibekali tentang pemahaman dasar, pemahaman yang bersifat filosofis, pemahaman yang sangat penting dimiliki oleh semua peserta. Pemahaman yang akan membuka mata dan hati semua peserta bahwa HR itu penting, HR itu strategic, HR itu sebagai internal consultant bagi pengusaha. HR / HC adalah bagian terpenting dalam semua proses bisnis. Pemahaman dasar yang wajib dimiliki oleh semua praktisi HR di seluruh Indonesia. Dua hari seluruh peserta Managing HR / HC for Beginner akan belajar tentang semua aspek HR / HC mulai dari Planning, Recruitment & Selection, Compensation & Benefit, Performance Management, Training & Development dan Industrial Relation. Siapakah yang wajib hadir : Semua Praktisi HR / HC pemula yang berkecimpung didunia HR dibawah 3 tahun Tujuan Pelatihan Workshop Managing HR / HC for Beginner ini akan menekankan pada overview 4 aspek yang perlu dikuasai seorang supervisor: Managing Performance: pengembangkan kemampuan supervisor dalam mengelola kinerja dirinya dan tim nya sesuai dengan arah dan target Perusahaan. Managing Yourself: pengembangan kemampuan untuk mengelola diri sendiri agar bisa melakukan introspeksi dan pengembangan diri untuk berperan efektif sebagai supervisor Managing People: kemampuan untuk mengelola tim dengan keberagaman karakteristik orang yang ada di dalamnya Managing Task: kemampuan untuk membuat prioritas dan mengelola tugas, mulai dari perencanaan sampai dengan kontrol. Perbedaan modul Managing HR / HC for Beginner ini dengan modul Basic Supervisory adalah pada penambahan penekanan pada Managing performance, penggunaan MBTI untuk pengenalan diri, serta berbagai latihan dalam role play supervisory sehingga diharapkan pemahaman konsep yang ada sudah lebih dalam karena disertai skill practicing. Workshop Managing HR / HC for Beginner ini tidak akan menawarkan teori2 yang complicated hanya berupa prinsip2 dasar yang perlu dipahami seorang supervisor dalam ke-4 aspek di atas. Metode Pelatihan Metode Pelatihan Managing HR / HC for Beginner Presentasi Diskusi Studi Kasus Praktek / simulasi Outline Materi Materi yang akan dibahas dalam Managing HR / HC for Beginner Mengapa HR ?  Mengapa HC ? Apa bedanya ? Framework Tugas dan Tanggung Jawab Pentingnya visi misi bagi Mengelola hubungan industrial Managing Employee Acquisition   : Recruitment  Selection Placement  Managing Employee Performance KPI dan Seting target Performance review Performance appraisal Training and Development Managing Training : Training Need Analysis, Training Gap Analysis, Training Evaluation Managing Developing Careers Managing Compensation Designing and administering Compensation: Job analysis, evaluation, grading, salary design Kebijakan-kebijakan program HR / HC Fasilitator Budhi Wirawan, SE, M.Si Magister Psikologi Terapan (SDM) , Fakultas Psikologi , UI Sarjana Manajamen, UNPAD Lebih dari 20 tahun sebagai praktisi bidang SDM di berbagai jenis perusahaan (industri manufaktur , industri dan pemasaran produk farmasi serta, jasa keuangan) , dengan posisi terakhir sebagai AVP pada HR Division. Pemegang sertifikat assesor kompetensi SDM . Memliki pengalaman sebagai narasumber / fasilitator / trainer di bidang SDM pada berbagai forum HRD, inhouse training maupun public training

Behavioral Based Interview

Deskripsi Melakukan interview dalam rangka merekrut calon karyawan , mungkin sudah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh para manager / supervisor . Ketrampilan interview harus dimiliki tidak hanya oleh para pengelola bidang HRD, namun juga pimpinan / manager lainnya . Mengapa ? Karena mereka perlu mengenal secara langsung calon karyawan yang akan dipimpinnya. Apakah para manager sudah melakukan praktek interview dengan tepat ? Sehingga  diperoleh karyawan dengan kompetensi  sesuai dengan tuntunan uraian jabatan / job description ? Jangan sampai waktu yang digunakan untuk melakukan interview calon karyawan menjadi tidak efektif karena interview tidak menggunakan metode yang tepat. Apa maksudnya ? interview  dilakukan tidak memiliki konsep dan struktur  mengarah kepada penggalian kompetensi calon karyawan tersebut. Pertanyaan yang diajukan dalam interview lebih banyak menyangkut hal  bersifat pribadi , tanpa menggali informasi atas kompetensi yang dimiliki calon karyawan. DalamBehavioral Based Interview , proses interview akan berpusat kepada penggalian informasi atas kompetensi calon karyawan (terutama “soft competency / behavior”) , berdasarkan pengalaman yang dilaluinya. Metode yang dilakukan disebut dengan “STAR” , yaitu merupakan aktronim dari : S : Situation T : Task A : Action R : Result Dalam metode ini , seluruh yang pertanyaan telah disiapkan oleh pewawancara, mengacu kepada keempat aspek tersebut. Artinya, calon karyawan diminta untuk menceritakan pengalamannya secara spesifik dalam suatu aktivitas / kegiatan tertentu, sehingga peawancara dapat menggali lebih dalam perilaku apa yang pernah dilakukan oleh calon karyawan di masa lalu. Dalam konsep Behavioral Based Interview ini, berlaku prinsip : “ Past behavior predict future behavior” (Perilaku yang dilakukan di masa lalu, merupakan prediksi atas perilaku di masa datang). Tujuan Pelatihan Tingkat akurasi yang tinggi dalam menilai tepat atau tidaknya seseorang ditempatkan pada pekerjaan yang berbeda-beda sesuai dengan potensi yang dimiliki. Mencegah interviewer melakukan penilaian sesaat terhadap calon tenaga kerja hanya dengan melihat penampilan dan karakteristik luarnya saja. Digunakan untuk membuat struktur atas kisaran penuh penilaian dan teknik-teknik pengembangan yang meliputi lembaran aplikasi, interview, proses penilaian dan ratingnya. Digunakan untuk menspesifakasi keterampilan dan karakteristik tertentu serta rencana pengembangan yang dapat dijadikan target sasaran terhadap area yang perlu dikembangkan. Kompetensi mampu menyediakan suatu gambaran ringkas mengenai arah pengendalian bisnis serta perilaku dan tindakan-tindakan yang diperlukan. *) Cat. Peserta membawa CV masing-masing sebagai bahan untuk latihan interview Outline Materi Prinsip dasar dalam proses rekruitmen dan seleksi Konsep Kompetensi dan “codable information” Latihan : identifikasi kompetensi Desain proses rekruitmen dan Behavioral Based Interview Proses penyaringan awal (Merancang struktur formulir aplikasi) Behavioral Based Interview Penilaian Hasil Interview Evaluasi dan Pengambilan Keputusan Metode STAR dalam Behavioral Based Interview Latihan awal Behavioral Based Interview Latihan Behavioral Based Interview : kejadian spesifik LatihanBehavioral Based Interview : pertanyaan terfokus Latihan melakukan penilaian dan evaluasi hasil interview Dalam pelatihan Behavioral Based Interview peserta akan terlibat untuk bermain peran (role) play, terutama sebagai pewawancara (interviewer). Peserta akan terlibat dalam diskusi  interaktif satu sama lain, sehingga dapat saling memberikan masukan. Tujuannya adalah agar dapat memahami dan menghayati lebih dalam kompetensi dibutuhkan untuk dapat menjadi pewawancara yang baik. Fasilitator Budhi Wirawan, SE, M.Si Magister Psikologi Terapan (SDM) , Fakultas Psikologi , UI Sarjana Manajamen, UNPAD Lebih dari 20 tahun sebagai praktisi bidang SDM di berbagai jenis perusahaan (industri manufaktur , industri dan pemasaran produk farmasi serta, jasa keuangan) , dengan posisi terakhir sebagai AVP pada HR Division. Pemegang sertifikat assesor kompetensi SDM . Memliki pengalaman sebagai narasumber / fasilitator / trainer di bidang SDM pada berbagai forum HRD, inhouse training maupun public training

HR For Non HR Leader

Deskripsi “Every manager is HR manager – every supervisor is HR supervisor” Pernah mendengar istilah tersebut ? .  Ya. Dalam manajemen modern, istilah tersebut bukanlah hal yang asing. Mengapa ?  Karena meskipun sebuah perusahaan telah memiliki divisi / departemen HR / SDM , pada hakekatnya setiap karyawan mendapatkan tugas dan bertanggung jawab kepada atasan langsungnya masing-masing . Dalam keseharian, tentunya atasan masing-masing yang paling mengetahui dan mengenal perilaku dan kinerja karyawannya. Jadi  pengeloaan sumber daya manusia teramat penting untuk hanya dikuasai oleh bagian HR saja, setiap supervisor / manajer / general manager  wajib memahaminya karena sesungguhnya managerlah yang paling tahu tentang anggota tim nya. Kita tentunya mengihndari adanya perbedaan persepsi atau disharmonisasi hubungan kerja antara para manajer lini dengan manajer atau pengelola HRD. Masing-masing pihak seringkali memiliki harapan dan pandangan yang berbeda mengenai peran masing-masing di dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya manusia. Sebagai contoh yang paling sederhana saja misalnya adalah: manajer lini berpendapat bahwa adalah tugas HR departemen yang seharusnya menyusun uraian pekerjaan atau job description dan spesifikasi / kriteria calon karyawan atau job specification, bagi seluruh karyawan; sementara manajer HR berpendapat bahwa salah satu tugas manajer atau atasan langsung karyawan, di samping tugas bisnisnya, adalah menulis uraian pekerjaan karyawannya karena mereka yang paling tahu apa yang harus dikerjakan pada karyawan mereka. Perbedaan pendapat ini tidak perlu terjadi seandainya manajer lini memiliki pengertian mengenai bagaimana pentingnya mereka bersedia bekerjasama dalam menerapkan sistem-sistem HRD yang telah disiapkan para pengelola HR departemen .(For Non HR Leader) Training “HR for non HR Leader “ hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dalam manajemen  modern, tanggung jawab mengelola manusia bukan hanya tanggung jawab Bagian HR, melainkan juga tanggung jawab masing-masing bagian. Mulai dari merekrut, mengembangkan dengan coaching dan training ,  appraisal, sampai dengan menghadapi permasalahan karyawan , semua proses tersebut melibatkan atasan pada masing-masing .(HR For Non HR Leader) Dalam pelatihan HR For Non HR Leader ini, supervisor / manajer lini akan diberikan pembekalan mengenai apa saja aktivitas di dalam HR manajemen yang memerlukan peran dan keterlibatan mereka , agar dapat mengelola sumber daya manusia yang ada di bawah kepemimpinan mereka dengan lebih baik, yang dapat menentukan keberhasilan organisasi.(HR For Non HR Leader) Tujuan Pelatihan Supervisor / Manager lini memahami perannya sebagai atasan langsung yang bertanggung jawab terhadap perilaku , pengembangan dan kinerja karyawannya Supervisor / Manager lini memahami adanya pembagian tugas dengan HR Manager / Supervisor terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia Menumbuhkan budaya untuk saling menghargai peran dan fungsinya masing-masing dalam menunjang peningkatan kinerja perusahaan Pimpinan perusahaan / top manajemen akan terbantu dengan dua hal tersebut di atas , sehingga bisa lebih fokus terhadap pengelolaan strategi bisnis perusahaan. Outline Materi Perubahan lingkungan bisnis dan dampaknya pada tuntutan Sumber Daya Manusia dan peran Supervisor / Manajer Lini dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia Pengertian dan proses perencanaan tenaga kerja (SDM); peran Supervisor / Manajer Lini dalam perencanaan (SDM); keterkaitan perencanaan SDM dengan uraian pekerjaan; manfaat uraian pekerjaan bagi Manajer Lini, dan peran Manajer Lini dalam uraian pekerjaan Pengertian Rekrutmen dan Seleksi, dan peran atasan langsung dalam pemenuhan kebutuhan SDM dari luar (rekrutmen & seleksi) serta dari dalam (Promotion from Within) Model proses pelatihan, berbagai metode pelatihan & pengembangan, dan peran Manajer Lini dalam sistem pelatihan & pengembangan karyawan Siklus Manajemen Kinerja dan Kompensasi, serta peran Manajer Lini dalam sistem penilaian kinerja Prinsip-prinsip dasar dalam Hubungan Industrial agar Manajer Lini sedapat mungkin menghindarkan karyawan dari potensi konflik hubungan industrial Fasilitator Budhi Wirawan, SE, M.Si Magister Psikologi Terapan (SDM) , Fakultas Psikologi , UI Sarjana Manajamen, UNPAD Lebih dari 20 tahun sebagai praktisi bidang SDM di berbagai jenis perusahaan (industri manufaktur , industri dan pemasaran produk farmasi serta, jasa keuangan) , dengan posisi terakhir sebagai AVP pada HR Division. Pemegang sertifikat assesor kompetensi SDM . Memliki pengalaman sebagai narasumber / fasilitator / trainer di bidang SDM pada berbagai forum HRD, inhouse training maupun public training

Be An Effective Training Manager

Pelatihan Be An Effective Training Manager mempelajari mengenai apa itu pengertian training, mengenai TNA,  bagaimana tata cara design training dan hal lainnya terkait Effective Training Manager. Deskripsi Suatu pelatihan dapat menyediakan kesempatan untuk memperluas basis pengetahuan bagi semua karyawan. Tetapi dalam kondsi yang sangat sulit seperti saat ini, kenyataan membuktikan bahwa  proses pelatihan itu sangatlah mahal. Karyawan yang menghadiri sesi pelatihan juga kehilangan waktu kerja yang dapat menunda penyelesaian suatu pekerjaan. Meskipun begitu, pelatihan dan pengembangan memberikan, baik individu dan organisasi secara keseluruhan, manfaat yang besar.  Membuat investasi biaya dan waktu  yang berharga, bila di rancang dan dipersiapkan secara baik. Be An Effective Training Manager dipersiapkan untuk para Training Manager, HR Manager dan siapapun yang tertarik di bidang pelatihan untuk membekali diri di dalam bidang training (Pelatihan) sehingga mampu membantu perusahaan dalam mempersiapkan sumberdaya manusia yang siap dan mampu melaksanakan tugas yang diembannya. Tujuan Pelatihan Setelah selesai pelatihan ‘Be An Effective Training Manager, , peserta pelatihan ‘Be An Effective Training Manager’  dapat Mamahami secara utuh apa pengertian dan mengapa kita memerlukan training Melakukan Training Need Analysis Menyusun Desigb=n Training Menyelenggarakan Training baik dengan cara mengikuti Public Traning maupun secara Mandiri Melakukan Evaluasi Pelatihan Outline Materi APA ITU PENGERTIAN TRAINING Pengertian dan Tujuan Training Jenis-jenis Training TRAINING NEED ANALYSIS (TNA) Mengapa perlu dilakukan T N A Komponen TNA Tahapan melakukan TNA Tugas1. Melakukan TNA TATACARA DESIGN TRAINING Faktor – factor yang perlu dipertimbangkan dalam design Training Proses penyusunan design training Penyusunan Tujuan Training Penyusunan Evaluasi Hasil Training Penyusunan Materi Traning Pemilihan Metode Training Penyusunan Pelatih/peserta Trainng Tugas 2. Menyusun Materi Pelatihan PENYELENGGARAAN TRAINING Penyeleggaraan Training Dengan Mengikuti Public Training Penyelenggaraan Training Secara Mandiri MELATIH Mempersiapkan Melatih Beberapa Metode Melatih Beberapa Media Pelatihan Mempersiapkan test EVALUASI TRAINING Reaction. Apakah Training Ini bermanfaat ? Learning. Apa Yang Dipelajari dalam Training tersebut ? Behaviour. Sejauh mana Hasil Training Tersebut Diterapkan ? Result. Sejauh mana Hasil Training Tersebut ? Tugas 3. Menyusun Evaluasi Training Metode Pelatihan Presentasi, Tanya Jawab, Games, Tugas Individu, Tugas Kelompok Facilitator Agus Widyo Hardjoko Beliau adalah lulusan Asian Institute of Management, Manila,Philipine yang telah berpengalaman sebagai GM dan Direktur HRD di berbagai perusahaan baik perusahaan nasional maupun multinasional di antaranya adalah Semen Andalas, Texmaco, Coats, HINO, Dewhirst, Mulia Keramik

How To Make An Effective Key Performance Indicator (KPI)

Deskripsi Pertumbuhan dan keberhasilan akhir perusahaan akan ditentukan oleh konsistensi hasil perusahaan tersebut. Dan hasil tersebut hanya dapat tercapai jika tim Anda secara konsisten memenuhi tujuan dan target yang diinginkan. Key Performance Indicators (KPI) adalah alat yang diperlukan untuk menentukan dan menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan akan maju untuk memenuhi tujuan perusaaan. KPI membantu organisasi memahami jika perusahaan menuju ke arah yang benar-dan jika tidak, di mana ia perlu mengalihkan perhatiannya. Apa pun ukurannya, tujuan KPI adalah meningkatkan kesehatan organisasi. KPI juga berfungsi pada level individu (karyawan), pada pengukuran kinerja karyawan. Apakah kita yakin semua karyawan telah bekerja sesuai fungsinya. Apakah karyawan telah mencapai hasil yang dibutuhkan tim dan perusahaan? KPI  dapat memungkinkan Anda untuk menjawab pertanyaan ini, dengan meng kuantifikasi tujuan individu dan organisasi, dan mengevaluasi kinerja yang sesuai Tujuan Setelah selesai pelatihan, peserta pelatihan dapat Mamahami secara utuh apa itu Key Performance Indicator dan mengapa kita memerlukan KPI Menyusun KPI berdasarkan Balance Scorecard Menyusun KPI berdasarkan hyrarchi struktur organisasi Merancang strategi Implementasi Penyusunan KPI Merancang Performance Appraisal berdasarkan KPI Pokok Bahasan APA ITU KEY PERFORMANCE INDICATOR Pengertian Key Performance Indicator (KPI) KPI vs Strategic Planning Mengapa kita memerlukan KPI Beda antara Goal, KPI,Target Kesalahan dalam merumuskan KPI CARA MENYUSUN KPI Cara menyusun KPI  berdasarkan balance scorecard Cara menyusun KPI  berdasarkan struktur organisasi BAGAIMANA STRATEGI IMPLEMENTASI Penyusunan Tim KPI Sosialisasi ke seluruh Direksi, Manager dan Supervisor Penyusunan KPI untuk seluruh Direksi, Manager, Supervisor Bagaimana menyusun laporan PI mingguan, bulanan, tahunan BAGAIMANA PENYUSUNAN PA BERDASARKAN KPI Pengertian Performance Appraisal Komponen Performance Appraisal Tantangan Performance Appraisal Performance Appraisal Berdasarkan pada KPI Metode Pelatihan Presentasi, Tanya Jawab, Games, Tugas Individu, Tugas Kelompok Fasilitator Agus Widyo Hardjoko Beliau adalah lulusan Asian Institute of Management, Manila,Philipine yang telah berpengalaman sebagai GM dan Direktur HRD di berbagai perusahaan baik perusahaan nasional maupun multinasional di antaranya adalah Semen Andalas, Texmaco, Coats, HINO, Dewhirst, Mulia Keramik

How To Be A Strategic Business Partner

Deskripsi Sejarah Managemen Personalia yang dimulai dari di awal tahun 1900-an sebagai penegak hukum di lingkungan pabrik untuk menyelesaikan permasalahan keluhan karyawan, keselamatan kerja, pemecatan, kasus pengadilan, pemeliharaan dan manajemen pengupahan. Walaupun secara konsep manajemen personalia telah berkembang dengan memasukkan unsur recruitment, training, performance managemen serta hal-hal terbaru lainnya, tetap HRD merupakan sekelompok  yang eklusive dari kelompok lain dalam perusahaan. Hal tersebut merupakan masalah baik bagi perusahaan ataupun kelompok HRD itu sendiri. Dalam dunia yang sangat kompetitip ini, perusahaan dituntut untuk mengop- timalkan segala  sumberdaya yang ada untuk tercapainya tujuan perusahaan. Bila ada satu bagian yang tidak memberikan added value terhadap upaya tersebut maka hal ini akan sangat merugikan perusahaan ataupun eksistensi HRD itu sendiri. Karena itulah muncul suatu alternatip untuk mendaya-gunakan HRD sebagai Strategic Business  Partner (Mitra Strategis Bisnis), dimana HR diharapkan untuk lebih berfungsi dalam pencapaian tujuan prusahaan Training ini memberikan alternatip kepada para HRD maupun pihak – pihak lain yang berkepentingan tentang bagaimana merubah paradigma berpikir, perilaku serta pengetahuan lain yang diperlukan HRD untuk bersikap sebagai Strategic Business Partner. Diakhir training, para trainee akan diajak membedah pengalaman pribadi trainer waktu menerapkan prinsip-prinsip Strategic Business Partner untuk membantu perusahaan yang dalam kondisi rugi (150 milyar) berbalik menjadi perusahaan yang untung (500 milyar). Tujuan Setelah pelatihan ini, para peserta dapat Memahami perubahan yang terjadi dalam HR Memahami konsep terbaru dalam HR Memahami apa itu Strategic Business Partner (SBP), apa yang diharapkan sebagai SBP serta langkah – langkah yang perlu diambil sebagai SBP Memahami bagaimana Strategic Business Partner itu diterapkan di Indonesia Pokok Bahasan HR SUDAH  BERUBAH Evolusi HR Apa yang CEO inginkan dari HR HR CHAMPION A Model For Multiple Role Strategic Partner Administrative Expert Employee Champions Change Agent BAGAIMANA PENERAPAN DARI HR CHAMPION Alternatip penerapan dari HR Champion Apakah HR Champion masih valid untuk Indonesia? HR SEBAGAI STRATEGIC BUSSINESS PARTNER Apa yang Strategic Business Partner lakukan ? Apa bedanya dengan HR biasa lakukan ? Apa Kompetensi Yang Harus Dipunyai Oleh HR strategic Business Partner Apakah Perusahaan Anda Sudah Butuh HR Strategic Business Partner ? PENERAPAN HR BUSINESS PARTNER, MERUBAH PERUSAHAAN MINUS 150 MILYAR MENJADI 500 MILYAR Gambaran Kondisi Perusahaan Sebelumnya Langkah – Langkah Yang Diambil Hasil yang Telah Dicapai Kesimpulan Metode Pelatihan Presentasi, Tanya Jawab, Games, Tugas Individu, Tugas Kelompok Fasilitator Agus Widyo Hardjoko Beliau adalah lulusan Asian Institute of Management, Manila,Philipine yang telah berpengalaman sebagai GM dan Direktur HRD di berbagai perusahaan baik perusahaan nasional maupun multinasional di antaranya adalah Semen Andalas, Texmaco, Coats, HINO, Dewhirst, Mulia Keramik

Basic Human Resources Management

Basic Human Resources Management  salah satu tujuannya Pelatihan Basic Human Resources Management ini dirancang untuk membekali peserta tentang manajemen sumber daya manusia yang bersifat mendasar. Deskripsi Banyak staf human resources  belum memiliki pengetahuan, keahlian dasar dalam manajemen sumber daya manusia. Hal ini disebabkan tidak ada program pendidikan khusus manajemen SDM yang menghasilkan profesional SDM di level pemula. Oleh sebab itu para staf pemula perlu mendapatkan pelatihan yang komprehensif tentang manajemen SDM untuk tingkat dasar. Pelatihan Basic Human Resources Management ini dirancang untuk membekali peserta tentang manajemen sumber daya manusia yang bersifat mendasar. Disamping itu akan diberikan juga wawasan terhadap transformasi peran manajemen SDM yang kini dituntut oleh perusahaan-perusahaan. Tujuan Pelatihan Membekali peserta dengan pengetahuan dan keahlian dalam manajemen SDM tingkat dasar. Memberikan kemampuan pada peserta untuk menjalankan peran manajemen SDM secara profesional. Target Audiens Staf junior atau pemula di bagian SDM dengan pengalaman bekerja sekitar 1-3 tahun. Staf bagian SDM yang belum pernah mendapatkan pembekalan human resources management secara komprehensif. Outline Materi Session 1.(Basic Human Resources) Human Resources Roles Human Resources Planning Session 2.(Basic Human Resources) Recruitment & Selection Training & Development Administration Performance Management Session 3.(Basic Human Resources) Key Performance Indicators, target kinerja, Performance Appraisal Compensation & Benefit Management Session 4.(Basic Human Resources) Personnel Human Resources Administration Industrial Relations Fasilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Career Development Management

Training Career Development Management mempelajari mengenai  HR Strategy dan People Development, mengapa people development penting, apa kaitan dengan fungsi HR yang lain dan hal lain terkait Career Development Management. Deskripsi Program Training Career Development Management ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan dan wawasan yang diperlukan untuk mengelola fungsi Career dan People Development dengan sukses, efektif dan optimal. Career Model, Career Path & Career Development Plan dikenal dengan title yang berbeda-beda di tiap perusahaan. Adapun output dari proses tersebut antara lain adalah : Defining Competency Standard : Role and competency standard, Career model dan career path, Rotation route Potential mapping : Nine Box matrix Career Planning : Individual Career Planning (ICP) Development Program : Competency Gap, Individual Development Planning (IDP), Individual Performance Planning (IPP) Seluruh proses di atas dibangun melalui system yang terintegrasi antara beberapa system antara lain : Sistem Pengelolaan Karir, Succession Planning Talent Pool, Assessment, Training Management, Performance Management dan metode-metode lain sedemikian rupa agar dapat memastikan individu individu dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang relevan tersedia ketika dibutuhkan oleh organisasi. Bagi organisasi-organisasi yang memprioritaskan investasinya ke pengembangan SDM, agar investasinya menjadi lebih efektif dan efisien, maka training career development ini menjadi sangat penting. Hal ini dikarenakan dengan pemahaman mengenai career path dan individual development analysis maka HR Manager dan Line Manager dapat memprioritaskan skema pengembangan individu untuk mendukung pencapaian target perusahan. Target Peserta Line Managers, HR Manager, HR Officer HR Generalis Outline Materi Training Career Development Management Pengantar HR Strategy dan People Development Mengapa people development penting Kaitan dengan fungsi HR yang lain Manfaat people development Lingkup kerja people development Komponen people development Karakteristik fasilitator people development Career Management Apakah career management? Lingkup career management (Career Path, Career Planning, Career Development) Metodologi career management Bentuk-bentuk career management Manfaat career management Career Model Apakah Career Model? Tujuan Career Model Proses penyusunan Career Model – Hal-hal yang berpengaruh dalam Career Management – Hubungan siklus hidup dengan karir – Pilihan karir Defining Competency Standard Set up Role and Competency Matrix Set up Career Model Set up Rotation route Talent Review Apakah Talent Review? Tujuan Talent Review Proses Talent Review Model Talent Review (Assessment, People Review dll) Evaluator Output dari Talent Review Proses penilaian Career Planning Apakah Career Planning? Tujuan Career Planning Persyaratan Career Planning Proses Career Planning Does & Don’ts Workshop Penyusunan Individual Career Planning Career Development Apakah Career Delopment? Tujuan Career Development Syarat-syarat dalam Career Development Kaitan Career Development dengan Performance Management Hambatan dalam Proses penyusunan Career Development Planning (IDP) Workshop IDP Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan.  Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama.  Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll    

Conflict Management Strategies

Mencegah dan Mengatasi Konflik Karyawan Secara Positif Training Conflict Management Strategies adalah training yang mempelajari definisi karyawan bermasalah, sumber-sumber dan tipe-tipe konflik, bagaimana pelaksanaan manajemen konflik, konflik dan penampilannya baik tertutup maupun tertutup, mengenai pemecahan konflik, komunikasi dalam konflik. Deskripsi Sadar atau tidak, banyak perusahaan yang mempunyai karyawan bermasalah, baik dari segi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan, hal ini dapat diatasi dengan suatu pelatihan atau coaching, yang lebih bermasalah adalah jika ada konflik baik antara atasan dan bawahan, maupun sesama karyawan. Pelatihan Conflict Management Strategies di design dengan konsep pengenal diri setiap karyawan untuk dapat menentukan cara menghadapi dan mengatasi konflik karyawan, sehingga dalam pekerjaan terjadi sinergisitas yang baik. (Conflict Management) Tujuan Peerta memahami dan mampu mengelola potensi atau persoalan konflik terbuka atau pun tertutup secara positif, bisa menganalisa dan mendeteksi secara dini masalah yang akan atau timbul dengan jalan keluar yang baik. (Conflict Management) Outline Pelatihan Definisi karyawan bermasalah (Conflict Management) Sumber-sumber dan tipe-tipe konflik (Conflict Management) Pelaksanaan Manajemen Konflik (Conflict Management) Konflik dan penampilannya baik tertutup maupun tertutup (Conflict Management) Pemecahan konflik (Conflict Management) Komunikasi dalam konflik (Conflict Management) Metode Presentasi Diskusi Latihan Soal/Kasus DISC Profiling Test Simulasi Peserta Direktur/Manajer Supervisor Marketing/Staf Operasional HRD/Front Desk/Receptionist Customer Service Public Relation Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

How To Be A Good Trainer

Deskripsi Sumber daya manusia merupakan aset yang paling menentukan dalam operasional sebuah perusahaan, dalam operasional sehari-hari setiap atasan (supervisor/manajer) adalah juga sebagai Trainer yang harus mempunyai kemampuan untuk menyampaikan, mengajak, mempengaruhi dan membentuk bawahan ke arah pengetahuan, keterampilan, kemampuan melalui suatu transformasi visi, misi, teknik bekerja. Sehingga apa yang menjadi tujuan atau keinginan pencapaian hasil dapat terjadi dengan lebih efisien efektif.(How To Be A Good Trainer) Tujuan Pelatihan Peserta sebagai Trainer mampu, terampil mentransfer apa yang dimaksudkan persis dengan apa yang dimaksud, demikian juga dalam mempresentasikan pencapaian, evaluasi hasil sehingga terjadi transformasi kemampuan secara soft-competency maupun hard-competency.(How To Be A Good Trainer) Target Peserta Direktur/Manajer.(How To Be A Good Trainer) Supervisor/Trainer.(How To Be A Good Trainer) HRD/Personalia.(How To Be A Good Trainer) Metode Pelatihan Presentasi.((How To Be A Good Trainer)To Be A Good Trainer) Diskusi.(How To Be A Good Trainer)(How To Be A Good Trainer) Latihan Soal/Kasus.(How To Be A Good Trainer) DISC Profiling.(How To Be A Good Trainer) Simulasi. Outline Materi Apa itu Pelatih atau Pembimbing (Trainer) Karakteristik Dasar dan Intrisik dari Seorang Trainer Kiat dan Cara menjadi seorang Trainer yang baik Profil karakter bagi seorang Trainer Peranan : (Trainer) : Coaching – Cousenlor – Facilitator Penyajian (Presentasi) yang sederhana dan tercerna Kunci sukses seorang Trainer Fasilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Manpower Planning And Workload

Deskripsi Manpower Planning sangat menentukan prosuktifitas suatu perusahaan, baik secara kualitas maupun kuantitasnya, permasalah muncul bahwa setiap tenaga kerja mempunyai kemampuan dan keterampilan yang berbeda-beda dalam mengerjakan tugasnya, keadaan yang demikian hartus diperhatikan oleh penyedia tenaga kerja agar hasil kerja setiap tenaga kerja berjalan optimum dan dapat terdeterminasi secara keseluruhan. Oleh karena itu sangatlah perlu suatu perencanaan tenaga kerja berikut cara pengukuran beban kerja yang akan didapatkan dalam pelatihan ini. Sehingga kinerja, performance, hasil, output yang didapatkan memenuhi harapan tanpa menimbulkan beban kerja yang mengganggu. Tujuan Tujuan Pelatihan Manpower Planning And Workload : Peserta mampu menentukan dan mengidentifikasi rangkaian aktifitas kerja pada fungsi utama yang dibutuhkan untuk menghasilkan output hasil aktifitas. Peserta mampu membreak-down rangkaian aktifitas menjadi satuan tugas yang lebih spesifik dan detail dengan mempertimbangkan elemen-elemen suatu aktifitas. Peserta mampu menghitung jumlah waktu total yang dibutuhkan untuk menyelesaikan per individu/kelompok tugas tersebut dan memprediksi berapa kebutuhan jumlah pekerja yang diperlukan untuk menyelesaikan keseluruhan aktifitas. Outline Pelatihan Outline Materi yang akan dibahas dalam Manpower Planning And Workload : Apa itu beban kerja dan perencanaan tenaga kerja serta bagaimana menentukannya ? Karakter dasar tenaga kerja sebagai dasar penyesuaian beban kerja. Pengaruh sistem dan lingkunga kerja pada produktifitas kerja Bagaimana perhitungan beban kerja ? Atas dasar apa suatu perencanaan tenaga kerja dilakukan ? Titik optimum beban kerja dan kebutuhan tenaga kerja Metode KURANG-LEBIH. Metode Metode yang akan digunakan dalam Manpower Planning And Workload Presentasi Diskusi Latihan Soal/Kasus DISC Profiling Simulasi Peserta Peserta yang wajib mengikuti Manpower Planning And Workload Direktur/Manajer Supervisor Marketing/Staf Operasional HRD/Personalia Peserta di Wajibkan membawa Laptop/Notebook Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)

Deskripsi Penerimaan tenaga kerja sering dilakukan melalui suatu proses yang panjang dan lama serta hasil yang kurang sesuai dengan yang dibutuhkan, hal ini menimbulkan pemborosan biaya dan waktu serta keluhan peminta tenaga kerja. Penerimaan tenaga kerja bukan hanya mendapatkan pekerja yang sesuai kebutuhan tapi juga tepat penempatan dan waktunya. Teknik S-R-I ini akan menjamin suatu proses penerimaan/memilih tenaga kerja yang handal dan tepat waktu. Tujuan Pelatihan Peserta mengerti dan mampu melakukan rangkaian rekrutmen mulai dari persiapan sampai keputusan wawancara serta penempatannya sesuai kebutuhan secara cepat dan tepat, melalui tahapan yang komprehensif dengan tingkat akurasi yang teruji.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Outline Pelatihan Pengertian tentang rekrutmen, seleksi dan wawancara. Merancang proses R-S-I secara berkesimbungan yang menghasilkan output atas penerimaan pekerja sesuai kebutuhan. Metode mencari calon pekerja berdasarkan kebutuhan job decription, job analysis atau permintaan tenaga kerja oleh pengguna. Teknik pelaksanaan wawancara yang berhasil dengan Metode SMART INTERVIEW didasari pada Profiling Test. Melakukan penilaian calon pekerja Tindaklanjut dari hasil  S-R-I Metode Presentasi.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Diskusi.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Simulasi Wawancara.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) DISC Profiling Test.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Latihan Soal.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Roll Player.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Peserta Direktur/Manajer HRD/Personalia Trainer Supervisor/Atasan Recruiter Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance

Deskripsi Perusahaan dan organisasi yang terus maju berkembang pasti memiliki tatakelola yang unggul. Yang beroperasi dengan keputusan, instruksi, dan himbauan yang jelas. Karyawan tidak saling melempar tanggung jawab sebesar apapun masalah yang timbul. Para pimpinan dapat mengontrol hasil kerja timnya secara otomatis. Miskomunikasi sangat jarang terjadi, hasil kerja konsisten berkualitas, dan solusi terhadap masalah tersedia cepat dan efektif. Mengapa bisa demikian? Karena ada SOP yang dijalankan oleh perusahaan dan organisasi. Training Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance ini akan membekali peserta keterampilan secara praktis dan komprehensif dalam mengembangkan SOP yang sangat penting bagi perusahaan dan organisasi untuk kinerja yang lebih baik. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance ini peserta diharapkan akan mampu untuk: Melakukan analisa proses bisnis dengan tepat dan detail Membuat Standar Operasional Prosedur secara efektif dan efisien sesuai kebutuhan organisasi Melakukan sosialisasi, audit kepatuhan, dan uji pelaksanaan dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan Memimpin tim perubahan organisasi secara strategis Apa Yang Akan Dipelajari Outline Materi Pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance Sasaran Bisnis, Strategi, Struktur, Sistem, dan Budaya Kerja Hirarki Pengambilan Keputusan Business Process Mapping, Business Process Analysis Unsur Penyusun Standard Operating Procedures, Job Manuals, Work Instructions Metode dan Teknik Penyusunan Standard Operating Procedures Mekanisme Penyusunan, Sosialisasi, Pengesahan, Monitoring & Evaluasi SOP Siapa Yang Perlu Ikut Peserta Pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance Para Manajer, Supervisor, Kepala Bagian, Pimpinan, HR, System Audit, siapapun yang ingin mengembangkan keterampilan menyusun Standar Operasional Prosedur Metode Pelatihan Metode Pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance 70% Praktek & 30% Teori (Presentasi, Simulasi, Role Play, Diskusi Kelompok, Games, Multimedia) Facilitator Dedy Irawan Berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, memiliki pengalaman profesional lebih dari 15 Tahun dalam bidang Penjualan, Pelatihan, SDM, dan Konsultasi Manajemen di berbagai industri dan perusahaan. Terakhir berprofesi sebagai Head of Learning & Development di Frank & co Jewellery, setelah sebelumnya berkarir di The Jakarta Consulting Group, Accor, Arbe Styrindo, dan Astra Zeneca Indonesia. Banyak memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Communication, Soft Skills, HR, dan Strategic Management. Menjadi finalis dalam ajang Indonesia Future HR Leader oleh Majalah SWA pada 2011. Saat ini aktif mengembangkan Dilantern, perusahaan konsultasi manajemen yang didirikannya serta sebagai anggota Forum Psikologi Sosial Budaya UII, Jakarta. Berbagai topik unggulan pelatihan yang sering diberikan diantaranya Leadership, Adversity Quotient, Assertiveness, Supervisory Management, Performance Management, Talent Management, dan semua fungsi Human Resources Management. Beberapa perusahaan manufaktur, industri pertambangan, perbankan, BUMN, dan Kementerian/Lembaga menjadi klien yang pernah ditangani.

The Industrial Revolution 4.0 Talent Management

Talent

Training The Industrial Revolution 4.0 Talent Management mempelajari bagaimana melakukan analisa kebutuhan tenaga kerja secara strategik, bagaimana membuat sistem manajemen talenta yang terintegrasi dan hal lainnya terkait Talent Management. Deskripsi Pengembangan SDM yang efektif dimulai dengan pemetaan potensi karyawan. Seiring hadirnya revolusi industri 4.0 yang kian penuh tantangan, perusahaan harus memilih, memotivasi, dan meretensi para karyawannya yang kompeten dan berpotensi tinggi untuk menjadi para pemimpin di masa depan. Bagaimana memulainya? Bagaimana melaksanakannya secara komprehensif? Bagaimana strategi menghadapi revolusi industri ini? Sehingga roda organisasi dapat terus berputar tanpa hambatan yang berarti untuk keberhasilan jangka panjang yang dicita-citakan. (Talent Management) Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan Talent Management peserta diharapkan akan mampu untuk:   Melakukan analisa kebutuhan tenaga kerja secara strategik.(Talent Management) Membuat sistem manajemen talenta yang terintegrasi.(Talent Management) Melakukan identifikasi, pemetaan, pengembangan, monitoring, dan penyelarasan karyawan terbaik. (Talent Management) Memimpin tim perubahan organisasi secara strategis.(Talent Management) Outline Materi Memahami konsep sistem manajemen talenta secara komprehensif di era revolusi industri 4.0 Disrupsi cara kerja milenial: otomasi, digital, robotik Revolusi rekrutmen karyawan: strategi, jalur karir, talent pool Quo Vadis UMP, retensi pengupahan sampai usia pensiun Model talenta terintegrasi: model kompetensi, performance management, knowledge management, future leadership Peserta Para Manajer, Supervisor, Kepala Bagian, Pimpinan, HR, Organization Development, siapapun yang ingin mengembangkan keterampilan melaksanakan Talent Management secara komprehensif Metode Pelatihan 70% Praktek & 30% Teori (Presentasi, Simulasi, Role Play, Diskusi Kelompok, Games, Multimedia) Facilitator Dedy Irawan Berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, memiliki pengalaman profesional lebih dari 15 Tahun dalam bidang Penjualan, Pelatihan, SDM, dan Konsultasi Manajemen di berbagai industri dan perusahaan. Terakhir berprofesi sebagai Head of Learning & Development di Frank & co Jewellery, setelah sebelumnya berkarir di The Jakarta Consulting Group, Accor, Arbe Styrindo, dan Astra Zeneca Indonesia. Banyak memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Communication, Soft Skills, HR, dan Strategic Management. Menjadi finalis dalam ajang Indonesia Future HR Leader oleh Majalah SWA pada 2011. Saat ini aktif mengembangkan Dilantern, perusahaan konsultasi manajemen yang didirikannya serta sebagai anggota Forum Psikologi Sosial Budaya UII, Jakarta. Berbagai topik unggulan pelatihan yang sering diberikan diantaranya Leadership, Adversity Quotient, Assertiveness, Supervisory Management, Performance Management, Talent Management, dan semua fungsi Human Resources Management. Beberapa perusahaan manufaktur, industri pertambangan, perbankan, BUMN, dan Kementerian/Lembaga menjadi klien yang pernah ditangani.

Street-Smart Strategist: Managing Your Organization To The Next Level

Deskripsi BELAJAR DALAM TRAINING INI, SEPERTI ANDA MENEMUKAN INTISARI DARI 10 BUKU MANAJEMEN STRATEGI PERHATIAN kepada para Manajer, Pimpinan, dan Pelaku Bisnis!! Mengapa ada Organisasi yang tumbuh MAJU berkembang dan ada pula yang STAGNAN bahkan mengalami kemunduran? Apa perbedaan dari cara mengelolanya? Apa saja rahasia para pemimpin sukses dalam membangun organisasi yang efektif dan produktif? Sudah tahu bagaimana teknik dan strategi mengelola organisasi untuk keberhasilan jangka panjang? Dapatkan semua rahasianya dalam training ini. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan akan mampu untuk:   Meletakkan dasar fondasi strategi bisnis yang kuat Membuat rencana strategi dan bisnis jangka panjang Menyusun standar operasional prosedur yang dibutuhkan Membangun tim yang efektif, produktif, solid, dan profesional Menjadi eksekutor perubahan yang handal Outline Materi Training Bagaimana cara melakukan check-up kondisi bisnis secara praktis Bagaimana cara menyusun rencana kerja tahunan dan program anggaran Bagaimana cara mengembangkan sistem prosedur yang aplikatif Bagaimana cara merumuskan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan Bagaimana cara mengatur insentif, penilaian kinerja, evaluasi target pencapaian Bagaimana cara menggulirkan perubahan dan mengelola dampak yang ditimbulkan Bagaimana cara menumbuhkan budaya kerja dan memimpin generasi milenial Siapa Yang Perlu Ikut? Semua Manajer, Supervisor, Kepala Bagian, Pimpinan, Pemilik Bisnis, HR, Marketing, siapapun yang ingin mengembangkan keterampilan manajemen strategis Metode Pelatihan 70% Praktek & 30% Teori (Presentasi, Simulasi, Role Play, Diskusi Kelompok, Games, Multimedia) Facilitator Dedy Irawan Berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, memiliki pengalaman profesional lebih dari 15 Tahun dalam bidang Penjualan, Pelatihan, SDM, dan Konsultasi Manajemen di berbagai industri dan perusahaan. Terakhir berprofesi sebagai Head of Learning & Development di Frank & co Jewellery, setelah sebelumnya berkarir di The Jakarta Consulting Group, Accor, Arbe Styrindo, dan Astra Zeneca Indonesia. Banyak memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Communication, Soft Skills, HR, dan Strategic Management. Menjadi finalis dalam ajang Indonesia Future HR Leader oleh Majalah SWA pada 2011. Saat ini aktif mengembangkan Dilantern, perusahaan konsultasi manajemen yang didirikannya serta sebagai anggota Forum Psikologi Sosial Budaya UII, Jakarta. Berbagai topik unggulan pelatihan yang sering diberikan diantaranya Leadership, Adversity Quotient, Assertiveness, Supervisory Management, Performance Management, Talent Management, dan semua fungsi Human Resources Management. Beberapa perusahaan manufaktur, industri pertambangan, perbankan, BUMN, dan Kementerian/Lembaga menjadi klien yang pernah ditangani.