Human Resource Training

Behavioral Based Interview

Deskripsi Melakukan interview dalam rangka merekrut calon karyawan , mungkin sudah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh para manager / supervisor . Ketrampilan interview harus dimiliki tidak hanya oleh para pengelola bidang HRD, namun juga pimpinan / manager lainnya . Mengapa ? Karena mereka perlu mengenal secara langsung calon karyawan yang akan dipimpinnya. Apakah para manager sudah melakukan praktek interview dengan tepat ? Sehingga  diperoleh karyawan dengan kompetensi  sesuai dengan tuntunan uraian jabatan / job description ? Jangan sampai waktu yang digunakan untuk melakukan interview calon karyawan menjadi tidak efektif karena interview tidak menggunakan metode yang tepat. Apa maksudnya ? interview  dilakukan tidak memiliki konsep dan struktur  mengarah kepada penggalian kompetensi calon karyawan tersebut. Pertanyaan yang diajukan dalam interview lebih banyak menyangkut hal  bersifat pribadi , tanpa menggali informasi atas kompetensi yang dimiliki calon karyawan. DalamBehavioral Based Interview , proses interview akan berpusat kepada penggalian informasi atas kompetensi calon karyawan (terutama “soft competency / behavior”) , berdasarkan pengalaman yang dilaluinya. Metode yang dilakukan disebut dengan “STAR” , yaitu merupakan aktronim dari : S : Situation T : Task A : Action R : Result Dalam metode ini , seluruh yang pertanyaan telah disiapkan oleh pewawancara, mengacu kepada keempat aspek tersebut. Artinya, calon karyawan diminta untuk menceritakan pengalamannya secara spesifik dalam suatu aktivitas / kegiatan tertentu, sehingga peawancara dapat menggali lebih dalam perilaku apa yang pernah dilakukan oleh calon karyawan di masa lalu. Dalam konsep Behavioral Based Interview ini, berlaku prinsip : “ Past behavior predict future behavior” (Perilaku yang dilakukan di masa lalu, merupakan prediksi atas perilaku di masa datang). Tujuan Pelatihan Tingkat akurasi yang tinggi dalam menilai tepat atau tidaknya seseorang ditempatkan pada pekerjaan yang berbeda-beda sesuai dengan potensi yang dimiliki. Mencegah interviewer melakukan penilaian sesaat terhadap calon tenaga kerja hanya dengan melihat penampilan dan karakteristik luarnya saja. Digunakan untuk membuat struktur atas kisaran penuh penilaian dan teknik-teknik pengembangan yang meliputi lembaran aplikasi, interview, proses penilaian dan ratingnya. Digunakan untuk menspesifakasi keterampilan dan karakteristik tertentu serta rencana pengembangan yang dapat dijadikan target sasaran terhadap area yang perlu dikembangkan. Kompetensi mampu menyediakan suatu gambaran ringkas mengenai arah pengendalian bisnis serta perilaku dan tindakan-tindakan yang diperlukan. *) Cat. Peserta membawa CV masing-masing sebagai bahan untuk latihan interview Outline Materi Prinsip dasar dalam proses rekruitmen dan seleksi Konsep Kompetensi dan “codable information” Latihan : identifikasi kompetensi Desain proses rekruitmen dan Behavioral Based Interview Proses penyaringan awal (Merancang struktur formulir aplikasi) Behavioral Based Interview Penilaian Hasil Interview Evaluasi dan Pengambilan Keputusan Metode STAR dalam Behavioral Based Interview Latihan awal Behavioral Based Interview Latihan Behavioral Based Interview : kejadian spesifik LatihanBehavioral Based Interview : pertanyaan terfokus Latihan melakukan penilaian dan evaluasi hasil interview Dalam pelatihan Behavioral Based Interview peserta akan terlibat untuk bermain peran (role) play, terutama sebagai pewawancara (interviewer). Peserta akan terlibat dalam diskusi  interaktif satu sama lain, sehingga dapat saling memberikan masukan. Tujuannya adalah agar dapat memahami dan menghayati lebih dalam kompetensi dibutuhkan untuk dapat menjadi pewawancara yang baik. Fasilitator Budhi Wirawan, SE, M.Si Magister Psikologi Terapan (SDM) , Fakultas Psikologi , UI Sarjana Manajamen, UNPAD Lebih dari 20 tahun sebagai praktisi bidang SDM di berbagai jenis perusahaan (industri manufaktur , industri dan pemasaran produk farmasi serta, jasa keuangan) , dengan posisi terakhir sebagai AVP pada HR Division. Pemegang sertifikat assesor kompetensi SDM . Memliki pengalaman sebagai narasumber / fasilitator / trainer di bidang SDM pada berbagai forum HRD, inhouse training maupun public training

HR For Non HR Leader

Deskripsi “Every manager is HR manager – every supervisor is HR supervisor” Pernah mendengar istilah tersebut ? .  Ya. Dalam manajemen modern, istilah tersebut bukanlah hal yang asing. Mengapa ?  Karena meskipun sebuah perusahaan telah memiliki divisi / departemen HR / SDM , pada hakekatnya setiap karyawan mendapatkan tugas dan bertanggung jawab kepada atasan langsungnya masing-masing . Dalam keseharian, tentunya atasan masing-masing yang paling mengetahui dan mengenal perilaku dan kinerja karyawannya. Jadi  pengeloaan sumber daya manusia teramat penting untuk hanya dikuasai oleh bagian HR saja, setiap supervisor / manajer / general manager  wajib memahaminya karena sesungguhnya managerlah yang paling tahu tentang anggota tim nya. Kita tentunya mengihndari adanya perbedaan persepsi atau disharmonisasi hubungan kerja antara para manajer lini dengan manajer atau pengelola HRD. Masing-masing pihak seringkali memiliki harapan dan pandangan yang berbeda mengenai peran masing-masing di dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya manusia. Sebagai contoh yang paling sederhana saja misalnya adalah: manajer lini berpendapat bahwa adalah tugas HR departemen yang seharusnya menyusun uraian pekerjaan atau job description dan spesifikasi / kriteria calon karyawan atau job specification, bagi seluruh karyawan; sementara manajer HR berpendapat bahwa salah satu tugas manajer atau atasan langsung karyawan, di samping tugas bisnisnya, adalah menulis uraian pekerjaan karyawannya karena mereka yang paling tahu apa yang harus dikerjakan pada karyawan mereka. Perbedaan pendapat ini tidak perlu terjadi seandainya manajer lini memiliki pengertian mengenai bagaimana pentingnya mereka bersedia bekerjasama dalam menerapkan sistem-sistem HRD yang telah disiapkan para pengelola HR departemen .(For Non HR Leader) Training “HR for non HR Leader “ hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dalam manajemen  modern, tanggung jawab mengelola manusia bukan hanya tanggung jawab Bagian HR, melainkan juga tanggung jawab masing-masing bagian. Mulai dari merekrut, mengembangkan dengan coaching dan training ,  appraisal, sampai dengan menghadapi permasalahan karyawan , semua proses tersebut melibatkan atasan pada masing-masing .(HR For Non HR Leader) Dalam pelatihan HR For Non HR Leader ini, supervisor / manajer lini akan diberikan pembekalan mengenai apa saja aktivitas di dalam HR manajemen yang memerlukan peran dan keterlibatan mereka , agar dapat mengelola sumber daya manusia yang ada di bawah kepemimpinan mereka dengan lebih baik, yang dapat menentukan keberhasilan organisasi.(HR For Non HR Leader) Tujuan Pelatihan Supervisor / Manager lini memahami perannya sebagai atasan langsung yang bertanggung jawab terhadap perilaku , pengembangan dan kinerja karyawannya Supervisor / Manager lini memahami adanya pembagian tugas dengan HR Manager / Supervisor terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia Menumbuhkan budaya untuk saling menghargai peran dan fungsinya masing-masing dalam menunjang peningkatan kinerja perusahaan Pimpinan perusahaan / top manajemen akan terbantu dengan dua hal tersebut di atas , sehingga bisa lebih fokus terhadap pengelolaan strategi bisnis perusahaan. Outline Materi Perubahan lingkungan bisnis dan dampaknya pada tuntutan Sumber Daya Manusia dan peran Supervisor / Manajer Lini dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia Pengertian dan proses perencanaan tenaga kerja (SDM); peran Supervisor / Manajer Lini dalam perencanaan (SDM); keterkaitan perencanaan SDM dengan uraian pekerjaan; manfaat uraian pekerjaan bagi Manajer Lini, dan peran Manajer Lini dalam uraian pekerjaan Pengertian Rekrutmen dan Seleksi, dan peran atasan langsung dalam pemenuhan kebutuhan SDM dari luar (rekrutmen & seleksi) serta dari dalam (Promotion from Within) Model proses pelatihan, berbagai metode pelatihan & pengembangan, dan peran Manajer Lini dalam sistem pelatihan & pengembangan karyawan Siklus Manajemen Kinerja dan Kompensasi, serta peran Manajer Lini dalam sistem penilaian kinerja Prinsip-prinsip dasar dalam Hubungan Industrial agar Manajer Lini sedapat mungkin menghindarkan karyawan dari potensi konflik hubungan industrial Fasilitator Budhi Wirawan, SE, M.Si Magister Psikologi Terapan (SDM) , Fakultas Psikologi , UI Sarjana Manajamen, UNPAD Lebih dari 20 tahun sebagai praktisi bidang SDM di berbagai jenis perusahaan (industri manufaktur , industri dan pemasaran produk farmasi serta, jasa keuangan) , dengan posisi terakhir sebagai AVP pada HR Division. Pemegang sertifikat assesor kompetensi SDM . Memliki pengalaman sebagai narasumber / fasilitator / trainer di bidang SDM pada berbagai forum HRD, inhouse training maupun public training

Be An Effective Training Manager

Pelatihan Be An Effective Training Manager mempelajari mengenai apa itu pengertian training, mengenai TNA,  bagaimana tata cara design training dan hal lainnya terkait Effective Training Manager. Deskripsi Suatu pelatihan dapat menyediakan kesempatan untuk memperluas basis pengetahuan bagi semua karyawan. Tetapi dalam kondsi yang sangat sulit seperti saat ini, kenyataan membuktikan bahwa  proses pelatihan itu sangatlah mahal. Karyawan yang menghadiri sesi pelatihan juga kehilangan waktu kerja yang dapat menunda penyelesaian suatu pekerjaan. Meskipun begitu, pelatihan dan pengembangan memberikan, baik individu dan organisasi secara keseluruhan, manfaat yang besar.  Membuat investasi biaya dan waktu  yang berharga, bila di rancang dan dipersiapkan secara baik. Be An Effective Training Manager dipersiapkan untuk para Training Manager, HR Manager dan siapapun yang tertarik di bidang pelatihan untuk membekali diri di dalam bidang training (Pelatihan) sehingga mampu membantu perusahaan dalam mempersiapkan sumberdaya manusia yang siap dan mampu melaksanakan tugas yang diembannya. Tujuan Pelatihan Setelah selesai pelatihan ‘Be An Effective Training Manager, , peserta pelatihan ‘Be An Effective Training Manager’  dapat Mamahami secara utuh apa pengertian dan mengapa kita memerlukan training Melakukan Training Need Analysis Menyusun Desigb=n Training Menyelenggarakan Training baik dengan cara mengikuti Public Traning maupun secara Mandiri Melakukan Evaluasi Pelatihan Outline Materi APA ITU PENGERTIAN TRAINING Pengertian dan Tujuan Training Jenis-jenis Training TRAINING NEED ANALYSIS (TNA) Mengapa perlu dilakukan T N A Komponen TNA Tahapan melakukan TNA Tugas1. Melakukan TNA TATACARA DESIGN TRAINING Faktor – factor yang perlu dipertimbangkan dalam design Training Proses penyusunan design training Penyusunan Tujuan Training Penyusunan Evaluasi Hasil Training Penyusunan Materi Traning Pemilihan Metode Training Penyusunan Pelatih/peserta Trainng Tugas 2. Menyusun Materi Pelatihan PENYELENGGARAAN TRAINING Penyeleggaraan Training Dengan Mengikuti Public Training Penyelenggaraan Training Secara Mandiri MELATIH Mempersiapkan Melatih Beberapa Metode Melatih Beberapa Media Pelatihan Mempersiapkan test EVALUASI TRAINING Reaction. Apakah Training Ini bermanfaat ? Learning. Apa Yang Dipelajari dalam Training tersebut ? Behaviour. Sejauh mana Hasil Training Tersebut Diterapkan ? Result. Sejauh mana Hasil Training Tersebut ? Tugas 3. Menyusun Evaluasi Training Metode Pelatihan Presentasi, Tanya Jawab, Games, Tugas Individu, Tugas Kelompok Facilitator Agus Widyo Hardjoko Beliau adalah lulusan Asian Institute of Management, Manila,Philipine yang telah berpengalaman sebagai GM dan Direktur HRD di berbagai perusahaan baik perusahaan nasional maupun multinasional di antaranya adalah Semen Andalas, Texmaco, Coats, HINO, Dewhirst, Mulia Keramik

How To Make An Effective Key Performance Indicator (KPI)

Deskripsi Pertumbuhan dan keberhasilan akhir perusahaan akan ditentukan oleh konsistensi hasil perusahaan tersebut. Dan hasil tersebut hanya dapat tercapai jika tim Anda secara konsisten memenuhi tujuan dan target yang diinginkan. Key Performance Indicators (KPI) adalah alat yang diperlukan untuk menentukan dan menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan akan maju untuk memenuhi tujuan perusaaan. KPI membantu organisasi memahami jika perusahaan menuju ke arah yang benar-dan jika tidak, di mana ia perlu mengalihkan perhatiannya. Apa pun ukurannya, tujuan KPI adalah meningkatkan kesehatan organisasi. KPI juga berfungsi pada level individu (karyawan), pada pengukuran kinerja karyawan. Apakah kita yakin semua karyawan telah bekerja sesuai fungsinya. Apakah karyawan telah mencapai hasil yang dibutuhkan tim dan perusahaan? KPI  dapat memungkinkan Anda untuk menjawab pertanyaan ini, dengan meng kuantifikasi tujuan individu dan organisasi, dan mengevaluasi kinerja yang sesuai Tujuan Setelah selesai pelatihan, peserta pelatihan dapat Mamahami secara utuh apa itu Key Performance Indicator dan mengapa kita memerlukan KPI Menyusun KPI berdasarkan Balance Scorecard Menyusun KPI berdasarkan hyrarchi struktur organisasi Merancang strategi Implementasi Penyusunan KPI Merancang Performance Appraisal berdasarkan KPI Pokok Bahasan APA ITU KEY PERFORMANCE INDICATOR Pengertian Key Performance Indicator (KPI) KPI vs Strategic Planning Mengapa kita memerlukan KPI Beda antara Goal, KPI,Target Kesalahan dalam merumuskan KPI CARA MENYUSUN KPI Cara menyusun KPI  berdasarkan balance scorecard Cara menyusun KPI  berdasarkan struktur organisasi BAGAIMANA STRATEGI IMPLEMENTASI Penyusunan Tim KPI Sosialisasi ke seluruh Direksi, Manager dan Supervisor Penyusunan KPI untuk seluruh Direksi, Manager, Supervisor Bagaimana menyusun laporan PI mingguan, bulanan, tahunan BAGAIMANA PENYUSUNAN PA BERDASARKAN KPI Pengertian Performance Appraisal Komponen Performance Appraisal Tantangan Performance Appraisal Performance Appraisal Berdasarkan pada KPI Metode Pelatihan Presentasi, Tanya Jawab, Games, Tugas Individu, Tugas Kelompok Fasilitator Agus Widyo Hardjoko Beliau adalah lulusan Asian Institute of Management, Manila,Philipine yang telah berpengalaman sebagai GM dan Direktur HRD di berbagai perusahaan baik perusahaan nasional maupun multinasional di antaranya adalah Semen Andalas, Texmaco, Coats, HINO, Dewhirst, Mulia Keramik

How To Be A Strategic Business Partner

Deskripsi Sejarah Managemen Personalia yang dimulai dari di awal tahun 1900-an sebagai penegak hukum di lingkungan pabrik untuk menyelesaikan permasalahan keluhan karyawan, keselamatan kerja, pemecatan, kasus pengadilan, pemeliharaan dan manajemen pengupahan. Walaupun secara konsep manajemen personalia telah berkembang dengan memasukkan unsur recruitment, training, performance managemen serta hal-hal terbaru lainnya, tetap HRD merupakan sekelompok  yang eklusive dari kelompok lain dalam perusahaan. Hal tersebut merupakan masalah baik bagi perusahaan ataupun kelompok HRD itu sendiri. Dalam dunia yang sangat kompetitip ini, perusahaan dituntut untuk mengop- timalkan segala  sumberdaya yang ada untuk tercapainya tujuan perusahaan. Bila ada satu bagian yang tidak memberikan added value terhadap upaya tersebut maka hal ini akan sangat merugikan perusahaan ataupun eksistensi HRD itu sendiri. Karena itulah muncul suatu alternatip untuk mendaya-gunakan HRD sebagai Strategic Business  Partner (Mitra Strategis Bisnis), dimana HR diharapkan untuk lebih berfungsi dalam pencapaian tujuan prusahaan Training ini memberikan alternatip kepada para HRD maupun pihak – pihak lain yang berkepentingan tentang bagaimana merubah paradigma berpikir, perilaku serta pengetahuan lain yang diperlukan HRD untuk bersikap sebagai Strategic Business Partner. Diakhir training, para trainee akan diajak membedah pengalaman pribadi trainer waktu menerapkan prinsip-prinsip Strategic Business Partner untuk membantu perusahaan yang dalam kondisi rugi (150 milyar) berbalik menjadi perusahaan yang untung (500 milyar). Tujuan Setelah pelatihan ini, para peserta dapat Memahami perubahan yang terjadi dalam HR Memahami konsep terbaru dalam HR Memahami apa itu Strategic Business Partner (SBP), apa yang diharapkan sebagai SBP serta langkah – langkah yang perlu diambil sebagai SBP Memahami bagaimana Strategic Business Partner itu diterapkan di Indonesia Pokok Bahasan HR SUDAH  BERUBAH Evolusi HR Apa yang CEO inginkan dari HR HR CHAMPION A Model For Multiple Role Strategic Partner Administrative Expert Employee Champions Change Agent BAGAIMANA PENERAPAN DARI HR CHAMPION Alternatip penerapan dari HR Champion Apakah HR Champion masih valid untuk Indonesia? HR SEBAGAI STRATEGIC BUSSINESS PARTNER Apa yang Strategic Business Partner lakukan ? Apa bedanya dengan HR biasa lakukan ? Apa Kompetensi Yang Harus Dipunyai Oleh HR strategic Business Partner Apakah Perusahaan Anda Sudah Butuh HR Strategic Business Partner ? PENERAPAN HR BUSINESS PARTNER, MERUBAH PERUSAHAAN MINUS 150 MILYAR MENJADI 500 MILYAR Gambaran Kondisi Perusahaan Sebelumnya Langkah – Langkah Yang Diambil Hasil yang Telah Dicapai Kesimpulan Metode Pelatihan Presentasi, Tanya Jawab, Games, Tugas Individu, Tugas Kelompok Fasilitator Agus Widyo Hardjoko Beliau adalah lulusan Asian Institute of Management, Manila,Philipine yang telah berpengalaman sebagai GM dan Direktur HRD di berbagai perusahaan baik perusahaan nasional maupun multinasional di antaranya adalah Semen Andalas, Texmaco, Coats, HINO, Dewhirst, Mulia Keramik

Basic Human Resources Management

Basic Human Resources Management  salah satu tujuannya Pelatihan Basic Human Resources Management ini dirancang untuk membekali peserta tentang manajemen sumber daya manusia yang bersifat mendasar. Deskripsi Banyak staf human resources  belum memiliki pengetahuan, keahlian dasar dalam manajemen sumber daya manusia. Hal ini disebabkan tidak ada program pendidikan khusus manajemen SDM yang menghasilkan profesional SDM di level pemula. Oleh sebab itu para staf pemula perlu mendapatkan pelatihan yang komprehensif tentang manajemen SDM untuk tingkat dasar. Pelatihan Basic Human Resources Management ini dirancang untuk membekali peserta tentang manajemen sumber daya manusia yang bersifat mendasar. Disamping itu akan diberikan juga wawasan terhadap transformasi peran manajemen SDM yang kini dituntut oleh perusahaan-perusahaan. Tujuan Pelatihan Membekali peserta dengan pengetahuan dan keahlian dalam manajemen SDM tingkat dasar. Memberikan kemampuan pada peserta untuk menjalankan peran manajemen SDM secara profesional. Target Audiens Staf junior atau pemula di bagian SDM dengan pengalaman bekerja sekitar 1-3 tahun. Staf bagian SDM yang belum pernah mendapatkan pembekalan human resources management secara komprehensif. Outline Materi Session 1.(Basic Human Resources) Human Resources Roles Human Resources Planning Session 2.(Basic Human Resources) Recruitment & Selection Training & Development Administration Performance Management Session 3.(Basic Human Resources) Key Performance Indicators, target kinerja, Performance Appraisal Compensation & Benefit Management Session 4.(Basic Human Resources) Personnel Human Resources Administration Industrial Relations Fasilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Career Development Management

Training Career Development Management mempelajari mengenai  HR Strategy dan People Development, mengapa people development penting, apa kaitan dengan fungsi HR yang lain dan hal lain terkait Career Development Management. Deskripsi Program Training Career Development Management ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan dan wawasan yang diperlukan untuk mengelola fungsi Career dan People Development dengan sukses, efektif dan optimal. Career Model, Career Path & Career Development Plan dikenal dengan title yang berbeda-beda di tiap perusahaan. Adapun output dari proses tersebut antara lain adalah : Defining Competency Standard : Role and competency standard, Career model dan career path, Rotation route Potential mapping : Nine Box matrix Career Planning : Individual Career Planning (ICP) Development Program : Competency Gap, Individual Development Planning (IDP), Individual Performance Planning (IPP) Seluruh proses di atas dibangun melalui system yang terintegrasi antara beberapa system antara lain : Sistem Pengelolaan Karir, Succession Planning Talent Pool, Assessment, Training Management, Performance Management dan metode-metode lain sedemikian rupa agar dapat memastikan individu individu dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang relevan tersedia ketika dibutuhkan oleh organisasi. Bagi organisasi-organisasi yang memprioritaskan investasinya ke pengembangan SDM, agar investasinya menjadi lebih efektif dan efisien, maka training career development ini menjadi sangat penting. Hal ini dikarenakan dengan pemahaman mengenai career path dan individual development analysis maka HR Manager dan Line Manager dapat memprioritaskan skema pengembangan individu untuk mendukung pencapaian target perusahan. Target Peserta Line Managers, HR Manager, HR Officer HR Generalis Outline Materi Training Career Development Management Pengantar HR Strategy dan People Development Mengapa people development penting Kaitan dengan fungsi HR yang lain Manfaat people development Lingkup kerja people development Komponen people development Karakteristik fasilitator people development Career Management Apakah career management? Lingkup career management (Career Path, Career Planning, Career Development) Metodologi career management Bentuk-bentuk career management Manfaat career management Career Model Apakah Career Model? Tujuan Career Model Proses penyusunan Career Model – Hal-hal yang berpengaruh dalam Career Management – Hubungan siklus hidup dengan karir – Pilihan karir Defining Competency Standard Set up Role and Competency Matrix Set up Career Model Set up Rotation route Talent Review Apakah Talent Review? Tujuan Talent Review Proses Talent Review Model Talent Review (Assessment, People Review dll) Evaluator Output dari Talent Review Proses penilaian Career Planning Apakah Career Planning? Tujuan Career Planning Persyaratan Career Planning Proses Career Planning Does & Don’ts Workshop Penyusunan Individual Career Planning Career Development Apakah Career Delopment? Tujuan Career Development Syarat-syarat dalam Career Development Kaitan Career Development dengan Performance Management Hambatan dalam Proses penyusunan Career Development Planning (IDP) Workshop IDP Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan.  Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama.  Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll    

Conflict Management Strategies

Mencegah dan Mengatasi Konflik Karyawan Secara Positif Training Conflict Management Strategies adalah training yang mempelajari definisi karyawan bermasalah, sumber-sumber dan tipe-tipe konflik, bagaimana pelaksanaan manajemen konflik, konflik dan penampilannya baik tertutup maupun tertutup, mengenai pemecahan konflik, komunikasi dalam konflik. Deskripsi Sadar atau tidak, banyak perusahaan yang mempunyai karyawan bermasalah, baik dari segi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan, hal ini dapat diatasi dengan suatu pelatihan atau coaching, yang lebih bermasalah adalah jika ada konflik baik antara atasan dan bawahan, maupun sesama karyawan. Pelatihan Conflict Management Strategies di design dengan konsep pengenal diri setiap karyawan untuk dapat menentukan cara menghadapi dan mengatasi konflik karyawan, sehingga dalam pekerjaan terjadi sinergisitas yang baik. (Conflict Management) Tujuan Peerta memahami dan mampu mengelola potensi atau persoalan konflik terbuka atau pun tertutup secara positif, bisa menganalisa dan mendeteksi secara dini masalah yang akan atau timbul dengan jalan keluar yang baik. (Conflict Management) Outline Pelatihan Definisi karyawan bermasalah (Conflict Management) Sumber-sumber dan tipe-tipe konflik (Conflict Management) Pelaksanaan Manajemen Konflik (Conflict Management) Konflik dan penampilannya baik tertutup maupun tertutup (Conflict Management) Pemecahan konflik (Conflict Management) Komunikasi dalam konflik (Conflict Management) Metode Presentasi Diskusi Latihan Soal/Kasus DISC Profiling Test Simulasi Peserta Direktur/Manajer Supervisor Marketing/Staf Operasional HRD/Front Desk/Receptionist Customer Service Public Relation Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

How To Be A Good Trainer

Deskripsi Sumber daya manusia merupakan aset yang paling menentukan dalam operasional sebuah perusahaan, dalam operasional sehari-hari setiap atasan (supervisor/manajer) adalah juga sebagai Trainer yang harus mempunyai kemampuan untuk menyampaikan, mengajak, mempengaruhi dan membentuk bawahan ke arah pengetahuan, keterampilan, kemampuan melalui suatu transformasi visi, misi, teknik bekerja. Sehingga apa yang menjadi tujuan atau keinginan pencapaian hasil dapat terjadi dengan lebih efisien efektif.(How To Be A Good Trainer) Tujuan Pelatihan Peserta sebagai Trainer mampu, terampil mentransfer apa yang dimaksudkan persis dengan apa yang dimaksud, demikian juga dalam mempresentasikan pencapaian, evaluasi hasil sehingga terjadi transformasi kemampuan secara soft-competency maupun hard-competency.(How To Be A Good Trainer) Target Peserta Direktur/Manajer.(How To Be A Good Trainer) Supervisor/Trainer.(How To Be A Good Trainer) HRD/Personalia.(How To Be A Good Trainer) Metode Pelatihan Presentasi.((How To Be A Good Trainer)To Be A Good Trainer) Diskusi.(How To Be A Good Trainer)(How To Be A Good Trainer) Latihan Soal/Kasus.(How To Be A Good Trainer) DISC Profiling.(How To Be A Good Trainer) Simulasi. Outline Materi Apa itu Pelatih atau Pembimbing (Trainer) Karakteristik Dasar dan Intrisik dari Seorang Trainer Kiat dan Cara menjadi seorang Trainer yang baik Profil karakter bagi seorang Trainer Peranan : (Trainer) : Coaching – Cousenlor – Facilitator Penyajian (Presentasi) yang sederhana dan tercerna Kunci sukses seorang Trainer Fasilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Manpower Planning And Workload

Deskripsi Manpower Planning sangat menentukan prosuktifitas suatu perusahaan, baik secara kualitas maupun kuantitasnya, permasalah muncul bahwa setiap tenaga kerja mempunyai kemampuan dan keterampilan yang berbeda-beda dalam mengerjakan tugasnya, keadaan yang demikian hartus diperhatikan oleh penyedia tenaga kerja agar hasil kerja setiap tenaga kerja berjalan optimum dan dapat terdeterminasi secara keseluruhan. Oleh karena itu sangatlah perlu suatu perencanaan tenaga kerja berikut cara pengukuran beban kerja yang akan didapatkan dalam pelatihan ini. Sehingga kinerja, performance, hasil, output yang didapatkan memenuhi harapan tanpa menimbulkan beban kerja yang mengganggu. Tujuan Tujuan Pelatihan Manpower Planning And Workload : Peserta mampu menentukan dan mengidentifikasi rangkaian aktifitas kerja pada fungsi utama yang dibutuhkan untuk menghasilkan output hasil aktifitas. Peserta mampu membreak-down rangkaian aktifitas menjadi satuan tugas yang lebih spesifik dan detail dengan mempertimbangkan elemen-elemen suatu aktifitas. Peserta mampu menghitung jumlah waktu total yang dibutuhkan untuk menyelesaikan per individu/kelompok tugas tersebut dan memprediksi berapa kebutuhan jumlah pekerja yang diperlukan untuk menyelesaikan keseluruhan aktifitas. Outline Pelatihan Outline Materi yang akan dibahas dalam Manpower Planning And Workload : Apa itu beban kerja dan perencanaan tenaga kerja serta bagaimana menentukannya ? Karakter dasar tenaga kerja sebagai dasar penyesuaian beban kerja. Pengaruh sistem dan lingkunga kerja pada produktifitas kerja Bagaimana perhitungan beban kerja ? Atas dasar apa suatu perencanaan tenaga kerja dilakukan ? Titik optimum beban kerja dan kebutuhan tenaga kerja Metode KURANG-LEBIH. Metode Metode yang akan digunakan dalam Manpower Planning And Workload Presentasi Diskusi Latihan Soal/Kasus DISC Profiling Simulasi Peserta Peserta yang wajib mengikuti Manpower Planning And Workload Direktur/Manajer Supervisor Marketing/Staf Operasional HRD/Personalia Peserta di Wajibkan membawa Laptop/Notebook Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)

Deskripsi Penerimaan tenaga kerja sering dilakukan melalui suatu proses yang panjang dan lama serta hasil yang kurang sesuai dengan yang dibutuhkan, hal ini menimbulkan pemborosan biaya dan waktu serta keluhan peminta tenaga kerja. Penerimaan tenaga kerja bukan hanya mendapatkan pekerja yang sesuai kebutuhan tapi juga tepat penempatan dan waktunya. Teknik S-R-I ini akan menjamin suatu proses penerimaan/memilih tenaga kerja yang handal dan tepat waktu. Tujuan Pelatihan Peserta mengerti dan mampu melakukan rangkaian rekrutmen mulai dari persiapan sampai keputusan wawancara serta penempatannya sesuai kebutuhan secara cepat dan tepat, melalui tahapan yang komprehensif dengan tingkat akurasi yang teruji.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Outline Pelatihan Pengertian tentang rekrutmen, seleksi dan wawancara. Merancang proses R-S-I secara berkesimbungan yang menghasilkan output atas penerimaan pekerja sesuai kebutuhan. Metode mencari calon pekerja berdasarkan kebutuhan job decription, job analysis atau permintaan tenaga kerja oleh pengguna. Teknik pelaksanaan wawancara yang berhasil dengan Metode SMART INTERVIEW didasari pada Profiling Test. Melakukan penilaian calon pekerja Tindaklanjut dari hasil  S-R-I Metode Presentasi.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Diskusi.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Simulasi Wawancara.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) DISC Profiling Test.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Latihan Soal.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Roll Player.(How To Recruitment, Selection And Interview (S-R-I)) Peserta Direktur/Manajer HRD/Personalia Trainer Supervisor/Atasan Recruiter Facilitator Bohman J. Silaen, S.Si., M.M., CPHR. Bohman adalah trainer dan fasilitator yang mempunyai pendekatan dalam menyampaikan materi pelatihan secara aktual dan praktis, mengedepankan metode pelatihan yang bukan hanya mudah dimengerti tetapi juga diserap dan dilaksanakan oleh peserta. “jangan ada yang sia-sia dalam pelatihan ini, semua harus bertambah maju dan baik” kutipan yang sering dilontarkan terhadap peserta. Beliau adalah Direktur PT. DEVINA FLORINDO dan Direktur SAFERTO JASA REKATAMA (…s/d sekarang), Pendidikan : S3 Enterpreneur University, S2 Marketing Management STIE IPWI, S1 Biologi Lingkungan UNSOED, (Presenter + 20 materi a.l.; Tehnik Interview, Motivasi, Negosiasi, Leadership, Produktifitas, dll), HRD Manager (2002-2009), Coorporate Secretary (1993-1995). Organisasi/Pengalaman : Anggota SDM Indonesia, Anggota HRD Manager Club, Pengurus FKIJ Bidang SDM, Pengurus MPKN KADIN, Sekretaris Hari Pangan Se-Dunia Ke-15 WHO, Ketua Senat Mahasiswa, Pendiri Taman Buah Mekarsari, Ketua Komite Sekolah, Ketua Punguan Silaen se Bogor Timur. CEO General Trade BJS Solution Beberapa klien yang pernah ditangani, diantaranya: Bank Mandiri, AMDI Astra,BCA, CIMB, Indofarma, Global Foresight, Grafitec, Printec, Mattel, STIE Perindustrian, ECO Logistic, DHL, Nichias Indonesia, Lautan Mas, OTO, Medco, BNI 46, Adira Finance, Allianz, Sinarmas Group, dll.

Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance

Deskripsi Perusahaan dan organisasi yang terus maju berkembang pasti memiliki tatakelola yang unggul. Yang beroperasi dengan keputusan, instruksi, dan himbauan yang jelas. Karyawan tidak saling melempar tanggung jawab sebesar apapun masalah yang timbul. Para pimpinan dapat mengontrol hasil kerja timnya secara otomatis. Miskomunikasi sangat jarang terjadi, hasil kerja konsisten berkualitas, dan solusi terhadap masalah tersedia cepat dan efektif. Mengapa bisa demikian? Karena ada SOP yang dijalankan oleh perusahaan dan organisasi. Training Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance ini akan membekali peserta keterampilan secara praktis dan komprehensif dalam mengembangkan SOP yang sangat penting bagi perusahaan dan organisasi untuk kinerja yang lebih baik. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance ini peserta diharapkan akan mampu untuk: Melakukan analisa proses bisnis dengan tepat dan detail Membuat Standar Operasional Prosedur secara efektif dan efisien sesuai kebutuhan organisasi Melakukan sosialisasi, audit kepatuhan, dan uji pelaksanaan dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan Memimpin tim perubahan organisasi secara strategis Apa Yang Akan Dipelajari Outline Materi Pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance Sasaran Bisnis, Strategi, Struktur, Sistem, dan Budaya Kerja Hirarki Pengambilan Keputusan Business Process Mapping, Business Process Analysis Unsur Penyusun Standard Operating Procedures, Job Manuals, Work Instructions Metode dan Teknik Penyusunan Standard Operating Procedures Mekanisme Penyusunan, Sosialisasi, Pengesahan, Monitoring & Evaluasi SOP Siapa Yang Perlu Ikut Peserta Pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance Para Manajer, Supervisor, Kepala Bagian, Pimpinan, HR, System Audit, siapapun yang ingin mengembangkan keterampilan menyusun Standar Operasional Prosedur Metode Pelatihan Metode Pelatihan Ultimate Guide In Developing S.O.P For Higher Organizational Performance 70% Praktek & 30% Teori (Presentasi, Simulasi, Role Play, Diskusi Kelompok, Games, Multimedia) Facilitator Dedy Irawan Berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, memiliki pengalaman profesional lebih dari 15 Tahun dalam bidang Penjualan, Pelatihan, SDM, dan Konsultasi Manajemen di berbagai industri dan perusahaan. Terakhir berprofesi sebagai Head of Learning & Development di Frank & co Jewellery, setelah sebelumnya berkarir di The Jakarta Consulting Group, Accor, Arbe Styrindo, dan Astra Zeneca Indonesia. Banyak memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Communication, Soft Skills, HR, dan Strategic Management. Menjadi finalis dalam ajang Indonesia Future HR Leader oleh Majalah SWA pada 2011. Saat ini aktif mengembangkan Dilantern, perusahaan konsultasi manajemen yang didirikannya serta sebagai anggota Forum Psikologi Sosial Budaya UII, Jakarta. Berbagai topik unggulan pelatihan yang sering diberikan diantaranya Leadership, Adversity Quotient, Assertiveness, Supervisory Management, Performance Management, Talent Management, dan semua fungsi Human Resources Management. Beberapa perusahaan manufaktur, industri pertambangan, perbankan, BUMN, dan Kementerian/Lembaga menjadi klien yang pernah ditangani.

The Industrial Revolution 4.0 Talent Management

Talent

Training The Industrial Revolution 4.0 Talent Management mempelajari bagaimana melakukan analisa kebutuhan tenaga kerja secara strategik, bagaimana membuat sistem manajemen talenta yang terintegrasi dan hal lainnya terkait Talent Management. Deskripsi Pengembangan SDM yang efektif dimulai dengan pemetaan potensi karyawan. Seiring hadirnya revolusi industri 4.0 yang kian penuh tantangan, perusahaan harus memilih, memotivasi, dan meretensi para karyawannya yang kompeten dan berpotensi tinggi untuk menjadi para pemimpin di masa depan. Bagaimana memulainya? Bagaimana melaksanakannya secara komprehensif? Bagaimana strategi menghadapi revolusi industri ini? Sehingga roda organisasi dapat terus berputar tanpa hambatan yang berarti untuk keberhasilan jangka panjang yang dicita-citakan. (Talent Management) Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan Talent Management peserta diharapkan akan mampu untuk:   Melakukan analisa kebutuhan tenaga kerja secara strategik.(Talent Management) Membuat sistem manajemen talenta yang terintegrasi.(Talent Management) Melakukan identifikasi, pemetaan, pengembangan, monitoring, dan penyelarasan karyawan terbaik. (Talent Management) Memimpin tim perubahan organisasi secara strategis.(Talent Management) Outline Materi Memahami konsep sistem manajemen talenta secara komprehensif di era revolusi industri 4.0 Disrupsi cara kerja milenial: otomasi, digital, robotik Revolusi rekrutmen karyawan: strategi, jalur karir, talent pool Quo Vadis UMP, retensi pengupahan sampai usia pensiun Model talenta terintegrasi: model kompetensi, performance management, knowledge management, future leadership Peserta Para Manajer, Supervisor, Kepala Bagian, Pimpinan, HR, Organization Development, siapapun yang ingin mengembangkan keterampilan melaksanakan Talent Management secara komprehensif Metode Pelatihan 70% Praktek & 30% Teori (Presentasi, Simulasi, Role Play, Diskusi Kelompok, Games, Multimedia) Facilitator Dedy Irawan Berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, memiliki pengalaman profesional lebih dari 15 Tahun dalam bidang Penjualan, Pelatihan, SDM, dan Konsultasi Manajemen di berbagai industri dan perusahaan. Terakhir berprofesi sebagai Head of Learning & Development di Frank & co Jewellery, setelah sebelumnya berkarir di The Jakarta Consulting Group, Accor, Arbe Styrindo, dan Astra Zeneca Indonesia. Banyak memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Communication, Soft Skills, HR, dan Strategic Management. Menjadi finalis dalam ajang Indonesia Future HR Leader oleh Majalah SWA pada 2011. Saat ini aktif mengembangkan Dilantern, perusahaan konsultasi manajemen yang didirikannya serta sebagai anggota Forum Psikologi Sosial Budaya UII, Jakarta. Berbagai topik unggulan pelatihan yang sering diberikan diantaranya Leadership, Adversity Quotient, Assertiveness, Supervisory Management, Performance Management, Talent Management, dan semua fungsi Human Resources Management. Beberapa perusahaan manufaktur, industri pertambangan, perbankan, BUMN, dan Kementerian/Lembaga menjadi klien yang pernah ditangani.

Street-Smart Strategist: Managing Your Organization To The Next Level

Deskripsi BELAJAR DALAM TRAINING INI, SEPERTI ANDA MENEMUKAN INTISARI DARI 10 BUKU MANAJEMEN STRATEGI PERHATIAN kepada para Manajer, Pimpinan, dan Pelaku Bisnis!! Mengapa ada Organisasi yang tumbuh MAJU berkembang dan ada pula yang STAGNAN bahkan mengalami kemunduran? Apa perbedaan dari cara mengelolanya? Apa saja rahasia para pemimpin sukses dalam membangun organisasi yang efektif dan produktif? Sudah tahu bagaimana teknik dan strategi mengelola organisasi untuk keberhasilan jangka panjang? Dapatkan semua rahasianya dalam training ini. Sasaran Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan akan mampu untuk:   Meletakkan dasar fondasi strategi bisnis yang kuat Membuat rencana strategi dan bisnis jangka panjang Menyusun standar operasional prosedur yang dibutuhkan Membangun tim yang efektif, produktif, solid, dan profesional Menjadi eksekutor perubahan yang handal Outline Materi Training Bagaimana cara melakukan check-up kondisi bisnis secara praktis Bagaimana cara menyusun rencana kerja tahunan dan program anggaran Bagaimana cara mengembangkan sistem prosedur yang aplikatif Bagaimana cara merumuskan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan Bagaimana cara mengatur insentif, penilaian kinerja, evaluasi target pencapaian Bagaimana cara menggulirkan perubahan dan mengelola dampak yang ditimbulkan Bagaimana cara menumbuhkan budaya kerja dan memimpin generasi milenial Siapa Yang Perlu Ikut? Semua Manajer, Supervisor, Kepala Bagian, Pimpinan, Pemilik Bisnis, HR, Marketing, siapapun yang ingin mengembangkan keterampilan manajemen strategis Metode Pelatihan 70% Praktek & 30% Teori (Presentasi, Simulasi, Role Play, Diskusi Kelompok, Games, Multimedia) Facilitator Dedy Irawan Berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, memiliki pengalaman profesional lebih dari 15 Tahun dalam bidang Penjualan, Pelatihan, SDM, dan Konsultasi Manajemen di berbagai industri dan perusahaan. Terakhir berprofesi sebagai Head of Learning & Development di Frank & co Jewellery, setelah sebelumnya berkarir di The Jakarta Consulting Group, Accor, Arbe Styrindo, dan Astra Zeneca Indonesia. Banyak memberikan pelatihan dan konsultasi di bidang Communication, Soft Skills, HR, dan Strategic Management. Menjadi finalis dalam ajang Indonesia Future HR Leader oleh Majalah SWA pada 2011. Saat ini aktif mengembangkan Dilantern, perusahaan konsultasi manajemen yang didirikannya serta sebagai anggota Forum Psikologi Sosial Budaya UII, Jakarta. Berbagai topik unggulan pelatihan yang sering diberikan diantaranya Leadership, Adversity Quotient, Assertiveness, Supervisory Management, Performance Management, Talent Management, dan semua fungsi Human Resources Management. Beberapa perusahaan manufaktur, industri pertambangan, perbankan, BUMN, dan Kementerian/Lembaga menjadi klien yang pernah ditangani.

Training For Trainers

Deskripsi Dewasa ini faktor sumber daya manusia dalam perusahaan semakin mendapat porsi perhatian pimpinan. Sasaran akhir pengembangan sumber daya manusia tercermin dari peningkatan akan PENGETAHUAN (KNOWLEDGE), KETERAMPILAN (SKILL) DAN SIKAP (ATTITUDE). Konsep pelatihan diharapkan bisa merangkum ketiga sasaran tersebut untuk mendapatkan hasil yang positif. (Traning For Trainers) PELATIH SEBAGAI SUBYEK KONSEP PELATIHAN Penguasaan atas pengetahuan konseptual sebagai acuan berpikir seorang pelatih, merupakan modal dasar untukmendisain program pelatihan. (Traning For Trainers) Harapan manajemen perusahaan (terhadap pelatih) bertumpu pada keterampilan pelatih dalam mendisain program pelatihan, berkomunikasi dan mengajar serta kepekaan pelatih akan hal?hal yang menonjol dari tiap peserta agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh atasannya masing-masing.(Traning For Trainers) Jika anda berkecimpung dalam bidang pelatihan akan banyak tantangan dalam aspek sumber daya manusia. Untuk menjadi  seorang  pelatih  yang  sukses,  anda  membutuhkan  keterampilan  khusus.  Anda  akan  mempelajari bagaimana menghasilkan tenaga profesional, pelatihan yang efektif, mengembangkan sumber daya manusia. (Traning For Trainers) Lokakarya  ini  dirancang  khusus  agar  peserta  memperoleh  bekal  dalam  menyusun  program  pelatihan  secara terpadu dalam perusahaan mulai dari perencanaan sampai evaluasi akhir dan tindak lanjut atas hasil pelaksanaan program pelatihan  Certified Traning For Trainers. (Traning For Trainers) Program pelatihan Certified Traning For Trainers dirancang dengan cara yang praktis dan partisipatif melibatkan seluruh peserta dengan studi kasus, kuliah, diskusi kelompok sehingga terbentuk wawasan pelatihan yang sejalan dengan kepentingan perusahaan. (Traning For Trainers) Tujuan Memahami pengetahuan konseptual sebagai acuan berpikir seorang trainer untuk program pelatihan orang dewasa. (Traning For Trainers) Memahami  dasar?dasar  keterampilan  mendisain,  menyelenggarakan  serta  mengevaluasi  metode  dan teknik pelatihan manajemen. (Traning For Trainers) Menghayati sikap mental positip bagi seorang trainer yang kreatif. (Traning For Trainers) Peserta yag memenuhi kriteria kelulusan (tes tertulis dan praktek) akan mendapat Sertifikasi. (Traning For Trainers) Peserta Training Manager Personnel Manager Mereka  yang  mendapat  tugas  khusus  untuk  merancang  dan  mendisain  program  pelatihan  intern perusahaan Mereka yang berniat keras untuk meningkatkan diri dalam bidang pelatihan Instruktur/Fasilitator intern perusahaan/organisasi Outline Materi Tantangan Organisasi dan Kebutuhan Pengambangan SDM. (Traning For Trainers) Modul 1 :  TRAINING Manfaat training bagi bisnis Kapan training dapat dilakukan Peran dan syarat menjadi trainer Rentang pembelajaran (Guiding-Teaching-Coching-Training-Mentoring) Exercise 1 : Kelompok Modul 2 : Prinsip-prinsip Belajar Orang Dewasa, Motivasi, Memori & Gaya Belajar. (Traning For Trainers) Modul 3 : Merancang Kebutuhan Training Analisa Kebutuhan Pembelajaran Tetapkan Tujuan Belajar Pahami Peserta Kembangkan materi & metode secara kreatif menggunakan 6 topi berpikir dan mind mapping Metode Pembelajaran : AIR Persiapkan logistic Exercise 2 : merancang Kebutuha Training (setiap peserta) Modul 4 : Mendeliver Training. (Traning For Trainers) Faktor Motivasi dalam training Prinsip-prinsip penyampaian Komunikasi yang efektif, pengujaran kata jelas dan body language Top Ten Delivery Tips Membuat Professional Hand-out Training Alat Banttu Visual Mengelola, menfasilitasi kelas serta pergerakan di dalam kelas (blocking koreografi) Pemilihan dres code Menghadapi peserta yang sulit dan gaduh Do and Don’t Exercise 3 : Mendeliver Training (setiap peserta) Pendekatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan orang dewasa dan belajar dari pengalaman. Dari segi pembelajaran akan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, bermain peran  dan pengalaman terstruktur. (Traning For Trainers) MEDIA PEMBELAJARAN : LCD projector dan layar Standing flipchart dan kertas flipchart Permanent Marker dan Board Marker Whiteboard Sound system Kamera Video / HP yang mempunyai fitur video PESERTA PELATIHAN Level Leader / Supervisor / Assistan manager / Manager Facilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan. Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama. Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll

Human Capital Management & Development

Deskripsi Peran manusia di organisasi semakin lama semakin memegang peran vital. Hal tersebut dapat dilihat dari diberikannya sebutan kepadanya, mulai dari buruh, pegawai/karyawan, personel, SDM (Sumber Daya Manusia), hingga HC (Human Capital). Istilah terkahir mengandung konsekuensi bahwa manusia di sebuah organisasi dipandang sebagai asset, sehingga mempunyai HAV (Human Asset Value), yang harus direncanakan, dikelola, dikembangkan, hingga akhirnya mampu mendongkrak sasaran-sasaran bisnis perusahaan. Perusahaan yang sudah memutuskan untuk mengelola manusia di dalamnya sebagai Human Capital, mempunyai beberapa tahapan yang harus dilakukan, agar terjadi link antara peran Human Capital dengan strategi bisnis. Dengan demikian, pemetaan Human Capital di perusahaan harus dilakukan agar  Departemen/Divisi yang mengelola Human Capital mampu mengelola dan mengembangkannya melalui strategi-strategi yang tepat. Melalui Human Capital Management & Development Training ini, peserta pelatihan diajak untuk memahami konsep/teori, hingga aplikasi Human Capital dalam berbagai area manajemen dan pengembangan manusia di perusahaan. Tujuan & Manfaat Pelatihan Pelatihan Human Capital akan membahas mengenai Human Capital Management & Development. Sehingga diharapkan: Peserta pelatihan Human Capital  mampu memahami tentang pentingnya pengelolaan SDM/Human Capital di sebuah organisasi/perusahaan. Peserta pelatihan Human Capital mampu memahami tahapan yang dibutuhkan untuk membangun sistem manajemen SDM/Human Capital sesuai alur pengelolaan SDM/Human Capital, sejak perencanaan (Manpower Planning) hingga termination/pensiun. Materi Pelatihan Berikut adalah ringkasan materi pelatihan Human Capital Management & Development: Pengantar (konsep dan teori-teori Human Capital) Fokus dan komponen-komponen dari Human Capital Aktivitas-aktivitas Human Capital Human Capital Management (Area-area Penerapan HC) Human Capital Strategy Human Capital Performance Human Capital  Development (People Development) Konsep Dasar Competency & Talent Management Menyusun Dimensi yang dibutuhkan organisasi Talent Identification, Talent Assesment, Talent Mapping Development Program: Menyusun Evaluasi Kompetensi Individu (EKI) & Individual Development Plan (IDP) Pilihan Pengembangan : Training, Mentoring, Coaching & Job Assigment Diskusi atau tanya jawab Pembuatan Action Plan Target Peserta Pelatihan Pimpinan Manajer & Staff HRD Manajer dan Staff non HRD yang ingin mendalami pengetahuan seputar HRD atau SDM Semua pihak yang ingin meningkatkan pengetahuan seputar Human Capital Management & Development Metode Pelatihan Penyampaian konsep Diskusi kelompok Latihan Studi kasus Fasilitator Drs. Jack Alenzo, MM. MH Jack adalah Konsultan dan Trainer pengembangan SDM, organisasi dan kepemimpinan di beberapa lembaga yang bergerak di bidang konsultasi dan pelatihan.  Ia memilki latar belakang pendidikan di bidang Manajemen dan Hukum Bisnis Saat ini juga sedang menempuh Pendidikan Doktoral bidang Manajemen Pendidikan. Disamping itu dia juga memperoleh sertifikasi Bisnis Management  Bidang SDM 2 Sertifikasi Six Sigma serta Master Trainer dari ILO untuk project Pengembangan Kerjasama antara Perusahaan dan Manajemen (Empoyee and  Management Cooperation).  Certofoed Professional Coach dan Executive Coach ASCTH ICF (Internal Coach Federation). Saat ini banyak memberikan training dan workshop baik kelas public maupun in-house yang berkaitan dengan pengembangan sistim manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, pengembangan organisasi serta konsultasi di bidang yang sama. Dengan pengalaman kurang lebih 20 tahun sebagai praktisi di bidang pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan dan organisasi di berbagai perusahaan multinasional asing seperti  Mercedez Benz Group, Alstom, Samsung, DuPont dan FMC dengan posisi terakhir sebagai Senior HR Manager / Operating Committee Member pada sebuah perusahaan MNC dari Amerika Serikat. Klien yang sudah pernah dibantu dalam pelatihan pengembangan management dan karyawan, antara lain:  Pertamina Huu Energi, Astra Oto Part, BRI Syariah, Samsung Electronics, Pertamina Retail, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Akzo Nobel, Showa Indonesia, LG Electronics, Pertamina Pusat, Panasonic  Display Devices, Mulia Group, Infomedia Nusantara, Bakrie Telecom, Wijaya Karya, Citra Turbindo, Rumah Zakat Indonesia, Bosowa Group, Berca Hardaya Perkasa,  Direktorat Pengairan DPU, Krama Yudha, Honda Astra Motor, PGN Solution, Indonesia Power, Auto 2000, Telkom Tbk Indonesia Power, Frisian Flag Indonesia, Pfizer Indonesia, PLN Pusat, Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan, dll

Street Smart MBA

MBA

Pelatihat Streer Smart MBA mempelajari bagaimana cara berpikir strategis dan inovatif, bagaimana mengindentifikasi  mengapa perusahaan sukses, gagal, bertahan dan strategi turnaround dan hal – hal lain terkait  MBA Mengapa workshop ini penting diikuti? Karena banyak program MBA formal yang terlalu teoritis dan tidak membumi. Lagipula bagi professional yang sibuk, waktu belajarnya juga terbatas. Program Practical MBA ini memberikan intisari dan manfaat dari program MBA, namun disajikan secara komprehensif sehingga anda ditempa menjadi pemimpin perusahaan masa depan. (MBA) Peserta akan belajar banyak disini, mulai dari pengelolaan strategi, pemilihan strategi bersaing, strategy turnaround, kiat memenangkan pasar. Juga ditelaah bidang finance seperti cara membaca laporan keuangan, bidang produksi seperti Six Sigma, PDCA dan bidang HR seperti kiat memberdayakan human capital. (MBA) Namun lebih cepat dan pastinya lebih ekonomis. Ikut sertakan sekaligus 3-4 orang agar mereka bisa bekerja sama menyelesaikan kasus-kasus yang sangat menginspirasi… pastinya perusahaan anda akan bertambah maju. (MBA) Sasaran Pelatihan Berpikir strategis, menjadi problem solver. (MBA) Mampu terlibat dalam pengambilan keputusan di level atas.(MBA) Mengetahui faktor penyebab perusahaan sukses, bertahan lama atau gagal.(MBA) Membuat strategi map agar mencapai visi misi perusahaan.(MBA) Mampu membaca laporan keuangan dan menentukan target finansial perusahaan.(MBA) Merebut market share, mindshare, heartshare dengan strategi Red ocean dan Blue ocean.(MBA) Memahami proses produksi yang efektif.(MBA) Merancang strategic HR Department.(MBA) Materi Workshop Berpikir strategis dan inovatif Menemukan mengapa perusahaan sukses, gagal, bertahan, strategi turnaround Finance for future leaders Strategic marketing Six Sigma, PDCA,  Servqual (untuk jasa) Talent Management , Competency based Management Kasus-kasus nyata yang menginspirasi Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi,  manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania), Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, Jakarta Post. Untuk Family Business, kami membantu suksesi, transformasi menuju perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional,  menggunakan KPI berbasis balanced Scorecard.

Program Persiapan Pensiun – 3 Day

Program Persiapan Pensiun  mempelajari mengenai bagaimana mengenali pola pengaturan keuangan,  bagaimana  mengatur kembali kondisi keuangannya menjelang pensiun, caranya menyiapkan sumber penghasilan pasif di masa pensiun, mengenai mengatur alokasi uang pensiun yang diterimanya dengan optimal dan hal – hal lain yang berkaitan dengan Persiapan Pensiun. NOTE : Program 3 hari ini untuk kelas di atas 10 orang. Bila Kelas di bawah 10 orang di laksanakan dalam  durasi 2 hari dan tidak ada kunjungan. Deskripsi Menurut hemat Value Consult, Program Persiapan Pensiun yang ada saat ini memberikan penekanan yang terlalu banyak pada aspek teknis kewirausahaan padahal kebanyakan peserta tidak akan menjalankan kewirausahaan.  Bahkan karena penekanan yang kurang pada mengembangkan pertimbangan yang komprehensif mengenai kewirausahaan maka pendekatan tersebut bisa ‘membahayakan’: mendorong peserta berwirausaha padahal mereka tidak siap. (Persiapan Pensiun) Program Persiapan Pensiun Value Consult hanya menekankan pada 2 hal: perencanaan keuangan dan aspek psikologis pension dalam sebuah pelatihan selama 2 hari  tersebut.(Persiapan Pensiun) Penekanan pada program Persiapan Pensiun lebih pada kesiapan peserta untuk memasuki masa pensiun secara psikologis dan keuangan.  Pelatihan Persiapan Pensiun dimulai dari suatu hal yang lebih riil yang akan dihadapi peserta aspek keuangan sebelum masuk pada materi pemahaman yang lebih jauh mengenai bagaimana mengelola dirinya agar dapat menjalani masa pensiun dengan bahagia.(Persiapan Pensiun) Outline A.    HARI 1 : PERENCANAAN KEUANGAN I.    Tujuan Setelah mengikuti pelatihan Persiapan Pensiun, peserta diharapkan: mengenali pola pengaturan keuangan,  mengatur kembali kondisi keuangannya menjelang pensiun menyiapkan sumber penghasilan pasif di masa pensiun mengatur alokasi uang pensiun yang diterimanya dengan optimal mengenali aspek keuangan berwirausaha II.    Outline Materi: Perencanaan Keuangan Menuju Pensiun Sejahtera 1.    Mengelola Keuangan Keluarga Mengenali 3 peluang penghasilan pasif di masa pensiun, strategi untuk mengelolanya Kiat mengatur pengeluaran Memperbanyak aset produktif 2.    Mengelola Uang Pensiun Alokasi penggunaan uang pensiun Piramida dan matrix investasi Investasi properti sewaan 3.    Keuangan Wirausaha Mengenali karakter keuangan seorang pengusaha Mengenali risiko keuangan seorang pengusaha Mengalokasikan modal usaha, dana cadangan Penerapan Bisnis online (Contoh Bisnis online akan di sesuaikan dengan peserta) III.    Jadwal Pelatihan Sesi 1: Mengelola Keuangan Keluarga Menganalisa perubahan keuangan memasuki masa pensiun Menghitung berapa lama uang pensiun dapat bertahan jika tidak melakukan perubahan gaya hidup, investasi Melakukan penyesuaian gaya hidup, pola pembelanjaan di masa pensiun Menggali peluang penghasilan pasif dari harta produktif, investasi, usaha Mengevaluasi harta yang sudah dimiliki,  mengubahnya menjadi harta produktif Sesi 2 3: Mengelola Uang Pensiun Investasi Membuat alur alokasi uang pensiun Mengalokasikan uang pensiun berdasarkan rencana pensiun masing-masing peserta Mengenali alternatif produk investasi keuangan yang cocok untuk persiapan pensiun,  pada saat pensiun Mengenali alternatif properti sewaan sebagai penghasilan pasif Sesi 4: Keuangan Wirausahawan Mengenali perbedaan pola keuangan sebagai karyawan,  wirausahawan Menghitung dana cadangan yang diperlukan jika memutuskan untuk membuat usaha Menghitung modal usaha yang aman untuk disisihkan dari uang pensiun Mempelajari alternatif sumber permodalan usaha selain dari uang pensiun B.    HARI 2: ASPEK PSIKOLOGIS PENSIUN I.    Tujuan: Mengidentifkasi permasalahan yang muncul pada periode pensiun Mempersiapkan diri untuk mengembangkan ketrampilan psikologis dalam menghadapi pensiun Mengenali diri untuk mengembangkan pola aktivitas yang bisa dilakukan dalam masa pensiun Mengenal pilihan karya paska pensiun: wirausaha, profesional sosial. II.    Outline: Tantangan Psikologi masa pensiun Mengenali gejala-gejala terkait post power syndrom dan kenapa munculnya gejala tersebut Memahami peran meaning (kebermaknaan) dalam hidup dan bagaimana cara mengembangkan meaning lain dalam hidup Mengelola kebugaran fisik dan psikis pada saat pensiun Mengenali kemampuan diri pada usia pensiun Mengenali apa yang dimiliki dan tidak dimiliki, secara psikologis pada saat pensiun Menikmati dan mencari meaning dalam berbagai area hidup: spiritual, keluarga, hobi, teman, dll. Menggarap ulang area karya dan kerja dalam hidup: kembali kerja, berwirausaha, berinvestasi.  Menemukan makna di balik area ini. Assessment profile kepribadian untuk mengenal kepribadian wirausaha dan gap yang ada antara profile kepribadian peserta dan wirausaha. Kesimpulan: mencari pola menjalani masa pensiun yang mandiri dan membahagiakan. III.    Jadwal Pelatihan Sesi 1:  Developing the right mindset Mengenali tantangan periode pensiun ’Tugas Perkembangan’ usia pensiun Mengembangkan mind set yang tepat memasuki pensiun: mind set apa yang akan membawa pada kebahagiaan dan optimasi di usia pensiun? Sesi 2:  Coping strategy Perbandingan penggunaan waktu sebelum dan setelah pensiun Evaluasi dan analysis apa yang dimiliki dan tidak dimiliki, secara psikologis dari usia pensiun: tidak semua aspek diri menurun! Efek Biologis, Sosial dan Psikologis dari masa pensiun Mengelola tantangan usia tua yang ada: kesepian, ketidakbermaknaan, kebosanan. Mengembangkan strategi coping dalam menghadapi situasi yang baru Mengembangkan ketrampilan mengelola stres Sesi 3:  Mengembangkan aktivitas makna baru Evaluasi dan analysis alternatif karya usia pensiun: kerja di Perusahaan, Self employed (konsultan), wirausaha Mengembangkan meaning pada area kehidupan keluarga, sosial, spiritual, dll. Menemukan makna dalam alternatif karya usia pensiun Sesi 4:  Apakah saya seorang wirausahawan? Menenal profile kewirausahaan yang kita miliki Memahami gap yang ada dan tantangan yang ada sebagai pewirausaha Mengembangkan mindset yang tepat dalam memilih dan menjadi wirausaha Sesi 5 : Penerapan Bisnis Online Penerapan Bisnis online (Contoh Bisnis online akan di sesuaikan dengan peserta) B.    HARI 3: KUNJUNGAN KE TEMPAT USAHA (ex. Restoran dan Tokopedia) Bila diperlukan kami juga menyiapkan program extended dari paket ini dengan menambahkan seminar wirausaha yang diisi oleh pool wirausahawan kecil dan menengah yang ada dalam data base kami dan program konseling terkait psikologis, keuangan, investasi dan kewirasahaan. Facilitator Daniel Saputro, MM., MBA. Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map) – People Development – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System. Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN. Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank,

Pembekalan Kewirausahaan Masa Persiapan Pensiun (MPP)

Salah satu tujuan pelatihan Pembekalan Kewirausahaan Masa Persiapan Pensiun (MPP) adalah peserta dapat mengelola keuangan dengan bijak. Program pensiun yang dipersiapkan dengan baik sebetulnya tidak hanya membawa keuntungan bagi karyawan yang bersangkutan, tapi tentunya memberi dampak bagi perusahaan. Sehingga perusahaan sebaiknya melakukan program persiapan pensiun tidak sekedar dalam rangka memenuhi aturan UU ketenagakerjaan, namun juga untuk memberikan jaminan kepada seluruh tenaga kerja produktifnya untuk tetap loyal kepada perusahaan. Pelatihan persiapan pensiun idealnya diberikan kepada calon karyawan pensiun dalam jangka waktu lebih dari 2 tahun sebelum masa pensiun. Sebagai awal memasuki masa persiapan, karyawan diberikan mental switching. Dari yang awalnya sejahtera dengan bekerja rutin menjadi tetap sejahtera dan tetap kaya tanpa bekerja rutin dengan mengubah pola pikir sukses. Selain itu, dalam pelatihan persiapan pensiun juga akan diberi pembekalan mengenai manajemen kesehatan mental & fisik yang diadopsi dari negara-negara maju. Riset telah menunjukkan usia produktif di negara maju lebih lama dibandingkan negara berkembang. Dengan pendekatan Ilmu psikologi terapan manajemen kesehatan mental dan fisik diberikan secara holistik. Namun pelatihan persiapan pensiun tidak bisa dilakukan hanya sebagai pelatihan yang bersifat menggugah motivasi sesaat, namun peserta sebaiknya memahami karakter dan kekuatannya untuk kemudian menyiapkan bisnis yang sesuai dengan keahlian mereka. Pada fase ini, peserta sudah mulai memiliki dasar dalam membuat kelayakan usaha (feasibility study) dan tentunya melek secara finansial. Tujuan Pelatihan Peserta tidak gamang dan siap dalam menghadapi kehidupan masa purnabaktinya secara mental dan spiritual. Peserta mampu menggeser perubahan cara berpikir (mindset). Peserta dapat belajar & memahami bagaimana cara membuat bisnis step by step. Peserta dapat membuat bisnis sesuai dengan keinginannya masing-masing. Peserta dapat mengelola uang pesangon yang diterimanya dengan bijak. Outline Materi Perubahan sikap dan pola pikir (mental switching) Menyikapi diri agar tidak trauma terhadap kegagalan (post power syndrome) Membentuk percaya diri dan berani menghadapi masa depan Kompetensi pribadi dan potret diri Berani bertindak dan mengambil keputusan dengan pertimbangan resiko Membentuk kesadaran untuk memimpin dan mau di pimpin Manajemen Kesehatan Fisik & Mental Membentuk orientasi pada tanggung jawab kehidupan Menciptakan persepsi asas manfaat dalam tugas kehidupan Facilitator Divdeni Syafri Berlatar belakang pendidikan di FISIP – Universitas Padjajdjaran Bandung, mengawali karir di perbankan. Hampir 20 tahun pengalaman kerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk dengan memulai karir  sebagai: agent call center 24 jam selama 2 tahun, menangani informasi produk danamon berbagai keluhan nasabah, kemudian diangkat sebagai Manager Customer Care Center selama 8 tahun, menangani keluhan nasabah yang dimuat di media cetak, email, telepon, website, walk in customer dan mediasi perbankan yang melibatkan Bank Indonesia. Menjadi salah satu PIC yang tercatat di Bank Indonesia yang melaporkan keluhan nasabah khususnya keluhan financial sekaligus menjadi PIC untuk mediasi perbankan antara nasabah, Bank Danamon dan Bank Indonesia. Pengalaman selama 3 tahun menjadi Project Manager untuk Retail Banking Sales Development Program, membuat modul untuk Sales/marketing Bank Danamon seluruh Indonesia, kemudian mengajarkan kepada mereka dari Product knowledge, Skills,  Karakter/ Attitude sampai kepada Profesional Grooming sebagai seorang Bankers. Pengalaman selama 2 tahun menjadi Project Manager Retail Banking Network Support untuk perubahan system baru di Bank Danamon di tahun 2010 yaitu Winning Branch Model yang melibatkan para Pimpinan Cabang/ Branch Manager seluruh Indonesia. Pengalaman selama 5 tahun menjadi Senior Manager di Consumer Service Quality, membuat modul Service Excellence dan mengajarkan kepada semua karyawan di Bank Danamon, mulai dari Security, Teller, Customer Service, Marketing/ Sales Officer sampai kepada Branch Manager. Membuat program program antara lain : Branch Service Competition, E-Channel Competition, Service Coach for Leader dll. Setelah 20 tahun di Bank Danamon, melanjutkan karir sebagai Director Learning & Development di PT. Global Top Career. Tugas saya mengembangkan dan memperbaharui modul yang disesuaikan dengan permintaan klien, kemudian mempromosikan PT. Global Top Career ke berbagai perusahaan. Adapun klien yang pernah kita bantu adalah : Bank BNI 46 (konvensional dan syariah), Bank BRI (konvensional dan syariah), Bank Niaga, Bank Panin, PT. Garuda Indonesia, PT. Permata Indonesia, dll. Reward yang pernah saya dapatkan adalah : The Best Trainer & Facilitator from Danamon Corporate University The Best Curriculum Instructional System Design from Corporate University Xchange The Best Curriculum Development from corporate University Xchange